Anda di halaman 1dari 26

BAB I

PENDAHULUAN
I.1 Latar Belakang
Bagian luar bumi tertutupi oleh daratan dan lautan dimana bagian dari
lautan lebih besar daripada bagian daratan. Akan tetapi karena daratan adalah
bagian dari kulit bumi yang dapat kita amati langsung dengan dekat maka banyak
hal-hal yang dapat pula kita ketahui dengan cepat dan jelas. Salah satu diantaranya
adalah kenyataan bahwa daratan tersusun oleh beberapa jenis batuan yang berbeda
satu sama lain. Dari jenisnya batuan-batuan tersebut dapat digolongkan menjadi 3
jenis golongan. Mereka adalah : batuan beku (igneous rocks), batuan sediment
(sedimentary rocks), dan batuan metamorfosa/malihan (metamorphic rocks).
Batuan-batuan tersebut berbeda-beda materi penyusunnya dan berbeda pula
proses terbentuknya.
I.2 Maksud dan Tujuan
embuatan paper ini bertujuan untuk lebih mengerti tentang proses-proses
geologi yang berada di muka bumi. Segala sumber in!ormasi dikumpulkan dan
dipilih untuk mendapatkan in!o penting mengenai regional semarang sehingga
dapat dipelajari lebih lanjut.
Teknik Geologi Page "
BAB II
PEMBAHASAN
II.1 BATUAN BEKU
Batuan beku atau batuan igneus #dari Bahasa $atin: ignis% &api'( adalah
jenis batuan yang terbentuk dari magma yang mendingin dan mengeras% dengan
atau tanpa proses kristalisasi% baik di bawah permukaan sebagai batuan intrusi!
#plutonik( maupun di atas permukaan sebagai batuan ekstrusi! #)ulkanik(. Magma
ini dapat berasal dari batuan setengah cair ataupun batuan yang sudah ada% baik di
mantel ataupun kerak bumi. *mumnya% proses pelelehan terjadi oleh salah satu
dari proses-proses berikut: kenaikan temperatur% penurunan tekanan% atau
perubahan komposisi. $ebih dari +,, tipe batuan beku telah berhasil
dideskripsikan% sebagian besar terbentuk di bawah permukaan kerak bumi.
S-.*/-*. BA-*A0 B1/*
Berdasarkan tempat pembekuannya batuan beku dibedakan menjadi
batuan beku e2trusi)e dan intrusi)e. 3al ini pada nantinya akan menyebabkan
perbedaan pada tekstur masing masing batuan tersebut. /enampakan dari batuan
beku yang tersingkap merupakan hal pertama yang harus kita perhatikan.
/enampakan inilah yang disebut sebagai struktur batuan beku
1. Struktur batuan beku ekstrus!
Batuan beku ekstrusi! adalah batuan beku yang proses pembekuannya
berlangsung dipermukaan bumi. Batuan beku ekstrusi! ini yaitu la)a yang
memiliki berbagia struktur yang memberi petunjuk mengenai proses yang terjadi
pada saat pembekuan la)a tersebut. Struktur ini diantaranya:
a. Masi!% yaitu struktur yang memperlihatkan suatu masa batuan yang terlihat
seragam.
b. Sheeting joint% yaitu struktur batuan beku yang terlihat sebagai lapisan
Teknik Geologi Page 4
c. 5olumnar joint% yaitu struktur yang memperlihatkan batuan terpisah poligonal
seperti batang pensil.
d. illow la)a% yaitu struktur yang menyerupai bantal yang bergumpal-gumpal.
3al ini diakibatkan proses pembekuan terjadi pada lingkungan air.
e. 6esikular% yaitu struktur yang memperlihatkan lubang-lubang pada batuan
beku. $ubang ini terbentuk akibat pelepasan gas pada saat pembekuan.
!. Amigdaloidal% yaitu struktur )esikular yang kemudian terisi oleh mineral lain
seperti kalsit% kuarsa atau 7eolit
g. Struktur aliran% yaitu struktur yang memperlihatkan adanya kesejajaran mineral
pada arah tertentu akibat aliran
2. Struktur Batuan Beku Intrus!
Batuan beku ekstrusi! adalah batuan beku yang proses pembekuannya
berlangsung dibawah permukaan bumi. berdasarkan kedudukannya terhadap
perlapisan batuan yang diterobosnya struktur tubuh batuan beku intrusi! terbagi
menjadi dua yaitu konkordan dan diskordan.
K"nk"rdan
-ubuh batuan beku intrusi! yang sejajar dengan perlapisan disekitarnya%
jenis jenis dari tubuh batuan ini yaitu :
a. Sill% tubuh batuan yang berupa lembaran dan sejajar dengan perlapisan batuan
disekitarnya.
b. $accolith% tubuh batuan beku yang berbentuk kubah #dome(% dimana perlapisan
batuan yang asalnya datar menjadi melengkung akibat penerobosan tubuh batuan
ini% sedangkan bagian dasarnya tetap datar. Diameter laccolih berkisar dari 4
sampai 8 mil dengan kedalaman ribuan meter.
c. $opolith% bentuk tubuh batuan yang merupakan kebalikan dari laccolith% yaitu
bentuk tubuh batuan yang cembung ke bawah. $opolith memiliki diameter yang
lebih besar dari laccolith% yaitu puluhan sampai ratusan kilometer dengan
kedalaman ribuan meter.
Teknik Geologi Page 3
d. accolith% tubuh batuan beku yang menempati sinklin atau antiklin yang telah
terbentuk sebelumnya. /etebalan paccolith berkisar antara ratusan sampai ribuan
kilometer
Dsk"rdan
-ubuh batuan beku intrusi! yang memotong perlapisan batuan
disekitarnya. 9enis-jenis tubuh batuan ini yaitu:
a. Dike% yaitu tubuh batuan yang memotong perlapisan disekitarnya dan memiliki
bentuk tabular atau memanjang. /etebalannya dari beberapa sentimeter sampai
puluhan kilometer dengan panjang ratusan meter.
b. Batolith% yaitu tubuh batuan yang memiliki ukuran yang sangat besar yaitu :
",, km4 dan membeku pada kedalaman yang besar.
c. Stock% yaitu tubuh batuan yang mirip dengan Batolith tetapi ukurannya lebih
kecil
TEKSTU# BATUAN BEKU
Magma merupakan larutan yang kompleks. /arena terjadi penurunan
temperatur% perubahan tekanan dan perubahan dalam komposisi% larutan magma
ini mengalami kristalisasi. erbedaan kombinasi hal-hal tersebut pada saat
pembekuan magma mengakibatkan terbentuknya batuan yang memilki tekstur
yang berbeda.
