Anda di halaman 1dari 49

Muhamad Pahrudin @2011

Oleh:
Muhamad Pahrudin
Muhamad Pahrudin @2011
Proses perkembangbiakan pada makhluk hidup ada dua
macam, ada yang secara seksual dan aseksual.
Pada makhluk hidup yang berreproduksi secara seksual,
perilaku kromosom selama meiosis dan fertilisasi akan
menimbulkan variasi pada spesies disetiap generasi. Hal ini
dikarenakan pada proses meiosis dan fertilisasi terjadi
penggabungan gen antaran induk jantan dan induk betina
sehingga keturunan akan memiliki kromosom yang berbeda
dengan keduainduknya.
Terdapat tiga mekanisme yang memberi kontribusi pada variasi
genetik yang muncul akibat reproduksi seksual, yaitu:
1. Pemilahan kromosom secara independen (bebas)
2. Pindah silang
3. Fertilisasi random.


K 0 N S E P
Pemilahan
kromosom
Pindah
Silang
Fertilisasi
Random
Reproduksi Seksual Penyebab Variasi Genetik
Kesimpulan

Muhamad Pahrudin @2011
Pada peristiwa metafase I, setiap kromosom induk
akan memilih kromosom induk lainnya secara
bebas. Hal ini dikarenakan kromosom tersebut
bersifat haploid yang memiliki setengah sifat dari
induknya, sehingga untuk menjadi zigot (bersifat
diploid) kromosom-kromosom tersebut harus
menyatu (dari induk jantan dan betina).
Masing-masing gamet yang terdapat dalam
kromosom akan mewakili satu dari semua
kemungkinan kombinasi gamet dari kedua-
induknya yang akan terbentuk.

GAMBAR
DAFTAR
ISTILAH
LATIHAN
Reproduksi Seksual Penyebab Variasi Genetik
Muhamad Pahrudin @2011
Reproduksi Seksual Penyebab Variasi Genetik
Rumus jumlah kemungkinan kombinasi
secara independen adalah 2
n
. Dengan n
merupakan nilai haploid kromosom di
suatu organisme.
Manusia memiliki jumlah haploid 23,
sehingga jumlah kemungkinan
penggabungan yang terjadi pada
manusia adalah 2
23
atau sekitar 8 juta
lebih kemungkinan yang akan terjadi.



GAMBAR
DAFTAR
ISTILAH
LATIHAN
Muhamad Pahrudin @2011
Reproduksi Seksual Penyebab Variasi Genetik

Pada kemungkinan 2
yang akan menyebabkan
variasi pada genetik
GAMBAR
DAFTAR
ISTILAH
LATIHAN
Muhamad Pahrudin @2011
GAMBAR
DAFTAR
ISTILAH
LATIHAN
Reproduksi Seksual Penyebab Variasi Genetik
Muhamad Pahrudin @2011
Pindah silang merupakan proses penukaran
segmen dari kromatin-kromatin bukan kakak
beradik (nonsister chromatids) dari sepasang
kromosom homolog.
Peristiwa pindah silang terjadi pada setiap
gametogenesis makhluk hidup yaitu pada tahap
meiosis profase I, atau ketika kromosom telah
mengganda menjadi dua kromatid. Yang
digabungkan oleh suatu protein yang dinamakan
kompleks sinaptonemal (synaptonemal
complex), sehingga kromosom terikat kuat satu
dengan yang lainnya.
GAMBAR
DAFTAR
ISTILAH
LATIHAN
Reproduksi Seksual Penyebab Variasi Genetik
Muhamad Pahrudin @2011
Pada waktu kromosom-kromosom
hendak memisah pada anafase I,
kromatid-kromatid yang bersilang itu
melekat dan putus dibagian kiasma,
kemudian tiap potongan itu melekat
pada kromatid sebelahnya secara timbal
balik. Berhubung dengan itu gen-gen
yang terletak pada bagian yang pindah
itu akan berpindah pula tempatnya ke
kromatid sebelahnya (homolognya).
GAMBAR
DAFTAR
ISTILAH
LATIHAN
Reproduksi Seksual Penyebab Variasi Genetik
Muhamad Pahrudin @2011
Pindah silang dikelompokan atas 2, yaitu
:
1. Pindah silang tunggal, ialah pindah
silang yang terjadi pada satu tempat.
Pindah silang ini akan terbentuk 4
macam gamet, dua gamet yang bertipe
parental dan dua gamet tipe
rekombinasi. Gamet-gamet tipe
parental dibentuk jauh lebih banyak
dibandingkan dengan gamet-gamet tipe
rekombinasi.


