Anda di halaman 1dari 91

KUNCI JAWABAN BUKU KERJA BIOLOGI SMA KELAS X

BAB 1 MENGENAL BIOLOGI


Kegiatan 1.2 Objek Bioogi !an Cabang I"# Bioogi
A.
Molekul Sel Jaringan Organ Sistem Organ Organisme
Populasi Komunitas Ekosistem Bioma
B.
1. Molekul = bagian paling kecil dan tak terpisahkan dari sena!a murni ang memiliki
ciri unik kimia dan "isik.
a. Persoalan ang men#adi ka#ian tingkat molekul.
1$ %irus. Man"aat & penemuan beberapa 'aksin seperti 'aksin 'irus "lu burung.
($ )nteraksi *+A, -+A, dan sintesis protein. Man"aat & penemuan keragaman gen
di bidang penakit darah, hepatitis B, maupun malaria.
.$ /enetika. Man"aat & penemuan bukti asal nenek moang melalui pemeriksaan
genetik.
0$ Pemeriksaan *+A. Man"aat & membantu mengidenti"ikasi #enasah ang rusak
melalui pemeriksaan *+A.
b. Penelitian biologi dalam bidang molekuler.
1$ -ekaasa genetika
1u#uan & untuk mencari atau membentuk #enis tanaman atau he!an dengan si"at
unggul tertentu.
($ Kloning
1u#uan & untuk membuat satu atau lebih replika 2duplikat$ suatu indi'idu, sel,
ataupun gen.
(. Sel = unit terkecil dari kehidupan.
Ka#ian pada tingkat sel banak membantu mengatasi masalah3masalah.
a. Penebab penakit, seperti &
1$ Clostridium botulinum menebabkan keracunan makanan,
($ Clostridium tetani menebabkan penakit tetanus,
.$ Bacillus anthracis menebabkan penakit antraks.
b. Kegunaan dalam industri dan melibatkan mikroba ang dipakai.
+o. 4asil )ndustri Mikroba ang 1erlibat
1. )nsulin Escherichia coli
(. 5oghurt Lactobacillus bulgaricus
.. Kecap Aspergillus sp., Rhizopus sp.,
Zygosaccharomyces, Lactobacillus
0. 1empe Rhizopus oligosporus
6. Oncom Neurospora sp.
7. Ke#u Streptococcus lactis
8. -oti Rhizopus stolonifer
9. +ata *e :oco Lactobacillus casei
.. Jaringan, organ, dan sistem organ
Jaringan & kumpulan sel ang memiliki bentuk dan "ungsi ang sama.
Organ & struktur tubuh ang tersusun atas beberapa macam #aringan ang
berbeda.
Sistem organ & organ3organ ang beker#a sama membentuk suatu sistem dan
mempunai "ungsi tertentu.
Man"aat pada tingkat #aringan, organ, dan sistem organ.
a. Kultur #aringan, contohna& memproduksi tanaman budidaa antara lain anggrek
dalam !aktu singkat, dalam #umlah banak, tanpa memerlukan lahan ang luas, dan
dengan kondisi steril.
b. 1ransplantasi, contohna& transplantasi gin#al, #antung, dan hati.
0. Organisme & kesatuan dari beberapa sistem organ ang saling beker#a sama.
Menurut ;hittaker 21<7<$, organisme dibedakan men#adi lima kelompok, aitu
animalia, plantae, "ungi, protista, dan monera.
6. Populasi & kelompok makhluk hidup se#enis berkumpul dalam suatu area pada
!aktu ang sama.
Komunitas & beberapa populasi ang berbeda saling hidup bersama dalam lingkungan
ang sama.
Ekosistem & kumpulan dari beberapa komunitas ang saling berinteraksi dan #uga
saling berinteraksi dengan lingkunganna.
Bioma & beragam ekosistem ang bergabung.
Kegiatan 1.$ Cabang I"# Bioogi
+o. Biologi Keahlian Biologi 1erapan
1.
(.
..
0.
6.
7.
8.
9.
<.
1=.
11.
Organologi
Ekologi
Mikrobiologi
%irologi
Embriologi
Entomologi
Mamalogi
4igiene
Botani
>oologi
/enetika
Kedokteran
Pertanian
1eknologi 4asil 1ernak
Kedokteran
/inekologi
Pertanian
Peternakan
Kesehatan
Pertanian
Peternakan
Kedokteran
E%a#a&i Bab 1
A.
1. * 7. : 11. A
(. E 8. B 1(. A
.. * 9. : 1.. *
0. B <. E 10. A
6. * 1=. * 16. :
B.
1. Man"aat penerapan biologi dalam beberapa aspek kehidupan antara lain&
a. *apat mengatasi berbagai masalah pangan, sandang, papan, dan keterbatasan
energi.
b. *apat mengatasi penakit ang disebabkan mikroba.
c. *apat lebih memahami cara men#aga kesehatan.
(. a. -ekaasa genetika adalah teknik ang bertu#uan untuk mencari atau membentuk
#enis tanaman atau he!an dengan si"at unggul tertentu.
b. Pengklonan adalah usaha membuat satu atau lebih replika 2duplikat$ suatu
indi'idu, sel, ataupun gen.
c. 1eknik inseminasi buatan atau teknik ka!in suntik adalah teknik ang digunakan
untuk menghasilkan keturunan sapi atau domba tanpa mengenal musim ka!in.
d. Kultur #aringan adalah teknik ang digunakan untuk memproduksi tanaman
budidaa dalam !aktu singkat, dalam #umlah banak, tanpa memerlukan lahan
ang luas, dan dengan kondisi steril.
e. 1ransplantasi adalah teknik pencangkokan organ pada penderita penakit ang
mengalami kerusakan pada salah satu organ tubuh.
.. Ob#ek ang dipela#ari dalam biologi adalah &
a. Molekul adalah bagian paling kecil dan tak terpisahkan dari sena!a murni ang
memiliki ciri unik kimia dan "isik.
b. Sel merupakan unit terkecil dari kehidupan.
c. Jaringan adalah kumpulan sel ang memiliki bentuk dan "ungsi ang sama.
d. Organ adalah struktur tubuh ang tersusun atas beberapa macam #aringan ang
berbeda.
e. Sistem organ adalah organ3organ ang beker#a sama melakukan "ungsi tertentu.
". Organisme adalah kesatuan beberapa sistem organ ang saling beker#a sama.
g. Populasi adalah kelompok makhluk hidup se#enis ang berkumpul dalam suatu
area pada !aktu ang sama.
h. Komunitas adalah beberapa populasi ang berbeda saling hidup bersama dalam
lingkungan ang sama.
i. Ekosistem adalah interaksi antarmakhluk hidup dan antara makhluk hidup dengan
lingkunganna.
0.
+o. :abang )lmu Biologi :abang )lmu 1erapan
1.
(.
..
0.
6.
Ekologi
>oologi
Embriologi
Mikrobiologi
Botani
Pertanian
Peternakan
Kedokteran Kandungan
Bioteknologi
Pertanian
6. ?rutan metode ilmiah dalam studi biologi
a. Merumuskan masalah penelitian
b. 1u#uan penelitian
c. 4ipotesis
d. Pemilihan metode ker#a
e. Mengumpulkan data
". Pengamatan@obser'asi
g. *ata pengamatan
h. Analisis data
i. Pena"siran data
#. Kesimpulan
BAB II 'IRUS
Kegiatan 2.1 Seja(a) *ene"#an 'i(#&
1. Adol" Meer 2199.$
Penelitian & meneliti penebab penakit mosaik pada tanaman tembakau ang
ditandai bercak3bercak kuning pada daunna.
Kesimpulan & penakit mosaik disebabkan oleh suatu tipe bakteri baru.
(. *imitri )'ano!sk 219<($
Penelitian & menaring ekstrak daun tembakau ang terkena penakit mosaik pada
saringan porselen ang dirancang untuk menaring bakteri.
Kesimpulan & penakit mosaik pada tembakau disebabkan oleh bakteri patogen
berukuran sangat kecil atau oleh Aat kimia ang diproduksi oleh
bakteri tersebut sehingga dapat lolos dari saringan bakteri.
.. Martinus Bei#erinck 219<8$
Penelitian & melakukan percobaan ang memperlihatkan bah!a agen penebab
penakit mosaik dapat tumbuh dan bereproduksi pada #aringan
tumbuhan, tetapi tidak dapat tumbuh pada medium pertumbuhan
bakteri.
Kesimpulan & penebab penakit mosaik bukan sena!a toksin dan bukan bakteri.
Oleh Martinus agen penakit mosaik disebut Bcairan hidup ang
menularB.
0. ;endell Meredith Stanle 21<.6$
Penelitian & mengkristalkan agen penebab penakit mosaik pada tembakau.
Kesimpulan & agen penebab penakit mosaik mempunai bentuk ang tetap 2bukan
cairan$. Agen tersebut dinamai 'irus mosaik tembakau 2tobacco
mosaic irusC 1M%$.
Kegiatan 2.2 St(#kt#( !an Bent#k +#b#) 'i(#&
1. 3 kapsid
3 *+A
3 kepala
3 selubung
3 serat ekor
3 bidang dasar
(. a. Bentuk & kapsid berpilin
:ontoh & 1M%
b. Bentuk & kepala ikosahedral ang menempel pada ekor
:ontoh & bakterio"age
c. Bentuk & polihedral
:ontoh & adeno'irus
d. Bentuk & beramplop
:ontoh & 'irus in"luenAa
Kegiatan 2.$ Sik#& Litik !an Li&ogenik
1.
+o. Siklus Ditik Siklus Disogenik
1. 1erdiri dari . tahap & absorpsi dan
penetrasi, replikasi, dan lisis.
1erdiri dari . tahap & absorpsi dan
penetrasi, penisipan gen, dan
pembelahan.
(. *ari satu siklus litik menghasilkan
ratusan "age ang bebas mengin'asi
sel bakteri lainna.
*ari satu siklus lisogenik dihasilkan
pro"age ang ada dalam setiap
anakan bakteri.
.. Setelah tahap penetrasi, *+A
bakteri men#adi tidak akti".
Setelah tahap penetrasi, *+A
bakteri tetap akti".
0. Siklus litik diakhiri dengan kematian
sel bakteri akibat in"eksi ang parah.
Siklus lisogenik menghasilkan
anakan bakteri ang mengandung
pro"age.
(. A = Siklus Ditik
B = Siklus Disogenik
1 = Sel inang lisis, partikel 'irus keluar
( = Partikel 'irus menempel pada dinding sel inang ang cocok. Bahan genetik 'irus
masuk ke dalam sitoplasma sel 2penetrasi$.
. = *+A 'irus mengarahkan mesin metabolisme sel inang untuk menghasilkan protein
dan salinan *+A 'irus.
0 = Molekul protein 'irus diselubungi oleh kapsidC *+A terbungkus di dalamna.
6 = Serat ekor dan bagian ang lain ditambahkan pada kapsid.
a = *+A 'irus biasana bergabung ke dalam kromosom sel inang membentuk pro"age.
b = Kromosom dan pro"age bereplikasi sebelum ter#adi pembelahan sel prokariot.
c = Masing3masing sel anak mempunai *+A rekombinan setelah pembelahan sel
prokariot.
d = Pro"age terpisah dari kromosom sel inang.
Kegiatan 2., Ke(#gian !an Man-aat 'i(#&
1. Penakit akibat terin"eksi 'irus
No. Jeni& *en.akit 'i(#& *en.ebab Gejaa
1.
(.
..
A)*S
Kanker
Ebola
4)%
4epatitis B, :
Ebola
Kehilangan berat badan, gangguan
"ungsi sara"
Pembelahan sel ang tidak
terkendali
*emam, menggigil, sakit kepala,
neri otot, hilang na"su makan
0.
6.
7.
8.
9.
<.
1=.
-abies
Elu burung
1ungro
Mosaik
4erpes
:acar air
)n"luensa
-habdo'irus
46+1
1ungro
Mosaik
4erperto'iridae
%aricella3>oster
OrthomFo'irus
*emam, susah bernapas, ke#ang otot
pada kerongkongan
*emam, sakit tenggorokan, batuk,
beringus, sakit kepala
*aun ber!arna kuning orane
*aun berbintik3bintik kuning
*emam, kulit dan selaput melepuh
*emam, bintul3bintul berisi cairan di
kulit dan dalam rongga mulut
Batuk, bersin, demam
(. Man"aat 'irus
+o. Bidang Man"aat %irus
1. Kesehatan 3 Sebagai alat untuk membunuh populasi sel tumor
3 1erapi gen 2 mengganti sel3sel ang rusak@tidak
ber"ungsi$
3 1erapi anti'irus
(. )ndustri Alat produksi protein
.. Pertanian Sebagai pestisida biologi
.. Jenis penakit ang disebabkan oleh 'irus
a. A)*S & 4)%
)n"luenAa & OrthomFo'irus
:acar air & %aricella3>oster
4erpes simpleks & 4erperto'iridae
Ebola & Ebola
-abies & -abies
Elu burung & 46+1
b. G Jenis penakit & :acar air
%irus & %aricella3>ooster
G Jenis penakit & Polio
%irus & Picorna
E%a#a&i Bab 2
A.
1. B 7. A 11. : 17. :
(. E 8. * 1(. A 18. A
.. : 9. A 1.. * 19. *
0. : <. * 10. B 1<. A
6. E 1=. B 16. : (=. :
B.
1. 1iga karakter utama ang membedakan 'irus dengan sel hidup adalah&
a. Materi genetik semua sel makhluk hidup terdiri atas dua tipe asam nukleat, aitu
-+A dan *+A. Adapun materi genetik pada 'irus hana salah satuna sa#a.
b. Semua sel hidup mereproduksi semua bagian selna, mulai dari nukleus,
sitoplasma, organel3organel dalam sitoplasma, sampai membran luarna. %irus
#uga mampu melakukan reproduksi, tetapi ang direproduksi 'irus adalah materi
genetikna sa#a.
c. Semua sel hidup memiliki sistem metabolisme untuk mengubah energi potensial
dari bahan makanan men#adi energi ang dibutuhkan untuk reproduksi,
pertumbuhan, perkembangan, bergerak, dan akti'itas tubuh ang lain. %irus tidak
memiliki sistem metabolisme ang dibutuhkan untuk proses biologisna sehingga
tidak mampu tumbuh, melakukan pembelahan diri, maupun bergerak.
(.
3 Siklus Ditik &
a. 1ahap adsorpsi & partikel 'irus 2ekor "age$ menempel pada daerah reseptor
spesi"ik di permukaan tubuh bakteri.
1ahap penetrasi & "age melubangi dinding sel bakteri dengan enAim lisosim
kemudian memasukkan *+A ke dalam sitoplasma sel bakteri.
b. 1ahap replikasi & *+A "age menonakti"kan *+A bakteri dan menggunakan mesin
metabolisme bakteri untuk bereplikasi dan membuat selubung protein.
c. 1ahap lisis & "age baru menghancurkan dinding sel bakteri sehingga ratusan "age
keluar dari bakteri.
3 Siklus Disogenik &
a. 1ahap adsorpsi & partikel 'irus 2ekor "age$ menempel pada daerah reseptor
spesi"ik di permukaan tubuh bakteri.
1ahap penetrasi & "age melubangi dinding sel bakteri dengan enAim lisosim
kemudian memasukkan *+A ke dalam sitoplasma sel bakteri.
b. 1ahap penisipan gen 'irus & *+A "age menisip ke dalam *+A bakteri
membentuk pro"age.
c. 1ahap pembelahan & sel bakteri ang mengandung pro"age membelah diri
menghasilkan anakan sel bakteri ang mengandung pro"age.
..
:ara Penularan Jenis %irus
Melalui kontak kulit
Melaui darah
Melalui gigitan he!an 2serangga$
Melalui saluran pernapasan 2tersebar
le!at udara atau air ludah$
Melalui saluran pencernaan
Melalui hubungan seksual
Melalui mata
%irus 4erpes
4)%, 'irus ebola, 'irus hepatitis
%irus rabies, 'irus sindbis
%irus "lu 2orthomFo'irus, rhino'irus dan
eno'irus$ dan 'irus cacar 2'aricella3Aoster$
-ota'irus, corona'irus, 'irus polio, 'irus
hepatitis A, beberapa adeno'irus
4)%, 'irus herpes simpleks, 'irus papiloma
24P%C human papilloma irus$
Beberapa adeno'irus, echo'irus, 'irus
coFsakie, 'irus herpes.
0.
a. A)*S disebabkan oleh 4)%. 4)% menerang sel darah putih 2lim"osit 1$ sehingga
sistem kekebalan tubuh menurun dan tubuh rentan terkena penakit. %irus 4)%
dapat ditularkan melalui hubungan seksual, trans"usi darah, ibu ang mengandung
dan menusui.
b. )n"luenAa disebabkan oleh orthomFo'irus. %irus "lu hana menerang membran
trakea. %irus "lu menebar melalui udara ketika penderita "lu batuk atau bersin.
c. :acar air disebabkan oleh 'irus 'aricella3Aooster 2%>%$. %irus tersebut
menebabkan demam dan bintul3bintul berisi cairan di kulit dan dalam rongga
mulut. %irus menebar melalui udara atau sentuhan pada cairan di dalam bintul3
bintul.
6. Man"aat 'irus bagi manusia dan lingkungan antara lain untuk mencari terapi
anti'irus, alat untuk membunuh populasi sel tumor, untuk terapi gen, sebagai alat
produksi protein untuk kepentingan industri dan penelitian, dan sebagai pestisida
biologi.
BAB III ARKEBAK+ERI /AN EUBAK+ERI
Kegiatan $.1 E#bakte(i !an A(kebakte(i
1. Persamaan arkebakteri dan eubakteri.
No. *e(&a"aan A(kebakte(i !an
E#bakte(i
*e(anan
A(kebakte(i E#bakte(i
1.
(.
..
0.
1idak memiliki nukleus.
4idup pada lingkungan ang
berair atau lembab.
Memiliki ukuran sangat kecil
dengan satuan mikrometer.
Bereproduksi secara aseksual
dengan cara membelah diri.
1. Penedia makanan
dalam ekosistem
perairan.
(. Mengubah
sena!a kimia
ang menusun
tubuh makhluk
hidup men#adi
karbon dioksida.
.. Bioremediasi
sampah men#adi
metan.
1.Menuburkan
tanah.
(.Mengubah
sena!a kimia
ang menusun
tubuh makhluk
hidup men#adi
karbon dioksida.
..Penghasil hormon
insulin dan
antibodi.
(. Empat #enis arkea berdasarkan tempat hidupna.
No. Jeni& Loka&i ata# +e"0at 1i!#0
1. Arkea Metanogenik 4idup di tempat ang kekurangan oksigen seperti
lumpur, tempat pembuangan sampah, sumber air
panas, dan dalam perut sapi.
(. Arkea 1ermoasido"ilik 4idup di tempat ang bersuhu tinggi dan ber3P4
rendah 2asam$ misal& sumber air panas bersul"ur
dan lubang ka!ah 'ulkanik.
.. Arkea 4alo"ilik 4idup di air dengan konsentrasi garam ang sangat
tinggi misal& laut mati dan danau air asin
0. Arkea Pereduksi Sul"ur 4idup di tempat ang kandungan sul"urna sangat
tinggi.
Kegiatan $.2 St(#kt#( +#b#) Bakte(i
1. Struktur tubuh bakteri.
a. pili
b. kapsul
c. dinding sel
d. membran plasma
e. plasmid
". nukleoid
g. "lagela
(. Bagian struktur tubuh bakteri.
No. Bagian Kete(angan
1. Bagian luar 1erdiri dari dinding sel, kapsul, pili, dan "lagela.
(. Membran plasma 1ersusun oleh ( lapisan molekul "os"olipid dan
protein ang ber"ungsi mengatur transportasi
berbagai Aat metabolisme ke dalam atau ke luar sel.
.. Sitoplasma :airan tidak ber!arna, di dalamna terlarut
beragam molekul, seperti garam, nutrisi, dan enAim.
0. -ibosom Organel sel ang ber"ungsi mensintesis protein.
6. Elagela :ambuk ang membuat bakteri bergerak cepat di
dalam air.
.. 1ipe bakteri berdasarkan bentukna.
No. +i0e Jeni& Conto)
1.
(.
..
0.
6.
Kokus
Kokus
Batang
Batang
Spiral
Monokokus
Sarkina
*iplobasilus
Monobasilus
%ibrio
!onococcus gonorrhoe
Sarcina sp.
Azotobacter
Lactobacillus bulgaricus
"ibrio coma
0. *ua kelompok bakteri berdasarkan respons pe!arnaan&
Bakteri /ram Positi" 2H$
*eskripsi & Bakteri gram positi" berubah !arna men#adi ungu setelah dilakukan
teknik pe!arnaan gram.
Bakteri /ram +egati" 23$
*eskripsi & Bakteri gram negati" ber!arna merah setelah dilakukan teknik
pe!arnaan gram. Bakeri gram negati" memiliki sel ang lebih tebal dibanding bakteri
gram positi". *inding sel bakteri gram negati" memiliki tambahan membran plasma.
Kegiatan $.$ N#t(i&i Bakte(i
No. Jeni& Ca(a Me"0e(oe) N#t(i&i Conto)
1.
(.
..
0.
Kemoautotro"
Parasit
Sapro"it
Simbiotik
+utrisi diperoleh dengan cara memecah
sena!a kimia anorganik seperti
amonia, nitrit, dan sul"ur.
Memperoleh nutrisi dari inangna
2makhluk hidup lain ang masih hidup$.
+utrisi diperoleh dengan mencerna sisa3
sisa makhluk hidup lain ang sudah mati
dengan menggunakan enAim.
4idup di dalam tubuh inang dan
memiliki hubungan saling
menguntungkan.
Bakteri +itrit
2+itrosomonas$
!ycobacterium
tuberculosis
Eschericia coli
Bakteri ang hidup
di dalam lambung
he!an memamah
biak.
Kegiatan $., *e(anan Bakte(i
1. Bakteri dan penakit ang ditimbulkan.
No. Na"a *en.akit Jeni& Bakte(i Ca(a *en#a(an
1.
(.
..
0.
6.
7.
8.
<.
1=.
1etanus
*i"teri
Depra
/onore
1i"us
Pneumonia
Kolera
Antraks
Penakit pada
anggrek
Clostridium tetani
Corynebacterium diphteriae
!ycobacterium leprae
Neisseria gonorrhoeae
Salmonella typhii
Streptococcus
"ibrio Cholerae
Bacillus anthracis
#seudomonas cattleya
Melalui tali pusat karena
pertolongan persalinan ang
tidak bersih@steril, melalui luka
kotor, luka congek telinga.
Kontak hubungan dekat,
melalui udara ang tercemar,
melalui batuk dan bersin.
Kontak dekat dan penularan
dari udara.
Melalui hubungan seksual.
Melalui kontak dengan kulit
telur mentah dan memakan
telur dalam keadaan mentah.
Melalui udara.
Melalui makan dan minum air
dan makanan ang
terkontaminasi bakteri kolera.
Spora antraks menular melalui
makanan, udara, dan luka.
Melalui gigitan serangga dan
tetesan air ang terkontaminasi
bakteri tersebut.
(. Man"aat arkebakteri dan eubakteri&
Kesehatan&
3 Mikro"lora@mikrobiota melindungi tubuh dari in"eksi makhluk hidup lain.
3 Bakteri simbiotik hidup di dalam saluran pencernaan manusia menediakan nutrisi
ang dibutuhkan tubuh misal 'itamin K dan memakan makanan ang tidak dapat
dicerna.
Pertanian dan )ndustri&
3 Menuburkan tanah dan men#adi agen untuk membuat pupuk alami.
3 Bakteri ang hidup di saluran pencernaan he!an ternak membantu untuk mencerna
rerumputan.
3 Membuat produk makanan melalui "ermentasi, seperti ke#u, oghurt, dan nata de
coco.
3 Menghasilkan antibiotik.
3 Mengambil mineral berharga, seperti tembaga dan bi#ihna.
Bioteknologi&
3 Menghasilkan hormon insulin dan antibodi ang biasa diproduksi oleh tubuh
manusia.
E%a#a&i Bab $
A.
1. : 7. A 11. A 17. *
(. B 8. E 1(. B 18. B
.. * 9. A 1.. : 19. B
0. : <. A 10. E 1<. A
6. * 1=. : 16. B (=. :
B.
1. Empat tipe arkea berdasarkan lokasi hidupna&
a. Arkea Metanogenik hidup di tempat ang kekurangan oksigen. Arkea metanogenik
dapat mengubah karbon dioksida men#adi metan.
b. Arkea 1ermoasido"ilik hidup di tempat ang bersuhu tinggi dan ber3P4 rendah
2asam$.
c. Arkea 4alo"ilik hidup di air dengan konsentrasi garam ang sangat tinggi.
d. Arkea Pereduksi Sul"ur menggunakan hidrogen dan sul"ur anorganik sebagai
sumber energina.
(. :ara reproduksi bakteri&
a. Pembelahan Biner
Sel bakteri mula3mula tumbuh hingga men#adi dua kali ukuran aslina. *i akhir
pertumbuhan, membran sel induk membentuk membran dan dinding sel baru ang
membagi dua sel bakteri.
b. Pertukaran Materi /enetik
3 1rans"ormasi& Sel bakteri mangambil *+A asing dari lingkungan dan
menggabungkanna dengan *+A mereka.
3 1ransduksi& :ara pertukaran materi genetik dengan perantara 'irus. Ketika 'irus
mengin"eksi sel bakteri, %irus mengambil beberapa bagian dari *+A bakteri.
Jika 'irus keluar dari bakteri pertama dan mengin"eksi bakteri lainna, 'irus
tersebut memba!a *+A dari makhluk hidup ang pertama.
3 Kon#ugasi& Bakteri pemberi mengirimkan materi genetikna ke bakteri
penerima melalui #embatan sitoplasma. Sebelum melakukan pengiriman, bakteri
pemberi membuat salinan materi genetikna terlebih dahulu.
.. Pengelompokan bakteri berdasarkan cara memperoleh nutrisi&
a. Bakteri autotro"& mendapatkan karbon dari :O
(
b. Bakteri heterotro"& mendapatkan karbon dari nutrisi organik, seperti gula.
c. Bakteri kemoautotro"& mendapatkan energi dengan memecah sena!a kimia
anorganik, seperti amonia, nitrit, dan sul"ur.
d. Bakteri parasit& mendapatkan makanan dari makhluk hidup lain ang masih hidup
dan bersi"at merugikan inangna.
e. Bakteri sapro"it& mendapatkan makanan dari sisa3sisa makhluk hidup lain ang
telah mati.
". Bakteri simbiotik& hidup di dalam tubuh inang dan di antara keduana memiliki
hubungan saling menguntungkan.
0.
a. Eiksasi nitrogen& Proses perubahan nitrogen ang ada di atmos"er bumi men#adi
amonium 2+4
0
H
$.
b. Kemosintesis& Proses perubahan karbon dioksida men#adi sesuatu ang dapat
dimakan oleh makhluk hidup lain dengan menggunakan energi kimia.
c. Bioremediasi& Proses ang menggunakan mikroba untuk mengubah elemen kimia
beracun men#adi sesuatu ang dapat kembali ke lingkungan tanpa membahaakan
lingkungan tersebut.
d. Simbiosis& hubungan@interaksi antara dua makhluk hidup.
6.
Man"aat bakteri bagi pertanian&
3 untuk menuburkan tanah
3 men#adi agen untuk membuat pupuk alami
3 membantu mencerna rerumputan pada saluran pencernaan he!an ternak.
Man"aat bakteri bagi indutri&
3 untuk pembuatan berbagai produk makanan le!at "ermentasi
3 untuk menghasilkan antoibiotik
3 untuk mengambil mineral berharga, seperti tembaga dari bi#ihna.
Man"aat bakteri bagi bioteknologi&
3 menghasilkan hormon insulin dan antibodi.
BAB I' *RO+IS+A
Kegiatan ,.1 *engenaan *(oto2oa
*(oto2oa
klasi"ikasi
-hiAopoda Elagelata :iliata SporoAoa
2Sarcodina$ 2Mastigophora$ 2:illiophora$
ciri utama ciri utama ciri utama ciri
utama
bergerak dengan memiliki alat gerak memiliki bulu getar tidak memiliki
pseudopodium. berupa "lagel 2cambuk$. 2cilia$ di seluruh alat gerak
permukaan tubuhna. khusus.
Kegiatan ,.2 *engenaan Mik(oaga
Aga 3 Ganggang
klasi"ikasi
:hrsophta :hlorophta -hodophta Phaeophta
2alga keemasan$ 2alga hi#au$ 2alga merah$ 2alga cokelat$
ciri ciri ciri ciri
ber!arna keemasan mengandung pigmen alga multiseluler alga multiseluler
karena mengandung kloro"il a dan b ang berukuran besar ang mengandung
pigmen karotenoid memberikan !arna ang ber!arna merah pigmen "ukosantin
aitu "ikosianin hi#au
E%a#a&i Bab ,
A. 1. B 7. A 11. * 17. :
(. A 8. : 1(. E 18. :
.. : 9. E 1.. E 19. B
0. : <. : 10. A 1<. *
6. * 1=. : 16. : (=. E
B.
1. :iri3ciri umum protoAoa&
a. Bersi"at heterotro", makananna meliputi bakteri, #enis protista ang lain, atau
detritus.
b. ?mumna bersel satu dan sebagian besar bersi"at mikroskopik.
c. *apat bergerak bebas 2motil$.
d. ?mumna tidak memiliki dinding sel, hana membran sel ang umumna
mengandung silika atau kalsium karbonat.
e. 4idup secara soliter 2sendiri$ atau koloni di seluruh tempat ang terdapat cairan.
". Bentuk tubuh berbeda3beda pada "ase ang berlainan dalam siklus hidupna.
Beberapa protoAoa memiliki "ase 'egetati" ang bersi"at akti" ang disebut tropoAoil
dan "ase dorman dalam bentuk sista.
(. Peranan protoAoa terhadap makhluk hidup lainna&
a. Parasit contohna Entamoeba coli.
b. *apat menun#ukkan sumber minak bumi contoh $lobigerina sp%
c. Eosil Eoramini"era digunakan untuk menentukan umur lapisan bumi atau petun#uk
se#arah bumi.
d. -adiolaria ang mati digunakan untuk bahan penggosok dan bahan peledak.
.. Pencegahan penakit malaria dapat dilakukan dengan #alan memutus daur hidup
hospes perantara 2namuk Anopheles$, aitu dengan membersihkan bak atau kolam
penampungan air dari #entik3#entik namuk Anopheles betina dan mengubur kaleng3
kaleng kosong sehingga tidak ada genangan air.
0. :iri umum alga&
a. Memiliki pigmen kkoloro"il sehingga mampu ber"otosintesis.
b. Memiliki pigmen karoten, "ikosianin, Fanto"il, dan "ikoeritrin.
c. 1idak memiliki akar, batang, dan daun se#ati.
d. Bersi"at uniseluler dan multiseluler.
e. Memiliki dinding sel ang mengandung kalsium karbonat, silika, protein, atau
kombinasi ketigana.
". 4idup di air ta!ar, air laut, tanah, batuan, tumbuhan, pohon, bahkan dapat melekat
pada he!an.
g. -eproduksi secara aseksual dengan pembelahan diri, "ragmentasi, dan spora.
h. -eproduksi secara seksual dengan peleburan sel gamet.
:iri khas dari masing3masing "ilum alga&
A. Eilum :hrsophta 2alga keemasan$ & ber!arna keemasan karena mengandung
pigmen karotenoid, aitu "ikoksantin.
B. Eilum :hlorophta 2alga hi#au$ mengandung pigmen kloro"il a dan b ang
memberikan !arna hi#au.
:. Eilum -hodophta 2alga merah$ merupakan alga multiseluler berukuran besar
ang ber!arna merah.
*. Eilum Phaeophta 2alga cokelat$ merupakan alga multiseluler angmengandung
pigmen "ukoksantin.
6. :hlorophta, :hrsophta, Phaeophta, dan -hodophta
BAB ' JAMUR /AN *ERANANN4A BAGI KE1I/U*AN
Kegiatan 5.1 Mengena Ci(i !an Mo(-oogi Ja"#(
Ci(i6Ci(i Ja"#(
eukariotik menggunakan spora sebagai heterotro"ik
alat perkembangbiakan.
Kegiatan 5.2 Mengka&i-ika&ikan Ja"#(
Ja"#(
>gomcota Ascomcota Basidiomcota
*euteromcota
contoh contoh contoh contoh
Rhizopus stolonifer Saccharomyces cereisiae &elminthosporium oryzae
"olariella olacea
:ara reproduksi anggota #amur.
+o. *i'isi :ara -eproduksi 2Jenis Spora$
1. >gomcota - Seksual& kon#ugasi antara dua u#ung hi"a H dan G.
- Aseksual& pembentukan spora di dalam sporangium.
(. Ascomcota - Seksual& membuat askus ang merupakan tempat nukleus
diploid dibentuk dan berubah men#adi askospora.
- Aseksual& membentuk konidia 2konidiospora$.
.. Basidiomcota - Seksual& dengan membentuk basidiospora.
0. *euteromcota - Membentuk konidia di konidio"or.
- Eragmentasi hi"a.
:ontoh peranan #amur
a. >gomcota& berguna untuk pembuatan tempe dan roti.
b. Ascomcota& berguna untuk pembuatan oncom dan anggur.
c. Basidiomcota& berguna untuk bahan makanan.
d. *euteromcota& dapat menebabkan penakit kaki atlet.
Kegiatan 5.$ Me"ban!ingkan Keo"0ok6Keo"0ok 0a!a Si"bion L#"#t Ke(ak
Ka&i-ika&i Liken
berdasarkan
bentuk talus habitat
dibedakan men#adi dibedakan
men#adi
krustosa "oliosa "rutikosa kortikolus terikolus
saksikolus
Kegiatan 5., Menga"ati !an Mengena Si"bion Ja"#( !engan Aka( +ana"an
7Miko(i2a8
Ka&i-ika&i Miko(i2a
klasi"ikasi
ektomikoriAa endomikoriAa
de"inisi
de"inisi
4i"a #amur tidak sampai menembus 4i"a #amur sampai
ke dalam korteks akar. 4i"a hana pada bagian korteks
sampai pada epidermis akar sa#a. akar tumbuhan.
E%a#a&i Bab 5
A.
1. : 7. : 11. * 17. :
(. * 8. * 1(. * 18. *
.. B 9. * 1.. : 19. *
0. : <. : 10. E 1<. A
6. A 1=. : 16. * (=. B
B.
1. :iri3ciri umum "ungi&
a. Memiliki struktur "ilamen multiseluler ang disebut hi"a.
b. Berkembang biak dengan spora.
c. 4idup di tempat ang lembab dan hangat.
d. Bersi"at heterotro"ik.
e. Bersi"at eukariotik.
". ?kuran ber'ariasi dari uniseluler sampai multiseluler.
(. Pengelompokan #amur berdasarkan pada struktur tubuh dan cara reproduksina, aitu
>gomcota, Ascomcota, Basidiomcota, *euteromcota, dan Mcophcophta.
:ontohna Agomcota dikelompokkan berdasarkan struktur berdinding tebal ang
terbentuk saat ter#adi reproduksi secara seksual. Ascomcota dikelompokkan
berdasarkan adana struktur ang disebut askus. Basidiomcota dikelompokkan
berdasarkan adana bagian reprodukti" berupa basidium 2basidia$.
.. Beberapa contoh peranan #amur&
a. Rhizopus stolonifer berguna untuk pembuatan tempe dan roti.
b. Rhizopus oryzae berguna untuk pembuatan sake.
c. Saccharomyces cereisiae berguna untuk pembuatan roti atau anggur.
d. !onilia sitophila berguna untuk pembuatan oncom.
e. #enicillium berguna untuk menghasilkan antibiotik dan untuk meningkatkan
kualitas ke#u.
". "olariella olacea berguna untuk bahan makanan.
g. Auricularia polytrica berguna untuk bahan makanan.
h. 'stilago maydis menebabkan penakit corn semut pada #agung dan se#enis
gandum 2oats$.
i. Epidermophyton floccosum menebabkan penakit kaki atlet.
#. Scelerothium rofsie menebabkan penakit busuk pada tanaman.
0. Simbiosis #amur&
a.Dumut kerak 2liken$ & hubungan simbiosis antara #amur dengan satu atau lebih alga
dan atau sianobakteria ang hidup bersama3sama membentuk satu kesatuan ang
stabil dan khas.
b.MikoriAa& hubungan simbiosis antara #amur dengan akar tumbuhan.
6. Diken dikelompokkan berdasarkan bentuk talus dan habitatna.
Berdasarkan bentuk talusna dibedakan men#adi&
3 Krustosa & korteks menempel langsung pada substrat
3 Eoliosa & talus berbentuk daun
3 Erutikosa & talus berbentuk silinder atau pita bercabang banak
Berdasarkan habitatna dibedakan men#adi&
3 Kortikolus & hidup pada pohon
3 1erikolus & hidup pada permukaan tanah
3 Saksikolus & hidup pada batu3batuan
BAB 'I /UNIA +UMBU1AN
Kegiatan 9.1 Mengena Ci(i6Ci(i +#"b#)an
a. Autotro"
b. Mempunai dinding sel.
c. Mempunai kloroplas.
d. Multiselular.
e. ?mumna mempunai dua generasi dalam siklus hidupna aitu generasi diploid
dan haploid.
Kegiatan 9.2 Mengka&i-ika&ikan +#"b#)an
Kingdom Plantae
Brophta Pteridophta Spermatophta
Kegiatan 9.$ Me"ban!ingkan Keo"0ok6Keo"0ok 0a!a +#"b#)an
1. Klasi"ikasi 1umbuhan
Brophta Pteridophta Spermatophta
dibedakan men#adi dibedakan men#adi dibedakan
men#adi
Psilotophta Pterophta EIuisetophta Dcopodophta

