Anda di halaman 1dari 8

LABORATORIUM Imunoserologi

PRODIA

Lab.
imunoserologi
Bidang Laboratorium yang memeriksa secara
khusus dalam bidang pemeriksaan
Imunoserologi
Pemeriksaan
Imunoserologi
pemeriksaan Identifikasi terhadap antibodi
yaitu protein yang dibuat dari sel darah putih
yang berespon terhadap antigen, protein
asing di dalam tubuh. Serta Investigasi
masalah yang berhubungan dengan sistem
kekebalan tubuh seperti penyakit
autoimunitas yaitu ketika sistem kekebalan
tubuh berubah melawan jaringan tubuh
sendiri dan kelainan imunodefisiensi yaitu
ketika sistem kekebalan tubuh kurang aktif.
Ada beberapa metode Pemeriksaan
imunoserologi yang di lakuakan pada
laboratorium prodi seperti :
Metode Agglutinasi
Metode Elisa
Metode Mikroskopik
Metode Kromatografi, dll
Beberapa jenis pemeriksaan
Imunoserologi
Anti-HIV


Deskripsi
:
Pemeriksaan Anti-HIV merupakan pemeriksaan darah yang digunakan
untuk mendeteksi keberadaan antibodi terhadap HIV. Pada umumnya,
antibodi ini terbentuk dalam waktu sekitar 3-6 minggu setelah terinfeksi
atau pada individu dengan pembentukan antibodi yang lambat dapat
terbentuk setelah 3-6 bulan terinfeksi. HIV meruapakan suatu virus yang
menyerang sistem kekebalan tubuh dan mengakibatkan daya tahan tubuh
menurun hingga akan lebih mudah terinfeksi. Individu dengan infeksi HIV
akan mengalami beberapa fase, yakni fase akut - fase laten - AIDS.
Manfaat
Pemeriksaan
: Uji saring dan diagnosa infeksi HIV; skrining darah atau organ.
Persyaratan &
Jenis Sampel
: 2 tabung @ 0,5 mL serum, plasma (EDTA, sitrat, heparin) dikirim ke cabang Jakarta
Kramat 1 tabung (2 mL) disimpan di cabang perujuk untuk konfirmasi lebih lanjut (bila
diperlukan)
Stabilitas
Sampel
: 2-8 C : 48 jam, <= -20 C : lebih lama
Metode : MEIA, Imunokromatografi, ELFA
Widal

Deskripsi : Pemeriksaan Widal berguna untuk mendeteksi adanya antibodi yang
spesifik terhadap antigen Salmonella (kuman penyebab tifus).
Pemeriksaan Widal dapat memberikan hasil negatif sampai 30% dari
sampel biakan positif penyakit tifus, sehingga hasil tes Widal negatif
bukan berarti dapat dipastikan tidak terjadi infeksi. Oleh karenanya,
pemeriksaan tunggal penyakit tifus dengan tes Widal kurang baik.
Manfaat
Pemeriksaan
: Mendeteksi penyakit tifus atau demam tifoid.
Persyaratan & Jenis
Sampel
: Serum
Stabilitas Sampel : 2-8 C : 24 jam, -20 C : lebih lama
Hari Kerja : Setiap hari
Metode : Aglutinasi
Alat penunjang dalam pemeriksaan
imunoserologi pada laboratorium
imunoserologi prodia,

Mini VIDAS
Mini VIDAS adalah penganalisa
immunoassay sepenuhnya otomatis dari
Bio Merieux. Hal ini digunakan untuk
melakukan tes Penyakit menular,
koagulasi dan tes Immunochemistry
menggunakan Elfa (Enzyme Linked
Fluorescent Assay) teknologi. Ini
mengurangi risiko dan membawa lebih
dari hanya membutuhkan kalibrasi titik
tunggal. Alat mini Vidas ini adalah
salah satu alat yang digunakan pada
pemeriksaan Imunologi . Prinsip alat ini
merupakan modifikasi dari prinsip
ELISA hanyapembacaannya bedasarkan
Flouresensi

alat i2000SR
alat i2000SR memungkinkan
untuk kapasitas yang lebih besar
dalam pengujian immunoassay,
karena kapasitas ditingkatkan
sampel dan reagen. Sistem ini
membantu pelaporan cepat hasil
STAT melalui segmen berdedikasi
dalam penangan sampel 3D.
Juga perangkat dapat
melaporkan hasil dengan akurasi
yang lebih besar, berkat
teknologi Chemiflex, yang
menggunakan protokol yang
berbeda