Anda di halaman 1dari 26

PRESENTASI KASUS KECIL

IDIOPATIK TROMBOSITOPENI PURPURA (ITP)


Pembimbing :
dr. Suharno, Sp. PD
Rifa !a"hnina #$A%$%&'%
Sh())a S. *a+i)ah #$A%$%&''
#a)ih Raa,i-i #$A%$%&'.
UNI/ERSITAS *ENDERAL SOEDIRMAN
!AKULTAS KEDOKTERAN DAN ILMU0ILMU KESE1ATAN
SM! ILMU PEN2AKIT DALAM
RSUD PRO!. DR. MAR#ONO SOEKAR*O
PUR3OKERTO
%&$4
LEMBAR PEN#ESA1AN
PRESENTASI KASUS KECIL
IDIOPATIK TROMBOSITOPENI PURPURA (ITP
Disusun oleh :
Rifka Fathnina G1A212032
Shella S. Jamilah G1A212033
Galih Rakasiwi G1A21203
Dia!ukan untuk memenuhi s"a#at
mengikuti $e%anite#aan $linik Senio#
&i bagian 'lmu Pen"akitDalam
RS(D P#of. DR. )a#gono Soeka#!o Pu#woke#to
telah &isetu!ui &an &i%#esentasikan
%a&a tanggal: Juni 201*
Pu#woke#to+ Juni 201*
Pembimbing+
&#. Suhano+ S%. PD
STATUS PENDERITA
A. IDENTITAS PASIEN
,ama : ,". A
(sia : 22 tahun
Alamat : -ihe#as+ Suka#esik R. 001/R0 003+ Si&amulih
Jenis kelamin : Pe#em%uan
Agama : 'slam
Status : Su&ah menikah
Peke#!aan : 'bu Rumah .angga
.anggal masuk : 11 )ei 201*
.anggal %e#iksa : 12 )ei 201*
Ruang #awat : RSR Atas
,o. -) : 23*221
B. ANAMNESIS
$eluhan (tama : Pusing
$eluhan .ambahan : 4emas
Riwa"at Pen"akit Seka#ang :
Pasien &atang ke 'GD RS)S %a&a tanggal 11 )ei 201* &engan
keluhan %using se!ak kema#in. $eluhan %using be#samaan &engan ba&an
te#asa lemas. Pasien men"angkal a&an"a mimisan &an gusi be#&a#ah+ namun
mengaku seminggu sebelumn"a gusi te#asa membengkak. Pasien
men"angkal a&an"a keluhan buang ai# besa# 56A67 &an buang ai# ke8il
56A$7. Pasien mengaku se#ing mun8ul bintik9bintik me#ah &i selu#uh tubuh+
mimisan+ &an gusi be#&a#ah. Pasien mengaku se#ing mon&ok &i RS ka#ena
keluhan te#sebut. Pasien !uga mengaku %e#nah t#anfusi &a#ah sekita# 1 kali
sebelumn"a. Pasien saat ini se&ang hamil %e#tama+ belum %e#nah kegugu#an
sebelumn"a+ &an usia kehamilan sekita# 2: minggu 1 ha#i.
Riwa"at Pen"akit Dahulu :
Riwa"at keluhan "ang se#u%a : &iakui
Riwa"at mon&ok : &iakui
Riwa"at &a#ah tinggi : &isangkal
Riwa"at %en"akit gula : &isangkal
Riwa"at ale#gi : &isangkal
Riwa"at sakit gin!al : &isangkal
Riwa"at %en"akit !antung : &isangkal
Riwa"at sakit kuning/li;e# : &isangkal
Riwa"at sakit tenggo#okan/%en"akit kulit : &isangkal
Riwa"at konsumsi obat9obatan : &isangkal
Riwa"at o%e#asi : &isangkal
Riwa"at %e#&a#ahan : &iakui 5be#8ak keme#ahan+ mimisan
&an gusi be#&a#ah7
Riwa"at t#ansfusi &a#ah : &iakui sekita# 1 kali
Riwa"at Pen"akit $elua#ga :
Riwa"at keluhan "ang sama : &isangkal
Riwa"at &a#ah tinggi : &isangkal
Riwa"at %en"akit gula : &isangkal
Riwa"at ale#gi : &isangkal
Riwa"at sakit gin!al : &isangkal
Riwa"at sakit kuning/li;e# : &isangkal
Riwa"at tumo# otak : &isangkal
Riwa"at Sosial Dan <konomi
a. Community
Pasien a&alah anak ke&ua &a#i &ua be#sau&a#a. Pasien tinggal be#sama
suami &i lingkungan %e#umahan "ang 8uku% as#i. =ubungan anta#a %asien
&engan tetangga &an kelua#ga &ekat sangat baik.
b. Home
Pasien tinggal &i sebuah #umah &engan suami. Rumah "ang &ihuni oleh
&ua o#ang+ te#&i#i &a#i 3 kama# &an saat ini han"a 1 kama# "ang &iisi oleh
2 o#ang. $ama# man&i &an !amban be#a&a &i &alam #umah. Ata%n"a
memakai genteng &an lantai te#buat &a#i ke#amik.
8. Occupational
Pasien saat ini sebagai ibu #umah tangga ka#ena se&ang mengan&ung
anak %e#taman"a. Peke#!aan %asien sebelumn"a a&alah seo#ang ka#"awan
swasta.
&. Personal habit
Pasien ti&ak %e#nah mem%un"ai kebiasaan me#okok &an minum ko%i.
.i&ak mengonsumsi obat9obatan te#la#ang+ ti&ak %e#nah melakukan
hubungan seksual bebas+ mau%un #iwa"at memakai tattoo. Pasien
mengaku su&ah 1 kali t#anfusi &a#ah.
e. Drugs and Diet
Pasien ti&ak se&ang mengkonsumsi obat9obatan. )enu makan %asien
te#&i#i &a#i nasi sa"u#9ma"u#+ lauk9%auk+ buah9buahan+ &an susu. Pasien
makan seha#i 3 kali &engan %o#si besa# &ika#enakan se&ang hamil anak
%e#taman"a.
f. Biaya pengobatan
Pasien be#asal &a#i kelua#ga &engan sosial ekonomi menengah ke atas.
Penghasilan %asien &a#i %eke#!aann"a &an &a#i suamin"a lebih &a#i 8uku%
untuk kebutuhan seha#i9ha#i ke&uan"a. Sumbe# %embia"aan kesehatan
be#asal &a#i 6PJS ,on P6' 5AS$<S7.
C. PEMERIKSAAN !ISIK
$5 M(i %&$4
1. $ea&aan umum : tam%ak sakit se&ang
2. $esa&a#an : -om%osmentis
3. >ital sign tanggal 12 )ei 201*
.ekanan &a#ah : 110/20 mm=g
,a&i : 33 ?/menit #egule#9#egule#+ isi 8uku%
Pe#na%asan : 20 ?/menit
Suhu : 31+: @-
*. .inggi ba&an : 113 8m
1. 6e#at ba&an : 22 kg
2. Status giAi 5').7 : 23+1:
. Status gene#alis
a. Peme#iksaan ke%ala
17 6entuk ke%ala
)eso8e%hal+ simet#is+ ;enektasi tem%o#alis 597
27 Rambut
0a#na #ambut hitam+ ti&ak #ontok &an te#&ist#ibusi me#ata.
