Anda di halaman 1dari 21

PRESENTASI KASUS

TB MILIER DENGAN DRUG INDUCED HEPATITIS (DIH) e.c OBAT


ANTITUBERKULOSIS (OAT)
SENSITIF OFLOXACIN
Diajukan kepada :
dr. Indah Raha!a"#$ S%.P
Disusun oleh :
R#&'a Fa"hn#na (G(A)()*+))
She,,a S. -a#,ah (G(A)()*+.)
Ga,#h Ra'a/#!# (G(A)()*+0)
SMF ILMU PEN1AKIT DALAM
FAKULTAS KEDOKTERAN UNI2ERSITAS -ENDERAL SOEDIRMAN
RSUD PROF. Dr. MARGONO SOEKAR-O
PUR3OKERTO
)*(4
1
LEMBAR PENGESAHAN
PRESENTASI KASUS
TB MILIER DENGAN DRUG INDUCED HEPATITIS (DIH) e.c OBAT
ANTITUBERKULOSIS (OAT)
SENSITIF OFLOXACIN
Disusun oleh :
R#&'a Fa"hn#na (G(A)()*+))
She,,a S. -a#,ah (G(A)()*+.)
Ga,#h Ra'a/#!# (G(A)()*+0)
Telah dipresentasikan pada
Tanggal, uni !"1#
Pe$%i$%ing,
dr& Indah Rah$a'ati, Sp&P
!
BAB I
LAPORAN KASUS
I. IDENTITAS PENDERITA
Na$a : N(& Andria
Usia : !) tahun
enis kela$in : Pere$puan
Status : *enikah
Aga$a : Isla$
Pekerjaan : Pera'at
Ala$at : Kro(a RT "+,R- "., Kro(a, /ila0ap
Tanggal $asuk : "1 uni !"1#
Tanggal periksa : 1" uni !"1#
No& /* : "1123!
II. SUB-EKTIF
1& Keluhan Uta$a
*untah
!& Ri'a(at Pen(akit Sekarang
Pasien N(& A usia !) tahun datang ke I4D RS*S pada hari Senin,
1 uni !"1# pukul 1.&1" -I5& Keluhan uta$a $untah (ang dirasakan
sejak . hari se%elu$ $asuk Ru$ah Sakit& *untah disertai $ual, %erisi
$akanan, tanpa disetai darah & *untah se%an(ak sekitar 3 sendok
$akan setiap kali $untah dan $untah $en0apai 1" kali dala$ sehari&
*untah $ulai dirasakan dan se$akin $e$%erat dirasakan pasien
setelah $engonsu$si o%at Ri6a$pi0in dari dokter& *untah dirasakan
%erkurang ketika pasien $enghentikan konsu$si o%at terse%ut& Selain
$untah, pasien juga $engeluh le$as, n(eri kepala, dan $engaku
penurunan %erat %adan sejak 1 %ulan (ang lalu&
Tanggal 2 *ei !"1#, pasien $engaku %ero%at ke dokter di RS
/ila0ap dengan keluhan n(eri kepala he%at dan de$a$ sela$a 2 hari&
Pasien dira'at di RS /ila0ap ke$udian dilakukan pe$eriksaan 6oto
3
dada, na$un pasien $en(angkal dilakukan pe$eriksaan dahak& Pasien
$engaku oleh dokter din(atakan $enderita Tu%erkulosis 7T58 dan
sejak saat itu pasien $e$ulai pengo%atan T5 dengan $engonsu$si
o%at antitu%erkulosis 79AT8 1 kali dala$ sehari seju$lah 3 ta%let&
Pasien dira'at sela$a 2 hari di RS /ila0ap, ke$udian pasien
diper%olehkan pulang oleh dokter&
Sela$a di ru$ah, pasien teratur $inu$ 9AT, na$un pada hari ke:
2 di ru$ah, pasien $engaku $engeluh $untah:$untah dan $ual&
*untah:$untah he%at sehingga pasien langsung ke I4D RS*S dan
dira'at di Ruang Supardjo Roesta$ 7RSR8& Sela$a dira'at di RSR,
