Anda di halaman 1dari 52

A SISTEM KARDIOVASKULAR

Oksigen bagi manusia merupakan kebutuhan dasar yang harus terpenuhi setiap detiknya.
Bila dalam beberapa detik saja tubuh tidak mendapatkan oksigen secara adekuat, maka manusia
tersebut dapat meninggal.
1. Gambarkan struktur dan fungsi dari organ !rnaasan
a. Laring/tenggorokan
- Pembentukan suara/vokalisasi
- Proteksi jalan napas bawah dari benda asing
- emudahkan batuk
b. !rakea/batang tenggorok
- "aluran udara masuk dan keluar
- "el silianya untuk mengeluarkan benda asing yang masuk bersama udara
c. Bronkus kanan dan bronkus kiri
- Belahan dari trakea
- #ungsi" menyediakan tempat laluan jalannya udara yang dibawa masuk ke dalam
paru-paru dan untuk mengeluarkan udara
- $i dalam bronkeolus terdapat membran mukosa untuk menangkap partikel asing
dalam mekanisme pertahanan pernapasan sehingga bisa membantu melembabkan
saluran system respirasi
d. Lobus kanan bawah dan lobus kiri bawah
- "etiap paru-paru dibagi menjadi lobus-lobus. Paru kiri terdiri atas lobus bawah dan
atas, sementara paru kanan mempunyai lobus atas, tengah, dan bawah. "etiap lobus
dibagi lagi menjadi dua segmen yang dipisahkan oleh %isura oblikus yang merupakan
perluasan pleura.
a. &avum nasalis/rongga hidung
- "ebagai jalan napas
- 'ndra pencium
- (esonator suara
- Penyaring udara yang masuk oleh bulu-bulu di vestibulum
elembabkan udara oleh sel goblet dan kelenjar serous
enghangatkan udara oleh pembuluh darah
b. )ostril anterior/lubang hidung
- !empat berbagai kelenjar yang bermuara di rongga hidung. "aluran tersebut
bermuara di vestibulum/rongga hidung.
c. *igi
- +ntuk mengunyah makanan.
d. Lidah
- engatur makanan dalam mulut.
- 'ndra perasa.
- embentuk suara.
- embantu menelan.
e. Laring/tenggorokan
- Pembentukan suara/vokalisasi
- Proteksi jalan napas bawah dari benda asing
- emudahkan batuk
%. &onka nasalis/turbinasi/karang hidung%aring/tekak
- eningkatkan permukaan membrane mukosa saluran hidung.
- +ntuk sedikit menghambat aliran udara yang melaluinya.
g. ,piglottis
- &atup kartilago yang menutup saat menelan.
h. ,sophagus
- -alan penghubung antara mulut dan lambung sebagai jalannya makanan.
#. $agaimana m!kanism! ros!s !rnaasan s!%ara norma&'
a. 'nspirasi
*ambar . / mekanisme inspirasi
'nspirasi / erupakan Proses akti% kontraksi otot
Pernapasan dada Pernapasan perut
Otot antar tulang
rusuk berkontraksi
Diafragma berkontraksi
(mendatar)
Tulang rusuk
terangkat (posisi
datar)
b. ,kspirasi
*ambar 0 / mekanisme ekspirasi
Pernapasan dada Pernapasan perut
Volume rongga dada membesar
Tekanan udara dalam paru
mengecil
Udara masuk ke dalam paru-paru
Otot antar tulang rusuk
relaksasi 1kembali ke
posisi semula2
!ulang rusuk menurun
$ia%ragma relaksasi
1kembali ke posisi
semula 3 mengembang2
4olume rongga dada
mengecil
!ekanan udara paru-paru
membesar
+dara terdorong keluar
&eadekuatan oksigenasi pada jaringan tergantung pada proses di%usi yang merupakan
mekanisme vital dalam respirasi. Difusi adalah pergerakan gas dari area yang bertekanan
tinggi ke area yang bertekanan rendah. Oksigen bergerak dari alveolar ke darah arteri
sedangkan karbondioksida bergerak dari darah arteri ke alveolar. 5da 6 %aktor yang
mempengaruhi proses di%usi di membran kapiler-alveolar.
(. S!butkan ) faktor *ang m!m!ngaru+i ros!s difusi dan ,!&askan.
,mpat %aktor yang memengaruhi proses di%usi
a. &etebalan membran
"emakin tebal membran alveolus, maka proses di%usi semakin sulit. !ebalnya membrane
alveolus misalnya oleh karena edema paru. 5kibatnya gas-gas pernapasan harus berdi%usi
tidak hanya melalui membran alveolus, melainkan melalui cairan tersebut. #aktor apapun
yang meningkatkan tebal membran lebih dari pada dua sampai tiga kali diatas normal
dapat sangat mengangu pertukaran gas respirasi yang normal.
b. Luas permukaan membrane alveolus
Penurunan luas permukaan paru-paru akan mengakibatkan kemampuan paru-paru untuk
berdi%usi pun menurun. 7al tersebut berarti semakin luas permukaan membrane alveolus
maka akan semakin banyak gas-gas pernapasan yang berdi%usi dan begitu pula
sebaliknya. Penurunan luas permukaan paru akan mengganggu pertukaran gas
perna%asan.
c. Perbedaan tekanan antara kedua sisi membran
Perbedaan tekanan antara kedua sisi membrane merupakan perbedaan antara tekanan
parsial gas dalam alveolus lebih besar daripada tekanan gas dalam darah. Bila tekanan
gas dalam alveolus lebih besar daripada tekanan gas dalam darah, maka terjadi di%usi
alveolus ke dalam darah dan begitu sebaliknya. !ekanan gas yang tinggi dalam alveolus
adalah tekanan oksigen sedangkan tekanan yang tinggi pada kapiler darah adalah tekanan
karbondioksida. 7al tersebut akan mengakibatkan oksigen berdi%usi ke kapiler darah dan
karbondioksida berdi%usi ke alveolus.
d. &oe%isien di%usi gas
&oe%isien di%usi untuk membedakan masing-masing gas melalui membran respirasi
bergantung pada peralihannya dalam membrane dan berbanding terbalik dengan akar
pangkat 0 dari berat molekulnya. &ecepatan di%usi dalam membrane respirasi hampir
sama dalam air. Oleh karena itu, pada berbagai tekanan, kecepatan di%usi karbondioksida
melalui membrane kira-kira 08 9 kecepatan oksigen. &oe%isien di%usi semakin tinggi /
di%usi semakin cepat. 5dekuat tidaknya status oksigenasi dapat diketahui dengan
mengukur tekanan partial oksigen 1PaO02 dan "aturasi oksigen 1"aO02.
). -!&askan !rb!daan antara .aO# dan SaO# s!rta s!butkan ni&ai r!ntang norma& masing/
masing. -ika ni&ai SaO# 0123 aa artin*a
Perbedaan PaO0 dan "aO0
a. PaO0 : tekanan oksigen dalam darah arteri, nilai normal ;<-.88 mm7g
b. "aO0 : persentasi oksigen yang diikat hemoglobin, nilai normal =<-.88 >
c. "aO0 =8> artinya adalah kurang dari rentang nilai normal jaringan, tidak mendapat
cukup suplai oksigen sehingga pasien menderita hipoksemia ringan 1PaO0 ?8-@= mm7g
dan "aO0 =8-=6>2. 7ipoksemia adalah keadaan dimana terjadi penurunan konsentrasi
oksigen dalam darah arteri. "aO0 =8> / =8> 7b mengikat oksigen dan .8> tidak
mengikat oksigen
"eorang laki-laki bernama !n. & berusia A8 tahun, menaiki tangga hingga. di
lantai A !n.& merasa terengahengah, kemudian !n.& beristirahat sejenak hingga
terengah-engahnya berangsur menghilang
<. Aa *ang t!r,adi ada Tn. K' -!&askan ros!s t!r,adin*a.
!uan & mengalami gangguan saluran pernapasan yang berhubungan dengan tingkat
akti%itas. $i tandai dengan napas yang tersengal-sengal.
4. $agaimana ros!s *ang t!r,adi s!+ingga Tn. K m!n,adi t!r!nga+/!nga+'
5ktivitas berat tidak dapat menghirup oksigen dengan normal Pernapasan
aerob pernapasan anaerob !n. & terengah-engah.
7asil energi respirasi aerob 1memerlukan O
0
2 jauh lebih banyak dari respirasi anaerob 1tidak
memerlukan O
0
2. -adi ketika !n.& melakukan aktivitas berat 1naik tangga2 maka pernapasan
aerob berubah menjadi anaerob, dimana pernapasan aerob tidak menghasilkan energi yang
banyak untuk melakukan aktivitas sehingga !n.& menjadi terengah-engah.
a. 5erob : B
?
7
.0
O
?
? BO
0
C ? 7
0
O C A; 5!P
b. 5naerob : B
?
7
.0
O
?
0 B
0
7
<
O7 C 0BO
0
C 0 5!P
c. 5!P merupakan senyawa utama yang mengandung energi tinggi.
M!kanism! kontro& dan !rta+anan r!sirasi
Pusat respirasi terletak pada batang otak tepatnya di medula oblongata dan berespon
terhadap signal kimia dan mekanik dari tubuh. 'mpuls dikirim dari medulla ke otot
perna%asan melalui spinal cord dan sara% phrenic.

*ambar A
*ambar 6
5. -!&askan m!kanism! kontro& r!sirasi ada Gbr. ( dan Gbr.)
Pusat pernapasan adalah sekelompok neuron yang tersebar luas dan terletak bilateral1di
kiri dan kanan2 medula oblongata dan pons. $ibagi menjadi A kelompok neuron utama:
a. &elompok pernapasan dorsal, terletak di bagian dorsal medula, yang menyebabkan
inspirasi.
b. &elompok pernapasan ventral yang terletak di ventrolateral medula, yang dapat
menyebabkan inspirasi atau ekspirasi tergantung pada kelompok neuron yang di
rangsang.
c. Pusat pnemotaksik, terletak di bagian superior belakang pons, yang membantu kecepatan
dan pola pernapasan.
Batang otak tersusun dari pons, medula oblangata, dan mensese%alon 1otak tngah2.
$i batang otak terdapat sel yang mengontrol %ungsi sistem kardiovaskuler dan
pernapasan. ekanisme kontrol perna%asan diatur dan dikendalikan oleh 0 %aktor:
a. #aktor kimiawi
b. #aktor mekanik
'mpuls disalurkan dari medula oblongata 1pusat pernapasan2 ke spinal cord
1sumsum ulang belakang2 impuls itu berjalan di daerah dada melalui sara% interkostalis.
sara% interkostalis yang mendorong atau menjadikan terjadinya proses inspirasi dan
ekspirasi.
