Anda di halaman 1dari 2

PDRB Kota Makassar

Metode Location Quotient (LQ)


Logika dasar Location Quotient (LQ) adalah teori basis ekonomi yang intinya adalah karena
industry basis menghasilkan barang-barang dan jasa daerah yang bersangkutan, maka
penjualan keluar akan menghasilkan pendapatan bagi daerah.
LQ =
(


Keterangan:
Vik : Nilai Output (PDRB) sector i daerah studi k (kabupaten/kota misalnya) dalam
pembentukan PDRR daerah studi k
Vk : PDRB total semua sector di daerah studi k
Vip : Nilai Output (PDRB) sector i daerah referensi p (provinsi misalnya) dalam
pembentukan PDRR daerah referensi p
Vp : PDRB total semua sector di daerah referensi p
Display Ekonomi Kota Makassar
NO SEKTOR/LAPANGAN USAHA Makassar SULSEL LQ
Urutan
Sektor
Basis
1 Pertanian 102 326 13.810 0,02 8
2 Pertambangan & Penggalian 1 134 4.491 7,95 1
3 Industri Pengolahan 3 289 568 6.869 1,51 5
4 Listrik, Gas & Air Bersih 324 183 530 1,93 2
5 Bangunan 1 384 443 2.900 1,50 6
6 Perdagangan, Hotel & Restoran 4 869 153 8.699 1,76 4
7 Pengangkutan & Komunikasi 2 780 432 4.620 1,90 3
8 Keuangan, Persewaan, & Jasa Perusahaan 1 788 806 3.742 1,50 6
9 Jasa-Jasa 1 712 404 5.536 0,97 7
JUMLAH 16 252 451 51.197 19,04

Contoh Penyelesaian:
LQ =
(


= 0,02



LQ > 1 : Merupakan Sektor basis/unggulan di Kota Makassar
1. Pertambangan & penggalian
2. Listrik, gas, & air bersih
3. Pengangkutan dan komunikasi
4. Perdagangan, hotel, & restoran
5. Industri Pengolahan
6. Keuangan, persewaan, & jasa perusahaan

LQ < 1 : Merupakan Sektor non basis/bukan sector unggulan di Kota Makassar
1. Jasa-jasa
2. Pertanian