Anda di halaman 1dari 12

SEMUT

Production
Peter F. Drucker mengatakan bahwa kewirausahaan
merupakan kemampuan dalam menciptakan sesuatu yang
baru dan berbeda.

Zimmerer mengartikan kewirausahaan sebagai suatu proses
penerapan kreativitas dan inovasi dalam memecahkan
persoalan dan menemukan peluang untuk memperbaiki
kehidupan (usaha).






Dapat disimpulkan bahwa kewirausahaan merupakan suatu kemampuan
dalam hal menciptakan kegiatan usaha. Kemampuan menciptakan
memerlukan adanya kreativitas dan inovasi yang terus menerus untuk
menemukan sesuatu yang berbeda dari yang sudah ada sebelumya, yang
pada akhirnya mampu memberikan konstribusi bagi masyarakat banyak.


Kepemimpinan (Leadership) adalah kemampuan, proses atau fungsi yang
digunakan dalam memengaruhi orang lain untuk berbuat sesuatu dalam
rangka mencapai tujuan tertentu.
Pada suatu kegiatan, kepemimpinan merupakan upaya membantu diri
sendiri dan orang lain mencapai suatu tujuan.

Lao Tze
Pemimpin adalah orang yang mampu membantu mengembangkan orang
lain sehingga akhirnya mereka tidak memerlukan pemimpinnya itu

Mc Coby
Pemimpin adalah orang yang mampu menumbuhkan dan mengembangkan
segala yang terbaik dalam diri bawahannya

Ki Hajar Dewantoro
Pemimpin adalah orang yang mampu bersikap sebagai panutan (ing ngarso
sung tulodho), membangkitkan semangat/ motivasi (ing madyo mangun
karso) serta mendorong (tutwuri handayani)


LEADER MANAGER
Mengarahkan pada kemampuan
individu
Mengarahkan pada sistem dan
mekanisme
Merupakan kualitas hubungan Merupakan fungsi status
kewenangan
Diarahkan untuk mencapai
keinginan
Diarahkan untuk mencapai
tujuan
Bersifat hubungan personal Bersifat hubungan inpersonal
Menggantungkan diri pada
sumber yang ada pada dirinya
Menggantungkan diri pada daya
dan dana yang ada
Keunggulan wirausaha yang sukses dibandingkan dengan
wirausaha
yang gagal terletak pada dinamika dan efektivitas
kepemimpinan.

Pimpinan wirausaha merupakan unsur pokok di dalam
setiap perusahaan. 3 variabel (unsur) utama yang tercakup di
dalam
kepemimpinan:

Kepemimpinan melibatkan orang lain/bawahan

Kepemimpinan menyangkut distribusi kekuasaan

Kepemimpinan menyangkut penanaman pengaruh dalam
rangka mengarahkan bawahan

1. Technical skills
Kemampuan untuk melakukan pekerjaan-
pekerjaan
yang bersifat operasional atau teknis.
2. Human skills
Kemampuan bekerjasama dengan para bawahan
dan
membangun tim kerja dengan pendekatan
kemanusiaan
3. Conceptual skills
Kemampuan menyusun konsep atau berpikir dan
mengungkapkan pikirannya.
Pendidikan umum yang luas
Kematangan mental
Sifat ingin tahu
Kemampuan analistis
Daya ingat kuat
Integratif /integritas (terpadu)
Keterampilan komunikasiKeterampilan mendidik
Rasional objektif
Manajemen waktu,
Berani mengambil resiko
Ada naluri prioritas
Efisien dalam bertindak
Haus informasi


1.Hubungan pemimpin-anggota
Hubungan yang berkaitan dengan : tingkat
keyakinan, kepercayaan dan respek bawahan.

2. Struktur tugas
Tingkat penugasan pekerjaan yang diprosedurkan
Tipe karismatik
Tipe paternalistis
Tipe militeristis
Tipe otokratis
Tipe laissez faire
Tipe populis
Tipe administratif
Tipe demokratis
Kartini Kartono (1983)



Arogansi (Arrogance)
Melograma (melogram)
Mudah berubah pendirian (Volatility
Hati-hati yang berlebihan (Excessive Coution)
Kebiasaan berupa ketidakpercayaan (Habitual
Distrust).
Menjauhkan diri dari orang lain (Aloofness)
Kejahatan-kenakalan (Mischievousness)
Keanehan-kesintingan (Eccentricity)
Berdaya tahan pasif (Passive Resistance)
Perfeksionisme atau terlalu ingin segalanya sempurna
(Perfectionism)
Hasrat-keinginan untuk menyenangkan hatinya sendiri
(Eagrness to please)
Waktu 15 menit
Tugas :
Setiap kelompok akan diberikan sebuah tali
yang cukup panjang. Kemudian masing-
masing kelompok diminta untuk membuat
bangun geometri di mulai dari Lingkaran,
Segitiga, Jajar Genjang, Trapesium, Persegi,
Persegi Panjang, dan Bintang.

GOOD LUCK
Pemimpin yang baik Mampu untuk :
1. Mengarahkan orang ke suatu tujuan (driving people)
2. Memotivasi agar orang mampu berbuat (motivating
people)
3. Mengubah Orang (transforming people)

Untuk bisa melakukan hal tersebut, pemimpin
harus bisa memberikan contoh kepada orang-orang
yang dipimpinnya.