6. Isi dan ,!&askan bagan 1 diba7a+ ini8
19 Gambar ( " .!ruba+an a&iran dara+ dan transort O
#
ada &!:!& &oka&.
Pengaturan aliran darah erat kaitannya dengan tekanan parsial O0. Bila PO
0
rendah
maka pembuluh kapiler alveolar akan mengalami vasokontriksi. Bila PO
0
tinggi, pembuluh
kapiler berdilatasi sehingga banyak O
0
yang diabsorbsi oleh darah. ekanisme itu diatur
oleh aktivitas polos bronkiolus 1 sangat sensiti% terhadap tekanan parsial BO
0
di udara2.
&adar BO
0
yang tidak sesuai akan dikenali otot polos dan memeberi respon berupa
brokokontruksi. Bila PBO
0
rendah, bronkiolus akan berkonstruksi, sedangkan bila PBO
0
tinggi akan terjadi bronkodilatasi. ekanisme terjadi merupakan reaksi otomatis terhadap
pengaruh system sara% pusat.
#9 Gambar ) " La,u r!sirasi diba7a+ kontro& usat r!sirasi otak.
$iatur oleh komponen involunter dan volunter. Pusat involunter diotak mengatur
kerja otot respirasi dan ventilor pulmoner. "edangkan pusat volunter mengatur output
respirasi melalui kontrol pusat pernapasan di medulla oblongata atau paru dan neuron
motorik.pada sumsum tulang belakang yang mengatur otot respirasi motorik neuron pada
"!P berperan dalam re%lek respirasi, namun dapat juga diatur secara volunter melalui jalan
kortikospiral.
ekanisme pertahanan respirasi berman%aat untuk melindungi paru-paru dari partikel-
partikel yang terhirup, mikroorganisme dan gas racun. ekanisme pertahanan ini terdiri
dari %iltrasi udara, mucociliary clearance system, re%lek batuk, re%lek bronchokonstriksi dan
makro%ag alveolar.
a. ekanisme pengaturan kimiawi akan menyesuaikan ventilasi sedemikian rupa
sehingga PBO
0
alveolus dipertahankan konstan pada keadaan normal.
b. ,%ek kelebihan 7
C
di dalam darah akan dilawan, dan PO
0
menurun ke tingkat yang
dapat membahayakan.
c. 4olume perna%asan semenit berbanding lurus dengan laju metabolisme, namun
penghubung antar metabolisme dan ventilasi adalah BO
0
bukan O
0
. -ika suatu
campuran gas yang mengandung BO
0
dihirup, PBO
0
alveolus akan meningkat, yang
menaikkan PBO
0
darah arteri dan merangsang pernapasan segera setelah darah yang
mengandung lebih banyak BO
0
mencapai medula oblongata. (eseptor di glomus
karotikus dan aortakus terangsang oleh peningkatan PBO
0
atau peningkatan konsentrasi
7
C
darah arteri atau oleh penurunan O
0
.
d. "etelah kemoreseptor karotikus mengalami denervasi 1pemutusan pasokan sara%2,
respon terhadap penurunan PO
0
akan hilangD e%ek utama hipoksia setelah denervasi
glomus karotikus adalah penekanan langsung pada pusat pernapasan. (espon terhadap
perubahan konsentrasi 7
C
darah arteri pada kisaran p7 @,A-@,< juga hilang, meskipun
perubahan yang lebih besar masih dapat menimbulkan e%ek. $i pihak lain, respon
terhadap perubahan pBO
0
hanya sedikit terpengaruhD dengan penurunan yang tidak
melebihi A8-A<> .
e. &emoreseptor memantau konsentrasi 7
C
dalam B"" 1cairan serebropinalis2, termasuk
cairan interstisium otak. BO
0
dengan mudah dapat menembus membran, termasuk
sawor darah otak, sedangkan 7
C
dan 7BO
A
-
lebih lambat menembusnya. BO
0
yang
masuk ke otak dan B"" segera berikatan dengan air. 7
0
BO
A
berdisosiasi sehinga
konsentrasi 7
C
lokal meningkat. &onsentrasi 7
C
pada cairan interstisium otak setara
dengan PBO
0
darah arteri. Pada percobaan yang mengubah PBO
0
dalam B"",
perubahan pada pernapasan hanya sedikit dan bervariasi, selama konsentrasi 7
C
dipertahankan konstan.
%. "edikit peningkatan konsentrasi 7
C
dalam cairan spinal sudah dapat merangsang
pernapasan. Penurunan konsentrasi 7
C
cenderung menghambat perna%asan. Besar
perangsangan tersebut sebanding dengan peningkatan konsentrasi 7
C
. -adi, e%ek BO
0
terhadap pernapasan terutama adalah akibat pergerakannya ke dalam B"" dan cairan
interstisium otak sehingga terjadi peningkatan konsentrasi 7
C
yang akan merangsang
reseptor yang peka terhadap 7
C
. 1*anong halD ?=?2
0. -!&askan m!kanism! dari ; m!kanism! !rta+anan r!sirasi t!rs!but diatas.
ekanisme Pertahanan (espirasi
KEMO
RESEPTOR
PUSAT
PERNAFASAN
OTOT
PERNAFASAN
VENTILATOR
a. Filtasi udara: penyaringan udara dengan melalui bulu hidung. "ebagai batang
pertahanan .. Bulu hidung menyaring partikel berukuran E < mikron sehingga tidak
dapat mencapai alveoli.
+kuran-ukuran vartikel dalam hembusan udara:
- <-@ mikron :bertahan di oro%aring
- 8,<-< mikron :masuk ke paru-paru
- Berdiameter 8,< mikron, masuk alveoli, akan keluar dengan sukresi
b. Murcociliary clarence System :
Partikel yang masuk diperangkap dengan mukus lendir-lendir pada hidung dan %aring.
5kibat gaya momentumnya, partikel ini tidak mengikuti aliran udara saat udara
membelok ke arah bawah ke dalam paru-paru. Partikel tersebut akan tertumbuk di atau
dekat tonsil dan adenoid., yaitu kumpulan besar jaringan lim%oid di bagian belakang
%aring yang memiliki keakti%an imunologik. Partikel tersebut ditolak melalui silia ke
luar.
c. Reflek batuk
(e%leks batuk penting untuk kehidupan, karena batuk merupakan cara jalan ke paru
dipertahankan bebas dari benda asing. Bronkus dan trakea begitu sensiti% sehingga tiap
benda asing atau penyebab iritasi lain memulai re%leks batuk. 'mpuls a%eren berasal
dari jalan pernapasan, terutama melalui nervus vagus ke medula oblongata. $i sana
rangkaian kejadian automatis dicetuskan oleh sirkuit neuron medula oblongata,
menyebabkan e%ek berikut:
asuknya udara glottis menutup tekanan paru naik glories
membuka secara tiba-tiba ekspirasi udara dengan kecepatan tertentu
.2 sekitar 0,< liter udara diinspirasikan.
02 ,pligotis menutup dan pita suara menutup rapat untuk menjebak udara di dalam
paru-paru.
A2 otot-otot perut berkontraksi kuat. akibatnya tekanan di dalam paru-paru
meningkat setinggi .88 mm.7g.
62 pita suara dan epligotis tiba-tiba terbuka lebar sehingga udara yang tertekan di
dalam paru-paru meledak keluar. &adang-kadang udara dihembuskan pada
kecepatan @<-.88 mil/jam.
ekanisme batuk ada A %ase : inspirasi, kompresi, ekspirasi.
.2 #ase inspirasi inspirasi tepat, singkat, dari sejumlah besar udara, glotis terbuka
secara re%lek
02 #ase kompresi glotis menutup 8,0 detik tekanan paru abdomen meningkat <8-
.88 mm7g
A2 #ase ekspirasi udara yang keluar dan menggetarkan jaringan saluran napas
sehingga menimbulkan suara batuk
d. Reflek Bronchokonstriksi
(espon untuk mencegah iritan 1mikroorganisme2 terinhalasi dalam jumlah besar
1contoh : debu, aerosol2. !erjadi pada asma 1mengecilnya bronkus2
e. Makrofag Alveolar
.2 sistem imun yang ditemukan di semua organ / jaringan ikat. &arena di alveoli
disebut makro%ag alveoli, bersi%at %agositosis 1menghancurkan sel lain dengan
memakannya2.
02 $apat membersihkan paru-paru dari bakteri yang masuk melalui inspirasi dengan
kecepatan yang menakjubkan. 1ganong, ?;;2
"etelah Oksigen masuk kedalam tubuh manusia melalui saluran pernapasan,
oksigen akan diseluruh organ tubuh untuk terjadinya metabolism. Oksigen akan
beredar/bersirkulasi ke seluruh tubuh membutuhkan pompa jantung berserta
pembuluh darah sehingga oksiegen akan terdistribusi ke seluruh tubuh dengan
adekuat.
11. Gambarkan struktur dan fungsi dari sist!m kardi:asku&!r
"!(+&!+( #+)*"'
4entrikel kiri emompa darah ke sirkulasi sistematik yang menyediakan
oksigen dan nutrient ke jaringan dan membuang sampah dari
tubuh. 4entrikel kiri memompa darah ke seluruh bagian tubuh
Perikardium embungkus jantung, yang terdiri dari dua lapisan, yaitu
pericardium visceral dan pericardium perietal. (uang pemisah
yang terbentuk berisi cairan bening licin, agar jantung mudah
bergerak saat pemompaan darah.
&erangka jantung "ebagai tempat pertautan langsung otot ventrikel atau atrium,
katup, tricuspid dan mitral.
5trium kanan enampung darah vena dari seluruh tubuh selama %ase
systole ventrikel. &emudian selama %ase diastole, darah dalam
atrium kanan, mengalir ke ventrikel kanan melewati katup
tricuspid 1darah yang kaya akan karbondioksida dari
pembuluh vena cava yaitu vena cava in%erior atau posterior
dan vena cava superior/vena cava anterior2
4entrikel kanan emompa darah melalui sirkulasi pulmonal. 4entrikel kanan
memompa darah ke paru-paru
5trium kiri enampung darah yang datang di vena cava superior dan
bertindak sebagai tempat penimbuanan sementara sebelum
darah kemudian dikosongkan ke ventrikel kanan 1darah yang
kaya oksigen dari pulmo melalui pembuluh vena pulmonalis
sinister dan darah tersebut kemudian disalurkan ke ventrikel
sinister melalui valvula bikuspidalis/valvula mitral2.
&atup -antung emungkinkan darah mengalir hanya ke satu arah dalam
jantung. 5gar darah tidak tercampur, menjaga darah sehingga
tidak kembali di atrium atau ventrikel. $i bagian kanan
jantung, ada katup trikupidal dan di bagian kiri jantung ada
katup bikuspidal
5rteri koronaria Pembuluh yang menyuplai otot jantung yang memiliki
kebutuhan metabolisme tinggi terhadap oksigen dan nutrisi.
