Anda di halaman 1dari 7

Assesmen Klinis : Skizofrenia Paranoid

ASOSIASI BEBAS
Faisal Nouval GE-HA
Ammatullah Sibghotul Iezzah
Wakhidati Maimunah
Handika Gusni Rahmulya
Asosiasi Bebas
Teknik asosiasi bebas adalah metode
pemanggilan kembali pengalaman masa
lampau dan pelepasan emosi-emosi yang
berkaitan dengan situasi-situasi traumatik di
masa lampau (katarsis).
Metode asosiasi bebas dikembangkan
berdasarkan asumsi bahwa pengalaman
traumatis pasien dapat diungkapkan pasien
dalam keadaan sadar.
KATARSIS
Katarsis adalah pelepasan emosi-emosi yang
berkaitan dengan situasi-situasi traumatik di
masa lampau (katarsis).
Pada teknik ini peran katarsis hanya
menghasilkan perbedaan sementara atas
pengalaman-pengalaman menyakitkan pada
klien, tetapi tidak memainkan peran utama
dalam proses treatment.
Tujuan Teknik Asosiasi Bebas
Tujuan teknik asosiasi bebas yakni terapi
yang membantu klien menganalisa
mengenai hal-hal yang dikatarsiskan,
kemudian terapis membimbing klien untuk
insight, dengan terus-menerus
menginterpretasi dan mengidentifikasi
masalah klien dan kemudian mengajak
klien merealisasikan hal yang didapatkan
dari insight.

Proses Terapi
Dalam teknik asosiasi bebas klien diarahkan untuk
membersihkan pikirannya dari pemikiran-pemikiran
dan renungan-renungan sehari-hari dan sebisa
mungkin mengatakan apa saja yang terlintas dalam
pikirannya.
Teknik asosiasi bebas dilakukan setelah wawancara-
wawancara pendahuluan oleh terapis, kemudian klien
diberi sebuah kata dan diminta oleh terapis untuk
menjawab dengan kata pertama yang muncul di dalam
pikirannya.
Dalam prosesnya teknik ini memiliki ciri/tanda adanya
bahan yang membangkitkan kecemasan yakni karena
adanya penghalangan atau pengacauan-pengacauan
oleh klien terhadap asosiasi-asosiasi.
TERAPIS/ANALIS
Tugas analis selama proses asosiasi bebas adalah
mengenali bahan yang direpres dan dikurung di
dalam ketidaksadaran. Analis menafsirkan bahan
itu dan menyampaikannya kepada klien,
membimbing klien kearah peningkatan
pemahaman atas dinamika-dinamika yang
mendasarinya, yang tidak disadari oleh klien.
Fungsi terapis atau analis dalam asosiasi bebas
adalah sebagai penafsir atau penganalis dan
bersikap ananim (berusaha tak dikenali klien)
agar klien dapat dengan mudah memantulkan
perasaannya untuk dijadikan sebagai bahan
analis.