/etika batuan beku membeku pada keadaan temperatur dan tekanan yang
tinggi di bawah permukaan dengan waktu pembekuan cukup lama maka mineral-
mineral penyusunya memiliki waktu untuk membentuk sistem kristal tertentu
dengan ukuran mineral yang relati! besar. Sedangkan pada kondisi pembekuan
dengan temperatur dan tekanan permukaan yang rendah% mineral-mineral
penyusun batuan beku tidak sempat membentuk sistem kristal tertentu% sehingga
terbentuklah gelas #obsidian( yang tidak memiliki sistem kristal% dan mineral yang
terbentuk biasanya berukuran relati! kecil. Berdasarkan hal di atas tekstur batuan
beku dapat dibedakan berdasarkan
Teknik Geologi Page 8
1. Tngkat krstalsas
a( 3olokristalin% yaitu batuan beku yang hampir seluruhnya disusun oleh kristal
b( 3ipokristalin% yaitu batuan beku yang tersusun oleh kristal dan gelas
c( 3olohyalin% yaitu batuan beku yang hampir seluruhnya tersusun oleh gelas
2. Ukuran butr
a( haneritic% yaitu batuan beku yang hampir seluruhmya tersusun oleh mineral-
mineral yang berukuran kasar.
b( Aphanitic% yaitu batuan beku yang hampir seluruhnya tersusun oleh mineral
berukuran halus.
$. Bentuk krstal
/etika pembekuan magma% mineral-mineral yang terbentuk pertama kali biasanya
berbentuk sempurna sedangkan yang terbentuk terakhir biasanya mengisi ruang
yang ada sehingga bentuknya tidak sempurna. Bentuk mineral yang terlihat
melalui pengamatan mikroskop yaitu:
a( 1uhedral% yaitu bentuk kristal yang sempurna
b( Subhedral% yaitu bentuk kristal yang kurang sempurna
c( Anhedral% yaitu bentuk kristal yang tidak sempurna.
%. Berdasarkan k"&bnas bentuk krstaln'a
a( *nidiomor! #Automor!(% yaitu sebagian besar kristalnya dibatasi oleh bidang
kristal atau bentuk kristal euhedral #sempurna(
b( 3ypidiomor! #3ypautomor!(% yaitu sebagian besar kristalnya berbentuk
euhedral dan subhedral.
c( Allotriomor! #;enomor!(% sebagian besar penyusunnya merupakan kristal yang
berbentuk anhedral.
(. Berdasarkan keseraga&an antar butrn'a
a( 1<uigranular% yaitu ukuran butir penyusun batuannya hampir sama
b( =ne<uigranular% yaitu ukuran butir penyusun batuannya tidak sama
Teknik Geologi Page >
/$AS=?=/AS= BA-*A0 B1/*
Batuan beku diklasi!ikasikan berdasarkan tempat terbentuknya% warna%
kimia% tekstur% dan mineraloginya.
a. Berdasarkan te&)at terbentukn'a batuan beku dbedakan atas :
". Batuan beku lutonik% yaitu batuan beku yang terbentuk jauh di perut bumi.
4. Batuan beku 3ypabisal% yaitu batuan beku yang terbentu tidak jauh dari
permukaan bumi
3. Batuan beku )ulkanik% yaitu batuan beku yang terbentuk di permukaan bumi
Berdasarkan warnanya% mineral pembentuk batuan beku ada dua yaitu mineral
ma!ic #gelap( seperti oli)in% piroksen% amphibol dan biotit% dan mineral !elsic
#terang( seperti ?eldspar% musko)it% kuarsa dan !eldspatoid.
b. Klas!kas batuan beku berdasarkan *arnan'a 'atu+
". $eucocratic rock% kandungan mineral ma!ic @ 3,A
4. Mesocratic rock% kandungan mineral ma!ic 3,A - B,A
3. Melanocratic rock% kandungan mineral ma!ic B,A - C,A
8. 3ypermalanic rock% kandungan mineral ma!ic : C,A
,. Berdasarkan kandungan k&an'a 'atu kandungan S-2.n'a batuan
beku dklas!kaskan &enjad e&)at 'atu+
". Batuan beku asam #acid(% kandungan SiD4 : B>A% contohnya Eranit% .yolit.
4. Batuan beku menengah #intermediat(% kandungan SiD4 B>A - >4A. 5ontohnya
Diorit% Andesit
3. Batuan beku basa #basic(% kandungan SiD4 >4A - 8>A% contohnya Eabbro%
Basalt
8. Batuan beku ultra basa #ultra basic(% kandungan SiD4 @ 3,A
Teknik Geologi Page B
Mag&a
Dalam siklus batuan dicantumkan bahwa batuan beku bersumber dari
proses pendinginan dan penghabluran lelehan batuan didalam Bumi yang disebut
magma. Magma adalah suatu lelehan silikat bersuhu tinggi berada didalam
$itos!ir% yang terdiri dari ion-ion yang bergerak bebas% hablur yang mengapung
didalamnya% serta mengandung sejumlah bahan berwujud gas. $elehan tersebut
diperkirakan terbentuk pada kedalaman berkisar sekitar 4,, kilometer dibawah
permukaan Bumi% terdiri terutama dari unsur-unsur yang kemudian membentuk
mineral-mineral silikat.