"ekat -antung emisahkan ruang antar jantung
.. "eptum 5triorum
"ekat ini memisahkan ruang antara atrium de9ter dan
atrium sinister
0. "eptum 'nterventrikularis
"ekat ini memisahkan ruang antara ventrikel de9ter dan
sinister.
A. "eptum 5trioventrikularis
"ekat ini memisahkan ruang antara atrium dan ventrikel
baik itu antara atrium de9ter dengan ventrikel de9ter dan
antara atrium sinister dengan ventrikel sinister.
Arteri koronaria adalah pembuluh yang menyuplai otot jantung. Arteri koronaria muncul
dari aorta dekat hulunya di ventrikel kiri. $inding sisi kiri jantung disuplai dengan bagian lebih
banyak melalui arteri koronaria utama kiri, yang kemudian terpecah menjadi dua cabang besar
ke bawah 1arteri desendens anterior sinistra2 dan melintang 1arteri sirkumfleksa2 sisi kiri
jantung. -antung kanan dipasok seperti itu pula dari arteri koronaria dekstra. !idak seperti arteri
lain, arteri koronaria diper%usi 1pengaliran cairan lewat pemuluh darah organ khususD jantung2
selama diastolik.
Arteri koroner kanan, atrium kanan, ventrikel kanan anterior menyuplai: aspek posterior
septum 1=8 > populasi2, otot papilar posterior, sinus dan nodus 54 1;8-=8 > populasi2, aspek
in%erior ventrikel kiri.
Arteri koroner kiri, desendens anterior kanan menyuplai : dinding ventrikuler kiri
anterior, septum interventrikuler anterior 1cabang septum menyuplai sistem konduksi, berkas
7ils da cabang berkas2, otot papilar anterior, apeks ventrikuler kiri. Sirkumfleks menyuplai :
atrium kiri, permukaan posterior ventrikel kiri, Aspek posterior septum
11. -!&askan &aisan otot ,antung
Otot jantung / jaringan otot khusus yang menyusun dinding jantung. "ecara
mikrokopis, otot jantung mirip otot serat lurik 1skelet2, berada di bawah kontrol kesadaran.
"ecara %ungsional menyerupai otot polos karena si%atnya volunter. "erat otot jantung
tersusun secara interkoneksi 1sinstium2 yang dapat berkontraksi dan relaksasi tiap-tiap
serabut otot akan memastikan kelekukan ritmik otot jantung sebagai satu keseluruhan dan
memungkinkan ber%ungsinya sebagai pompa. Otot jantung itu sendiri dinamakan
miokardium.
a. Pericardium
erupakan kantong %ibrosa yang menutupi seluruh bagian jantung. !ersusun atas
0 sacs 1kantong2, outer sacs terdiri atas jaringan %ibrosa dan bagian dalam dari double
layer dari membran serosa. #ibrosa luar sacs bersambungan dengan tunica
adventisiadari pembuluh darah besar di bawahnya. Lapisan luar dari membran serosa
disebut parietal pericardium, membatasi %ibrous sacs, inner layer, visceral pericardium
1epicardium2, adherent dengan otot jantung. embran serosa mengandung sel epitelial
%lattened. engsekresikan cairan serosa ke rongga antara lapisan viseral dan parietal,
yang mana dapat menghasilkan pergesekan antara rongga ketika jantung berdenyut.
Pericardium merupakan kantong dengan lapisan ganda : kedua lapisan tersebut
dihubungkan dan dapat bergerak luwes satu diatas yang lainnya dengan bantuan cairan
yang disekresi dan melembabkan permukannya. -umlah normal cairan yang terdapat
adalah berkisar 08 ml. pada akar dari jantung 1di mana pembuluh besar, limpatik dan
persara%an masuk kedalmnya2 kedua lapisan berlanjut. !erdapat lapisan lemak di antara
miokardium dan lapisan perikardium di atasnya.
b. iokardium
embentuk sebagian besar dari dinding jantung dan hanya ada di jantung.
Bekerja tidak di bawah control seperti otot. !iap sel memiliki nuckleus dan cabang-
cabang. +jung-ujung sel dan cabang-cabang berhubungan sangat dekat dengan ujung
dan cabang dari adjacent cell. yocardium lebih tebal pada bagian ape9 dan semakin
tipis pada bagian base. 7al ini menggambarkan jumlah beban kerja pada tiap bilik
terhadap kontribusinnya dalam memompa darah. yocardium paling tebal terdapat
pada ventrikel kiri yang mempunyai beban kerja paling tinggi.
iokardium membentuk serat otot jantung, yang merupakan otot lurik dan
berhubungan satu dengan yang lainnya oleh percabangan otot. "erat tersebut sudah
mulai berkontraksi pada masa embrio sebelum satu sara%pun mencapai serat tersebut
dan berlanjut untuk berkontraksi walaupun terjadi gangguan jaringan penunjang halus
dan berkilatan suplai sara%
c. ,ndokardium
Bagian tipis, halus, glistening membrane yang membuat aliran darah mulus masuk
ke dalam jantung. engandung epithelial sel datar, dan bersambungan dengan garis
endhotelium pada pembuluh darah.
elapisi sebelah dalam dari bilik jantung dan menutupi katup pada kedua sisinya.
,ndokardium terdiri dari lapissan sel-sel endothelial, dibawahnya terdapat lapisan
jaringan penunjang halus dan berkilat
1(. Aabi&a Tn. K m!&an,utkan<m!maksakan t!ta m!naiki tangga +ingga b!b!raa &antai
&agi3 aa *ang daat t!r,adi adaTn.K '-!&askan ros!sn*a.
5pabila !n. & melanjutkan/memaksakan tetap menaiki tangga hingga beberapa lantai
lagi, apa yang dapat terjadi pada!n.& F-elaskan prosesnya
r & berna%as pendek karena ia memaksakan diri untuk tetap menaiki tangga. 7al tersebut
menyebabkan kenaikan O0 yang diperlukan untuk meningkatkan metabolisme tubuh untuk
menghasilkan energi dalam tubuh. etabolisme yang terjadi dalam kasus ini adalah
anaerob. elalui metabolisme ini, BO0 juga meningkat, yang juga merupakan hasil asam
laktat untuk mengarbsorbi O0 menjadi asam piruvat. BO0 yang berlebih di otak bereaksi
dengan 70O dan dari 7C dan 7BOA-, sehingga terjadi hiperventilasi paru-paru. Bila terjadi
hal ini dapat menyebabkan pasokan O0 ke otak berkurang karena O0 terkonsentrasi untuk
membentuk asam piruvat.
1). -!&askan !ruba+an fungsi ,antung ada s!tia
ta+aan usia
Perubahan #ungsi -antung pada "etiap !ahapan +sia
a. %ungsi jantung embrio
"irkulasi darah dari jantung kiri bisa masuk ke jantung kanan karena tidak ada pembatas
yang memisah dua bagian. sehingga darah bersih dan darah kotor tercampur. ,mbrio
mendapatkan darah dan O0 dari ibu melalui plasenta
b. Bayi baru lahir
$enyut jantung neonatus secara bertahap menurun dari denyut jantung janin .A8 sampai
.?8 kali per menit turun menjadi .08 sampai .68 kali per menit. "istole dan diastole
dalam keadaan durasi yang lebih pendek, intensitas lebih besar dan bunyi yang lebih
tinggi. (ata-rata tekanan darah adalah @6/6? mm7g. *erak pernapasan bayi baru lahir
terutama dengan perut dan bervariasi dalam waktu dan iramanya, tetapi rata-rata waktu
pernapasan adalah A8-<8 kali per menit.
c. Pada akhir tahun pertama
#ungsi %isiologis stabil, denyut jantung ;8-.A8 kali per menit, tekanan darah @0 sampai
..8/A; sampai @0 mm7g.
d. asa todler
endekati usia .0 sampai A? bulan. "istem jantung paru menjadi stabil pada masa
todler. "istem jantung dan paru menjadi stabil, rata-rata denyut jantung ..8 kali per
menit dan 0< kali pernapasan per menit, secara berurutan dan tekanan darah bervariasi,
rendah pada masa bayi dan peningkatan sedikit pada diastolik. (entang normal dari
tekanan darah adalah sistolik @8-..8 dan diastolik 68-@8.
e. !ahun Prasekolah
Gaktu rata-rata denyut jantung dan pernapasan menurun hanya sedikit mendekati =8
kali per menit dan 00 sampai 06 kali pernapasan per menit. !ekanan darah meningkat
sedikit ke nilai rata-rata =</<; mm7g.
%. 5nak usia sekolah
#ungsi kardiovaskular baik dan stabil selama tahun usia sekolah. $enyut jantung rata-
rata @8-=8 denyut per menit, tekanan darah normal kira-kira ..8/@8 mm7g dan
%rekuensi pernapasan stabil .=-0.. Pertumbuhan paru minimal dan pernapasan menjadi
lebih lambat, lebih dalam, dan lebih teratur. 5kan tetapi pada akhir periode ini, jantung ?
kali ukurannya saat lahir dan umumnya sudah mencapai ukuran dewasanya.
g. $ewasa
Perubahan %isiologis utama terjadi antara usia 68 sampai ?<. "uara jantung normal,
sistole : ". lebih kecil dari "0 pada basal, diastole : ". lebih besar dari "0 pada apeks,
titik nadi maksimal : pada daerah interkosta kelima pada garis midklavikula dan
diameternya 0cm atau kurang, tekanan darah : =<-.68/?8-=8 mm7g.
h. Lansia
Peningkatan signi%ikan pada tekanan sistolik dengan peningkatan ringan pada tekanan
diastolik, biasanya terjadi perubahan yang tidak signi%ikan pada denyut jantung saat
istirahat, murmur diastolik umum, nadi peri%er mudah dipalpasi, nadi kaki lebih lemah
dan ekstremitas bawah lebih dingin terutama pada malam hari.
1;. Id!ntifikasikan !mbu&u+ dara+ *ang ada ada gambar
b!s!rta ara+ a&irann*a.
Pembuluh $arah Beserta 5lirannya
4ena cava superior, vena cava
in%erior
5trium kanan 1melalui
trikuspid2
4entrikel kanan
1dipompakan2
5rteri pulmonal 1satu-satunya arteri yang membawa
deo9ygenasi blood, terbukanya arteri pulmonaldiikuti
oleh katup pulmonal/A katup semilunar-Ekatup ini
berguna untuk mencegah aliran balik darah kembali ke
ventrikel kanan ketika ventrikel berkontraksi2
5rteri pulmonal kiri
5rteri pulmonal
kanan
Paru-paru 1terjadi pertukaran gas,
BO0 dieksresikan dan 80 diserap2
4ena pulmonal
5trium kiri 1melalui
katup mitral2
4entrikel kanan
5orta 1pembukaan aorta diikuti oleh katup aorta A katup semilunar2
-antung mempunyai pace maker 1"5 node, 54 )ode, bundel 7is dan serabut purkinje2 sehingga
jantung dapat melakukan aktivitas listriknya.