37 )ata
Simet#is+ e&ema %al%eb#a 59/97 kon!ungti;a anemis 5B/
B7+ s8le#a ikte#ik 59/97+ e&ema %al%eb#a 59/97+ mata ke#ing 597+ #efleC
8aha"a 5B/B7 no#mal+ %u%il isoko# &iamete# 3 mm
*7 .elinga
Dis8ha#ge 597+ &efo#mitas 597
17 =i&ung
Dis8ha#ge 597+ &efo#mitas 597 &an na%as 8u%ing hi&ung 597
27 )ulut
6ibi# ke#ing 597+ bibi# %u8at 597+ bibi# sianosis 597+ li&ah sianosis 597+
li&ah koto# 597+ gingi;al hi%e#emis 597
b. Peme#iksaan lehe#
De;iasi t#akea 597+ %embesa#an kelen!a# ti#oi& 597
Pal%asi : J>P 1B 28m
8. Peme#iksaan tho#aC
Paru
'ns%eksi : &in&ing &a&a tam%ak simet#is &an ti&ak tam%ak
kete#tinggalan ge#ak anta#a hemitho#aC kanan &an
ki#i. <ks%e#ium meman!ang 597+
kelainan bentuk &a&a 597+ #et#aksi inte#8ostalis 597.
Pal%asi : A%eC ;okal f#emitus sinist#a D &eCt#a
6asal ;okal f#emitus sinist#a D &eCt#a
Pe#kusi : Pe#kusi o#ientasi selu#uh la%ang %a#u sono#
6atas %a#u9he%a# S'- > 4)-D
Auskultasi : A%eC sua#a &asa# ;esikule# B/B+ R6=9/9+ R6$9/9
6asal sua#a &asa# ;esikule# B/B &an 0heeAing9/9
*an"un6
'ns%eksi : '8tus -o#&is tam%ak &i S'- > 2 !a#i )e&ial 4)-S
P.%a#aste#nal 597 %.e%igast#ium 597.
Pal%asi : i8tus -o#&is te#aba %a&a S'- > !a#i me&ial 4)-S
Pe#kusi : 6atas atas kanan : S'- '' 4PSD
6atas atas ki#i : S'- '' 4PSS
6atas bawah kanan : S'- '> 4PSD
6atas bawah ki#i : S'- >+ 2 !a#i me&ial 4)-S
Auskultasi : )
1
E)
2
P
1
FP
2
.
1
E.
2
A
1
EA
2
+ #egule#+ Gallo% 597+ )u#mu# 597
&. Peme#iksaan ab&omen
'ns%eksi : 8embung g#a;i&
Auskultasi : bising usus 5B7 te#&enga# setia% 291 &etik 5no#mal7+
DJJ 5B7 1*3C/menit
Pe#kusi : %ekak %a&a bagian !anin+ %ekak sisi 597+ %ekak alih
597+ n"e#i ketok 8osto ;e#teb#ae 59/97
Pal%asi : su%el+ .F( 22 8m+ =is 597+
4eo%ol& ': te#aba bokong+
4eo%ol& '': tahanan meman!ang &i kanan
4eo%ol& ''': te#aba ke%ala
4eo%ol& '>: belum masuk PAP
=e%a# : ti&ak te#aba
4ien : ti&ak te#aba
e. Peme#iksaan ekst#emitas
Peme#iksaan <kst#emitas su%e#io# <kst#emitas infe#io#
DeCt#a Sinist#a DeCt#a Sinist#a
<&ema 5%itting7 9 9 9 9
Sianosis 9 9 9 9
$uku kuning 5ikte#ik7 9 9 9 9
Ak#al&ingin 9 9 9 9
Reflek fisiologis
6i8e%/t#i8e%
Patela
B 5,7
B 5,7
B 5,7
B 5,7
B 5,7
B 5,7
B 5,7
B 5,7
Reflek %atologis
Reflek babinsk" 9 9 9 9
Senso#is DDS DDS DDS DDS
D. PEMERIKSAAN PENUN*AN#
Peme#iksaan 4abo#ato#ium 11 )ei 201*
No *(ni, P(+(ri,aan 1a,i) K(".
1 =b +2 5G7
2 4eukosit *010 /ul 5G7
3 =t 22 H 5G7
* <#it#osit 2+0 C 10
2
/I4 5G7
1 .#ombosit 20000/ I4 5G7
2 )-> 101+* f4 5J7
)-= 31+3 %g 5J7
3 )-=- 33+1 H 5,7
: RD0 3+ H 5G7
10
11
12
13
1*
11
12
)P>
6asofil
<osinofil
6atang
Segmen
4imfosit
)onosit
:+3 f4
0+0 H
0+2 H
0+1 H
21+1 H
2:+ H
3+1 H
5,7
5,7
5G7
5G7
5,7
5,7
5J7
1
13
P.
AP..
10+1 &etik
2:.3 &etik
5G7
5,7
E. RESUME
1. Anamnesis
a. Pasien mengeluh %using &an lemas.
b. Pasien mengaku se#ing mun8ul bintik9bintik keme#ahan+ mimisan &an
gusi be#&a#ah sebelumn"a+ mengaku buang ai# besa# &an buang ai#
ke8il ti&ak a&a keluhan. Pasien se&ang hamil anak %e#tama+ belum
%enah kegugu#an+ &an usia kehamilan 2: minggu 1 ha#i.