Magma yang mempunyai berat-jenis lebih ringan dari batuan
sekelilingnya% akan berusaha untuk naik melalui rekahan-rekahan yang ada dalam
litos!ir hingga akhirnya mampu mencapai permukaan Bumi. Apabila magma
keluar% melalui kegiatan gunung-berapi dan mengalir diatas permukaan Bumi% ia
akan dinamakan la)a. Magma ketika dalam perjalanannya naik menuju ke
permukaan% dapat juga mulai kehilangan mobilitasnya ketika masih berada
didalam litos!ir dan membentuk dapur-dapur magma sebelum mencapai
permukaan. Dalam keadaan seperti itu% magma akan membeku ditempat% dimana
ion-ion didalamnya akan mulai kehilangan gerak bebasnya kemudian menyusun
diri% menghablur dan membentuk batuan beku. 0amun dalam proses pembekuan
tersebut% tidak seluruh bagian dari lelehan itu akan menghablur pada saat yang
sama. Ada beberapa jenis mineral yang terbentuk lebih awal pada suhu yang
tinggi dibanding dengan lainnya.
II.2 BATUAN SEDIMEN
Batuan sedimen adalah batuan yang terjadi karena pengendapan materi
hasil erosi atau pelarutan. 9adi asalnya dari batuan yang sudah ada% baik batuan
beku% batuan metamor! yang mengalami pelapukan% terkikis% tersangkut kemudian
diendapkan ditempat lain% sehingga mengalami proses sementasi dan liti!ikasi
menjadi batuan sedimen yang keras. Sedimen akan menjadi batuan sedimen
melalui proses pengerasan atau pembatuan yang melibatkan :
Teknik Geologi Page +
a. emampatan #5ompaction(
b. enyimenan #5ementation(
c. enghabluran semula #.ecrystalli7ation( terutamanya sedimen karbonat(
a. Pe&a&)atan /,"&)a,t"n0
emampatan menyebabkan butiran sedimen akan tertekan semasa
tertimbus. Susunan butiran akan tersusun semula dengan lebih padat. 9ika banyak
partikal yang lembut seperti syal% sedimen lebih mudah mengalami pemampatan.
Akibat daripada pemampatan% lapisan menjadi lebih nipis% porositi berkurangan%
terutama dalam sedimen lumpur terrigenus.
engurangan porositi dan kehilangan air mencapai B,-F,A. Air akan
mengalir ke kawasan yang berketelapan tinggi seperti pasir% dan akan memain
perana penting dalam pelarutan dan pemendapan kimia dalam pasir. Setelah
tersusun semula% pemampatan yang terterusan menyebabkan butiran bersentuhan
satu sama lain. -empat sentuhan mengalami tekanan yang tinggi dan perubahan
!i7ikal berlaku% seperti proses larutan tekanan #pressure solution(. Silika yang
terlarut akan masuk dalam rongga antara butiran dan boleh membentuk simen.
b. Pen'&enan /,e&entat"n0
enyimenan merupakan proses dimana mineral baru yang berasal daripada cairan
rongga #pore !luids( akan terbentukGtermendap di permukaan butiran atau
berlakunya tumbuh-tambah atau tumbuh-lampau atau pertumbesaran
#o)ergrowths( mineral yang sedia ada. 9enis simen yang utama ialah kuar7a dan
kalsit.
Simen akan mengikat butiran menyebabkan sedimen menjadi batu.
enyimenan biasanya berlaku diperingkat pertengahan diagenesis. 9ika berlaku
diperingkat awal% ia boleh mengurangkan kesan pemampatan% yang mana simen
yang keras boleh menahan tekanan.
Simen kuar7a berasal daripada air liang yang tepu dengan silika% iaitu hasil
daripada pelarutan organisma bersilika% larutan tekanan kuar7a% diagenesis kimia
Teknik Geologi Page F
mineral liat dan lain-lain. Simen kalsit boleh terbentuk semasa sedimen terendap%
iaitu di kawasan sekitaran karbonat.
,. Peng1abluran Se&ula /re,r'stall2at"n0
enghabluran semula ialah proses perubahan sai7 danGatau perubahan
bentuk% tanpa adanya perubahan kimia atau mineralogi. Biasanya sai7 akan
bertambah% tetapi pengecilan sai7 boleh berlaku. enghabluran semula penting
dalam batu kapur% yang mana sai7 kalsit menjadi bertambah besar% tekstur serta
strukturnya mungkin musnah.
910=S BA-*A0 S1D=M10
Secara umumnya% sedimen atau batuan sedimen terbentuk dengan dua
cara% yaitu :
"( terbentuk dalam lembangan pengendapan atau dengan kata lain ianya tidak
mengalami proses pengangkutan. Sedimen sebegini dikenali sebagai sedimen
autochthonous. Antara sedimen yang termasuk dalam kumpulan ini ialah e)aporit%
batu kapur% laterit.
4( mengalami proses angkutan% atau dengan kata lain% puncanya daripada kawasan
luar lembangan% dan proses luluhawa% hakisan dan angkutan membawa sedimen
ini ke lembangan pengendapan yang baru. Sedimen ini dipanggil sedimen
allochthonous. Antara yang termasuk dalam kumpulan ini ialah konglomerat%
)olkanoklastik.
Selain daripada pengelasan di atas% batuan sedimen boleh dikelaskan
kepada beberapa jenis% bergantung kepada cara dan proses pembentukannya.
Antara klas batuan sedimen yang utama ialahH
". -errigenous #detrital atau berklas G klastik - clastic(. Batuan klastik merupakan
batuan yang puncanya berasal daripada suatu tempat lain% dan telah diendapkan
dalam lembangan baru setelah mengalami proses pengangkutan. Antara nama
Teknik Geologi Page C
batuan utama yang terdapat dalam kumpulan ini ialahH/onglomerat atau breksia%
Batu pasir%Batu lodak% I Syal.
4. Sedimen endapan kimia G biokimia #5hemicalGbiochemical(. Batuan endapat
kimia merupakan batuan yang terbentuk hasil daripada pemendapan kimia
daripada larutan% ataupun terdiri daripada endapan hidupan bercangkang mineral
karbonat atau bersilika atau ber!os!at dan lain-lain.. Antara batuan yang tergolong
dalam kumpulan ini ialahH 1)aporit% Batuan sedimen karbonat #batu kapur dan
dolomit(% Batuan sedimen bersilika #rijang(% I 1ndapan organik #batu arang(.
3. Batuan )olkanoklastik #6olcanoclastic rocks(. Batuan )olkanoklastik yang
berasal daripada akti)iti gunung berapi. Debu-debu daripada akti)iti gunung
berapi ini akan terendap seperti sedimen yang lain. Antara batuan yang ada dalam
kumpulan ini ialahH Batu pasir bertu! I Aglomerat.
