Anda di halaman 1dari 4

BAB IV

HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN




A. Deskripsi Tempat dan Subyek Penelitian

Penelitian ini dilakukan di Sekolah Menengah Atas Negeri 1 Sumbawa Besar
yang beralamat di Jalan Garuda No 1 Sumbawa Besar, Kec. Sumbawa, Kab. Sumbawa
Besar. Sekolah yang dikepalai oleh Bapak Fahrizal S.Pd, M.Pd ini memiliki 50 guru
dengan 3 orang guru fisika. Suasana yang tenang serta berada dalam kota
menjadikan sekolah ini nyaman sebagai tempat belajar mengajar.
Subyek yang diteliti adalah siswa kelas XII IPA 4 dengan jumlah total muridnya
adalah 36 siswa. Pada saat penelitian ini dilakukan mereka telah mempelajari materi
Gelombang mekanik.


B. Cara Pengambilan Data

Penelitian ini berlangsung pada hari Senin, 19 Agustus 2013, di kelas XII IPA
Tahun Pelajaran 2013/2014. Waktu yang diberikan untuk mengerjakan soal tersebut
adalah 45 menit yaitu dari pukul 10.00 hingga 10.45 WITA. Setelah siswa
mengerjakan soal, di bagikan kuesioner kepada siswa, untuk mengetahui kesulitan
siswa dalam mengerjakan soal persamaan gelombang mekanik.
Pengambilan data dilakukan menggunakan instrumen penelitian. Instrumen
tersebut terdiri dari lima soal mengenai materi persamaan gelombang mekanik pada
kelas XII SMA Program Ilmu Alam. Sebelum mengerjakan soal, siswa dibagi lembar
soal dan lembar jawaban serta diberi pengarahan cara mengerjakan soal.



C. Analisis Strategi Pemecahan Masalah

Proses menganalisis data tidak hanya dilihat dari hasil akhir pekerjaan siswa
tetapi dilihat juga dari proses pekerjaan siswa dalam menyelesaikan soal
himpunan sehingga dapat dilihat strategi apa sajakah yang digunakan siswa dalam
menyelesaikan soal himpunan. Penelitian ini menggunakan Tahap-tahap pemecahan
masalah yang dikembangkan oleh Heler, et.al (Huffman, 1997) mengacu pada lima
tahapan meliputi:
1) memfokuskan masalah (focus the problem)
2) menguraikan secara konsep fisika (describe the physics)
3) merencanakan solusi (plan the solution
4) melaksanakan rencana pemecahan masalah (execute the plan)
5) memberikan evaluasi pada solusi (evaluate the solution)

Menurut hasil analisis berdasarkan tahapan pemecahan masalah, siswa
menggunakan lima strategi untuk mengerjakan soal persamaan gelombang mekanik.
Tahapan yang digunakan siswa dalam menyelesaikan soal Persamaan Gelombang

mekanik dapat dilihat pada Tabel 1.
Tabel 1
Tahapan Pemecahan Masalah

No Soal
TAHAPAN PEMECAHAN MASALAH
Visual Know Find Plan Exec Chek
1
33 33 36 30 30 30
2
33 33 36 25 25 20
3
30 32 36 23 15 14
4
24 30 36 18 13 10
5
20 30 33 10 5 5
Jumlah 140 158 177 106 88 79
Persentase 77.8% 87.8% 98.3% 58.9% 48.9% 43.9%


Tabel 1 di atas adalah tabel yang menyajikan jumlah dan prosentase tahapan
pemecahan masalah yang digunakan siswa dalam menyelesaikan soal uraian pada
materi persamaan gelombang . Berdasarkan Tabel 1 dapat dilihat bahwa dari 5
tahapan pemecahan masalah hanya tiga tahapan yang digunakan oleh lebih dari
sebahagian siswa untuk mengerjakan soal persamaan gelobang mekanik. Sedangkan
pada tahapan 4 hingga tahapan 6 sebagaian siswa mengalami kesulitan.
Jika di gambarkan dalam grafik sebagi berikut :


Grafik 1
Persentase Tahapan Pemecahan Masalah Yang Digunakan Siswa
Dalam Menyelesaikan Soal Persamaan Gelombang Mekanik