8. Pasien %e#nah t#anfusi &a#ah sebelumn"a sekita# 1 kali.
&. $elua#ga %asien ti&ak mem%un"ai #iwa"at "ang sama
2. Peme#iksaan Fisik
/i"a) ,i6n
.ekanan &a#ah: 110/20mm=g
,a&i : 33 ?/menit #egule#9#egule#+ isi8uku%
Pe#na%asan : 20 ?/menit
Suhu : 31+: @-
S"a"u, 6(n(ra)i,
)ata : 8on!ungti;a anemis B/B+ s8le#a ikte#ik 59/97+ e&ema
%al%eb#a 59/97
)ulut : hi%e#emis gingi;al 597
S"a"u, )oa)i,
a. Peme#iksaan ab&omen:
'ns%eksi : 8embung g#a;i&
Auskultasi : bising usus 5B7 te#&enga# setia% 291 &etik 5no#mal7+
DJJ 5B7 1*3C/menit
Pe#kusi : %ekak %a&a bagian !anin+ %ekak sisi 597+ %ekak alih
597+ n"e#i ketok 8osto ;e#teb#ae 59/97
Pal%asi : su%el+ .F( 22 8m+ =is 597+
4eo%ol& ': te#aba bokong+
4eo%ol& '': tahanan meman!ang &i kanan
4eo%ol& ''': te#aba ke%ala
4eo%ol& '>: belum masuk PAP
=e%a# : ti&ak te#aba
4ien : ti&ak te#aba
b. Peme#iksaan ekst#emitas
Peme#iksaan <kst#emitas
su%e#io#
<kst#emitas
infe#io#
DeCt#a Sinist#a DeCt#a Sinist#a
<&ema 5%itting7 9 9 9 9
3. Peme#iksaan %enun!ang
4abo#ato#ium
=emoglobin : menu#un
=ematok#it : menu#un
<#it#osit : menu#un
<usinofil : menu#un
.#ombosit : menu#un
P. : menu#un
!. DIA#NOSIS KER*A
G1P0A0+ usia 22 tahun+ usia kehamilan 2:
B1
minggu &engan '&io%atik
.#ombosito%eni Pu#%u#a 5'.P7
#. PENATALAKSANAAN
$. !ar+ao)o6i 7
'>FD ,a-l 0+:H 20 t%m
.#ansfusi PR- 2 $olf
.#anfusi .#ombosit 2 $olf
)P 12 mg 2 K 1 K 0
%. Non far+ao)o6i 7
Bed rest.
Diet tinggi kalo#i tinggi %#otein
<&ukasi %en"akit ke%a&a %asien meli%uti te#a%i+ kom%likasi %en"akit+
%#ognosis %en"akit.
1. PRO#NOSIS
A& fungsional : &ubia a& bonam
A& ;itam : &ubia a& bonam
A& sanationam : &ubia a& bonam
TIN*AUAN PUSTAKA
A. T1ROMBOPOIESIS
Sel t#ombosit be#asal &a#i f#agmentasi sito%lasma megaka#iosit
sumsum tulang. P#eku#so# megaka#iosit+ megaka#ioblast+ mun8ul melalui
%#oses &ife#ensiasi &a#i sel in&uk hemo%oetik. )egaka#iosit mengalami
%ematangan &engan #e%likasi inti en&omitotik "ang sink#on+ mem%e#besa#
;olume sito%lasma se!alan &engan %enambahan lobus inti men!a&i keli%atan
&uan"a. Pa&a be#bagai sta&ium &alam %e#kembangann"a 5%aling ban"ak %a&a
sta&ium inti &ela%an7+ sito%lasma men!a&i g#anula# &an t#ombosit
&ile%askan 56lan8hette >. &an )aggs P. 6.+ 2010L .e%ie ). A. F.+ 200:7.
P#o&uksi t#ombosit mengikuti %embentukan mik#o;esikel &alam
sito%lasma sel "ang men"atu membentuk memb#an %embatas t#ombosit.
.ia% sel megaka#iosit menghasilkan 1000 K 1100 t#ombosit+ sehingga
&i%e#ki#akan akan &ihasilkan 31.000/I4 t#ombosit %e# ha#i. 'nte#;al waktu
semen!ak &ife#ensiasi sel in&uk sam%ai %#o&uksi t#ombosit be#kisa# 10 ha#i
5Pu#wanto+ 2007. .#ombo%oetin a&alah %engatu# utama %#o&uksi t#ombosit+
&ihasilkan oleh hati &an gin!al. .#ombosit mem%un"ai #ese%to# untuk
t#ombo%oetin 5-9)P47 &an mengelua#kann"a &a#i si#kulasi. =al itu
membuat ka&a# t#ombo%oetin tinggi %a&a t#ombosito%enia akibat a%lasia
sumsum tulang. .#ombo%etin meningkatkan !umlah &an ke8e%atan matu#asi
megaka#iosit. Jumlah t#ombosit mulai meningkat 2 ha#i setelah &imulain"a
te#a%i &an teta% tinggi selama K 10 ha#i. 'nte#leukin911 !uga &a%at
meningkatkan t#ombosit &alam si#kulasi. Jumlah t#ombosit no#mal a&alah
#entang 110.000 K *00.000/I4 &an lama hi&u% t#ombosit "ang no#mal a&alah
K 10 ha#i 5Pu#wanto+ 2007. Jumlah sel t#ombosit "ang be#si#kulasi &alam
&a#ah te%i sangat te#gantung !umlah sel megaka#iosit+ ;olume sito%lasma
megaka#iosit+ umu# t#ombosit &an sekuest#asi oleh lim%a. P#ogenito#
megaka#iosit -F(9)ega akan meningkat atau menu#un sebagai #es%on
te#ha&a% megaka#iosit 56lan8hette >. &an )aggs P. 6.+ 2010L Pu#wanto+
2007.
S"ru"ur Tro+8o,i"
Gliko%#otein %e#mukaan sangat %enting &alam #eaksi a&hesi &an
ag#egasi t#ombosit. A&hesi %a&a kolagen &ifasilitasi oleh gliko%#otein 'a 5GP
'a7. Gliko%#otein 'b &an ''b/'''a %enting &alam %e#lekatan t#ombosit %a&a ;on
0illeb#an& fa8to# 5>0F7 &an suben&otel ;as8ula#. Rese%to# ''b/'''a !uga
me#u%akan #ese%to# untuk fib#inogen "ang %enting &alam ag#egasi t#ombosit
56lan8hette >. &an )aggs P. 6.+ 20107.
B. DE!INISI ITP
Se8a#a umum+ '&io%atik t#ombosito%eni %u#%u#a 5'.P7 &i&efinisikan
sebagai sekum%ulan ge!ala "ang &itan&ai &engan a&an"a 517 t#ombosito%enia
5!umlah t#ombosit F100.00/mm37 "ang &a%at be#sifat akut atau%un k#onis+
527 a&an"a antibo&i antit#ombosit "ang men"ebabkan %enghan8u#an &an
memen&ekn"a umu# t#ombosit+ 537 %eningkatan !umlah megaka#iosit &alam
sumsum tulang+ 5*7 manifestasi klinis be#u%a %u#%u#a "ang &a%at meluas
te#gantung &a#i &e#a!at t#ombosito%enia tan%a a&a %en"ebab t#ombosito%enia
lain "ang &iketahui 56lan8hette >. &an )aggs P. 6.+ 2010L .e%ie ). A. F.+
200:L -ines D. 6.+ 20027. '&io%atik sen&i#i be#a#ti bahwa %en"ebab %en"akit
ti&ak &iketahui+ teta%i seka#ang &iketahui bahwa sebagian besa# kelainan ini
&isebabkan oleh %#oses imun ka#ena itu &isebut !uga sebagai immune
thrombocytopenic purpura 56lan8hette >. &an )aggs P. 6.+ 2010L Pu#wanto+
2007.
