Anda di halaman 1dari 27

Khoirunnisah (125080400111046)

Ersa Nanda Aulia (125080400111050)


Bela Sukmasari (125080400111062)
Dimas Triyono H (125080400111065)
Maya Rosalia S (125080400111074)
Rifqi Nur Amali (125080400111075)
Makmun (125080400111078)
Zamroni (125080400111080)


PENAWARAN TERHADAP TENAGA KERJA adalah
hubungan antara tingkat upah dan jumlah satuan pekerja yang
disetujui oleh pensuplai untuk ditawarkan.

KEPUTUSAN TENAGA KERJA
Adalah suatu keputusan yang mendasar tentang
bagaimana seseorang menghabiskan waktu.



Asumsi
Waktu Kerja
Makan
(1 jam)
Tidur
(6 jam)
Keadaan lain
(1 jam)
Waktu untuk bekerja kurang lebih 16 jam

analisis ekonomi mikro
dengan berbagai elemen
yang berbeda
New Homes
Economics

Elemen - elemen
Terdapat empat(4) elemen
yang termasuk dalam New
Homes Economics.
Menurut ehrenberg (1994)


Pasal 77 ayat 1, UU No.13/2003 mewajibkan setiap
pengusaha untuk melaksanakan ketentuan jam
kerja. Ketentuan jam kerja ini telah diatur dalam 2
sistem seperti yang telas disebutkan diatas yaitu:
- 7 jam kerja dalam 1 hari atau 40 jam kerja
dalam 1 minggu untuk 6 hari kerja dalam
1 minggu; atau
- 8 jam kerja dalam 1 hari atau 40 jam kerja
dalam 1 minggu untuk 5 hari kerja dalam 1
minggu.

Jumlah penduduk yang masih sekolah
Jumlah penduduk yang mengurus rumah tangga
Tingkat penghasilan keluarga
Struktur umur
Tingkat upah
Tingkat pendidikan
Kegiatan ekonomi

Rata-rata TPAK bagi wanita yang berumur lebih dari 16
tahun di Amerika Serikat tahun 1900 - 1988

Tahun Single Janda/Cerai Menikah
1900 45,90 32,50 5,60
1950 53,60 35,50 21,60
1980 64,40 43,60 49,80
1988 67,70 46,20 56,70
Rata-rata TPAK bagi laki-laki yang berumur lebih dari 14
tahun di Amerika Serikat tahun 1900-1992


Tahun 14-15 16-19 20-24 25-44 45-64 Over 65
1900 61,10 91,70 96,30 93,30 68,30
1950 39,90 63,20 82,80 92,80 87,90 41,60
1980 60,50 85,90 95,40 82,20 19,10
1992 56,70 85,20 94,80 81,50 16,30
Permintaan terhadap barang adalah fungsi dari :

Kemampuan membeli barang
Tingkat kemakmuran seseorang
Sekumpulan kesukaan seseorang
Efek Pendapatan Murni
Tingkat pemanfaatan
waktu luang tinggi





Tingkat pemanfaatan
waktu luang rendah
Analisa Pilihan Waktu Luang
Waktu Luang
(jam)
P
e
n
d
a
p
a
t
a
n

p
e
r

h
a
r
i

(
$
)

P
e
n
d
a
p
a
t
a
n

p
e
r

h
a
r
i

(
$
)

Waktu Luang
(jam)
U
p
a
h

(
$
)

Waktu Santai (jam)
U
p
a
h

(
$
)

