Anda di halaman 1dari 3

Genesa secara Umum

Sumber timah yang terbesar yaitu sebesar 80% berasal dari endapan timah sekunder (alluvial)
yang terdapat di alur-alur sungai, di darat (termasuk pulau-pulau timah), dan di lepas pantai.
Endapan timah sekunder berasal dari endapan timah primer yang mengalami pelapukan yang
kemudian terangkut oleh aliran air, dan akhirnya terkonsentrasi secara selekti berdasarkan
perbedaan berat !enis dengan bahan lainnya. Endapan alluvial yang berasal dari batuan granit
lapuk dan terangkut oleh air pada umumnya terbentuk lapisan pasir atau kerikil.
"ineral utama yang terkandung pada bi!ih timah adalah cassiterite (Sn0#). $atuan pemba%a
mineral ini adalah batuan granit yang berhubungan dengan magma asam dan menembus lapisan
sedimen (intrusi granit). &ada tahap akhir kegiatan intrusi, ter!adi peningkatan konsentrasi elemen
di bagian atas, baik dalam bentuk gas maupun cair, yang akan bergerak melalui pori-pori atau
retakan. 'arena tekanan dan temperatur berubah, maka ter!adilah proses kristalisasi yang akan
membentuk deposit dan batuan samping.
&embentukan mineral kasiterit (Sn0#) dan mineral berat lainnya, erat hubungannya dengan batuan
granitoid. Secara keseluruhan endapan bi!ih timah (Sn) yang membentang dari "ynmar (engah
hingga &aparan Sunda merupakan kelurusan se!umlah intrusi batholit. $atuan induk yang
mengandung bi!ih timah (Sn) adalah granit, adamelit, dan granodiorit. $atholit yang mengandung
timah (Sn) pada daerah $arat ternyata lebih muda ()khir 'retasius) daripada daerah (imur
((rias).
&roses pembentukan bi!ih timah (Sn) berasal dari magma cair yang mengandung mineral kasiterit
(Sn0#). &ada saat intrusi batuan granit naik ke permukaan bumi, maka akan ter!adi ase
pneumatolitik, dimana terbentuk mineral-mineral bi!ih diantaranya bi!ih timah (Sn). "ineral ini
terakumulasi dan terasosiasi pada batuan granit maupun di dalam batuan yang diterobosnya, yang
akhirnya membentuk vein-vein (urat), yaitu * pada batuan granit dan pada batuan samping yang
diterobosnya.
$erdasarkan tempat atau lokasi pengendapannya endapan bi!ih timah sekunder dapat
diklasiikasikan sebagai berikut *
+. Endapan Elluvial
Endapan elluvial adalah endapan bi!ih timah yang ter!adi akibat pelapukan secara intensi. &roses
ini diikuti dengan disintegrasi batuan samping dan perpindahan mineral kasiterit (Sn0#) secara
vertikal sehingga ter!adi konsentrasi residual.
,iri-ciri endapan elluvial adalah sebagai berikut *
(erdapat dekat sekali dengan sumbernya
(ersebar pada batuan sedimen atau batuan granit yang telah lapuk
-kuran butir agak besar dan angular
+. Endapan 'ollovial
Endapan bi!ih timah yang ter!adi akibat peluncuran hasil pelapukan endapan bi!ih timah primer
pada suatu lereng dan terhenti pada suatu gradien yang agak mendatar diikuiti dengan pemilahan
,iri-cirinya *
$utiran agak besar dengan sudut runcing
$iasanya terletak pada lereng suatu lembah
+. Endapan )lluvial
Endapan bi!ih yang ter!adi akibat proses transportasi sungai, dimana mineral berat dengan ukuran
butiran yang lebih besar diendapkan dekat dengan sumbernya. Sedangkan mineral-mineral yang
berukuran lebih kecil diendapkan !auh dari sumbernya.
,iri-cirinya *
(erdapat di daerah lembah
"empunyai bentuk butiran yang membundar
+. Endapan "iencan
Endapan bi!ih timah yang ter!adi akibat pengendapan yang selekti secara berulang-ulang pada
lapisan tertentu.
,iri-cirinya *
Endapan berbentuk lensa-lensa
$entuk butiran halus dan bundar
+. Endapan .isseminated
Endapan bi!ih timah yang ter!adi akibat transportasi oleh air hu!an. /arak transportasi sangat !auh
sehingga menyebabkan penyebaran yang luas tetapi tidak teratur.
,iri-cirinya *
(ersebar luas, tetapi bentuk dan ukurannya tidak teratur
-kuran butir halus karena !arak transportasi !auh
(erdapat pada lapisan pasir atau lempung
Endapan timah sekunder termasuk salah satu !enis endapan placer yang mempunyai nilai
ekonomis. $atchelor (+012) mengemukakan tentang evolusi 3Sunda land (in &lacer4 yaitu
pembentukan endapan timah placer ter!adi dalam kurun %aktu yang lama se!ak kala "iosen
(engah dengan ditandai mineralisasi primer tersingkap dengan skala yang besar. (ubuh pluton
granit ini mengalami pelapukan laterit dalam (deep laterite weathering) yang mengakibatkan
komposisi kandungan mineral yang tidak resisten lapuk meningalkan mineral-mineral berat
termasuk kasiterit dalam matriks kaolin kemudian mengalami erosi membentuk endapan 3elluvial
placer4. &roses erosi ber!alan terus yang menyebabkan endapan ini tertranspor lebih !auh
membentuk endapan kolovial placer, ke!adian ini ter!adi pada Sunda 5and 6egolith selama "iosen
ba%ah 7 &liosen )%al, tipe 7 tipe endapan ini di 8ndonesia lebih dikenal dengan endapan timah
kulit.
&roses ini dilan!utkan dengan proses 3mass %asting4 yang mengkibatkan terakumulasinya
endapan kollovial pada dasar lereng kulit (base o hillslope), selama proses ini ter!adi 9ona 7 9ona
sesar dan kekar sehingga alterasi : ubahan hydrothermal tererosi. )kumulasi yang dibentuk dari
hasil erosi ini mengandung bongkah 7 bongkah regolith, karena kandungan air yang ada terlalu
tinggi menyebabkan ter!adinya debris lo% membentuk endapan 3piedmont tin placer4 dengan ciri
khas butiran timah yang kasar.