10EED$D0EA0 BA-*A0 S1D=M10
Berdasarkan tenaga yang mengangakut hasil pelapukan G erosi% dapat
digolongkan atas :
a. Sedimen a<uatis% yaitu sedimen yang diendapkan oleh tenaga air. 5ontoh:
gosong pasir% !lood plain% natural le)ee% allu)ial !an% delta% dan sebagainya.
b. Sedimen aeolisGaeris% yaitu sedimen yang diendapkan oleh tenaga angin.
5ontoh : sand dunes% tanah loss% dan sebagainya.
c. Sedimen glasial% yaitu sedimen yang diangkut oleh tenaga gletser 5ontoh :
morena% drumline.
Materi partikel ada yang kasar dua ada yang halus cara pengangkutan
bermacam-macam% ada yang terdorong #trection(% terbawa secara melompat-
lompat #saltion% terbawa dalam duspensi% ada pula yang #solution(. Berdasarkan
terbentuknya #lingkungan pengendapan (% batuan sedimen dibagi menjadi dibagi
menjadi tiga% yaitu :
Teknik Geologi Page ",
a. Sedimen laut #marine(% diendapkan di laut contohnya batu gamping% dolomit%
napal% dan sebagainya.
b. Sedimen darat #teristrisGkontinen(% prosesnya terjadi di darat% misalnya :
endapan sungai #alu)ium(% endapan danau% talus% kolu)ium% endapan gurun
#aeolis(% dan sebagainya.
c. Sedimen transisi% lokasi pembentukanya terletak antara darat dan laut% misalnya
endapan delta dan endapan rawa-rawa #limnis(.
Berbagai penggolongan dan penamaan batuan sedimen telah dikemukakan oleh
para ahli% baik berdarkan genetis maupun diskripti!. Secara genetis disimpulkan
dalam dua golongan #ettijohn% "C+> ddan J. -. 3uang% "CB4( :
a. Batuan Sedimen Klastik
Batuan Sedimen klastik merupakan batuan sedimen yang terbentuk akibat
proses pengendapan secara mekanik ataupun liti!ikasi batuan-batuan yang telah
ada sebelumnya. Batuan sedimen klastik banyak mengandung Allogenic Minerals
#mineral yang terbentuk di lingkungan sedimenasi atau pada saat sedimenasi
berlangsung(. Allogenic mineral mempunyai daya tahan yang tinggi. Mineral ini
berasal dari bataun yang telah ada yang telah mengalami tahap transportasi dan
kemudian mengendap pada lingkungan sedimenasi. Beberapa contoh mineral ini%
antara lain kwarasa% hornblende% biotit% plagioklas% kaolinite% montmorillonite%
hydromusco)ite% gypsum% kalsedon% hematit% siderit% limonit% dan garnet.
b. Batuan Sedimen Non-Klastik
Batuan sedimen non-klastik merupakan batuan sedimen yang terbentuk
akibat proses kimia baik dari larutan ataupun akti)itas organik. Didalam batuan
sedimen non-klastik banyak sekali dijumpai Authigenic mineral #mineral yang
terbentuk di daerah cekungan atau lingkungan sedimenasi(. Beberapa contoh
Authigenic mineral yaitu gypsum% anhydrite% kalsit% dan halit. Selain tersusun atas
mineral-mineral% batuan sedimen juga tersusun atas !ragmen batuan dan !osil.
/ristal-kristal pada batuan sedimen juga memiliki andil dalam pengklasi!ikasian
Teknik Geologi Page ""
batuan sedimen. engklasi!ikasian batuan sedimen berdasarkan ukuran kristal
dilakukan oleh 3owell dan 3irschwald. engklasi!ikasiannya sebagai berikut :
Makrokristalin% batuan dengan mineral yang kristal penyusunnya
berukuran lebih dari ,%+>mm.
Mesokristalin% batuan dengan mineral yang kristal penyusunnya berukuran
,%4mm hingga ,%+>mm.
Mikrokristalin% batuan dengan mineral yang kristal penyusunnya
berukuran ,%,"mm hingga ,%4 mm.
/riptokristalin% batuan dengan mineral yang kristal penyusunnya
berukuran lebihkecil dari ,%," mm
-1/S-*. BA-*A0 S1D=M10
-ekstur batuan sedimen adalah segala kenampakan yang berkaitan dengan
butir sedimen% mulai dari ukuran butir% bentuk butir% hingga orientasi. roses
pembentukan batuan sedimen dapat kita lihat pada strukturnya. Dari tekstur% kita
juga dapat mengintepretasikan lingkungan sedimenasi suatu batuan sedimen.
Tekstur Batuan Sed&en Klastk
*nsur-unsur tekstur batuan sedimen klastik% adalah sebagai berikut :
?ragmen% butiran yang berukuran lebih besar daripada pasir.
Matrik% butiran yang ukurannya lebih kecil daripada !ragmen% dan mengisi
sela- sela diantara !ragmen% serta diendapkan bersama !ragmen.
Semen% material halus yang berperan sebagai pengikat. Semen diendapkan
setelah !ragmen dan matrik. Semen umumnya berupa silika% kalsit% sul!at%
atau oksida besi.
Teknik Geologi Page "4
*ntuk mengukur ukuran butir pada batuan sedimen klastik digunakan skala
Jentworth #"C44(.
Ukuran Butr /&&0 Na&a Butr
:4>B Bongkah
B8-4>B Brangkal
8-B8 /erakal
4-8 /erikil
"-4 asir Sangat /asar
K-" asir /asar
L-K asir Sedang
"GF-"G8 asir 3alus
"G"B-"GF asir Sangat 3alus
"G"B-"G4>B $anau
@"G4>B $empung
Skala Jentworth
Ada beberapa !aktor yang mempengaruhi ukuran butir. ?aktor-!aktor
tersebut adalah sebagai berikut :
a. 9enis elapukan
b. 9enis -ransportasi
c. Jaktu G jarak -ransport
d. .esistansi
Bentuk Butr
Bentuk butir batuan sedimen yang utama terdiri atas dua macam. ertama%
membulat #konglomerat(. Dan kedua adalah meruncing #Breksi(. -ingkat
kebundaran butir batuan sedimen klastik dipengaruhi oleh beberapa !aktor.