GAMBAR
DAFTAR
ISTILAH
LATIHAN
Reproduksi Seksual Penyebab Variasi Genetik
Muhamad Pahrudin @2011
2. Pindah silang ganda, ialah pindah silang yang
terjadi pada dua tempat. Jika pindah silang
ganda (double crossing over) berlangsung
diantara dua buah gen yang terangkai
(misalnya gen A dan B), maka terjadinya
pindah silang ganda itu tidak akan nampak
dalam fenotip, sebab gamet-gamet yang
dibentuk hanya dari tipe parental saja, atau
keduanya akibat pindah silang tunggal. Akan
tetapi jika diantara gen A dan B masih ada gen
ketiga, misalnya gen C, maka terjadinya
pindah silang ganda antara gen A dan B akan
tampak.
GAMBAR
DAFTAR
ISTILAH
LATIHAN
Reproduksi Seksual Penyebab Variasi Genetik
Muhamad Pahrudin @2011
1. Temperatur, temperatur yang lebih atau
kurang dari temperatur biasa dapat
memperbesar kemungkinan terjadinya
pindah silang.
2. Usia, makin tua suatu individu makin
kurang kemungkinan untuk mengalami
pindah silang.
3. Zat kimia
4. Penyinaran dengan sinar X
5. Jarak antara gen-gen yang terangkai.

GAMBAR
DAFTAR
ISTILAH
LATIHAN
Reproduksi Seksual Penyebab Variasi Genetik
Muhamad Pahrudin @2011
GAMBAR
DAFTAR
ISTILAH
LATIHAN
Reproduksi Seksual Penyebab Variasi Genetik
Muhamad Pahrudin @2011


Kiasma




Bagian yang berpindah
Tipe rekombinan

GAMBAR
DAFTAR
ISTILAH
LATIHAN
Reproduksi Seksual Penyebab Variasi Genetik
Tipe parental
Muhamad Pahrudin @2011
GAMBAR
DAFTAR
ISTILAH
LATIHAN
Reproduksi Seksual Penyebab Variasi Genetik
Muhamad Pahrudin @2011
Sifat dari fertilisasi random akan menambah variasi
genetik yang ditimbulkan dari meiosis. Hal ini
dikarenakan zigot yang dihasilkan dari
perkembangbiakkan secara seksual. Peleburan antara
sel telur dan sel sperma pada manusia, masing-masing
memiliki satu dari 8 juta kemungkinan kombinasi
kromosom.
Jadi, tanpa mempertimbangkan pindah silang
sekalipun, pasangan orangtua akan menghasilkan
zigot dengan salah satu dari sekitar 64 triliun (8 juta X 8
juta) kombinasi diploid yang mengakibatkan
berbedanya duaorang kakak beradik.
GAMBAR
DAFTAR
ISTILAH
LATIHAN
Reproduksi Seksual Penyebab Variasi Genetik
Muhamad Pahrudin @2011
Reproduksi
adalah suatu proses biologis di mana
individu organisme baru diproduksi.
Reproduksi adalah cara dasar
mempertahankan diri yang dilakukan
oleh semua bentuk kehidupan; setiap
individu organisme ada karena sebagai
hasil dari suatu proses reproduksi oleh
pendahulunya. Cara reproduksi secara
umum dibagi menjadi dua jenis: seksual
dan aseksual.
Reproduksi Seksual Penyebab Variasi Genetik
Pemilahan
kromosom
Pindah
Silang
Fertilisasi
Random
DAFTAR
ISTILAH
Muhamad Pahrudin @2011
Seksual
Merupakan tindakan yang dilakukan
sepasang hewan (termasuk manusia)
dengan menggabungkan/
menyentuhkan alat kelaminnya kepada
alat kelamin pasangannya.
Persanggamaan merupakan bagian
paling penting dalam reproduksi seksual
karena menjamin terjadinya pembuahan
di dalam tubuh (umumnya dengan
memindahkan sperma kedalam ovum).
Reproduksi Seksual Penyebab Variasi Genetik
Pemilahan
kromosom
Pindah
Silang
Fertilisasi
Random
DAFTAR
ISTILAH
Gambar
Muhamad Pahrudin @2011
Aseksual
Yaitu proses perkembangbiakkan yang tanpa
dilalui penggabungan antara sperma dan sel
telur. Keturunan dari perkembangbiakkan ini
yaitu memiliki ciri dan sifat yang sama persis
dengan induknya.
Reproduksi aseksual dapat dibagi atas lima
jenis, yaitu :
1. Fisi
2. Pembentukan spora
3. Pembentukan tunas
4. Fragmentasi
5. Propagasi vegetatif

