Anda di halaman 1dari 15

LAPORAN PENDAHULUAN

A. DIAGNOSA KEPERAWATAN
Gangguan Konsep Diri : Harga Diri Rendah
B. TINJAUAN TEORI
1. Pengertian
Konsep diri didefinisikan sebagai semua pikiran, keyakinan, dan kepercayaan
yang membuat seseorang mengetahui tentang dirinya dan mempengaruhi
hubungannya dengan orang lain (Stuart dan Sunden, 1!"# Konsep diri seseorang
tidak terbentuk se$aktu lahir, tetapi dipela%ari sebagai hasil dari pengalaman unik
seseorang dalam dirinya sendiri, dengan orang terdekat, dan dengan realitas dunia#
Konsep diri terdiri atas komponen&komponen berikut ini:
1" 'itra tubuh adalah kumpulan dari sikap indi(idu yang disadari dan tidak disadari
terhadap tubuhnya# )ermasuk persepsi masa lalu dan sekarang, serta perasaan
tentang ukuran, fungsi, penampilan, dan potensi yang secara berkesinambungan
dimodifikasi dengan persepsi dan pengalaman yang baru#
*" +deal diri adalah persepsi indi(idu tentang bagaimana dia seharusnya dia
berperilaku berdasarkan standar, aspirasi, tu%uan, atau nilai personal tertentu#
," Harga diri adalah penilaian ind(idu tentang nilai personal yang diperoleh seseorang
sesuai dengan ideal diri# Harga diri yang tinggi adalah perasaan yang berakar
dalam penerimaan diri sendiri tanpa syarat, $alaupun melakukan kesalahan,
kekalahan, dan kegagalan, tetap merasa sebagai seseorang yang penting dan
berharga#
-" .enampilan peran adalah serangkaian pola perilaku yang diharapkan oleh
lingkungan sosial berhubungan dengan fungsi indi(idu di berbagai kelompok
sosial#peran yang ditetapkan adalah peran dimana seseorang tidak mempunyai
pilihan# .eran yang diterima adalah peran yang terpilih atau dipilih oleh indi(idu#
!" +dentitas personal adalah pengorganisasian prinsip dari kepribadian yang
bertanggung %a$ab terhadap kesatuan, kesinambungan, konsistensi dan keunikan
indi(idu# /empunyai konotasi otonomi dan meliputi persepsi seksual seseorang#
.embentukan identitas dimulai pada masa bayi dan terus berlangsung sepan%ang
kehidupan tapi merupakan tugas utama pada masa rema%a# Harga diri rendah
adalah menolak dirinya sebagai sesuatu yang berharga dan tidak dapat
bertanggung%a$ab pada kehidupannya sendiri#
2. Faktr Pre!i"#"i"i Dan Pre"i#ita"i
1" 0aktor .redisposisi
1erbagai faktor menun%ang perubahan dalam konsep diri seseorang# 0aktor
ini dapat dibagi sebagai berikut:
a# 0aktor yang mempengaruhi harga diri meliputi penolakan orang tua, harapan
orang tua yang tidak realistik, kegagalan yang berulang kali, kurang mempunyai
tanggung %a$ab personal, ketergantungan pada orang lain, dan ideal diri yang
tidak realistik#
b# 0aktor yang mempengaruhi penampilan peran adalah streotipik peran seks,
tuntutan peran ker%a, dan harapan peran kultural#
c# 0aktor yang mempengaruhi identitas personal meliputi ketidak percayaan orang
tua, tekanan dari kelompok sebaya, dan perubahan dalam struktur sosial#
*" 0aktor .resipitasi
0aktor pencetus mungkin ditimbulkan dari sumber internal dan eksternal
sebagai berikut :
