Anda di halaman 1dari 20

CEREBRAL PALSY

Oleh:
RIZKIANA RAMA DONA
0918011098
STATUS PENDERITA


Nomor Rekam Medik : 357423
Tanggal dan Pukul Masuk RSAM : 27 Oktober 2013
Tanggal Pembuatan Status : 27 Oktober 2013

Identitas Pasien
Nama Pasien : An. IH
Jenis Kelamin : laki-laki
Umur : 1 tahun 3 bulan
Agama : Islam
Suku : Jawa
Alamat : Raja Basa, Bandar Lampung
Nama Ayah : Tn. Th
Umur : 39 tahun
Pekerjaan : Petani
Pendidikan : SMA
Penghasilan : 1.500.000,-
Nama Ibu : Ny. S
Umur : 29 tahun
Pekerjaan : Ibu rumah tangga
Penghasilan : -
Hubungan dengan Orang tua : Anak Kandung
Jaminan : Jamkesda

RIWAYAT PENYAKIT

Keluhan Utama
Keempat anggota gerak tidak dapat digerakkan
Keluhan Tambahan
Keempat anggota gerak dan tubuh kaku, terlambat dalam
perkembangan, belum bisa duduk, belum bisa bicara, ngiler
berlebihan.

RIWAYAT PENYAKIT SEKARANG

Pasien datang dengan digendong ibunya ke RSAM dengan keluhan
keempat anggota geraknya tidak dapat digerakkan sejak usia 3 bulan.
Selain tidak dapat digerakkan tubuh dan keempat anggota geraknya kaku.
Menurut ibunya sampai usia 1 tahun 3 bulan ini pasien belum bisa
melakukan apapun, pasien hanya dapat menggerakan tanganya dengan
gerakakn terbatas serta tidak dapat menggerakkan kedua kakinya. Pasien
tidak dapat memegang benda di tanganya dan tidak dapat berinteraksi bila
diajak berkomunikasi. Menurut ibunya, pasien belum bisa tengkurap, apabila
dibantu tengkurap pasien tidak bisa mengangkat kepala dan dadanya.
Hingga saat ini pasien blum bisa duduk, jika dibantu duduk pasien
cenderung menjatuhkan badanya kebelakang. Pasien sering mengeluarkan
air liur yang bnyak dari mulutnya, jika makan dan minum pasien sering
tersedak. Sejak usia 3 bulan sampai saat ini pasien sering mengalami
kejang, dalam satu hari pasien bisa sampai 3 kali kejang dengan durasi
beberapa detik saja. Saat timbul kejang keempat anggota geraknya kaku
dan kedua jari-jari tanganya menggenggam serta matanya melotot ke atas.
Saat ini pasien hanya diberikan susu formula dan nasi tim. Karena
gangguan tersebut, atas saran bidan desa, keluarga membawa pasien ke
Rehabilitasi Medik RSAM.

Riwayat Penyakit dahulu (Post natal)
Menurut ibunya, saat usia 3 bulan pasien
mengalami kejang-kejang berulang tanpa sebab
yang jelas.

Riwayat Penyakit Keluarga
Riw. Anggota keluarga yang mengalami keluhan
serupa (-): Riw. Anngota memiliki anak seperti
pasien (+); riw. Keluarga dengan cacat
kongenital (-).

RIWAYAT PENYAKIT KEHAMILAN (PRE NATAL)

Usia ibu saat hamil adalah 27 tahun,
usia kehamilan tidak cukup bulan (8 bulan)
Berat badan ibu saat hamil adalah 58 kg, tinggi badan sekitar
157 cm.
Kenaikan BB selama hamil sekitar 7-8 kg.
Selama hamil ibu jarang kontrol ke bidan ( 1 kali selama
kehamilan), imunisasi TT sebanyak 1 kali. Vitamin dan Zat
besi jarang dikonsumsi. Selama hamil ibu juga jarang minum
susu namun makanan sehari-hari seperti nasi, tah, tempe dan
sayur-sayuran selalu dikonsumsi.
Saat hamil ibu memiliki riwayat sakit demam. Riwayat trauma
saat hamil ibu pernah terjatuh dengan posisi duduk dan
pendarahan. Riwayat sakit berat seperti kencing manis,
tekanan darah tinggi, dan kejang tidak ada. Riwayat konsumsi
obat-obatan, merokok dan alkohol tidak ada.

RIWAYAT PERSALINAN (NATAL)

Pasien lahir dirumah dengan ditolong oleh
dukun, bayi lahir prematur, ketuban jernih,
saat lahir pasien langsung menangis,
bergerak aktif. BB lahir 2700 gram dan
tinggi 45 cm.

Riwayat Makanan
0-3 bulan : ASI
3-9 bulan : Sun/ serelak + susu formula 3 kali sehari.
9-sekarang : Nasi tim dan lauk-pauk + susu formula
sebanyak 2 kali sehari.
Kesan : Kualitas baik: kuantitas cukup.