Reproduksi Seksual Penyebab Variasi Genetik
Pemilahan
kromosom
Pindah
Silang
Fertilisasi
Random
DAFTAR
ISTILAH
Muhamad Pahrudin @2011
Kromosom
(Bahasa Yunani: chroma, warna; dan
soma, badan) merupakan struktur di
dalam sel berupa deret panjang
molekul yang terdiri dari satu molekul
DNA dan berbagai protein terkait yang
merupakan informasi genetik suatu
organisme.
Reproduksi Seksual Penyebab Variasi Genetik
Pemilahan
kromosom
Pindah
Silang
Fertilisasi
Random
DAFTAR
ISTILAH
Muhamad Pahrudin @2011
Meiosis
Adalah salah satu cara sel untuk mengalami pembelahan.
Ciri pembelahan secara meiosis adalah:
Terjadi di sel kelamin
Jumlah sel anaknya 4
Jumlah kromosen 1/2 induknya
Pembelahan terjadi 2 kali
Pada manusia dan hewan, meiosis terjadi di dalam gonad
dan menghasilkan sel gamet seperti spermatosit atau
sel telur.
Pada tumbuhan, meiosis terjadi pada anthers dan ovaries
dan menghasiklan meiospor yang perlahan
terdiferensiasi menjadi sel gamet juga.

Reproduksi Seksual Penyebab Variasi Genetik
Pemilahan
kromosom
Pindah
Silang
Fertilisasi
Random
DAFTAR
ISTILAH
Muhamad Pahrudin @2011
Fertilisasi
Adalah peleburan dua gamet yang dapat berupa nukleus
atau sel-sel bernukleus untuk membentuk sel tunggal
(zigot) atau peleburan nukleus. Biasanya melibatkan
penggabungan sitoplasma (plasmogami) dan penyatuan
bahan nukleus (kariogami). Dengan meiosis, zigot itu
membentuk ciri fundamental dari kebanyakan siklus seksual
eukariota, dan pada dasarnya gamet-gamet yang melebur
adalah haploid.Bilamana keduanya motil seperti pada
tumbuhan, maka fertilisasi itu disebut isogami, bilamana
berbeda dalam ukuran tetapi serupa dalam bentuk maka
disebut anisogami, bila satu tidak motil (dan biasanya lebih
besar) dinamakan oogami. Hal ini merupakan cara khas
pada beberapa tumbuhan, hewan, dan sebagian besar
jamur. Pada sebagian gimnofita dan semua antofita,
gametnya tidak berflagel, dan polen tube terlibat dalam
proses fertilisasi.

