Anda di halaman 1dari 11

DATA YANG HARUS DICATAT DALAM BUKU CATATAN

LAPANGAN (BCL) SERTA CONTOH DESKRIPSI SINGKAPAN


I. Data yang harus !"atat a#a$ Bu%u Catatan La&angan (BCL)
Pada saat kita berada dilapangan dan menemukan suatu singkapan, kita
harus mencatat data yang diperlukan selengkap-lengkap mungkin sehingga dalam
melakukan pekerjaan laboratorium nanti data dapat diolah dengan sempurna juga
jika daerah lapangan tersebut berada didaerah yang sulit dijangkau serta sulit
kembali ke tempat yang sama kita tidak perlu mengambil data ulang. Data yang
harus dicatat meliputi :
T'$&at
Tempat adalah daerah dimana kita melakukan pemetaan atau daerah
lapangan, nama daerah tersebut dicatat selengkap-lengkapnya, misalkan kita
melakukan pemetaan suatu desa akan lebih baik jika diketahui kelurahan,
kecamatan, kabupaten ataupun kotanya, karena akan berguna bagi orang lain
yang mau menggunakan hasil dari pemetaan kita ataupun jika kita akan kembali
lagi ke daerah tersebut.
(a%tu
Hal lain yang harus dicatat adalah waktu, kita harus merekam waktu
kapan saat kita melakukan pengambilan data, waktu sesuatu hal yang penting
karena jika kita kembali lagi atau orang lain yang melakukan pemetaan kembali
akan terlihat lama perubahan yang terjadi pada ST!singkapan yang kita amati
sehingga kita juga tahu skala pelapukan yang terjadi pada daerah tersebut.
"aktu yang harus dicatat meliputi : hari, tanggal # meliputi bulan dan tahun$
serta pukul berapa data tersebut dicatat.
Cua"a
%uaca diperlukan untuk mengetahui apakah data dari suatu singkapan
yang kita ambil adalah data pada saat yang terbaik atau tidak, data yang terbaik
lebih baik diambil ketika cuaca cerah karena singkapan sedang tidak terganggu
material lain seperti air pada saat hujan.
1
P#)t!ng Ar'a
Ploting area digunakan agar kita mengetahui lebih spesi&ik dimana
tepatnya letak singkapan tersebut. Ploting area bisa menggunakan 'PS ataupun
penembakan titik tertinggi dari suatu bukit, meander #kelokan$ dari suatu
sungai, ataupun jalan besar yang terdekat dari singkapan, dll. Hal yang paling
penting yang harus dicatat adalah kita melakukan penembakan terhadap titik
apa agar jelas dan lebih spesi&ik.
B'ntang A#a$
(entang alam penting untuk dicatat karena agar kita mengetahui daerah
disekitarnya merupakan daerah apa, bentang alam juga berguna untuk kita
memperkiraan sementara bagaimana genesa dari singkapan yang sedang kita
amati, misalkan jika kita menemukan suatu singkapan berupa perlapisan,
perlapisan tersebut berada pada bentang alam &lu)ial, kita dapat mengetahui
bahwa perlapisan tersebut terbentuk akibat hasil dari pengendapan akibat
transportasi oleh arus sungai.
M)r*)#)g!
(entukan hasil bentang alam seperti mor&ologi juga kita perlukan
datanya misalkan terdapat singkapan pada bentang alam &lu)ial, maka data
yang perlu kita lengkapi adalah mor&ologinya, sungai dengan stadia apa dan
bentukan lainnya yang bagaimana seperti gosong sungai #point bar atau channel
bar$, hal ini diperlukan untuk memperkirakan usia dari singkapan.
Stru%tur G')#)g!
Struktur geologi penting untuk diketahui karena sebagian besar dari
singkapan yang kita amati berupa struktur geologi terdapat dua jenis struktur
geologi yaitu struktur primer yaitu struktur yang pembentukannya terbentuk
bersamaan dengan terbentuknya batuan contoh strukturnya adalah perlapisan
dan struktur sekunder yaitu struktur yang pembentukannya terbentuk sesudah
terbentuknya batuan contohnya adalah sesar dan kekar.
D!$'ns!
2
Dimensi suatu singkapan diperlukan untuk mengetahui seberapa besar
gaya yang membentuk suatu struktur geologi. Data yang dicatat berupa
panjang, lebar, dan tinggi suatu singkapan, satuan biasanya dalam meter.
L!t)#)g!
*enis batuan dari suatu singkapan sangat perlu untuk dicatat jenisnya,
hal ini berguna juga untuk menyamakan data dengan data sekunder yang kita
punya, sesuai atau tidak dengan &ormasi batuannya.
(arna ($!s+ #!t)#)g!, s!ng%a&an)
"arna dari litologi atau singkapan juga perlu diketahui agar jika
ditemukan singkapan atupun litologi dengan warna yang tidak seharusnya, kita
dapat mengetahui besarnya pelapukan ataupun kita dapat mencari tahu
mengapa warnanya tidak sesuai.