pasien didiagnosis dengan gastritis dan didapatkan hasil pe$eriksaan
en;i$ hati (ang $eningkat, sehingga pasien didiagnosis dengan Drug
Induced Hepatitis 7DI<8 oleh dokter spesialis pen(akit dala$ saat itu&
Setelah 2 hari dira'at di RSR, pasien diper%olehkan pulang dan
di%erikan 9AT untuk di$inu$ di ru$ah& 9AT (ang di%erikan adalah
(ang di$inu$ 1 kali sehari seju$lah ! ta%let& Sela$a . hari di ru$ah,
pasien $engaku keluhan $untah:$untah, $ual, serta gatal:gatal&
Tanggal 3 uni !"1# pasien %ero%at ke dokter spesialis paru di klinik
9$nia dan di%erikan # jenis o%at& Pasien $engonsu$si o%at:o%at
tese%ut sela$a 1 hari, na$un $engaku $untah:$untah dan $ual lagi,
sehingga keluarga pasien konsultasi dengan dokter spesialis paru di
klinik 9$nia dan diinstruksikan agar salah satu o%at diganti dengan
o%at (ang %aru& Keesokan harin(a keluhan $untah:$untah pasien
justru %erta$%ah %erat sehingga pasien ke$%ali ke I4D RS*S dan
dira'at di %angsal Dahlia&
3& Ri'a(at Pen(akit Dahulu
a& Ri'a(at keluhan serupa : disangkal
%& Ri'a(at $ondok : diakui, *ei !"1# di RS /ila0ap dan
RS*S 7%angsal RSR8
0& Ri'a(at 9AT : diakui pada *ei !"1# dari RS
/ila0ap sela$a ! $inggu, na$un se$pat %erhenti $inu$ 9AT
#
sela$a 1 $inggu, dan dilanjutkan ke$%ali pengo%atan hingga
sekarang&
d& Ri'a(at hipertensi : disangkal
e& Ri'a(at ken0ing $anis : disangkal
6& Ri'a(at as$a : disangkal
g& Ri'a(at alergi : diakui, alergi ranitidin
#& Ri'a(at Pen(akit Keluarga
a& Ri'a(at keluhan serupa : disangkal
%& Ri'a(at $ondok : disangkal
0& Ri'a(at hipertensi : diakui, i%u pasien
d& Ri'a(at ken0ing $anis : disangkal
e& Ri'a(at as$a : disangkal
6& Ri'a(at alergi : diakui, i%u pasien 7alergi de%u8
.& Ri'a(at Sosial Ekono$i
a& /o$$unit(
Pasien tinggal di akarta %ersa$a sua$i di lingkungan padat
penduduk& Ru$ah satu dengan (ang lain %erdekatan& <u%ungan
antara pasien dengan tetangga dan keluarga dekat %aik& Di
lingkungan ru$ah pasien tidak ada (ang $e$iliki keluhan %atuk
la$a atau keluhan (ang sa$a dengan pasien&
%& <o$e
Pasien tinggal di ru$ah di akarta %ersa$a sua$i sela$a ! tahun&
Pasien tinggal di ru$ah dengan ukuran !" = 1. $
!
dan dihuni 3
orang, (aitu pasien, sua$i, dan anak (ang %erusia !" %ulan& >antai
ru$ah %eralaskan kera$ik, dan ada %e%erapa %uah jendela serta
?entilasi (ang kadang:kadang di%uka& Ru$ah pasien terdiri dari !
ka$ar tidur, satu ruang ta$u, satu ruang keluarga, satu dapur, dan
dua ka$ar $andi dala$, (ang $asing:$asing $e$iliki jendela dan
?entilasi& Pasien $engaku $e$asak $enggunakan ko$por gas&
.
