Anda di halaman 1dari 30

MAKALAH KASUS

SISTEM MUSKULOSKELETAL II
EWING SARKOMA
KELOMPOK 12
FAUZIA FATHARANI 220110110028 (Chair)
NURUL IKLIMA 220110110055 (Sci!r 1)
MONA "OSEFIN 22011011012# (Scri!r 2)
A$ENG GUSTIANI 22011011000%
RIA HERLIANI 2201101100&8
ASTI NURHALIMAH 2201101100'2
MEL(A ISKAWATI 2201101100'&
LUSI"ANTI 2201101100')
(EWI "ULIA FATHONAH 22011011005%
OK" OCTA*IANI 2201101100%'
TOA"AH IN(AH SARI 2201101100)2
FRANSISKA "USRI(A 220110110108
+UTRI +AN$AITAN 2201101101&&
FAKULTAS ILMU KE+ERAWATAN
UNI*ERSITAS +A($A($ARAN
2012
KATA PENGANTAR
Assalammualaikum wr wb
Puji syukur kami panjatkan kehadirat Allah SWT yang telah memberikan rahmat serta
karunia-Nya kepada kami karena kami berhasil menyelesaikan makalah SGD mata kuliah
Sistem Integumen yang diaplikasikan ke dalam makalah ini yang alhamdulillah tepat pada
waktunya.
Terima kasih kami sampaikan kepada dsen tutr yang membantu penyusunan makalah ini!
juga kepada teman-teman kelmpk tutr "#. $akalah ini berisikan tentang %asus " yang
membahas tentang &wing sarkma.
Diharapkan makalah ini dapat memberikan man'aat dan pengetahuan dalam prses belajar
kami sebagai (aln perawat untuk menjadi perawat pr'esinal.
%ami menyadari bahwa makalah ini masih jauh dari sempurna! leh karena itu kritik dan
saran dari semua pihak yang bersi'at membangun selalu kami harapkan demi kesempurnaan
makalah ini.
Akhir kata! kami sampaikan terima kasih kepada semua pihak yang telah berperan serta
dalam penyusunan makalah ini dari awal sampai akhir. Semga Allah SWT senantiasa
meridhi segala usaha kita. Amin.
)atinangr! N*ember #+"#


