Anda di halaman 1dari 95

Composite Resin

Gatot Sutrisno

Definisi


Reinforced polymer matrix materials,
used as restorative materials, which is light
polymerised and require bonding system to
promote adhesion to tooth structure


KOMPOSISI
1. Fase Organik (matriks resin)
- Aromatik oligomer Bis-GMA dimetachrylate (viskositas
polymerisation shrinkage, water sorption)
- UDMA (urethane dimetachrylate)
- TEGDMA (triethyleneglycol dimethacrylate), me kan
viskositas
- Monomer siloranes
me shrinkage dan internal stress
me durability

KOMPOSISI
2. Fase Inorganik (inorganik filler)
!artikel-"artikel filler :
- glasses (alumunium, #arium, strontium, $inc, $irconium)
dan quartz. Ukuran "artkel %&'-'% (m fine particles)
- alternati) filler silica . Ukuran "artikel %&%*-%&+ (m
microfine particles)

.......Fase Inorganik (inorganik filler)

!iller si)at )isik dan mekanis material


,ekuatan strength) ,ekakuan stiffness)
!eru#ahan dimensi -adioo"asitas
,ontraksi "ada saat setting

Ukuran, #entuk dan distri#usi ukuran dari "artikel filler


karakteristik dari setia" .enis material

/emakin kecil ukuran "artikel


me polishability



KOMPOSISI
3. Fase Interfacial-Coupling Agent
- Organosilane (silane)
- Diletakkan "ada filler, se#elum dicam"ur dengan oligomer
(matriks)
- Ber)ungsi untuk mengikat filler ()ase inorganik) ke matriks ()ase
organik) dan se#agai stress absorber





... Fase Miscellaneous
4. Fase Miscellaneous
- akselerator dan inisiator menginduksi ter.adinya self-
curing (kimia), light curing (sinar) dan dual curing
(kimia0sinar)
- "igmen 1arna dan sta#ilisator

"elf-cured resin kom"osit


Ben$oyl !ero2ide (3nisiator)
Tertiary aromatic amine (akselerator)

#ight-activated resin kom"osit (blue light *4% nm)


5am"hor6uinone (%&+7-'7) 0Tertiary amine photoinitiators)
!igmen variasi 1arna
$ltraviolet absorbers : meminimalkan "eru#ahan 1arna karena
"roses oksidasi

Reaksi polimerisasi

"elf-cured composites
"ero2ide (inisiator) 0 amine (akselerator)

#ight-cured composites
visible blue light %&' nm photoinitiator)

(ual-cure composites
kom#inasi,#aik secara kimia mau"un dengan #antuan sinar

Beru"a reaksi 8free radical addition polymerisation)


!ree radical propagates the reaction highly
cross linked polymer


.......!ree radical addition polymerisation

Terdiri atas 9 taha"


1. Initiation Stage

5-A3G/&'+ed&+%%:
5-A3G/&'+ed&+%%:

.......!ree radical addition polymerisation
*. +ropagation stage


5-A3G/&'+ed&+%%:
5-A3G/&'+ed&+%%:

.......!ree radical addition polymerisation
,. -ermination stage


5-A3G/&'+ed&+%%:
5-A3G/&'+ed&+%%:

Tahap Polimerisasi
(1) Aktivasi produksi
radikal bebas
(2) Inisasi kombinasi
radikal bebas dengan
unit monomer untuk
menciptakan awal
dari rantai
(3) Propagasi
penambahan unit
monomer yang terus
berlangsung
(4) Terminasi
penghentian
pertumbuhan rantai

.......!ree radical addition
polymerisation

5-A3G/&'+ed&+%%:
5-A3G/&'+ed&+%%:

KLASIFIKASI
Berdasarkan ukuran partikel, distribusi ukuran partikel
dan persentase filler dari resin& (;ut$ 0 !hilli"s, '<=9)

>-Mount& +
nd
ed& +%%?

KLASIFIKASI
>-Mount& +
nd
ed&
+%%?