14. -!&askan a%! mak!r t!rs!but
"ebagian besar sel otot jantung memiliki kapasitas untuk membangkitkan potensial
aksi secara mandiri. 5kan tetapi, sel-sel tertentu lebih permeable terhadap ion natrium
dibandingkan dengan sel lain, sehingga lebih bermuatan positi% dari pada sel-sel lain. "el
yang sedikit terdepolarisasi ini mencapai ambang dan mencetuskan potensial aksi lebih awal
dibandingkan sel lain. "el yang cepat membangkitkan potensial aksi ini mudah untuk
menyalurkan eksitasinya ke sel lain karena setiap sel otot jantung saling berhubungan satu
sama lainnya. "el yang terdepolarisasi paling cepat pada jantung mengendalikan kecepatan
1pace2 kontraksi. "el yang secara normal mengalami depolarisasi paling cepat adalah sel
nodus "5. )odus "5, yang terletak di dinding atrium kanan, adalah pacemaker 1 pemacu 2
utama jantung.
a. )odus sinus 1"-52
!erletak pada dinding atrium de9trum di bagian atas sulcus terminalis, tepat di
sebelah kanan muara vena cava superior. erupakan asal impuls ritmik elektronik yang
secara spontan disebarkan ke seluruh otot-otot jantung atrium dan menyebabkan otot-
otot ini berkontraksi.
0
)odus sinus merupakan bagian otot jantung yang khusus, berukuran kecil,
tipis dan berbentuk elips, dengan lebar kira-kira A milimeter, panjang .< milimeter, dan
tebal . milimeter. )odus tersebut terletak di dalam dinding postero-laterral dan atrium
kanan tepat di bawah dan sedikit lateral dari lubang vena cava superior. "erabut-serabut
nodus ini hampir tidak memiliki %ilamen otot kontraktil dan masing-masing hanya
berdiameter A-< mikrometerD yang sangat berbeda dengan diameter serabut-serabut
otot yang terdapat di sekeliling atrium yang besarnya .8-.< mikrometer. )amun,
serabut-serabut nodus sinus secara langsung behubungan dengan serabut-serabut otot
atrium, sehingga setiap potensial aksi yang dimulai di dalam nodus sinus akan segera
menyebar ke dalam dinding otot atrium.
.
b. )odus atrioventricular 15-42
!erletak pada bagian bawah septum interatriale tepat di atas tempat perlekatan
cuspis valve tricuspidalis. $ari sini, impuls jantung dikirim ke ventrikel oleh %asciculus
atrioventricular. 54 node distimulasi oleh gelombang eksitasi pada waktu gelombang
ini melalui myocardium atrium.
&ecepatan konduksinya sekitar 8,.. detik, memberikan waktu yang cukup
untuk atrium mengosongkan darahnya ke dalam ventrikel sebelum ventrikel kembali
berkontraksi.
0
c. #asciculus atrioventricularis 1bundle 7is2
erupakan satu-satunya jalur serabut otot jantung yang menghubungkan
myocardium atrium dan myocardium ventriculus, oleh karena itu %asciculus ini
merupakan satu- satunya jalan yang dipergunakan oleh impuls jantung dari atrium ke
ventrikel. Berkas his berjalan turun melalui rangkan %ibrosa jantung.
&emudian berjalan turun di belakang cuspis septalis valve tricuspidalis untuk
mencapai pinggir in%erior pars membranacea septum interventricular. Pada pinggir pars
muscularis septum, berkas his terbelah menjadi dua cabang, satu cabang untuk setiap
ventrikel. Babang berkas kanan berjalan turun pada sisi kanan septum interventriculare
untuk mencapai trabecula septomarginalis, tempat cabang ini menyilang dinding
anterior ventriculus de9ter. $i sini cabang tersebut berlanjut sebagai ple9us Purkinje.
Babang berkas kiri menembus septum dan berjalan turun pada sisi kiri di
bawah endocardium. Biasanya cabang ini bercabang dua 1anterior dan posterior2, yang
akhirnya melanjutkan diri sebagai serabut-serabut ple9us Purkinje ventriculus sinister.
5ktivitas system konduksi/penghantar dapat dipengaruhi oleh sara% otonom
yang menyara%i jantung. "ara% parasimpatis memperlambat irama dan menggunakan
kecepatan penghantaran impulsD sara% simpatis mempunyai e%ek yang berlawanan.
0
d. -alur &onduksi 'nternodus
-alur internodus anterior berjalan meninggalkan ujung anterior nodus anterior
sinuatrialis dan berjalan ke anterior menuju ke muara vena cava superior. -alur ini
berjalan turun pada septum atrium dan berakhir pada nodus atrioventricularis.
-alur internodus medius meninggalkan ujung posterior "5 node dan berjalan
ke posterior menuju muara vena cava superior. -alur ini turun ke bawah pada septum
atrium menuju ke 54 node.
-alur internodus posterior meninggalkan bagian posterior "5 node dan turun
melalui crista terminalis dan valve vena cava in%erior menuju ke 54 node.
0
15. -!&askan sist!m konduksi !&!ktrika& <aktifitas &istrik di
,antung
a. alur internodus dan !en"alaran #mpuls Melalui Atrium
+jung serabut-serabut nodus sinus berhubungan langsung dengan serabut-
serabut otot atrium di sekelilingnya. Oleh karena itu, potensial aksi yang berasal dari
nodus sinus akan menjalar keluar dan masuk ke dalam serabut-serabut otot atrium.
$engan cara inilah potensial aksi menyebar ke seluruh massa otot atrium dan akhirnya,
ke nodus 5-4.
.
b. $odus A%& 'Atrioventrikular(, dan !enundaan )onduksi #mpuls dari Atrium ke
&entrikel
)odus ini terletak pada dinding posterior atrium kanan, tepat di belakang
katup trikuspid. "etelah berjalan melalui jalur-jalur internodus, impuls akan mencapai
nodus 5-4 kira-kira 8,8A detik sesudah keluar dari asalnya yakni dari nodus sinus.
&emudian penundaan lain terjadi selama 8,8= detik di dalam nodus 5-4 sendiri
sebelum impuls masuk ke bagian penembusan dari berkas 5-4 1penetrating portion2,
tempat impuls memasuki ventrikel. Penundaan terakhir selama 8,86 detik terjadi
terutama dalam bagian penembusan di berkas 5-4 ini, yang terdiri atas %asikulus kecil
multiple yang melewati jaringan %ibrosa yang memisahkan atrium dari ventrikel.
.
c. !en"alaran *epat di dalam Sistem !urkin"e &entrikel
"erabut purkinje khusus berjalan dari nodus 5-4 dan masuk ke dalam
ventrikel. &ecuali untuk bagian awal serabut ini yang menembus sawar %ibrosa 5-4,
serabut purkinje memiliki karakteristik %ungsional yang berlawanan dengan %ungsi
serabut nodus 5-4. "erabut purkinje merupakan serabut yang sangat besar, bahkan
lebih besar daripada serabut otot ventrikel normal, dan serabut ini menjalarkan
potensial aksi dengan kecepatan .,< sampai 6,8 m/detik, yang kira-kira ? kali kecepatan
dalam otot ventrikel biasanya, dan .<8 kali kecepatan dalam serabut nodus 5-4.
keadaan ini memungkinkan penjalaran impuls jantung secara cepat ke seluruh otot
ventrikel yang tersisa.
.
d. !en"alaran #mpuls antung di dalam &entrikel
"ekali impuls mencapai ujung serabut purkinje, impuls akan dihantarkan ke
massa otot ventrikel oleh serabut-serabut oto ventrikel itu sendiri. &ecepatan penjalaran
itu sekarang hanya 8.A sampai 8,< m/detik, yakni seperenam dari kecepatan dalam
serabut Purkinje.
Otot jantung membungkus sekeliling jantung dalam suatu spiral ganda,
disertau septa %ibrosa di antara lapisan-lapisan berspiralD oleh karena itu, impuls jantung
tidak perlu langsung menjalar keluar menuju ke permukaan jantung tetapi sebaliknya
berbelok menuju ke permukaan di sepanjang spiral-spiral tersebut. Oleh karena hal ini,
penjalaran dari permukaan endokardium ke permukaan epikardium dari ventrikel
membutuhkan waktu sebanyak 8,8A detik, kira-kira hampir sama dengan waktu yang
dibutuhkan untuk penjalaran ke seluruh bagian ventrikel system purkinje. "ehingga,
jumlah total waktu yang dibutuhkan untuk penjalaran impuls jantung dari tempat awal
di cabang berkas hingga ke bagian akhir dari serabut otot ventrikel pada jantung yang
normal adalah kira-kira 8,8? detik.
.
16. $!rikut ada&a+ gambaran !&!ktro kardio gram =EKG93
,!&askan ros!s t!r,adin*a EKG dan ,!&askan s!tia s!gm!n ada gambar t!rs!but.
P( H "
H(" H!
PP
!roses ter"adinya +), dapat disimpulkan sbb:
5kti%itas listrik jantung dapat dilihat dengan alat ,lektro kardio *ram. "etiap %ase siklus
jantung dicerminkan oleh gelombang tertentu yang direkam dan dicatat pada lembar ketas ,&*,
akti%itas llisrik jantung disaadap oleh seperangkat lead atau elektroda yang deletakkan pada .0
titik Lead. "aat elektoroda ditempatkan pada permukaan kkulit yang datar dan anatomis standar,
perlekatan antara kulit dan elektroda dapat terjalin smepurna ketika elektroda dilekatkan pada
pemukaan kulit yang datar yakni dipergelangan tangan dan tumit. 5pabila keempat elektroda
ekstrimitas sudah terpasang maka ke ? lead yang pertama dapat dicatat.: lead ','','' dan
54(,54L,54#. &eenam lead prekordial atau lead 4 dilekatkan dengan cara yang sama.
1brunner I suddath, 08802
,lektrokardiogram1,&*2 rekamaman potensial listrik yang timbul sebagai akibat
aktivitas jantung.Jang dapat direkam adalah aktivitas listrik yang timbul pada waktu otot 3 otot
jantung berkontraksi ."edangkan potensial aksi pada sistem konduksi jantung tak terukur dari
luar karena terlalu kecil.
