Anda di halaman 1dari 12

Satuan Acara Penyuluhan

KANKER PAYUDARA








Anggota:







Oleh:
Kelompok POKJAKES KIA







PROGRAM STUDI DIII KEPERAWATAN
AKPER PANTI WALUYA MALANG
MEI 2014



KATA PENGANTAR

Puji sukur kami panjatkan kehadirat Tuhan Yang Maha Esa atas segala rahmat
dan tuntunan Nya, sehingga kami dapat menyelesaikan laporan ini.Laporan ini
disusun untuk memenuhi tugas praktek kerja lapangan yang dilakukan pada tanggal
12 Mei s/d 30 Mei 2014 di RT 01 07 RW 02 Desa Poncokusumo.
Dalam penyusunan laporan ini penulis banyak mendapat bantuan dari
berbagai pihak. Untuk itu penulis mengucapkan banyak terimaksih kepada :
1. Sr. Felisitas, Misc.MAN, selaku direktur Akper Panti Waluya Malang.
2. Bapak Mulyono, selaku ketua RW 02 Desa Poncokusumo.
3. Ibu Ns. Emy S., S.Kep dan Ibu Ns. Fransiska Erna S, Kep sebagai pembimbing
akademik.
4. Bapak Tito. Amd. Kep, selaku Pembimbing Puskesmas Poncokusumo.
5. Para Kader POKJAKES KIA yang telah berpartisipasi dalam semua kegiatan
6. Rekan-rekan Mahasiswa Akper Panti Waluya atas kerjasama dan kekompakan
serta kepeduliannya, sehingga dapat menyelesaikan laporan ini tepat waktu
Pada akhirnya penulis menyadari bahwa laporan ini masih jauh dari
sempurna, oleh karena itu penulis mengharapkan kritik dan saran yang bersifat
membangun demi kesempurnaan laporan ini.Penulis berharap laporan ini dapat
bermanfaat bagi semua pihak yang membacanya.









Malang, 23 Mei 2014

Tim Penyusun

BAB I
PENDAHULUAN

A. Latar Belakang
Kanker Payudara adalah suatu penyakit pertumbuhan sel, akibat adanya
onkogenyang menyebabkan sel normal menjadi sel kanker pada jaringan
payudara (Karsono, 2006).
Kanker Payudara adalah keganasan yang berasal dari sel kelenjar, saluran
kelenjar dan jaringan penun jang payudara. Kanker payudara adalah tumor
ganas yang tumbuh di dalam jarigan payudara. kanker bisa muai tumbuhdi
dalam kelenjar susu, saluran susu, jaringan lemak maupun jaringanikat pada
payudara (Medicastore, 2011).
Menurut WHO, sekitaer 8-9 % wanita akan mngalami kanker payudara.
Hal ini menjadikan jkanker payudara sebagai jenis kanker yang paling banyak
ditemui pada wanita. setiap tahu lebi dari 250000 kasusu baru kanker
payudara terdiagnosis di Eropa dan kurang dari 175000 di Amerika Serikat
(Anonim, 2011).
Secara epidemiologi, orang melihat tendensi penyakit ini familial, artinya
seorang wanita dengan ibu penderita kanker payudra mempunyai
kemungkinan lebih banyak mendapat kanker payudra dari pada wanita-wanita
dari ibu yang tidak menderita penyakit tersebut. wanita yang infertil juga lebih
tinggi kemungkinan mendapat kanker payudar dari pada wanita yang fertil
(Prawirohardjo, 2008). Berdasarkan latar belakang diatas, penulis tertarik
untuk menulis topik tentang kanker payudara sebagai materi penyuluhun.