Musci 4epaticae Anthocerotopsida /mnospermae Angiospermae
2lumut daun$ 2lumut hati$ 2lumut tanduk$
Monokotil *ikotil
:cadophta /inkgophta /netophta Pinophta
(. :iri3ciri setiap anggota kelompok tumbuhan&
No. :akto(
*e"be!a
B(.o0).ta
7L#"#t8
*te(i!o0).ta
7*ak#8
S0e("ato0).ta
7+#"b#)an Biji8
1. Akar Berupa riAoid ang
hana terdiri atas satu
deretan sel meman#ang
dengan sekat3sekat
tidak sempurna.
Akar serabut
dengan u#ung akar
dilindungi oleh
kaliptra.
Memiliki akar
se#ati.
(. Batang Belum mepunai
batang sesungguhna,
hana berupa struktur
ang menerupai
batang.
Berupa akar
rimpang 2riAom$.
Memiliki batang
se#ati.
.. *aun Memiliki daun ang
masih sangat
sederhana, hana
terdiri atas selapis sel
Memiliki dua
bentuk aitu
mikro"il dan
makro"il.
Memiliki daun
se#ati.
dan tidak bertulang.
0. Alat
-eproduksi
Berupa alat kelamin
#antan 2anteridium$ dan
betina 2arkegonium$.
Berupa spora ang
dihasilkan oleh
sporo"il 2daun
penghasil spora$.
Berupa bi#i ang
dihasilkan dari
peleburan sel
sperma dan sel
telur.
.. Peranan Brophta, Pteridophta, dan Spermatophta&
a. *igunakan untuk pembuatan obat , misalna !archantia polymorpha.
b. *igunakan sebagai pengganti kapas dan bahan bakar, misal Spaghnum.
c. 1anaman paku3pakuan digunakan sebagai tanaman hias dan bahan makanan.
d. 1umbuhan berbi#i digunakan sebagai bahan makanan, penghasil oksigen, bahan
pembuat obat, dan penghasil kau.
Kegiatan 9., Me"ban!ingkan +#"b#)an Monokoti !an /ikoti
+o. Eaktor Pembeda Monokotil *ikotil
1. Bi#i Berkeping satu Berkeping dua
(. 1ipe tulang daun Se#a#ar atau melengkung Men#ari atau menirip
.. Batang Jaringan pembuluh tersebar Jaringan pembuluh tersusun
dalam lingkaran
0. Akar Akar serabut Akar tunggang
6. Serbuk sari Butir serbuk sari dengan satu
bukaan
Butir serbuk sari dengan tiga
bukaan
7. Bunga Kelipatan tiga Kelipatan empat atau lima
8. ?#ung akar *ilindungi oleh koleoriAa 1idak dilindungi oleh penutup
9. Kambium 1idak ada Ada pada akar dan batang
sehingga dapat membesar.
E%a#a&i Bab 9
A.
1. : 7. : 11. E 17. A
(. B 8. E 1(. A 18. A
.. * 9. B 1.. * 19. *
0. A <. E 10. B 1<. B
6. B 1=. B 16. : (=. E
B.
1.
Ci(i *enting L#"#t *ak# +#"b#)an
Be(biji
Pembuluh
2#aringan$
angkut
1idak ada ada Ada
Ease kehidupan /ameto"it 2haploid$
dominanC generasi
Sporo"it 2diploid$
dominanC generasi
Sporo"it 2diploid$
dominanC generasi
sporo"it berupa
protonema.
gameto"it berupa
protalium.
gameto"it
mengalami reduksi
dan bersi"at
mikroskopik.
Alat reproduksi Spora Spora Spora
Struktur tubuh 1idak se#ati 2belum
terdi"erensiasi$C daun
berupa talus, akar
berupa riAoid,batang
tidak berpembuluh.
?mumna sudah
terdi""erensiasiC akar
serabut, batang
berpembuluh berupa
riAom, memiliki
daun tropo"il 2untuk
"otosintesis$ dan
sporo"il 2penghasil
spora$.
Sudah
terdi""erensasi
dengan baik
men#adi akar,
batang, dan daun
se#ati.
(.
*e(be!aan L#"#t /a#n L#"#t 1ati L#"#t +an!#k
Susunan tubuh Mempunai daun ang
tumbuh tegak ke atas dan
berbentuk pipih.
Bentuk tubuh mirip
dengan bentuk hati
manusia.
Memiliki struktur
berupa
lengkungan tipis
mirip tanduk.
.. :iri3ciri tumbuhan paku&
a. Memiliki akar, batang, dan daun se#ati seperti pada tumbuhan tingkat tinggi.
b. Memiliki batang ang telah mempunai #aringan pembuluh angkut aitu Flem dan
"loem.
c. Mengalami metagenesis.
d. /enerasi sporo"it tumbuhan paku bersi"at dominan.
e. /enerasi gameto"it tumbuhan paku berupa protalium ang memiliki anteridium dan
arkegonium.
0.
:iri3:iri /imnosperma Angiosperma
4abitus Semak, perdu, pohon 1erna, semak, perdu, pohon
Sistem akar 1unggang Serabut dan tunggang
Batang 1egak lurus, bercabang3cabang Bercabang cabang atau tidak
*aun Jarang ang berdaun lebar dan
bersi"at ma#emuk
Kebanakan berdaun lebar, ada
ang berdaun ma#emuk dengan
komposisi ang beraneka ragam
Sistem tulang
daun
1idak beraneka ragam Beraneka ragam
Bunga - Bunga sesungguhna belum
ada
- Membentuk strobilus dan
stronilus
- Makrosporangium 2bakal
- Ada
- 1idak
- Bakal bi#i tidak tampak,
bi#i$ tampak menempel pada
makrosporo"il 2daun buah$
- Makrosporo"il dan
mikrosporo"il tidak tampak
terdapat di dalam putik
- Makrosporo"il dan
mikrosporo"il 2benang sari$
tampak. Keduana terpisah
atau ada ang terkumpul pada
satu bunga
Penerbukan - Serbuk sari #atuh ditetes
penerbukan pada bakal bi#i
- Jarak !aktu antara
penerbukan sampai
pembuahan relati" pan#ang
- Serbuk sari #atuh di kepala
putik
- Jarak !aktu relati" lebih
pendek
Anatomi - Akar dan batang memiliki
kambium
- Berkas pembuluh angkut
bertipe kolateral terbuka
- Jlem terdiri atas trakeid
- Pada "loem tidak terdapat
sel3sel pengiring
- 4ana sebagian anggota ang
memiliki cambium pada akar
dan batangna
- Bertipe kolateral terbuka atau
tertutup
- 1erdiri atas trakea dan trakeid
- 1erdapat sel3sel pengiring
6. Peranan tumbuhan bagi kehidupan manusia&
a. sebagai sumber bahan makanan,
b. sebagai bahan baku bangunan,
c. sebagai bahan pembuat obat,
d. sebagai hiasan,
e. sebagai penghasil oksigen.
BAB 'II /UNIA 1EWAN
Kegiatan ;.1 Mengena Ci(i6Ci(i 1e<an
a. Merupakan makhluk hidup ang eukariotik dan multiseluler.
b. Merupakan makhluk hidup heterotro"ik ang mendapatkan energi ang
dibutuhkan oleh tubuh dari makhluk hidup ang lain.
c. Pada umumna bereproduksi secara seksual, !alaupun ada #uga ang tidak.
d. Berbeda halna dengan sel tumbuhan, sel he!an tidak mempunai dinding sel.
e. Pada beberapa "ase dalam hidupna bersi"at motil 2tidak diam$. ;alaupun he!an
spons adalah he!an ang diam, tetapi pada "ase lar'a dapat berenang bebas.
". Pada umumna, he!an mempunai kemampuan merespon stimulus dari
lingkungan secara cepat karena memiliki sel3sel sara", otot, dan #aringan
kontraktil.
Kegiatan ;.2 Mengka&i-ika&ikan 1e<an
King!o" Ani"aia
Pori"era Plathelminthes Annelida Arthropoda :hordata
:oelenterata +emathelminthes Mollusca Echinodermata
Kegiatan ;.$ Me"ban!ingkan Keo"0ok6Keo"0ok 0a!a 1e<an
1. Ka&i-ika&i King!o" Ani"aia
)n'ertebrata %ertebrata
dibedakan dibedakan
men#adi
men#adi
- Pori"era, contoh& spons 3 4emichordata, contoh&
- :oelenterata, contoh& &ydra Saccoglossus
- Plathelminthes, contoh& #lanaria 3 ?rochordata, contoh& tunikata
- +emathelminthes, contoh& cacing kremi 3 :ephalochordata, contoh& Lancelet
- Annelida, contoh& pacet 3 %ertebrata, contoh& mamalia
- Mollusca, contoh& siput
- Arthropoda, contoh& udang
- Echinodermata, contoh& teripang
(.
:akto(
*e"be!a
La0i&an
E"b(iona
Rongga
+#b#) 7&eo"8
Si"et(i
+#b#)
Seg"enta&i
+#b#)
+#ang
Beakang
+ingkat
O(gani&a&i
Pori"era diploblastik aselomata radial@asimetri nonmetamerik a'ertebrata rendah
:oelenterata triploblastik aselomata radial@bilateral nonmetamerik a'ertebrata rendah
Plathhelminthes triploblastik aselomata bilateral nonmetamerik a'ertebrata rendah
+emathelminthes triploblastik pseudoselomata bilateral nonmetamerik a'ertebrata rendah
Annelida triploblastik euselomata bilateral metamerik a'ertebrata rendah
Mollusca triploblastik euselomata bilateral nonmetamerik a'ertebrata rendah
Arthropoda triploblastik euselomata bilateral metamerik a'ertebrata rendah
Echinodermata triploblastik euselomata bilateral pada
lar'a, radial
pada de!asa
nonmetamerik a'ertebrata rendah
:hordata triploblastik euselomata bilateral metamerik 'ertebrata tinggi
.. Peranan&
a. Pori"era& untuk bahan pembuatan spon, contoh& spong.
b. :oelenterata& menediakan makanan dan tempat hidup bagi he!an laut, contoh&
koral.
c. Plathhelminthes& berperan negati" sebagai parasit di saluran pencernaan manusia,
contoh& cacing pita babi.
d. +emathelminthes& berperan negati" sebagai parasit di saluran pencernaan manusia,
contoh& cacing perut.
e. Annelida& menuburkan tanah, contoh& cacing tanah.
". Mollusca& sebagai bahan makanan, contoh& ki#ing dan remis.
g. Arthropoda& sebagai bahan makanan, contoh& udang.
h. Echinodermata& sebagai bahan pembuatan obat, contoh& teripang.
i. :hordata& sebagai bahan makanan, contoh& ikan.
Kegiatan ;., Me"ban!ingkan O(!o 0a!a Kea& In&ekta 7:i#" A(t)(o0o!a8
No. O(!o Bent#k Sa.a0 +i0e M##t Conto)
1. Orthoptera Durus, saap depan tebal,
belakang tipis transparan.
Menggigit Belalang
(. 4emiptera Saap depan dan belakang
tidak sama bentukna.
Menusuk dan
mengisap
;alang sangit
.. 4omoptera Saap depan dan belakang
sama.
Penghisap ;ereng
0. Depidoptera Saap bersisik. Dar'a& penggigit
*e!asa& pengisap
Kupu3kupu
6. *iptera Saap belakang berubah
men#adi halter.
Pen#ilat Dalat buah
7. :oleoptera Saap depan tebal, saap
belakang tipis transparan.
penggigit Kumbang daun
8. 4menoptera *ua pasang saap berupa
selaput.
pengisap Semut rang3
rang
E%a#a&i Bab ;
A.
1. : 7. E 11. E 17. B
(. B 8. E 1(. B 18. E
.. E 9. B 1.. 3 19. :
0. B <. E 10. E 1<. *
6. A 1=. * 16. : (=. *
B.
1. :iri3ciri umum Kingdom Animalia&
a. Merupakan makhluk hidup ang eukariotik dan multiseluler.
b. Merupakan makhluk hidup heterotro"ik ang mendapatkan energi ang
dibutuhkan oleh tubuh dari makhluk hidup lainna.
c. Pada umumna bereproduksi secara seksual, !alaupun ada #uga ang tidak.
d. Berbeda halna dengan sel tumbuhan, sel he!an tidak mempunai dinding
sel.
e. Pada beberapa "ase dalam hidupna bersi"at motil 2tidak diam$. ;alaupun
he!an spons adalah he!an ang diam tetapi pada "ase lar'a dapat berenang
dengan bebas.
". Pada umumna, he!an mempunai kemampuan merespon stimulus dari
lingkungan secara cepat karena memiliki sel3sel sara", otot, dan #aringan
kontraktil.
(. Pengelompokan he!an didasarkan atas beberapa karakteristik berikut ini&
a. 1ingkat organisasi& dengan melihat sel3sel, #aringan3#aringan, atau organ3
organ ang ada pada he!an, para ahli dapat mengelompokkan he!an ke
dalam suatu "ilum tertentu.
b. Dapisan embrional& tubuh he!an berasal dari embrio ang terdiri atas lapisan
lapisan sel. Jika tubuh terdiri atas dua lapisan sel disebut diploblastik. Jika
terdiri dari tiga lapisan sel disebut triploblastik.
c. -ongga tubuh& he!an dapat dikelompokkan berdasarkan ada tidakna rongga
tubuh2selom$. Suatu he!an dikatakan aselomata #ika tidak memiliki rongga
tubuh, pseudoselomata #ika memiliki rongga tubuh ang semu, dan
euselomata #ika memiliki rongga tubuh se#ati.
d. Simetri tubuh& he!an disebut bertubuh simetri bilateral #ika hana terdapat
satu cara pemotongan melalui poros tengah tubuhna ang dapat
menghasilkan dua bentuk ang serupa. Simetri radial #ika terdapat beberapa
cara pemotongan melalui poros tengah tubuh ang dapat menghasilkan dua
bentuk ang serupa. Asimetri #ika tidak terdapat cara pemotongan apapun
ang dapat menghasilkan dua bentuk ang serupa.
e. Segmentasi tubuh& he!an ang memiliki tubuh bersegmen disebut metamerik,
sedangkan ang tidak bersegmen disebut nonmetamerik.
". 1ulang belakang& berdasarkan ada tidakna tulang belakang 2'ertebra$,
kingdom animalia dibedakan men#adi dua kelompok utama aitu in'ertebrata
dan a'ertebrata.
.. Pembagian kelas3kelas dalam arthropoda didasarkan pada #umlah pasang kaki dan
bagian tubuhna.
0. :iri3ciri khusus ang dimiliki "ilum chordata ang membedakan dengan
kedelapan "ilum lainna adalah notokorda 2tali@sumbu tubuh sementara$, tali sara"
dorsal berlubang, celah "aring, dan ekor pasca anus ang berotot.
6. Peranan&
a. Pori"era& bahan baku perlengkapan mandi karena mengandung sponging.
b. :oelenterata& pembentuk karang 2koral$ sebagai habitat organisme dan
melindungi pantai dari gelombang, serta bahan baku kosmetik.
c. Plathhelminthes& sebagai parasit 2cacing pita$ dan bahan penelitian
2planaria$.
d. +emathelminthes& sebagai parasit 2cacing tambang, cacing gilig, dan kremi$.
e. Annelida& menuburkan tanah 2cacing tanah$, bahan makanan berprotein
2cacing !a!o dan palolo$, dan pengobatan 2lintah$.
". Mollusca& bahan makanan berprotein tinggi 2cumi, gurita, dan bekicot$ dan
bahan perhiasan 2kerang mutiara$.
g. Arthropoda& bahan makanan berprotein tinggi 2udang3udangan dan kepiting$,
menghasilkan madu 2lebah madu$, penerbuk tumbuhan 2serangga$, dan kain
sutra 2ulat sutera$.
h. Echinodermata& bahan makanan berprotein tinggi 2teripang laut$ dan barang
perhiasan 2kerangka bintang laut dan ular laut$.
i. :hordata& bahan makanan 2aam, ikan, dan sapi$, bahan kulit 2reptil dan
kambing$, alat transportasi 2ga#ah dan kuda$, dan he!an peliharaan 2kucing
dan ikan$.
BAB 'III KERAGAMAN 1A4A+I
Kegiatan =.1 Me"a)a"i Kon&e0 Ke(aga"an 1a.ati
- Keragaman tingkat gen
Arti& keragaman ang me!akili 'ariasi3'ariasi ang diturunkan dalam populasi
dan antarpopulasi dari suatu makhluk hidup.
:ontoh& keragaman pada spesies aam $allus gallus, aitu aam petelur, aam
kampung, aam kate, dan aam hutan.
- Keragaman tingkat spesies
Arti& beragamna spesies pada suatu tempat atau habitat.
:ontoh& keragaman pada keluarga tumbuhan polong3polongan& kacang pan#ang
2"igna sinensis$, petai cina 2Leucaena glauca$, kacang kapri 2#isum satium$, dan
kacang tanah 2Arachis &ypogea$
- Keragaman tingkat ekosistem
Arti& keragaman ang dapat dilihat dari berbagai ekosistem ang ada.
:ontoh& ekosistem hutan bakau, ekosistem hutan pegunungan, ekosistem hutan
ra!a air ta!ar
Kegiatan =.2 Mengena Ke(aga"an 1a.ati In!one&ia
No. /ae(a) Jeni& +#"b#)an K)a&
1.
(.
..
0.
6.
7.
8.
9.
<.
1=.
Sumatera Barat
Jambi
Dampung
Bali
Bengkulu
Ja!a 1engah
Ja!a Barat
*.). 5ogakarta
Sula!esi 1engah
Kalimantan Barat
Kau manis
Pinang merah
Pulai
Keben
;aru
Kepel
Sempur
Mundu
Eboni
Sa!o kecik
Kegiatan =.$ Mengena *e(&eba(an O(gani&"e !i In!one&ia
1. 1iga ka!asan
(. Ka!asan oriental &
3 !ilaah & Sumatra, Ja!a, Kalimantan, dan Bali
3 ciri khas & mamalia berukuran besar, berbagai spesies primata, he!an endemik,
dan burung ang !arnana tidak mencolok.
3 contoh & orang utan, harimau #a!a, harimau sumatra, ga#ah, macan.
Ka!asan Australia&
3 !ilaah & Dombok, Papua, Maluku, dan daerah lain di timur )ndonesia ang dulu
pernah bersatu dengan daratan benua Australia.
3 ciri khas& burung ber!arna mencolok, mamalia berkantung atau berukuran kecil.
3 contoh& burung cendra!asih, kanguru pohon, kuskus, !alabi, bia!ak raksasa,
buaa papua.
Ka!asan peralihan oriental3australia&
3 !ilaah& Pulau Sula!esi dan pulau3pulau di +usa 1enggara.
3 ciri khas& memiliki tingkat endemisme makhluk hidup ang tinggi.
3 contoh& komodo, babi rusa, anoa, dan maleo.
Kegiatan =., Mengena Niai !an Man-aat Ke(aga"an 1a.ati
+ilai ekonomi & sebagai sumber pendapatan masarakat, misalna untuk bahan baku
industri, rempah3rempah, sandang dan pangan.
+ilai biologis & tumbuhan sebagai penghasil oksigen, hutan sebagai sumber plasma
nut"ah, he!an sebagai bahan makanan dan sandang.
+ilai ekologis & hutan hu#an tropis sebagai paru3paru bumi, menurunkan kadar :O
(
,
dan
mencegah e"ek rumah kaca.
+ilai sosial & keindahan hutan hu#an tropis, ekosistem sa'anna, dan ekosistem
pantai untuk tempat rekreasi atau pari!isata.
Kegiatan =.5 Mengena Kegiatan Man#&ia Me"enga(#)i Ke(aga"an 1a.ati
No. Kegiatan .ang Me(#&ak
3Be(akibat B#(#k
Kegiatan .ang Be(akibat Baik
1.
(.
..
Perburuan he!an ang berlebihan
seperti penangkapan ikan dengan
pukat harimau, bom, dan racun.
Perusakan dan modi"ikasi habitat
seperti penggundulan hutan dan
perusakan terumbu karang.
Eragmentasi habitat
1. Konser'asi in situ contoh& penetapan
taman !isata, taman nasional, dan
hutan lindung.
(. Konser'asi eF situ contoh& kebun
koleksi, kebun binatang, dan kebun
plasma nut"ah.
E%a#a&i Bab =
A.
1. B 7. B 11. : 17. E
(. : 8. : 1(. E 18. :
.. E 2pala!i#a$ 9. B 1.. * 19. B
0. A <. E 10. * 1<. B
6. : 2kecuali$ 1=. : 16. * (=. A
B.
1. a. Keragaman tingkat gen me!akili 'ariasi3'ariasi ang diturunkan dalam populasi
dan antarpopulasi dari suatu makhluk hidup. :ontoh keragaman pada spesies
aam, $allus gallus aitu aam petelur, aam kampung, aam kate, dan aam
hutan.
b. Keragaman tingkat spesies adalah beragamna spesies pada suatu tempat atau
habitat. :ontoh keragaman spesies pada keluarga polong3polongan aitu petai
cina, kacang pan#ang, kacang tanah, dan kacang kapri.
c. Keragaman tingkat ekosistem dapat dilihat dari berbagai ekosistem ang ada.
1iap ekosistem memiliki keragaman spesies ang berbeda antara satu dengan
ang lain. :ontoh& ekosistem hutan bakau, ekosistem hutan pegunungan, dan
ekosistem sa'anna.
(. Persebaran he!an dan tumbuhan secara biogeogra"is dibagi men#adi tiga ka!asan
aitu&
a. Ka!asan oriental
Ka!asan ini meliputi !ilaah barat )ndonesia, aitu Sumatra, Ja!a, Kalimantan,
dan Bali ang termasuk Paparan Sunda. 4e!an dan tumbuhan di ka!asan ini
memilik ciri khas he!an dari Benua Asia antara lain mamalia berukuran besar,
berbagai spesies primata, he!an endemik dan burung ang !arnana tidak
mencolok.
b. Ka!asan Australia
Ka!asan imi meliputi !ilaah timur )ndonesia , aitu Dombok, Papua, Maluku,
dan daerah lain di timur )ndonesia ang pada Aaman dahulu pernah bersatu
dengan daratan Benua Australia. Ka!asan ini dihuni oleh tumbuhan dan he!an
tipe Australia, aitu berupa burung ber!arna mencolok, mamalia berkantong, atau
berukuran kecil, tidak ditemukan primata.
c. Ka!asan peralihan oriental Australia
Ka!asan ini meliputi ka!asan peralihan dengan batas ka!asan garis !allacea dan
garis !eber aitu Pulau Sula!esi dan pulau3pulau di +usa 1enggara 2secara
Biogeogra"is disebut ka!asan sunda kecil$. Ka!asan ini memiliki tingkat
endemisme makhluk hidup ang tinggi.
..
a. +ilai ekonomi& keragaman S*A4 dapat di#adikan sebagai sumber pendapatan
masarakat.
b. +ilai biologis& keragaman S*A4 dapat menun#ang kehidupan bagi makhluk
hidup.
c. +ilai ekologis& keragaman S*A4 dapat menun#ang keseimbangan lingkungan.
d. +ilai sosial& keragaman S*A4 dapat digunakan untuk tempat rekreasi@pari!isata
dan untuk mempertahankan tradisi.
0. Keunikan keragaman "auna berdasarkan posisi penebaranna&
a. Ka!asan oriental
ciri khas& 3 mamalia beukuran besar
3 beragam spesies primata
3 burung ber!arna mencolok
b. Ka!asan Australia
ciri khas& 3 tidak ada primata
3 burung ber!arna mencolok
3 he!an berkantong
c. Ka!asan peralihan
ciri khas& tingkat endemisme tinggi
6. Konser'asi in situ& usaha pelestarian alam ang dilakukan di habitat asli.
Konser'asi eF situ& usaha pelestarian alam ang dilakukan bukan di habitat asli.
Konser'asi ini hana mungkin dilakukan untuk se#umlah kecil makhluk hidup dan
membutuhkan biaa ang lebih mahal, terutama bagi he!an.
BAB IX KONSE* EKOSIS+EM
Kegiatan >.2 Mengena Ko"0onen Eko&i&te" !an 1#b#ngann.a