>antai ka$ar $andi %eralaskan kera$ik dan su$%er air %erasal dari
PA*& Pen0aha(aan ru$ah pasien %erasal dari la$pu dan sinar
$atahari (ang 0ukup& Pasien $en(angkal sua$i pasien $enderita
%atuk:%atuk& Se$enjak sakit, pasien tinggal di ru$ah %ersa$a orang
tuan(a di /ila0ap, na$un sua$i dan anakn(a tetap tinggal di
akarta&
0& 900upational
Pasien adalah seorang pera'at dengan penghasilan (ang
%erke0ukupan& Se%elu$ $enikah, pasien se$pat %ekeja di RS
Ananda Pur'okerto sela$a ! tahun& Setelah $enikah, pasien ikut
sua$i ke akarta dan tinggal di akarta& Setelah $elahirkan, pasien
%ekerja se%agai pera'at di RS Ra'a$angun, akarta, departe$en
Interna, sela$a 1 tahun& Pasien $engaku sela$a %ekerja di
departe$en Interna, pasien sering kontak dengan penderita T5&
Na$un pasien $en(angkal adan(a ri'a(at %atuk:%atuk pada
dirin(a dan te$an:te$an kerjan(a& Pe$%ia(aan ru$ah sakit
ditanggung olah 5PS Non P5I& Pe$%ia(aan ke%utuhan sehari:hari
di%ia(ai oleh pasien sendiri dan sua$i&
d& Personal ha%it
Pasien $engaku $akan sehari 1:! kali sehari, dengan nasi se%agai
su$%er kar%ohidrat uta$a, dan lauk daging atau ikan& Pasien
$engaku jarang $engonsu$si sa(ur:sa(uran dan le%ih $e$ilih
lauk daging atau goreng:gorengan& Pasien $engaku pola $akann(a
tidak teratur sehingga pasien sering $engeluh n(eri ulu hati& Pasien
$engaku tidak pernah $erokok&
I. OB-EKTIF
1& Pe$eriksaan @isik
a& Keadaan U$u$ : ta$pak sakit sedang
%& Kesadaran : 0o$pos$entis, 4/S E#*)A. 71.8
0& 55 : 31 kg
d& T5 : 1.. 0$
e& I*T : 1)&!3 7underweight8
)
6& Aital sign
: Tekanan Darah : 11",2" $$<g
: Nadi : 1!=,$enit
: RR : !#=,$enit
: Suhu : 3),"
o
/
d& Status 4eneralis
18 Kepala
- 5entuk : $eso0hepal, si$etris, ?enektasi te$poral 7:8
- Ra$%ut : 'arna hita$, tidak $udah di0a%ut, distri%usi
$erata, tidak rontok
!8 *ata
: Palpe%ra : ede$a 7:,:8 ptosis 7:,:8
: Konjungti?a : ane$is 7B,B8
: S0lera : ikterik 7B,B8
: Pupil : re6lek 0aha(a 7B,B8 nor$al, isokor
C 3 $$
38 Telinga
- otore 7:,:8
- de6or$itas 7:,:8
- n(eri tekan 7:,:8
- discharge 7:,:8
#8 <idung
- na6as 0uping hidung 7:,:8
- de6or$itas 7:,:8
- discharge 7:,:8
- rinorhea 7:,:8
.8 *ulut
- %i%ir sianosis 7:8
- %i%ir kering 7:8
- lidah kotor 7:8
)8 >eher
2
: Trakhea : de?iasi trakhea 7:,:8
: Kelenjar l($phoid : tidak $e$%esar, n(eri 7:8
: Kelenjar th(roid : tidak $e$%esar
: AP : na$pak, tidak kuat angkat
28 Dada
a8 Paru
- Inspeksi : %entuk dada si$etris, ketinggalan gerak 7:8,
ejas 7:8
Retraksi suprasternalis 7:8
Retraksi inter0ostalis 7:8
Retraksi epigastrik 7:8
- Palpasi : ?o0al 6re$itus kanan D kiri
ketinggalan gerak 7:8
- Perkusi : sonor pada lapang paru kiri dan kanan
5atas paru E hepar di SI/ A >*/D
- Auskultasi : suara dasar ?esikuler 7B,B8, wheezing 7:,:8
Ronki %asah kasar 7:,:8, ronki %asah halus
7:,:8
%8 antung
- Inspeksi : i0tus 0ordis na$pak pada SI/ A ! jari $edial
>*/S
- Palpasi : i0tus 0ordis tera%a di SI/ A ! jari $edial
>*/S,
tidak kuat angkat
- Perkusi : %atas jantung kanan atas : SI/ II >PSD
5atas jantung kiri atas : SI/ II >PSS
5atas jantung kanan %a'ah :SI/ IA >PSD
5atas jantung kiri %a'ah : SI/ A ! jari
$edial >*/S
- Auskultasi : S1FS!, reguler, $ur$ur 7:8, gallops 7:8
+8 A%do$en
: Inspeksi : datar, striae 7:8
+
: Auskultasi : %ising usus 7B8 nor$al
: Perkusi : ti$pani, pekak sisi 7:8,