KLASIFIKASI
Berdasarkan ukuran partikel (Bayne)


>-Mount& +nd ed& +%%? >-Mount& +nd ed& +%%?

Macrofiller
Composite

Macrofiller Composite

Klasifikasi komposit berdasarkan ukuran


partikel filler, disebut sbg
macrofiller ukuran antara !"#!""$m

Traditionally/Macro composite
diindikasikan sebagai campuran dari
partikel glass silicate dengan monomer
akrilik% dimana ter&adi polimerisasi
selama aplikasinya'

Macrofilled Composite

Partikel silika

menyediakan kekuatan kekuatan filler

menghasilkan penyebaran sinar dan se&umlah kecil sinar


yang menambah translusensi yang menyerupai email'

Monomer akrilik campuran men&adi lebih cair dan mudah


dibentuk

(kuran partikel macrofiller

efek langsung pada kekasaran permukaan pada dasarnya%


tahap akhir atau pemolesan material'

Partikel filler lebih keras daripada matriks'

Pada thp finishing% bbrp partikel dapat terlepas dari


permukaan% shg menimbulkan permukaan yang berlubang#
lubang'

)ubungan ukuran *iller dg
Surface Roughness

Microfilled
Composite

M+CR,*+--.R C,MP,S+T.

(kuran partikelnya "'"! / "'!$m

0isebut &uga fine finishing composite karena ukuran

partikel fillernya kecil 1iscositas tinggi

(ntuk mengatasi 1iscositas tinggi

Mencampur precured microfill composite dengan


uncured material membentuk ikatan sifatnya men&adi
lebih baik microfill heterogenous'

(nmodified microfill microfill homogenous'

memasukan partikel filler kecil ke dalam partikel yang lebih


besar microfill highly filled

M+CR,*+--.R C,MP,S+T.

Sifat
!' Compressi1e strength medium#high
2' *le3ural strength medium#high
4' *le3ural modulus medium#high
5' 6ear resistance medium#high
7' *luoride release low
8' *luoride rechargeable low
9' .sthetics e3cellent

M+CR,*+--.R C,MP,S+T.

Keuntungan lebih estetis% lebih halus dan lebih


fleksibel

Penggunaan kelas +++% :


Modulus elastisitas yang medium#high restorasi


microfiller composite lebih dapat beradaptasi terhadap
regangan selama tooth flexure

M+CR,*+--.R C,MP,S+T.

0igunakan untuk menggantikan con1entional


composite% yaitu partikel filler yang besar diganti
men&adi partikel colloidal silica dari microfiller
composite yang berukuran "'"!#"'"5 $m hasil akhir
restorasi dengan permukaan yang halus dan
mengkilap

)ybrid *illed
Composite Resin

)ybrid Composite Resin

Campuran dua
ukuran partikel filler
yang berbeda

Tu&uannya untuk
menggabungkan
sifat fisik dan
mekanik dua
partikel filler agar
men&adi lebih baik

)ybrid Composite Resin

Macam#macamnya

Midi )ybrid Campuran microfill ;


midifill

Mini )ybrid <Micro hybrid= Campuran


microfill ; macrofill

>ano )ybrid Campuran nanofill ;


midifill <microfill=

>ano *illed
Composite

Nano Komposit
nanofillers

dengan ukuran partikel 0.005-0.01 ?m

lebih kecil dari pan&ang gelombang visible


light "'"2#2 ?m

(kuran yang kecil dapat masuk diantara


beberapa rantai polimer very high filler
loading levels in composites


Volume dari inorganik filler 78.5%

High Polish,High Strength,High Modulus

Penggunaan pada kelas I, II, III, IV & V



>ano Composite

KLASIFIKASI
5-A3G/&'+ed&+%%:

KLASIFIKASI

5-A3G/&'+ed&+%%:
5-A3G/&'+ed&+%%:

Packaging of composites

Light-cured Composites
- Dalam #entuk spills, syringes (o"a6ue "lastics) dan compules
(memudahkan "enum"atan, me kan resiko cross infection,
melindungi "asta dari eks"osure sinar yang #erle#ihan)

