Anda di halaman 1dari 15

PAKEM

PEMBELAJARAN AKTIF, KREATIF,


EFEKTIF, MENYENANGKAN

Oleh:
ACHMAD DARDIRI

Disampaikan pada
Diklat Pengembangan Program Pakem
Direktorat Bindiklat Ditjen PMPTK Depdiknas
28 April 2007
Landasan Pakem
Landasan Filosofis:

- Filsafat Konstruktivisme
- Filsafat Pragmatisme

Landasan Yuridis:

- UU No 20 Tahun 2003 tentang Sisdiknas
- PP No 19 Tahun 2005 tentang Standar Nasional
Pendidikan
- Kepmendiknas No 129a tentang Standar Pelayanan
Minimal Bidang Pendidikan


PP N0 19 tahun 2005
Pasal 19 (1):

Proses pembelajaran pada satuan pendidikan
diselenggarakan secara interaktif, inspiratif,
menyenangkan, menantang, memotivasi pe- serta
didik untuk berpartisipasi aktif, serta memberikan
ruang yang cukup bagi prakarsa, kreativitas, dan
kemandirian sesuai dengan bakat, minat, dan
perkembangan fisik serta psikologis peserta didik.
Apa itu Pakem?

Model pembelajaran yang memungkinkan peserta didik
melakukan kegiatan yang beragam untuk mengembangkan
ketrampilan, sikap dan pemahaman dengan penekanan
kepada belajar sambil bekerja, sementara guru
menggunakan berbagai sumber dan alat bantu belajar
termasuk pemanfaatan lingkungan supaya pembelajaran
lebih menarik, menyenangkan dan efektif
Mengapa Pakem?
Dalam Pakem:

peserta didik dan guru sama-sama aktif dan kreatif
Menarik minat peserta didik dan menyenangkan
Tingkat penguasaan materi lebih optimal

Dalam pembelajaran konvensional :

- Guru terlalu dominan
- Peserta didik pasif
- Peserta didik kurang kreatif
- Kurang menarik
- Menjemukan
- Penguasaan materi kurang optimal

Bagaimana Pakem?

Ciri-cirinya a.l. :

Mengaktifkan peserta didik
Mendorong kreativitas peserta didik
Pembelajarannya efektif
Pembelajarannya menyenangkan

Ciri Pembelajaran yang menyenangkan:
1. Menciptakan lingkungan tanpa stres, dan aman/
memungkinkan untuk melakukan kesalahan, tetapi
harapan untuk sukses tinggi.

2. Menjamin bahwa bahan ajar itu relevan. Seseorang ingin
belajar ketika melihat manfaat dan pentingnya bahan
ajar.

3. Menjamin bahwa belajar secara emosional positif, yang
biasanya terjadi ketika belajar bersama dengan orang
lain, ketika humor dan dorongan semangat, ada waktu
jeda, dan antusiasme.
Lanjutan
4. Melibatkan secara sadar semua indera dan juga
otak kanan dan kiri.

5. Menantang peserta didik untuk dapat berpikir jauh
ke depan dan mengekspresikan apa yang sedang
dipelajari dengan sebanyak mungkin kecerdasan
yang relevan untuk memahami bahan ajar.

6. Mengonsolidasikan bahan yang sudah dipelajari
dengan meninjau ulang dalam perode-periode yang
relaks.
Lanjutan
Pembelajaran multi-indera :
1. Dengan membaca dan memvisualisasikan
bahan ajar .berarti Anda telah
melihatnya ------> Visual

2. Dengan mengajukan pertanyaan dan menjawabnya
dengan suara kerasberarti Anda telah
mendengarnya -- Auditorial

3. Dengan menuliskan pokok masalah pada kartu dan
menyusunnya dalam urutan logis..berarti Anda telah
melakukannya--- Kinestetik/Fisik
Lanjutan
Pendekatan SAVI

Somatis: Belajar sambil bergerak

Auditori: Belajar dengan berbicara dan mendengar

Visual: Belajar dengan mengamati dan menggambarkan

Intelektual: Belajar dengan memecahkan masalah dan
merenung/refleksi
Lanjuatan
Pelibatan Otak Kiri dan Kanan

Otak Kiri Otak Kanan

- Perencanaan - Semangat
- Outline - Spontanitas
- Tata Bahasa - Emosi
- Penyuntingan - Warna
- Penulisan Kembali Naskah Imajinasi
- Penelitian - Gairah
- Tanda Baca - Ada unsur baru
- - Kegembiraan
Hasil Penelitian Dr. Vernon Magnesen.
Persentase apa yang kita ingat jika .


Membaca --- 20 %
Mendengar ---- 30 %
Melihat ----- 40 %
Mengucapkan ----- 50 %
Melakukan --- 60 %
Melihat, mengucapkan, mendengar & melakukan 90 %
Prinsip Pakem

Mengalami : bentuknya a.l.:
- melakukan pegamatan
- melakukan percobaan
- melakukan penyelidikan
- melakukan wawancara

Interaksi : bentuknya a.l.:
- diskusi
- tanya jawab



Lanjutan
Komunikasi: bentuknya a.l.
- megemukakan pendapat
- memajangkan hasil kerja
- presentasi laporan


Refleksi: bentuknya a.l.
- memikirkan kembali apa yang telah dilakukan
- mengevaluasi segi positif-negatif thd apa yang telah
dilakukan agar pada kesempatan yad lebih baik



TERIMA KASIH