pekak alih 7:8, n(eri ketok 0osto?erte%rae 7:8
: Palpasi : supel, n(eri tekan 7B8 regio
epigastriu$, n(eri tekan 0osto?erte%rae 7:8,
undulasi 7:8
: <epar : tidak tera%a
: >ien : tidak tera%a
18 Ekstri$itas
: Superior : de6or$itas 7:8, jari tu%uh 7:,:8, ede$a
7:,:8, sianosis 7:,:8
: In6erior : de6or$itas 7:8, jari tu%uh 7:,:8, ede$a
7:,:8, sianosis 7:,8
!& Pe$eriksaan penunjang
a& @oto rontgen thoraks 2 *ei !"1# 7dilakukan di RS /ila0ap8
1
1"
%& Darah lengkap
<e$oglo%in : 1",3 g,dl 7>8
>eukosit : )#+" G>
<e$atokrit : 3#H 7>8
Eritrosit : #&1 = 1"
)
, G>
Tro$%osit : #+1&""", G>
*/A : )+&) @l 7>8
*/< : !1&" pg 7>8
*/</ : 3"&)H 7>8
RD- : !3&#H 7<8
*PA : 1"&+"6>
H#"5n6-en#/
5aso6il : "&)H
Eosino6il : !&"H
5atang : "&+H 7>8
Seg$en : 21&#H 7<8
>i$6osit : 1#&.H 7>8
*onosit : 1"&2 H 7<8
K##a K,#n#'
5iliru%in indirek: "&!2 $g,d>
5iliru%in direk : "&11 $g,d>
5iliru%in total : "&#) $g,d>
S49T : !) U,>
S4PT : 11 U,> 7>8
Ureu$ Darah : 1"&3 $g,d>
Kreatinin Darah: "&.# $g,d> 7>8
4DS : 21 $g,d>
Natriu$ : 13. $$ol,> 7>8
Kaliu$ : 3,2 $$ol,>
Klorida : 12 $$ol,> 7>8
11
II. DIAGNOSIS
1& T5 *ilier dengan Drug Induced Hepatitis 7DI<8 et causa 9%at Anti:
Tu%er0ulosis 79AT8
!& Sensiti6 96lo=a0in
3& Ane$iaRingan
III. PLANNING
1& Terapi
a& @ar$akologi
18 IA@D R> !" tp$
!8 Inj& /e6tria=on 1=! gra$ 7IA8
38 Inj& 9ndansentron 1=1 a$p 7IA8
#8 Po& Eta$%utol 1=2." $g ta%
.8 Po& 5ine$ia 1=1 ta%
)8 P&o <epa$a= 3=1 ta%
28 Po& I$pepsa s(r 3=1 0th
%& Non @ar$akologi
18 Edukasi pasien dan keluarga pasien $engenai pen(akit T5,
pen(e%a%, penularan, pengo%atan, e6ek sa$ping o%at dan
ko$plikasin(a&
!8 Edukasi $engenai ke%ersihan lingkungan ru$ah, seperti %uka
?entilasi setiap hari agar sinar $atahari dan udara $asuk juga
edukasi untuk selalu $e$%ersihkan ru$ahn(a dan edukasi agar
pasien tidak $a$%uang dahak se$%arangan lagi&
38 *akan $akanan (ang %ergi;i
#8 Screening pada anggota keluarga (ang lain apa%ila ada (ang
$engala$i gejala (ang sa$a dan untuk tindakan pen0egahan
juga pengo%atan le%ih a'al jika keluarga lain sudah tertular&
!& *onitoring
a& Keadaan u$u$ dan kesadaran
%& Tanda ?ital
0& E?aluasi klinis
1!
: Pasien die?aluasi setiap ! $inggu sa$pai akhir %ulan kedua
pengo%atan, selanjutn(a tiap 1 %ulan $ulai %ulan ketiga&
: E?aluasi respon pengo%atan dan ada tidakn(a e6ek sa$ping o%at
serta ada tidakn(a ko$plikasi
: E?aluasi klinis $eliputi keluhan, %erat %adan, pe$eriksaan 6isik
d& E?aluasi radiologi
: Se%elu$ pengo%atan
: Setelah ! %ulan pengo%atan
: Pada akhir pengo%atan
e& E?aluasi e6ek sa$ping
: Periksa 6ungsi hati 7S49T, S4PT, %iliru%in8
: Periksa 6ungsi ginjal 7 ureu$, kreatinin8
: Periksa 4DS, 4!PP, asa$ urat
: Pe$eriksaan ?isus
: Pe$eriksaan kesei$%angan dan pendengaran
6& E?aluasi keteraturan o%at
3& Prognosis
Ke%erhasilan kese$%uhan pen(akit tu%erkulosis tergantung pada:
a& Kepatuhan $inu$ o%at
%& Ko$unikasi dan edukasi serta penga'asan $inu$ o%at
0& U$ur penderita
d& Pen(akit (ang $en(ertai
e& Resistensi o%at
Ad ?ita$ : du%ia ad %ona$
Ad 6ungsiona$ : du%ia ad %ona$
Ad sanationa$ : du%ia ad %ona$
13
BAB II
PEMBAHASAN
(. Pene6a'an D#a6n7/#/
TB M#,#er den6an Dr56 Ind5ced He%a"#"#/ e.c O8a" An"# T58er'5,7/#/
(OAT)
a& Ana$nesis
Pada pasien ini, keluhan uta$a %erupa $untah (ang disertai $ual