Packaging of composites

Sel!"ured # $ual!"ured %omposites


! Dalam #entuk syringe atau tu#e
- Terdiri dari "asta dan katalis two-paste core composite)
- Mem#utuhkan "engadukan


Sifat-sifat fisik

&aktu 'engerasan
Tergantung "ada metode aktivasi
- -wo-paste chemically activated system self-cured composite)
9-: menit dari mulai "engadukan

- .ne-paste light activated system light-cured composite)
Bergantung "ada sum#er sinar dan 1aktu eks"osure
#ight curing-times 9-*% menit (ti"e dan intensitas sum#er
sinar, 1arna dan kete#alan material)
intensitas sinar minimum *%%m@Acm+


B&&B&&@aktu "engerasan

3ntensitas sinar me kan curing time me kan


"olimerisasi me shrinkage me kan microleakage

-eaksi "engerasan terus #erlan.ut sAd +* .am sesudah "enyinaran


dan meninggalkan +?-*%7 unbonded monomers toksik
terhada" "ul"a
Composite resins can neer !e oer cured"



Sifat-sifat fisik

(edalaman 'en)inaran
! !enyinaran yang tidak adekuat "ada la"isan #a1ah dari restorasi
"em#entukan celah (gap), ke#ocoran te"i, karies
sekunder, "ul"a sensiti) 0kegagalan restorasi secara keseluruhan
- Di"engaruhi oleh #e#era"a )aktor
ti"e filler dan kom"osisi
si)at kimia dari resin
1arna dan translusensi
konsentrasi aktivator-inisiator
intensitas, distri#usi s"ektrum dan durasi dari "enyinaran



(edalaman 'en)inaran

!enum"atan restorasi resin kom"osit harus dilakukan


secara incremental, dengan kete#alan maksimal +mm
uniform polymerisation

!ada saat "enum"atan .arak dari u.ung light cure


9-* mm ke arah "ermukaan restorasi

Sifat-sifat fisik

+olymerisation shrinkage
"hrinkage
+re-gel phase +ost-gel phase
!low /resisten thd stress !low /rentan thd stress
shrinkage)
+ostoperative sensitivity, tooth
fracture, microleakage/secondary caries

#.$ol%merisation shrin&age

>-Mount& +nd ed& +%%?
>-Mount& +nd ed& +%%?

0..+olymerisation shrinkage

/emakin kecil "artikel filler polymerisation


shrinkage

Cal-hal yang da"at mengurangi ter.adinya shrinkage


- !eletakan resin kom"osit secara incremental
- !eletakan glass-ionomer se#agai #asis
- !eletakan glass-ionomer se#agai liner shock absorber)

Sifat-sifat fisik

Siat *ermal
! ,oe)isien eks"ansi termal resin kom"osit tiga kali le#ih #esar
dari struktur gigi dan #ervariasi tergantung dari "ersentase filler
- -esin kom"osit dengan volume )iller (micro)ill)
memiliki koe)isien eks"ansi termal
- ,oe)isien eks"ansi termal (D)
+?-9= 2 '% -: AE5 fine particles) 0 ??-:= 2 '% -:AF5 microfine
particles)

Sifat-sifat fisik

(emampuan +en)erap ,ir dan (elarutan


- ,emam"uan resin kom"osit menyera" air, tergantung "ada
matriks resin dan kom"osisi resin si)at )isik-mekanis
hardness / wear resistance
- 3ntensitas "enyinaran yang tidak adekuat "olimerisasi yang
tidak adekuate me kan "enyera"an air0kelarutan
marginal staining

(emampuan +en)erap ,ir dan (elarutan

!ada "artikel hy#rid, kemam"uan "enyera"an air adalah


(?-'4GgAmm9) le#ih kecil di#andingkan dengan kom"osit dengan
"artikel micro)ine (+:-9%GgAmm9)