Endapan 3&iedmont (in &lacer4 mengalami reworking lagi dan membentuk timah berukuran gravel
yang tertransport pada lingkungan luvial yang dikenal dengan 3$raided Stream &lacer4. Endapan
ini mengalami reworking lagi membentuk endapan 3$each &lacer4 dengan karakteristik endapan
lebih tipis dan lebih luas dari pada endapan 3$raided Stream &lacer4. ;ariabel 7 variable yang
mempengaruhi konsentrasi (kekayaan) endapan timah placer adalah *
$atuan sumber (source rock) * ukuran , kadar, distribusi butiran dari daerah mineralisasi
sebagai sumber.
(ektonik * membentuk morostruktur permukaan bumi.
8klim * mempengaruhi proses pada permukaan bumi yang meliputi pelapukan, erosi,
transportasi dan sedimentasi.
'lasiikasi endapan timah placer yang didasarkan atas konsep lingkungan pengendapan sedimen
dan proses yang ter!adi (<sberger, +0=8, dalam $atchelor, +012). )spek 7 aspek ini
mempengaruhi keberadaan dan ter!adinya endapan placer, genesa endapan timah placer
tergantung pada beberapa aspek diantaranya *
Sumber batuan yang mengandung endapan primer kaya akan kasiterit
&elapukan yang kuat sehingga mampu membebaskan mineral kasiterit dengan mineral
lainnya.
>erakan masa batuan yang lapuk sepan!ang lereng
'onsentrasi mekanis material lepas yang ter!adi secara selekti dan diendapkan kedalam
suatu cekungan.
? (erhindar dari proses erosi selan!utnya