?aktor- !aktor tersebut adalah sebagai berikut :
- /omposisi butir
- *kuran butir
- 9enis proses transprtasi
Teknik Geologi Page "3
- 9arak transport
Butiran dari mineral yang resisten akan berbentuk kurang bundar dibandingkan
batuan yang kurang resisten. Butiran yang ukurannya diatas B8 mm akan lebih
bundar dibandingkan yang berukuran lebih kecil. 9arak transport berpengaruh
pada tingkat kebundaran. Semakin jauh jarak transport% maka akan semakin
bundar.
Pe&la1an atau S"rtas
-erdiri atas sortasi baik dan sortasi buruk.
- Sortasi baik% jika ukuran butir merata atau sama besar.
- Sortasi buruk% jika ukuran butir tidak merata% terdapat !ragmen dan matrik.
Ke&as
/emas pada batuan sedimen klastik terdiri atas :
- /emas terbuka% biila butiran tidak saling bersentuhan.
- /emas tertutup% jika butiran saling bersentuhan.
Tekstur Batuan Sed&en N"n.Klastk
ada umumnya batuan sedimen non-klastik terdiri atas satu jenis mineral
atau yang biasa disebut monomineralik. embagian jenis-jenis tekstur pada batuan
sedimen non-klastik biasanya dengan memperhatikan kenampakan kristal
penyusunnya. Macam-macam tekstur batuan sedimen non-klastik adalah sebagai
berikut :
Amor!% partikel-partikel umumnya berukuran lempung atau berupa koloid%
non-kristalin
Dolitik% tersusun atas kristal-kristal yang berbentuk bulat atau elipsoid.
Berkoloni atau berkumpul% ukuran butirnya berkisar ,%4> mm - 4mm
isolitik% memiliki karakteristik seperti oolitik% namun memiliki ukuran
butir yang lebih besar% lebih dari 4mm
Sakaroidal% terdiri atas butir-butir yang berukuran sangat halus dengan
ukuran yang sama besar
/ristalin% tersusun atas kristal-kristal yang berukuran besar
*kuran butir kristal batuan sedimen non-klastik dibedakan atas :
Teknik Geologi Page "8
- Berbutir kasar% dengan ukuran :>mm
- Berbutir sedang% dengan ukuran "->mm
- Berbutir halus% dengan ukuran @"mm
S-.*/-*. BA-*A0 S1D=M10
Secara umum% struktur batuan sedimen terbagi atas 4 macam
M Struktur Syngenetik% struktur ini terbentuk bersamaan dengan terbentuknya
batuan sedimen% kerap kali disebut sebagai struktur primer batuan.
M Struktur 1piginetik% struktur ini terbentuk setelah terbentuknya kekar% sesar% dan
lipatan.
Struktur Sygenetik batuan sedimen terklasi!ikasikan atas dua bagian%
karena proses !isik dan karena proses biologi.
/arena roses ?isik
". Struktur 1ksternal% kenampakan struktur batuan sedimen yang terlihat secara
keseluruhan di lapangan. 5ontoh struktur eksternal% antara lain sheet% lensa%
wedge% dan prisma tabular.
4. Struktur =nternal% kenampakan struktur ini terdapat pada bagian dalam batuan
sedimen. Macam-macam struktur internal adalah sebagai berikut :
erlapisan dan $aminasi
erlapisan dan laminasi terbentuk karena terjadi perubahan !isik% kimia% dan
biologi. 9ika tebalnya lebih dari " cm% maka disebut perlapisan. 9ika tebalnya
kurang dari " cm% maka disebut laminasi. Macam-macam laminasi dan perlapisan:
a. erlapisan G laminasi sejajar% lapisan G laminasi tersusun secara horisontal dan
saling sejajar satu dengan yang lainnya.
b. erlapisan G laminasi silang siur% lapisan G laminasi saling memotong satu
dengan yang lainnya.
c. Eradaed Bedding% dimana butiran-butiran berubah secara gradual.
Masi!% Bila di dalam struktur sedimen tidak ada kenampakan mengenai
struktur sedimen.
3. /enampakan ada ermukaan $apisan
- .ipple Mark% bentuk permukaan bergelombang% karena adanya arus.
Teknik Geologi Page ">
- ?lute 5ast% bentuk gerusan pada permukaan lapisan akibat akti)itas arus.
- Mud 5racks% bentuk retakan pada lapisan lumur% pada umumnya memiliki
bentuk poligonal.
- .ain Marks% kenampakan pada permukaan sedimen akibat tetesan air hujan.
8. Struktur Nang -erjadi /arena De!ormasi
- $oad 5ast% lekukan yang timbul pada permukaan lapisan akibat beban yang ada
diatasnya.
- 5on)olute Structure% liukan pada batuan sedimen akibat proses de!ormasi.
- Sandstone Dike and Siil% timbul karena pasir dapat terinjeksi pada lapisan
sedimen yang di atasnya.
/arena roses Biologi
- 9ejak #-rack and -rail(
-rack% merupakan jejak yang berupa tapak organisme. Sedangkan -rail adalah
jejak yang berupa seretan bagian tubuh organisme.
- Ealian #Burrow(
Merupakan lubang akibat dari akiti)itas organisme.
- 5etakan #5ast and Mold(
Mold merupakan cetakan bagian tubuh organisme. Sedangkan 5ast adalah
cetakan dari Mold.
S-.*/-*. S1D=M10
Studi struktur Sedimen paling baik dilakukan di lapangan #ettijohn% "C+>(
dapat dikelompokkan menjadi tiga macam struktur% yaitu :
1. Struktur Sed&en Pr&er
Struktur ini merupakan struktur sedimen yang terbentuk karena proses sedimenasi
dapat mere!leksikan mekanisasi pengendapannya. 5ontohnya seperti perlapisan%
gelembur gelombang% perlapisan silang siur% kon)olut% perlapisan bersusun% dan
lain-lain. #Suhartono% "CCB : 8+(
Struktur primer adalah struktur yang terbentuk ketika proses pengendapan dan
ketika batuan beku mengalir atau mendingin dan tidak ada singkapan yang
Teknik Geologi Page "B
terlihat. Struktur primer ini penting sebagai penentu kedudukan atau orientasi asal
suatu batuan yang tersingkap% terutama dalam batuan sedimen.