,ualitas dan sta#ilitas dari silane cou"ling agent


meminimalisasi le"asnya ikatan antara )iller dan matriks
me kan resiko "enyera"an air oleh kom"osit

-esin kom"osit menca"ai kesta#ilan terhada" "enyera"an air


setelah 4 hari "asca "enum"atan

(emampuan +en)erap ,ir dan (elarutan

5om"osite resins take-u" 1ater HHH
5om"omers take u" more 1ater than com"osites
Giomers take u" the most 1ater leading to greater
marginal ga" reduction HHHHH

Sifat-sifat fisik

Stabilitas &arna
- Da"at di"engaruhi oleh
aktor ekstrinsik ( ko"i, teh, cola, #e#era"a o#at kumur dan
agen "emutih) 0 aktor intrinsik
! "tress cracks dalam "olimer matriks0le"asnya se#agian ikatan
antara filler dan resin (hidrolisis) o"asitas dan
"eru#ahan 1arna dari kom"osit

- Diskolorisasi .uga da"at dise#a#kan karena adanya "roses
oksidasi dan adanya "ertukaran air di dalam "olimer matriks


Sifat-sifat mekanis

/i)at-si)at mekanis dari resin kom"osit, #ervariasi, tergantung dari


persentase filler

!ersentase filler me kan stiffness, strength, / fracture


toughness resin kom"osit

!ada resin kom"osit .enis microfill dan flowable ("ersentase filler )


memiliki si)at mekanis yang le#ih rendah di#andingkan .enis
kom"osit minifill dan midifill ("ersentase filler )
8 !ada lesi servikal non-karies, maka di#utuhkan .enis resin kom"osit
yang memiliki "ersentase )iller 8

Sifat-sifat mekanis

Strength ' Modulus


- !lexural / 1ompressive 2oduli dari resin kom"osit .enis
microfilled dan flowable ?%7 le#ih rendah dari"ada resin
kom"osit .enis hybrids/packable
- -esin kom"osit memiliki 5om"ressive modulus yang le#ih
kecil di#andingkan amalgam (:+ G!a), dentin '< G!a) dan
email (=9 G!a)


Sifat-sifat mekanis


5-A3G/&'+ed&+%%:
5-A3G/&'+ed&+%%:

Sifat-sifat mekanis

(noop )ardness
resistensi suatu material terhada" indentasi di #a1ah tekanan
)ungsional
# -esin kom"osit memiliki knoop hardness ++-=% kgAmm+,
dimana le#ih rendah di#andingkan email (9*9 kgAmm+) dan
amalgam (''% kgAmm+)
- -esin kom"osit dengan fine particles memiliki knoop hardness
yang le#ih #esar di#andingkan resin kom"osit dengan
microfine particles

Sifat-sifat mekanis

Ikatan ter-adap email dan dentin


! 3ond strength dari resin kom"osit terhada" email yang telah
dietsa adalah +%-9% M!a
- 3katan terhada" email ter#entuk secara mikromekanis
Etsa dengan "hos"horic acid 947 ('? detik)
,elarutan dari "ernukaan enamel rod
Mikro"orositas (9% (m)
A"likasi resin ke email0dentin ./esin *ags0

Iaktor-)aktor yang mem"engaruhi e)ekti)itas resin #onding "ada email


- Tekhnik a"likasi yang kurang #aik
- ,ontaminasi dari "ermukaan email setelah "engetsaan
- Adanya microcracks "ada email selama "re"arasi kavitas
- Adanya te"i email yang )rakturAtidak adanya email
"endukung
Ikatan ter-adap email dan dentin

Ikatan ter-adap email dan dentin

3katan resin kom"osit terhada" dentin le#ih sulit di#andingkan ikatannya


ke email, dikarenakan "er#edaan kom"osisi 0 struktur

Ikatan ter-adap email dan dentin

Dentine Bonding /ystem


menghilangkan smear layer

Total etsa (email0dentin)