a# )rauma seperti penganiayaan seksual dan psikologis atau menyaksikan ke%adian
yang mengancam kehidupan#
b# Ketegangan peran berhubungan dengan peran atau posisi yang diharapkan
dimana indi(idu mengalaminya sebagai frustasi#
2da , %enis transisi peran yaitu :
& )ransisi peran perkembangan adalah perubahan normatif yang berkaitan
dengan pertumbuhan# .ertumbuhan ini termasuk tahap perkembangan
dalam kehidupan ind(idu atau keluarga dan norma&norma budaya, nilai&
nilai dan tekanan untuk penyesuaian diri#
& )ransisi peran situasi ter%adi dengan bertambah atau berkurangnya anggota
keluarga melalui kelahiran atau kematian#
& )ransisi peran sehat&sakit sebagai suatu pergeseran dari keadaan sehat ke
keadaan sakit#
$. Pat%i"i&gi
Gangguan harga diri rendah di gambarkan sebagai perasaan yang negatif
terhadap diri sendiri, termasuk hilangnya percaya diri dan harga diri, merasa gagal
mencapai keinginan# Gangguan harga diri atau harga diri rendah dapat ter%adi secara:
1" Situasional, yaitu ter%adi trauma yang tiba&tiba, misal harus operasi, kecelakaan,
dicerai suami, putus sekolah, putus hubugan ker%a dll# .ada pasien yang dira$at
dapat ter%adi harga diri rendah karena privacy yang kurang diperhatikan :
pemeriksaan fisik yang sembarangan, pemasangan alat yang tidak sopan
(pemasangan kateter, pemeriksaan perianal, dll" harapan akan struktur, bentuk
dan fungsi tubuh yang tidak tercapai karena di ra$at3sakit3penyakit, perlakuan
petugas yang tidak menghargai#
*" Kronik, yaitu perasaan negatif terhadap diri telah berlangsung lama sebelum
sakit3 dira$at# Klien ini mempunyai cara berfikir yang negatif# Ke%adian sakit dan
dira$at akan menambah persepsi negatif terhadap dirinya# Kondisi ini
mengakibatkan respons yang maladaptif# Kondisi ini dapat ditemukan pada klien
gangguan fisik yang kronis atau pada klien gangguan %i$a#
'. Rentang Re"#n Kn"e# Diri
Re"#n A!a#ti% Re"#n (a&a!a#ti%
2ktualisasi
Diri
Konsep
Diri
.ositif
Harga
Diri
Rendah
Kerancuan
+dentitas
Depersonalisasi
Salah satu komponen konsep diri yaitu harga diri dimana harga diri adalah
penilaian indi(idu tentang pencapaian diri dengan menganalisa seberapa %auh perilaku
sesuai dengan ideal diri (Keliat, 1"# Sedangkan harga diri rendah adalah menolak
dirinya sebagai sesuatu yang berharga dan tidak bertanggung%a$ab atas kehidupannya
sendiri# 4ika indi(idu sering gagal maka cenderung harga diri rendah# Harga diri
rendah %ika kehilangan kasih sayang dan penghargaan orang lain# Harga diri diperoleh
dari diri sendiri dan orang lain, aspek utama adalah diterima dan menerima
penghargaan dari orang lain#
P)n (a"a&a)

*. Penent+an Diagn"a
1" 1atasan karakteristik perilaku yang berhubungan dengan harga diri yang rendah
sebagai berikut :
a# /engritik diri sendiri dan3 atau orang lain
b# .enurunan produkti(itas
c# Destruktif yang diarahkan pada orang lain
d# Gangguan dalam berhubungan
e# Rasa diri penting yang berlebihan
f# .erasaan tidak mampu
Kerusakan +nteraksi Sosial
Gangguan Konsep Diri : Harga Diri
Rendah
Respon .asca )rauma