C. ETIOLO#I
'.P a&alah t#ombosito%enia "ang ti&ak &iketahui %en"ebabn"a
5i&io%atik7+ teta%i seka#ang &iketahui bahwa sebagian besa# kelainan ini
&isebabkan oleh %#oses imun ka#ena itu &isebut !uga immune
thrombocytopenic purpura. Pa&a '.P !umlah t#ombosit menu#un &isebabkan
oleh t#ombosit &iikat oleh antibo&i+ te#utama 'gG 5PA'gG7 56lan8hette >. &an
)aggs P. 6.+ 2010L -ines D. 6.+ 2002L ,eune#t -.+ 20117. Antibo&i te#utama
&itu!ukan te#ha&a% g%''b9'''a atau 'b %a&a %e#mukaan t#ombosit. .#ombosit
"ang &iselimuti antibo&i kemu&ian &ifagosit oleh mak#ofag &alam sistem
#etikuloen&otelial te#utama lien+ ka#ena %#oses ini te#us be#langsung+ maka
akibatn"a akan te#!a&i t#ombosito%enia. $ea&aan ini men"ebabkan
kom%ensasi &alam bentuk %eningkatan megaka#iosit &alam sumsum tulang.
)eski%un %embentukan t#ombosit sumsum tulang meningkat+ %e#se&iaan
t#ombosit "ang a&a teta% ti&ak &a%at memenuhi kebutuhan tubuh 56lan8hette
>. &an )aggs P. 6.+ 2010L -ines D. 6.+ 20027.
D. KLASI!IKASI
)eto&e "ang %aling ob!ektif &alam %embagian '.P a&alah
be#&asa#kan %a&a lama %e#!alanan %en"akit &a#i %a&a sifat gamba#an
klinisn"a. .e#&a%at 2 !enis '.P "ang se#ing &igunakanl "aitu bentuk akut &an
k#onik. 6entuk akut &itan&ai &engan !umlah t#ombosit "ang kembali no#mal
5E110.000/mm37 &alam 2 bulan setelah onset+ e%iso&e tunggal &engan
kekambuhan "ang lama 5la#gel" bi%hasi87. 6entuk k#onis &itan&ai &engan
!umlah t#ombosit "ang teta% #en&ah setelah 2 bulanonset &engan e%iso&e
te#us mene#us &an kekambuhan "ang se#ing 5multi%hasi87 &an !a#ang
mengalami kesembuhan s%ontan. Pa&a anak9anak lebih se#ing &itemukan
bentuk akut+ se&angkan bentuk k#onis ban"ak te#&a%at %a&a o#ang &ewasa
5Pu#wanto+ 200L ,eune#t -.+ 20117.
E. EPIDEMIOLO#I
'nsi&en '.P %a&a anak a&alah anta#a *+091+3 ke!a&ian %e# 100.000+
&an sekita# 309:0H ke!a&ian %a&a anak te#sebut me#u%akan bentuk '.P akut.
'.P akut %a&a umumn"a te#!a&i %a&a anak9anak usia anta#a 292 tahun. Sekita#
923H anak9anak &engan '.P akut &a%at be#kembang men!a&i k#onik
56lan8hette >. &an )aggs P. 6.+ 2010L -ines D. 6.+ 2002L ,eune#t -.+ 20117.
'nsi&ensi '.P k#onis %a&a anak &i%e#ki#akan 0+*2 %e# 100.000 anak %e#tahun.
'.P k#onik %a&a umumn"a te#&a%at %a&a o#ang &ewasa &engan #ata9#ata usia
*09*1 tahun. Rasio anta#a %e#em%uan &an laki9laki 1:1 %a&a %asien akut
se&angkan %a&a '.P k#onik a&alah 293:1 56lan8hette >. &an )aggs P. 6.+
2010L -ines D. 6.7. Angka ke!a&ian '.P akut masih sulit untuk &iketahui
se8a#a %asti ka#ena sifat '.P akut "ang be#sifat self limiting sehingga ban"ak
kasus "ang belum sem%at te#8atat ka#ena be#akhi# &engan kesembuhan tan%a
a&an"a inte#;ensi me&is 5,eune#t -.+ 20117.
!. PATO!ISIOLO#I
Pa&a '.P te#!a&i %enu#unan !umlah t#ombosit "ang &isebabkan oleh
%#oses %engikatan t#ombosit &engan autoantibo&i abno#mal5PA'gG7.
Antibo&i ini te#utama &itu!ukan te#ha&a% GP''b9'''a atau 'b %a&a %e#mukaan
t#ombosit. PA'gG &i%#o&uksi oleh lim%a &an sumsum tulang. $enaikan
%#o&uksi PA'gG a&alah akibat a&an"a antigen s%esifik te#ha&a% t#ombosit
&an megaka#iosit &alam tubuh 56lan8hette >. &an )aggs P. 6.+ 2010L -ines
D. 6.+ 2002L $aiAe#+ J.$. &an Robinson ).+ 200:7.
Gamba# 2.1. )ekanisme &estuksi t#ombosit %a&a '.P 56lan8hette >. &an
)aggs P. 6.+ 20107
Pa&a bentuk akut+ antigen s%esifik &i&uga be#sumbe# &a#i infeksi ;i#us
"ang te#!a&i 192 minggu sebelumn"a. Antigen ini be#sama PA'gG
membentuk kom%leks antigen9antibo&i+ &an selan!utn"a melekat &i
%e#mukaan t#ombosit. 6agian F8 &a#i &a#i antibo&i "ang a&a %a&a %e#mukaan
t#ombosit akan be#ikatan &engan #ese%to# F8 %a&a ma#k#ofag+ sehingga akan
memi8u te#!a&in"a fagositosis. Pe#lekatan ini men"ebabkan t#ombosit akan
mengalami ke#usakan akibat lisis atau oleh sel9sel mak#ofag &i R<S "ang
te#&a%at &i hati+ lim%a+ sumsum tulang &an getah bening 56lan8hette >. &an
)aggs P. 6.+ 2010L -ines D. 6.+ 20027. $e#usakan "ang &emikian 8e%at &an
!umlah "ang besa# men"ebabkan te#!a&in"a t#ombosito%enia "ang be#at
&iikuti manifestasi %e#&a#ahan. Jika megaka#"o8"tes &i&alam sumsum tulang
su&ah ti&ak &a%at meningkatkan %#o&uksi untuk mem%e#tahankan !umlah
t#ombosit &i si#kulasi &a#ah+ maka t#ombosito%enia &an %u#%u#a "ang te#!a&i
akan semakin be#kembang 56lan8hette >. &an )aggs P. 6.+ 2010L Pu#wanto+
200L ,eune#t -.+ 20117. $egagalan .h#ombo%oiesis akan mengakibatkan
kegagalan %eningkatan kom%ensasi&an selan!utn"a akan men"ebabkan
kea&aan t#ombosito%enia "ang lebih be#at 56lan8hette >. &an )aggs P. 6.+
2010L ,eune#t -.+ 20117.