Penyusun
BAB I
PENDAHULUAN
"." ,atar -elakang
Sar(ma adalah suatu tipe kanker yang jarang terjadi dimana penyakit ini
berkembang pada struktur pendukung tubuh. Ada # jenis dari sar(ma! yaitu sar(ma
pada tulang dan jaringan lunak. Sar(ma dapat berkembang pada dimanapun tulang!
namun dapat juga berkembang pada jaringan lunak disekitar tulang. Sar(ma pada
jaringan lunak dapat berkembang pada tt! lemak! pembuluh darah atau dimanapun pada
jaringan lunak yang mendukung! mengelilingi! dan melindungi rgan tubuh.
Sarkma ewing adalah suatu tumr ganas yang jarang terjadi dimana sel kanker
dapat ditemukan pada tulang maupun jaringan lunak. Sarkma ewingdijelaskan pertama
kali pada tahun ".#" leh Dr. )ames &wing /"011 2 ".345! dimana penyakit ini berbeda
dengan lim'ma dan jenis penyakit kanker lainnya pada masa itu. -iasanya penyakit ini
menyerang tulang panjang seperti pel*is! 'emur! humerus dan tulang rusuk. Sarkma
ewingjuga dapat bermetastasis ke tempat lain seperti sumsum tulang! paru-paru! ginjal!
hati! kelenjar adrenal! dan jaringan lunak lainnya. Walaupun Sarkma ewingtermasuk
salah satu kanker tulang! namun dapat juga terjadi pada jaringan lunak yang lebih dikenal
dengan nama ekstrasseus &wing sar(ma.
Walaupun Sarkma ewingjarang terjadi! namun penyakit ini dapat
menimbulkan keganasan sekunder /kambuh5! terutama pada pasien yang menjalani
raditerapi. Sarkma ewingdapat menyebar ketika sel tumr memasuki darah dan
mengikuti sirkulasi darah menuju ke bagian tubuh lain sehingga sel tumr akan
membentuk tumr sekunder /metastasis5 di tempat lain. Sel tumr juga dapat menyebar
melalui sistem lim'atik /dalam hal ini termasuk kelenjar lim'a di seluruh tubuh5. Tumr
juga dapat menyebar dengan (ara pertumbuhan langsung dari tumr primer membentuk
6skip metastases7 /metastasis di sekitar kanker terhenti sementara! jauh dari lkasi
kanker! telah ditemukan sel kanker dengan prgsis yang buruk5 walaupun hal ini jarang
terjadi. Sebenarnya! penyebab Sarkma ewingmasih belum dapat dipastikan.
Namun! beberapa peneliti menemukan bahwa penyakit ini disebabkan karena
perubahan sel krmsn pada DNA yang akhirnya menyebabkan timbulnya penyakit ini.
Sarkma ewingtermasuk penyakit dengan kelainan genetik akibat kesalahan rekmbinasi
krmsm yang dapat menyebabkan sel nrmal berubah menjadi sel ganas. Sarkma
ewing terjadi akibat translkasi krmsm "" dan ##! dimana gen &WS pada krmsn
## berpindah ke gen 8,I" pada krmsn "" dan menyatu. Perpindahan ini dinamakan
translkasi ""9 ## :t/""9 ##5;. Translkasi ini menghasilkan ptngan baru pada DNA.
Walaupun terjadi translkasi krmsm! penyakit ini tidak diturunkan dari
rang tua kepada anaknya. Pasien yang menderita Sarkma ewingtidak mendapatkan
penyakit tersebut dari rang tuanya dan tidak akan menurunkan resik menderita kanker
ini kepada anaknya. Demikian pula dengan saudara sedarah dari pasien yang menderita
Sarkma ewing tidak memiliki resik menderita &wing sar(ma. 4 &WS<8,I ber'ungsi
sebagai master regulatr. Seperti kanker lain! Sarkma ewingtidak menular dan tidak
dapat berpindah ke tubuh rang lain.
Sarkma ewing dapat menyerang anak-anak dan dewasa muda! dengan insiden
tertinggi pada usia sekitar "+ sampai #+ tahun. Penyakit ini merupakan penyakit kedua
paling sering dari kelmpk kanker tulang pada anak-anak dan remaja. Sekitar .+=
anak-anak yang menderita &wing sar(ma akan menunjukkan kelainan pada gen "" dan
##! yang biasanya membantu dalam mendiagnsa penyakit ini. Penyakit ini jarang terjadi
pada anak dibawah umur > tahun dan dewasa diatas umur 4+ tahun! namun lebih jarang
lagi pada dewasa diatas 3+ tahun.
Penyakit ini lebih banyak menyerang pria daripada wanita dengan
perbandingan 4?#. Sekitar #>+ anak-anak dan remaja di @S menderita penyakit Sarkma
ewingsetiap tahunnya. 8rekuensi Sarkma ewingdi Amerika Serikat tergantung juga
pada usia pasien! dengan rasi +!4 kasus per satu juta anak untuk usia lebih muda dari 4
tahun dan 3!1 kasus per satu juta anak untuk remaja usia sekitar "> 2 ". tahun.# Penyakit
ini juga lebih banyak menyerang rang %aukasid daripada rang Asia dan rang
Amerika berkulit hitam.
".# Tujuan
Pembuatan makalah ini bertujuan?
a. $ahasiswa mengetahui knsep umum dari &wing Sar(ma
b. $ahasiswa mampu menentukan diagnsa keperawatan dengan pasien &wing
Sar(ma
(. $ahasiswa mampu membuat asuhan keperawatan pada pasien &wing Sar(ma
d. $ahasiswa mampu membuat ren(ana asuhan keperawatan pada pasien &wing
Sar(ma
".4 Aumusan $asalah
Sesuai dengan kasus! kami memperleh penekanan masalah pada (ara pembuatan
asuhan keperawatan! sehingga rumusan masalah yang sesuai dengan kasus tersebut yaitu?
a. -agaimana penjelasan knsep umum dari penyakit &wing Sar(maB
b. Apa saja diagnsa keperawatan yang dapat diangkat dari kasus tersebutB
(. Apa saja asuhan keperawatan yang dapat dibuat leh perawat sehubungan dengan
kasus tersebutB
d. Apa saja ren(ana asuhan keperawatan yang dapat dilakukan leh perawat sehubungan
dengan kasus tresebutB
".3 Sistematika Penulisan
-A- I P&NDAC@,@AN
"." ,atar -elakang
".# Tujuan
".4 Aumusan $asalah
".3 Sistematika Penulisan
-A- II P&$-ACASAN
#." %asus
#.# Pembahasan %asus
#.#." Step "
#.#.# Step #
#.#.4 Step 4
#.#.3 Step 3
#.#.> Step >
#.#.1 Step 1
#.#.D Step D
#.#.D." %nsep @mum
#.#.D.# &tilgi
#.#.D.4 $ani'estasi %linis
#.#.D.3 Penatalaksanan
#.#.D.> Pemeriksaan diagnstik
#.#.D.1 Asuhan %eperawatan
-A- III P&N@T@P
4." Simpulan
Da'tar Pustaka
BAB II
PEMBAHASAN
#." %asus
Serang laki-laki usia 0 tahun dib*awa rangtuanya ke pli rtpedi karena
mengeluh nyeri pada paha kiri atas dekat selangkangan. Nyeri sudah dirasakan sejak 4
bulan terakhir tetapi nyeri hilang timbul dan berkurang bila tidur terlentang. Seminggu
terakhir pangkal paha mulai membesar dan dirasakan sangat nyeri sehingga pasien
dibawa ke AS. Saat pemeriksaan 'isik anak tampak nyeri skala 0 /+ 2 "+5! tidak bisa
memakai (elana dalam dan (elana panjang karena kaki sangat bengkak dan sakit bila
digerakan! ter(ium bau pesing! pangkal paha bengkak! merah! teraba massa keras! nyeri