komponen
hubungan antar komponen
E%a#a&i Bab >
A.
1. B 7. B 11. * 17. A
(. * 8. : 1(. * 18. :
.. A 9. E 1.. * 19. B
0. : <. B 10. : 1<. :
6. A 1=. A 16. * (=. *
B.
1. Enam #en#ang kehidupan dalam ekosistem &
a. )ndi'idu& makhluk hidup tunggal ang tidak dapat dipisah3pisahkan.
b. Populasi& sekelompok indi'idu dari spesies ang sama dalam suatu
tempat dan !aktu tertentu.
c. Komunitas& berbagai populasi dari spesies ang berbeda hidup
bersama dalam suatu tempat dan !aktu tertentu.
d. Ekosistem& komunitas ang berbeda berkumpul dalam suatu kelompok
ang memiliki ciri khas tersendiri.
Komponen biotik& meliputi
bagian hidup dari lingkungan,
termasuk seluruh populasi ang
berinteraksi denganna.
Komponen abiotik& meliputi
semua bagian tidak hidup dari
ekosistem.
ekosistem
1#b#ngan Makan
Suatu interaksi dalam
ekosistem ang
menediakan nutrisi untuk
setiap makhluk hidup
ang sangat diperlukan
untuk pemeliharaan diri,
pertumbuhan, dan
perkembangbiakan.
1#b#ngan Si"bio&i&
4ubungan antara dua
organisme ang hidup
bersama dalam suatu
hubungan nutrisi ang
sangat erat.
1#b#ngan Ko"0eti&i
4ubungan persaingan
antarmakhluk hidup
untuk mempertahankan
hidupna.
e. Bioma& berbagai ekosistem ang terdapat di !ilaah geogra"is ang
sama dengan iklim dan kondisi lingkungan ang sama.
". Bios"er& lapisan tipis pendukung kehidupan ang membentuk kulit
bumi.
(. Jaring3#aring makanan& rantai3rantai makanan ang saling berhubungan.
-antai makanan& proses makan dan dimakan di antara organisme dengan urutan satu
arah ang mengakibatkan ter#adina perpindahan energi dari satu organisme ke
organisme lainna.
.. *alam aliran energi ter#adi pengurangan e"isiensi dari satu aras tro"ik ke aras
tro"ik ang ada di atasna karena energi ang tidak ditrans"er ke tingkatan berikutna
diubah men#adi panas dan ikut hilang bersama radiasi dari bumi.
0. Siklus nitrogen& beberapa bakteri memecah bahan organik dan menggunakan
+
(
kembali dalam bentuk amonium atau nitrat bagi tumbuhan. Beberapa bakteri ang
lain mengembalikan +
(
ke atmos"er.
6. Satu upaa manusia untuk tetap men#aga keseimbangan ekosistem adalah
dengan melestarikan he!an3he!an dan tumbuhan ang langka sehingga tidak ter#adi
kepunahan. Karena dengan punahna salah satu spesies he!an atau tumbuhan maka
peranan he!an tersebut #uga akan hilang sehingga mempengaruhi makhluk hidup
lainna hingga akhirna keseimbangan ekosistem terganggu.
BAB X MANUSIA /AN EKOSIS+EM
Kegiatan 1?.1 Ke&ei"bangan Aa" !an Man#&ia
.. 5ang perlu kita lakukan sebagai manusia agar keseimbangan alam tetap ber#alan
adalah tidak melakukan kegiatan ang berpotensi menimbulkan kerusakan
lingkungan seperti penebangan hutan dan pencemaran lingkungan, tetapi giat
melakukan konser'asi alam dan daur ulang limbah.
Kegiatan 1?.$ Kon&e(%a&i 1#tan
.. 5ang akan ter#adi #ika banak pohon ditebangi dan dilakukan pembangunan
perumahan di daerah konser'asi tanah adalah kesuburan tanah berkurang dan
ter#adi erosi, ter#adi ban#ir, terbentukna gurun, dan hilangna habitat sat!a.
0. Konser'asi hutan sangat penting karena banak man"aat ang diberikan oleh hutan
antara lain pengatur iklim dunia seperti siklus oksigen dan sumber utama penghasil
bahan mentah untuk #enis obat3obatan dan makanan ang baru.
E%a#a&i Bab 1?
A.
1. E 7. * 11. : 17. *
(. * 8. : 1(. : 18. A
.. E 9. E 1.. A 19. E
0. B <. B 10. : 1<. E
6. : 1=. A 16. B (=. E
B.
1. Penebangan hutan dapat berdampak pada perubahan iklim karena tumbuhan di hutan
berperan dalam siklus oksigen, karbon, dan air. Berkurangna tumbuhan di hutan
menebabkan karbon dioksida ang terserap lebih sedikit dan oksigen ang
dihasilkan lebih sedikit. Bertambahna karbon dioksida di atmos"er akan
menimbulkan e"ek rumah kaca, sehingga ter#adi perubahan rata3rata suhu bumi dan
memacu ter#adina perubahan iklim.
(. Sul"ur dioksida adalah gas hasil pembakaran bermacam3macam bahan bakar. Sul"ur
dioksida dapat dikurangi dengan mengurangi pembakaran ang menghasilkan gas
tersebut dengan menggunakan sumber energi ang aman bagi lingkungan seperti
energi matahari, energi angin, bio"uel, dan biogas.
.. Eutro"ikasi adalah peristi!a melimpahna pertumbuhan alga dan tumbuhan perairan
karena melimpahna nitrat dan "os"at dari pupuk ang terba!a oleh aliran air hu#an
atau sungai karena tidak diserap tanaman. Eutro"ikasi menebabkan banak alga atau
tumbuhan air ang berada di ba!ah mati dan diuraikan bakteri, penguraian tersebut
menggunakan oksigen dalam air sehingga kandungan oksigen banak berkurang dan
mengancam kehidupan makhluk perairan lainna.
0. Karena sumber energi alternati" ang ramah lingkungan dapat menediakan energi
ang dibutuhkan tetapi tidak merusak lingkungan sehingga pemakaian sumber energi
alternati" dapat mengatasi masalah keterbatasan bahan bakar "osil dan kerusakan
lingkungan.
6. Alasan dilakukanna daur ulang limbah&
a. *aur ulang ikut membantu mengonser'asi sumber daa alam dengan mengurangi
kebutuhan terhadap bahan baru.
b. *aur ulang menelamatkan energi dengan cara mengurangi kebutuhan terhadap
bahan baru ang biasana membutuhkan lebih banak energi dibandingkan
dengan melakukan proses daur ulang.
c. *aur ulang mengurangi polusi karena proses tersebut menghasilkan produk baru
ang menghasilkan polusi lebih sedikit.
d. *aur ulang terhadap berbagai macam bahan akan mengurangi sampah ang harus
dibuang.
e. *aur ulang dapat menghemat uang ang akan dipakai untuk penediaan lahan
sehingga dapat dipergunakan untuk kegiatan produkti" lainna.
KUNCI JAWABAN BUKU KERJA BIOLOGI SMA KELAS XI
BAB 1 SEL SA+UAN +ERKECIL KE1I/U*AN
Kegiatan 1.1 Mengena St(#kt#( Se *(oka(iota