)asa hi&u% t#ombosit no#mal a&alah sekita# ha#i+ namun %a&a '.P
masa hi&u% t#ombosit men!a&i memen&ek+ be#kisa# anta#a 293 ha#i sam%ai
han"a bebe#a%a menit. =al te#sebut &iakibatkan ka#ena meningkatn"a %#oses
&est#uksi t#ombosit "ang te#!a&i. Pasien &engan t#ombosito%enia #ingan
sam%ai se&ang biasan"a memiliki masa hi&u% t#ombosit "ang lebih lama
&iban&ingkan &engan %asien t#ombosito%enia be#at 56lan8hette >. &an )aggs
P. 6.+ 2010L Pu#wanto+ 200L -o##igan J.+ 20007.
Pa&a bentuk '.P k#onik+ kemungkinanan me#u%akan kelan!utan &a#i
bentuk akut. Pa&a bentuk k#onik ini te#n"ata PA'gG teta% tinggi walau%un
kom%leks antigen9antibo&i &ikelua#kan &a#i tubuh+ meski%un ti&ak setinggi
%a&a bentuk akut. $ea&aan &emikian &i&uga be#hubungan e#at &engan
konstitusi genetik "ang s%esifik &a#i sistim immunologik %en&e#ita+ &imana
%eninggian PA'gG &isebabkan a&an"a autoantigen %a&a memb#an t#ombosit
atau oleh antigen s%esifik "ang melekat %a&a %e#mukaan t#ombosit
56lan8hette >. &an )aggs P. 6.+ 2010L .e%ie ). A. F.+ 200:L -ines D. 6.+
20027.

Selain oleh konstitusi genetik s%esifik+ %eninggian PA'gG bisa !uga
&isebabkan oleh kelainan %a&a mekanisme immunologik sehingga
%embentukan PA'gG te#us be#lan!ut 56lan8hette >. &an )aggs P. 6.+ 2010L
Pu#wanto+ 2007.
#. MANI!ESTASI KLINIS
$ea&aan t#ombosito%enia %a&a '.P akan mengakibatkan gangguan
%a&a sistem hemostasis ka#ena t#ombosit be#sama &engan fakto# koagulasi
&a#ah te#libat se8a#a be#samaan &alam mem%e#tahankan hemostasis no#mal
5-o##igan+ J.+ 2000L $aiAe#+ J.$. &an Robinson ).+ 200:7. )anifestasi klinis
'.P sangat be#;a#iasi mulai &a#i manifestasi %e#&a#ahan #ingan+ se&ang+
sam%ai &a%at mengakibatkan ke!a&ian9ke!a&ian "ang fatal. $a&ang !uga
asim%tomatik 5Pu#wanto+ 2007.
'.P akut+ se#ing &i!um%ai %a&a anak &an sangat !a#ang te#!a&i %a&a
usia &ewasa. Mnset %en"akit biasan"a men&a&ak+ #iwa"at infeksi mengawali
te#!a&in"a %e#&a#ahan+ biasan"a me#u%akan %en"akit salu#an nafas "ang
&isebabkan oleh ;i#us+ sebagian besa# be#u%a infeksi salu#an nafas atas non
s%esifik+ &an han"a 20H "ang me#u%akan infeksi s%esifik se%e#ti #ubela+
#ubeola atau%un ;a#isela 56lan8hette >. &an )aggs P. 6.+ 2010L Pu#wanto+
2007. )anifestasi %e#&a#ahan '.P akut %a&a anak be#;a#iasi mulai &a#i
#inagn sam%ai be#at+ kelainan "ang %aling se#ing &itemukan ialah %tekie &an
kemu&ian ekimosis "ang &a%at te#seba# &i selu#uh tubuh. $ea&aan ini ka&ang
&a%at &i!um%ai %a&a sela%ut len&i# te#utama hi&ung &an mulut sehingga &a%at
te#!a&i e%istaksis &an %e#&a#ahan gusi 5-ines D. 6.+ 2002L -o##igan+ J.+
20007.
.abel 2.1. =ubungan !umlah t#ombosit &engan ge!ala 5Pu#wanto+ 200L -ines
D. 6.+ 2002L $aiAe#+ J.$. &an Robinson ).+ 200:7
*u+)ah Tro+8o,i" #(9a)a
A F 10.000/I4 Asim%tomatis
30.000 K 10.000/I4 =ematoma / %u#%u#a
10.000 K 20.000/I4 Pe#&a#ahan s%ontanL luka %e#&a#ahan meman!ang
A E 10.000/I4 Pe#&a#ahan mukosa 5e%istaksis+ G' N G( tract bleeding+ #isiko
%e#&a#ahan SSP7
Gamba# 2.2. <kimosis 5atas7L Ptekie 5bawah7. 5,eune#t -.+ 20117
$on&isi '.P akut &an be#at &a%at mun8ul bula hemo#agik %a&a
mukosa. Ge!ala lainn"a ialah %e#&a#ahan t#aktus u#ina#ius 5hematu#ia7+
t#aktus &igesti;us 5hematemesis+ melena7+ %e#&a#ahan %a&a mata
5kon!ungti;a+ #etina7 &an "ang te#be#at namun !a#ang te#!a&i ialah %e#&a#ahan
%a&a SSP 5%e#&a#ahan sub&u#al &an lain9lain7. Ren!atan 5shock7 &a%at te#!a&i
bila kehilangan &a#ah &alam !umlah besa# 5Pu#wanto+ 200L -ines D. 6.+
20027. '.P akut %a&a anak biasan"a self limiting+ #emisi s%ontan te#!a&i %a&a
:0H %en&e#ita+ 20 K 0 H akan sembuh &alam *92 minggu &an sisan"a
sembuh &alam 392 bulan 56lan8hette >. &an )aggs P. 6.+ 2010L Pu#wanto+
2007.
.abel 2.2. Gambaan klinis '.P akut 56lan8hette >. &an )aggs P. 6.+ 20107
$on&isi '.P konik+ biasan"a te#!a&i %a&a anak "ang lebih besa# &an
usia &ewasa+ !a#ang te#!a&i %a&a anak. 4ebih ban"ak mengenai %e#em%uan
&engan insi&ensi tahunan be#kisa# 1/210.000 anak te#masuk 10920H &a#i
anak &engan '.P akut. Mnset %e#&a#ahan biasan"a insidious 5te#sembun"i7
&engan a&an"a %e#&a#ahan kulit &an mukosa "ang lebih #ingan 5-ines D. 6.+
20027. Ja#ang &i&ahului oleh infeksi+ ti&ak se%e#ti %a&a '.P akut. Pe#&a#ahan
int#ak#anial lebih !a#ang te#!a&i &iban&ingkan %a&a bentuk '.P akut.
)eno#agia me#u%akan keluhan "ang %aling se#ing &itemukan %a&a anak
%e#em%uan "ang telah mengalami menst#uasi 5Pu#wanto+ 2007.