Struktur yang terbentuk sewaktu proses pengendapan sedang berlangsung
termasuk lapisan mendatar #!lat bedding(% lapisan silang% laminasi% dan laminasi
silang yang mikro #micro-crosslamination(% yaitu adanya kesan riak. #Mohamed%
4,,+(.
2. Struktur Sed&en Sekunder
Struktur yang terbentuk sesudah proses sedimenasi% sebelum atau pada waktu
diagenesa. 9uga mere!leksikan keadaan lingkungan pengendapan misalnya
keadaan dasar% lereng dan lingkungan organisnya. Antara lain : beban% rekah
kerut% jejak binatang.
$. Struktur Sed&en -rgank
Struktur yang terbentuk oleh kegiatan organisme% seperti molusca% cacing atau
binatang lainnya. Antara lain : kerangka% laminasi pertumbuhan.
1-*09*/ BA-*A0 S1D=M10
"- /ehadiran perlapisan atau strati!ication
4- Adanya struktur sedimen di atas satah atau di dalam perlapisan
3- -erjumpanya !osil
8- /ehadiran butiran yang telah mengalami proses angkutan #klas(
>- /ehadiran mineral yang asalan sedimen #glaukonit% chamosite(
II.$ BATUAN METAM-#3
Adalah batuan yang telah mengalami perubahan dari bentuk asalnya dari
batuan yang sudah ada baik batuan beku% sedimen% ataupun dari batuan matemor!
yang lain. -erjadinya secara !isik dan kimiawi sehingga berbeda dengan batuan
induknya. erubahan tersebut sebagai akibat dari tekanan% temperatur dan aliran
panas baik cair maupun gas.
Teknik Geologi Page "+
Dua tipe tekanan :
a. -ekanan statis% diakibatkan oleh berat batuan yang ada diatasnya% makin dalam
makin tinggi tekanan tersebut.
b. -ekanan dinamis% diakibatkan oleh gerak-gerak diatropisme atau
tektonisme.-emperatur yang merupakan penyebab metamor!isme. -emperatur
yang tinggi di dalam kerak bumi% dapat berasal dari intrusi magma% aliran gas%
cairan yang panas% dll.
Ma,a&.&a,a& t)e Meta&"!k
". Meta&"r!k tebal
Naitu metamor!osa yang terjadi karena pengaruh panas bumi sendiri
#menurut ke dalamnya (% tanpa tambahan panas dari magma ataupun pengaruh
diasstropisme. ada kedalaman sekitar 3,,, m% temoeratur diperkirakan mencapai
",,O5. ada temperatur tertentu% beberapa mineral akan lebur kemudian
mengkristal kembali membentuk kristal-kristal baru yang lebih besar. Banyak
dijumpai di dalam batuan sedimen yang tebal. roses kristalisasi dapat dijumpai
batu kapur yang berkristal halus% kemudian berubah menjadi marbel dengan
kristalkristal besar.
4. Meta&"r!k dna&"
Naitu suatu perubahan mineral satu ke mineral lainnya #batuan yang
disebabkan karena tekanan tinggi yang dihasilkan oleh gerak diatropisme(.
Metamos!osa ini banyak dijumpai di daerah patahan dan lipatan. 5ontohnya :
Mudstone #batu kapur( menjadi slak atau batu tulis.
3. Meta&"r!s&e K"ntak
Naitu terjadi karena pengaruh intrusi magma yang panas makin jauh
intrusi tersebut% makin berkurang derajat metamor!osa karena temperatur semakin
rendah. ada Pona Metamor!osa tersebut banyak dijumpai mineral-mineral bahan
galian yang letaknya relati! teratur menurut jauhnya dari batuan intrusi.
Misalnya : Musco)it di tempat yang agak jauh% 5hlinit-Biolit% dan akhirnya
Teknik Geologi Page "F
5ordiorit #suatu silikat besi-magnesium-alumunium yang kompleks( paling dekat
ke kontak magma.
8. Meta&"r!kMetas"&ants&
-erjadi rekristalisasi% membentuk mineral batu yang si!atnya sudah lain
dengan batuan induknya.
>. H'dr"t1er&al dan Pneu&at"lss
erubahan yang terjadi karena pengaruh air panas baik yang berasal dari
magma maupun dari air tanah yang mengalami pemanasan disebut 3ydrothermal%
bila tenaga pengubahnya berupa gas panas maka disebut neumobolysis.
5ontohnya : -ambang tenaga di Montanan #AS(. Dimana batuan granit yang
terpengaruh 3ydrothermal menghasilkan endapan biji tembaga.
Man!aat Batuan Metamor! :
Dapat digunakan untuk alat menulis#batu sabak(
*ntuk $antai #marmer(
*ntuk Dekorasi bangunan #marmer(
*ntuk Batu 0isan #marmer(
10AMAA0 BA-*A0 M1-AMD.?
enamaan batuan metamor! didasarkan atas tekstur% struktur dan
komposisi mineral yang menyusun batuan tersebut. Adapun tekstur batuan
metamor! terdiri dari: Bentuk butir granoblatik #terdiri dari mineral-mineral
granular(% lepidoblastik #terdiri dari mineral-mineral pipih(% dan nematoblastik
#terdiri dari mineral-mineral orthorombik(% sedangkan teksturnya ada !oliasi% dan
non !oliasi.
-ekstur !oliasi #tekstur batuan metamor! yang memperlihatkan adanya
orientasi dari mineralnya(. Struktur batuan metamor! dapat terdiri dari struktur
schistose #struktur batuan metamor! yang memperlihatkan perselingan orientasi
mineral pipih dan mineral granular G nematoblastik(% gneistose #struktur batuan
Teknik Geologi Page "C
metamor! yang memperlihatkan hubungan dari orientasi mineral pipih dan
mineral nematoblastikGgranular yang saling berpotonganGtidak menerus(%
horn!elsic #struktur batuan metamor! yang hanya tidak memperlihatkan !oliasi(.