'ore .roblem
5ffect
5tiologi
g# Rasa bersalah
h# /udah tersinggung atau marah yang berlebihan
i# .erasaan negatif mengenai tubuhnya sendiri
%# Ketegangan peran yang dirasakan
k# .andangan hidup yang pesimis
l# Keluhan fisik
m# .andangan hidup yang bertentangan
n# .enolakan terhadap kemampuan personal
o# Destruktif terhadap diri sendiri
p# .engurangan diri
6# /enarik diri secara sosial
r# .enyalahgunaan 7at
s# /enarik diri dari realitas
t# Kha$atir
*" )anda dan ge%ala harga diri rendah /enurut 'arpenito, 8#4 (19 : ,!*", Keliat,
1#2 (1- : *:" sebagai berikut :
a# .erasaan malu terhadap diri sendiri akibat penyakit dan akibat
tindakan terhadap penyakit# /isalnya : malu dan sedih karena rambut %adi
botak setelah mendapat terapi sinar pada kanker
b# Rasa bersalah terhadap diri sendiri# /isalnya : ini tidak akan ter%adi
%ika saya segera ke rumah sakit, menyalahkan3 menge%ek dan mengkritik
diri sendiri#
c# /erendahkan martabat# /isalnya : saya tidak bisa, saya tidak
mampu, saya orang bodoh dan tidak tahu apa&apa
d# Gangguan hubungan sosial, seperti menarik diri# Klien tidak ingin
bertemu dengan orang lain, lebih suka sendiri#
e# .ercaya diri kurang# Klien sukar mengambil keputusan, misalnya
tentang memilih alternatif tindakan#
f# /encederai diri# 2kibat harga diri yang rendah disertai harapan yang
suram, mungkin klien ingin mengakhiri kehidupan#
,. PERU(USAN DIAGNOSA KEPERAWATAN
1# Gangguan konsep diri : harga diri rendah (Diagnosa kepera$atan tunggal"
& 2ksis , (deskriptor " : Gangguan
& 2ksis 1 (konsep diagnosa" : Konsep diri
& 2ksis - (topologi" : Harga diri rendah
*# Kerusakan interaksi sosial berhubungan dengan harga diri rendah (Diagnosa
kepera$atan ganda"
& 2ksis , (deskriptor" : Kerusakan
& 2ksis 1 ( konsep diagnosa " : +nteraksi sosial
& 2ksis ( topologi " : Harga diri rendah
D. REN,ANA TIDAKAN KEPERAWATAN
Diagnosa kepera$atan : Gangguan konsep diri : harga diri rendah
)u%uan ;mum : Klien akan mencapai tingkat aktualisasi diri yang maksimal
untuk mengakui potensi dirinya
)u%uan Khusus :
1. K&ien !a#at -e-.ina )+.+ngan "a&ing #er/a0a !engan #era1at
)indakan :
1ina hubungan saling percaya :
a# 1eri salam3panggil nama klien
b# )anyakan nama panggilan kesukaan klien
c# .erkenalkan diri : sebutkan nama pera$at sambil ber%abat tangan
d# 4elaskan maksud hubungan interaksi
e# 4elaskan kontrak yang akan dibuat ($aktu, tempat dan topik pembicaraan
1eri rasa aman dan sikap empati
8akukan kontak singkat tapi sering
2. K&ien !a#at -engi!enti%ika"i ke-a-#+an !an a"#ek #"iti% 0ang !i-i&iki.
)indakan :
Diskusikan kemampuan dan aspek positif yang dimiliki klien#
Hindarkan memberi penilaian negatif setiap bertemu klien#
;tamakan memberi pu%ian yang realistis#
$. K&ien !a#at -eni&ai ke-a-#+an 0ang !a#at !ig+nakan.
)indakan :
Diskusikan bersama klien kemampuan yang masih dapat digunakan#
Diskusikan pula kemampuan yang dapat dilan%utkan setelah pulang ke rumah#
'. K&ien !a#at -eneta#kan 2 -eren/anakan kegiatan "e"+ai ke-a-#+an 0ang
!i-i&iki.