(ekaman ,&* biasanya di buat pada kertas yang berjalan dengan kecepatan baku 0<
mm/detik dan de%leksi .8 mm sesuai engan potensial . m4 .*ambaran ,&* yang normal
menunjukan sbb:
a. G!&ombang .. *elombang ini umumnya berukuran kecil dan merupakan hasil
depolarisasi atrium kanan dan kiri .
b. S!gm!n .R. "egmen ini merupakan garis isoelektrik yang menghubungkan gelombang
P dan gelombang H(" .
c. G!&ombang kom&!k >RS. *elombang H(" adalah suatu kelompok yang merupakan
hasil depolarisasi ventrikel kanan dan kiri .*elombang kompleks H(" pada umumnya
terdiri dari gelombang H yang merupakan gelombang ke bawah yang pertama
,gelombang ( yang merupakan gelombang ke atas yang pertama ,dan gelombang "
yang merupakan gelombang ke bawah pertama setelah gelombang (.
d. S!gm!n ST. "egmen ini merupakan garis isoelektrik yang menghubungkan kompleks
H(" dan gelombang ! .
e. G!&ombang T. *elombang ! merupakan potensial repolarisasi ventrikel kanan dan kiri
%. G!&ombang U. *elombang ini berukuran kecil dan sering tidak ada.5sal gelombang ini
masih belum jelas.
*elombang yang merupakan hasil repolarisasi atrium sering tak dapat di kenali karena
berukuran kecil dan biasanya terbenam dalam gelombang H(" .&adang 3 kadang gelombang
repolarisasi atriumini bisa terlihat jelas pada segmen P( atau "! , dan di sebut gelombang !a.
&ebutuhan oksigenasi di mulai dari proses ventilasi dan kemudian proses transportaKsi
.$alam system transportasi kita mengenal istilah sirkulasi yaitu proses distribusi oksigen dari
jantung ke seluruh tubuh yang melibatkan berbagai organ .
10. Aa *ang dimaksud d!ngan sirku&asi sist!mik dan u&mona&3 ,!&askan
a. "istem "irkulasi "istematik
"irkulasi sistematik dimulai pada arteri dan vena yang mengantarkan nutrient dan
oksigen kejaringan dan membuang sampah dari jaringan.V!ntrik!& kiri m!momakan
dara+ masuk k! aorta.Dari aorta dara+ di sa&urkan masuk k!da&am a&iran *ang
t!risa+ s!%ara rogr!ssi:! m!masuki art!ri sist!mik *ang m!mba7a dara+
t!rs!but k! organ k! s!&uru+ tubu+ k!%ua&i sakus udara =A&:!o&i9 aru/aru *ang
disu&a* o&!+ sirku&asi u&mona&. "irkulasi sistemik
.2 engalirkan darah ke berbagi organ
02 emenuhi kebutuhan organ yang berbeda
A2 emerlukan tekanan permulaan yang besar
62 Banyak mengalami tahanan
<2 &olom hidrostatik panjang
"irkulasi sistemik dapat dibagi menjadi lima :
.2 5rteri
$inding aorta dan arteri besar mengandung banyak jaringan elastis dan sebagian otot
polos. -aringan arteria ini terisi sekitar .<> dari volume total darah. &arena itu
sistem arteria dianggap sebagai sirkuit yang rendah volumenya tetapi tinggi
tekanannya. &arena si%at dan tekanan ini maka cabang-cabang arteri disebut sirkui
tresistensi.
02 5rteriola
$inding arteriola terdiri dari otot polos dengan sedikit serabut elastis yang sangat
peka dan dapat berdilatasi atau berkontraksi untuk mengatur aliran darah ke jaringan
kapiler. 5rteriola menjadi tempat resistensi utama aliran darah dari seluruh
percabangan arteria. 5kibatnya tekanan pada kapiler akan turun mendadak dan aliran
berubah dari berdenyut menjadi aliran tenang, sehingga memudahkan pertukaran
nutrient pada tingkat kapiler. Pada persambungan antara arteriola dan kapiler
terdapat s%ingter prekapiler yang berada di bawah pengaturan %isiologis yang cukup
rumit.
A2 &apiler
$inding pembuluh kapiler sangat tipis, terdiri dari satu lapis sel endotel. elalui
membran yang tipis dan semipermeabel inilah nutrisi dan metabolit berdi%usi dari
daerah yang konsentrasinya tinggi ke konsentrasinya rendah.
62 4enula4enula ber%ungsi sebagai saluran pengumpul dengan dinding otot yang
relative lemah namun peka. Pada pertemuan antara kapiler dan venula terdapat
s%ingter postkapiler.
<2 4ena
4ena adalah saluran yang berdinding relative tipis dan ber%ungsi menyalurkan darah
dari jaringan kapiler melalui sistem vena, masuk ke atrium kanan. Pembuluh vena
dapat menampung darah dalam jumlah banyak dengan tekanan relati% rendah.
&arena si%at aliran vena yang bertekanan rendah-bervolume tinggi, maka sistem vena
disebut sistem kapasitas.. kira-kira ?<> dari volume darah terdapat dalam sistem
vena.
b. "irkulasi Pulmonal
"irkulasi pulmonal dimulai pada arterri pulmonal yang menerima darah vena yang
membawa campuran oksigen dari ventrikel kanan,Dari ,antung kanan dara+
diomakan k! sirku&asi u&mona&.-antung kanan m!n!rima dara+ *ang miskin
oksig!n dari sirku&asi sist!mik.
$arah di pompakan dari ventrikel kanan ke pulmonal trunk yang mana cabang arteri
pulmonary membawa darah ke paru-paru kanan dan kiri.Pada kapiler pulmonal darah
melepaskan BO0 yang di ekshalasi dan mengambil O0.$arah yang teroksigenasi
kemudian mengalir ke vena pulmonal dan kembali ke atrium kiri.!ekanan berbagai
sirkulasi karena jantung memompa darah secara berulang ke dalam aorta.!ekanan diaorta
menjadi tinggi rata-rata .88 mm7g,karena pemompaan oleh jantung bersi%at
pulsati%,tekanan arteri ber%luktuasi antara systole .08 mm7g dan diastole ;8 mm7g.
"irkulasi Pulmonal
.2 7anya mengalirkan darah ke paru
02 7anya ber%ungsi untuk paru
A2 empunyai tekanan permulaan yang rendah
62 7anya sedikit mengalai tahanan
<2 &olom hidrostatik pendek
#1. -!&askan !ngaturan ada sist!m kardio:asku&!r =Sist!m saraf autonom3 ?
$aror!s!tor dan k!mor!s!tor9
a. "istem sara% otonom adalah serabut-serabut yang mempersara%i sitem krdiovaskuler.
!erdiri dari dua bagian, yaitu sistem parasimpatis dan simpatis dengan e%ek saling
berlawanan dan bekerja bertolak belankang untuk mempengaruhi perubahan pada denyut
jantung.
b. Baroreseptor merupakan salah satu sensor utama yang merupakan komponen-komponen
system sara% otonom, terletak dilengkung aorta dan sinus karotikus. (eseptor ini peka
terhadap peregangan atau perubahan bentuk dinding pembuluh darah akibat tekanan
arteria. "imulasi reseptor ini pada peningkatan tekanan areria memberi aba-aba pada
pusat pengaturan jantung untuk menghambat kegiatan jantung sebaliknya pengurangan
tekanan arteria memulai re%leks kegiatan jantung.
c. &emoreseptor merupakan bagian dari dua sensor utama selain baroreseptor, terletak
didalam badan karotis dan lengkung aorta. (eseptor ini terangsang oleh penurunan kadar
oksigen dalam arteri peningkatan tekanan karbondioksida dan peningkatan kadar-kadar
ion hidrogen. Pengakti%an kemoreseptor akan merangsang pusat pengaturan jantung
untuk meningkatkan kegiatan jantung. 1"ylvia 5.Price I Lorraine .Gilson, 088?2
#1. @aktor aa sa,aka+ *ang m!m!ngaru+i %ardiak outut
,antung
Bardiac output atau bisa juga disebut curah jantung adalah jumlah darah yang
dipompa oleh ventrikel selama satu satuan 7aktu. Burah jantung pada orang dewasa sehat
dengan berat @8 kg normalnya sekitar 6-? L/ menit. )amun sangatg bervariasi, tergantung
kebuttuhan metabolism tubuh. isalnya : pada saat latihan, kehamilan, dan demam curah
jantung meningkat, tetapi ketika tidur, curah jantung menurun. #aktor yang mempengaruhi
cardiac output jantung adalah sebagai berikut :
a. #rekuensi jantung 17(2
.2 ""O
02 7O(O)
b. 4olume "ekuncup 1"42
.2 ,$4/ end diastolic volume
02 ,"4/ end sistolic volume
c. Preload yaitu tenaga yang menyebabkan otot ventrikel meregang sebelum menjalani
eksitasi dan kontriksi.
d. &ontraktilitas intrinsik yaitu tenaga yang di bangkitkan oleh kontraksi miokardium pada
kondisi itu.
e. 5%terload yaitu tekanan yang harus dilawan ventrikel untuk menyemburkan darah
Penurunan curah jantung disebabkan oleh %aktor-%aktor jantung.
a. !amponade jantung
b. Penyakit katup jantung yang berat
c. iokarditis
d. &ekacauan metabolisme jantung
Penurunan curah jantung oleh %aktor peri%er di luar jantung 3 penurunan aliran balik vena.
a. Penurunan volume darah
b. $ilatasi vena akut
c. Penyumbatan vena besar
d. Berkurangnya massa jaringan, terutama berkurangnya massa otot rangka.
Burah jantung tinggi, akibat dari penurunan tahanan peri%er total yang kronis.
a. Beriberi
b. #istula arteriovenosa
c. 7ipertirodisme
d. 5nemia
##. -!&askan faktor/faktor *ang m!m!ngaru+i sist!m Kardio:asku&!r
a. #aktor yang tidak dapat di ubah:
.2 7ereditas 1keturunan2
02 +sia
A2 -enis kelamin
b. #aktor yang bisa diubah
.2 Perubahan lipid serum
02 erokok
A2 $
62 Obesitas
<2 *aya hidup
?2 "ilklus &esehatan
@2 "tress I koping
;2 Perubahan level hemocystein.
#(. $agaimana ros!s t!r,adin*a t!kanan dara+ dan nadi < +!art rat!.
a. )adi
)adi adalah gelombang yang dikirimkan melalui arteri sebagai respon
terhadap dorongan darah dari jantung menuju aorta. 7al ini tidak berhubungan dengan
lewatnya darah di sepanjang arteri. 5liran darah mengaliri tubuh dalam sirkuit yang
kontinu. 'mplus elektris berasal dari nodus sinoatrial 1542 berjalan melalui otot jantung
untuk menstimulasi kontraksi jantung. Pada setiap kontraksi vertikel, darah yang masuk
ke aorta sekitar ?8-@8 ml 1volume sekuncup2. Pada setiap ejeksi volume sekuncup,
dinding aorta berdistensi, menciptakan gelombang denyut yang dengan cepat berjalan
melaui bagian akhir arteri. *elombang denyut bergerak .< kali lebih cepat melalui
aorta dan .88 kali lebih cepat melalui arteri kecil daripada volume darah yang
diejeksikan 1*uyton, .==.2. Pada saat nadi mencapai arteri peri%er, dapat dirasakan
dengan mempalpasi arteri .