sejak $engkonsu$si 9%at Anti:Tu%er0ulosis 79AT8 (ang diperoleh dari
dokter& Keluhan $ual dan $untah terse%ut dapat terjadi karena e6ek
sa$ping dari pe$%erian 9AT (ang $ulai dikonsu$si pasien sejak 1 %ulan
se%elu$ datang ke I4D RS*S 71,),1#8& Dari ana$nesis (ang telah
dilakukan, pasien $engaku perta$a kali $endapatkan 9AT pada %ulan
*ei !"1# dan se$pat dikonsu$si sela$a ! $inggu 71# hari8& 9AT (ang
perta$a kali dikonsu$si pasien diduga $erupakan 9AT ko$%inasi dosis
tetap 7Fixed Dose Combination@D/8 (ang terdiri dari Ri6a$pisin,
Isonia;id, Pira;ina$id dan Eta$%utol& Setelah $engonsu$si 9AT sela$a
! $inggu, pasien $ulai $erasakan $ual dan $untah (ang se$akin
$e$%erat& Ke$ungkinan $ual dan $untah ini dise%a%kan oleh e6ek
sa$ping dari 9AT terse%ut, karena se%elu$ $engonsu$si 9AT pasien
$engaku tidak pernah $engala$i $untah dan $ual $aupun gejala
gastrointestinal lainn(a &
Se%agian %esar penderita T5 dapat $en(elesaikan pengo%atan
tanpa e6ek sa$ping, na$un se%agian ke0il dapat $engala$i e6ek sa$ping&
Ri6a$pisin 7R8, Isonia;id 7<8 dan Pira;ina$id 7I8 $erupakan 9AT (ang
$e$iliki si6at hepatotoksik& E6ek sa$ping %erupa Drug Induced Hepatitis
7DI<8 paling potensial dise%a%kan oleh Pira;ina$id& Pira;ina$id 7I8
$erupakan salah satu o%at (ang $e$iliki e6ek sa$ping uta$a %erupa
kerusakan hepar 7hepatotoksik8 (ang ditandai dengan adan(a keluhan
$ual dan $untah serta keluhan kuning pada $ata 7sklera8 $aupun kulit
pasien& Pira;ina$id di$eta%olis$e se0ara hepatal, dihidrolisir $enjadi
pyrazininoic acid 7%entuk akti68 lalu dihidroksilasi $enjadi 5-
1#
hydroxypyrazinoic acid& <epatotoksisitas dapat terjadi sesuai dosis terkait
dan dapat terjadi setiap saat sela$a terapi 7Kishore, !"1"J <ussain, !""38&
Isonia;id 7<8 $e$iliki e6ek sa$ping ringan %erupa tanda
kera0unan pada sara6 tepi, kese$utan, dan rasa ter%akar di kaki dan n(eri
otot& Na$un e6ek sa$ping %erat (ang dapat diti$%ulkan oleh Isonia;id
adalah hepatitis (ang tern(ata dapat $un0ul kurang le%ih pada ",.H
penderita& Asetil hidra;in, suatu $eta%olit dari Isonia;id %ertanggung
ja'a% atas kerusakan hati 7Kishore, !"1"J <ussain, !""38&
Ri6a$pisin 7R8 pada u$u$n(a han(a $e$%erikan e6ek sa$ping
ringan (ang han(a $e$erlukan pengo%atan si$pto$atik& E6ek sa$ping
ringan terse%ut diantaran(a adalah $ual, $untah dan tidak na6su $akan&
Selain itu, e6ek sa$ping %erat juga dapat diti$%ulkan oleh ri6a$pisin,
diantaran(a dalah Drug Induced Hepatitis 7DI<8& Insiden hepatotoksisitas
(ang le%ih tinggi dilaporkan terjadi pada pasien (ang $eneri$a
Ri6a$pisin dengan 9AT lain teruta$a Pira;ina$id, dan diperkirakan
se%an(ak #H dari seluruh penderita T5 (ang $engko$si ko$%inasi o%at
terse%ut $engala$i e6ek hepatotoksik 7Kishore, !"1"J <ussain, !""38&
Keluhan ta$%ahan (ang dirasakan pasien adalah le$as, sakit
kepala, dan %erat %adan $enurun& Keluhan terse%ut dapat terjadi karena
ga$%aran klinik (ang diti$%ulkan oleh in6eksi tu%er0ulosis, gejala $alaise
ini $akin la$a $akin %erat dan terjadi hilang ti$%ul se0ara tidak teratur&
>e$as juga dapat terjadi karena pasien terus $enerus $engala$i $ual dan
$untah, %an(akn(a 0airan (ang keluar $elalui $untah dapat $engurangi
?olu$e 0airan tu%uh, sehingga pasien dapat $enderita dehidrasi dan
$erasa le$as& *enurunn(a na6su $akan juga dapat $en(e%a%kan