Menghilangkan smear layer
0mendemineralisasi la"isan
"ermukaan dentin
Mikro"orus dari kolagen )i#ril
A"likasi "rimer (hidro)ilic monomer-
hidro)o#ic monomer)

A"likasi adhesive
Mengikat kolagen yang terks"os
Mem#entuk resin tags "ada
tu#uli dentin (hi#ryd layer)

Ikatan ter-adap email dan
dentin

@plikasi Klinis

+ndikasi ; Kontra +ndikasi

*aktor2

Aonding paling baik dg enamel gigi pd


semua tepi margin

+solasi daerah ker&a

Ka1itas harus dpt di&angkau sumber


sinar

Tekanan oklusal

Kemampuan operator

Prosedur Preoperatif

Pemilihan warna

Gigi dibersihkan dg pumice ; air


<tanpa fluor=

Menghilangkan plak ; debris

0idapat warna yg sebenarnya

0g shade guide batasan dlm &enis


warna% faktor pencahayaan% ;
kompleksitas warna
B
Teknik yg baik cure se&umlah kecil RK pd
gigi sblm dikeringkan
Mount GC% Preser1ation ; Restoration of Tooth Structure% 2
nd
.d'

Preparasi Ka1itas

Prinsip

Aentuk ka1itas internal bulat utk menghindari titik2 stress

Ae1el margin enamel utk meningkatkan ikatan antara RK


dg enamel
B (tk estetis <gigi anterior= perluas be1el

Cangan letakkan be1el pd margin oklusal

Cangan letakkan be1el pd margin gingi1a <bila berada pd


dentin=

@kses utk gigi anterior dr permukaan lingualDpalatal utk


mempertahankan &aringan facial ; utk estetik
Mount GC% Preser1ation ; Restoration of Tooth Structure% 2
nd
.d'

Preparasi Ka1itas

Tahap#tahap utama

Mengangkat karies% kelainan%


restorasi lama% atau struktur yang
rapuh

Membentuk margin enamel dg sudut


EF"
o

Membentuk sudut margin ca1osurface


F"
o
pd akar gigi

Memperkasar permukaan gigi dg


diamond stone
Sturde1antGs @rt ; Science of ,perati1e 0entistry% 5
th
.dition

Preparasi Ka1itas

5 0esain

Con1entional

Ae1eled Con1entional

Modified

Ao3#only

Slot Preparation 0esign



Preparasi Ka1itas

0esain Kon1ensional

H amalgam
B
.3tention e3ternal
walls
B
(niform depth

+ndikasi
B
Preprasi pd
permukaan akar
<daerah non /
enamel=
B
Restorasi kls + ; ++
yang moderat#luas

Preparasi Ka1itas

Ae1eled
Con1entional

Aentuk bo3

Margin enamel
dibe1el

+ndikasi
B
Menggantikan
tumpatan lama
B
Kelas +++% +:% dan :

Preparasi Ka1itas

Modified

Tdk memiliki konfigurasi


dinding ataupun
kedalaman a3ial yg pasti

Perluasan ka1itas
bergantung pd karies

+ndikasi
B -esi karies yg kecil dg
margin enamel
B (tk memperbaiki
kelainan enamel

Preparasi Ka1itas

Ao3#only

Karies pada
permukaan
proksimal tanpa
keterlibatan
permukaan
oklusal

*acialD-ingual Slot

Ka1itas proksimal
dg akses dr
permukaan
facialDlingual

Matriks ; 6edge

Matriks
meningkatkan
adaptasi restorasi ke
margin gingi1a ;
membentuk kontur
proksimal