K'uu%an (Str!%'-DIP)
+edudukan lapisan atau struktur geologi juga harus dilengkapi data-
datanya hal ini untuk mengetahui arah gaya yang bekerja pada suatu struktur
geologi, kedudukan meliputi arah perlapisan batuan #strike$ dan kemiringan
arah perlapisan batuan #D,P$, pada struktur lipatan juga dilengkapi dengan data
strike!D,P sayap kiri dan kanan.
K'#'r'ngan
+elerengan suatu daerah tempat ditemukanya suatu singkapan juga
harus diketahui besar kelerengan!kemiringannya, besar kelerengan dapat
dihitung dengan menggunakan kompas.
P'#a&u%an
Tingkat pelapukan diperlukan untuk mengetahui seberapa besar tenaga
eksogen yang bekerja pada daerah tersebut, pelapukan dapat dilihat dari
ketidaksempurnaan struktur geologi, warna batuan, dan tingkat kekerasan suatu
batuan. Tingkat pelapukan suatu struktur dapat memprediksikan bagaimana
tingkat curah hujan dan lain sebagainya.
.'g'tas!
3
-egetasi diperlukan untuk melengkapi suatu data sehingga kita dapat
mengetahui suatu daerah dengan suatu jenis litologi cenderung memiliki
)egetasi yang khas, misalkan daerah dengan litilogi batulanau cenderung
memiliki )egetasi pohon jati, juga kita kita bias mengetahui tata guna lahan
daerah tersebut, misalkan )egetasi padi memiliki tata guna lahan pertanian.
Arah Utara
Data dimana letak singkapan terhadap arah utara juga penting untuk
dicatat, agar jika nanti suatu saat posisi singkapan berubah kita dapat
mengetahuinya, dan jika itu terjadi kita sekaligus bisa mengetahui darimana
datangnya gaya yang merubahnya serta seberapa besar gaya yang
mempengaruhinya.
P)t'ns! (P)s!t!* an N'gat!*)
spek positi& dan negati& juga penting untuk diketahui agar kita dapat
mengin&ormasikan kepada orang lain untuk dapat mewaspadai aspek negati&
seperti tanah longsor yang kita prediksikan dengan tingkat pelapukan dan
meman&aatkan aspek positi&nya.
I+ C)nt)h 's%r!&s! s!ng%a&an
(erikut ini adalah beberapa contoh deskripsi suatu singkapan :
I+/ S!ng%a&an K'%ar
'ambar .. +ekar #/oto menghadap arah timur$
Tempat : +alilutung, "onorejo, 0ngaran, Semarang
"aktu : .1 Desember 1223
%uaca : %erah
Ploting rea : 4 152
o
terhadap bukit 6ungga dan 4 .3.
o
terhadap
4
(atupasir
(atulanau
perempatan Pringapus +idul
(entang lam : /lu)ial
7or&ologi : /lu)ial, dengan stadia sungai dewasa #skala .-.2
adalah 8$
Struktur 'eologi : +ekar
Dimensi : Panjang 9 : m, lebar 9 ; m
<itologi : (atupasir dengan semen karbonat dan batulanau
"arna : (atupasir 9 abu-abu kecoklatan, batulanau 9 abu-abu
+edudukan #Strike!D,P$ : , : 4 113
o
= ! 5.
o
,, : 4 >3
o
= ! ..
o
,,, : 4 121
o
= ! ;.
o
,- : 4 88
o
= ! >;
o
- : 4 .:3
o
= ! ?5
o
-, : 4 1..
o
= ! 8.
o
-,, : 4 81
o
= ! 1.
o
-,,, : 4 >5
o
= ! .8
o
,@ : 4 88
o
= ! >:
o
@ : 4 111
o
= ! >>
o
+elerengan : 12
o
Pelapukan : 6endah
-egetasi : Pohon *ati
Potensi : Positi& 9 tambang pasir, lahan dengan )egetasi pohon
*ati
I.2 S!ng%a&an L!&atan
5
<ipatan
ntiklin
'ambar 1. <ipatan #/oto menghadap arah selatan$
Tempat : +alilutung, "onorejo, 0ngaran, Semarang
"aktu : .1 Desember 1223
%uaca : %erah
Ploting rea : 4 .51
o
terhadap bukit 6ungga dan 4 15.