Fakto#9fakto# #isiko "ang &ikaitkan &engan %#og#esi;itas men!a&i '.P
k#onis "aitu #iwa"at %u#%u#a lebih &a#i 29* minggu sebelum &iagnosis
&itegakkan+ !enis kelamin %e#em%uan+ usia E10 tahun &an !umlah t#ombosit
"ang ti&ak begitu #en&ah 530.000930.000/mm37. Se#ingkali a&a #iwa"at
kelua#ga be#u%a %en"akit Systemic Lupus Eritematous 5S4<7+
ti#oi&itis Hashimoto #eumatoi& a#t#itis atau%un %en"akit autoimun lainn"a.
Peme#iksaan se#ologis lengka% sangat &i%e#lukan untuk men"ingki#kan
kelainan &iatas.
<%iso&e %e#&a#ahan &a%at be#langsung mulai &a#i bebe#a%a ha#i
sam%ai bebe#a%a minggu+ mungkin inte#mitten atau bahkan &a%at
#a+8aran )ini, :
Ptekie &an %u#%u#a 100
<%istaksis 20 K 30
Pe#&a#ahan salu#an 8e#na 2 K 3
Pe#&a#ahan mukosa mulut * K
=ematu#ia 1 K 3
S%lenomegali 1 9 10
be#langsung te#us mene#us+ te#gantung &a#i be#at #ingann"a t#ombosito%enia
"ang te#!a&i.+ #emisi s%ontan sangat !a#ang te#!a&i. Remisi "ang te#!a&i
umumn"a ti&aklah sem%u#na. .i&ak sama &engan o#ang &ewasa+ 2091H
%asien anak &engan '.P k#onis &a%at mengalami #emisi s%ontan sam%ai
waktu 3O tahun. 4aman"a %e#&a#ahan &a%at membantu membantu untuk
membe&akan anta#a '.P akut &an k#onik. Sebagaimana haln"a '.P akut+
%enanganan '.P k#onis !uga be#sifat in&i;i&ualistik+ te#gantung &a#i !umlah
t#ombosit &an &e#a!at %e#&a#ahann"a. 56lan8hette >. &an )aggs P. 6.+ 2010L
Pu#wanto+ 200L )ea&ow+ R.+ 20017.
.abel 2.3. Pe#be&aan '.P Akut &an $#onik 5-ines D. 6.+ 20027
1. PEMERIKSAAN PENUN*AN#
Peme#iksaan labo#ato#ium %a&a '.P mem%e#lihatkan a&an"a
t#ombosito%enia. $a&a# t#ombosit be#;a#iasi mulai &a#i F100.000/I4 sam%ai
F10.000/I4+ semakin #en&ah ka&a# t#ombosit biasan"a be#hubungan &engan
semakin be#at ge!ala klinis "ang mun8ul. Anemia &a%at te#!a&i ka#ena %#oses
kehilangan &a#ah. 6ila te#!a&i anemia+ biasan"a no#mositik &an sesuai &engan
!umlah &a#ah "ang hilang 5-ines D. 6.+ 2002L $osasih+ 20037. Jumlah
leukosit biasan"a no#mal. Peme#iksaan &a#ah te%i &i%e#lukan untuk
men"ingki#kan t#ombosito%enia "ang &isebabkan oleh kelainan lain se%e#ti
anemia a%lastik &an leukemia akut. )egat#ombosit se#ing te#lihat &alam
%eme#iksaan &a#ah te%i %en&e#ita '.P. )o#fologi e#it#osit+ leukosit+ &an
Au" Kroni
(sia te#ban"ak 29 tahun Dewasa 5*09*1 tahun7
4aki K laki : %e#em%uan 1:1 293 : 1
Di&ahului 'nfeksi 5B7 293 minggu
sebelumn"a
Ja#ang
Pe#&a#ahan .iba9tiba .e#sembun"i 5insidious7
6ula hemo##agik 5B7 Pa&a kasus be#at Ja#ang te#!a&i
4ama t#ombosito%enia 2 bulan setelah onset 6e#bulan9bulan / tahun
Remisi s%ontan 30H kasus Ja#ang te#!a&i + ,aik tu#un
#etikulosit biasan"a no#mal 56lan8hette >. &an )aggs P. 6.+ 2010L 6ennett
-.).+ et al+ 20027.
Salah satu tan&a &iagnosis %enting ialah %eme#iksaan fungsi sumsum
tulang.0aktu "ang %aling te%at untuk melakukan %eme#iksaan ini %a&a
%en&e#ita '.P masih se#ing &i%e#&ebatkan. Sebagian besa# ahli hematologi
%e&iat#i mengan!u#kan %eme#iksaan ini &ilakukan %a&a %asien &engan
gamba#an klinis "ang men"e#u%ai %#oses ati%ikal+ saat akan memulai
%embe#ian te#a%i ko#tikoste#oi&+ &an %a&a %asien "ang ti&ak membe#ikan
#es%on "ang %ositif te#ha&a% %engobatan 56lan8hette >. &an )aggs P. 6.+
20107. Gamba#an sumsum tulang &a%at membe#ikan gamba#an "ang no#mal+
teta%i !uga &a%at &itemukan kea&aan maturation arrest %a&a sta&ium
megaka#iosit+ &imana ban"ak &itemukan megaka#iosit namun ti&ak
mengan&ung t#ombosit. Pa#a ahli %e&iat#ik hematologi men"a#ankan untuk
melakukan %eme#iksaan sumsung tulang sebelum memulai te#a%i '.P untuk
men"ingki#kan &an"a kemungkinan leukemia akut 56lan8hette >. &an )aggs
P. 6.+ 2010L Pu#wanto+ 200L ,eune#t -.+ 20117.
Gamba# 2.3. A%usan &a#ah &an gamba# t#ombosit besa# 5ki#i7L as%i#asi
sumsum tulang be#u%a %eningkatan !umlah megaka#iosit "ang &i&ominasi
oleh sel imatu# 5kanan7 %a&a seo#ang anak "ang men&e#ita '.P 56lan8hette >.
&an )aggs P. 6.+ 20107.
I. TERAPI
.e#a%i '.P lebih &itu!ukan untuk men!aga !umlah t#ombosit &alam
kisa#an aman sehingga men8egah te#!a&in"a %en&a#ahan massi;e. Selain itu+
te#a%i '.P &i&asa#kan %a&a be#a%a ban"ak &an sebe#a%a se#ing %asien
mengalami %en&a#ahan &an !umlah %latelet. Pa&a kea&aan !umlah t#ombosit E
10.000/I4 ti&ak &i%e#lukan a&an"a inte#;ensi obat9obatan. Dalam kon&isi
"ang lebih be#at+ &i%e#lukan te#a%i me&ikamentosa 56lan8hette >. &an )aggs
P. 6.+ 2010L Pu#wanto+ 200L $aiAe#+ J.$. &an Robinson ).+ 200:7. .e#a%i
untuk anak9anak &an &ewasa ham%i# sama+ begitu !uga &engan '.P akut &an
k#onis. $o#tikoste#oi& se#ing &igunakan untuk te#a%i '.P. $o#tikoste#oi&
akan membantu meningkatkan !umlah %latelet &alam &a#ah &engan 8a#a
menu#unkan akti;itas sistem imun 5-ines D. 6.+ 20027.