tekan. Ibu pasien berkata pasien jadi rewel dan menghisap tangan bila nyeri. 8t
rntgent menunjukan massa. Dkter berkata akan mengperasi pasien dan dilanjutkan
dengan kemterapi. Ayah pasien menlak dengan alasan pasien masih ke(il dab bisa
berkulit gsng bila dikem! lebih baik dibawa ke pengbatan alternati' saja dan
meminta dkter memberikan anti nyeri saja.
#.# Pembahasan %asus
#.#." Step "
-
#.#.# Step #
". $engapa nyeri yang hilang timbul berkurang saat tidur terlentangB /Asti5
#. $engapa ter(ium bau pesingB /Eky5
4. Apa yang harus dijelaskan kepada rang tua pasien tentang kemterapiB
/Dewi5
3. Apa yang harus dijelaskan kepada rang tua pasien tentang pengbatan
alternati'B /Ajeng5
>. %ankernya sudah berada pada stadium berapaB Dan apa kekurangan dan
kelebihan dari pengbatan alternati'B /$elda5
1. $engapa bengkaknya di pangkal pahaB /Ajeng5
D. Apa diagnsa medis dan diagnsa keperawatannyaB /,usi5
0. Apa massa yang terdapat pada pangkal pahaB /Asti5
.. Apa saja indikasi pasien untuk dilakukan perasiB /8ransiska5
"+. Apa saja peran perawat untuk pasienB /Tayah5
"". -agaimana tahapan pengbatan tumrB /$elda5
#.#.4 Step 4
"5 Pada saat berdiri terjadi penekanan pada kaki sehingga nyeri! sedangkan pada
saat terlentang tidak terjadi penekanan di kaki /Tayah5
#5 %arena masalah pada pangkal paha! kandung kemih bisa terkena juga /,usi5
45 Fang harus dijelaskan adalah tahapan kemterapi! e'ek samping kemterapi!
dan hal yang bisa mengurangi e'ek samping /Ajeng5
35 Pengbatan alternati' itu misalnya diurut atau dipijat. )ika diurut atau dipijat
sel kanker yang rapuh itu menyebabkan selnya rusak dan akan bertambah
parah penyakitnya /Tayah5
>5 Carus ada data untuk stadium kankernya. %elebihan pengbatan alternati'?
lebih menggunakan bat herbal /Dewi5
%ekurangannya? dsisnya tidak diketahui atau tidak jelas /$na5
15 %arena menyerang pada ujung tulang panjang /8ransiska5
D5 Diagnsa medis? ewing! diagnsa keperawatan? nyeri9 kping tidak e'ekti'9
kurang pengetahuan /Dewi5
Diagnsa keperawatan? gangguan mbilitas 'isik /$elda5
05 $assa yang keras itu adalah tulang /Dewi5
.5 Indikasinya apabila rasa nyeri yang tidak hilang /,usi5
@ntuk memberi kenyamanan pada nyeri pasien /Nurul5
"+5 Peran perawat memberi penjelasan tentang (ara mengbati e'ek samping
kemterapi! misalnya e'ek samping berupa kulit gsng dan memberikan
mti*asi untuk anak /Eky5
$emberikan pendidikan kesehatan untuk mengurangi rasa nyeri /Asti5
""5 Tahapan pengbatan tumr adalah radiasi! kemterapi! dan pembedahan
/Ajeng5
#.#.3 Step 3
$ind map
#.#.> Step >
,earning Ebje(ti*e
$enjelaskan seluruh mind map
#.#.1 Step 1
Sel' study
#.#.D Step D
#.#.D." %nsep umum
a. De'inisi
Pada tahun ".#"! )ames &wing menggambarkan suatu tumr tulang
hemragis-*askuler yang tersusun dari sel bulat! ke(il tanpa disertai
pembentukan steid yang biasanya terjadi di bagian tengah tulang
panjang atau tulang pipih. Tumr ini mulanya diperkirakan timbul dari
sel endtelial! namun bukti yang diperleh baru-baru ini menunjukan
bahwa kemungkinan tumr ini berasal dari jaringan sara' primiti'.
Sarkma &wing merupakan tumr maligna yang tersusun atas sel bulat!
ke(il yang paling banyak terjadi pada tiga dekade pertama kehidupan.
Sarkma &wing merupakan tumr ganas primer yang paling sering
mengenai tulang panjang! kebanyakan pada dia'isis. tulang yang paling
sering terkena adalah pel*is dan tulang iga.
A,-ha.
/!0!ra1a2a.
K3.,!0
-4-4
(!5i.i,i
E6i!4i3738
i
K7a,i5i/a,i
+a235i,i373
8i
+!.8/a9ia.
A.a7i,a 6a2a
(ia8.3,a
/!0!ra1a2
a.
EWING
Ma.i5!,2a,i
/7i.i,
+!.a2a7a/,a.a
a.
E2i373
8i
+!4!ri/,aa.
6ia8.3,2i/
Tumr tulang merupakan kelainan pada sistem muskulskeletal yang
bersi'at neplastik. Tumr dalam arti yang sempit berarti benjlan!
sedangkan setiap pertumbuhan yang baru dan abnrmal disebut
neplasma. Sarkma &wing adalah neplasma ganas yang tumbuh
(epat dan berasal dari sel-sel primiti' sumsum tulang pada dewasa
muda. Sarkma ewing! neurepitelima peri'er atau juga dikenal
sebagai tumr neurektdermal yang merupakan neplasma sel bulat
ke(il tidak berdi'erensiasi yang sangat ganas yang paling sering timbul
pada tulang tetapi dapat juga timbul pada jaringan lunak.
&wing atau tumr ganas adalah jenis tumr yang sangat ganas! sering
mengenai sumsum tulang panjang dan merupakan neplasma tulang
primer ketiga yang paling sering dijumpai. Tumr ini paling sering
terjadi pada anak-anak belasan tahun dan pada krpus tulang panjang
/pel*is! 'emur! humerus5
&wing dapat bermetastase ke sumsum tulang! paru-paru! ginjal! hati!
kelenjar adrenal! dan jaringan lunak lainnya
b. &pidemilgi
Tumr ganas primer ini paling sering mengenai tulang panjang!
terutama mengenai bagian dia'isis /sha't ' the bne5. Tumr ini paling
sering terdapat di 'emur /#>=5! dan bisa juga terdapat di pel*is ! iga!
gelang bahu /s(apula! (la*i(ula! dan humerus5.
Pria lebih sering menderita tumr ini dari pada wanita. %ira kira D>=
dari penderita tumr ini berusia dibawah #+ th! yang paling sering
antara >-">th. Predileksi usia pasien sangat penting dalam menegakan
diagnsa! karena tumr ini jarang mengenai rang dengan usia kurang
dari > th dan lebih dari 4+ th. Tapi Sarkma &wing pernah juga
dilaprkan terdapat pada pasien berusia " th dan D. th! tetapi paling
sering terjadi pada usia antara > th sampai 4+ th.
Tumr ini paling sering terlihat pada anak-anak dalam usia belasan dan
paling sering adalah tulang-tulang panjang.
Pada anak-anak! sar(ma &wing merupakan tumr tulang primer yang
paling umum setelah stesarkma. Setiap tahun tidak kurang dari +!#
kasus per "++.+++ anak-anak di diagnsis sebagai sar(ma ewing! dan
diperkirakan terdapat "1+ kasus baru yang terjadi pada tahun "..4.
Di seluruh dunia! insidensinya ber*ariasi dari daerah dengan insidensi
tinggi! misalnya Amerika Serikat dan &rpa ke daerah dengan insidensi
rendah! misalnya A'rika dan Gina. Sarkma &wing sering juga terjadi
pada dekade kedua kehidupan. )arang terjadi pada umur > tahun dan