Kegiatan 1.2 Mengena St(#kt#( Se E#ka(iota 0a!a +#"b#)an
Kegiatan 1.$ Mengena St(#kt#( Se E#ka(iota 0a!a 1e<an
Kegiatan 1., Mengena *e(be!aan St(#kt#( Se *(oka(iota !an Se E#ka(iota
Struktur Eungsi Prokariota Eukariota
4e!an 1umbuhan
membran sel
ribosom
dinding sel
pili
kapsul
"lagela
nukleoid
kloroplas
plasmodesmata
membran nuklear
'akuola pusat
-E kasar
dinding sel
-E halus
mitokondria
membran sel
badan /olgi
nukleolus
peroksisom
sentriol
mikro'ili
-E kasar
-E halus
mitokondria
membran plasma
badan /olgi
"lagela
lisosom
sentrosom
membran nuklear
nukleolus
peroksisom
Membran
plasma
Mengisolasi isi sel dari
lingkungan, mengatur
perpindahan materi dari dan
ke sel, komunikasi dengan
sel3sel lainna.
ada ada ada
*inding sel Melindungi dan menahan sel. ada tidak ada ada
+ukleus Mengontrol akti'itas sel. tidak ada ada ada
+ukleolus Sintesis ribosom. tidak ada ada ada
Mitokondria Menghasilkan energi melalui
metabolisme aerobik.
tidak ada ada ada
Kloroplas Melakukan "otosintesis. ada tidak ada ada
-ibosom 1empat sintesis protein. ada ada ada
-etikulum
endoplasma
Sintesis komponen membran
dan lipid.
tidak ada ada ada
Badan golgi Pembungkusan dan
modi"ikasi protein dan lipid,
sintesis karbohidrat.
tidak ada ada ada
Disosom Mengandung enAim
pencernaan.
tidak ada ada ada
%akuola
pusat
Berisi air dan sampah,
menediakan tekanan turgor
untuk menokong sel.
ada tidak ada ada
Sentriol Sintesis mikrotubulus,
menghasilkan spindel.
tidak ada ada tidak ada
E%a#a&i Bab 1
A.
1. * 7. : 11. E
(. : 8. B 1(. *
.. : 9. A 1.. *
0. : <. E 10. A
6. E 1=. B 16. E
B.
1. Perbedaan ang paling mencolok antara sel prokariota dan sel eukariota adalah
ukuran sel prokariota sangat kecil =,===1 G =,===. mm atau1= F lebih kecil dari sel
eukariota.
(.
Struktur Eungsi 4e!an 1umbuhan
Membran
plasma
Mengisolasi isi sel dari lingkungan,
mengatur perpindahan materi dari
dan ke sel, komunikasi denagn sel3sel
lainna.
ada ada
*inding sel Melindungi dan menahan sel. tidak ada ada
+ukleus Mengontrol akti'itas sel. ada ada
+ukleolus Sintesis ribosom. ada ada
Mitokondria Menghasilkan energi melalui
metabolisme aerobik.
ada ada
Kloroplas Melakukan "otosintesis. tidak ada ada
-ibosom 1empat sintesis protein. ada ada
-etikulum
endoplasma
Sintesis komponen membran dan
lipid.
ada ada
Badan golgi Pembungkusan dan modi"ikasi
protein dan lipid, sintesis karbohidrat.
ada ada
Disosom Mengandung enAim pencernaan. ada ada
%akuola pusat Berisi air dan sampah, menediakan
tekanan turgor untuk menokong sel.
tidak ada ada
Sentriol Sintesis mikrotubulus, menghasilkan
spindel.
ada tidak ada
.. Perbedaan gambar ang dihasilkan mikroskop cahaa, 1EM, SEM, dan S1M adalah&
Macam *eskripsi
Mikroskop cahaa Menghasilkan pembesaran ob#ek hingga 1.=== F, dapat
mengamati sel hidup.
Mikroskop 1EM Menghasilkan pembesaran ob#ek hingga 6==.=== F, mengamati
ob#ek ang telah mati.
Mikroskop SEM Menghasilkan pembesaran ob#ek hingga 16=.=== F, mengamati
ob#ek ang telah mati, tampilan ob#ek dalam bentuk tiga
dimensi.
Mikroskop S1M Menghasilkan pembesaran ob#ek hingga 1.===.=== F, mengamati
ob#ek ang telah mati, dapat mengamati molekul penusun
lapisan luar sel.
0. Eungsi dinding sel pada tumbuhan adalah membatasi ukuran sel, melindungi isi sel,
serta terlibat dalam proses transpor, absorpsi, dan sekresi.
6. Struktur membran sel adalah lapisan ang mengelilingi bagian luar sel, tersusun atas
dua lapis molekul "os"olipid 2bagian kepala ang suka air @ hidro"ilik, dan bagian ekor
ang tidak suka air @ hidro"obik$
Eungsi membran sel adalah untuk memisahkan sitoplasma sel dari lingkungan luar
dan media transportasi substansi tertentu dari dalam atau keluar sel.
BAB 2 KOM*ONEN KIMIAWI SEL
Kegiatan 2.1 Un&#(@ Sen.a<a@ Sen.a<a O(ganik@ !an Sen.a<a Ano(ganik
+o. Komponen Pengertian :ontoh
1. ?nsur Bahan ang terdiri atas satu macam atomC
substansi ang tidak dapat dipecah men#adi
substansi ang lebih sederhana dengan
menggunakan cara3cara ang biasa.
Oksigen dan
nitrogen.
(. Sena!a >at tunggal ang masih dapat diuraikan
men#adi Aat3Aat lain ang lebih sederhana,
dan si"at sena!a berbeda dengan si"at
unsur3unsur pembentukna.
/aram dan air.
.. Sena!a
Organik
Sena!a ang sebagian besar terdiri atas
unsur karbon.
Karbohidrat dan
protein.
0. Sena!a
Anorganik
Sena!a ang tidak mengandung unsur
karbon.
Air dan sodium
klorida.
E%a#a&i Bab 2
B.
1. : 7. A 11. A
(. B 8. B 1(. *
.. : 9. : 1.. A
0. E <. : 10. A
6. E 1=. : 16. A
B.
1.
?nsur Sena!a
Substansi sel ang tidak dapat dipecah lagi
men#adi substansi ang lebih sederhana
dengan menggunakan cara3cara ang biasa.
Substansi sel ang dapat dipecah
men#adi beberapa unsur.
(. Komponen kimia!i ang menusun sel adalah protein, asam nukleat, karbohidrat,
dan lipid.
.. 1iga struktur bagian ang menusun nukleotida adalah lima gula karbon, aitu
ribosa atau deoksiribosa, kelompok "os"at dan nitrogen ang mengandung basa
pembeda antarnukleotida.
0. +ukleotida deoksiribosa mengandung basa adenin, guanin, sitosin, dan timin.
Sedangkan nuklotida ribosa terikat pada adenin, guanin, sitosin, dan urasil ang
menggantikan timin.
6. Karbohidrat & karbon, hidrogen, dan oksigen.
Protein& karbon, hidrogen, oksigen, dan nitrogen.
Dipid& karbon, hidrogen, dan oksigen.
Asam nukleat& karbon, hidrogen, oksigen, nitrogen, dan "os"or.
BAB $ SEL /ALAM LINGKUNGANN4A
Kegiatan $.1 /i-#&i
Eaktor ang memengaruhi proses di"usi adalah gradien konsentrasi mele!ati membran,
ukuran molekul, dan semudah apa molekul tersebut larut dalam lemak.
Kegiatan $.$ Mengena MaAa"6MaAa" Mekani&"e +(an&0o( Bat 0a!a Me"b(an
Se
No. MaAa"
Mekani&"e
+(an&0o(
/e&k(i0&i
1. 1ranspor pasi" Perpindahan substansi ke dalam atau ke luar sel mengikuti
gradien konsentrasi ang menurun.
(. *i"usi
sederhana
Perpindahan substansi seperti air, gas3gas mudah terlarut 2seperti
oksigen dan karbon dioksida$ serta molekul3molekul ang larut
dalam lemak 2seperti etil alkohol dan 'itamin A$ melalui lapisan
ganda "o"olipid.
.. *i"usi
ter"asilitasi
Proses di"usi ang dibantu oleh protein3protein tertentu pada
membran plasma.
0. Osmosis *i"usi air ang mele!ati membran semi permeabel, air bergerak
mele!ati membran dari konsentrasi molekul air bebas ang tinggi
ke konsentrasi molekul air bebas ang rendah atau tekanan air
tinggi ke tekanan air rendah.
6. 1ranspor akti" Pemindahan substansi3substansi mele!ati membran sel mela!an
gradien konsentrasi dengan menggunakan energi.
7. Endositosis 1ranspor Aat pada membran plasma dimana membran plasma
melengkung masuk ke dalam, membentuk kantong ang
men#ebak molekul3molekul. Kantong tersebut terus menekan ke
dalam sampai membentuk kantong tertutup ang membebaskan
diri dari membran plasma dan masuk ke dalam sel.
8. Eksositosis 1ranspor Aat pada membran plasma dimana kantong di dalam sel
ang mengandung protein dan molekul lain dipindahkan ke luar
melalui sisi terluar sel sampai menentuh membran plasma.
Kemudian membran kantong bersatu dengan membran plasma
dan isi dari kantong dikeluarkan dari sel.
Kegiatan $., Mengena Mo!e Me"b(an *a&"a


E%a#a&i Bab $
A.
1. B 7. A 11. E
(. B 8. : 1(. A
.. B 9. * 1.. A
0. : <. * 10. :
6. B 1=. : 16. E
B.
1. Model membran plasma ang dikenalkan S.J. Singer dan /.D. +icolson adalah model
mosaik cair aitu struktur dasar membran dimana terdapat protein ang mengambang
di dua lapisan lipid.
(. *i"usi& perpindahan molekul3molekul dalam cairan mengikuti gradien konsentrasi
ang menurun, dari daerah berkonsentrasi tinggi ke daerah berkonsentrasi rendah.
.. Osmosis& di"usi air ang mele!ati membran semi permeabel, air bergerak mele!ati
membran dari konsentrasi molekul air bebas ang tinggi ke konsentrasi molekul air
bebas ang rendah atau tekanan air tinggi ke tekanan air rendah.
0. 1ranspor pasi" & perpindahan substansi ke dalam atau ke luar sel mengikuti gradien
konsentrasi ang menurun.
1ranspor akti"& pemindahan substansi3substansi mele!ati membran sel mela!an
gradien konsentrasi dengan menggunakan energi.
*aerah hidro"ilik
protein
Eos"olipid
bilaer
*aerah hidro"obik
protein
Polar bersi"at
hidro"ilik
+onpolar bersi"at
hidro"obik
6. 3 Darutan isotonik & larutan ang memiliki konsentrasi air di dalam dan di luar sel
sama. 1idak ada kecenderungan air untuk masuk atau keluar dari sel darah merah.
3 Darutan hipertonik & larutan ang memiliki konsentrasi partikel3partikel terlarut
lebih tinggi dari pada sitoplasma sel dan menebabkan air meninggalkan sel
secara osmosis. Sel darah merah akan mengerut karena air di dalam sel keluar dari
sel secara osmosis sampai konsentrasi air di dalam dan di luar sel sama.
3 Darutan hipotonik & larutan ang memiliki konsentrasi partikel3partikel terlarut
lebih kecil daripada sitoplasma sel dan menebabkan air masuk ke dalam sel
secara osmosis. Sel darah merah akan menggembung bahkan meledak pecah di
dalam air murni.
BAB , S+RUK+UR /AN :UNGSI JARINGAN +UMBU1AN
Kegiatan ,.1 Menga"ati Ja(ingan 0a!a Aka( /ikoti

Kegiatan ,.2 Menga"ati Ja(ingan 0a!a Batang /ikoti
Epidermis
2dermal$
Stele
2pembuluh$
Korteks
2dasar$
Epidermis
Korteks
Empulur
Sklerenkim
Jilem )katan
pembuluh
Eloem
Kegiatan ,.$ Menga"ati Ja(ingan 0a!a Batang Monokoti

