Anda di halaman 1dari 6

LANGKAH PENGENDALIAN K3

A. Pengendalian Awal.
Pengendalian awal bertujuan untuk mencegah terjadinya kecelakaan dengan cara
meningkatkan pengetian dan pemahaman secara luas terhadap resiko potensi bahaya
yang mungkin terjadi / timbul dari suatu pekerjaan.
Hal ini dilakukan dengan mulai membuat program K3, Prosedur / Petunjuk Kerja
mengenai K3 secara tertulis.
Pengendalian awal merupakan langkah awal dari suatu pengendalian yang paling dapat
dikembangkan dan dibandingkan dengan langkah-langkah yang lainnya karena
merupakan langkah pengendalian yang paling efektif dan effisien karena menumbuhkan
pengendalian diri sendiri dari masing-masing pekerja.
Pengendalian awal yang dilakukan pada Proyek Kedokteran mum nmul ini adalah
sebagai berikut !
". #adual Pelaksanaan program K3 yang meliputi rencana kegiatan pelaksanaan K3 dari
awal proyek sampai dengan akhir proyek.
$. %encana pembuatan pedoman / Prosedur / Petunjuk Kerja pelaksanaan K3 atau
tindakan pencegahan kecelakaan di Proyek, seperti !
Pertolongan pertama pada kecelakaan.
Penanganan korban kecelakaan yang meninggal.
Penanganan korban kecelakaan yang tidak meninggal.
Petunjuk K3 untuk semua masing-masing jenis pekerjaan.
Penggunanaan &lat Pelindung 'iri.
3. Pembinaan dan Pengarahan.
(elalui %apat Harian / mingguan K3, serta merencanakan pembinaan, penyuluhan
dan implementasi hal-hal yang berkaitan dengan K3 untuk mengembangkan
kerjasama dan partisipasi efektif dalam topik permasalahan sebagai berikut !
Penggunaan tandu kecelakaan dan obat-obatan K3 )PPPK*.
Penanganan dan proses pelaporan untuk korrban kecelakaan.
Penggunaan &lat Pelindung 'iri.
Penerangan )instalasi kabel-kabel dan panel-panel listrik*
Prosedur koordinasi dan diagram alur K3.
+osialisasi pemasangan rambu-rambu K3.
,nspeksi harian dan rapat K3.
Penggunaan jalan kerja sementara dan tangga sementara.
%encana K3 untuk berbagai pekerjaan !
Pekerjaan pengelasan.
-alian kabel dan timbunan.
Pekerjaan instalasi dan pemipaan dengan menggunakan scafolding.
Pekerjaan pemasangan sparing dan opening.
.. Pembinaan dan Pengarahan.
'i/isi %ekayasa.
0opik ! Pelaksanaan K3 di proyek secara umum.
Konsultan.
0opik ! 0ahapan 1angkah Pengendalian Pelaksanaan K3 di Proyek.
'epnaker setempat.
0opik ! Pedoman dan Peraturan Pemerintah tentang K3.
2. Penyedian +arana Pendukung K3.
a. %ambu-rambu K3.
b. 3endera dan 3aleho #amsostek.
c. Papan untuk menempel peraturan K3.
d. Papan peringatan terhadap bahaya-bahaya tertentu.
e. Koordinasi Pelaksanaan +istem manajemen K3 dengan ,nstansi terkait.
f. Penyediaan satuan Pengaman Proyek.
B. Pengendalian Saat Kontak dengan Pekerja.
Pengendalian ini bertujuan untuk mencegah terjadinya kecelakaan bila tidak dapat
dihindari lagi kemungkinan kontak / berhubungan dengan Potensi 3ahaya dari suatu
pekerjaan.
+elain itu pengendalian ini dapat mencegah terjadinya suatu kecelakaan tetapi hasilnya
kurang maksimal dan konsekuensi / akibatnya besar.
Hal-hal yang dapat dilakukan untuk pengendalian saat kontak dengan pekerjaan antara
lain !
". Penyediaan &lat Pelindung 'iri.