B. Tujuan
a. Tujuan Umum
Setelah dilakukan penyuluhan diharapkan peserta mampu memahami
tentang kanker payudara.



b. Tujuan Khusus
Peserta mampu menyebutkan dan menjelaskan pengertian kanker
payudara
Peserta mampu menyebutkan faktor resiko kanker payudara
Peserta mampu menyebutkan tanda dan gejala kanker payudara
Peserta mampu menyebutkan pemeriksaan kanker payudara
Peserta mampu menyebutkan pencegahan kanker payudara
c. Manfaat
1. Bagi Mahasiswa
Mahasiswa mampu mengaplikasikan ilmu yang telah diperoleh
untuk diterapkan dimasyarakat sehingga dapat menurunkan
terjadinya kanker payudara yang dapat dialami wanita.
Mahasiswa mampu berinteraksi langsung dengan masyarakat.
2. Bagi Masyarakat
Meningkatkan pengetahuan yang berhubungan dengan kanker
payudara.
Masyarakat dapat berperan serta untuk mencegah terjadinya kanker
payudara
3. Bagi Puskesmas
Membantu melaksanakan program puskesmas tentang pendidikan
kesehatan, sebagai upaya meningkatkan pengetahuan masyarakat yang
berkunjung di Puskesmas khususnya wilayah Desa Poncokusumo
dalam hal kanker payudara.
d. Metode
Metode yang digunakan dalam penyusunan laporan kegiatan pendidikan
kesehatan antara lain :
1. Survey, dimana penulis melakukan aktivitas atau kegiatan penelitian
yang dilakukan untuk mendapatkan kepastian informasi.
2. Analisa data
3. Permasalahan sesuai kebutuhan masyarakat yang diperoleh dari hasil
MMD

4. Studi pustaka
Studi pustaka, dimana penulis menggunakan buku-buku sebagai
sumber acuan untuk penyusunan materi pendidikan kesehatan.
Bimbingan atau konsultasi, dimana penulis mendapat bimbingan
dan arahan dari pembimbing Puskesmas dan Pendidikan.
Ceramah dan tanya jawab (sharing)

C. SISTEMATIKA PENULISAN
Sistematika penulisan laporan kegiatan pendidikan kesehatan ini dibagi
menjadi 4 bab, dengan rincian sebagai berikut :
BAB I PENDAHULUAN
A. Latar Belakang
B. Tujuan
1. Tujuan umum
2. Tujuan khusus
C. Manfaat
D. Metode
E. Sistematika penulisan
BAB II PELAKSANAAN KEGIATAN
A. Perencanaan pendidikan kesehatan
B. Pelaksanaan pendidikan kesehatan
BAB III PEMBAHASAN
A. Rencana pendidikan kesehatan
B. Pelaksanaan pendidikan kesehatan
C. Evaluasi
BAB IV PENUTUP
A. Kesimpulan
B. Saran
BAB II
SATUAN ACARA PENYULUHAN
KANKER PAYUDARA
1. Materi Pembelajaran : Kanker Payudara
2. Sasaran : Ibu-ibu PKK
3. Waktu : Sabtu / 24 Mei 2014
4. Tempat : Rumah Bu.Rita
5. Metode : Ceramah dan Tanya Jawab
6. Media : Leaflet
7. Tujuan :
a. Tujuan Instruksional Umum ( TIU )
Setelah mendapatkan penjelasan tentang kanker payudara selama 10
menit, diharapkan ibu dapat mengerti dan memahami tentang kanker
payudara.
b. Tujuan Instruksional Khusus ( TIK )
Setelah mendapatkan penjelasan tentang kanker payudara, diharapkan ibu
mampu menjelaskan:
1) Pengertian kanker payudara.
2) Epidemiologi kanker payudara
3) Faktor resiko kanker payudara.
4) Tanda dan gejala kanker payudara.
5) Pemeriksaan kanker payudara.
6) Pencegahan kanker payudara.
8. Materi Penyuluhan : terlampir



9. Langkah-langkah Penyuluhan
No Tahap Waktu Kegiatan Penyuluh Kegiatan Peserta
1. Pembukaan 2 menit Pendahuluan
a. Menyampaikan salam
b. Menjelaskan tujuan
c. Kontrak waktu
d. Tes awal
Membalas salam
Mendengarkan
Memberi respon
2. Pembahasan 8 menit Inti
Menjelaskan tentang :
a. Pengertian kanker
payudara
b. Epidemilogi kanker
payudara
c. Faktor resiko terjadinya
kanker payudara
d. Tanda dan gjala kanker
payudara
e. Pemeriksaan kanker
payudara
f. Pencegahan kanker
payudara
Mendengarkan
dengan penuh
perhatian
3. Penutup 5 menit