Riwayat Imunisasi
Pasien hanya mendapat imunisasi BCG 1 kali setelah lahir. Setelah
usia 3 bulan pasien tidak mendapat imunisasi.
Kesan : Tidak Lengkap

PEMERIKSAAN FISIK

Status Present
Keadaan umum : Tampak sakit sedang
Kesadaran : compos mentis, GCS 15
(E4V5M6)
Suhu : 37
0
C
Frekuensi Nadi : 112x/ menit
Frekuensi Nafas : 28x/ menit
BB : 5,4 kg
TB : 64 cm
Lingkar Lengan : 8 cm
Status Gizi : Gizi baik

PEMERIKSAAN NEUROLOGIS:

Sistem motorik superior(Ka/ki) inferior (Ka/ki)
Gerak hipoaktif /hipoaktif hipoaktif/hipoaktif
Kekuatan otot 3/3 3/3
Tonus hipertonus/hipertonus hipertonus/hipertonus
Klonus (-/-) (-/-)
Atrofi (-/-) (-/-)
Refleks fisiologis
Biseps (/) patela (/)
Triseps (/) achiles (/)
Refleks patologis
Hoffman trommer (+/+) babinsky (+/+)
Chaddock (+/+)
Oppenheim (+/+)
Schaefner (+/+)
Gordon (+/+)
SSO
Salivasi : Hipersalivasi
Fungsi luhur : speech delayed

DIAGNOSIS BANDING
Guillain-berre syndrome, polio
Mental subnormal, retardasi motorik terbatas,
kelainan persendian.

DIAGNOSIS KERJA
Cerebral Palsy tipe Quadriplegia.

PENATALAKSANAAN

Perlu ditekankan pada orang tua penderita cereberal palsy, bahwa
tujuan dari pengobatan bukan membuat anak menjadi seperti anak
normal lainya. Tetapi mengembangkan sisa kemampuan yang ada pada
anak tersebut seoptimal mungkin, sehingga anak dapat melakukan
aktifitas sehari-hari tanpa bantuan atau hanya membutuhkan sedikit
bantuan saja.


Medikamentosa : Obat antispatik oral: baclofen 10-15 mg/kgBB/hari
dibagi 3 dosis
Rehabilitasi medik
Fisioterapi
Memperbaiki fungsi alat gerak
Mengontrol gerakan refleks
Merangsang gerakan normal



Cara:
Tekhnik tradisional
Latihan luas gerak sendi, streching, latihan penguatan dan
peningkatan daya tahan otot, latihan duduk, latihan berdiri,
latihan pindah dan latihan berjalan. Contoh: tekhnik Deaver

Motor funtion training
Dengan menggunakan sistem kusus yang umumnya
dikelompokan sebagai neuromuskular facillitation exercise.
Dimana digunakan pengetahuan neurofisiologi dan
neuropatologi dari refleks di dalam latihan untuk mencapai
postur dan gerak yang dikehendaki
Terapi okupasi
Terutama untuk latihan melakukan aktifitas sehari-hari,
evaluasi penggunaan alat-alat bantu, latihan keterampilan
tangan dan aktifitas bimanual
Ortotik
Dengan menggunakan brace dan bidai, tongkat ketiak, tripod,
walker, kursi roda dll.
Terapi wicara
Dilakukan untuk mencapai fungsi bicara anak dengan:
Latihan vonasi
Latihan penambahan bahasa
Latiahn mengungkapkan (dalam bahasa verbal dan non
verbal)
PROGNOSIS

Quo ad Vitam : ad bonam
Quo ad fungtionam : dubia ad malam
Quo ad sanationam : dubia ad malam

TINJAUAN PUSTAKA
Cerebral Palsy yaitu kelainan yang disebabkan oleh kerusakan otak
yang mengakibatkan kelainan pungsi gerak dan koordinasi,
spdikologis dan kognitif.

Klasifikasi :
1. Spasticity : anak yg mengalami kekakuan otot atau tegang otot,
menyebabkan otot menjadi kaku, gerakan lambat dan canggung
2. atheosis :ciri menonjil yaitu gerakan tidk terkontrol, terdapat pada
kaki, lengan tangan, otot wajah yg lambat bergeliat geliut tiba2 jdi
cepat
3. Ataksia : gerakan tidak terkordinasi dan kehilangan keseimbangan
4. Tremor : ditandai kekauan otot, otot terlalu tegang diseluruh tubuh,
menyerupai robot saat berjalan
5. Rigiditi ; gerakan kecil tanpa dosadari dengan irama menetap
6. Campuran.
KARAKTERISTIK CP SESUAI DERAJAT
KEMAMPUAN
Golongan ringan: dapat hidup bersama
anak2 sehat lainya,kelainan yg dialami tidak
mengganggu dlm kegiatan sehari2
Golongan sedang : terdapat pendidikan
kusus untuk mengurus dirinya sendiri, dapat
bergerak dan bicara, memerlukan alat
bntuan
Golongan berat ; memiliki kelainan yg
sedemikian rupa sehingga sulit melakukan
kegiatan dan idak mungkin hidup tanpa
bantuan orang lain
KLASIFIKASI BERDASAR GANGGUAN NEUROLOGIS
Monoplegia
Diplegia
Hemiplegia
Triplegia
quadriplegia
TES UNTUK DIAGNOSIS
EEG
Tes laboratorium 9tes kromosom, tes
fungsi tiroid, tes kadar amonia dalam
darah
Imaging test

GEJALA KLINIK
Spastisitas
Tonus otot yg berubah
Koreotetosis
Ataksia
Gangguan pendengaran
Gangguan bicara
Gangguan pengelihatan