Derajat Meta&"r!"sa
Derajat metamor!osa adalah suatu tingkatan metamor!osa yang didasarkan
atas temperatur #-( atau tekanan #( atau keduanya - dan . -abel dibawah ini
adalah tingkatan batuan metamor! berdasarkan derajat metamor!osa:
-abel dibawah ini adalah nama-nama batuan metamor!% tekstur batuan% derajat
metamor!osa% serta batuan asal.
Siklus batuan menunjukkan kemungkinan batuan untuk berubah bentuk. Batuan
yang terkubur sangat dalam mengalami perubahan tekanan dan temperatur. 9ika
mencapai suhu tertentu% batuan tersebut akan melebur menjadi magma. 0amun%
saat belum mencapai titik peleburan kembali menjadi magma% apa yang terjadi
pada batuan tersebutQ Batuan tersebut berubah menjadi batuan metamor!.
Batuan metamor! adalah batuan yang telah mengalami proses
metamor!osis. roses metamor!osis terjadi hanya di dalam Bumi. roses tersebut
Teknik Geologi Page 4,
mengubah tekstur asal batuan% susunan mineral batuan% atau keduanya. roses ini
terjadi dalam solid state% artinya% batuan tersebut tidak melebur. Bayangkan
sebuah roti yang berubah menjadi roti bakar. Meskipun demikian% penting untuk
diingat bahwa !luida R terutama air R memiliki peranan penting dalam proses
metamor!osis. Batugamping termetamor!osis menjadi marmer. Butiran halus
kalsit pada batugamping terekristalisasi menjadi butiran besar. erubahan yang
terjadi hanya pada teksturnya. Serpih termetamor!osis menjadi mika berbutir
besar. Mineral lempung pada serpih tidak stabil pada temperatur tinggi. erubahan
yang terjadi% selain teksturnya% juga mencakup pembentukan mineral baru.
3akt"r 'ang &e&)engaru1 karekterstk batuan &eta&"r!
". /omposisi Mineral Batuan Asal
4. -emperatur dan -ekanan Selama Metamor!osis
3. engaruh Eaya -ektonik
8. engaruh ?luida
/$AS=?=/AS= BA-*A0 M1-AMD.?
Batuan metamor! diklasi!ikasikan berdasakan ada atau tidaknya !oliasi.
?oliasi adalah struktur planar pada batuan metamor! yang disebabkan oleh
pengaruh tekanan di!erensial saat proses metmor!osis.
a. Tdak Ter!"las
/elas ini diklasi!ikasikan lagi menurut komposisi mineralnya.
Marmer terdiri dari butiran kalsit berukuran kasar. 9ika batuan asalnya adalah
dolomit% namanya menjadi marmer dolomit.
Kuarsit terdiri dari butiran kuarsa yang terlaskan bersama dan terikat kuat pada
temperatur tinggi.
Hornfels berukuran butir sangat halus. 3orn!els mika berasal dari serpih dan
horn!els amphibole berasal dari basalt.
Teknik Geologi Page 4"
b. Ter!"las
/elas ini diklasi!ikasikan lagi menurut tipe !oliasinya. Makin jelas !oliasinya%
makin tinggi derajat metamor!osisnya #menandakan makin tingginya
tekananGtemperatur(.
Derajat
metamor!osis
Struktur 0ama Batuan Mineral
enciri
/arakter /has
Makin rendah Slaty SlateGBatusabak $empung%
silika
melembar
Butiran sangat halus. /ilap
earthy. Mudah membelah
menjadi lembaran tipis datar.
Slaty R
Schistose
hyllite Mika Butiran halus. /ilap sutra.
Membelah mengikuti
permukaan bergelombang.
Schistose Schist Biotit%
am!ibol
musko)it
Berkomposisi mineral melembar
dan memanjang dengan susunan
mendatar. 6ariasi mineral yang
luas.
Eneissic Eneiss ?eldspar%
kuarsa%
am!ibol%
biotit
Mineral gelap dan terang
terpisah dan membentuk
perlapisan atau lenses.
erlapisan mungkin berlipat.
$apisan gelap: biotit%
hornblendeH lapisan terang:
!elspar% kuarsa
4ness
Eneiss adalah typical dari jenis batuan metamor!% batuan ini terbentuk
pada saat batuan sediment atau batuan beku yang terpendam pada tempat yang
dalam mengalami tekanan dan temperatur yang tinggi. 3ampir dari semua jejak
jejak asli batuan # termasuk kandungan !osil( dan bentuk bentuk struktur lapisan
# seperti layering dan ripple marks( menjadi hilang akibat dari mineral-mineral
mengalami proses migrasi dan rekristalisasi. ada batuan ini terbentuk goresan
Teknik Geologi Page 44
goresan yang tersusun dari mineral mineral seperti hornblende yang tidak terdapat
pada batuan batuan sediment.
ada batuan gneiss% kurang dari >, persen dari mineral mineral menjadi
mempunyai bentuk bentuk penjajaran yang tipis dan terlipat pada lapisan-lapisan.
/ita dapat melihat bahwasannya tidak seperti pada batuan schist yang mempunyai
pensejajaran mineral yang sangat kuat% batuan gneiss tidak retak atau hancur
sepanjang bidang dari pensejajaran mineral tersebut% dan terbentuk urat-urat yang
tebal yang terdiri dari butiran-butiran mineral di dalam batuan tersebut% hal ini
tidak seperti kebanyakan bentuk bentuk perlapisan yang terdapat pada batuan
schist. Dengan proses metamor!osa lebih lanjut batuan gneiss dapat berubah
menjadi magmatite dan akhirnya terkristalisasi secara total menjadi batuan granit.
Meskipun batuan ini terubah secara alamiah% gneiss dapat mengekalkan
bukti terjadinya proses geokimia di dalam sejarah pembentukannya% khususnya
pada mineral mineral seperti 7ircon yang bertolak belakang dengan proses
metamor!osa itu sendiri. Batuan batuan keras yang berumur tua seperti pada
batuan gneiss yang berasal dari bagian barat Ereenland% =sotop atom karbon dari
batuan tersebut menunjukkan bahwasannya ada kehidupan pada masa batuan
tersebut terbentuk % yaitu sekitar 8 millyar tahun yang lalu.