Penutup
Tanya jawab
Tes akhir
Menyimpulkan hasil
penyuluhan
Memberi salam penutup

Menanyakan
yang belum jelas
Aktif bersama
menyimpulkan
Membalas
salam





MATERI PENYULUHAN

I. Definisi
Adalah suatu proses keganasan yang terjadi pada jaringan
payudara dimana terdapat kelompok sel yang abnormal yang
terbentuk oleh sel sel jaringan yang tumbuh secara terus menerus
dan tidak terbatas.
II. Epidemiologi kanker leher rahim
Kanker payudara merupakan kanker yang paling banyak
diderita oleh wanita dan menempati urutan pertama. Angka kejadian
kanker payudara diperkirakan setiap 1-2 dari 10.000 perempuan di
dunia mengalami kanker payudara tiap tahun (Depkes, 2008).
III. Faktor resiko
DIET
Peningkatan berat badan berlebihan
Makanan cepat saji tinggi lemak jenuh dan gula
Minuman beralkohol
HORMON
Haid pertama usia < 12 tahun
Melahirkan anak pertama usia > 35 tahun
Pemakaian kontrasepsi pil dalam waktu lama
Tidak menyusui anak
Keturunan

IV. Tanda dan gejala
Nampak benjolan
Puting masuk ke dalam
Perubahan warna pada daerah payudara
Kulit mengkerut (seperti kulit buah jeruk)

V. Pemeriksaan kanker payudara
Mammografi
USG
Pemeriksaan SADARI
Berdiri di depan cermin, tangan disisi tubuh dan
perhatikan ukuran, bentuk dari payudra. Perhatikan dad
saat kedua tangan diangkat diatas kepala dilanjutkan
meletakkan kedua tangan di pinggang.
Bungkukkan badan melihat apakah kedua tangan
menggantung seimbang.
Tekan kedua puting menggunakan ibu jari dan telunjuk,
melihat adanya cairan yang keluar.
Rasakan adanya benjolan dengan lengan kiri angkat ke
atas kepala.
Gunakan tangan kanan menekan payudara kiri dengan
jari telunjuk, tengah, manis mulai dari puting memutar
ke seluruh permukaan payudara.
Ulangi langkah 4 dan 5 secara bergantian dengan
tangan kanan diangkat ke atas.
Jika payudara biasa ada benjolan maka perlu diketahui
banyaknya benjolan yang teraba dan lokasinya dan
dibandingkan dengan bulan berikutnya.

VI. Pencegahan
Perbanyak konsumsi makanan serat seperti sayuran dan buah.
Perbanyak konsumsi makanan mengandung vitamin C dan A.







BAB III
PEMBAHASAN

A. Perencanaan Pendidikan Kesehatan
Dalam perencanaan, sasaran yang dituju adalah ibu-ibu di Desa Poncokusumo.
Dalam pelaksanaannya sesuai dengan rencana. Metode penyampaian pendidikan
kesehatan yang direncanakan adalah metode ceramah dan tanya jawab, dalam
pelaksanaannya sesuai dengan perencanaan. Media yang digunakan yaitu Leaflet.
Adapun waktu yang direncanakan dalam melakukan pendidikan kesehatan adalah 60
menit dan selesai saat pelaksanaan penyuluhan berjalan 90 menit.

B. Pelaksanaan Pendidikan Kesehatan
Pelaksanaan pendidikan kesehatan berjalan dengan cukup lancar. Setelah
peserta yang telah mengkoordinir para peserta penyuluh langsung membuka acara
pendidikan kesehatan dengan memberi salam dan memperkenalkan diri serta
mengedarkan daftar hadir.
Setelah penyuluh selesai menyampaikan pembukaan, diteruskan dengan
penyampaian materi. Di akhir penyampaian materi, penyuluh memberikan
kesempatan kepada peserta untuk bertanya tentang materi yang belum dimengerti
berhubungan dengan imunisasi, keluarga berencana, dan pemberian makanan
tambahan.
Dalam pelaksanaannya, pendidikan kesehatan menemukan beberapa faktor
pendukung dan penghambat.
Adapun faktor pendukung, yaitu :
1. Dukungan dari ibu-ibu terhadap pelaksanaan pendidikan kesehatan
2. Penggunaan media yang sesuai dengan materi pendidikan kesehatan
3. Tersedianya waktu dan tempat yang cukup memadai untuk pendidikan kesehatan

