Anda di halaman 1dari 5

SPESIFIKASI TEKNIK

i

PASAL I : PEKERJAAN TANAH ................................................................................ I-1
I.1 Umum ........................................................................................................................................................... I-1
I.1.1 Sifat-sifat Lapisan Tanah .......................................................................................................................... I-1
I.1.2 Dimensi, Batas dan Ketinggian Pekerjaan-pekerjaan Tanah .................................................................... I-1
I.1.3 Metode Penggalian.................................................................................................................................... I-1
I.1.4 Pengangkutan Material Hasil Galian ........................................................................................................ I-2
I.1.5 Pembuangan Bahan Hasil Galian .............................................................................................................. I-2
I.2 Galian untuk Bangunan-bangunan ........................................................................................................... I-2
I.2.1 Umum ....................................................................................................................................................... I-2
I.2.2 Galian yang Melampaui Batas yang Ditentukan ....................................................................................... I-2
I.2.3 Galian Bangunan ....................................................................................................................................... I-3
I.2.4 Pengukuran dan Pembayaran .................................................................................................................... I-3
I.3 Timbunan dan Pemadatan ......................................................................................................................... I-3
I.3.1 Lingkup ..................................................................................................................................................... I-3
I.3.2 Pengukuran dan Pembayaran .................................................................................................................... I-3










SPESIFIKASI TEKNIK
ST I - 1

PASAL I : PEKERJAAN TANAH


I.1 Umum
I.1.1 Sifat-sifat Lapisan Tanah

Berdasarkan semua data yang tersedia yang berkaitan dengan pekerjaan tanah dan sifat-sifat lapisan tanah
serta bahan-bahan yang akan digali dan digunakan sebagai bahan timbunan, hal-hal sebagai berikut :
- Situasi umum ditempat pekerjaan;
- Hambatan/permasalahan yang ada ditempat itu;
- Aliran air sungai;
- Permukaan tanah;
- Kemungkinan terjadinya banjir;
- Kewajiban-kewajibannya untuk pembelokan aliran dan pengamanan air berdasar Bab 6.10
Spesifikasi Umum;
- Kerikil dan batu;
- Muka air tanah dan air sungai, batuan lepas atau batuan masif;
- Pohon-pohon, semak-semak, kayu dan kotoran;
- Rintangan dari bermacam-macam jenis dan material alami dalam bentuk apapun.

Harga satuan di dalam Daftar Kuantitas dan Harga harus mencerminkan perkiraan Kontraktor.

I.1.2 Dimensi, Batas dan Ketinggian Pekerjaan-pekerjaan Tanah

Semua pekerjaan tanah harus dilaksanakan menurut dimensi, batas dan ketinggian sebagaimana
ditunjukkan dalam gambar atau seperti ukuran dan ketinggian lain sebagaimana ditentukan oleh Direksi
dan Konsultan Supervisi. Dimensi dan batas yang berdasarkan pada atau yang berhubungan dengan
permukaan tanah, harus ditunjukkan kepada Direksi dan Konsultan Supervisi sebelum dimulai pekerjaan
tanah di suatu lokasi.
Untuk keperluan spesifikasi tersebut, penentuan ketinggian permukaan tanah asli harus mengikuti
permukaan tanah atau permukaan dasar sungai sebelum memulai pekerjaan tanah, sesuai dengan yang
tercantum pada pasal 5 dalam Spesifikasi Umum.
Kontraktor harus melengkapi dan bertanggung jawab penuh untuk penetapan posisi pekerjaan-pekerjaan
dan menetapkan dalam jumlah yang memadai titik-titik tetap dan titik-titik ikat. Survai yang akan
dilaksanakan oleh Kontraktor digambarkan pada pasal 5 dalam Spesifikasi Umum.