o
terhadap
+aliklampok
(entang lam : /lu)ial
7or&ologi : /lu)ial, dengan stadia sungai dewasa #skala .-.2
adalah 8$
Struktur 'eologi : <ipatan
Dimensi : Panjang 9 .!1 m, lebar 9 ;!> m
<itologi : (atulanau dengan semen karbonat
"arna : (atulanau 9 abu-abu
+edudukan #Strike!D,P$ : Sayap kiri : 4 .23
o
" ! ?1
o
Sayap kanan : 4 33
o
" ! 5>
o
+elerengan : ;3
o
Pelapukan : Tinggi
-egetasi : Pohon *ati
Potensi : Positi& 9 lahan dengan )egetasi pohon *ati
4egati& 9 longsor
I+0 S!ng%a&an P'r#a&!san
6
(atulanau
Perlapisan
(atupasir
Ga$1ar 0+ P'r#a&!san (2)t) $'nghaa& arah 1arat aya)
Tempat : +alilutung, "onorejo, 0ngaran, Semarang
"aktu : .1 Desember 1223
%uaca : %erah
Ploting rea : 4 152
o
terhadap +aliklampok dan 4 1>8
o
terhadap
perempatan jalan Pringapus <or
(entang lam : /lu)ial
7or&ologi : /lu)ial, dengan stadia sungai dewasa #skala .-.2
adalah 8$
Struktur 'eologi : Perlapisan
Dimensi : Panjang 9 : m, lebar 9 .!1 m
<itologi : (atupasir dengan semen karbonatan
"arna : (atupasir 9 abu-abu kecoklatan
+edudukan #Strike!D,P$ : 4 32
o
= ! ;?
o
+elerengan : 12
o
Pelapukan : Tinggi
-egetasi : Pohon *ati
Potensi : Positi& 9 lahan dengan )egetasi pohon *ati
4egati& 9 longsor
I+3 S!ng%a&an S'sar
7
Ga$1ar 3+ S'sar (*)t) $'nghaa& arah 1arat aya)
Tempat : Sidobo, Pudak Payung, 0ngaran, Semarang
"aktu : .; *uni 12.2
%uaca : %erah
Ploting rea : 4 1?8
o
terhadap pertigaan jalan Pakintelan dan 4 188
o
terhadap kelokan sungai +aligarang
(entang alam : /lu)ial
7or&ologi : /lu)ial, dengan stadia sungai dewasa #skala .-.2
adalah ?$, ciri-ciri sungai stadia dewasa adalah :
=rosi lateral lebih dominan dibandingkan erosi
)ertikal
(entuk sungai menyerupai huru& 0
+emiringan dasar sungai lebih kecil
(anyak terdapat meander
Struktur 'eologi : Sesar
Dimensi : Panjang 9 .!1 m, lebar 9 ;!> m
<itologi : (atupasir dengan ukuran sedang sampai kasar .!>-.!1
mm hingga .!1 -. mm dan batulanau dengan ukuran
.!18: A .!.: mm berdasarkan skala wentworth
"arna : (atupasir 9 abu-abu kecoklatan, batulanau 9 abu-abu
+edudukan #Strike!D,P$ : 4 1;1
o
=!8:
o
+elerengan : 18
o
8
Sesar
(atupasir
(atulanau
/"
H"
Pelapukan : Sedang
-egetasi : Pohon pisang dan ilalang
Potensi : Positi& : tambang batuan
4egati& : Bona longsor
I+/ S!ng%a&an K'%ar
Ga$1ar 4+ S!ng%a&an %'%ar (2)t) $'nghaa& arah 1arat #aut)
Tempat : Sidobo, Pudak Payung, 0ngaran, Semarang
"aktu : .1 *uni 12.2
%uaca : %erah
Ploting rea : 4 .8:
o
terhadap bukit Sewakul dan 4 .:8
o
terhadap
+alipengkol
(entang lam : /lu)ial
7or&ologi : /lu)ial, dengan stadia sungai dewasa #skala .-.2
adalah ?$, ciri-ciri sungai stadia dewasa adalah :
=rosi lateral lebih dominan dibandingkan erosi
)ertikal
(entuk sungai menyerupai huru& 0
+emiringan dasar sungai lebih kecil
(anyak terdapat meander
Struktur 'eologi : +ekar yang sudah terisi mineral sekunder berupa
mineral kalsit
Dimensi : Panjang 9 .!1 m, lebar 9 ;!> m
<itologi : (atupasir sedang dengan ukuran .!>-.!1 mm ber-
9
C ; meter
+ekar yang
terisi oleh
urat kalsit
dasarkan skala "entworth
"arna : (atupasir 9 coklat cerah
+edudukan #Strike!D,P$ : ,. 4 ;12
o
=!32
o
,,. 4 ;1>
o
=!5;
o
+elerengan : .2
o
Pelapukan : Sedang
-egetasi : (ambu dan ilalang
Potensi : 4egati& 9 longsor
DA2TAR PUSTAKA
http:!!translate.google.co.id!translateDhl9idElangpair9en
F?%idEu9http:!!en.wikipedia.org!wiki!'eologicGmap
10
#Diakses Tanggal .; 7aret 12.2 Pukul 22.;2 ",($
4ahari, *ulie *uwita. 12.2. Kumpulan Laporan Praktikum Geologi Fisik dan
Dinamik. Semarang : 0ni)ersitas Diponegoro.
4ahari, *ulie *uwita. 12.2. Kumpulan Laporan Praktikum Geomorfologi dan
Geologi Foto. Semarang : 0ni)ersitas Diponegoro.
11