1. $o#tikoste#oi&
$o#tikoste#oi& telah lama &i%akai selama bebe#a%a &eka&e &alam
%engobatan '.P akut mau%un k#onis. $o#tikoste#oi& me#u%akan te#a%i
awal kon;ensional te#ha&a% %asien '.P k#onis &an &ibe#ikan selama *
minggu te#us mene#us &osis #en&ah 5%#e&nison 192 mg/kg66/ha#i7 se#ta
&ilan!utkan &engan tapering off setia% 19 ha#i+ &a%at membe#ikan hasil
"ang efektif..am%ak han"a se%e#tiga %asien "ang mem%e#lihatkan #es%on
!angka %an!ang "ang memuaskan+ se&angkan &ua %e#tigan"a mengalami
#ela%s selama %engobatan atau%un &alam masa tappering off 56lan8hette
>. &an )aggs P. 6.+ 2010L Pu#wanto+ 200L $aiAe#+ J.$. &an Robinson
).+ 200:7. Deksametason o#al &osis tinggi+ *0 mg/m
2
/ha#i &ibagi 2 &osis
selama * ha#i be#tu#ut9tu#ut &an &iulang setia% 23 ha#i te#n"ata &a%at
meningkatkan !umlah t#ombosit E100.000/mm
3
. $ea&aan ini &a%at
be#tahan selama 2 bulan setelah %engobatan &ihentikan.
Resolusi manifestasi klinis se#ingkali &i&ahului oleh kenaikan
!umlah t#ombosit. Pe#baikan ini sebagian &isebabkan oleh %eningkatan
stabilitas ;askule# &an hilangn"a kelainan en&otel. -a#a ke#!a lain &a#i
ste#oi& a&alah &engan menu#unkan %#o&uksi antibo&i antit#ombosit
se#ta clearance t#ombosit "ang telah te#o%sonisasi 56lan8hette >. &an
)aggs P. 6.+ 2010L $aiAe#+ J.$. &an Robinson ).+ 200:7.
2. 'munoglobulin 'nt#a;ena 5'g'>7
6ebe#a%a %eneliti me#ekomen&asikan %emakaian 'G'> untuk
menghin&a#i s%lenektomi+ %a&a kon&isi kegagalan te#a%i ko#tikoste#oi&
&alam bebe#a%a ha#i+ atau a&an"a %u#%u#a "ang %#og#esif. Dosis "ang
&ibe#ikan seban"ak 0+*91 g/kg66/ha#i setia% 293 minggu untuk
mem%e#tahankan !umlah t#ombosit %a&a tingkat "ang aman &an te#us
meningkat sam%ai 1H &alam 2 minggu.. )ekanisme ke#!a 'g'> %a&a
'.P masih belum ban"ak &iketahui+ namun &i%e#ki#akan meli%uti
blockade f8 #ese%to#+ .elah &i"akini bahwa 'g'> beke#!a &engan 8a#a
menghambat #ese%to# F8 %a&a sel R<S &an men8egah %enghan8u#an
t#ombosit. 56lan8hette >. &an )aggs P. 6.+ 2010L Pu#wanto+ 2007.
=am%i# 30H %asien be#es%on baik+ &itan&ai &engan 8e%atn"a
%eningkatan A.+ namun %e#lu %e#timbangan lebih &alam hal &osis
o%timum &an lama %engobatan &engan 'g'>+ se#ta %engobatan &engan
'g'> sangat mahal. 6ebe#a%a ahli !uga be#ben&a%at bahwa 'g'> han"a
&a%at &ibe#ikan !ika te#!a&i %e#&a#ahan hebat &an eme#gensi 5$aiAe#+ J.$.
&an Robinson ).+ 200:7.
3. Anti9Rh
Pemakaian anti9Rh %a&a %asien Rh 5B7 te#n"ata &a%at
meningkatkan !umlah t#ombosit sam%ai :9:0H &engan #ekomen&asi
&osis 20920 ug/kg66/ha#i &alam infus tunggal selama 11930 menit.
$euntungan %emakaian anti9Rh a&alah %embe#ian anti9Rh '> atau%un ')
&engan bia"a "ang lebih mu#ah &an waktu %embe#ian "ang lebih %en&ek.
)ekanisme ke#!a obat ini ham%i# sama &engan 'g'>. Anti9Rh
menghambat #ese%to# !c %a&a sel R<S 56lan8hette >. &an )aggs P. 6.+
2010L $aiAe#+ J.$. &an Robinson ).+ 200:7.
Da#i bebe#a%a %enelitian+ hasil %engobatan anti9Rh ti&aklah
men!an!ikan %a&a %asien '.P k#onis+ ka#ena han"a 10H %asien "ang
membe#ikan #es%on E3 minggu setelah %engobatan Pa&a %asien anak+
#es%on te#ha&a% %embe#ian anti9Rh biasan"a lebih baik &iban&ingkan
&ewasa 5,eune#t -.+ 20117.
*. S%lenektomi
Se%e#ti telah &iketahui+ lim%a me#u%akan salah satu o#gan
%embentuk PA'gG+ &an sebalikn"a !uga me#u%akan tem%at %enghan8u#an
PA'gG te#sebut. Dengan &iangkatn"a lim%a &iha#a%kan %embentukan
PA'gG be#ku#ang+ &an %enghan8u#an PA'gG atau t#ombosit &i lim%a
ti&ak a&a lagiL akibatn"a t#ombosit meningkat+ &an %e#meabilitas ka%ile#
mengalami %e#baikan 56lan8hette >. &an )aggs P. 6.+ 2010L Pu#wanto+
200L -o##igan J.+ 20007.
'n&ikasi untuk s%lenektomi %a&a %asien '.P k#onis masih
&i%e#&ebatkan. $ebe#hasilan s%lenektomi sen&i#i te#gantung &a#i tem%at
%enghan8u#an t#ombosit. Pa&a bebe#a%a %asien &engan %e#&a#ahan "ang
ti&ak te#kont#ol atau ti&ak membe#ikan #es%on te#ha&a% ste#oi& mau%un
'G'>+ &a%at &i%e#timbangkan untuk &ilakukan tin&akan s%lenektomi.
Res%on %engobatan te#ha&a% tin&akan ini biasan"a baik %a&a anak9anak
&an be#kisa# anta#a 21933H %asien. 56lan8hette >. &an )aggs P. 6.+
2010L -ines D. 6.+ 2002L $aiAe#+ J.$. &an Robinson ).+ 200:7. "merican
Society of Hematology 5AS=7 me#ekomen&asikan tin&akan s%lenektomi
minimal 12 bulan setelah &iagnosis '.P k#onis &itegakkan+ teta%i hal ini
masih &i%e#&ebatkan. Jika &itemukan kea&aan se%e#ti anak usia E1 tahun
&engan '.P k#onis E1 tahun+ !umlah t#ombosit F30.000/mm3 &engan
manifestasi %e#&a#ahan se#ta ti&ak membe#ikan #es%on te#ha&a% obat9
obatan imunosu%#esif maka &a%at &i%e#timbangkan tin&akan s%lenektomi.