kurangn(a asupan nutrisi %agi pasien, sehingga dapat $en(e%a%kan
%er%agai hal seperti ane$ia de6isiensi, $enurunn(a siste$ keke%alan
tu%uh sehingga dapat $e$per$udah terjadin(a e6ek sa$ping (ang
diti$%ulkan oleh 9AT $aupun ko$plikasi T5 (ang dapat terjadi
7Kishore, !"1"J <ussain, !""38&
Pekerjaan pasien (ang $erupakan seorang pera'at di %angsal
pen(akit dala$ salah satu ru$ah sakit di akarta sejak 1 tahun terakhir
1.
dapat $enjadi se%uah 6aktor risiko pasien $enderita T5, karena seringn(a
pasien $enjalin kontak dengan orang (ang $ungkin telah $enderita T5&
Penularan terse%ut dapat terjadi karena ku$an di%atukkan atau di%ersinkan
keluar $enjadi droplet nu0lei dala$ udara& 5ila partikel in6eksi ini
terinhalasi oleh orang sehat, $aka orang terse%ut dapat tertular in6eksi T5&
%& Pe$eriksaan @isik
18 Antropo$etri
55 : 31 Kg
T5 : 1.. 0$
I*T: 1)&!3 7underweight8
!8 Aital Sign
:Tekanan Darah : 11",2" $$<g
: Nadi : 1!=,$enit
: RR : !#=,$enit
: Suhu : 3),"
o
/
Pe$eriksaan $ata
: Konjungti?a : ane$is 7B,B8
: S0lera : ikterik 7B,B8
Pe$eriksaan Pul$o
- Inspeksi : %entuk dada si$etris, ketinggalan gerak 7:8,
ejas 7:8
Retraksi suprasternalis 7:8
Retraksi inter0ostalis 7:8
Retraksi epigastrik 7:8
- Palpasi : ?o0al 6re$itus kanan D kiri
ketinggalan gerak 7:8
- Perkusi : sonor pada lapang paru kiri dan kanan
5atas paru E hepar di SI/ A >*/D
- Auskultasi : suara dasar ?esikuler 7B,B8, wheezing 7:,:8
Ronki %asah kasar 7:,:8, ronki %asah halus 7:,:8
Dari pe$eriksaan 6isik pasien ini, tidak $enunjukkan adan(a
kelainan (ang $engarah ke diagnosis T5 $ilier& Se0ara klinis, pasien
1)
$enujukkan klinis %erupa ane$is, ikterik, $ual dan $untah setelah
$engkonsu$si o%at 9AT serta peningkatan kadar en;i$ hati $engarah
pada diagnosis Drug Induced Hepatitis 7DI<8 (ang dise%a%kan oleh 9AT&
0& Pe$eriksaaan Penunjang
F7"7 Th7ra'/ AP "an66a, 9 Me# )*(4
/or: 0or ta$pak nor$al, /TR K ."H
Pul$o: 0orakan ?askuler $eningkat, ta$pak %er0ak in6iltrat pada lapang
paru kanan dan paru kiri, ta$pak %er0ak:%er0ak halus (ang terse%ar $erata
pada lapang paru kanan dan kiri&
). T#nda' Lan:5" Penan6anan Pa/#en
a& Terapi
Pasien $erupakan pasien T5 $ilier, $aka panduan o%at untuk
tu%er0ulosis $ilier seperti ga$%aran radiologi pasien (aitu !R<IE,#R<&
Setelah $engkonsu$si o%at sela$a se$inggu, pasien $enunjukkan
gejala (ang $engarah ke e6ek sa$ping pe$%erian 9AT (aitu $ual,
$untah, ikterik, serta peningkatan kadar en;i$ hati sehingga pasien
din(atakan Drug Induced Hepatitis 7DI<8 oleh dokter spesialis pen(akit
dala$ 7PDPI, !"118&
Karena pasien $engala$i DI<, $aka pengo%atan 9AT
dihentikan segera, teruta$a 9AT (ang %ersi6at hepatotoksik (aitu R<I
dengan $e$onitor klinis dan la%oratoriu$& Pada pasien ini, kadar
%iliru%in, S49T, dan S4PT ke$%ali nor$al sehingga pasien di0o%a
desensitisasi ri6a$pisin dan isonia;id agar panduan $enjadi R<ES&
Na$un pasien $engala$i $ual $untah ke$%ali& 9leh karena itu,
pengo%atan (ang sangat dianjurkan untuk pasien ini (aitu Strepto$i0in
dan Eta$%utol $aksi$al 3 %ulan sa$pai hepatitis $en(e$%uh dan
dilanjutkan dengan )R< 7PDPI, !"118&
%& *onitoring
*en0egah terjadin(a per%urukan pada pasien dan $enilai
ke%erhasilan terapi, $aka perlu dilakukan e?aluasi klinis $eliputi
12
keluhan, %erat %adan, dan pe$eriksaan 6isik& Pasien die?aluasi setiap !