Jam Kerja (jam)
Curahan Jam Kerja adalah jumlah jam kerja yg dilakukan
oleh buruh untuk melakukan pekerjaan di pabrik, rumah,
dan sambilan.
Alokasi
Waktu
Sosial-
ekonomi
keluarga
Asset
produktif
Tingkat
Upah
Umur,
pendidikan,
keahlian
Pengaruh income effect dan substitution effect terhadap
tingkat partisipasi kerja tergantung pada batas tinggi rendahnya
upah yang berlaku. Meliputi:
1. Pada saat tingkat upah yang berlaku di pasar rendah, maka
semua anggota keluarga yang mampu bekerja cenderung
dikerahkan untuk masuk pasar kerja sehingga tingkat partisipasi
kerja meningkat.
2. Pada saat tingkat upah yang berlaku di pasar sedang, income
effect lebih kuat dari substitution effect sehingga tingkat
partisipasi kerja berkurang, atau jika upah naik maka
pendapatan yang diterima dari upah akan meningkat.
3. Pada saat tingkat upah yang berlaku di pasar tinggi, substitution
effect lebih dominan dari income effect.
4. Pada saat tingkat upah yang berlaku di pasar relatif tinggi,
income effect lebih berpengaruh daripada substitution effect.
Kenaikan tingkat upah mempunyai income effect
dan substitution effect yang sering dipergunakan
sebagai dasar teori dan analisa partisipasi kerja dan
penyediaan tenaga kerja.
Hal ini disebabkan kenaikan tingkat upah
mempengaruhi penyediaan tenaga kerja melalui dua
daya yang saling berlawanan dimana penyediaan
tenaga kerja pada dasarnya merupakan hasil
keputusan seluruh keluarga yang menentukan berapa
dan siapa dalam keluarga yang masuk pasar kerja.
Pada hakekatnya produktivitas itu pandangan
hidup dan sikap mental yang selalu berusaha untuk
meningkatkan mutu kehidupan, artinya bahwa
keadaan hari ini harus lebih baik dari hari kemarin
dengan mutu kehidupan hari esok harus lebih baik
dari hari ini.
Secara umum penyediaan (penawaran) tenaga
kerja suatu negara atau daerah dipengaruhi oleh :

Elastisitas merupakan ukuran derajat
kepekaan jumlah permintaan akan sesuatu
tarhadap perubahan suatu faktor yang
mempengaruhinya.

Elastisitas akan tenaga kerja tergantung dari
elastisitas penyediaan dari bahan-bahan
pelengkap dalam produksi.
Jumlah tenaga kerja keseluruhan yang disediakan bagi suatu perekonomian
tergantung pada :
1. Jumlah penduduk
2. Persentase jumlah penduduk yang memilih masuk dalam angkatan kerja
3. Jumlah jam kerja yang ditawarkan oleh angkatan kerja
penawaran adalah suatu hubungan antar harga dan kualitas
Konsep penawaran
utilitas adalah jumlah dari kesenangan atau kepuasan
relatif (gratifikasi) yang dicapai. Dengan jumlah ini,
seseorang bisa menentukan meningkat atau
menurunnya utilitas, dan kemudian menjelaskan
kebiasaan ekonomis dalam koridor dari usaha untuk
meningkatkan kepuasan seseorang.
2
IC
1
C A B
4
Y
0
3
Waktu non-
pasar
Barang-
barang
pasar
Xa
X X
Kurva indeferensi
Kurva kendala anggaran
Waktu non-pasar
X
0
Y
Barang-
barang
pasar
Y
T
Y
0
X
Waktu non-pasar X
IC1
IC2
IC3
V
U
Kurva kombinasi memaksimalkan
utilitas

New Jersey Income-Maintenance
Experiment
NIT
(Negative Income Tax)
Garansi
Pajak Marjinal
NIT = Garansi (Pendapatan yang diperoleh) (Tingkat pajak marjinal)
PARTISIPASI ANGKATAN KERJA
L = P (L/P)
Pekerja Sekunder
Pekerja Primer
Tenaga kerja yang digunakan
Melakukan pekerjaan dengan diberi upah
Bekerja >= 15 jam tanpa imbalan di usaha
keluarga
Tidak bekerja karena sakit atau libur
tapi memiliki jabatan pekerjaan
Tenaga kerja yang tak digunakan
KEPUTUSAN
POJOK
PEKERJA
SEKUNDER
PRIMER
Keputusan dalam upaya memaksimalkan kepuasan
individu sebagai non angkatan kerja
ANGKATAN
KERJA MURNI
PEKERJA
PUTUS
ASA
PEKERJ
A
TAMBA
HAN