I.1.3 Metode Penggalian

Kontraktor harus melaksanakan semua pekerjaan-pekerjaan galian dalam kondisi jenis material apapun
yang mungkin akan dihadapi dan dengan suatu metode-metode atau gabungan dari beberapa metode yang
menurut pertimbangan Kontraktor yang paling cocok berdasarkan pada batasan-batasan yang ada.
Kontraktor harus memberi pertimbangan pada permasalahan-permasalahan yang disebutkan pada sub
pasal 1.1.1 (sifat-sifat lapisan tanah), pasal 6.10 Spesifikasi Umum (pengelakan dan pengendalian air),
lokasi dan jalan masuk yang menuju ke lokasi pembuangan tanah, lokasi penimbunan dan lokasi stock
pile dan semua faktor-faktor lainnya yang berkaitan.
SPESIFIKASI TEKNIK
ST I - 2
Sejauh dapat dilaksanakan jalan masuk dan jalan angkut harus dibatasi pada jalan-jalan pelayanan
ketempat kerja atau rute-rute lainnya yang telah disetujui oleh Direksi dan Konsultan Supervisi , untuk
membatasi seminimal mungkin gangguan terhadap penduduk di sekitar pekerjaan.

I.1.4 Pengangkutan Material Hasil Galian

Pengangkutan material-material hasil galian ke tempat urugan kembali, stock pile atau pembuangan
kelebihan material ataupun material yang tidak memenuhi syarat harus dilaksanakan sesuai dengan jadual
pelaksanaan yang telah disetujui Direksi dan Konsultan Supervisi .

Kontraktor harus mengangkut material melalui rute yang terdekat antara tempat penggalian dan tempat
penimbunan atau tempat pembuangan material untuk membatasi seminimal mungkin gangguan terhadap
penduduk di sekitar lokasi kerja.

I.1.5 Pembuangan Bahan Hasil Galian

Bahan galian yang tidak memenuhi syarat atau kelebihan material hasil galian dibuang dilokasi kaki
tanggul luar kecuali ditentukan lain atas perintah dari Direksi dan Konsultan Supervisi . Kontraktor harus
merapikan dan meratakan permukaan timbunan tanah buangan yang tidak beraturan pada profil, pada
ketinggian dan permukaan yang disetujui oleh Direksi dan Konsultan Supervisi . Lokasi timbunan yang
sudah jadi tidak boleh dipakai untuk penimbunan sementara hasil galian kecuali disetujui Direksi dan
Konsultan Supervisi secara tertulis. Kontraktor juga harus memelihara aliran air yang diakibatkan oleh
longsoran puncak-puncak timbunan / gundukan tanah.

I.2 Galian untuk Bangunan-bangunan
I.2.1 Umum

Bab ini mencakup persyaratan pekerjaan galian untuk bangunan yang harus dilaksanakan berdasarkan
kontrak dan harus dibaca hubungannya dengan Bab 1.1.
Galian bangunan mencakup semua galian yang berhubungan dengan pelaksanaan pekerjaan galian untuk
bangunan sebagaimana ditentukan oleh Direksi dan Konsultan Supervisi .
Kontraktor harus melakukan semua galian bangunan untuk jenis material apapun yang mungkin dijumpai
sesuai dengan spesifikasi, gambar-gambar dan ketentuan-ketentuan Direksi dan Konsultan Supervisi .
Kontraktor harus menyiapkan dan mengoperasikan semua kebutuhan yang diperlukan untuk penggalian,
pengangkatan, pengangkutan dan peralatan lain yang diperlukan yang berkaitan dengan jenis material
yang dijumpai. Pekerjaan galian bangunan untuk berbagai macam pekerjaan harus dilaksanakan sesuai
dengan lebar, panjang, kedalaman dan profil-profil seperti ditunjukkan dalam gambar atau ukuran-ukuran
lain yang mungkin diperintahkan oleh Direksi dan Konsultan Supervisi secara tertulis.
Bila suatu galian sudah diselesaikan dan dirapikan, Direksi dan Konsultan Supervisi harus diberitahu,
dan akan melakukan pemeriksaan. Galian tidak diperbolehkan diisi atau ditutup dengan apapun sebelum
diperiksa dan sebelum Kontraktor diberi wewenang untuk memulai pelaksanaan bangunan di atasnya.

I.2.2 Galian yang Melampaui Batas yang Ditentukan

Bila terjadi kelebihan galian karena suatu alasan atau sebab apapun, kecuali atas perintah Direksi dan
Konsultan Supervisi , Kontraktor harus, dengan biaya sendiri, memperbaiki kelebihan galian tersebut
sampai dengan batas dan ketinggian galian yang dibutuhkan dengan beton atau lainnya yang disetujui
oleh Direksi dan Konsultan Supervisi sampai dengan permukaan yang sama sebagaimana yang akan
digunakan sebagai bentuk galian yang benar, kecuali bila ditentukan lain oleh Direksi dan Konsultan
Supervisi.