C. Evaluasi
Untuk mengevaluasi apakah peserta pendidikan kesehatan dapat mengerti
tentang apa yang diberikan, maka dilakukan evaluasi oleh penyuluh dengan
memberikan 3 pertanyaan pada masing-masing materi


KANKER PAYUDARA
1. Apa yang ibu-ibu ketahui tentang kanker payudara?
Kanker payudara adalah suatu proses keganasan yang terjadi pada
jaringan payudara dimana terdapat kelompok sel yang abnormal yang
terbentuk oleh sel sel jaringan yang tumbuh secara terus menerus
dan tidak terbatas.
2. Apa tanda dan gejala dari kanker payudara?
Nampak benjolan
Puting masuk ke dalam
Perubahan warna pada daerah payudara
Kulit mengkerut (seperti kulit buah jeruk)
3. Bagaimana cara pemeriksaan SADARI untuk mendeteksi terjadinya
kanker payudara?
Berdiri di depan cermin, tangan disisi tubuh dan perhatikan
ukuran, bentuk dari payudra. Perhatikan dad saat kedua tangan
diangkat diatas kepala dilanjutkan meletakkan kedua tangan di
pinggang.
Bungkukkan badan melihat apakah kedua tangan menggantung
seimbang.
Tekan kedua puting menggunakan ibu jari dan telunjuk, melihat
adanya cairan yang keluar.
Rasakan adanya benjolan dengan lengan kiri angkat ke atas
kepala.
Gunakan tangan kanan menekan payudara kiri dengan jari
telunjuk, tengah, manis mulai dari puting memutar ke seluruh
permukaan payudara.
Ulangi langkah 4 dan 5 secara bergantian dengan tangan kanan
diangkat ke atas.
Jika payudara biasa ada benjolan maka perlu diketahui
banyaknya benjolan yang teraba dan lokasinya dan
dibandingkan dengan bulan berikutnya.

BAB IV
PENUTUP

A. Kesimpulan
Berdasarkan hasil pendidikan kesehatan yang telah dilakukan dapat
disimpulkan secara umum bahwa mahasiswa mampu/dapat menerapkan ilmu atau
teori tentang pendidikan kesehatan dan tentang kanker payudara. Sedangkan secara
khusus dapat disimpulkan sebagai berikut :
1) Mahasiswa mampu memberikan pendidikan kesehatan kepada masyarakat RW.02
Desa poncokusumo
2) Mahasiswa mampu menyusun satuan acara pembelajaran.
3) Mahasiswa mampu menyediakan sarana dalam melaksanakan pandidikan kesehatan
4) Mahasiswa mampu menjelaskan materi pembelajaran.
5) Mahasiswa mampu melakukan evaluasi terhadap hasil pelaksanaan kegiatan
pendidikan kesehatan.
6) Mahasiswa mampu melakukan pendokumentasian terhadap kegiatan pendidikan
kesehatan.

B Saran
1) Bagi Posyandu
Dengan adanya laporan ini diharapkan kegiatan pendidikan kesehatan yang sudah ada
di posyandu lebih ditingkatkan sehingga informasi yang diberikan dapat diterima oleh
masyarakat akan lebih banyak.
2) Bagi Institusi Pendidikan
Dengan adanya laporan diharapkan dalam pemberian materi pendidikan kesehatan
dapat lebih ditingkatkan lagi dan lebih banyak menyediakan literature tentang materi
kesehatan sehingga mahasiswa dapat mempraktekkan teori pendidikan kesehatan
dengan lebih optimal.
3) Bagi masyarakat
Setelah melakukan pendidikan kesehatan ini diharapkan masyarakat dapat berperan
aktif dalam
kegiatan memajukan kesehatan wanita di Desa Poncokusumo.