)indakan :
Rencanakan bersama klien akti(itas yang dapat dilakukan setiap hari sesuai
kemampuan#
)ingkatkan kegiatan sesuai detigan toleransi kondisi klien#
1eri contoh cara pelaksanaan kegiatan yang boleh klien lakukan#
*. K&ien !a#at -e&ak+kan kegiatan "e"+ai kn!i"i !an ke-a-#+an
)indakan :
1eri kesempatan mencoba kegiatan yang telah direncanakan#
1eri pu%ian atas keberhasilan
Diskusikan kemungkinan pelaksanaan di rumah#
3. K&ien !a#at -e-an%aatkan "i"te- #en!+k+ng 0ang a!a.
)indakan :
1eri pendidikan kesehatan pada keluarga tentang cara mera$at klien#
1antu keluarga memberi dukungan selama klien dira$at#
1antu keluarga menyiapkan lingkungan di rumah#
1eri reinforcement positif atas keterlibatan keluarga#
STRATEGI PELAKSANAAN I
HARGA DIRI RENDAH
.ertemuan : ke 1
Hari 3 )anggal :
<aktu :
A. Pr"e" Ke#era1atan
1# Kondisi Klien
DS : Klien mengatakan sering malu dan tak berguna
D= : Klien tampak pasif, terlihat suka menyendiri#
*# Diagnosa Kepera$atan
Gangguan konsep diri : harga diri rendah
,# );K
);K 1 : Klien dapat membina hubungan saling percaya dasar untuk kelancaran
hubungan interaksi selan%utnya
);K * : Klien dapat mengidentifikasi kemampuan dan aspek positif yang dimiliki#
-# )indakan Kepera$atan
& /embina hubungan saling percaya#
& /emperkenalkan diri#
& /en%elaskan tu%uan interaksi#
& /enciptakan lingkungan yang tenang#
& /embuat kesepakatan, kontrak dibuat dengan %elas mengenai topik, tempat,
$aktu#
& /emberi perhatian dan penghargaan : temani klien $alau tidak men%a$ab#
B. Strategi Pe&ak"anaan
1# =rientasi
a" Salam )erapeutik
>2ssalamualaikum ibu3bapak, Saya pera$at yang akan mera$at ibu3bapak#
.erkenalkan nama saya Shinta Kusuma De$i, biasa di panggil Shinta, saya dari
S)+K5S /242.2H+)# Kalau boleh tahu nama lengkapnya siapa? Senang
dipanggil apa?@
b" 5(aluasi3 Aalidasi
>+bu3bapak, bagaimana perasaan ibu3bapak pada pagi ini?? 2da apa dirumah
sampai ibu3bapak diba$a kemari#
*# Kontrak
)opik : >+bu3bapak, bagaimana kalau kita bercakap&cakap tentang kemampuan
ibu3bapak atau hal&hal yang biasanya ibu lakukan?@
<aktu : >+bu3bapak, maunya berapa lama kita bercakap&cakap? 1agaimana kalau 1:
menit sa%a?@
)empat : >+bu3bapak maunya dimana kita bercakap&cakap? Disini atau di depan??@
,# 0ase Ker%a
>Kebiasaan ibu3bapak dirumah apa? dari kamar tidur, dapur , maupun dihalaman pasti
menyenangkan sekali ibu3bapak yaBB, sekarang yang biasa ibu3bapak lakukan
ditempat ker%a ibu3bapak apa? )erus apa sa%a yang disenangi dari keluaga ibu3bapak?
1agaimana dengan anak ibu3bapak?