SPESIFIKASI TEKNIK
ST I - 3
I.2.3 Galian Bangunan

Kontraktor harus melaksanakan galian untuk bangunan. Pekerjaan galian harus dilaksanakan dengan teliti
sebagaimana ditunjukkan dalam gambar atau ditetapkan oleh Direksi dan Konsultan Supervisi. Jika di
suatu tempat terdapat material pondasi eksisting terusik selama proses penggalian, material tersebut harus
dibongkar dan diisi dengan material yang disetujui dan seluruh biaya yang dikeluarkan untuk perbaikan
tersebut menjadi tanggung jawab dari Kontraktor.

I.2.4 Pengukuran dan Pembayaran

a. Pengukuran
Pengukuran untuk setiap jenis material galian harus dilaksanakan sampai batas-batas
ketinggian-ketinggian dan ukuran-ukuran seperti ditunjukan dalam gambar atau ditentukan oleh
Direksi dan Konsultan Supervisi .

b. Pembayaran
Pembayaran untuk galian tanah untuk berbagai jenis material, kedalaman, di atas atau di bawah
air, harus dilakukan berdasar harga satuan tiap meter kubik (m
3
) yang terdapat dalam Daftar
Kuantitas dan Harga dan sesuai dengan persyaratan yang ditentukan dalam spesifikasi ini.

I.3 Timbunan dan Pemadatan
I.3.1 Lingkup

Urugan kembali mencakup material-material yang memenuhi syarat dalam spesifikasi untuk timbunan,
yang harus ditempatkan seperti ditunjukan dalam gambar atau sebagaimana ditentukan oleh Direksi dan
Konsultan Supervisi.
Urugan kembali harus ditempatkan dan dipadatkan secara lapis demi lapis memanjang dan menerus
dengan tebal lapisan yang sudah dipadatkan tidak boleh lebih dari 150 mm. Kecuali ditentukan lain,
urugan kembali harus dipadatkan.
Sebelum melaksanakan urugan kembali yang berdekatan dengan bangunan-bangunan, lokasi yang akan
diurug harus dibersihkan dari sisa-sisa bekisting dan pekerjaan sementara lainnya. Pemadatan harus
dilaksanakan dengan alat pemadat (stamper) yang sesuai yang dioperasikan dengan tangan, sehingga
tercapai kepadatan yang ditentukan tanpa merusak bangunan-bangunan. Material timbunan harus dibasahi
atau diijinkan untuk dikeringkan agar dapat dicapai kadar air optimum untuk pemadatan .
Kecuali ditentukan lain atau diijinkan oleh Direksi dan Konsultan Supervisi , urugan kembali tidak akan
ditempatkan dan dipadatkan berdekatan dengan beton sebelum sekurng-kurangnya empat belas (14) hari
setelah pengecoran beton. Pemadatan untuk urugan kembali yang dilaksanakan diatas beton yang
tertanam tidak boleh dilaksanakan dengan alat pemadat getar kecuali dengan persetujuan sebelumnya dari
Direksi dan Konsultan Supervisi .


I.3.2 Pengukuran dan Pembayaran

a. Pengukuran

Pengukuran untuk pembayaran harus dilakukan dalam meter kubik (m
3
) dari volume yang
ditunjukkan dalam gambar atau sebagaimana ditentukan oleh Direksi dan Konsultan Supervisi .
Tidak ada pengukuran yang akan dilaksanakan melebihi batas timbunan yang diijinkan.





SPESIFIKASI TEKNIK
ST I - 4
b. Pembayaran

Pembayaran untuk urugan kembali dan pemadatan tanah harus dilakukan berdasarkan harga
satuan seperti tercantum dalam Daftar Kuantitas dan Harga, dan harus dianggap termasuk
seluruh kompensasi untuk penyediaan seluruh tenaga kerja, bahan-bahan, peralatan, alat bantu
dan sebagainya untuk menyelesaikan pekerjaan dan dengan teknik pelaksanaan terbaik dan
sepenuhnya sesuai dengan semua persyaratan yang ditentukan dalam spesifikasi ini.