sesudah 4+ tahun. Insidensinya sama antara pria dan wanita. -iasanya
sar(ma &wing tidak berhubungan dengan sindrma (ngenital! tetapi
banyak berhubungan dengan anmaly skeletal! misalnya ?
en(hndrma! aneurisma kista tulang dan anmali urgenital! misal ?
hipspadia.
(. %lasi'ikasi
&wing tumr terbagi menjadi # kelmpk! yaitu ?
a5 &wing tumr pada tulang
-iasanya ditemukan pada tulang lengan! kaki! dada! tubuh!
punggung! atau kepala. Tumr pada tulang ini terjadi lagi menjadi
4 jenis! yaitu ? klasik &wing sar(ma /&wing sar(ma5! primiti'
neurektdermal tumr /PN&T5! dan askin tumr /PN&T pada
dinding dada5
b5 &kstrasseus ewing sar(ma
Adalah tumr yang tumbuh pada jaringan lunak. Tumr jenis ini
ditemukan pada tubuh! lengan! kaki! kepala! dan leher
Stadium ewing sar(ma yang digunakan untuk menentukan
perawatan dan memberikan indikasi mengenai kemungkinan
prgnsa baik atau buruk dibagi atas > tahap! yaitu?
a. Stadium "A? tumr tingkat rendah /ringan5 ditemukan hanya pada
lapisan keras tulang.
b. Stadium "-? tumr tingkat rendah /ringan5 ditemukan memperluas
diri di sekitar jaringan lunak.
(. Stadium #A? tumr tingkat tinggi /berat5 ditemukan hanya pada
lapisan keras tulang.
d. Stadium #-? tumr tingkat tinggi /berat5 ditemukan memperluas
diri di sekitar jaringan lunak.
e. Stadium 4? tumr tingkat rendah /ringan5 atau tinggi /berat5 yang
telah bermetastasis.
$enurut lkasinya! ewing sar(ma dibagi atas 3 stadium! yaitu ?
"5 Stadium I ? sel kanker ditemukan di mata! kepala! leher< dekat
dengan rgan kelamin dan kandung kemih
#5 Stadium II ? sel kanker terletak di suatu tempat /selain stadium I5!
lebih ke(il dari # in(hi dan belum menyebar ke kelenjar lim'a
45 Stadium III ? Sel kanker terletak di satu tempat / selain stadium I5!
lebih besar dari # in(hi! dan telah menyebar ke kelenjar lim'a
35 Stadium IH ? sel kanker telah menyebar dan ditemukan di lebih
dari satu tempat ketika pertama kali penyakit ini didiagnsa.
>5 Ae(urrent ? sel kanker timbul kembali. Setelah penyakit
disembuhkan dapat timbul saat pertama kali di tempat tersebut atau
di temapat lain.
,kasi ewing sar(ma? pel*is #"=! 'emur #"=! 'ibula "#=! tibia ""=!
humerus ""=! (sta D=! *ertebra >=! s(apula 3=! tulang kepala 4=!
tempat lain I#=.
d. Pat'isilgi
Aadiasi sinar radiakti'! geneti(! *irus nkgen
Sel nrmal mengalami kerusakan DNA
$utasi gen
Pengakti'an nkgen Perubahan gen yang Pengakti'an gen
Pendrng pertumbuhan mengendalikan pertumbuhan supresr kanker
Prli'erasi sel abnrmal yang bersi'at stegenik
$engeluarkan enJim da Sar(ma
tksin metabli(
,uka tidak sembuh-sembuh $enyerang
bagian tulang panjang
AestiGangguan integritas kuli & W I N GS Pemeriksaan rntgen
&rsi krteks dan jaringan lunak Gambaran sunburst
Aespn makr'ag Esteblastik Estelitik
Sekresi TN8-K %a*um medulla diganti leh tumr Destruksi tulang
Sekresi hrmne (ahe(tin $enjadi lapisan tulang
Aepresi enJim penyimpanan $un(ul priesteumLkrteks yg terpisah Pembentukan sel-sel
lemak /(ahe(Mia5 tulang abnrmal
$embentuk segitiga (dman /stesit! steblas! steklas5
AestiGangguan pemenuhan nutrisi II Aeaksi tulang abnrmal Esteblastik
-- $enyerang sumsum tulang /awalnya5 Sel-sel plasma yg
belum matang
terusmembelah
8atigue Sumsum tulang tetap bekerja Pembelahan sel abnrmal
%erusakan mbilitas 'isik Cematpetik (epat T@$EA
$&$-&SAA
Timbul
benjlan<massa
Immbilisasi Merusak jar.lunak&pembulu !ara $enekan pembuluh darah
Timbul ulkus disertai pus Pembuluh rupture /rbek5
Di tungkai kanan In'lamasi
In'lamasi Timbul benjlan<massa
Pelepasan mediatr kimia /bradikinin5 perasi
$erangsang ujung sara' bebas kurang pengetahuan
Aangsang dihantar leh serabut kping tidak e'ekti'
delta ALG dialirkan dalam
bentuk elektrkimia melalui
in'use ganglia radiks menuju
drsal hrn di medulla spinalis
bag. psterir bawah
Dihantar melalui spintalamikus
Thalamus
Persepsi nyeri leh krteks serebral
Nyeri
$erangsang s.sara' tnm
$engakti*asi nrepine'rin
S.S.Simpatis S.S.Parasimpatis
Gerakan peristaltik Sekresi asam lambung
Sensasi kenyang Anreksia $ual
#.#.D.# &tilgi
Ada beberapa 'aktr resik yang mempengaruhi insidensi sar(ma &wing!
yaitu ?
a. 8aktr usia.
Insidensi sarkma &wing meningkat dengan (epat dari mendekati +
pada umur > tahun dan men(apai pun(aknya pada umur "+ -"0 tahun.
Sesudah umur #+ tahun insidensinya menurun kembali dan mendekati +
pada umur 4+ tahun.
b. 8aktr jenis kelamin.
Aesik pria sedikit lebih tinggi dibandingkan wanita! tetapi setelah
umur "4 tahun insidensinya antara pria dan wanita hampir sama.
(. 8aktr ras.
Penyakit ini jarang didapatkan pada rang kulit hitam.
d. 8aktr genetik! yang dikenal meliputi?
"5 Aiwayat keluarga. 8aktr resik pada garis keturunan pertama tidak
meningkat. Tidak ada sindrma 'amilia yang berhubungan dengan
sar(ma &wing.
#5 Anmali genetik! terdapatnya anmali pada krmsm ##!
translkasi atau hilangnya krmsm ini terdeteksi pada 0> =
penderita sar(ma &wing.
45 Aiwayat penyakit tulang! anmali (ngenital tertentu dari skeletal!
yaitu aneurisma kista tulang dan en(hndrma meningkatkan resik
sar(ma &wing! juga anmali geniturinary seperti hipspadia dan
duplikasinya juga berhubungan dengan sar(ma &wing.
#.#.D.4 $ani'estasi klinis
$ani'estasi klinis sarkma &wing dapat berupa mani'estasi lkal maupun
sistemik.
a. $ani'estasi lkal meliputi? nyeri dan bengkak pada daerah 'emur atau
pel*is! meskipun tulang lain dapat juga terlibat. $asa tulang dan
jaringan lunak di daerah sekitar tumr sering dan bisa teraba 'luktuasi
dan terlihat eritema yang berasal dari perdarahan dalam tumr. %ulit
disekitar lesi tampak kemerahan dan hangat.
b. $ani'estasi sistemik biasanya meliputi? malaise! berat badan menurun!
dan demam kadang terjadi disertai peningkatan ,&D /laju endap darah5
serta dapat ditemukan adanya masa paru yang merupakan metastase.
Durasi dari mun(ulnya gejala bisa diukur dalam minggu atau bulan dan
seringkali memanjang pada pasien yang mempunyai lesi primer pada aksis
tulang. Tanda dan gejala yang khas adalah nyeri! benjlan nyeri
tekan!demam /40