Kegiatan ,., Menga"ati Ja(ingan 0a!a /a#n


Epidermis
)katan pembuluh
Jaringan dasar
Parenkim
bunga karang
Sel pen#aga
Parenkim palisade
Epidermis ba!ah
-ongga udara
Stomata
1ulang daun
Epidermis atas
Kolenkim
Stomata
Epidermis ba!ah
1ulang daun Jilem
Parenkim
bunga karang
Parenkim
palisade
Epidermis atas
Kutikula
E%a#a&i Bab ,
A.
1. E 7. * 11. :
(. A 8. B 1(. *
.. * 9. E 1.. E
0. E <. A 10. A
6. : 1=. * 16. B
B.
1. 1onoplas adalah membran 'akuola pada sel tumbuhan.
(. Kita bisa membedakan antara sel tumbuhan satu dengan sel tumbuhan lainna dengan
melihat karakteristik sel tersebut. Setiap #enis tumbuhan ang berbeda memiliki
karakteristik ang berbeda pula. Misalna sel epidermis pada dikotil memiliki
stomata ang terletak tersebar di permukaan daun. Sedangkan sel epidermis
monokotil dan koni"er tersusun se#a#ar dengan sumbu pan#ang dari daun.
.. Eungsi sel pendamping pada elemen tapis adalah membuat dan menekresikan
subtansi3substansi ke dalam elemen3elemen tapis serta membuang Aat buangan ang
dihasilkanna.
0. Sel3sel akar meman#ang 2elongasi$ dengan penambahan sel3sel baru hasil pembelahan
sel meristem apikal ang merupakan titik tumbuh akar.
6. Pada batang monokotil berkas pembuluh terlihat tersebar dan bertipe kolateral
tertutup artina di antara Filem dan "loem tidak ditemukan kambium.
Pada batang dikotil berkas pembuluh tersusun dalam lingkaran silinder dengan letak
Filem dan "loem ang saling bersisian, di antarana terdapat kambium intra'asikular.
BAB 5 S+RUK+UR /AN :UNGSI JARINGAN 1EWAN
Kegiatan 5.1 Mengena Ja(ingan E0ite 0a!a 1e<an
Sel pen#aga
Eloem

Kegiatan 5.2 Mengena Ja(ingan Ikat 0a!a 1e<an
a Kete(angan C
b ! A & #aringan ikat longgar
A e a & sel
A B b & serat kolagen
c & serat elastis2rekuler$

-
g B & #aringan adiposa
) d & droplet lemak
C e & nukleus
i
j : & darah
" & sel darah putih
k / g & sel darah merah
n h & plasma
" o
E :
* & #aringan ikat padat E & tulang E & #aringan ra!an
i & sel )nti2nkleus$ k & saluran pusat n & sel kondrosit
# & serat kolagen l & matriks o & matriks
m & sel lakuna
Kegiatan 5.$ Mengena Ja(ingan Otot 0a!a 1e<an
Epitel pipih
berlapis banak
Epitel kubus
selapis
Epitel silindris
selapis
Epitel pipih
selapis
helaian serabut
serabut otot

Kegiatan 5., Mengena Ja(ingan Sa(a- 0a!a 1e<an




E%a#a&i Bab 5
A.
1. B 7. E 11. E
(. : 8. * 1(. *
.. E 9. : 1.. :
0. A <. : 10. A
6. * 1=. * 16. A
unit
kontraksi
otot
nukleus
serabut otot
nukleus
pertemuan
antara ( sel
otot rangka
otot #antung
otot polos
nukleus
serabut otot
arah signal
badan sel
nukleus
selubung
mielin
akson
#alur sinal
dendrit
nodus
-an'ier
knop sinaptik
B.
1. Eungsi #aringan epitel&
a. Dapisan paling luar ang melindungi tubuh.
b. Sebagai alat ekskresi dan osmoregulasi ang mengatur tekanan osmotik cairan
tubuh.
c. Melakukan proses absorbsi.
d. Sebagai kelen#ar.
e. Membantu proses respirasi.
". Sebagai alat penerima rangsang dari luar.
g. Sebagai alat gerak.
(. Jaringan epitel selapis biasana terdapat di tempat3tempat ang tidak berisiko
mengalami banak kerusakan dan hana ber"ungsi dalam absorpsi dan "iltrasi.
Sementara itu, epitel berlapis banak sering ditemukan di tempat ang berisiko
mengalami banak kerusakan dan biasana sel3sel epitelna dapat beregenerasi
dengan cepat.
.. *arah dimasukkan dalam #aringan ikat karena darah mengandung sel3sel seperti sel
makro"ag, sel plasma, dan sel leukosit ang tertanam dalam cairan. Selain itu darah
#uga mengandung komponen substansi dasar aitu plasma ang bersi"at amor",
homogen, kental, dan mengisi ruang kosong antara sel3sel tersebut.
0. Jaringan ang terdapat pada #antung dan "ungsina&
3 Jaringan otot merupakan #aringan utama pembangun #antung.
3 Jaringan epitel ang melapisi sekat3sekat ang ada dalam #antung mencegah
kebocoran dan menediakan permukaan halus sehingga darah mengalir dengan
sedikit gesekan.
3 Jaringan ikat membuat #antung elastis dan memperkuat dinding serta katup3
katupna.
3 Jaringan sara" mengatur ritme kontraksi otot3otot #antung.
6. 1( sistem organ dalam tubuh manusia&
a. Sistem pencernaan makanan
b. Sistem otot
c. Sistem rangka
d. Sistem sirkulasi
e. Sistem respirasi
". Sistem ekskresi
g. Sistem integumen
h. Sistem sara"
i. Sistem endokrin
#. Sistem imunitas
k. Sistem lim"atik
l. Sistem reproduksi
BAB 9 SIS+EM GERAK
Kegiatan 9.1 Mengena Rangka Man#&ia
(.
+o. +ama 1ulang pada
1angan
Jumlah 2kiri
dan kanan$
+ama 1ulang pada Kaki Jumlah 2kiri
dan kanan$
1. 1ulang lengan atas
2humerus$
( 1ulang paha 2"emur$ (
(. 1ulang pengumpil
2radius$
( 1ulang kering 2tibia$ (
.. 1ulang hasta 2ulna$ ( 1ulang betis 2"ibula$ (
0. 1ulang pergelangan
tangan 2karpal$
17 1ulang tempurung lutut
2patela$
(
6. 1ulang telapak tangan
2metakarpal$
1= 1ulang pergelangan kaki
2tarsal$
10
7. 1ulang #ari tangan
2"alang$
(9 1ulang telapak kaki
2metatarsal$
1=
8. 1ulang #ari kaki 2"alang$ (9
..
+o. +ama 1ulang Jumlah
1. 1ulang dahi 2"rontal$ 1
(. 1ulang ubun3ubun 2parietal$ (
.. 1ulang pelipis 2temporal$ (
0. 1ulang ba#i 2s"enoid$ 1
6. 1ulang tapis 2etmoid$ 1
7. 1ulang kepala belakang 2oksipital$ 1
8. 1ulang pipi 2Aigomatik$ (
9. 1ulang hidung 2nasal$ (
<. 1ulang rahang atas 2maksila$ 1
1=. 1ulang rahang ba!ah 2mandibula$ 1
11. 1ulang air mata 2lakrimal$ (
1(. 1ulang langit3langit 2palatum$ 1
1.. 1ulang 'omer 1
10. 1ulang konka depan 1
0.
+o. +ama 1ulang Jumlah
1. 1ulang leher 2'ertebra ser'ikalis$ 8
(. 1ulang punggung 2'ertebra torakalis$ 1(
.. 1ulang pinggang 2'ertebra lumbalis$ 6
0. 1ulang panggul 2sakrum$ 1
6. 1ulang ekor 2koksik$ 1
Pertanaan dan Kesimpulan&
1..=
(. .=
.. ((
0. (7
6. (0
7.1<<
8. Sistem -angka
-angka Aksial -angka Apendikular
1ulang 1ulang 1ulang /elang bahu Anggota badan
tengkorak belakang rusuk dan dada dan panggul atas dan ba!ah
9. Eungsi -angka&
a. Memberi bentuk pada tubuh.
b. Menahan dan menegakkan tubuh.
c. Melindungi organ3organ 'ital dalam tubuh, misalna otak dilindungi oleh
tengkorak.
d. Merupakan tempat pelekatan bagi otot rangka.
e. Merupakan alat gerak pasi".
". Merupaan tempat untuk pebentukan sel3sel darah.
Kegiatan 9.2 Mengena *e(&en!ian 0a!a +#b#) Kita
Jenis Sendi
Sendi mati Sendi kaku Sendi gerak

Sendi Sendi Sendi Sendi Sendi Sendi
engsel pelana putar peluru geser elipsoid
Kegiatan 9.$ Mengena Si-at Ke(ja Otot 0a!a +#b#) Kita
+o. Si"at Ker#a Otot *eskripsi :ontoh
1. Sinergis Otot ang beker#a bahu3membahu. Menelungkupkan
telapak tangan
(. Antagonis Otot ang beker#a berla!anan, ada
otot ang kontraksi dan otot ang
lainna relaksasi.
Otot bisep dan trisep
Kegiatan 9., Bebe(a0a Gangg#an 0a!a Si&te" Ge(ak
+o. /angguan dan Kelainan pada -angka
1ubuh
*eskripsi
1. Osteoporosis Penipisan #aringan tulang ang membuat
tulang men#adi rapuh dan mudah patah.
(. -akitis Kurang mengonsumsi kalsium, "os"or,
dan 'itamin *.
.. Osteomielitis )n"eksi pada tulang karena bakteri
Staphylococcus%
0. -eumatoid artritis Penakit karena peradangan dan
penebalan membran sino'ial ang diikuti
degenerasi tulang.
6. Patah tulang 1ulang patah atau retak karena
kecelakaan.
+o. /angguan dan kelainan pada otot
1ubuh
*eskripsi
1. Keseleo :edera otot ang menebabkan ligamen
terlepas dari tulang.
(. Mialgia )n"eksi atau peradangan pada otot.
.. *istro"i otot Penusutan pada otot.
E%a#a&i Bab 9
A.
1. : 7. E 11. E 17.A
(. B 8. A 1(. B 18.:
.. * 9. : 1.. : 19.B
0. : <. * 10. : 1<.E
6. A 1=. * 16. : (=.:
B.
1. Komponen penusun sistem gerak adalah rangka dan otot.
(. Berdasarkan si"atna persendian dibagi men#adi tiga macam aitu sendi mati
2sinartrosis$, sendi kaku 2am"iartrosis$, dan sendi gerak 2diartrosis$.
Berdasarkan arah gerakna persendian dibagi men#adi enam macam aitu sendi
engsel, sendi pelana, sendi putar, sendi peluru, sendi geser, dan sendi elipsoid.
.. Si"at ker#a otot adalah&
3 Sinergis aitu otot ang beker#a bahu3membahu, contohna menelungkupkan
telapak tangan
3 Antagonis aitu otot ang beker#a berla!anan, ada otot ang kontraksi dan ang
lainna relaksasi. :ontohna otot bisep dan trisep
0. Kelainan ang ter#adi pada sistem gerak antara lain&
3 Osteoporosis & penipisan #aringan tulang ang membuat tulang men#adi rapuh dan
mudah patah.
3 -akitis & bentuk tulang ang abnormal karena kurang mengonsumsi kalsium,
"os"or, dan 'itamin *.
3 Osteomielitis & in"eksi pada tulang karena bakteri Staphylococcus
3 -eumatoid arthritis & penakit karena peradangan dan penebalan membran
sino'ial ang diikuti degenerasi tulang.
3 Patah tulang & tulang patah atau retak karena kecelakaan.
3 Keseleo & cedera otot ang menebabkan ligamen terlepas dari tulang.
3 Mialgia & in"eksi atau peradangan pada otot.
3 *istro"i otot & penusutan pada otot.
6. Kontraksi pada otot ter#adi #ika sarkomer memendek karena "ilamen halus bergerak
mele!ati "ilamen kasar. Sarkomer ang berkontraksi penuh "ilamen halusna
tumpang tindih di bagian tengah sarkomer. Pergeseran "ilamen pada sarkomer
dipengaruhi oleh ion :a
(H
dan ketersediaan A1P.
BAB ; SIS+EM *ERE/ARAN /ARA1
Kegiatan ;., *en.akit 0a!a Si&te" *e(e!a(an /a(a)
+o. Penakit atau /angguan :ara Mengatasi
1. Arteriosklerosis *iet rendah lemak, berhenti merokok, dan olahraga
teratur. Konsumsi obat pemecah tumpukan kalsium dan
pencegah pembekuan darah.
(. 4ipertensi Mengatur pola makan, menurunkan berat badan
menghentikan konsumsi alkohol, berhenti merokok,
olahraga teratur.
.. Jantung koroner Berhenti merokok, berolahraga secara teratur, makan
makanan rendah lemak, dan konsumsi obat penurun
kolesterol darah.
0. 4emo"ilia Mencegah ter#adina luka, tran"usi plasma darah ang
mengandung "aktor pembeku.
6. Deukeumia 1rans"usi sel darah merah ang kurang, kemoterapi, dan
imunoterapi
7. Anemia Memakan makanan ang banak mengandung Aat besi,
mengonsumsi obat ang menaikkan produksi sel darah
merah, dan pemotongan limpa.
Kegiatan ;.5 Si&te" *e(e!a(an /a(a) 0a!a 1e<an
A.
1. 1erbuka aitu tidak adana kapiler sehingga begitu pembuluh arteri berakhir
darah langsung memasuki #aringan tubuh.
a. bintang laut
b. serangga
c. kaki seribu
(. 1ertutup aitu darah selalu berada di dalam pembuluh darah.
a. cacing tanah
b. sapi
c. burung
B.
1. Sistem peredaran darah pada serangga
a. pembuluh anterior
b. pembuluh lateral
c. pori 2ostium$
d. #antung pembuluh
(. Sistem peredaran darah pada cacing tanah
a. #antung dorsal
b. #antung
c. pembuluh 'entral
.. Sistem perdaran darah pada ikan
a. arteri kaa O
(
b. arteriol tubuh
c. kapiler tubuh
d. kapiler insang
e. arteri miskin O
(
". 'artikel
g. atrium
h. 'ena
i. 'enul
E%a#a&i Bab ;
A.
1. * 7. E 11. *
(. A 8. * 1(. :
.. B 9. E 1.. *
0. : <. B 10. B
6. : 1=. : 16. E
B.
1. Penderita anemia berkulit pucat dan mudah lemas karena kekurangan pasokan
oksigen untuk #aringan tubuhna.
(. Kerusakan hati dapat berpengaruh pada sistem peredaran darah karena hati berperan
dalam merombak sel darah merah ang telah rusak dan menediakan Aat besi hasil
rombakan untuk membentuk sel darah merah ang baru lagi.
.. Mekanisme pembekuan darah& ketika ter#adi luka keping3keping darah akan
berkumpul di u#ung pembuluh darah ang terputus, keping darah #uga melepaskan
substansi ang menarik leih banak keeping darah dan melepaskan ion kalsium ang
akan memperbanak gumpalan dan melepaskan substansi ang memperlama
ter#adina ke#ang. Keping darah memicu keluarna enAim thrombin. EnAim thrombin
mengubah "ibrinogen men#adi "ibrin. Eibrin menempel satu sama lain membentuk
#aringan berserat ang akan men#erat sel darah dan keping darah. Jaringan protein ini
menghentikan aliran darah dan membuat darah men#adi padat seperti gel.
Komponen darah ang terlibat adalah keping darah dan sel darah merah.
0. Aglutinin merupakan antibodi berupa protein spesi"ik pada membran plasma di sel
darah merah.
Aglutinogen merupakan antigen berupa protein spesi"ik pada membran plasma di sel
darah merah.
6. Kolesterol dapat menebabkan penakit #antung koroner karena kolesterol dapat
tertimbun di arteri koroner sehingga arteri tersumbat, menebabkan hana sedikit
darah ang dapat mencapai otot #antung.
BAB = SIS+EM *ENCERNAAN MAKANAN
E%a#a&i Bab =
A.
1. B 7. : 11. 3
(. * 8. E 1(. :
.. * 9. A 1.. B
0. * <. E 10. A
6. A 1=. A 16. *
B.
1. Karbohidrat seperti nasi dan roti merupakan sumber energi bagi tubuh manusia,
karena karbohidrat mengandung 0 kalori energi setiap gramna. Setelah karbohidrat
dicerna melalui sistem pencernaan akan menghasilkan glukosa. Selan#utna glukosa
akan dipecah men#adi sena!a lebih sederhana. Proses pemecahan itu akan
dihasilkan molekul penimpan energi siap guna ang disebut A1P. Setiap A1P
dipecah, dihasilkan kalori energi ang dapat digunakan untuk ker#a tubuh.
(. Berdasarkan hasil laboratorium, orang tersebut dalam kondisi sehat karena D*Dna
kurang dari 17= mg@dD dan 4*Dna lebih dari 0= mg@dD
.. Antioksidan adalah Aat ang menghambat ter#adi proses oksidasi.
Antioksidan berperan dalam menangkal potensi bahaa dari sena!a kimia ang
disebut radikal bebas sehingga tidak terbentuk sel kanker.
0. Pencernaan di lambung ter#adi secara kimia!i dan mekanik. Pencernaan kimia!i
dilakukan oleh enAim dan asam lambung. Pencernaan mekanik ter#adi dengan
gerakan peristaltik ang menghancurkan makanan men#adi bagian3bagian ang lebih
kecil lagi.
6. a. Kelen#ar ludah ber"ungsi mensekresikan air liur atau sali'a untuk melakukan
pencernaan kimia!i.
b. 4ati ber"ungsi membantu pencernaan lemak, menimpan cadangan nutrisi,
menimpan energi dalam bentuk glikogen, menaring racun dan sampah dari
tubuh, menintesis berbagai #enis protein termasuk "ibrinogen dan globulin,
menimpan 'itamin3'itamin larut lemak, dan mengatur kadar berbagai substansi
kimia di dalam darah.
c. Pankreas ber"ungsi mensekresikan enAim pencernaan aitu enAim lipase, amilase,
dan protease.
BAB > SIS+EM *ERNA*ASAN
E%a#a&i Bab >
A.
1. : 7. A 11. E
(. E 8. * 1(. B
.. * 9. * 1.. *
0. * <. E 10. A
6. B 1=. * 16. B
B.
1. Pernapasan dada adalah proses inhalasi ang disebabkan rongga dada membesar
karena otot tulang rusuk berkontraksi sehingga tulang rusuk naik ke atas.
Pernapasan dia"ragma adalah proses inhalasi ang disebabkan rongga dada membesar
karena mendatarna otot dia"ragma.
(. 4ubungan antara sistem sirkulasi dan respirasi aitu pada saat menghantarkan
oksigen ke sel dan membuang karbon dioksida ke luar tubuh. Oksigen ang telah
masuk ke dalam tubuh melalui proses pernapasan akan diedarkan ke seluruh tubuh
melalui sistem sirkulasi, sedangkan karbon dioksida hasil proses metabolisme akan
dikeluarkan dari dalam tubuh oleh sistem sirkulasi.
.. Bernapas melalui mulut tidak baik karena udara ang masuk ke dalam paru3paru
melalui mulut tidak melalui proses penaringan sehingga partikel penebab penakit
berbahaa dapat menerang paru3paru. Selain itu, udara ang masuk melalui mulut
tidak melalui proses penghangatan dan pelembapan terlebih dahulu sehingga dapat
merusak struktur organ sistem pernapasan.
0. Penakit ang menerang sistem pernapasan antara lain&
3 Elu & penakit ang disebabkan 'irus "lu ang memasuki dan merusak membran
organ hidung, sehingga membran membengkak dan hidung berair.
3 Daringitis & pembengkakan laring karena serangan 'irus, bahan pengiritasi seperti
asap rokok, atau penggunaan alat suara berlebihan.
3 Bronkitis & pembengkakan membran ang terdapat pada bronkus dan bronkiolus
karena in"eksi 'irus atau bakteri atau sena!a kimia misalna asap rokok.
3 1uberkulosis & penakit in"eksi paru3paru akibat bakteri !ycobacterium
tuberculosis%
3 Pneumonia & kondisi serius pada paru3paru ang dipenuhi oleh cairan dan
pembengkakan al'eoli. ?mumna disebabkan oleh mikroba, 'irus, bakteri,
mikoplasma, dan #amur.
6. Pernapasan serangga unik karena sistem respirasi serangga disusun oleh pipa kecil
ang disebut trakea. 1rakea menghubungkan semua bagian tubuh dengan lubang
kecil ang disebut spirakel di permukaan tubuh serangga. 1rakea bercabang3cabang
di sepan#ang tubuh untuk memastikan seluruh tubuh serangga mendapat oksigen.
Oksigen dan karbon dioksida ditransportasikan ke trakea dan dari trakea ke cairan
serupa darah pada serangga melalui di"usi.
BAB 1? SIS+EM EKSKRESI
Kegiatan 1?.$ Si&te" Ek&k(e&i 0a!a 1e<an
A.
+o. Jenis 4e!an Alat Ekskresi
1. 4e!an uniselular %akuola kontraktil
(. :acing pipih Protone"ridium
.. Annelida dan moluska Metane"ridium
0. Serangga Pembuluh Malpighi
6. )kan Opistone"ros
7. Am"ibi Opistone"ros
8. -eptil Metane"ros
9. Burung Metane"ros
<. Mamalia Metane"ros
B.