Reproduksi Seksual Penyebab Variasi Genetik
Pemilahan
kromosom
Pindah
Silang
Fertilisasi
Random
DAFTAR
ISTILAH
Muhamad Pahrudin @2011
Spesies
Adalah suatu takson yang dipakai
dalam taksonomi untuk menunjuk
pada satu atau beberapa kelompok
individu (populasi) yang serupa dan
dapat saling membuahi satu sama
lain di dalam kelompoknya (saling
membagi gen) namun tidak dapat
dengan anggota kelompok yang lain.

Reproduksi Seksual Penyebab Variasi Genetik
Pemilahan
kromosom
Pindah
Silang
Fertilisasi
Random
DAFTAR
ISTILAH
Muhamad Pahrudin @2011
Gen
Gen (dari bahasa Belanda: gen)
adalah unit pewarisan sifat bagi
organisme hidup
Reproduksi Seksual Penyebab Variasi Genetik
Pemilahan
kromosom
Pindah
Silang
Fertilisasi
Random
DAFTAR
ISTILAH
Muhamad Pahrudin @2011
Haploid
Dalam biologi, haploid berarti
(N.) individu dengan separuh jumlah genom sel normal (sel somatiknya);
(Adj.) keadaan sel separuh jumlah genom sel normal, biasa dilambangkan
dengan x = n.
Sel-sel kelamin (gamet) selalu haploid akibat proses meiosis (pembelahan
reduksi) yang mendahului pembentukannya. Individu haploid dapat
ditemukan di alam, biasanya karena dihasilkan dari partenogenesis,
seperti pada beberapa kutu air dan lebah pekerja. Tumbuhan haploid
sangat jarang ditemukan. Individu haploid biasanya tidak mampu
bereproduksi secara normal, mandul, atau hanya secara vegetatif.
Individu haploid dapat dibuat dengan melakukan kultur jaringan dari sel-sel
gamet. Individu ini biasanya juga mandul. Aplikasi zat tertentu, biasanya
kolkisin, dapat menggandakan jumlah genom dan menghasilkan individu
dengan jumlah genom normal (dikenal sebagai haploid ganda atau
doubled-haploid) sehingga mampu bereproduksi seperti biasa.