-3+

G5! dan leuksitsis /#+.+++ sampai 3+.+++


leuksit<mm45.
$ani'estasi lain yang bisa mun(ul?
a. Pembengkakan dan nyeri pada daerah yang terkena
b. Nyeri yang sangat membuat pasien anak-anak menjadi regresi ?
ngmpl! menghisap jari! rewel.
(. Demam ringan /43
+
2 3+
+
G 5
d. Gejala seperti 'lu malaise dan kelelahan
e. Anemia leksitsis /#+.+++ 2 3+.+++ leksit<mm
4
5
#.#.D.3 Pemeriksaan diagnstik
a. Pemeriksaan darah ?
"5 Pemeriksaan darah rutin
#5 Transaminase hati
45 ,aktat dehidrgenase. %enaikan kadar enJim ini berhubungan
dengan adanya atau berkembangnya metastase.
b. Pemeriksaan radilgis?
"5 8t rntgen
#5 GT s(an? Pada daerah yang di(urigai neplasma /misal ? pel*is!
ekstremitas! kepala5 dan penting untuk men(atat besar dan lkasi
massa dan hubunganya dengan struktur sekitarnya dan adanya
metastase pulmner. -ila ada gejala nerlgis! GT s(an kepala
juga sebaiknya dilakukan.
(. Pemeriksaan in*asi'?
"5 -ipsi dan aspirasi sumsum tulang. Aspirasi dan bipsi sample
sumsum tulang pada jarak tertentu dari tumr dilakukan untuk
menyingkirkan adanya metastase.
#5 -ipsi. -ipsi insisi atau dengan jarum pada massa tumr sangat
penting untuk mendiagnsis Sarkma &wing. )ika terdapat
kmpnen jaringan lunak! bipsi pada daerah ini biasanya lebih
dimungkinkan.
d. Gambaran Aadilgi
Tampak lesi destrukti' yang bersi'at in'iltrati' yang berawal dari
medula! pada 't rntgen terlihat sebagai daerah yang radilusen.
Tumr (epat merusak krteks dan tampak reaksi peristeal. %adang-
kadang reaksi peristeal tampak sebagai garis-garis berlapis-lapis
meyerupai kulit bawang yang dikenal dengan Enin Peel Appearan(e.
Gambaran ini pernah dianggap sebagai tanda patgnmnis untuk
Sarkma &wing! tetapi ternyata tanda ini juga dapat ditemukan pada
tumr tulang lain. Tumr membesar dengan (epat! biasanya dalam
beberapa minggu tampak destruksi tulang yang luas dan
pembengkakan jaringan lunak yang besar karena in'iltrasi tumr ke
jaringan di sekitar tulang. %adang-kadang tumr ini juga dapat
ditemukan di meta'isis tulang panjang sehingga sukar dibedakan
dengan Estesarkma. Tumr ini juga kadang-kadang memberikan
gambaran radilgik yang sukar dibedakan dengan stemielitis.
Pemeriksaan diagnstik?
"#T# R#NTGEN
o 8t Antgen dapat mengidenti'ikasi adanya
,esi ,itik! ,esi -lastik! Aeaksi peristeal
/Sun Aay appearan(e! Segitiga Gdman!
Enin Skin5! dan dapat melihat s't tissue
mass atau massa jaringan lunak. -erikut
(nth 't rntgen pada pangkal paha yang
menunjukkan adanya ,esi,itik dan -lastik
di metae piphisis Es. 8emur kiri! Tak
tampak S't Tissue $ass! dan Tampa
kreaksi peristeal berupa Enin skin
appearan(e.
$T S$AN
o GT S(an dapat mengidenti'ikasi Stadium!
Asal tumr! -atas 2 batas S't Tissue $ass.
-erikut (nth GT S(an yang menunjukka
nadanya lesi litik di Diaphisis Es. 8emur!
Tampak penebalan ringan krteM dan
ekspansil di Diaphisis Es.8emur! Taktampak
S't Tissue $ass! T"
MRI
o $AI merupakan mdalitas terbaik untuk
mende'enisikan Tumr &wing karena dapat
mengidenti'ikasikan adanya Derajat ekspansi!
Pembesaran! S't Tissue $ass! Cubungan
antara lesi yang berdekatan dengan pembuluh
darah dan sara'! Staging dan peren(anaan
perasi! dan juga dapat dijadikan bahan
e*aluas iuntuk 'llw-up klien. -erikut
(nth $AI yang menunjukkan adanya S't
Tissue $ass Es.8emur kiri dengan stadium
T4.
#.#.D.> Penatalaksanaan
Semua pasien dengan sar(ma &wing! meskipun sudah mengalami
metastase harus dibati engan sebaik 2 baiknya. @ntuk kebehsilan
pengbatan diperlukan kerja sama yang erat diantara ahli bedah!
kemterapist dan raditherapist untuk memastikan pendekatan yang e'ekti'
guna mengendalikan lesi primer dan penyebaran tumr. Prtkl
pengbatan sar(ma &wing sekarang ini sering kali dimulai dengan 4
hingga > siklus kemterapi sebelum radiasi. Pemberian raditerapi awal
dipertimbangkan pada pasien dengan kmpresi *ertebra dan btruksi jalan
napas yang disebabkan leh tumr. Pemakaian dMrubi(ine /adriamy(ine5
dan da(tinmy(ine yang umumnya dipakai sebagai agen kemterapi pada
sar(ma &wing! berinteraksi dengan radiasi! dan ptensial menimbulkan
tksisitas lkal dan memerlukan penghentian terapi! dengan knsekuensi
negati*e untuk (ntrl lkal. Prblem ini dapat dikurangi dengan
melambatkan radiasi untuk beberapa hari sesudah pemberian bat dan
diren(anakan pengbatan radiasi se(ara hati 2 hati.
Dengan terapi pembedahan saja! lng-term sur*i*al rate pasien pada
kebanyakan seri awal adalah kurang dari "+ =. %egagalan umumnya
disebabkan leh adanya metastase jauh.
a. Pembedahan
Pembedahan dilakukan atas dasar?
"5 Indikasi.
%emajuan terapi radiasi guna mengntrl sar(ma &wing
menurunkan peran terapi pembedahan dalam pengbatan sar(ma
&wing. Pada masa kini terapi reseksi bedah /biasanya dilakukan