A Keterangan&
b A A & Sel3sel tubulus pada metane"ridium
a mengubah komposisi cairan selom.
silia
'akuola
makanan
'akuola kontraktil
B & :airan selom memasuki
metane"ridium melalui ne"rostom.
e - g : & Sel3sel tubulus memproduksi cairan
! urine ang diekskresikan melalui
B C ne"ridio"or.
a & metane"ridium b & kapiler
c & kandung kemih d & ne"rostom
e & tubulus pengumpul " & ne"ridio"or
g & urine
a Keterangan &
a & tubulus Malpighi
b & usus tengah 2lambung$
A c & rektum
! d & usus
b e & garam, air, dan limbah nitrogen
" & tubulus Malpighi
e k g & usus tengah
h & reabsorbsi air, ion, dan molekul

- organik penting
i & usus
j # & rektum
i k & "eses dan urine
l & anus
g )
Kegiatan 1?., Ca(a Ke(ja Ginja
1. 1ahap "iltrasi glomerulus
1er#adi pada kapiler glomerulus dalam kapsul Bo!man.
4asil dari tahap ini berupa "iltrate glomerulus 2urine primer$.
Kandunganna adalah serupa dengan darah tetapi tidak mengandung protein.
(. 1ahap reabsorpsi
1er#adi pada tubulus kontortus proksimal, lengkung 4enle, tubulus kontortus
distal, dan saluran pengumpul.
4asil dari tahap ini berupa urine sekunder.
Kandunganna adalah garam dan Aat3Aat ang bersi"at racun seperti ureum,
sedangkan Aat3Aat ang masih diperlukan seperti glukosa dan asam amino tidak
ditemukan dalam urine sekunder.
.. 1ahap augmentasi 2sekresi$
1er#adi pada tubulus kontortus distal.
4asil dari tahap ini berupa urine.
Kandunganna adalah air, garam, urea, dan pigmen empedu.
Kegiatan 1?.5 *en.akit !an Keainan 0a!a Aat Ek&k(e&i
1. Eksim dan Alergi Kulit & penakit ini disebabkan oleh alergen. Alergen dapat
memicu mastosit di dalam kulit untuk melepaskan sena!a kimia histamin.
/e#ala eksim berupa kulit memerah, bersisik, dan gatal, biasana di lipatan tubuh
seperti belakang lutut dan bagian depan lipatan siku.
(. Jera!at & pembengkakan kulit karena bakteri ang hidup di sekitar "olikel rambut
menguraikan sebum ang tidak dapat keluar ke permukaan kulit. Sebum tidak
dapat keluar karena tersumbat oleh keratin ang mengandung sel3sel kulit mati.
.. Pielone"ritis & pembengkakan gin#al karena in"eksi bakteri ang bermula dari
kandung kemih lalu menebar ke gin#al.
0. /lomerulone"ritis & pembengkakan glomerulus gin#al karena sistem kekebalan
tubuh rusak akibatna antibodi dan substansi lain ang berbentuk partikel besar di
aliran darah akan ter#ebak di glomerulus.
6. Batu gin#al & struktur kecil, kristal ang terbentuk di gin#al atau saluran urinari.
7. Prostatis & peradangan pada prostat ang membuat penderita sulit buang air kecil.
*isebabkan oleh bakteri dan nonbakteri.
8. *iabetes )nsipidus & penakit karena kekurangan hormon 'asopresin ang
mengatur #umlah sekresi urin oleh gin#al.
E%a#a&i Bab 1?
A.
1. A 7. : 11. *
(. * 8. B 1(. B
.. B 9. E 1.. *
0. E <. A 10. E
6. A 1=.* 16. :
B.
1. ?ntuk men#aga keseimbangan osmosis tubuh, ikan air laut beradaptasi dengan cara
banak meminum air laut dan menghasilkan sedikit urin. Selain itu ikan air laut
berusaha menghilangkan kadar garam berlebih dalam tubuhna le!at insang atau
desalinasi.
(. a. Eiltrasi & proses penaringan ang ter#adi pada kapiler glomerulus dalam kapsul
Bo!man.
b. -eabsorbsi & penerapan kembali "iltrat glomerulus sehingga substansi ang
masih berguna seperti glukosa, asam amino, dan air dikembalikan ke darah.
c. Augmentasi & proses penambahan Aat3Aat seperti ion hidrogen, ion kalium,
amonia, dan obat3obatan tertentu dari darah ke dalam "iltrat di tubulus kontortus
distal.
.. Keberadaan gula dalam urin berbahaa karena menun#ukkan adana penakit
diabetes mellitus. Penakit ini menebabkan kadar gula dalam tubulus distal berlebih
sehingga dapat mengganggu ker#a gin#al 2mengganggu proses reabsorbsi$.
0. Proses pembentukan urin tidak membutuhkan ker#a bakteri sedangkan proses
pembentukan "eses membutuhkan ker#a bakteri menguntungkan ang hidup di dalam
usus besar. Oleh karena itu tidak ditemukan bakteri di dalam urin orang ang sehat.
6. Sistem ekskresi pada belalang dilakukan oleh pembuluh malphigi aitu kumpulan
benang halus ang ber!arna putih kekuningan dengan pangkalna melekat pada
pangkal dinding usus. *arah mengalir le!at pembuluh malphigi. Saat cairan bergerak
mele!ati pembuluh, bahan ang mengandung nitrogen diendapkan sebagai asam urat,
sedangkan air dan berbagai garam diserap kembali secara osmosis dan transpor akti".
Asam urat dan sisa air masuk ke dalam usu halus, dan sisa air akan diserap lagi.
Kristal asam urat diekskresikan ke anus bersama "eses.
BAB 11 SIS+EM REGULASI
Kegiatan 11.1 Ge(ak Re-ek 0a!a L#t#t
..
/erak
/erak Biasa /erak -e"leks
0.
Sistem Sara"
Sistem Sara" Pusat Sistem Sara" 1epi
Otak Sumsum Sara" Sensori Sara" Motor
1ulang Belakang
Kegiatan 11.5 Si&te" En!ok(in
+o. Kelen#ar 4ormon Eungsi
1. Kelen#ar
Pituitari
3lobus posterior
3 lobus anterior
Oksitosin
4ormon Antidiuretik
2A*4$
4ormon 1umbuh 2/4$
Prolaktin 2P-D$
4ormon Perangsang
Eolikel 2ES4$
4ormon Dutenisasi 2D4$
4ormon Perangsang
1iroid 21S4$
4ormon
Adrenokortikotiroid
2A:14$
Merangsang kontraksi uterus dan sel3
sel kelen#ar susu.
Mendorong penahanan air oleh gin#al.
Merangsang pertumbuhan 2terutama
tulang$ dan "ungsi3"ungsi
metabolisme.
Merangsang produksi dan sekresi
susu .
Merangsang produksi o'um dan
sperma.
Merangsang o'arium dan testis.
Merangsang kelen#ar tiroid.
Merangsang korteks adrenal untuk
menghasilkan glukokortikoid.
(. Kelen#ar Pineal Melatonin 1erlibat dalam akti'itas ritme biologis
2harian@musiman$.
.. Kelen#ar tiroid 1iroksin 21
0
$dan
triodotironin 21
.
$
Merangsang dan memelihara proses
metabolisme.
0. Piratiroid 4ormon piratiroid Meningkatkan kalsium dalam darah.
6. 1imus 1imosin Merangsang perkembangan sel 1.
7. Kelen#ar
Adrenal
3medula
adrenal
3 korteks
adrenal
Epine"rin dan
norepne"rin
/lukokortikoid
Mineralokortikoid
Meningkatkan glukosa darah&
meningkatkan akti'itas metabolisme,
mempersempit pembuluh darah
tertentu.
Meningkatkan glukosa dalam darah.
Mendorong reabsorbsi +a
H
dan
ekskresi K
H
dalam gin#al.
8. Pankreas )nsulin
/lukagon
Menurunkan kadar glukosa darah.
Menaikkan kadar glukosa darah.
9. /onad
3 testis
3 o'arium
Androgen
Estrogen
Menokong pembentukan sperma,
perkembangan dan pemeliharaan
karakteristik seks sekunder laki3laki.
Merangsang pertumbuhan dinding
rahimC mendorong perkembangan dan
Progesteron pemeliharaan karakteristik seks
sekunder !anita.
Menggalang pertumbuhan lapisan
rahim.
E%a#a&i Bab 11
A.
1. A 7. : 11. * 17. :
(. B 8. * 1(. E 18. *
.. : 9. B 1.. E 19. :
0. * <. B 10. B 1<. *
6. * 1=. * 16. B (=. B
B.
1. 1iga macam sel sara" &
a. +euron sensori& sel sara" ang memba!a rangsangan atau sinal dari sensor
penerima rangsang 2reseptor sensori$ ke sistem sara" pusat.
b. )nterneuron& sel sara" ang mengintegrasikan data dan memancarkan 2memba!a$
kembali rangsangan atau sinal.
c. +euron motor& sel sara" ang memba!a rangsangan atau sinal ke sel e"ektor.
(. /erak re"leks dikontrol oleh sumsum tulang belakang. -angsangan diterima oleh
reseptor kemudian diteruskan oleh akson ke sumsum tulang belakang. Kemudian
sumsum tulang belakang mengirimkan respon ke e"ektor. /erak re"leks tidak dapat
dikontrol karena gerakanna ter#adi sebelum kamu mengetahui apa ang ter#adi.
Sedangkan gerak biasa dikontrol oleh otak sehingga kamu dapat menentukan gerakan
ang akan dilakukan untuk merespon rangsangan.
.. Perbedaan sistem sara" dan sistem hormon&
Sistem Sara" Sistem 4ormon
*ibangun oleh #aringan sara" ang terdiri
dari sel3sel sara", #aringan ikat sara" dan
#aringan ikat bias. 1idak mensekresikan
substansi seperti hormon.
Melibatkan organ3organ, #aringan, dan sel3
sel ang menekresikan hormon.
Berperan mengadakan orientasi terhadap
lingkungan sekitar dengan menerima
rangsang dan menanggapi rangsangan
tersebut.
Mengadakan kontrol internal agar "ungsi
organ dan sistem lainna beker#a selaras
dengan bantuan sistem endokrin.
Berperan mengoordinasikan akti'itas
bagian tubuh ang berbeda.
*apat digunakan sebagai tempat
menimpan memori dan kecerdasan
2intelegensia$.
1idak dapat menimpan memori dan
kecerdasan.
0. Kelainan pada organ mata&
3 Mata #uling& kelainan pada satu atau beberapa otot ang menebabkan mata tidak
dapat mengarah secara serentak.
3 -abun #auh& gangguan penglihatan dimana mata tidak dapat melihat dengan #elas
benda ang letakna #auh karena lensa mata terlalu cembung sehingga baangan
benda #atuh di depan retina.
3 -abun dekat& gangguan penglihatan dimana mata tidak dapat melihat dengan #elas
benda ang letakna dekat karena lensa mata terlalu cekung sehingga baangan
benda #atuh di belakang retina.
3 Astigmatisme& kesalahan arah rambat gelombang cahaa ang ter#adi karena
berkas3berkas cahaa #atuh pada garis3garis retina, dan bukan pada titik3titik
ta#am.
3 Presbiopia& gangguan penglihatan berupa kesalahan akomodasi ang ter#adi pada
orang lan#ut usia.
3 Katarak& kekeruhan pada lensa ang dapat menerang sebagian ataupun
keseluruhan lensa.
6. Mekanisme mendengar pada manusia& gelombang suara bergerak melalui rongga
telinga luar ang menebabkan membran timpani bergetar. /etaran3getaran tersebut
kemudian diteruskan menu#u tulang landasan dan sanggurdi, melalui tulang martil
ang terkait pada membran itu. Karena gerakan3gerakan ang timbul pada setiap
tulang ini sendiri, maka tulang tersebut memperbesar getaran ang kemudian
disalurkan melalui "enestra 'estibuli menu#u perilim"a. /etaran perilim"a dialihkan
melalui membran menu#u endolim"a dalam saluran koklea. -angsangan terus
mencapai u#ung3u#ung akhir sara" dalam organ corti, untuk kemudian dihantarkan
menu#u otak oleh sara" auditori.
BAB 12 SIS+EM RE*RO/UKSI
Kegiatan 12.1 O(gan Re0(o!#k&i Man#&ia
Organ -eproduksi Daki3Daki
Alat genitalia bagian luar Alat genitalia bagian dalam
Skrotum Penis 1estis Epididimis Saluran Saluran

'as de"erens e#akulatori
Organ -eproduksi ;anita
Alat genitalia bagian luar Alat genitalia bagian dalam
Mons 'eneris
Dabia maor ?terus Ser'iks O'arium
O'iduk
Dabia minor
Klitoris
%estibula
Kelen#ar Bartholin
4imen
%agina
Kegiatan 12.2 Mengena *(o&e& *e"bent#kan S0e("a !an O%#"
Bagan *e"bent#kan S0e("a
(n
(n
n n
n n n n
Bagan *e"bent#kan O%#"
(n
spermatogonium
di"erensiasi
spermatosit primer
pembelahan meiosis )
spermatosit sekunder
pembelahan meiosis ))
spermatid
spermiogenesis
sperma sperma
sperma
sperma
oogonium
di"erensiasi
(n
n n
n n
Kegiatan 12.$ *en.akit 0a!a Si&te" Re0(o!#k&i
+o. Jenis
Penakit
Agen
Mikroba
/e#ala ?tama dan *ampak Pengobatan
1. Klamidial Bakteri
Chlamydia
trachomatis
Alat kelamin bernanahC gatal
dan atau neri saat kencingC
sering tidak ada ge#ala pada
!anita, dapat menebabkan
kemandulan, dan kehamilan di
luar kandungan.
Antibiotik
(. A)*S dan
)n"eksi 4)%
4)% 1idak ada ge#ala sampai K 1=
tahun terin"eksiC ge#ala baru
muncul setelah mengalami
diare, "lu, dan penurunan berat
badan secara terus menerus,
keluar keringat berlebihan pada
malam hari, dan pembengkakan
kelen#ar getah beningC ge#ala
berupa munculna penakit3
penakit lain akibat kerusakan
sistem kekebalan tubuh 21B:
atau kanker$.
Kombinasi
beragam #enis
obat.
.. Kondidiasis Jamur
Candida
albicans
/e#ala mirip trikomoniasisC
sering menular le!at #alur
nonseksual
Obat anti#amur
0. Kutil
kelamin
%irus
papiloma
+eri pada alat kelaminC
berhubungan dengan kanker.
*ihilangkan
dengan
pembekuan.
6. 4erpes %irus 4erpes Kelepuhan di alat kelaminC neri %alasiklo'ir
oosit primer
pembelahan meiosis )
badan polar
pertama
oosit sekunder
di"erensiasi
badan polar
kedua
o'um
kelamin Simpleks saat kencingC peradangan kulitC
berhubungan dengan kanker
ser'iks, keguguran, dan cacat
#anin dalam kandungan.
2'altreks$
7. /onore Bakteri
Neisseria
gonorrhoeae
/e#ala mirip klamidialC kadang
tidak ada ge#ala pada !anita.
Antibiotik
8. 1rikomoniasi
s
ProtoAoa
)richomonas
aginalis
)ritasi pada 'aginaC gatalC neri
saat kencingC biasana tidak ada
ge#ala pada laki3laki.
Obat3obatan
antiprotoAoa
9. Si"ilis Bakteri
)reponema
pallidum
Borok di alat kelamin pada
stadium a!alC penebaran ke
seluruh tubuh dapat berakibat
"atal #ika tidak segera diobati.
Antibiotik se#ak
dini
Kegiatan 12., St(#kt#( Se S0e("a !a *(o&e& Oogene&i&
Keterangan &
a a & kepala
b e b & nukleus
c c & sentriol
d " d & mitokondria
e & kepala
" & bagian tengah
g
b c Keterangan&
a a & korpus luteum
b & degenerasi korpus luteum
c & oosit primer di dalam "olikel
d & "olikel ang pecah
d e & oosit sekunder
" & o'ulasi
g & o'arium
i h & "olikel matang
e i & "olikel sedang tumbuh
h
" g
E%a#a&i Bab 12
A.
1. : 7. : 11. B 17. *
(. : 8. : 1(. * 18. *
.. E 9. A 1.. B 19. A
0. : <. : 10. : 1<. *
6. B 1=. B 16. B (=. :
B.
1. Komponen penusun organ reproduksi pria &
3 /enitalia bagian dalam & testis, epididimis, saluran 'as de"erens, dan saluran
e#akulatori.
3 /enitalia bagian luar & skrotum, penis, dan uretra.
Komponen penusun organ reproduksi !anita &
3 /enitalia bagian dalam & uterus, ser'iks, o'arium, dan o'iduk.
3 /enitalia bagian luar & mons 'eneris, labia maor, labia minor, klitoris, 'estibula,
kelen#ar Bartholin, hmen, dan 'agina.
(. Mekanisme spermatogenesis &
3 Spermatogonia melakukan mitosis menghasilkan spermatosit primer.
3 Spermatosit primer melakukan meiosis dua kali menghasilkan spermatid.
3 Spermatid terdi""erensiasi secara "isik men#adi spermatoAoa.
Mekanisme oogenesis &
3 Sel kecambah primordial berdi"erensiasi men#adi oogonium.
3 Oogonium melakukan mitosis men#adi oosit primer.
3 Oosit primer melakukan meiosis pertama men#adi oosit sekunder dan polosit
pertama.
3 Oosit sekunder melakukan meiosis kedua menghasilkan o'um dan polosit kedua.
.. Menstruasi adalah pelepasan dinding rahim 2endometrium$ ang disertai dengan
pendarahan dan ter#adi secara berulang setiap bulan. Menstruasi ter#adi pada sekitar
hari ke (9 dalam siklus menstruasi, #ika o'um tidak mengalami pembuahan maka
endometrium akan luruh. Proses peluruhan dinding rahim berlangsung selama .36
hari, kadang hingga 8 hari.
0. Kelainan@penakit ang ter#adi pada sistem reproduksi manusia &
3 Kriptorkidisme & satu atau kedua testis tidak berada dalam skrotum se#ak lahir,
tetapi tetap berada di saluran ang ada di rongga tubuh.
3 Kanker rahim & penakit kanker pada rahim.
3 A)*S & penakit ang disebabkan berakti'itas seksual dengan penderita A)*S.
3 Si"ilis & penakit ang disebabkan bakteri )reponema pallidum% /e#alana berupa
borok di alat kelamin dan kemudian menebar ke seluruh tubuh.
6. Kehamilan ter#adi setelah proses pembuahan. Kehamilan dimulai dengan peristi!a
pembelahan sel sampai pembentukan blastosis. Kemudian blastosis menempel ke
endometrium ang disebut dengan tahap implantasi. 1ahap selan#utna adalah
pembentukan plasenta. 1ahap terakhir adalah embriogenesis atau pembentukan
embrio ang terhidupkan. Pada tahap ini sistem organ men#adi lengkap hingga !aktu
kelahiran.
BAB 1$ SIS+EM IMUNI+AS
Kegiatan 1$.1 Mengena Si&te" Kekebaan +#b#) 0a!a Man#&ia
Sistem Kekebalan 1ubuh
)munitas tidak spesi"ik )munitas spesi"ik
Sistem Dim"atik
Pembuluh getah bening +odus getah bening Organ3organ lim"oid
Sumsum tulang Dimpa Kelen#ar timus 1onsil
Komponen Sistem )mun
Makro"ag Dim"osit -eseptor antigen Sel3sel pengenal antigen
Antibodi
Dim"osit B Dim"osit 1 Sel3sel pemusnah alami
Kegiatan 1$.2 I"#ni&a&i
)munisasi akti"& ter#adi ketika sistem imunitas seseorang diakti"kan dan menghasilkan
respon imunitas primer. )munisasi akti" dipicu dengan dua cara aitu
imunisasi alami dan 'aksinasi.
)munisasi pasi"& imunisasi ini tidak melibatkan sistem imunitas ang telah dimilki oleh
orang tersebut karena orang tersebut menerima antibodi ang diciptakan
oleh orang lain atau he!an tertentu.
Kegiatan 1$.$ Keainan !an Gangg#an 0a!a Si&te" I"#ni&a&i
1. Autoimun adalah gangguan "ungsi sistem imunitas sehingga #aringan tubuh dikenali
sebagai benda asing menebabkan #aringan tubuh sendiri diserang dan dihancurkan
oleh sistem imunitas.
(. a. >at ang pada keadaan normal hana terdapat di suatu tempat, mengalami
kebocoran dan masuk ke dalam peredaran darah secara umum.
b. Perubahan suatu Aat dalam tubuh.
c. Sistem imunitas merespon Aat asing ang menerupai Aat tubuh alami dan
menerangna sebagai benda asing.
d. 1erdapat kelainan "ungsi pada sel ang mengendalikan pembentukan antibodi.
.. a. Dupus Eritematosus SistemikC Sistem imunitas memperlakukan #aringan tubuh
sendiri sebagai unsur asing ang harus dila!an dan dihancurkan.
b. Miastenia /ra'isC Merupakan penakit autoimun bukan ba!aan ang ditandai
oleh adana antibodi dalam darah ang menghancurkan sel3sel otot sebagai salah
satu tempat bagi molekul3molekul asetilkolin.
0. a. *e"isiensi "ungsi imunitasC "aktor keturunan atau bukan "aktor keturunan
:ontoh& S:)* dan A)*S
b. AlergiC sistem imunitas ang hipersensiti" terhadap antigen lemah ang pada
umumna tidak menimbulkan respon imunitas.
:ontoh&
1$ debu
($ lumpur
.$ pollen
0$ bulu kucing
6$ bulu an#ing
E%a#a&i Bab 1$
:.
1. : 7. * 11. * 17. *
(. A 8. E 1(. * 18. A
.. : 9. * 1.. * 19. *
0. * <. * 10. * 1<. B
6. * 1=. B 16. : (=. B
B.
1. Komponen sistem imun&
3 Makro"ag & sel darah putih berukuran besar ang terus menerus mencari molekul3
molekul antigen dari organisme asing ang masuk ke dalam tubuh, seperti bakteri,
'irus, dan #amur.
3 Dim"osit & sel darah putih ang ber"ungsi untuk mengenali dan menghancurkan
antigen3antigen pengin'asi.
3 -eseptor antigen & suatu struktur khusus ang terdapat di permukaan lim"osit ang
dapat mengikat struktur khusus ang terdapat di antigen, mirip seperti kunci dan
anak kunci.
3 Sel3sel pengenal antigen & molekul pengangkut ang akan mengangkut antigen
menu#u permukaan sel, tempat lim"osit 1 dapat mengenal mereka sebagai antigen.
3 Antibodi & protein ang diproduksi oleh sel3sel lim"osit B.
(. Peran Dim"osit 1 pembunuh & menghancurkan sel3sel ang memiliki antigen spesi"ik
ang dikenali oleh lim"osit 1 pembunuh.
Peran Dim"osit 1 penolong & mengatur sistem imunitas dengan mengontrol kualitas
dan kekuatan semua respons imunitas ang ada.
.. Kelainan pada sistem imun &
3 Dupus Eritematosus Sistemik & Sistem imunitas memperlakukan #aringan tubuh
sendiri sebagai unsur asing ang harus dila!an dan dihancurkan.
3 Miastenia /ra'is & merupakan penakit autoimun bukan ba!aan ang ditandai
oleh adana antibodi dalam darah ang menghancurkan sel3sel otot sebagai salah
satu tempat bagi molekul3molekul asetilkolin.
3 S:)* & Penderita tidak memiliki lim"osit 1 dan lim"osit B sehingga tidak
memiliki respons imunitas adapti".
3 A)*S & Penakit ang disebabkan 'irus 4)% ang merusak sel3sel 1 penolong
sehingga penderita rentan terhadap semua agen pengin"eksi.
3 Alergi & sistem imunitas ang hipersensiti" terhadap antigen lemah ang pada
umumna tidak menimbulkan respon imunitas.
0. -espon imunitas adapti" &
3 -espons )munitas 4umoral & protein ang disebut antibodi ang dapat menempel
dan menghancurkan antigen muncul di darah dan cairan tubuh lainna. -espons
imunitas humoral mela!an pengin'asi ang beraksi di luar sel seperti bakteri dan
sena!a beracun ang dihasilkan organisme. Selain itu #uga dapat mencegah
'irus untuk memasuki sel.
3 -espons imunitas sel ang dimediasi & sel3sel ang dapat menghancurkan sel3sel
lain diakti"kan. Akti'itas penghancuran tersebut terbatas pada sel3sel terin"eksi
atau menghasilkan antigen spesi"ik. -espon imunitas sel ang dimediasi
dihasilkan di dalam sel tubuh untuk mela!an pengin'asi, seperti 'irus. Selain itu,
respon imunitas sel ang dimediasi #uga dapat menghancurkan sel3sel mutan,
seperti sel3sel kanker.
6. Autoimun adalah gangguan "ungsi sistem imunitas dimana #aringan tubuh dikenali
sebagai benda asing sehingga #aringan tubuh sendiri diserang dan dihancurkan oleh
sistem imunitas.
KUNCI JAWABAN BUKU KERJA BIOLOGI SMA KELAS XII
BAB 1 *ER+UMBU1AN /AN *ERKEMBANGAN
*A/A +UMBU1AN
Kegiatan 1.1 *e(t#"b#)an !an *e(ke"bangan
A.
>igot, pembelahan dan di"erensiasi, embrio, bi#i, perkecambahan, epigen, hipogen,
primer dan sekunder.
B.
Keterangan&
a a & nukleus
b & o'ul
b c & Aigot
d & dua sel
e & proembrio
c " & kotiledon
e g & pucuk
d h & embrio
" i & akar
g h # & selaput bi#i
k & endosperma
i #
k
Keterangan &
a a & embrio daun