Reproduksi Seksual Penyebab Variasi Genetik
Pemilahan
kromosom
Pindah
Silang
Fertilisasi
Random
DAFTAR
ISTILAH
Muhamad Pahrudin @2011
Zigot
Zigot adalah sel yang terbentuk
sebagai hasil bersatunya dua sel
kelamin yang telah masak
Reproduksi Seksual Penyebab Variasi Genetik
Pemilahan
kromosom
Pindah
Silang
Fertilisasi
Random
DAFTAR
ISTILAH
Muhamad Pahrudin @2011
Diploid
Diploid ialah sebutan untuk sel atau individu yang memiliki sel dengan dua set
genom. Setiap genom dalam sel berpasangan dengan homolognya berdasarkan
ukuran panjang kromosom. Sel diploid terbentuk dari fertilisasi sel-sel gamet yang
haploid. Sel-sel gamet haploid melebur sehingga kromosom-kromosom
bercampur dalam satu sel membentuk sel diploid.
Jumlah kromosom sel haploid disingkat (n), sedangkan diploid (2n) karena
merupakan kelipatan jumlah set kromosom dasar atau disebut poliploid yang
euploid. Sel-sel yang diploid dapat membelah menjadi sel-sel diploid lainnya
melalui proses mitosis dan membentuk struktur somatik. Hal ini dapat terjadi
karena kromosom bereplikasi sebelum sel membelah. Melalui mitosis sel akan
mempertahankan jumlah set kromosomnya sehingga sel yang baru terbentuk
memiliki jumlah kromosom yang sama dengan kromosom sel asalnya.
Sel diploid dapat menghasilkan sel yang haploid dengan proses meiosis untuk
membentuk sel gamet. Peristiwa ini terus terjadi melalui proses reproduksi dan
fertilisasi hingga membentuk suatu siklus yang berkelanjutan jika individu terus
tumbuh dan berkembang biak.
Reproduksi Seksual Penyebab Variasi Genetik
Pemilahan
kromosom
Pindah
Silang
Fertilisasi
Random
DAFTAR
ISTILAH
Skema
Muhamad Pahrudin @2011
Gamet
Gamet adalah sel haploid khusus untuk fertilisasi.
Gamet-gamet yang melebur dapat identik dalam bentuk
dan ukuran (isogami) ataupun berbeda dalam satu atau
kedua sifat tersebut (anisogami). Istilah 'jantan' dan
'betina' acap kali diterapkan untuk gamet, tetapi hanya
berfungsi untuk menunjukkan kelamin asalnya, karena
gamet tidak mempunyai kelamin. Bilamana berbeda
dalam ukuran, biasanya gamet yang lebih besar disebut
makrogamet, dan yang lebih kecil disebut mikrogamet.
Kadang-kadang tidak ada pada plasmogami dalam
fertilisasi, dalam hal ini nukleus-nukleus yang melebur
dapat dianggap sebagai gamet.
Reproduksi Seksual Penyebab Variasi Genetik
Pemilahan
kromosom
Pindah
Silang
Fertilisasi
Random
DAFTAR
ISTILAH
Muhamad Pahrudin @2011
Sel
Sel merupakan unit organisasi terkecil
yang menjadi dasar kehidupan dalam
arti biologis. Semua fungsi kehidupan
diatur dan berlangsung di dalam sel.
Karena itulah, sel dapat berfungsi
secara autonom asalkan seluruh
kebutuhan hidupnya terpenuhi.
Reproduksi Seksual Penyebab Variasi Genetik
Pemilahan
kromosom
Pindah
Silang
Fertilisasi
Random
DAFTAR
ISTILAH
Muhamad Pahrudin @2011
Organisme
Dalam biologi dan ekologi, organisme (bahasa Yunani:
organon yang berarti alat) adalah kumpulan molekul-
molekul yang saling mempengaruhi sedemikian
sehingga berfungsi secara stabil dan memiliki sifat
hidup.
Ciri-ciri yang umum didapati pada banyak organisme
adalah sebagai berikut:
Memerlukan nutrisi
Bernafas
Bergerak
Tumbuh
Berkembang biak
Peka terhadap rangsang


Reproduksi Seksual Penyebab Variasi Genetik
Pemilahan
kromosom
Pindah
Silang
Fertilisasi
Random
DAFTAR
ISTILAH
Contoh
Muhamad Pahrudin @2011
Kromatin
Kromatin (Chroma: berwarna; tin: benang) adalah kompleks
dari asam deoksiribonukleat, protein histon dan protein non
histon yang ditemukan pada inti sel eukariota. Kromatin
merupakan bahan yang mudah diwarnai oleh suatu zat
pewarna. Pada berbagai sel eukariota tingkat tinggi, ada dua
bentuk kromatin pada tahap interfase yaitu eukromatin dan
heterokromatin. Kromatin terfragmentasi dan menggumpal
selama mitosis atau meiosis untuk membentuk wujud seperti
batang yang disebut kromosom. Kromosom yang
berkembang dari kromatin terbukti tersusun dari sejumlah
besar protein dan asam-asam nukleat yang sekarang dikenal
sebagai asam deoksiribonukleat. Dua pasang dari tiap protein
histon tersebut yaitu histon H2A, H2B, H3 dan H4 membentuk
oktamer dengan 145 hingga 147 pasangan basa asam
deoksiribonukleat yang membungkusnya membentuk inti
nukleosom.

Reproduksi Seksual Penyebab Variasi Genetik
Pemilahan
kromosom
Pindah
Silang
Fertilisasi
Random
DAFTAR
ISTILAH
Muhamad Pahrudin @2011
Gametogenesis
Gametogenesis adalah proses diploid dan haploid yang
mengalami pembelahan sel dan diferensiasi untuk
membentuk gamet haploid dewasa. Tergantung dari siklus
hidup biologis organisme, gametogenesis dapat terjadi pada
pembelahan meiosis gametosit diploid menjadi berbagai
gamet atau pada pembelahan mitosis sel gametogen
haploid. Contohnya, tanaman menghasilkan gamet melalui
mitosis pada gametofit. Gametofit tumbuh dari spora haploid
setelah meiosis spora.
Gametogenesis meliputi spermatogenesis dan oogenesis.
spermatogenesis merupakan pembentukan sel kelamin
jantan (inti sel sperma), oogenesis merupakan pembentukan
sel kelamin betina (inti sel telur/ovum). Gametogenesis
melibatkan proses pembelahan sel mitosis dan meiosis.