setelah kemterapi adju*ant preperati'5 dianjurkan pada lesi
pel*is dan tumr yang dapat menyebar ke jaringan tulang!
misalnya ? 'ibula! (sta dan tulang tarsal. Selanjutnya amputasi
diperlukan untuk 'raktur patlgis dan tumr in'ragenikulatum
primer yang tidak dapat ditangani se(ara lkal dengan terapi
radiasi.
#5 Pendekatan
Pendekatan bedah sangat ber*ariasi tergantung pada besar! lkasi
dan penyebaran tumr.
45 Prsedur
a5 -ipsi
Teknik untuk menjalankan bipsi pada tumr tulang adalah
identik dengan stesarkma.
b5 Aeseksi radikal
)ika terapi bedah diindikasikan! pengangkatan tumr dengan
menyertai tepi jaringan nrmal harus dilakukan! ke(uali jika
terdapat de'isit 'ungsinal berlebihan.
b. %emterapi
Sekarang ini! kemterapi diberikan 4 2 > siklus sebelum pengbatan
radiasi dan pembedahan pada tumr primer. Ini memberikan respn
penilaian yang akurat pada kemterapi.
%emterapi adju*ant
%emterapi adju*ant adalah suatu kewajiban yang biasa digunakan
untuk pengbatan sarkma ewing. Se(ara dua dekade berturut-turut!
kemterapi adalah terapi yang lebih e'ekti'. %emterapi adju*ant
terdiri dari?
"5 %emterapi preperati'
%emterapi inisial /4 2 > siklus5 sekarang merupakan standart pada
pasien dengan indikasi pembedahan.
#5 %emterapi pstperati'
%emterapi tambahan dapat dikmbinasikan dengan terapi radiasi
jika reseksi kmplit tidak bisa dilakukan.
Penyebaran lkal dan metastase sarkma &wing. Dengan agen
tunggal! sejumlah agen kemterapi berikut ini e'ekti' untuk sarkma
&wing dan menghasilkan tingkat respn yang menyeluruh?
Gy(lphsamide />+=5! dMrubi(ine /3+=5! dan a(tinmy(in-D!
(ar $ustine! etpside! 8lurura(il dan i's'amide.
Dipikirkan juga kemungkinan adanya immunterapi pada sarkma
&wing. Pemikiran ini didasarkan pada adanya lapran metastase
sarkma &wing yang menghilang pada pasien yang kebetulan
mengalami in'eksi pada daerah metastase tadi. Diduga hal ini terjadi
karena akti*itas anti tumr pada pasien sehubungan dengan in'eksi
bakterial.
(. Terapi radiasi
Terapi radiasi adju*ant terdiri dari?
"5 Aaditerapi preperati'
%arena tingginya tingkat (ntrl l(al dengan radiasi /sendiri dan
dengan kemterapi5! terapi ini tidak digunakan se(ara luas.
#5 Terapi radiasi pst perati'
Setelah reseksi bedah yang sesuai untuk &wingNs sar(ma!
penanganan dapat dilanjutkan dengan terapi radiasi! hanya jika tetap
ada sisa mikrskpik yang besar dan bermakna.
Terapi radiasi biasanya menggunakan energi tinggi untuk
menghan(urkan atau membunuh sel-sel kanker dari ke(enderungan
untuk tumbuh dan bermetastasis. Ini termasuk pembedahan ke(il.
Terapi ini hanya bisa digunakan untuk area yang spesi'ik. Aadiasi
tidak bisa digunakan untuk daerah yang tidak terlkalisasi atau sel-
sel kanker yang sudah menyebar pada bagian-bagian tubuh.
Aaditerapi bisa dilakukan dengan dua (ara yakni eksternal dan
internal. Se(ara eksternal dengan (ara mengirimkan energi radiasi
tingkat tinggi yang berasal dari mesin se(ara langsung pada tumr.
Se(ara internal atau bra(hiterapi! biasanya dengan menanamkan
implantasi atau sejenis materil radiakti' yang lebih ke(il! dekat
dengan kanker. Sarkma ewing relati' sensiti' terhadap radiasi. -ila
terlkalisasi! terapi radiasi adalah terapi utama tapi akan lebih
e'ekti' jika digabungkan dengan kemterapi.
&'ek samping bisa timbul dengan berjalannya waktu. Dsis besar
dapat menyebabkan kerusakan pada kulit di area yang langsung
menerima raditerapi. Pada pasien sarkma ewing bisa
menyebabkan kerusakan pembuluh darah *ena dan sara'! sedangkan
pemberian pada e'ek-e'ek lanjut biasanya mun(ul pada anak-anak!
bisa menyebabkan atrpi! 'ibrsis! gangguan pertumbuhan tulang!
gangguan pergerakan! edem dan kerusakan sara' peri'er.
#.#.D.1 Asuhan keperawatan
a. Pengkajian
"5 Identitas pasien
Nama ? NN
@mur ? 0 tahun
)enis kelamin ? laki-laki
#5 Aiwayat kesehatan sekarang
? klien mengeluh nyeri pada paha kiri atas dekat selangkangan. Nyeri
sudah dirasakan sejak 4 bulan terakhir tetapi hilang timbul dan
berkurang bila tidur terlentang. Seminggu terakhir pangkal paha
mulai membesar dan dirasakan sangat nyeri sehingga pasien dibawa
ke AS.
45 Aiwayat kesehatan masa lalu
? -
35 Aiwayat kesehatan keluarga
? -
>5 Pemeriksaan 'isik
Tampak nyeri skala 0 /skala "+5
Tidak bisa memakai (elana dalam dan (elana panjang karena
kaki sakit bila digerakkan
Ter(ium bau pesing
Pangkal paha merah dan bengkak
Teraba massa keras
Nyeri tekan
15 Pemeriksaan penunjang
? 't rntgen menunjukkan massa
D5 Terapi
? akan dilakukan perasi dan dilanjutkan kemterapi
b. Analisa data
Data yang menyimpang &tilgi $asalah
DS ?
nyeri pada paha
kiri atas dekat
selangkangan ! nyeri
dirasakan sejak 4 bulan
terakhir tetapi hilang
timbul saat tidur
terlentang
DE ?
". nyeri skala 0 /"+5
Tumr

