Anda di halaman 1dari 17

PRINSIP

PENYUSUNAN
ANGGARAN
Pembangunan Kesehatan yang merupakan salah
satu upaya penunjang Pembangunan Nasional,
dibutuhkan tersedianya sumberdaya manusia yang
tangguh, mandiri serta berkualitas, dengan
desentralisasi memmberlkan wewenang kepada
Kabupaten/Kota untuk menentukan sendiri
prioritas pembangunan kesehatan daerahnya
sesuai kemampuan, kondisi dan kebutuhan
setempat, sehingga diharapkan mampu
melakukan perencanaan kesehatan dan dapat
memecahkan masalah kesehatannya sendiri,
metode perencanaan dan penganggaran yang tepat
akan dapat memberikan dampak pada
perencanaan dan penganggaran yang dihasilkan,
oleh karena anggaran yang diserahkan dari
Pemerintah Pusat dalam bentuk block grant,
dengan demikian kualitas perencanaan dan
penganggaran kesehatan serta efektifitas advocacy
mentadi sangat menentukan alokasi anggaran
yang akan diperoleh dinas kesehatan, dimana akan
menentukan pelaksanaan operasional program
dalam kegiatan tahun berlalan.
Pernyataan mengenai
estimasi kinerja yang
hendak dicapai selama
periode waktu tertentu
yang dinyatakan dalam
satuan moneter.
Berisi rencana kegiatan yang
direpresentasikan dalam
bentuk perolehan
pendapatan dan belanja
dalam satuan moneter.
berlaku untuk jangka waktu
tertentu yang akan datang.
3.
Alat Kebijakan Fiskal
6.
Alat Motivasi
2.
Alat Pengendalian
1.
Alat Perencanaan
5.
Alat Penilaian Kinerja
4.
Alat Koordinasi dan
Komunikasi
1. Anggaran Operasional
Digunakan untuk membiayai kebutuhan
sehari-hari dalam menjalankan
organisasi (Belanja Rutin).
2.Anggaran Modal
Pembelanjaan untuk harta tetap.
Otorisasi dari Legislatif
Komprehensif
Keutuhan Anggaran
Termanfaatkan secara ekonomis, efisien, dan
efektifitas
Periodik
Akurat
Jelas
Diketahui oleh para stakeholder
Tahap Persiapan
Tahap Ratifikasi
Tahap Implementasi
Tahap Pelaporan dan Evaluasi
Struktur Anggaran Struktur Anggaran
Pendapatan Pendapatan
Belanja Belanja
Pembiayaan Pembiayaan
1. Dinyatkan dalam satuan uang
2. Umumnya mencakup kurun waktu satu
tahun
3. Mengandung komitmen manajemen.
4. Usulan anggaran ditinjau dan disetujui
oleh pejabat yang lebih tinggi dari
pelaksana anggaran
5. Anggaran yang telah disetujui hanya
dapat diubah dalam kondisi dan
keadaan khusus
6. Secara berkala dilakukan
pembandingan antara reaisasi dengan
anggaran.
Didasarkan dan digunakan untuk
mengukur kinerja dalam pencapaian tujuan
dan sasaran pelayanan publik.
Penekanan pada konsep value for money
dan pengawasan atas kinerja output.
Mengutamakan mekanisme penentuan dan
pembuatan prioritas tujuan serta
pendekatan yang sistematik dan rasional
dalam proses pengambilan keputusan
Teknik Teknik
Penganggaran Penganggaran
Performance Budgeting Performance Budgeting
Anggaran berdasarkan kinerja Anggaran berdasarkan kinerja
Zero Based Budgeting Zero Based Budgeting
Anggaran yang tdk berkaitan dengan Anggaran yang tdk berkaitan dengan
Anggaran sebelumnya Anggaran sebelumnya
1
2
Planning, Programming, and Planning, Programming, and
Budgeting System (PPBS) Budgeting System (PPBS)
3
ALOKASI
ANGARAN
KESEHATAN
2006
KEBUTUHAN OBAT DI RS : PT ASKES
BEKERJASAMA DNG INSTANSI FARMASI/
APOTIK,
MENGGUNAKAN OBAT GENERIK, MASIH
DIMUNGKINKAN DNG DAN atas
PERSETUJUAN KomDIK
APABILA TERJADI MASALAH DILUAR
KETENTUAN MENJADI TANGGUNG JAWAB
PEMDA/RS
APABILA TERJADI KETIADAAN OBAT DI RS PT
ASKES BER TANGGUNG JAWAB DENGAN
MELAKUKAN KOORDINASI PADA PIHAK
TERKAIT
2007:
RS BERTANGNGGUNG JAWAB TERHDP KEBUTUHAN YANKES RS
SEPENUHNYA MENGGUNAKAN FORMULARIUM OBAT
ASKEKSIN
APABILA TERJADI MASALAH DILUAR FORMULARIUM
MENJADI TANGGUNG JWB RS/PEMDA
PELAYANAN OBAT RAWAT INAP DI RS MENERAPKAN
ONE DAY DOSE DISPENSING
INSTALASI FARMASI/APOTIK RS DAPAT MENGGANTI
OBAT DNG OBAT-OBATAN YANG JENIS DAN
HARGANYA SEPADAN
APABILA TERJADI KETIADAAN OBAT DI RS MAKA RS
BERTANGGUNG JAWAB DNG MELAKUKAN
KOORDINASI DNG PIHAK TERKAIT
STAKEHOLDER :
- DALAM PENETAPAN MASYARAKAT/ KELUARGA MISKIN
MASIH RANCU
- MASIH TERJADI PENYIMPANGAN DALAM MENETAPKAN
YANG BERHAK MENDAPAT ASKESKIN
GAKIN :
-TIDAK SEMUA MEMILIKI KARTU ASKESKIN
- PROSEDUR LAMA
- BANYAK KARTU LAIN : SKTM,SLT, PKH, RASKIN
- JARAK TEMPAT TINGGAL KE UNIT PELAYANAN
- BIAYA TRANSPORTASI
- HARUS MENINGGALKAN PEKERJAAN UNTUK BEROBAT
- TIDAK MEMAHAMI HAK DAN KEWAJIBANNYA
RUMAH SAKIT :
- OBAT DI LUAR PAKET
- ANJURAN MEMBUAT SKTM BILA PASIEN TIDAK MAMPU
BAYAR
- PETUGAS KURANG MEMAHAMI ADMINISTRASI
PT. ASKES
-LAMANYA WAKTU KLAIM, GOOD GOVERNANCE KURANG
BERJALAN,
-LOAD TERLALU TINGGI KURANG SESUAI KEMAMPUAN
PUSAT
-TIDAK TEPAT WAKTU PELAKSANAAN, KONTROL LEMAH
PEMDA
-Tidak banyak telibat dan belum banyak difungsikan