Reproduksi Seksual Penyebab Variasi Genetik
Pemilahan
kromosom
Pindah
Silang
Fertilisasi
Random
DAFTAR
ISTILAH
Muhamad Pahrudin @2011
Daftar istilah
Reproduksi
Seksual
Aseksual
Kromosom
Meiosis
Fertilisasi
Spesies
Gen
Haploid
Zigot
Diploid
Gamet
Sel
Organisme
Kromatin
Gametogenesis
Reproduksi Seksual Penyebab Variasi Genetik
Pemilahan
kromosom
Pindah
Silang
Fertilisasi
Random
Muhamad Pahrudin @2011
Skema diploid
Reproduksi Seksual Penyebab Variasi Genetik
Dari 2 sel haploid
Kemudian melebur
Menjadi satu yang
bersifat diplod
Muhamad Pahrudin @2011
organisme
Reproduksi Seksual Penyebab Variasi Genetik
Kepiting sebagai
contoh organisme
Muhamad Pahrudin @2011
Peleburan sperma
Reproduksi Seksual Penyebab Variasi Genetik
Sperma yang
sedang berjuang
memasuki sel telur
agar menjadi
organisme baru
Muhamad Pahrudin @2011
latihan
Reproduksi Seksual Penyebab Variasi Genetik
a.Metafase I
b. Profase I
c. fertilisasi
benar

salah

salah
1. Pada tahap apa
kromosom memilah
kromosom lainnya?

Muhamad Pahrudin @2011
Reproduksi Seksual Penyebab Variasi Genetik
latihan
2. Apa rumus kemungkinan pada
pemilahan kromosom?
A. 1
n
B. 2
n
D. 4
n
BENAR
C. 3
n
SALAH SALAH
SALAH
Muhamad Pahrudin @2011
Reproduksi Seksual Penyebab Variasi Genetik
latihan
3. Berapa jumlah haploid pada
manusia?
A. 2
B. 24
C. 23
D. 48
BENAR SALAH SALAH SALAH
Muhamad Pahrudin @2011
Reproduksi Seksual Penyebab Variasi Genetik
latihan
4. Proses perkembangbiakkan yang tanpa dilalui
penggabungan antara sel-sel gamet disebut?
A. Aseksual
B. Seksual
C. Sperma
D. Ovum
BENAR SALAH SALAH SALAH
Muhamad Pahrudin @2011
latihan
Reproduksi Seksual Penyebab Variasi Genetik
5. Pada tahap apa terjadinya pindah
silang?
A.Metafase I
B. Profase I
C. Fertilisasi
benar

salah

salah
D. Meiosis II
salah
Muhamad Pahrudin @2011
latihan
Reproduksi Seksual Penyebab Variasi Genetik
6. Pindah silang ganda akan
nampak jika memiliki?
A. 1 gamet
B. 2 gamet
C. 3 gamet
D. 4 gamet
YES, BENAR...!!!
OH... TIDAK OH... TIDAK OH... TIDAK
Muhamad Pahrudin @2011
latihan
Reproduksi Seksual Penyebab Variasi Genetik
7. Yang bukan faktor penyebab
pindah silang adalah...
A. Temperatur
B. Suhu
C. Zat kimia
D. Cuaca
BENAR
SALAH SALAH SALAH
Muhamad Pahrudin @2011
Fisi terjadi pada organisme bersel
satu. Pada proses fisi individu
terbelah menjadi dua bagian yang
sama.
Contoh :
- Pada pembelahan sel bakteri.
- Pada Plasmodum, reproduksi
dengan fisi berganda, yaitu inti sel
membelah berulang kali dan
kemudian setiap anak inti dikelilingi
sitoplasma. Proses ini disebut
skizogoni, sel yang mengalami
skizogoni disebut skizon.