$inggu pada 1 %ulan perta$a pengo%atan& Selain itu, e?aluasi %erupa
respon pengo%atan dan ada tidakn(a e6ek sa$ping o%at serta ko$plikasi
pen(akit& <al ini dise%a%kan o%at:o%at (ang ter$asuk dala$ 9AT
$e$iliki %an(ak e6ek sa$ping& E?aluasi dapat dilihat dari keadaan klinis
pasien dan hasil pe$eriksaan la%oratoriu$ seperti tes 6ungsi hati, 6ungsi
ginjal, gula darah, asa$ urat, tes ?isus dan uji %uta 'arna, dan tes
pendengaran dan kesei$%angan& *onitoring pasien dilakukan juga
%erdasarkan radiologi 7roentgen thora=8, (aitu se%elu$ pengo%atan,
setelah ! %ulan pengo%atan, dan di akhir pengo%atan 7PDPI, !"118&
Ke$ungkinan penularan pada keluarga pasien sangat %esar,
sehingga perlu dilakukan edukasi dan $oti?asi skrining T5 paru terhadap
anggota keluarga (ang lain dan tetangga sekitar& Perlu juga dijelaskan
%ah'a T5 din(atakan se$%uh apa%ila $e$enuhi kriteria 5TA
$ikroskopis negati6 dua kali 7pada akhir 6ase intensi6 dan akhir
pengo%atan8, telah $endapatkan pengo%atan (ang adekuat, pada 6oto
thorak dan ga$%aran radiologi serial tetap sa$a,terdapat per%aikan dan
%ila ada 6asilitas %iakan, $aka kriteria se$%uh dita$%ah hasil %iakan
negati6& Dala$ $enja$in keteraturan pengo%atan diperlukan seorang
Penga'as *inu$ 9%at 7P*98& S(arat:s(arat P*9 antara lain 7PDPI,
!"118:
a& Seseorang (ang dikenal, diper0a(a dan disetujui, %aik oleh petugas
kesehatan $aupun pasien, selain itu harus disegani dan dihor$ati oleh
pasien&
%& 5ersedia dilatih dan atau $endapat pen(uluhan %ersa$a:sa$a dengan
pasien& Se%aikn(a P*9 adalah petugas kesehatan, $isaln(a 5idan di
Desa, Pera'at, Pekar(a, Sanitarian, uru I$$unisasi, dan lain lain&
5ila tidak ada petugas kesehatan (ang $e$ungkinkan, P*9 dapat
%erasal dari kader kesehatan, guru, anggota PPTI, PKK, atau tokoh
$as(arakat lainn(a&
P*9 %erperan penting dari ke%erhasilan pengo%atan pasien T5&
P*9 $e$iliki %e%erapa tugas, (aitu 7PDPI, !"118:
1+
a& *enga'asi pasien T5 agar $enelan o%at se0ara teratur sa$pai selesai
pengo%atan 7) E 1 %ulan8
%& *e$%eri dorongan dan se$angat kepada pasien %erupa nasehat E
nasehat
0& *engingatkan pasien untuk periksa ulang dahak pada 'aktu (ang
telah ditentukan ataupun %ila terdapat indikasi lain
d& *e$%eri pen(uluhan kepada pasien L keluarga pasien $engenai
pen(akit T5 dan $enga'asi keluarga pasien (ang $e$pun(ai gejala:
gejala $en0urigakan T5 agar $elakukan pe$eriksaan&
In6or$asi penting (ang perlu dipaha$i P*9 untuk disa$paikan
kepada pasien dan keluargan(a 7PDPI, !"118:
a& T5 dapat dise$%uhkan dengan %ero%at teratur&
%& T5 %ukan pen(akit keturunan atau kutukan&
0& /ara penularan T5, gejala:gejala (ang $en0urigakan dan 0ara