(tk gigi anterior


matriks mylar atau
plastic strip

(tk gigi posterior


matriks transparan yg
Ipre#contouredJ

Gunakan sectional
matri3

6edging utk
mendapatkan

Kontak yg baik

Melindungi
&aringan gingi1a
interproksimal

Memperbaiki
bentuk% kontur
proksimal% dan
ruang embrasure

Matriks ; 6edge

.tsa ; Aonding

Aonding antara resin dg gigi mll 5


mekanisme

Mekanis penetrasi resin ; pembentukan


resin tag

0ifusi masuknya bahan ke permukaan gigi

@dsorpsi ikatan kimiawi dg komponen


organik atau anorganik

Kombinasi

Tu&uan

.mail resin tags <macro ; mciro=

0entin hybrid layer



@dhesi dg .namel

@n&uran 49K orthophosphoric acid gel dg waktu


aplikasi !7 dtk
B
.namel Ifrosted whiteJ
porositas sedalam 4" ?m

Mnrt Sil1erstone konsentrasi 4"#5"K memberi


permukaan enamel yg retentif
B
L 5"K lebih sedikit kalsium yg larut pola tdk &elas
B
7"K <8"dtk= endapan phosphate monohydrate yg
msh dpt dibilas
B
M 29K endapan dicalcium phosphate monohydrate
yg sulit dihilangkan

@dhesi dg .namel

Manfaat etsa

Permukaan enamel tdk


rata
Resin berpenetrasi dlm
permukaan

Resin tags
macrotags resin tag dlm
perifer enamel rod
microtags dlm u&ung
kristal#kristal )@

Meningkatkan energi
permukaan
Sturde1antGs @rt ; Science of ,perati1e 0entistry% 5
th
.dition

@dhesi dg .namel

4 &enis pola

Type +
B
-arutnya pusat prisma
enamel tanpa larutnya
perifer prisma

Type ++
B
-arutnya perifer prisma
tanpa larutnya pusat prisma

Type +++
B
kombinasi
Sturde1antGs @rt ; Science of ,perati1e
0entistry% 5
th
.dition

.tsa pd .namel

*aktor2 kesuksesan teknik etsa


B
Cenis ; konsentrasi asam
B
0urasi etsa
B
Pembersihan asam ; debris hasil etsa
B
Permukaan bebas kontaminasi
B
@plikasi adhesif dg 1iskositas kecil
penetrasi optimum
B
@dhesif setipis mungkin

@dhesi dg 0entin

*aktor2

Komposisi ; struktur dentin tdk


homogen
B
Kandungan air ; material organik
B
Tubuli dentin

@danya pergerakan cairan dentin

@danya smear layer

Terbentuknya dentin tersier ; sklerotik


dg respons yg berbeda thd etsa

@dhesi dg 0entin

Tu&uan .tsa ; Aonding

0emineralisasi dentin

Aerdirinya serabut2
kolagen

dpt berikatan dg bhn


primer

hybrid layer hybrid layer

Menghilangkan smear
layer
Sturde1antGs @rt ; Science of ,perati1e
0entistry% 5
th
.dition

@dhesi dg 0entin
<@= adhesi1e% <)= hybrid layer% <T=
resin tags% <0= dentin
Sturde1antGs @rt ; Science of ,perati1e 0entistry% 5
th
.dition

@dhesi dg 0entin

*aktor penting Kelembabab


permukaan dentin NNNN
Sturde1antGs @rt ; Science of ,perati1e 0entistry% 5
th
.dition

Prosedur .tsa ; Aonding

Perkembangan

!
st
generation

2
nd
generation

4
rd
generation

5
th
generation

7
th
generation

Surface#acti1e
comonomer

>#phenylglycine glycidyl
methacrylate <>PG#
GM@=

Aerkhelasi dg kalsium
gigi ikatan kimia tahan
air

Aond stregth 2#4 MPa



Prosedur .tsa ; Aonding

2
nd
generation Clearfill Aond
System <Kuraray% Capan% !F9O=

Material phosphate#ester

+nteraksi antara gugus phosphate dg


kalsium pd Smear -ayer

Kegagalan
B
Pd smear layer
B
Tdk adanya kelompok hidrofilik sudut
kontak besar pd permukaan basah

Prosedur .tsa ; Aonding

4
rd
generation phosphoric acid etch before
phosphate ester bonding <*usayama et al%
!F9F=

