Anda di halaman 1dari 10

VUL NUS P E NE T R AT UM,

PE R F OR AT UM





Pembimbing:
Sitti Hajar
R i s k a N a d y a
I m r a z i
Luka adalah
suatu gangguan
kondisi normal
dari struktur
tubuh.
1
Ada
banyak jenis luka
yang dapat
merusak kulit
Luka
Lecet
Luka
Memar
Luka
Tusuk
Luka
tembus
Luka tembus ( vulnus penetratum, perforatum) adalah luka yang
disebabkan oleh benda asing yang menembus kulit dan
merusak jaringan serta organ dibawahnya
Vulnus penetratum, perforatum
Tipe luka
tembus
Luka tusuk
Luka tembak
Menghancurkan
jaringan
Merengangkan
jaringan
Luka akibat
pecahan peluru
Klasifikasi Berdasarkan Penyembuhan di bagi
menjadi luka akut dan luka kronik

Luka akut adalah suatu gangguan pada integritas kulit dan jaringan
dibawahnya yang disebabkan karena kinetik, zat kimia atau tekanan listrik.
Luka akut akan sembuh dalam waktu cepat antara 6-12 minggu, kecuali
jika sudah terinfeksi dan luka akut terbagi atas luka mekanis dan luka
bakar/ luka terkena bahan kimia.

Luka mekanis:
1. Luka lecet
2. Luka gigitan binatang
3. Luka memar
4. Luka sayatan
5. Luka robek (vulnus laceratum)
6. Luka tusuk (vulnus punctum)


Luka kronik merupakan luka akut yang terlambat di obati atau lama
dalam melakukan penangan pertama. Luka kronik antara lain:
1. Luka ganas
2. Ulkus pada kaki
3. Terdapat tekanan pada daerah ulkus
4. Ulkus pada penderita Diabetes Mellitus

Klasifikasi Berdasarkan Intervensi
1. Luka dalam yang bisa diobati dilakukan pengobatan secara primer.
2. Luka dibiarkan terbuka selama beberapa hari kemudian dilakukan
pembedahan untuk penutupan luka.
3. Penutupan luka dengan skin graft
4. Penutupan luka dengan flap
5. Luka dibiarkan sembuh dengan timbulnya jaringan granulasi

Klasifikasi Luka Tembus
1. Energi rendah
2. Energi Menengah
3. Energi Tinggi

Tipe
luka
tembus
Luka
tusuk
Luka
tembak
Luka
akibat
pecah
peluru
Penyembuhan
luka
Penyembuhan luka
primer , jaringan
tidak hilang, tepi
luka melekat
Penyembuhan luka
sekunder, jaringan
hilang, tepi kulit
berjauhan, tepi luka
tidak melekat
Mekanisme
penyembuhan
luka
Inflamasi
Fase proliferative
Remodelling
Komplikasi

Beberapa komplikasi yang mungkin terjadi adalah
1. dehiscence, pemisahan kulit dan jaringan dibawahnya yang terjadi
3- 11 hari setelah trauma.
2. eviserasi, penonjolan organ viseral melalui lubang luka.
3. Fistula
4. perdarahan
5. infeksi

TERIMA KASIH
DOSEN PEMBIMBING

dr. ISRA FIRMANSYAH, Sp. A

Anda mungkin juga menyukai