Anda di halaman 1dari 22

Porselen

Di bidang kedokteran gigi


porselen digunakan
sebagai bahan untuk
membuat :
gigi tiruan, mahkota jaket, gigi
tiruan jembatan, inlay, onlay dan
veneers yang mengutamakan
estetika
Komposisi Porselen:

1. quartz atau flint (silika)
2. feldspar (campuran sodium
dan potasium aluminium
silikat)
3. kaolin (aluminium silikat)
4. bahan lain estetik
Silika
mineral yang tahan terhadap
pemanasan, dan dapat dijumpai
dalam bentuk quartz, tridymite,
maupun cristobalite
sifatnya keras, stabil, merupakan
bahan campuran terbesar dalam
kaca (glass), dan porselen
kedokteran gigi.
Suhu peleburan porselen juga dapat
diturunkan dengan penambahan
bahan lain seperti karbonat, borak.
Feldspar juga dapat digunakan
sebagai bahan fluks

Bentuk struktur kristal silika
Quartz dengan struktur heksagonal adalah
bentuk silika yang paling stabil
quartz dipanaskan pada suhu 867
0
C akan
mengalami recontructive transformation
menjadi tridymite (rhombohedral)
tridymite dipanaskan pada suhu 1470
0
C
berubah cristobalite (kubik).
cristobalite dipanaskan pada suhu lebih dari
1700
0
C melebur dan terjadi fused quartz yang
amorphous

Feldspar
feldspar adalah mineral alami berupa
anhydrous alumino-silicate, dan dapat
diperoleh dalam bentuk soda feldspar (Na2O,
Al2O3, 6 SiO2), lime feldspar (CaO, Al2O3,
6SiO2 ), dan potas feldspar (K2O, Al2O3,
6SiO2 ).
feldspar merupakan campuran dari sodium,
potasium, dan aluminium silikat dengan
perbandingan tertentu untuk menentukan suhu
peleburan

Kaolin
kaolin merupakan bahan seperti lempung
(clay) berupa hidrous alumino silikat,
dan bila ditambah air akan menjadi
campuran plastis yang dapat diolah
menjadi bentuk sesuai yang dikehendaki
porselen untuk keperluan di bidang
kedokteran gigi sedikit sekali atau
bahkan tidak mengandung kaolin.

Macam Porselen
Earthenware sebag.besar kaolin dan
quartz,feldspar min.
Stoneware kaolin, quartz, dan feldspar
seimbang.
Domestik porselen sebag.besar kaolin dan
feldspar, quartz sedikit.
Dental Porselen tdd. Feldspar dan quartz ,
tdk mengandung kaolin


Kelebihan Porselen
Estetika tinggi
Tdk terpengaruh cairan rongga mulut.
Tahan terhadap abrasi
Tdk mengasorbsi air
Stabil thd pengaruh ekspansi dan kontraksi
Kekuatan dan kekerasan baik
Warna dapat disesuaikan
Resisten thd stain
Biokompatibilitas baik

Kelemahan Porselen
Getas/brittle
Sukar diasah
Terlalu tipis pecah. mis: inlay
over/under restorasi pecah saat
pembuatan, susah diasah/tdk bisa
dikurangi sendiri
Klasifikasi Porselen
A. Berdasarkan pada suhu pembakarannya:
1. High fusing (1200
0
C - 1400
0
C).
2. Medium fusing (1050
0
C- 1200
0
C).
3. Low fusing (800
0
C - 1050
0
C).
High fusing bahan membuat elemen gigi
tiruan
Medium fusing & Low fusing membuat
restorasi gigi tiruan seperti gigi tiruan
jembatan, mahkota gigi tiruan, dan mahkota
gigi tiruan dengan kerangka logam


B. Berdasarkan Aplikasi:
Porselen Inti: biasanya utk mbuat
mahkota jaket utk
lapisan paling dalam.
Porselen Dentin: lebih translusen.
Porselen email: translusen maks.
C. Berdasarkan metode
pembakaran:
tekanan atmosfir
metode vakum
Sifat Porselen
1). Sifat kimia: tidak dapat dirusak oleh
lingkunganya.
2). Sifat fisik: keuletan dan tegangan
geseknya rendah, tetapi
tegangan tariknya tinggi.
3). Sifat mekanik: porselen adalah suatu bahan
yang getas, ok. itu
perkembangan porselen lebih
mengarah pada perbaikan
sifat mekanik, a.l: dengan
penambahan alumina yg
dapat memperkuat bahan


4). Sifat estetik: sangat baik karena
menyerupai gigi asli.
5). Sifat porus: pada saat pembakaran
dapat terjadi gelembung-
gelembung udara yang
tidak dapat dihindari
sehingga menyebabkan
terbentuknya rongga di
ntara partikel porselen. Hal
ini yg menyebabkan porselen
mudah pecah.
6). Sifat thermal: Konduktivitas thermal dan
koefisien ekspansi thermal
mirip jaringan email dan
dentin



Manipulasi ada tiga tahap:
1. Tahap Compaction
Ada 3 mcm serbuk porselen yg digunakan:
Opaque Shade (lap. Opaque)
Utk menutup warna jar. di bawahnya,
warna buram
Dentin Shade (lap. utk dentin or body)
lebih translusen daripada Opaque Shade,
menentukan warna dan btk restorasi
Enamel Shade
membentuk bag.luar mahkota,translusen
warna bisa disesuaikan dengan gigi asli


ENAMEL SHADE

DENTIN SHADE

OPAQUE SHADE
METAL




2. Tahap Firring
ada 3 fase dalam tahap pembakaran:
a. Pemanasan rendah/low bisque stage
Tujuan: utk menghilangkan air bhn shrinkage.
Penyatuan partikel keramik hanya pada titik
kontaknya cukup porous.
b.Pemanasan berlanjut/medium bisque
stage
Pada tahap ini shrinkage msh terjadi, kohesi
lebih besar antara partikel (partikel menyatu).
Air lbh banyak dihilangkan dari bahan agar
pengkerutan lebih kecil. Porousitas berkurang
dan terjadi pengkerutan (shrinkage).

c. Pemasan tinggi/high bisque
Pada tahap ini shrinkage berlanjut sebanyak
30-40% sampai benar-benar tdk terjadi
shrinkage sama sekali
3. Tahap Glazing
Glazing adl pelapisan gelas yang tdk berwarna
(transparan)
Tujuan: utk kompensasi (mengimbangi)
pengkerutan selama pembakaran
menutupi porous pada bahan
porselen

TERIMA KASIH

drg. Agus Sumono,M.Kes