-# 0ase )erminasi
a" 5(aluasi Subyektif
>1agaiman perasaan ibu3bapak setelah kita bercakap&cakap tadi?@
b" 5(aluasi =byektif
>2pa sa%a kemampuan atau kebiasaan ibu3bapak lakukan? )erus apa sa%a yang
disenangi dirumah ibu3bapak?@
!# Rencana )indak 8an%ut
>1aiklah ibu3bapak selan%utnya coba ibu3bapak ingat kemampuan ibu3bapak yang lain,
yang belum kita bicarakan, nanti cerita&cerita pada saya ibu3bapak yaB#@
C# Kontrak
)opik : >+bu3bapak, nanti saya akan melihat kemampuan ibu3bapak mana yang masih
dapat dilakukan dirumah sakit maupun dirumah#@
<aktu : >+bu3bapak, bagaimana kalau %am 1:#:: nanti kita bertemu? Sampai nanti
ibu3bapak yaBB@
)empat : >;ntuk tempat ibu3bapak maunya dimana? 1agaiman kalau disini sa%aB@
STRATEGI PELAKSANAAN II
HARGA DIRI RENDAH
.ertemuan : ke *
Hari 3 )anggal :
<aktu :
A. Pr"e" Ke#era1atan
1# Kondisi Klien
Klien telah mengetahui beberapa kemampuan dan aspek positif yang dimiliki
*# Diagnosa Kepera$atan
Gangguan konsep diri : Harga diri rendah
,# );K
);K , : Klien dapat memilih kemampuan yang akan digunakan#
);K - : Klien mencoba kemampuan yang dipilih#
);K ! : Klien menyusun %adual kegiatan harian untuk kemampuan yang telah dicoba
-# )indakan Kepera$atan
& /endiskusikan dengan klien kemampuan yang masih dapat digunakan
& /endiskusikan pula kemampuan yang dapat dilan%utkan setelah pulang ke
rumah
& /erencanakan bersama akti(itas yang klien dapat lakukan setiap hari sesuai
kemampuan
& /eningkatkaan kegiatan sesuai dengan toleransi kondisi klien
& 1eri contoh cara pelaksanaan kegiatan yang boleh klien lakukan
A. Strategi Pe&ak"anaan
1# =rientasi
a" Salam )erapeutik
>Selamat pagi ibu3bapak#### masih ingat dengan saya?@#
b" 5(aluasi3 Aalidasi
>+bu3bapak, bagaimana perasaan ibu3bapak hari ini? /asih ada kemampuan
ibu3bapak yang belum diceritakan pada saya?@#
*# Kontrak
)opik : >+bu3bapak, masih ingat apa yang akan kita bicarakan sekarang? kita akan
melihat kembali daftar kemampuan ibu3bapak untuk menilai mana yang
dapat diker%akan dirumah sakit, bagaimana ibu3bapak??@#
<aktu : >;ntuk $aktunya ibu3bapak maunya berapa lama? 1agaimana 1! menit sa%a?@#
)empat : >/au dimana kita bercakap&cakap ? 1agaimana kalau di tempat tadi sa%a ?@#
,# 0ase Ker%a
>+bu3bapak, ini daftar kemampuan yang ibu3bapak miliki yang telah dibicarakan,
baiklah ibu3bapak apa masih ada tambahannya? Sekarang ibu3bapak coba lihat satu
persatu apakah dapat dilakukan dirumah sakitD 'oba ibu3bapak pilih yang mana yang
bisa kita latih sekarang, sesuai dengan kondisi ibu3bapak bagaimana kalau disini
sa%a####nah sekarang sudah selesai mari kita istirahat ibu3bapakD@#
-# 0ase )erminasi
a" 5(aluasi Subyektif
>1agaimana perasaan ibu3bapak setelah melakukan kegiatan tadi?@#
b" 5(aluasi =byektif
>+bu3bapak, coba sebut ulang cara menger%akannya dan nanti saya akan membantu
ibu3bapak@#
!# Rencana )indak 8an%ut
>1agaimana kalau ibu3bapak melakukan terus selama dirumah sakit agar nanti
ibu3bapak bisa melakukan dirumah@#
C# Kontrak
)opik : >1aiklah, $aktu kita sudah abis, besok kita coba kemampuan yang lain@
<aktu : >+bu3bapak maunya %am berapa? 1agaiman kalau %am :#:: pagi? 1aiklah
ibu3bapak, sampai ketemu besok ya@
)empat : >;ntuk tempat ibu3bapak maunya dimana? 1agaiman kalau disini sa%a@
STRATEGI PELAKSANAAN III
HARGA DIRI RENDAH
.ertemuan : ke ,
Hari 3 )anggal :
<aktu :
A. Pr"e" Ke#era1atan
1# Kondisi Klien
Klien telah mengetahui kemampuan yang dapat dilakukan di RS dan telah melatih satu
kemampuan yang telah masuk %ad$al kegiatan harian (2D8"#
*# Diagnosa Kepera$atan
Gangguan konsep diri : Harga diri rendah
,# );K
);K C : Klien memasukkan kemampuan kedua dalam %ad$al kegiatan harian (2D8"
!# )indakan Kepera$atan
& /emberi kesempatan klien untuk mencoba kegiatan yang telah direncanakan
& /emberi pu%ian atas keberhasilan klien
& /endiskusikan kemungkinan pelaksanaan kegiatan
B. Strategi Pe&ak"anaan
1# =rientasi
a" Salam )erapeutik
>Selamat pagi ibu3bapak###masih ingat dengan saya?@#
b" 5(aluasi3 Aalidasi
>1agaimana perasaan ibu3bapak pada pagi ini, apa ibu3bapak baik&baik sa%a?