Kekurangan
B
Aila bonding tdk mengandung komponen hidrofilik
bond strength rendah
B
+nflamasi pulpa

Scotchbond 2 <4M .SP.=% !FO9

Mempertahankan smear layer

0emineralisasi dentin intertubuler di bwh


smear layer

Prosedur .tsa ; Aonding

5
th
generation smear layer hrs
dihilangkanN

,ptibond *- <Kerr=% @ll#Aond 2 <Aisco=


; Scothbond Multipurpose <4M
.SP.=
B
Gel etsa yg nantinya dibilas
B
-arutan primer primer yg mengandung monomer
hidrofilik dlm ethanolDacetoneDair
B
*luid bonding agent

Prosedur .tsa ; Aonding

7
th
generation lebih sederhana

Kombinasi primer#bonding% tp etsa


tetap terpisah

,ne#Step <Aisco=% Prime;Aond


<0entsply=% Single Aond <4M .SP.=% ;
,ptibond Solo <Kerr=


Prosedur .tsa ; Aonding
Total Etch techni!e Total Etch techni!e
Sturde1antGs @rt ; Science of ,perati1e 0entistry% 5
th
.dition

Prosedur .tsa ; Aonding
"g sel#$etch primer "g sel#$etch primer
Sturde1antGs @rt ; Science of ,perati1e 0entistry% 5
th
.dition

Prosedur Aonding

Teknik paling baik T,T@- .TC)

0g enamel adhesi micromechanical

0g dentin hybridisation

@lternatif

Penggunaan G+C sbg dentine


substitute

Penggunaan flowable composite resin


; diatasnya material hybrid

Penumpatan dg Composite
Resin

Penumpatan yg efektif bergantung pd


2 faktor

Kontrol shrinkage akibat polimerisasi

*ull cure dari kedalaman resin

Penumpatan scr incremental

Ketebalan tiap increment tdk lebih dari


2mm

Teknik Penyinaran

@turan penyinaran

Sumber sinar harus lebih besar drpd


ob&ek yg disinari

Sinar sedekat mungkin dg ob&ek yg


disinari

Menera intensitas sinar yg digunakan

(ntuk aman penyinaran lebih lama


dr yang direkomendasikan

Teknik Penyinaran

Macam2

PuartQ#tungsten#
halogen <PT)=
curing unit

Plasma arc curing


<P@C= unit

-aser curing unit

-ight#emitting diode
<-.0= curing unit

Teknik Penyinaran

Controlled light polymerisation minimalisasi


shrinkage

Soft start polymerisation


B
Pre#polymerisation dg intensitas rendah cure akhir
dg sinar intensitas tinggi

Pulse delay acti1ation


B
Polimerisasi awal dg sinar intensitas rendah
B
0elay period finishing ; polishing
B
*inal polimerisation dg sinar intensitas tinggi

Pulse cure
B
Menggunakan energi sinar dlm Ishort pulsesG

kombinasi

Teknik Penyinaran

*aktor2
%!ring e!ipment %!ring e!ipment
#actors #actors
&estoration 'actors &estoration 'actors Proced!ral 'actors Proced!ral 'actors
B bulb frosting D degradation
B -ight reflector degradation
B optical filter degradation
B light#guide fracture
B Tip contaminated wD resin
buildup
B -ine 1oltage inconsistency
B SteriliQation problems
B +nfection control barriers
B -ight tip direction
B @ccess to restoration
B siQe of tip
B tip mo1ement
BTime of e3posure
B Restoration thickness
B Ca1ity design
B *iller amount ; siQe
B Restoration shade
B Monomer ratio

Teknik Penyinaran

Contouring

0pt dilakukan langsung stlh


penyinaran

@lat ; Aahan

Coarse 0iamond instrument dpt


merusak &aringan gigi di sekitar
tumpatan
*ine#diamond finishing
instrumentN

Check oklusiNNNN

Polishing

@lat ; Aahan

:ery fine polishing disc

*ine rubber points D cups

0anDatau composite polishing pastes