b b & embrio pucuk
c d c & embrio akar
d & embrio akar
e " e & selaput bi#i
" & kotiledon
g g & #aringan buah
h i h & kotiledon
# i & selaput bi#i
k # & endosperma
l k & plumula
m l & epikotil
n m & koleoriAa
n & radikula
*.
1ipe perkecambahan & epigen
Pengertian & perkecambahan bi#i dimana kotiledon bi#i terangkat ke atas permukaan tanah
oleh perpan#angan sumbu embrio, biasana ter#adi pada tumbuhan dikotil.
:ontoh & perkecambahan pada kacang kedelai.
1ipe perkecambahan & hipogen
Pengertian & perkecambahan bi#i dimana kotiledon bi#i tetap berada di dalam tanah,
biasana ter#adi pada tumbuhan monokotil.
:ontoh & perkecambahan pada #agung.
Kegiatan 1.2 *e(t#"b#)an *(i"e( !an *e(t#"b#)an Sek#n!e( 0a!a +#"b#)an
A.
Pertumbuhan Primer
Pengertian & pertumbuhan ang meman#ang baik ang ter#adi pada u#ung akar maupun
u#ung batang. Pertumbuhan primer dapat diukur secara kuantitati" aitu dengan
menggunakan alat auksanometer .
Jaringan ang terlibat & #aringan meristem
Pertumbuhan Sekunder
Pengertian & pertumbuhan ang dapat menambah diameter batang. Pertumbuhan sekunder
merupakan akti'itas sel3sel meristem sekunder aitu kambium dan kambium gabus.
Pertumbuhan ini di#umpai pada tumbuhan dikotil.
Jaringan ang terlibat & #aringan meristem sekunder aitu kambium dan kambium gabus
Eaktor3"aktor ang mempengaruhi&
1. Eaktor eksternal@lingkungan& "aktor ini merupakan "aktor luar ang erat sekali
hubunganna dengan proses pertumbuhan dan perkembangan. Beberapa "aktor
eksternal ang mempengaruhi pertumbuhan tumbuhan adalah air dan mineral,
kelembaban, suhu, dan cahaa.
(. Eaktor internal& "aktor ang melibatkan hormon dan gen ang akan mengontrol
pertumbuhan dan perkembangan tumbuhan.Macam3macam hormon pada tumbuhan
adalah auksin, giberelin, sitokinin, gas etilen, asam absisat, dan kalin.
B.
3 1umbuhan Annual
Pengertian & Jenis tumbuhan ang menelesaikan siklus hidupna 2!aktu dari mulai
tumbuh lalu berbunga, menghasilkan bi#i, dan akhirna mati$ dalam satu tahun.
:ontoh & gandum, padi, dan #agung.
3 1umbuhan Binnual
Pengertian & Jenis tumbuhan ang menelesaikan siklus hidupna 2!aktu dari mulai
tumbuh lalu berbunga, menghasilkan bi#i, dan akhirna mati$ dalam dua tahun.
:ontoh & !ortel, dan peterseli.
3 1umbuhan Parennual
Pengertian & Jenis tumbuhan ang dapat hidup dan bereproduksi selama bertahun3
tahun.
:ontoh & pohon /eneral Sherman
Kegiatan 1.$ I&tia) 0a!a *e(t#"b#)an !an *e(ke"bangan +#"b#)an
+o. )stilah Pengertian
1. Pertumbuhan Suatu proses pertambahan ukuran sel atau organisme ang
bersi"at kuantitati" atau dapat diukur.
(. Perkembangan Suatu proses menu#u kede!asaan pada organisme.
.. *i"erensiasi Perubahan kualitati" pada se#umlah sel sehingga terbentuk
organ3organ ang memiliki struktur dan "ungsi ang berbeda.
0. Perkecambahan Proses kembali ter#adina pertumbuhan dan perkembangan
setelah bi#i mati suri selama "ase dorman.
6. 4ipogen Perkecambahan bi#i ang kotiledonna tetap berada di dalam
tanah.
7. Epigen Perkecambahan bi#i ang kotiledonna terbuka ke atas
permukaan tanah oleh perpan#angan sumbu embrio.
8. Pertumbuhan
primer
Pertumbuhan meman#ang ang dihasilkan oleh meristem3
meristem apikal.
9. Pertumbuhan
sekunder
Pertumbuhan ang dapat menambah ukuran keliling batang
atau akar.
<. Meristem apikal Meristem ang terdapat di u#ung3u#ung akar serta di tunas3
tunas pucuk.
1=. Dingkaran tahun Pola garis melingkar pada penampang melintang kau akibat
proses pertumbuhan sekunder.
Kegiatan 1., :akto(6:akto( .ang Me"0enga(#)i *e(t#"b#)an !an *e(ke"bangan
0a!a +#"b#)an
2a$ Eaktor internal & auksin, sitokinin, giberelin, asam absisat, etilen.
2b$ Eaktor eksternal & nutrisi tumbuhan, kelembaban, suhu, cahaa.
Kegiatan 1.5 Mengena 1o("on .ang Me"0enga(#)i *e(t#"b#)an !an
*e(ke"bangan 0a!a +#"b#)an
4ormon Eungsi3Eungsi ?tama 1empat *iproduksi @
*itemukan
Auksin Menstimulus perpan#angan batangC
mempengaruhi pertumbuhan akarC di"erensiasi
dan percabanganC perkembangan buahC
dominansi apikalC "ototropisme dan
gra'itropisme.
Meristem apikal tunas,
daun3daun muda, embrio di
dalam bi#i.
Sitokinin Mempengaruhi pertumbuhan dan di"erensiasi
akarC merangsang pembelahan dan
pertumbuhan selC merangsang
perkecambahanC menghambat penuaan.
*ibuat di akar dan diangkut
ke organ3organ lainna.
/iberelin Merangsang pembelahan dan perpan#angan sel
di batang, mempengaruhi perkembangan
buah, mempromosikan perkecambahan bi#i.
Meristem apikal di tunas
dan akarC daun3daun mudaC
embrio
Asam
Absisat
Menghambat pertumbuhan, menutup stomata
ketika ada tekanan air, membantu
*aun, batang, akar, dan
buah hi#au.
mempertahankan dormansi.
Etilen Menga!ali pematangan buahC mela!an
beberapa e"ek auksinC menga!ali atau
menghambat 2bergantung pada spesies$
pertumbuhan dan perkembangan akar, daun,
dan bunga.
Buah3buah matangC nodus3
nodus di batangC daun dan
bunga tua.
Kegiatan 1.9 :akto( Ek&te(na
+o. Eaktor Eksternal Man"aat dalam Pertumbuhan dan Perkembangan
1. +utrisi 1umbuhan +utrisi berman"aat sebagai bahan "otosintesis ang
menghasilkan gula dan air untuk pertumbuhan dan
perkembangan tumbuhan.
(. Kelembaban Menediakan lingkungan ang sesuai bagi banak #enis
tumbuhan. Kelembaban mempengaruhi proses penguapan
pada tumbuhan.
.. Suhu Suhu ang sesuai akan sangat mendukung pertumbuhan dan
perkembangan tumbuhan. Setiap #enis tumbuhan memiliki
kisaran suhu ang berbeda untuk kesesuaian pertumbuhan
dan perkembanganna.
0. :ahaa :ahaa berman"aat dalam proses "otosintesis untuk
membuat makanan. Selain itu, cahaa #uga berpengaruh
dalam membukana stomata dan merangsang peningkatan
transpirasi.
E%a#a&i Bab 1
A.
1. E 7. B 11. : 17. A
(. A 8. A 1(. A 18. B
.. : 9. : 1.. E 19. A
0. * <. * 10. A 1<. A
6. B 1=. * 16. : (=. E
B.
1. Pertumbuhan & proses pertambahan ukuran sel atau organisme ang bersi"at
kuantitati" atau dapat diukur. *engan kata lain, proses pertumbuhan memperlihatkan
pertambahan dalam hal ukuran dengan tidak memperhatikan perubahan kualitas,
seperti kede!asaan.
Perkembangan & proses menu#u kede!asaan pada organisme. Proses tersebut
berlangsung secara kualitati".
(. Pertumbuhan primer & pertumbuhan ang meman#ang baik ang ter#adi pada u#ung
akar maupun u#ung batang. Pertumbuhan primer dapat diukur secara kuantitati" aitu
dengan menggunakan alat auksanometer .
Pertumbuhan sekunder & pertumbuhan ang dapat menambah diameter batang.
Pertumbuhan sekunder merupakan akti'itas sel3sel meristem sekunder aitu kambium
dan kambium gabus. Pertumbuhan ini di#umpai pada tumbuhan dikotil.
.. Perkecambahan epigen& Perkecambahan bi#i ang kotiledonna terbuka ke atas
permukaan tanah oleh perpan#angan sumbu embrio. Biasana ter#adi pada tumbuhan
dikotil.
Perkecambahan hipogen& Perkecambahan bi#i ang kotiledonna tetap berada di
dalam tanah. Biasana ter#adi pada tumbuhan monokotil.
0. a. Auksin & menstimulus perpan#angan batangC mempengaruhi pertumbuhan akarC
di"erensiasi dan percabanganC perkembangan buahC dominansi apikalC
"ototropisme dan gra'itropisme.
b. Sitokinin & mempengaruhi pertumbuhan dan di"erensiasi akarC merangsang
pembelahan dan pertumbuhan selC merangsang perkecambahanC menghambat
penuaan.
c. /iberelin & merangsang pembelahan dan perpan#angan sel di batang,
mempengaruhi perkembangan buah, mempromosikan perkecambahan bi#i.
d. Asam Absisat & menghambat pertumbuhan, menutup stomata ketika ada tekanan
air, membantu mempertahankan dormansi.
e. Etilen & menga!ali pematangan buahC mela!an beberapa e"ek auksinC menga!ali
atau menghambat 2bergantung pada spesies$ pertumbuhan dan perkembangan
akar, daun, dan bunga.
6. a. +utrisi tumbuhan & berupa makronutrien dan mikronutrien ang dibutuhkan
tumbuhan untuk membuat makromolekul organik seperti gula.
b. Kelembaban & kadar air ang dikandung dalam suatu lingkungan. Kelembaban
mempengaruhi proses penguapan pada tumbuhan.
c. Suhu & kisaran suhu ang dibutuhkan setiap #enis tumbuhan untuk dapat hidup.
d. :ahaa & cahaa berman"aat dalam proses "otosintesis untuk membuat makanan.
Selain itu, cahaa #uga berpengaruh dalam membukana stomata dan merangsang
peningkatan transpirasi.
BAB 2 ME+ABOLISME
Kegiatan 2.1 *(o&e& Metaboi&"e
Proses Metabolisme &
1. Anabolisme& Semua proses di dalam tubuh ang berkaitan dengan pembangunan
dan penimpanan. Anabolisme mendukung ter#adina pertumbuhan sel baru,
pemeliharaan #aringan tubuh, dan penimpanan energi untuk digunakan di masa ang
akan datang.
(. Katabolisme& Semua proses di dalam tubuh ang berkaitan dengan pembongkaran
#aringan tubuh dan energi ang disimpan untuk menghasilkan bahan bakar bagi
akti'itas tubuh.
Kegiatan 2.2 En2i"
3 Pengertian& >at akti" ang membantu dalam proses penusunan dan pembongkaran
Aat. 1anpa dibantu enAim proses tersebut ber#alan sangat lambat bahkan tidak dapat
ber#alan sama sekali. EnAim merupakan protein katalis, aitu sena!a protein ang
mempercepat proses reaksi tanpa habis bereaksi.
3 Eaktor3"aktor ang mempengaruhi& suhu, p4, konsentrasi enAim, air, substrat, tahapan
reaksi.
Kegiatan 2.$ Re&0i(a&i Ae(obik 7Gikoi&i&8
Peranan respirasi aerobik adalah membongkar atau memecah sena!a ang komplek
seperti karbohidrat men#adi sena!a ang lebih sederhana dan menghasilkan energi
dalam bentuk A1P.
Keterangan&
a & elektron diba!a melalui
a e +A*4
b & glukosa
c & glikolisis
A - g d & piru'at
b ! e & elektron diba!a melalui
+A*4 dan EA*4
(
" & siklus Krebs
g & sistem transpor elektron
4asil dari glikolisis adalah molekul piru'at 2asam piru'at$.
Kegiatan 2., *(o&e& Gikoi&i&
+o. Proses ang 1er#adi EnAim ang 1erlibat
1. /lukosa mendapat penambahan satu "os"at sehingga
berubah men#adi glukosa 73"os"at.
heksokinase
(. /lukosa 73"os"at diubah men#adi "ruktosa 73"os"at "os"oglukoisomerase
.. Eruktosa 73"os"at diubah men#adi "ruktosa31,73di"os"at "os"o"ruktokinase
0. Eruktosa31,73di"os"at ang memiliki 7 atom : diubah
men#adi .3"os"ogliseraldehida ang memiliki . atom :
dan dihidroksiaseton"os"at.
aldolase
6. .3"os"ogliseraldehida selan#utna bersena!a dengan
suatu asam "os"at 24
.
PO
0
$ men#adi 1,.3
di"os"ogliseraldehida, ang kemudian dengan bantuan
dehidrogenase
enAim diubah men#adi asam 1,.3di"os"ogliserat.
7. Asam 1,.3di"os"ogliserat kehilangan satu "os"at dan
berubah men#adi asam .3"os"ogliserat
trans"os"orilase
"os"ogliserat
8. Asam .3"os"ogliserat diubah men#adi asam (3"os"ogliserat "os"ogliseromutase
9. Asam (3"os"ogliserat diubah men#adi asam (3
"os"oenolpiru'at 2PEP$ serta melepaskan 4
(
O
enolase
<. Asam (3"os"oenolpiru'at 2PEP$ diubah men#adi piru'at
dengan pelepasan satu "os"at. A*P meningkat men#adi
A1P melalui reaksi "os"orilasi tingkat substrat.
piru'at kinase
Kegiatan 2.9 Sik#& K(eb&
Asam sitrat asam L3ketoglutarat asam suksinat asam malat
asam oksaloasetat asam sitrat
4asil dari siklus Krebs adalah 0 :O
(
H ( A1P H 7 +A*4 H ( EA*4
(


a

Keterangan &
a & glikolisis
b & respirasi anaerobik
c & oksidasi piru'at
b d & siklus Krebs
e & sistem transpor elektron
A

!