2pakah kegiatan yang kita latih kemarin sudah dilakukan ibu3bapak? 'oba
sekarang kita lihat %ad$alnya@
*# Kontrak
)opik : >EahB#sekarang kita akan latih lagi kemampuan ibu3bapak yang lain,
bagaimana ibu3bapak?@
<aktu : >;ntuk $aktunya ibu3bapak maunya berapa lama? 1agaimana kalau 1! menit
sa%a? Seperti $aktu kemarin yang kita lakukan@#
)empat : >;ntuk tempat ibu3bapak maunya dimana kita bercakap&cakap? 1agaimana
kalau tempat yang kemarin? /ari ibu3bapak@#
,# 0ase Ker%a
>Eah, ini daftar kemampuan ibu3bapak yang kemarin, sekarang ibu3bapak pilih yang
mana? /ari kita praktekkan lagi, sekarang coba ibu3bapak lakukan sendiri sambil
saya bantu@#
-# 0ase )erminasi
a" 5(aluasi Subyektif
>1agaimana perasaan ibu3bapak setelah kita kita mencobanya@#
b" 5(aluasi =byektif
>+bu3bapak, sudah berapa kegiatan yang sudah dilakukan? 'oba di ulangi lagi
ibu3bapak ya@#
!# Rencana )indak 8an%ut
>1agaimana kegiatan barusan dilakukan dengan teratur, mari kita masukkan %ad$al
kegiatan harian ibu3bapak ya@
C# Kontrak
)opik : >Eah, ibu3bapak sudah melakukan * kegiatan, bagaiman kalau kita latih lagi
kegiatan ketiga?@
<aktu : >+bu3bapak maunya sampai %am berapa? 1agaiman kalau seperti biasa sa%a
%am 1:? 1aiklah bu sampai nanti ibu3bapak ya@
)empat : >;ntuk tempatnya ibu3bapak maunya dimana? 1agaimana kalau disini sa%a@
DAFTAR PUSTAKA
27is R, dkk# *::,# Pedoman asuhan keperawatan jiwa# Semarang : RS4D Dr# 2mino
Gondoutomo
1oyd /2, Hihart /2# 19# Psychiatric nursing : contemporary practice# .hiladelphia :
8ipincott&Ra(en .ublisher
'arpenito, 8ynda 4uall# 19# Buku saku diagnosis keperawatan jiwa# 5disi 1:# 4akarta :
5G'
Keliat 12# 1# Proses kesehatan jiwa# 5disi 1# 4akarta : 5G'
Eugraheni, Funita# *:: ! # Laporan pendahuluan keperawatan jiwa harga diri rendah .
(=nline"# ( http:33ners#com , diakses tanggal *: /ei *:1,"#
Stuart G<, Sundeen S4# 19# Buku saku keperawatan jiwa# 5disi ,# 4akarta : 5G'
)im Direktorat Kes$a# *:::# Standar asuhan keperawatan kesehatan jiwa# 5disi 1#
1andung : RS4. 1andung