D. Analisis Kebenaran Jawaban Tahapan Pemecahan Masalah

Pada analisis penggunaan Tahapan pemecahan masalah dapat dilihat dengan
jelas bahwa siswa menggunakan enam tahapan dalam penyelesaian soal. Kebenaran
0.0%
20.0%
40.0%
60.0%
80.0%
100.0%
Visualizing Knowing Finding Planning Executing Cheking
77.8%
87.8%
98.3%
58.9%
48.9%
43.9%
Persentase


jawaban strategi pemecahan masalah yang digunakan dilihat dari hasil akhir siswa
dalam mengerjakan soal uraian materi persamaan gelombang mekanik. Jumlah dan
prosentase kebenaran jawaban pada setiap tahapan pemecahan masalah dapat
dilihat pada Tabel 2.
Tabel 2
Kebenaran jawaban siswa

No Soal
TAHAPAN PEMECAHAN MASALAH
Visual Know Find Plan Exec Chek
1
68% 94% 100% 83% 83% 86%
2
54% 60% 97% 55% 44% 39%
3
48% 65% 87% 78% 80% 72%
4
39% 56% 85% 54% 40% 29%
5
27% 40% 76% 20% 11% 11%
Rata Rata 47.2% 63.1% 89.1% 57.9% 51.6% 47.5%


Tabel 2 di atas adalah tabel yang menyajikan prosentase kebenaran
penggunaan tahapan penyelesaian masalah menurut Heller yang digunakan
siswa dalam menyelesaikan soal uraian materi persamaan gelombang.
Tabel prosentase kebenaran penggunaan tahapan penyelesaian masalah
menurut Heller yang digunakan siswa dalam menyelesaikan soal uraian materi
persamaan gelombang mekanik dapat disajikan dalam bentuk Grafik 2.



Grafik 2
Kebenaran Jawaban Strategi Penyelesaian Masalah










0.0%
20.0%
40.0%
60.0%
80.0%
100.0%
Visualizing Knowing Finding Planning Executing Cheking
47.2%
63.1%
89.1%
57.9%
51.6%
47.5%
Persentase


E. Pembahasan

Pada bagian ini disajikan pembahasan lebih lanjut terhadap hasil analisis yang
telah dilakukan, dikaitkan dengan permasalahan dan tujuan penelitian. Berikut ini
penulis akan membahas tahapan tahapan yang yelah di gunakan oleh siswa dalam
mengerjakan soal.
Ada enam tahapan yang di gunakan siswa dalam mengerjakan soal baik untuk
soal yang mudah atau pun soal yang sukar. Namun dari lima soal yang di berikan
terdapat pola yang sama untuk kesulitan yang paling tinggi yaitu tahapan planning (
perencanaan), Executing ( menyelesaikan masalah) dan cheking ( memeriksa
jawaban). Melalui wawancara kepada siswa penulis mengidentifikasi alasan
mengapa perbedaan-perbedaan dalam tingkat kesulitan siswa terjadi sebagai
berikut. Sumber pertama adalah kurangnya keterampilan matematika. Pada , siswa
mengatakan bahwa mereka merasa kesulitan dalam melaksanakan langkah. kami
menemukan bahwa sebagian besar siswa memiliki kesulitan memahami persamaan
umum gelombang. penyebab kesulitan ini siswa tidak mahir memanfaatkan
keterampilan matematika.
Sumber kedua adalah kurangnya pengetahuan fisika untuk memecahkan suatu
masalah tertentu. Pada kesulitan ini kemampuannya meliputi teori, konsep dan
persamaan. Pada kesulitan ini, siswa mengatakan bahwa mereka merasa kesulitan
dalam perencanaan langkah. Beberapa siswa kurang memiliki konsep fisika yang
diperlukan untuk memecahkan masalah persamaan gelombang. Beberapa orang
siswa memiliki konsep fisika yang diperlukan, tapi tidak bisa menghubungkan dengan
situasi masalah pada soal yang tingkatan lebih rumit. Beberapa siswa tidak tahu
istilah fisika yang sedang digunakan atau tidak bisa menafsirkan soal