O Pli'erasi sel
/destruksi tulang dan
peristeum5

&kspansi tumr < metastasis


yang (epat

$enekan jaringan sekitar

In'lamasi

Pembengkakan

N%er&
Nyeri
DS ? -
DE ? -
Tumr

O Pli'erasi sel
/destruksi tulang dan
peristeum5

O Ne*askularisasi jaringan

O $etablisme

O %ebutuhan energi

Res&k' (&n))& nu(r&s& kuran)


!ar& kebu(uan
Aesik tinggi nutrisi
kurang dari kebutuhan
DS ?
". nyeri pada paha
kiri atas dekat
Tumr

O Pli'erasi sel
Gangguan mbilitas
'isik
selangkangan ! nyeri
dirasakan sejak 4 bulan
terakhir tetapi hilang
timbul saat tidur
terlentang
DE
nyeri skala 0 /"+5! tidak
bisa memakai (elana
dalam! (elana panjang
karena kaki bengkak dan
sakit bila digerakkan.
Ter(ium bau pesing.
Pangkal paha merah!
bengkak! teraba massa
keras! nyeri tekan.
/destruksi tulang dan
peristeum5

&kspansi tumr < metastasis


yang (epat

$enekan jaringan sekitar

In'lamasi

Pembengkakan

Nyeri

Gan))uan m'b&l&(as *&s&k


Dkter berkata akan
mengperasi klien dan
dilanjutkan dg tindakan
kemterapi! ayah klien
menlak dengan alasan
klien masih ke(il dan
bisa berkulit gsng bila
di kem lebih baik
dibawa ke pengbatan
alternati' saja dan
meminta dkter
memberikan anti nyeri
saja.
Gen supresr tumr

Delesi<insersi

Pertumbuhan baru sel-sel tulang


L jaringan lunak

-erdi'erensiasi menjadi
beberapa sel steklas!
kndrblas! 'ibrblas! mielblas

Tumr

-ersi'at ganas

Tindakan kemterapi <


raditerapi

%ping tidak e'ekti'