Skst
Skist adalah typical dari jenis batuan metamor!% batuan ini terbentuk pada
saat batuan sediment atau batuan beku yang terpendam pada tempat yang dalam
mengalami tekanan dan temperatur yang tinggi. 3ampir dari semua jejak jejak asli
batuan # termasuk kandungan !osil( dan bentuk bentuk struktur lapisan # seperti
layering dan ripple marks( menjadi hilang akibat dari mineral-mineral mengalami
proses migrasi dan rekristalisasi. ada batuan ini terbentuk goresan goresan yang
tersusun dari mineral mineral seperti hornblende yang tidak terdapat pada batuan
batuan sediment.
ada batuan gneiss% kurang dari >, persen dari mineral mineral menjadi
mempunyai bentuk bentuk penjajaran yang tipis dan terlipat pada lapisan-lapisan.
/ita dapat melihat bahwasannya tidak seperti pada batuan schist yang mempunyai
Teknik Geologi Page 43
pensejajaran mineral yang sangat kuat% batuan gneiss tidak retak atau hancur
sepanjang bidang dari pensejajaran mineral tersebut% dan terbentuk urat-urat yang
tebal yang terdiri dari butiran-butiran mineral di dalam batuan tersebut% hal ini
tidak seperti kebanyakan bentuk bentuk perlapisan yang terdapat pada batuan
schist. Dengan proses metamor!osa lebih lanjut batuan gneiss dapat berubah
menjadi magmatite dan akhirnya terkristalisasi secara total menjadi batuan granit.
Meskipun batuan ini terubah secara alamiah% gneiss dapat mengekalkan
bukti terjadinya proses geokimia di dalam sejarah pembentukannya% khususnya
pada mineral mineral seperti 7ircon yang bertolak belakang dengan proses
metamor!osa itu sendiri. Batuan batuan keras yang berumur tua seperti pada
batuan gneiss yang berasal dari bagian barat Ereenland% =sotop atom karbon dari
batuan tersebut menunjukkan bahwasannya ada kehidupan pada masa batuan
tersebut terbentuk % yaitu sekitar 8 millyar tahun yang lalu.
?AS=1S M1-AMD.?=SM1
?asies metamor!isme adalah merupakan kumpulan batuan metamor! yang
terbentuk pada kondisi temperatur dan tekanan yang sama. =ni dianggap )ariasi
mineralogi pengontrol !asies yang berasal dari )ariasi komposisi mineralogi dari
batuan induk. 9uga bisa dianggap sebagai hasil dari proses isokimia
metamor!isme. Dimana proses isokimia merupakan proses yang terjadi tanpa
adanya penambahan unsur-unsur kimia. dalam hal ini komposisi kimianya tetap.
?asies metamor!isme merupakan grup dari beberapa mineral dalam
komposisi batuan metamor!% yang khas untuk suatu bidang tertentu dalam tekanan
- suhu ruang. .ocks which contain certain minerals can there!ore be linked to
certain tectonic settings. Batu yang mengandung mineral tertentu sehingga dapat
dihubungkan dengan beberapa tektonik pengaturan. enentuan !asies metamor!
dapat dilakukan dengan dua cara yaitu menentukan mineral penyusun batuan atau
dengan menggunakan reaksi metamor! yang dapat diperoleh dari reaksi-reaksi
metamor! pada kondisi dan temperatur tertentu dari batuan metamor!
BAB III
Teknik Geologi Page 48
KESIMPULAN
Sebagai pengantar untuk memudahkan pemahaman kita% batuan dapat
diartikan sebagai kumpulan satu atau lebih mineral% meskipun ada beberapa
catatan mengenai de!inisi ini. #5ontoh: Dbsidian adalah sepenuhnya tersusun oleh
gelas )olkanik yang tidak memiliki struktur kristal% batubara dan batugamping
terumbu terbentuk dari penguraian material organic dan tidak mengandung
mineral(.
Ada tiga jenis batuan yang umum dikenal:
". Batuan beku% terbentuk dari pembekuan magma atau la)a #la)a adalah magma
yang sampai keluar ke permukaan bumi(.
4. Batuan sedimen% terbentuk dari presipitasi kimiawi dari butiran mineral% atau
proses sedimentasi dan sementasi !ragmen batuan lain% tumbuhan atau hewan%
yang ditransportasikan oleh medium air% angin atau es ke suatu cekungan
pengendapan.
3. Batuan metamor!% terbentuk pada batuan asal #baik batuan beku atau batuan
sedimen( yang mengalami temperatur dan tekanan yang tinggi% mengakibatkan
perubahan komposisi dan tekstur mineralnya.
Sebenarnya ada satu lagi jenis batuan% yaitu batuan )olkanik #sepertiH tu! dan
batulapili(. 3anya saja% masih terdapat perbedaan pendapat mengenai Sapakah
batuan )olkanik termasuk ke dalam batuan beku atau termasuk kelompok batuan
tersendiriT atau justru Sbatuan beku yang harus dimasukkan ke dalam kelompok
batuan )olkanikT. Semua jenis batuan terhubung dalam sebuah model siklus
batuan% yang pertama kali dikemukakan oleh 9ames 3utton. ada model di atas%
semua jenis batuan dapat terbentuk% terubahkan% teruraiGlapuk dan tererosi serta
terbentuk kembali dari satu jenis batuan menjadi jenis batuan lain% secara berulang
seperti sebuah siklus. Sebagai contoh% magma yang membeku membentuk batuan
beku. Batuan beku ini dapat mengalami pengangkatan% tersingkap di permukaan
dan mengalami pelapukan dan erosi. Batuan ini terurai menjadi !ragmen atau
Teknik Geologi Page 4>
sedimen yang tertransportasi dan terendapkan pada suatu cekungan pengendapan.
Sedimen ini kemudian mengalami liti!ikasi #pembatuan( melalui proses kompaksi
#penekanan massa sedimen yang terendapkan di atasnya(% atau proses sementasi
alamiah dari presipitasi mineral di dalam air% kemudian membentuk batuan
sedimen. Bila batuan sedimen mengalami tekanan dan temperature yang tinggi%
batuan ini akan berubah #bentuk% warna% densitas dan komposisi( menjadi batuan
metamor!. Bila batuan metamor! ini mengalami pemanasan hingga titik leburnya%
maka akan kembali membentuk magma. Seperti itulah gambaran ideal suatu
siklus batuan.
Teknik Geologi Page 4B