4olume darah yang dipompa oleh jantung dalam . menit adalah curah
jantung, hasil dari %rekuensi jantung memompa < L darah per menit
#actor mekanis, neural dan kimia meregulasi kekuatan kontraksi jantung dan
volume secukupnya. !etapi %actor mekanis, neural dan kimia tidak dapat mengubah
volume sekuncup, perubahan %rekuensi jantung akan mengakibatkan perubahan pada
tekanan darah. -ika %rekuensi jantung meningkat, waktu yang dibutuhkan untuk mengisi
jantung menjadi lebih sedikit. -ika %rekuensi jantung meningkat tanpa ada perubahan
pada volume sekuncup, tekanan darah akan menurun. -ika %rekuensi jantung perlahan,
waktu pengisian ditingkatkan dan tekanan darah meningkat. &etidakmampuan tekanan
darah berespon terhadap peningkatan dan penurunan %rekuensi jantung dapat
mengidenti%ikasikan deviasi kesehatan dan dilaporkan pada dokter.
Penyebab nadi yang menjadi lambab, cepat atau tidak regular secara normal
dapat mengubah curah jantung. 1%undamental keperawatan vol .2
b. !ekanan $arah
!ekanan darah menggambarkan interelasi dari curah jantung, tahanan vaskuler
peri%er, volume darah, viskositas darah dan elastisitas arteri. 1%undamental keperawatan
vol .2.
!ekanan darah adalah tekanan desakan darah pada pembuluh darah. 1anatomi
dan %isiologi modern2
!ekanan darah terbesar pada aorta selanjutnya menghilang bersama
mengalirnya darah. engalami peningkatan pada keadaan emosional dan latihan dan
menurun selama tidur. $ua cara pengukuran yang digunakan adalah tahanan sistolik
dan diastolic.
.2 $iastole
a2 $arah berasal dari vena memasuki atrium kanan melalui vena kava superior
dan in%erior.
b2 $arah yang teroksigenisasi mengalir kedalam atrium kiri melalui vena
pulmonalis
c2 &edua katub antriovaskuler 1542 1tricuspid dan mitral2 tertutup dan darah
ditahan masuk dari atrium ke dalam ventrikel
d2 &atub pulmonalis dan aorta tertutup, mencegah darah kembali dari arteria
pulmonalis ke dalam ventrikel kanan dan dari aorta ke dalam ventrikel kiri
e2 &arena darah lebih banyak memasuki atrium, tekanan di atrium meningkat,
katub 54 terbuka dan darah mulai mengalir dari atrium ke dalam ventrikel
02 "istole
a2 $istimulasi oleh nodus sino atrial, dinding atrium berkontraksi, mendorong
seluruh darah dari atrium ke dalam ventrikel.
b2 $inding ventrikel melebar untuk menampung darah tersebut dari arteri dan di
mulai untuk berkontraksi
c2 &arena tekanan di dalam ventrikel lebih besar dari tekanan di atrium, katub
54 tertutup. &orda tendinae mencegah katub terdorong kedalam atrium.
d2 4entrikel terus berkontraksi. &atup pulmonalis dan katup aorta terbuka
dengan peningkatan tersebut
e2 $arah di alirkan dari ventrikel kanan ke dalam arteria pulmonalis dan darah
dari ventrikel kiri di alirkan ke dalam aorta.
%2 &ontraksi otot jantung kemudian berhenti , dan dengan terjadinya relaksasi
otot jantung siklus baru di mulai kembali
$ STRUKTUR .EM$ULUA DARAA
S!butkan dan ,!&askan !mbu&u+ dara+ *ang m!mba7a dara+ k!&uar dari ,antung"
1. .!mbu&u+ Dara+ *ang M!mba7a Dara+ K!&uar dari -antung
a. 5rteri merupakan pembuluh yang bertugas membawa darah menjauhi jantung.
!ujuannya adalah sistemik tubuh, kecuali a.pulmonalis yang membawa darah menuju
paru untuk dibersihkan dan mengikat oksigen.
19 Art!ri %oronaria d!Btra
5rteri coronaria de9tra berasal dari sinus anterior aortae dan berjalan ke
depan di antara trunkus pulmonalis dan aurikula de9tra. 5rteri ini berjalan turun
hamper vertical didalam sulcus antrioventriculare de9tra, dan pada pinggi in%erior
jantung pembuluh ini melanjut ke posterior sepanjang sulcus antrioventricularis
untuk beranastomosis dengan arteria coronaria sinistra di dalam sulcus
interventricularis posterior. Babang-cabang arteri coronaria de9tra berikut ini
mendarahi atrium de9trum dan ventriculus de9ter, sebagian dari atrium sinistru
dan ventriculus sinister, dan septum antrioventriculare.
#9 Art!ri %oronaria sinistra
5rteri coronaria sinistra biasanya lebih besar dibandingkan dengan arteri
coronaria de9tra. endarahi sebagian besar jantung termasuk sebagian besar
atrium sinister, ventriculus sinister, dan septum ventriculare. 5rteria ini berasal
dari posterior kiri sinus aortae ascenden dan berjalan ke depan diantara trunkus
pulmonalis dan auricular sinistra kemudian pembuluh ini berjalan di sulcus
atrioventricularis dan bercabang dua menjadi ramus interventricularis anterior dan
ramus circum%le9us. 5rteria coronaria sinistra mendarahi hamper semua
ventriculus sinister, sebagian kecil ventriculus de9ter sebelah kanan sulcus
interventricularis, 0/A anterior septum ventriculare, hamper seluruh atriumkiri,
cabang berkas kanan dan cabang berkas kiri vasciculus atrioventricularis.
5rteri terbesar yang ada dalam tubuh adalah aorta, yang keluar langsung dari
ventrikel kiri jantung.5rteri ini mempunyai dinding yang kuat dan tebal tetapi si%atnya
elastis dan terdiri dari tiga lapisan yaitu :
.2 !unika intima 1 interna 2.
Jaitu lapisan yang paling dalam sekali yang berhubungan darah dan terdiri dari
jaringan endotel
02 !unika media
Jaitu lapisan tengah yang terdiri dari jaringan otot yang si%atnya elastis dan
termasuk otot polos.
A2 !unika eksterna 1 adventisima 2
Jaitu lapisan yang paling luar sekali terdiri dari jaringan ikat gembur yang
berguna menguatkan dinding arteri.
b. 5orta
Pembuluh nadi besar disebut juga aorta. Pembuluh ini berhubungan langsung dengan
bilik kiri, sehingga membawa darah kaya O0 yang akan dibawa ke seluruh tubuh,
bagian kepala maupun bagian bawah dari organ tubuh. Pembuluh nadi lain yang
berhubungan dengan bilik kanan adalah arteri pulmonales, yaitu mengangkut darah
yang kaya BO0 . Pembuluh ini menghubungkan darah menuju organ paru-paru kiri
dan kanan. *as BO0 di dalam paru-paru akan dilepaskan dan diganti dengan O0 yang
kemudian dibawa menuju jantung.
c. 5rteriola
Pembuluh ini merupakan cabang arteri yang berhubungan langsung dengan kapiler.
Pada kapiler ini akan terjadi pertukaran gas, kemudian dari kapiler ini darah akan
kembali ke jantung melalui venula dan dibawa ke pembuluh balik 1vena2.
d. &apiler
.2 !empat pertukaran Lat antara darah dan jaringan.
02 Pertukaran Lat di kapiler terjadi scr di%usi.
A2 $inding kapiler yg hanya selapis endotel memungkinkan terjadinya pertukaran Lat.
62 (angkaian arteriol-kapiler-venula: mikrosirkulasi/ terminal vascular bed
<2 5liran darah di kapiler paling lambat karena total luas penampang kapiler paling
besar
S!butkan bagian/bagian struktur !mbu&u+ dara+ diatas"
S!butkan dan ,!&askan !mbu&u+ dara+ *ang m!mba7a dara+ masuk k! ,antung"
4ena adalah saluran saluran yang berdinding relative tipis dan ber%ungsi
menyalurkan darah dari jaringan kapiler melalui system vena masuk ke atrium kanan.
4ena merupakan pembuluh pada sirkulasi sitemik yang paling dapat meregang sekitar
?6> volume darah total terdapat dalam system vena.
4ena-vena besar thora9
a. 4.Brachiocephalica
4.Brachiocephalica de9tra dibentuk pada pangkal leher oleh gabungan vena
subclavia de9tra dan vena jugularis interna de9tra. 4.Brachiocephalica simistra
mempunyai asal yang sama. 4.Brachiocephalica simistra berjalang miring
kebawah dan kanan dibelakang manubrium sternum dan didepan cabang-cabang
besar arcus aorta dan bergabung dengan vena Brachiocephalica de9tra untuk
membentuk vena cava superior
b. 4ena cava superior
erupakan vena besar yang menerima darah dari bagian atas leher dan kepala
yang dibentuk dibentuk oleh persatuan dua vena Brachiocephalica yang masuk ke
dalam atrium de9tra. 4ena aLigos bersatu pada permukaan posterior vena kava
superior sebelum masuk ke pericardium
c. 4ena-vena aLygos
!erdiri atas vena 5Lygos utama, vena 7emiaLygos, dan 4ena hemiaLygos
accesoria. Pembulu-pembuluh ini mengalirkan darah dari bagian-bagian posterior
spatium intercostale, dinding posterior abdomen, pericardium, diaphragma,
bronchi, dan oesopagus.
.2 4ena 5Lygos
Pembuluh ini naik keatas melalui hiatus aorticus pada dia%ragma pada sisi
kanan aorta samapi setinggi veterbra toracica 4. $isini pembuluh ini
melengkung kedepan diatas radi9pulmonalis dan bermuara kedalam
permukaan posterior vena cava superior.
02 4ena 7emiaLygos
4ena ini naik keatas melalui crus simistrum dia%ragma, dan kira-kira setinggi
vertebra thoracica 4''' membelok kekanan dan bergabung dengan vena
aLygos. 4ena ini menerima darah dari beberapa venae intercostales sinistra
dan venae mediastinales.