%urang pengetahuan

K'p&n) (&!ak e*ek(&*


(. Diagnsa keperawatan
"5 Nyeri yang berhubungan dengan respn in'lamasi yang ditandai
dengan pasien mengeluh nyeri pada paha kiri atas dekat
selangkangan
#5 Gangguan mbilitas 'isik berhubungan dengan nyeri yang ditandai
dengan nyeri pada paha kiri atas dekat! tidak bisa memakai (elana
dalam karena kaki bengkak! sakit bila digerakkan
45 Aesik gangguan pemenuhan nutrisi kurang dari kebutuhan
35 %ping tidak e'ekti' berhubungan dengan kurang in'rmasi yang
ditandai dengan ayah klien menlak tindakan perasi
d. Aen(ana asuhan keperawatan
Diagnsa Tujuan Inter*ensi Aasinal
" Nyeri yang
berhubungan dengan
respn in'lamasi
yang ditandai dengan
pasien mengeluh
nyeri pada paha kiri
atas dekat
selangkangan
%lien akan
mengalami
pengurangan nyeri
b.d
lesi tulang.
".$engurangi ukuran
atau membuang
tumr.
#. Ajarkan relaksasi ?
teknik terkait
ketegangan t
rangka yg dapat
mengurangi
intensitas nyeri.
4.. Ajarkan metde
distraksi selama nyeri
akut
". $eningkatkan rasa
nyaman klien dan
mengeliminasi
kmplikasi dari
kanker tulang.
#. Akan melan(arkan
peredaran darah
sehingga kebutuhan
ksigen pada jaringan
terpenuhi dan
mengurangi nyeri.
4.$engalihkan
perhatian klien thd
nyeri ke hal yg
menyenangkan
#.Gangguan
mbilitas 'isik b.d
nyeri yang ditandai
dengan nyeri pada
paha kiri atas dekat !
tidak bisa memakai
(elana dalam karena
kaki bengkak! sakit
bila digerakkan
)angka panjang
?mbilisasi 'isik
terpenuhi
)angka pendek ? klien
dapat merubah psisi
tidur ke psisi duduk!
tnus dan kekuatan
tt terpelihara
". %aji
ketidakmampuan
bergerak klien yang
diakibatkan leh
prsedur pengbatan
dan (atat persepsi
klien terhadap
iimbilisasi.
#.,atih klien untuk
menggerakan
anggta badan.
". Dengan
mengetahui
derajat
ketidakmampuan
bergerak klien dan
persepsi klien
terhadap
imbilisasi akan
dapat
menemukan akti*itas
mana saja yang perlu
dilakukan
#. Pergerakan dapat
meningkatkan aliran
darah ke tt!
memelihara
pergerakan sendi! dan
men(egah kntraktur!
serta atrpi
4.Tingkatkan
ambulasi klien
seperti mengajarkan
menggunakan
tngkat dan kursi
rda.
3.Ganti psisi klien
setiap 4-3 jam se(ara
peridi(.
>. -antu klien
mengganti psisi dari
tidur ke duduk dan
turun dari tempat
tidur
4. Dengan ambulasi
demikian klien dapat
mengenal dan
menggunakan alat-
alat
yang perlu digunakan
leh klien dan juga
untuk memenuhi
akti*itas klien
3. Pergantian psisi
4-3 jam dapat
men(egah
terjadinya kntraktur.
>. $embantu klien
untuk
meningkatkan
kemampuan dalam
duduk dan turun dari
tempat tidur.
4. Aesik gangguan
pemenuhan nutrisi
kurang dari
kebutuhan
%ebutuhan nutrisi
terpenuhi se(ara
adekuat.
%riteria?
- Na'su makan
meningkat
- Prsi makan
dihabiskan
". %aji riwayat
nutrisi atau
penurunan na'su
makan.
#. Ebser*asi dan
(atat masukan
makanan pasien
4. -erikan makanan
yang mudah
ditelan! mudah
di(erna
". $engidenti'ikasi
resik de'isiensi!
menentukan
inter*ensi
selanjutnya.
#. $engawasi
masukan kalri atau
kualitas kekurangan
knsumsi makanan
4. $engurangi
kelelahan klien dan
men(egah
perdarahan
gastrintestinal
3. -erikan makan
sedikit dan
'rekuensi sering
dan<atau makan di
antara waktu
makan
>. Cindari makanan
yang merangsang
? pedas! asam
1. -eri makanan
kesukaan klien
D. -erikan dan bantu
higiene mulut
yang baik9
sebelum dan
sesudah makan!
gunakan sikat gigi
halus untuk
penyikatan yang
lembut.
%E,A-EAASI
". %labrasi
pemberian (airan
parenteral
#. %nsul pada ahli
GiJi.
3. $akan sedikit
dapat
menurunkan
kelemahan dan
meningkatkan
pemasukan
>. $en(egah
terjadinya distensi
pada lambung yang
dapat menstimulasi
muntah
1. $emungkinkan
pemasukan yang
lebih banyak
D. $eningkatkan
na'su
makan dan
pemasukan ral!
menurunkan
pertumbuhan
bakteri!
meminimalkan
kemampuan in'eksi
". Nutrisi parenteral
sangat diperlukan
jika intake perral
sangat kurang
#.$embantu dalam
membuat ren(ana
diet untuk
memenuhi
kebutuhan
4. Pantau
pemeriksaan
labratrium seperti
Cb! C(t! -@N!
Albumin!
indi*idual
4. $eningkatkan
e'ekti*itas prgram
pengbatan! termasuk
sumber diet nutrisi
yang dibutuhkan
BAB III
PENUTUP
4." Simpulan
Sarkma ewing adalah suatu tumr ganas yang jarang terjadi dimana sel kanker
dapat ditemukan pada tulang maupun jaringan lunak. Sarkma ewingdijelaskan pertama
kali pada tahun ".#" leh Dr. )ames &wing /"011 2 ".345! dimana penyakit ini berbeda
dengan lim'ma dan jenis penyakit kanker lainnya pada masa itu. -iasanya penyakit ini
menyerang tulang panjang seperti pel*is! 'emur! humerus dan tulang rusuk. Sarkma
ewingjuga dapat bermetastasis ke tempat lain seperti sumsum tulang! paru-paru! ginjal!
hati! kelenjar adrenal! dan jaringan lunak lainnya. Walaupun Sarkma ewingtermasuk
salah satu kanker tulang! namun dapat juga terjadi pada jaringan lunak yang lebih dikenal
dengan nama ekstrasseus &wingNs sar(ma.
Namun! beberapa peneliti menemukan bahwa penyakit ini disebabkan karena
perubahan sel krmsn pada DNA yang akhirnya menyebabkan timbulnya penyakit ini.
Sarkma ewingtermasuk penyakit dengan kelainan genetik akibat kesalahan rekmbinasi
krmsm yang dapat menyebabkan sel nrmal berubah menjadi sel ganas. Sarkma
ewingterjadi akibat translkasi krmsm "" dan ##! dimana gen &WS pada krmsn
## berpindah ke gen 8,I" pada krmsn "" dan menyatu. Perpindahan ini dinamakan
translkasi ""9 ## :t/""9 ##5;. Translkasi ini menghasilkan ptngan baru pada DNA.
Walaupun terjadi translkasi krmsm! penyakit ini tidak diturunkan dari
rang tua kepada anaknya. Pasien yang menderita Sarkma ewingtidak mendapatkan
penyakit tersebut dari rang tuanya dan tidak akan menurunkan resik menderita kanker
ini kepada anaknya. Demikian pula dengan saudara sedarah dari pasien yang menderita
Sarkma ewingtidak memiliki resik menderita &wingNs sar(ma.4 &WS<8,I ber'ungsi
sebagai master regulatr. Seperti kanker lain! Sarkma ewingtidak menular dan tidak
dapat berpindah ke tubuh rang lain.
Penyakit ini lebih banyak menyerang pria daripada wanita dengan perbandingan
4?#. Sekitar #>+ anak-anak dan remaja di @S menderita penyakit Sarkma ewingsetiap
tahunnya. 8rekuensi Sarkma ewing di Amerika Serikat tergantung juga pada usia pasien!
dengan rasi +!4 kasus per satu juta anak untuk usia lebih muda dari 4 tahun dan 3!1
kasus per satu juta anak untuk remaja usia sekitar "> 2 ". tahun. Penyakit ini juga lebih
banyak menyerang rang %aukasid daripada rang Asia dan rang Amerika berkulit
hitam.
DA8TAA P@STA%A
,ng! -arbara G. #++". Keperawatan Medikal Bedah 3. -andung? FIAP% Padjadjaran -andung
,ukman! Ningsih. #++.. Asuhan Keperawatan pada Klien Dengan Gangguan Sistem
Muskuloskeletal. )akarta? Salemba $edika
Pri(e! Syl*ia A. L Wilsn. #++1. Patofisiologi: Konsep Klinis ProsesProses Pen!akit. )akarta? &GG
SmeltJer! SuJanne G. #++". Buku A"ar Medikal Bedah #olume 3. )akarta? &GG
Suratn! Ceryati. #++0. Klien Gangguan Sistem Muskuloskeletal. )akarta? &GG