fisi
Animasi
Muhamad Pahrudin @2011
Dibentuk di dalam tubuh induknya
dengan cara pembelahan sel. Bila
kondisi lingkungan baik, maka spora
akan berkecambah dan tumbuh
menjadi individu baru, spora
dihasilkan oleh jamur, lumut, paku,
sporozoa (salah satu kelas protozoa)
dan kadang-kadang juga dihasilkan
oleh bakteri.

Pembentukan spora
Muhamad Pahrudin @2011
Organisme tertentu dapat membentuk
tunas, berupa tonjolan kecil yang
akan berkembang dan kemudian
mempunyai bentuk seperti induknya
dengan ukuran kecil. Kemudian tunas
ini akan lepas dari induknya dan
dapat hidup sebagai individu baru.
Pembentukan tunas merupakan ciri
khas sel ragi dan Hydra (sejenis
Coelenterata).

Pembentukan tunas
Muhamad Pahrudin @2011
Kadang-kadang satu organisme patah menjadi dua
bagian atau lebih, kemudian setiap bagian akan
tumbuh menjadi individu baru yang sama seperti
induknya.
Peristiwa fragmentasi bergantung pada
kemampuan regenerasi yaitu kemampuan
memperbaiki jaringan atau organ yang telah hilang.
Fragmentasi terjadi antara lain pada hewan spons
(Porifera), cacing pipih, algae berbentuk benang.
fragmentasi
Muhamad Pahrudin @2011
Istilah propagasi vegetatif diberikan untuk reproduksi vegetatif/tumbuhan berbiji. Pada proses
propagasi bila bagian tubuh tanaman terpisah maka bagian tersebut akan berkembang
menjadi satu/lebih tanaman baru.
Propagasi vegetatif alamiah dapat terjadi dengan menggunakan organ-organ sebagai berikut
:
a. Stolon, yaitu batang yang menjalar di atas tanah. Di sepanjang stolon dapat tumbuh tunas
adventisia (liar), dan masing-masing tunas ini dapat menjadi anakan tanaman. Contoh:
pada rumput teki, rumput gajah dan strawberi.
b. Akar tinggal atau rizom, yaitu batang yang menjalar di bawah tanah, dapat berumbi untuk
menyimpan makanan maupun tak berumbi. Ciri rizom adalah adanya daun yang mirip
sisik, tunas, ruas dan antar ruas. Rizom terdapat pada bambu, dahlia, kunyit, lengkuas,
jahe dan kencur.
c. Umbi lapis, yaitu batang pendek yang berada di bawah tanah. Umbi lapis diselubungi oleh
sisik-sisik yang mirip kertas. Contoh: tumbuhan lili, tulip dan bawang.
d. Umbi batang, yaitu batang yang tumbuh di bawah tanah, digunakan sebagai tempat
penyimpanan cadangan makanan sehingga bentuknya membesar. Pada umbi terdapat
mata tunas - mata tunas yang
akan berkembang menjadi tanaman baru.
Contoh: kentang dan Caladium.
Propagasi vegetatif
Muhamad Pahrudin @2011
kesimpulan
Tiga sumber variabilitas genetik dalam populasi
organisme yang bereproduksi secara seksual:
Pemilahan indepanden dari kromosom-kromosom
homolog selama meiosis I
Pindah silang antara kromosom-kromosom selama
profase meiosis I
Fertilisasi random sel telur oleh sel sperma
Ketiga mekanisme tersebut mengubah susunan
variasi gen yang dibawa oleh setiap anggota
suatu populasi. Tetapi, pada akhirnya mutasi
akan menciptakan diversitas gen dalam suatu
populasi.
Reproduksi Seksual Penyebab Variasi Genetik
Muhamad Pahrudin @2011