A2 4ena 7emiaLygos accessoria
vena ini dibentuk oleh gabungan dari empat sampai delapan venae
intercostales. $an bergabung dengan vena aLygos setinggi vertebra thoracica
4''.
d. 4ena cava in%erior
4ena cava in%erior 1pembuluh balik besar bawah2 adalah pembuluh darah yang
menerima darah dari badan dan kedua kaki. $arah yang dibawa oleh pembuluh
darah jenis ini mengandung banyak BO
0.
e. 4ena pumonalis.
$ua vena pulmonalis yang meninggalkan paru-paru membawa darah
teroksigenasi 1banyak mengandung oksigen2 dan masuk keatrium sinistra jantung.
%. 4enula
Ber%ungsi sebagai saluran pengumpul dan terdiri dari sel-sel endotel dan jaringan
%ibrosa.
g. "inus coronaries
"inus coronaries adalah vena utama jantung. erupakan pipa vena yang lebar,
berjalan dari kiri ke kanan di dalam pars posterior sulkus koronarius. "inus
koronarius menerima vena cordis magna pada pada ujung kirinya dan vena cordis
media serta vena cordis parva pada ujung kanannya. "inus coronaria juga
menerima muara vena posterior ventrikel sinistra dan vena marginal sinistra.
h. 4ena cordis magna
5dalah anak cabang utama sinus koronarius. Bagian pertamanya adalah vena
interventrikel anterior yang berasal dari dekat apek cordis, lalu berjalan asendens
bersama ramus interventrikel anterior cabang arteri koronaria sinistra. Pada ulkus
coronarius vena ini membelok ke kiri, dan bagian keduanya ini berjalan mengitari
sisi kiri jantung bersama dengan ramus sirkum%leksus arteri coronaria sinistra
untuk kemudian mencapai sinus koronarius. $engan demikian aliran darah vena
dan aliran darah arteria menjadi searah. 4ena cordis magna mengalirkan darah
vena yang berasal dari daerah-daerah jantung yang dipasok oleh arteri coronaria
sinistra.
i. 4ena cordis parva
4ena cordis parva merupakan vena jantung yang yang mengikuti perjalanan
ramus marginal de9tra dari arteri coronaria de9tra. 4v. cordis media dan parva
membawa darah venosa yang berasal dari hampir semua daera jantung yang
biasanya dipasok oleh arteria coronaria de9tra.
j. 4ena cordis media 1 vena interventrikuler posterior 2
4ena cordi media adalah vena jantung yang mengikuti ramus interventrikel
posterior.
k. 4ena obligua atrii sinistri 1 vena marshall 2
4ena ini berjalan desendens pada dinding posterior atrium sinistra lalu bergabung
dengan vena cordis magna membentuk bagian awal sinus koronarius. 4ena
marshall adalah sisa embrionaldari vena kardinalis komunis sinistra, yang
biasanya mengalami atro%i pada masa %etal, tapi kadang-kadang masih dijumpai
juga pada masa dewasa.
*ambar "truktur Pembuluh darah
Bagian-bagian struktur pembuluh darah
a. -unica adventitia
!erdiri atas jaringan ikat yang kebanyakan unsurnya tersusun sejajar sumbu
panjang pembuluh 1memanjang2. Berbatasan dengan tunika media mungkin
terdapat tunika elastikan eksterna yang jelas. !ata bangun dan ketebalan relati% dari
setiap lapisan tergantung pada jenis dan ukuran pembuluh.
b. -unica media
!erdiri atas sel otot polos yang tersusun melingkar. "erat-serat elastin dan kolagen
dalam jumlah yang beragam terselip di antara sel-sel otot polos.
c. -unika intima
Lapisan dalam dari pembuluh darah, yang terbentuk dari sel-sel epitel yang
dibungkus dengan serat-serat elastik longitudinal dan jaringan penyambung. !erdiri
atas selapis sel endotel di sebelah dalam, diluarnya diliputi oleh lapisan subendotel
yang merupakan jaringan ikat %ibroelastis halus, dan yang paling luar berupa sabuk
serat elastis yang disebut membran elastika interna yang mungkin tidak terdapat
pada pembuluh darah lain.
d. *onnective tissue
"ebagai pengantar darah ke dalam cabang-cabang kecil sistem buluh darah.
e. +.ternal elastic lamina
embran elastik ber%enestrasi yang membentuk komponen paling dalam dari tunika
adventisia arteri. emisahkan tunika media dari tunika adventisia atau di luarnya.
f. #nternal elastic lamina
embran elastika ber%enestrasi yang membentuk komponen paling luar dari tunika
intima arteri. Lamina elastika interna sangat jelas dan membentuk sabuk tebal
berjendela yang terdiri atas jalinan padat serat elastin
g. Smooth muscle cells
empunyai cabang-cabang sitoplasma dan umumnya tersusun memanjang.
$ikelilingi oleh sedikit jaringan ikat yang menyatu dengan jaringan ikat organ
disekitarnya
h. +ndothelium
Lapisan sel epitel yang melapisi rongga jantung dan pembuluh darah serta lim%e dan
rongga serosa tubuh. elapisi lumen dari pembuluh darah dan merupakan bagian
utama dindingnya.
STRUKTUR DARAA DAC @UCGSI DARAA $ERKAITAC DECGAC OKSIGECASI
Dara+ m!ruakan ,aringan kon!ktif *ang m!mi&iki ( fungsi utama *aitu"
!ransportasi, (egulasi dan proteksi. "alah satu Lat yang ditransportasikan melalui darah
adalah oksigen. -elaskan mekanisme transportasi oksigen dan peran darah dalam transportasi
tersebut.
.. &omponen $arah terdiri dari:
a. "el darah merah 1eritosit2
b. "el darah putih 1leukosit2
c. &eping darah 1trombosit2
0. &omponen darah yang berperan dalam transport oksigen
"el darah merah 1eritrosit2, merupakan sel yang telah berdi%erensiasi jauh dan mempunyai
%ungsi khusus untuk transpor oksigen. Berbentuk seperti cakram 3bikonka%, dan bila di
lihat dalam bidang datar bentuknya bundar. "el darah merah berdiameter sekitar @,?
mikron atau mikrometer dan tebalnya .,= mikrometer.
A. "truktur sel darah merah 1eritrosit2
&andungan eritrosit adalah senyawa kimia terdiri dari suatu lipid dan kompleks protein
koloid, terutama hemoglobin, yang tidak hanya menyebabakan warna eritrosit menjadi
merah, tetapi ikut menentukan bentuk eritrosit.
a. Pembentukan hemoglobin
ula- mula suksinil- &o 5 yang dibentuk dalam siklus krebs berikatan dengan
glisin untuk membentuk molekul pirol . &emudian 6 pirol bergabung untuk
membentuk protopor%irin 'M yang kemudian bergabung dengan besi untuk
membentuk molekul heme. 5khirnya setiap molekul heme bergabung dengan
rantai polipeptida panjang, yaitu globin yang disintesis oleh ribosom, membentuk
suatu sub unit hemoglobin yang disebut rantai hemoglobin. 6 rantai hemoglobin
ini selanjutnya akan berikatan longgar satu sama lain untuk membentuk molekul
hemoglobin yang lengkap.karena setiap rantai hemoglobin mempunyai sebuah
gugus prostetik heme yang mengandung satu atom besi, dan karena adanya 6
rantai hemoglobin disetiap molekul hemoglobin, sehingga dapat ditemukan
adanya atom besi berjumlah 6 pula."etiap atom besi ini dapat berikatan longgar
dengan satu molekul oksigen sehingga empat molekul oksigen dapat diangkut
oleh setiap molekul hemoglobin.
b. etabolisme 7,,
7,,, *+*+" P(O"!,!'& hemoglobin dan sejumlah protein lain, merupakan
anggota kelompok senyawa berwarna yang dinamakan por%irin. 7eme merupakan
por%irin yang terbanyak pada metabolisme manusia dan satu-satunya por%irin yang
%ungsinya diketahui.
Biosintesis 7eme 1BolbyD.=;;2:
.2 Pembentukan unit pirol monometer
02 &ondensasi 6 unit pirol untuk membentuk polimer siklik
A2 odi%ikasi rantai samping
62 Oksidasi cincin untuk
c. Oksigenasi hemoglobin disertai dengan perubahan kon%ormasi di dekat gugus
7eme
Pada oksigenasi, atom besi dioksihemoglobin bergerak ke dalam bidang cincin
heme. *erakan ini diteruskan kepada bagian proksimal histidin bergerak ke arah
bidang cincin tersebut, dan kepada residu asam amino yang melekat pada 7is #;.
6. #ungsi "el $arah erah
#ungsi utama sel darah merah1eritrosit2 adalah pengangkutan hemoglobin, yang
selanjutnya mengangkut oksigen dari paru-paru ke jaringan. -ika hemoglobin terbebas
dalam plasma manusia,kira-kira A> dari hemoglobin tersebut bocor melalui membran
glomerulus ginjal masuk ke dalam %iltrat glomerulus setiap kali darah melewati kapiler.
Oleh karena itu, agar hemoglobin tetap berada dalam aliran darah manusia, hemoglobin
harus tetap berada di dalam sel darah merah.
"elain mengangkut hemoglobin, sel darah merah juga mempunyai %ungsi lain.
Bontohnya, sel tersebut mengandung sejumlah besar karbonik anhidrase, suatu enLim
yang mengatalisis reaksi reversibel antara karbondioksida 1BO
0
2 dan air 17
0
O2 untuk
membentuk asam karbonat 17
0
BO
A
2, yang dapat meningkatkan kecepatan reaksi ini
beberapa ribu kali lipat. Bepatnya reaksi ini membuat air dalam darah dapat mengangkut
sejumlah besar BO
0
dalam bentuk ion bikarbonat 17BO
A
-
2 dan jaringan ke paru-paru. $i
paru-paru ion tersebut diubah kembali menjadi BO
0
dan dikeluarkan ke dalam atmos%er
sebagai produk limbah tubuh.
a. -umlah hemoglobin dalam sel
b. Pembentukan sel darah merah
Proeritroblas eritroblas baso%ileretroblas polikromato%ileritroblas
ortrokromatikretikulositeritrosit
c. Oksigenasi jaringan
"etiap keadaan yang menyebabkan penurunan transportasi sejumlah oksigen ke jaringan
biasanya akan meningkatkan kecepatan produksi sel darah merah. -adi,bila seseorang
menjadi anemis akibat adanya perdarahan atau kondisi lainnya, maka sumsum tulang
belakang segera memulai produksi sejumlah besar sel darah merah. "elain itu, bila terjadi
kerusakan pada sebagian besar sumsum tulang akibat sebab apapun, terutama oleh terapi
dengan sinar-M, akan mengakibatkan hiperplasia sumsum tulang yang tersisa, dalam
usahanya untuk memenuhi kebutuhan sel darah merah dalam tubuh.