Anak "ang men&e#ita '.P &engan k#ite#ia te#sebut sangat !a#ang
&itemukan 5$aiAe#+ J.$. &an Robinson ).+ 200:7.
O#er$helming postsplenectomy infection 5MPS'7 me#u%akan
%en"ulit "ang %aling &itakutkan &a#i tin&akan s%lenektomi. $e!a&ian
%en"ulit ini be#kisa# sekita# 20H+ se&angkan te#!a&in"a %e#&a#ahan hebat
men8a%ai F1H &engan angka kematian anta#a 191+1H. .in&akan
s%lenektomi be#hasil &ilakukan %a&a :2H %asien "ang mengalami %#oses
%enghan8u#an t#ombosit &i lien. Sebalikn"a kebe#hasilan ini akan
be#ku#ang %a&a %asien &engan %#oses %enghan8u#an &i hati atau%un
si#kulasi. .e#ka&ang bebe#a%a %asien mengalami #ela%s setelah tin&akan
%embe&ahan atau selama follo$ up+ teta%i seban"ak 2090H %asien teta%
mengalami #emisi setelah s%lenektomi. 6agaimana%un !uga %en"ebab
te#!a&in"a #ela%s %as8a s%lenektomi sebagian besa# masih me#u%akan
tan&a tan"a 5$aiAe#+ J.$. &an Robinson ).+ 200:7.
*. PENCE#A1AN
'&io%atik t#ombosito%eni %u#%u#a 5'.P7 ti&ak &a%at &i8egah+ teta%i
&a%at &i8egah kom%likasin"a. )enghin&a#i obat9obatan se%e#ti as%i#in atau
ibu%#ofen "ang &a%at mem%enga#uhi %latelet &an meningkatkan #esiko
%en&a#ahan 5Pu#wanto+ 2007. 4in&ungi &a#i luka "ang &a%at men"ebabkan
mema# atau %en&a#ahan+ lakukan te#a%i "ang bena# untuk infeksi "ang
mungkin &a%at be#kembang. $onsultasi ke &okte# !ika a&a bebe#a%a ge!ala
infeksi+ se%e#ti &emam. =al ini %enting bagi %asien &ewasa &an anak9anak
&engan '.P "ang su&ah ti&ak memiliki limfa 5Pu#wanto+ 200L )ea&ow+ R.+
&an ,ewell S.+ 20017.
K. KOMPLIKASI
1. Anemia ka#ena %e#&a#ahan
2. Pe#&a#ahan otak 5int#ak#anial7
3. Se%sis %as8a s%lenektomi
L. PRO#NOSIS
'.P akut %a&a anak mem%un"ai %#ognosis amat baik+ meski%un tan%a
te#a%i. Dalam 3 bulan 1H %en&e#ita sembuh sem%u#na+ sebagian besa#
&alam 3 minggu. Pen&a#ahan s%ontan be#at &an %en&a#ahan int#ak#anial
han"a te#!a&i %a&a 1H %en&e#ita. $i#a9ki#a :0H &a#i anak &engan '.P akan
men8a%ai hitung t#ombosit no#mal :912 bulan setelah onset 5Pu#wanto+ 200L
-o##igan+ 20007.
KESIMPULAN
1. Diagnosis %asien ,". A+ usia 22 tahun a&alah G1P0A0+ usia 22 tahun+ usia
kehamilan 2:
B1
minggu &engan '&io%atik .#ombosito%eni Pu#%u#a 5'.P7
2. Penegakkan &iagnosis be#&asa#kan anamnesis+ %eme#iksaan fisik+ &an
%eme#iksaan %enun!ang.
3. Penatalaksanaan %a&a kasus ini a&alah %embe#ian ko#tikoste#oi&
5metil%#e&nisolon7 sebagai te#a%i awal+ &an t#anfusi PR- se#ta t#ombosit
sebagai te#a%i su%o#tif %a&a %asien.
*. P#ognosis %asien %a&a kasus ini a&alah:
A& fungsional : &ubia a& bonam
A& ;itam : &ubia a& bonam
A& sanationam : &ubia a& bonam
DA!TAR PUSTAKA
6ennett -)+ Roge#s PR+ $innamon DD+ et al. P#os%e8ti;e %hase 1/2 stu&" of
#ituCimab in 8hil&hoo& an& a&oles8ent 8h#oni8 immune
th#ombo8"to%eni8 %u#%u#a. Blood. 2002L10:223:K*2.
6lan8hette >+ )aggs P6. -hil&hoo& 'mmune .h#ombo8"to%eni8 Pu#%u#a :
Diagnosis an& )anagement. Hematology Oncology Clinical %orth
"merica. 2010L 2*: 2*:923
-ines D6+ 6lan8hette >S. 'mmune th#ombo8"to%enia %u#%u#a. % Engl & 'ed.
2002L 3*25137:::191003.
-o##igan James J. $elainan t#ombosit &an %embuluh &a#ah. (lmu kesehatan
"nak %elson Edisi ). Jaka#taL 6alai %ene#bit buku ke&okte#an <G-:
2000. 1*.
$aiAe# J$+ Robinson ). Gui&elines fo# the in;estigation an& management of
i&io%athi8 th#ombo8"to%eni8 %u#%u#a in a&ults+ 8hil&#en an& in
%#egnan8". British &ournal of Haematology. 200:L 120: 1*K1:2.
$osasih <.,+ $osasih A.S. Pu#%u#a t#ombosito%enia i&io%atik. *afsiran Hasil
Pemeriksaan Laboratorium +linik Edisi ). Jaka#ta: Pene#bit $ha#isma
.2003L091.
)ea&ow R+ ,ewell S. 2001. Lecture %otes Pediatrica. Jaka#ta: <#langga.
,eune#t -+ 4im 0+ -#owthe# )+ -ohen A+ Solbe#g 4+ -#owthe# )A. .he
Ame#i8an So8iet" of =ematolog" 2011: e;i&en8e9base& %#a8ti8e
gui&eline fo# immune th#ombo8"to%enia. Blood. 2011L 11: *1:09
*20.
Pu#wanto+ 'bnu. Pu#%u#a t#ombosito%enia i&io%atik. Buku ",ar (lmu Penyakit.
Dalam &ilid (( Edisi (-. Jaka#ta: Pene#bitan F$('. 200L21:922*.
.e%ie )AF+ RouC G4+ 6ea8h $J+ 6ennett D+ Robinson ,J. -omo#bi&ities of
'&io%athi8 .h#ombo8"to%eni8 Pu#%u#a: A Po%ulation96ase& Stu&"
2003L200::1912.