+epatu 3oot ! 34 pasang
Helm ! 34 buah
+arung 0angan ! "4 pasang
+abuk Pengaman ! 2 pasang
Kaca (ata 1as ! 2 pasang
(asker ! 2 pasang
Penutup 0elinga ! 3 pasang
Perkiraan penggantian selama proyek berlangsung sebanyak $25 dari
/olume diatas.
$. Pemasangan Pelindung pada setiap mesin yang menggunakan roda gigi, seperti !
'isc 6utter.
-enset.
Pompa &ir.
3. Pemasangan 3arikade / penghalang pada lokasi pekerjaan yang mengandung resiko
bahaya jatuh, antara lain seperti !
-alian tanah.
Pintu lift )sebelum dipasang*
1ubang hoistway.
+ekeliling tepi lantai bertingkat.
%eser/oir.
+cafolding / tangga sementara.
C. Pengendalian Sesudah Kontak dengan Pekerja.
Pengendalian ini adalah langkah terakhir yang dipersiapkan bila langkah-langkah
sebelumnya gagal atau tidak berhasil dilakukan dan bertujuan untuk meminimalkan
akibat / kerugian yang ditanggung pekerja karena melakukan suatu pekerjaan tetapi
tidak mencegah terjadinya kecelakaan.
0indakan yang dilakukan untuk Pengendalian sesudah Kontak dengan Pekerjaan
adalah !
". Penyediaan sarana penanggulangan darurat akibat kecelakaan kerja, meliputi 7
(erujuk pada Poliklinik terdekat.
Penyediaan obat-obatan darurat / P3K.
$. Penyediaan 0andu Kecelakaan.
3. Penyediaan &lat Pemadam Kebakaran )8ire 9:tinguisher*
.. Penyediaan 'ata telepon dan alamat serta nama petugas yang dapat dihubungi dari
instansi terkait, seperti !
3abinsa.
Polsek.
Koramil.
Kecamatan.
Kelurahan.
Pemadam Kebakaran.
%umah +akit / Poliklinik terdekat.
2. Penyediaan kendaraan untuk mengangkut korban kecelakaan, dapat dilakukan
dengan cara !
3ila akibat kecelakaan tidak parah dan korban sadar, dapat berjalan sendiri, maka
diantar dengan kendaraan proyek untuk menuju %umah +akit / Poliklinik
terdekat.
ntuk kasus dengan korban yang membutuhkan pertolongan serius dipanggilkan
ambulance untuk diantar ke %umah +akit terdekat.
POKOK PERHATIAN K3
". Pekerja yang tidur di 3arak Kerja mungkin akan terkena penyakit malaria atau demam
berdarah sehingga perlu dijaga kebersihan makanan dan minuman serta
penyemprotan obat anti nyamuk setiap minggu sekali atau $ minggu sekali.
$. Perlu diwaspadai kecelakaan ; kecelakaan yang sering terjadi di Proyek, seperti !
&lat angkat / angkut roboh.
#atuh pada saat bekerja.
Kejatuhan benda dari ketinggian.
0ergelincir.
0erpental.
0erkena aliran listrik.
0ertimbun tanah longsor.
0erperosok karena pekerjaan galian dan lainnya.
Kebakaran pada ! lokasi bangunan, barak kerja, lingkungan sekitar
bangunan, warung pekerja, kantor proyek dan gudang.
0erjepit saat pembongkaran material.
Kebakaran yang disebabkan puntung rokok, pengelasan, dan hubung singkat
listrik.
3. Perlu perhatian pada lingkungan disekitarnya, mengenai !
Kebersihan kantor direksi, barak pekerja dan gudang.
8asilitas (6K.
8asilitas P3K.
8asilitas makan dan minum.
Ketersediaan air bersih.
.. <ang berhubungan dengan sifat ; sifat proyek.
Lahan yang tertutup / terlokalisir.
0erletak di kota besar.
(uka air tanah yang cukup dalam ) =-"4m* dari muka tanah.
>aktu pelaksanaan yang cukup panjang.