pen0egahann(a&
d& /ara pe$%erian pengo%atan pasien 7tahap intensi6 dan lanjutan8&
e& Pentingn(a penga'asan supa(a pasien %ero%at se0ara teratur&
6& Ke$ungkinan terjadin(a e6ek sa$ping o%at dan perlun(a segera
$e$inta pertolongan ke pela(anan kesehatan&
Selain itu, penularan %akteri tu%erkulosis harus diperhatikan&
Pasien tinggal %ersa$a seoarang sua$i dan seorang anak (ang $asih
%erusia !" %ulan& Ke$ungkinan penularan pada keluarga pasien sangat
%esar sehingga perlu dilakukan skrining T5 paru terhadap anggota
keluarga (ang satu ru$ah& Setelah din(atakan se$%uh, pasien tetap perlu
dilakukan e?aluasi $ini$al dala$ ! tahun perta$a setelah se$%uh, untuk
$engetahui ada tidakn(a keka$%uhan& <al (ang die?aluasi adalah
sputu$ 5TA dan 6oto toraks& Sputu$ 5TA dilakukan pada 3, ), 1!, !#
%ulan setelah din(atakan se$%uh& E?aluasi 6oto toraks dilakukan ), 1!, !#
%ulan setelah din(atakan se$%uh 7PDPI, !"118&
11
BAB III
KESIMPULAN
1& Tu%erkulosis $erupakan pen(akit (ang dise%a%kan oleh in6eksi
Mycobacterium tubercuosis!
!& Penegakan diagnosis pen(akit T5 %erdasarkan ana$nesis, pe$eriksaan
6isik, dan pe$eriksaan penunjang&
3& Klasi6ikasi pen(akit T5 $enentukan jenis terapi (ang akan di%erikan
kepada pasien&
#& Pengo%atan T5 $enggunakan o%at anti tu%erkulosis 79AT8 dapat
$eni$%ulkan e6ek sa$ping, salah satun(a adalah Drug Induced Hepatitis
7DI<8
.& *onitoring dan e?aluasi sela$a pengo%atan T5 (aitu dari keadaan klinis,
sputu$ %akterilogis, 6oto radilogis, e6ek sa$ping o%at dan keteraturan
pengo%atan
)& E6ek sa$ping dari 9AT harus die?aluasi serta diedukasikan kepada pasien
dan keluarga agar $engerti dan 'aspada&
2& ika terjadi e6ek sa$ping seperti DI<, $aka pengo%atan T5 harus sesuai
dengan pedo$an T5 pada keadaan khusus&
+& Ke%erhasilan pengo%atan T5 tergantung pada kepatuhan $inu$ o%at,
penga'asan (ang ketat, serta pen(akit (ang $en(ertai&
!"
DAFTAR PUSTAKA
1& <ussain, I&, P& Kar&, S& A& <usain& Antitu%er0ulosis drug:indu0ed
hepatitis: Risk 6a0tors, pre?ention, and $anage$ent& Dala$: Indian
"ourna o# $xperimenta %ioogy& !""3J#1:1!!):1!3!&
!& Kishore, P& A&, Palain S&, Paudel R&, *ishra P&, Pra%hu *&, Shankar P& R&
Drug Indu0ed <epatitis 'ith Anti:tu%er0ular /he$otherap(: /hallenges
and Di66i0ulties in Treat$ent& Dala$: &athmandu 'ni(ersity Medica
"ourna& !""2J! 71+8: !.):!)"&
3& >essnau, Klaus:Dieter, /(nthia de >uise, oseph Ri0hard *as0i& !"13&
*iliar( Tu%er0ulosis& Dala$: Medscape& Diakses dari:
http:,,e$edi0ine&$eds0ape&0o$,arti0le,!!1222:o?er?ie'Ma'!aa%)%1 pada
1" uni !"1#&
#& PDPI& !"11& )uber*uosis+ ,edoman Diagnosis dan ,enataa*sanaan di
Indonesia! akarta: Indah 966set /itra 4ra6ika
!1