<. ekanisme transportasi oksigen:
"istem pengangkut O
0
ditubuh terdiri atas paru dan sistem kardiovaskuler.
Pengangkutan O
0
menuju jaringan tertentu bergantung pada jumlah O
0
yang masuk
kedalam paru, adanya pertukaran gas di paru yang adekuat, aliran darah yang menuju
jaringan, dan kapasitas darah untuk mengangkut O
0
. 5liran adarah bergantung pada
derajat konstriksi jalinan vaskular di jaringan serta curah jantung. -umlah O
0
didalam
darah ditentukan oleh jumlah O
0
yang larut, jumlah hemoglobin dalam darah, dan a%initas
hemoglobin terhadap O
0
.
!ekanan Oksigen dan &arbondioksida dalam paru, darah dan jaringan:
a. !ranspor oksigen dalam darah
b. $i%usi oksigen dari kapiler ke dalam cairan interstisial
c. $i%usi oksigen dari kapiler ke sel
d. $i%usi karbondioksida dari sel jaringan ke dalam kapiler jaringan dan dari kapiler
paru ke dalam alveoli
!ranspor oksigen dalam darah
a. ,moglobin *abungan reversibel antara hemoglobin dan oksigen
b. ,%ek hemoglobin untuk dapar PO
0
oksigen jaringan
c. !ranspor oksigen dalam keadaan terlarut
R!aksi A!mog&obin dan Oksig!n
$inamika reaksi hemoglobn dengan O
0
menjadikannya sebagai pembawa O
0
yang sangat
tepat. 7emoglobin adalah protein yang dibentuk dari empat sub unit, masing-masing
mengandung gugus 7, 17eme2 yang melekat pada sebuah rantai polipeptida. Pada orang
dewasa, sebagian besar
ok
SEVEC -UM.
*ase Study % Blunt *hest -rauma
/ay 0 5n .;-year-old male was thrown 08-A8 meters %rom the rearseat o% a car when it
rolled. On admission appro9imately 6< minutes later, his *lasgow Boma "cale score was .6, and
hewas complaining o% right chest pain with dyspnea and hemoptysis. 5 %ractured clavicle and
subcutaneous air with decreased breath sounds were noted on the right side. 5bdominal
tenderness was %ound. 5 A0 # intercostal drain was inserted in the right side o% the chest to
relieve a hemothora9 and pneumothora9. G it hin .< m inut es t he pat ient Ns condit ion had
deteriorated and intubation became necessary. $uring intubation dark red %oam was seen to %low
%rom the laryn9. 7e was manually ventilated with .88> o9ygen and .< cm 70O P,,P with an
initial good response. 7e was subseKuently placed on mechanical ventilation with P,,P.
Gangguan .!rnafasan .a&iatif
*angguan Perna%asan 5kut
Pengkajian jalan na%as pasien dapat dengan cepat dilakukan dengan pendekatan Look,
Listen and Feel. 5pabila ada sumbatan pada jalan na%as maka pemeriksaan lebih lanjut harus
dilakukan untuk mengatasi sumbatan dan meyakinkan kepatenan dan kebersihan jalan na%as
pasien. 5da A tehnik dasar yang dapat dilakukan untuk meningkatkan kepatenan jalan na%as bila
sumbatan disebabkan oleh lidah jatuh dan struktur saluran perna%asan atas lainnya.
.. "ebutkan A teknik dasar membukia jalan napasO
a. Bhin li%t
!indakan mengangkat dagu.
b. 7ead till
!indakan menekan dahi.
c. -aw thrust
!indakan mengangkat sudut rahang bawah.
!im 5J*$ ..;. Buku Panduan B!-ds. Penerbit : Jayasan 5mbulans *awat
$arurat..;.
$ari ketiga tehnik diatas, GARIS $ADAAI mana yang seharusnya digunakan
pada pasien yang dicurigai atau mengalami cedera cervical.
0. "ebutkan tanda-tanda pasien yang dicurigai mengalami cedra cervicalO
a. 5da luka
b. Penyumbatan jalan napas
c. $eviasi perubahan bentuk trakea
d. "ukar bicara
&etika jalan na%as sudah terbuka, pemakaian airway adjunct sangat berman%aat untuk
menjaga jalan na%as. 5da 0 tipe airway adjunct, yaitu:
a Oropharingeal airway 1 *uedel 2
b )asopharingeal airway
&edua tipe airway adjunct diatas memiliki ukuran yang berbeda-beda, oleh karena itu
sebelum digunakan harus diukur terlebih dahulu mana yang sesuai dengan pasien.
Pemilihan tipe airway yang cocok pada pasien tergantung pada kondisi atau tingkat
kesadaran pasien. Pada kondisi tertentu tipe yang satu mungkin lebih baik dibandingkan
yang lain.
A. Lengkapi tabel di bawah ini untuk meyakinkan bahwa anda mengetahui bagaimana cara
menentukan ukuran, indikasi, dan kontra indikasi dari masing-masing tipe airway
adjunctO
!ipe Bara engukur 'ndikasi &ontra indikasi
Oropharingeal engukur dengan
cara menghitung
jarak dari garis
tengah bibir ke
Pada pasien tidak
sadar tanpa re%lek
muntah.
Obstruksi jalan
napas lengkap akan
terjadi jika saluran
udara terlalu
sudut rahang dan
dari daun telinga ke
sudut mulut.
panjang karena
dapat menekan
kleplekum
1epiglotis2 terhadap
pintu masuk laring.
)asopharingeal Panjang tabung
harus setara dengan
panjang dari ujung
hidung ke tragus
telinga. $iameter
harus sedikit lebih
kecil daripada
diameter lubang
hidung.
Pada pasien yang
masih memiliki
re%leks muntah.
$istensi lambung
dan hipoventilasi
akan terjadi jika
tabung terlalu
panjang dan masuk
ke tenggorokan.
http://%irst-aid.suite.8..com/airway-management
6. "ebutkan metode pemberian oksigen, persentase oksigen atau %low rate tiap metode, serta
keuntungan dan kerugiannyaO
etode #low (ate
1L/mnt2
Persentase O0 &euntungan &erugian
&anul .-0
A-<
?
0A-A8
A8-68
60
(ingan,
nyaman, murah,
dapat
digunakan saat
makan dan
aktivitas.
&ekeringan
mukosa nasal
beragam.
&ateter .-? 0A-60 urah.
beragam,
membutuhkan
penggantian
yang sering
1tiap ; jam2,
dapat terjadi
distensi
lambung.
asker, simpel ?-; 68-?8 udah untuk
digunakan,
murah.
!idak terpasang
dengan baik,
beragam,
harus dilepas
ketika malam.
asker,
bernapas
kembali
sebagian
;-.. <8-@<
&onsentrasi
sedang.
7angat, tidak
terpasang
dengan baik,
harus dilepas
ketika makan.
asker, tidak
bernapas
kembali sama
sekali
.0 ;8-.88
&onsentrasi
tinggi.
!idak terpasang
dengan baik.
asker, venturi 6-?
?-;
06, 0?, 0;
A8, A<, 68
emberikan
kadar suplemen
rendah.
tepat,
tersedia
humiditas
7arus dilepas
ketika makan.
tambahan.
asker, aerosol ;-.8 A8-.88 7umiditas baik,
akurat.
!idak nyaman
untuk beberapa
orang.
&erah
trakeostomi
;-.8 A8-.88 7umiditas baik,
nyaman
cukup tepat.
!-piece, Briggs ;-.8 A8-.88 "ama seperti
collar
trakeostomi.
Berat karena
selang.
#ace tent ;-.8 A8-.88 7umiditas baik,
cukup
akurat.
!erlalu besar
dan tidak
praktis.
Brunner I "uddarth.0880.Buku 5jar &eperawatan edikal
Bedah.vol...hal.?66.-kt:,*B.
<. Berapa persentase oksigen yang harus dikeluarkan oleh penolong saat memberikan
bantuan napas mouth to mouthF
a. emberikan hembusan napas sebanyak dua kali hembusan.
b. !iap kali hembusan adalah .,<-0 detik.
c. 4olume udara yang dihembuskan adalah @88-.888 ml 1.8 ml/kg2 atau sampai dada
kanan.
d. &onsentrasi yang diberikan adalah .?-.@>.
4. .ada kondisi t!rt!ntu3 bantuan naas mout+ to mout+ tidak dian,urkan. -!&askan
a&asann*a m!ngaa +a& t!rs!but tidak bo&!+ di&akukan8
a. 5danya cidera pada tulang rahang dan gigi.
b. 5danya cidera pada bibir.
c. 5danya luka pada punggung.
d. ulut korban tidak bisa terbuka
5. M!nurut anda3 bag :a&:! mask :!nti&ation a&ing baik di&akukan o&!+ satu atau dua
orang' $!rikan rasiona& ,a7aban anda8
Bag valve mask ventilation paling baik dilakukan oleh dua orang dimana satu penyelamat
untuk memegang masker untuk wajah pasien dengan kedua tangan dan masker
memastikan segel, sementara penyelamat yang lain meremas tas atau ambu bag.
Pada beberapa kasus, masalah airway tidak dapat hanya diselesaikan dengan
menggunakan tehnik membuka jalan na%as dan alat bantu na%as sederhana. 7al ini
biasanya terjadi pada pasien yang membutuhkan bantuan na%as dalam jangka waktu yang
lama. ,ndotracheal tube 1 ,!! 2 merupakan salah satu alat yang lebih aman dalam
menjaga kepatenan jalan na%as dan ventilasi. Pemasangan ,!! hanya boleh dilakukan
oleh dokter dan perawat yang telah mengambil training sebelumnya. )amun, ketika di
lahan praktek mahasiswa dapat diminta untuk memberikan bantuan dalam melaksanakan
prosedur t ersebut . ,!! m erupak an Pg old st andar dP dalam memberikan dan
menjaga kebersihan dan keamanan jalan na%as 1airway 2. Oleh karena itu, mahasiswa
harus mengetahui dan mengenal alat-alat yang digunakan untuk pemasangan ,!!.
.. !n. B umur 6; tahun datang ke +*$ (" Permata dengan keluhan )yeri dada
sebelah kiri menjalar sampai ke rahang, keluhan nyeri mulai timbul 0 jam yang lalu,
dengan durasi 0< menit, keluar keringat dingin, mual dan muntah 0 kali. 7asil !!4: !$
.68/=8 mm7g, )adi =6 9/mnt, (( 0? 9/mnt, !roponin ! positi%, hasil ,B* terdapat "!
elevasi di lead '',''', a4#. Pertanyaan:
.. Lengkapi pengkajian data diatas
0. Lakukan asuhan keperawatan pada !n.B secara
komprehensi%
A. "usunlah laporan mulai dari pengkajian, analisa data
diagnosa keperawatan, prioritas masalah dan rencana keperawatan.