e
Kegiatan 2.; I&tia) !aa" Metaboi&"e
7 +A*4
( EA*4
(
( A1P
0 :O
(
+o. )stilah Pengertian
1. Anabolisme Semua proses di dalam tubuh ang berkaitan dengan
pembangunan dan penimpanan seperti pertumbuhan sel baru,
pemeliharaan #aringan tubuh, dan penimpanan energi untuk
digunakan di masa ang akan datang.
(. Katabolisme Semua proses di dalam tubuh ang berkaitan dengan
pembongkaran #aringan tubuh dan energi ang disimpan untuk
menghasilkan bahan bakar bagi akti'itas tubuh.
.. EnAim Merupakan protein katalis, aitu sena!a protein ang
mempercepat proses reaksi tanpa habis bereaksi. EnAim
membantu dalam proses penusunan dan pembongkaran Aat.
1anpa dibantu enAim proses tersebut ber#alan sangat lambat
bahkan tidak dapat ber#alan sama sekali.
0. Protein katalis Sena!a protein ang mempercepat proses reaksi tanpa habis
bereaksi.
6. Ko"aktor Komponen tambahan nonprotein ang dapat meningkatkan
kemampuan ker#a enAim.
7. KoenAim Molekul kecil ang mengangkut kelompok3kelompok
sena!a kimia dari satu enAim ke enAim berikutna.
8. -espirasi seluler Proses perombakan molekul organik kompleks ang kaa
akan energi potensial men#adi produk limbah ang berenergi
lebih rendah 2proses katabolik $ pada tingkat seluler .
9. A1P /ugusan adenin ang berikatan dengan tiga gugusan "os"at.
1erlepasna ikatan "os"at dalam gugusan adenin
menghasilkan energi ang langsung siap digunakan oleh sel.
<. *ekarboksilasi
oksidati"
Perubahan piru'at men#adi asetil koenAim A 2asetil3KoA$ di
mitokondria dengan menghasilkan ( :O
(
dan ( +A*4.
E%a#a&i Bab 2
A.
1. E 7. A 11. : 17. *
(. * 8. * 1(. * 18. :
.. B 9. A 1.. B 19. *
0. A <. B 10. : 1<. B
6. B 1=. B 16. A (=. E
B.
1. Proses3proses ang ter#adi dalam respirasi aerobik adalah glikolisis, siklus Krebs, dan
transpor elektron.
(. a. EnAim & merupakan protein katalis, aitu sena!a protein ang mempercepat
proses reaksi tanpa habis bereaksi. EnAim membantu dalam proses penusunan
dan pembongkaran Aat. 1anpa dibantu enAim proses tersebut ber#alan sangat
lambat bahkan tidak dapat ber#alan sama sekali.
b. Eermentasi & proses produksi energi dalam sel dalam keadaan anaerobik 2tanpa
oksigen$.
c. -espirasi anaerob & proses degradasi molekul organik untuk menghasilkan A1P
tanpa menggunakan oksigen.
d. Siklus krebs & reaksi antara asetil ko3A dengan asam oksaloasetat, ang kemudian
membentuk asam sitrat.
e. /likolisis & rangkaian reaksi ang dikatalis oleh enAim untuk memecah satu
molekul glukosa men#adi dua molekul piru'at.
.. 4asil akhir katabolisme lemak& 1 gram lemak menghasilkan energi sebesar ( F .9
A1P.
4asil akhir katabolisme protein& 1 gram protein menghasilkan energi sebesar .9 A1P.
0. *ekarboksilasi oksidati" adalah perubahan piru'at men#adi asetil koenAim A di
mitokondria dengan menghasilkan ( :O
(
dan ( +A*4.
6. -espirasi aerobik& pembongkaran atau pemecahan sena!a ang komplek seperti
karbohidrat men#adi sena!a ang lebih sederhana dengan menggunakan oksigen
dan menghasilkan energi dalam bentuk A1P.
-espirasi anaerobik& membongkar atau memecah sena!a ang komplek seperti
karbohidrat men#adi sena!a ang lebih sederhana tanpa menggunakan oksigen dan
menghasilkan energi dalam bentuk A1P.
BAB $ KONSE* /ASAR GENE+IKA
Kegiatan $.$ Me"b#at Mo!e /NA
+o. *+A -+A
1. *+A hana terdapat di dalam inti sel. -+A dapat ditemukan di dalam
sitoplasma, ribosom, dan #uga di dalam
inti sel.
(. *+A berbentuk rantai pan#ang, ganda,
dan berpilin.
-+A berbentuk rantai pendek dan
umumna tunggal.
.. Eungsi *+A berhubungan erat dengan
penurunan si"atdan penusunan
protein.
Eungsi -+A berhubungan erat dengan
penusunan protein.
0. Kadar *+A tidak dipengaruhi oleh
akti'itas penusunan protein.
Kadar -+A dipengaruhi oleh akti'itas
penusunan sel.
6. Basa nitrogen *+A terdiri atas purin
2adenine dan guanin$ dan pirimidin
2timin dan sitosin$.
Basa nitrogen -+A terdiri atas purin
2adenine dan guanin$ dan pirimidin
2urasil dan sitosin$.
7. Komponen gula *+A adalah
deoksiribosa, aitu ribosa ang
kehilangan satu atom oksigenna.
Komponen gula -+A adalah ribosa.
1ipe3tipe -+A&
1. -+A ribosom 2r-+A$ & ditemukan pada ribosom sel.
(. -+A trans"er 2t-+A$ & ber"ungsi memba!a asam amino ke ribosom untuk
membentuk protein tertentu.
.. -+A dutal messenger 2m-+A$ & ber"ungsi memba!a cetak biru genetika.
Kegiatan $., Gen !an K(o"o&o"
1. Metasentrik & apabila sentromer berada di tengah3tengah kromosom sehingga kedua
lengan kromosom hampir sama pan#ang.
(. Submetasentrik & apabila sentromer tidak berada di tengah kromosom sehingga kedua
lengan kromosom tidak sama pan#ang.
.. Akrosentrik & apabila sentromer lebih dekat ke salah satu u#ung kromosom dari pada
ang lain sehingga satu lengan kromosom sangat pendek dibandingkan dengan ang
lain.
0. 1elosentrik & apabila sentromer terletak pada u#ung kromosom sehingga kromosom
hana ada satu lengan.
+o. )stilah Pengertianna
1. /en ?nit pe!arisan si"at bagi organisme hidup. Bentuk "isikna adalah
urutan *+A ang menandi suatu protein, polipeptida, atau seuntai
-+A ang memiliki "ungsi bagi organisme ang memilikina.
(. Kromosom Struktur dari rantai kromatin ang terdiri atas *+A dan protein.
.. Dokus Dokasi gen pada kromosom.
0. +ukleosom Bagian dari molekul *+A ang berputar mengelilingi histon.
6. Spindel /elendong ang mengandung serat dan merupakan tempat
perlekatan sentromer ketika ter#adi pembelahan sel.
7. 1elomer Bagian kromosom ang mengandung rangkaian *+A
terspesialisasi ang ditemukan di u#ung kromosom.
8. Autosom Kromosom tubuh ang tidak menentukan #enis kelamin.
9. Kromosom
Somatik
Kromosom tubuh ang tidak menentukan #enis kelamin.
<. Akrosentrik Bentuk kromosom dimana sentromer terletak lebih dekat ke salah
satu u#ung kromosom dari pada ang lain sehingga satu lengan
kromosom sangat pendek dibandingkan dengan ang lain.
1=. Kromosom
4omolog
Pasangan kromosom dari kedua induk ang bentukna serupa serta
memiliki gen3gen ang "ungsina sama.
Kegiatan $.5 Sinte&i& *(otein
1. Sintesis protein & produksi protein ang dibutuhkan oleh sel atau 'irus untuk semua
akti'itas dan perkembangan.
(. -eplikasi & proses *+A membuat salinan dari dirina sendiri untuk setiap sel anak
atau 'irus baru, dengan memberikan in"ormasi ang dibutuhkan untuk sintesis
protein.
1ahapan 1ranslasi
1. )nisiasi & menempelna m-+A pada tempat spesi"ik di ribosom dan menempelna
t-+A pertama 2inisiator$ ang men#adi penanda dimulaina proses penguntaian
polipeptida.
(. 1ranslasi & proses penguntaian polipeptida dari asam amino ang diba!a oleh t-+A
.. 1erminasi & lepasna rantai polipeptida dari ribosom.
Kegiatan $.9 Ko!e Genetika
4ubungan antara rangkaian *+A atau -+A dengan rangkaian asam amino adalah berupa
kode genetika. Kode genetika tersebut merupakan kode triplet aitu kode ang terdiri atas
tiga basa untuk satu asam amino, dan satu asam amino dapat dikodekan oleh lebih dari
satu basa triplet. Kode genetika merupakan suatu petun#uk ang memberikan kesesuaian
antara kodon di dalam -+A dengan asam amino di dalam protein.
Kegiatan $.= *e"bea)an Se
Amitosis & merupakan pembelahan sel paling sederhana, ter#adi tanpa pembentukan
benang3benang gelendong ataupun penampakan kromosom, dapat di#umpai pada
makhluk hidup prokariota ang tidak memiliki nucleus, misalna bakteri dan
sianobakteri.
Mitosis & merupakan pembelahan sel ang ter#adi pada makhluk hidup eukariota, mitosis
ter#adi pada sel somatik pada makhluk hidup multiseluler.
Meiosis & merupakan pembelahan sel ang ter#adi pada makhluk hidup eukariota, meiosis
ter#adi pada sel kelamin pada makhluk hidup multiseluler.
+o. Mitosis Meiosis
1. Pembelahan sel ang ter#adi pada sel
somatik.
Pembelahan sel ang ter#adi pada sel
kelamin.
(. Proses pembelahan menghasilkan dua
sel anakan dengan #umlah kromosom
sama aitu diploid.
Proses pembelahan menghasilkan empat
sel anakan dengan #umlah kromosom
separuh dari sel induk aitu haploid.
.. Proses mitosis ter#adi dalam 0 "ase,
aitu pro"ase, metaphase, anaphase,
dan telo"ase.
Proses meiosis terbagi men#adi ( tahap,
aitu meiosis ) dan meiosis )). Masing3
masing tahap ter#adi 0 "ase, aitu pro"ase,
metaphase, anaphase, dan telo"ase.
0. 1idak terdapat "ase inter"ase atau "ase
istirahat.
Antara tahap meiosis ) dan meiosis ))
terdapat inter"ase atau "ase istirahat.
+o. Ease Keterangan Ease
A
1.
Mitosis
)nter"ase Kromatin mengalami duplikasi.
(. Pro"ase Benang3benang kromatin menebal men#adi kromosom. Kromosom
mulai berduplikasi men#adi kromatid.
.. Meta"ase Kromosom atau kromatid berbaris teratur di bidang pembelahan
2bidang ekuator$.
0. Ana"ase Kromatid akan tertarik oleh benang gelendong menu#u ke kutub3
kutub pembelahan sel.
6. 1elo"ase 1er#adi peristi!a kariokinesis 2pembagian nukleus men#adi dua
bagian$ dan sitokinesis 2pembagian sitoplasma men#adi dua bagian$.
B
7.
Meiosis )
)nter"ase Kromosom mengalami duplikasi.
8. Pro"ase ) Benang3benang kromatin menebal men#adi kromosom dan
kromosom mulai berduplikasi men#adi kromatid. 1er#adi Sinapsis
kromosom homolog ang menghasilkan tetrad ang diikuti dengan
pindah silang 2pertukaran segmen kromosom homolog$.
9. Meta"ase ) Kromosom ang homolog ber#a#ar atau berbaris teratur di bidang
ekuator.
<. Ana"ase ) Kromosom homolog berpisah menu#u kutub3kutubsel.
1=. 1elo"ase )
sitokinesis
*ua sel anak ang masing3masing mengandung satu kromosom
homolog terpisah.
:
11.
Meiosis ))
Pro"ase )) 1idak ter#adi replikasi *+A.
1(. Meta"ase )) Kromosom ber#a#ar di bidang ekuator.
1.. Ana"ase )) Sentromer terpisah dan sister kromatid terpisah ke kutub3kutub
ang berbeda.
10. 1elo"ase )) Pembelahan sel selesai. *ihasilkan empat sel anakan ang haploid.
E%a#a&i Bab $
A.
1. A 7. * 11. 3 17. A
(. B 8. * 1(. E 18. B
.. E 9. * 1.. E 19. *
0. * <. A 10. : 1<. *
6. B 1=. B 16. B (=. *
B.
1. Setiap karakteristik atau si"at ang dimiliki anak merupakan cerminan dari gen ang
dimiliki anak tersebut. /en anak berasal dari perpaduan gen orang tuana. Oleh
karena itu, seorang anak bisa sa#a memiliki karakteristik seperti !arna mata dan #enis
rambut ang sama dengan kedua orang tuana, karena gen anak berasal dari orang
tuana. Oleh karena itu, si"at3si"at ang dimiliki tersebut berbeda dengan saudarana
ang memiliki gen3gen berbeda.
(. 4ubungan antara gen, *+A, dan kromosom & gen, *+A, dan kromosom merupakan
seperangkat materi genetik ang berperan dalam proses pe!arisan si"at. *+A
merupakan rangkaian pan#ang nukleotida., sedangkan gen merupakan segmen *+A
ang ber"ungsi mengkode 2menandi$ polipeptida tertentu. /en terdapat pada lokasi
tertentu di dalam kromosom.
..
P /
S
0. Mitosis
Ana"ase dan 1elo"ase



Pro"ase Meta"ase (n
sel3sel
anakan

sel induk duplikasi (n
2(n$ kromosom
Meiosis ) Meiosis ))
Ana"ase dan 1elo"ase )
Pro"ase ) Meta"ase )
tetrad pindah silang n
n
n
sel induk duplikasi n

2(n$ kromosom
6. Sintesis protein ter#adi melalui dua tahap, aitu transkripsi dan translasi. 1ranskripsi
ter#adi di dalam inti sel, sedangkan translasi ter#adi di ribosom ang terletak di
sitoplasma. Proses sintesis protein melibatkan m-+A, r-+A, dan t-+A. m-+A
adalah cetak biru dari konstruksi protein, r-+A adalah tempat di mana protein dibuat.
t-+A adalah alat transportasi ang mengirimkan asam amino ang tepat pada !aktu
ang tepat. 4asil akhir dari translasi adalah protein.
BAB , 1UKUM 1ERE/I+AS
Kegiatan ,.1 Mekani&"e *e<a(i&an Si-at
4ukum Mendel )
4ukum Mendel ) atau #uga dikenal sebagai hukum segregasi 2pemisahan$ menatakan
bah!a& Pada pembentukan gamet, gen ang merupakan pasangan akan disegregasikan
2dipisahkan$ ke dalam dua sel anak. 4ukum ini diperoleh dari eksperimen
menilangkan tanaman ercis dengan satu si"at beda 2monohibrid$.
3 4asil dari persilangan monohibrid menun#ukkan bah!a pada seluruh tanaman E1
hana si"at salah satu tetua ang muncul. Si"at tetua ang hilang ter#adi karena
tertutup disebut si"at resesi" dan ang menutupi disebut si"at dominan.
3 4asil dari persilangan monohibrid menun#ukkan bah!a setiap si"at organisme
ditentukan oleh suatu "aktor ang disebut gen. /en di!ariskan dari satu generasi ke
generasi berikutna.
3 Alel gen 2genotip$ ang dimiliki indi'idu dapat berupa homoAigot dominan,
homoAigot resesi", atau heteriAigot. Pada saat pembentukan gamet, setiap "aktor
atau gen dapat dipisah kembali secara bebas.
4ukum Mendel ))
4ukum Mendel )) atau #uga dikenal hukum pemisahan bebas merupakan hasil
kesimpulan dari percobaan Mendel melakukan persilangan dihibrid, trihibrid, dan
polihibrid. Mendel menemukan bah!a setiap si"at adalah bebas atau tidak tergantung
dengan si"at lainna. Jadi pada pengamatan Mendel, si"at tinggi pada tanaman kapri
tidak dipengaruhi oleh !arna bunga . Bi#i tanaman kapri ang kisut tidak dipengaruhi
oleh !arna bi#i.
Kegiatan ,., Be(bagai *oa *e(&iangan
1. Parental 2P
1
$ laki3laki normal perempuan carrier buta !arna
/enotipe J
:
5 MN J
:
J
c
/amet J
:
5 J
:
J
c
E
1


/amet Perempuan @
/amet Daki3Daki
J
:
J
c
J
:
J
:
J
:
J
:
J
c
5 J
:
5 J
c
5
Jadi keturunan E
1
adalah&
J
:
J
:
= perempuan normal
J
:
J
c
= perempuan carrier buta !arna
J
:
5 = laki3laki normal
J
c
5 = laki3laki buta !arna
(. Parental 2P
1
$ laki3laki hemo"ilia perempuan carrier hemo"ilia
/enotipe J
h
5 MN J
4
J
h
/amet J
h
5 J
4
J
h
E
1
/amet Perempuan @ J
4
J
h
/amet Daki3Daki
J
h
J
4
J
h
J
h
J
h
5 J
4
5 J
h
5
Jadi keturunan E
1
adalah&
J
4
J
h
= perempuan carrier hemo"ilia
J
h
J
h
= perempuan hemo"ilia 2letal$
J
4
5 = laki3laki normal
J
h
5 = laki3laki hemo"ilia
Kegiatan ,.5 Be(bagai *oa *e(&iangan
Monohibrid dominan penuh
Monohibrid
Monohibrid intermediat
*ihibrid
Pola3Pola *ihibrid dan 1rihibrid 1rihibrid
Persilangan
Polihibrid
1estcross Komplementer
Kriptomeri
Penimpangan
4ukum Mendel )nteraksi Berbagai /en
Epistasis
Kegiatan ,.;
1. a. /olongan darah A & )
A
)
A
, )
A
)
O
b. /olongan darah B & )
B
)
B
, )
B
)
O
c. /olongan darah AB & )
A
)
B
d. /olongan darah O & )
O
)
O
..
/olongan
*arah )bu
/olongan *arah Aah
O
P
A B AB O
A O, A A, B, AB, O A, B, AB O, A
B A, B, AB, O B, O A, B, AB O, B
AB A, B, AB A, B, AB A, B, AB A, B
O A, O B, O A, B O
Kegiatan ,.=
+o. Penakit Penebab
1. Albinisme Mutasi pada gen ang mengatur !arna kulit, sehingga ter#adi
pengurangan pigmen melanin, ang memberikan !arna pada
kulit, rambut, dan mata.
(. 4emo"ilia Adana kerusakan gen ang menebabkan kurangna "aktor
pembekuan pada darah., sehingga darah akan terus mengalir
pada luka terbuka.
.. Sindrom *o!n Mutasi kromosom karena ter#adi gangguan dalam pemisahan
kromosom 2nondis*unction$ semasa meiosis sehingga
kromosom mengalami kelebihan satu kromosom aitu
kromosom ke (1.
0. Buta ;arna Adana pautan kromosom seks.
6. Sindrom, 1urner Mutasi kromosom karena ter#adi gangguan dalam pemisahan
pasangan kromosom seks 2nondis*unction$ semasa
pembentukan sel telur atau sperma sehingga kromosom anak
mengalami kekurangan satu kromosom J 2JO$.

E%a#a&i Bab ,
A.
1. E 7. * 11. B 17. :
(. B 8. * 1(. * 18. B
.. : 9. * 1.. * 19. A
0. * <. A 10. B 1<. A
6. : 1=. E 16. A (=. :
B.
1. Parental 2P$ & 11KK MN ttkk
2tinggi merah$ 2pendek putih$
Macam /amet & 1K tk
E
1
& 1tKk
2tinggi merah #ambu$
Macam /en E
1
& 1 K t k
Macam gamet E
1
& 1K 1k tK tk
E
1
J E
1
& 1tKk MN 1tKk
2tinggi merah #ambu$ 2tinggi merah #ambu$
/amet E
(
& 1K 1K
tK tK
1k 1k
tk tk
/enotipe dan "enotipe E
(
&
D
E
1K 1k tK tk
1K
11KK
2tinggi merah$
11Kk
2tinggi merah
#ambu$
1tKK
2tinggi merah$
1tKk
2tinggi merah
#ambu$
1k
11Kk
2tinggi merah
#ambu$
11kk
2tinggi putih$
1tKk
2tinggi merah
#ambu$
1tkk
2tinggi putih$
tK
1tKK
2tinggi merah$
1tKk
2tinggi merah
#ambu$
ttKK
2pendek merah$
ttKk
2pendek merah
#ambu$
tk
1tKk
2tinggi merah
#ambu$
1tkk
2tinggi putih$
ttKk
2pendek merah
#ambu$
ttkk
2pendek putih$
(. -asio genotipe E
(
= . 1QKK & . 1Qkk & 7 1QKk & ( ttKk & 1 ttKK & 1 ttkk
-asio "enotipe E
(
= . tinggi merah & . tinggi putih & 7 tinggi merah #ambu & ( pendek
merah #ambu & 1 pendek merah & 1 pendek putih
.. a. Komplementer & Jika salah satu gen tidak ada, maka ekspresi suatu si"at tidak
sempurna atau terhalang sama sekali. Pada komplementer ter#adi suatu interaksi
ang saling melengkapi. Perbandingan si"at beda ang mucul adalah < & 8.
b. Kriptomeri & Salah satu bentuk interaksi antargen ang menembunikan si"at
ang terdapat pada leluhurna.
c. )nteraksi berbagai gen & Pada pial aam, terdapat suatu bentuk interaksi berbagai
gen ang akan menentukan bentuk pial aam, apakah akan berbentuk +alnut
-QPQ, ros -Qpp 2gerigi$, pea rrPQ 2bi#i$ atau bilah rrpp 2tunggal$. Jika dua gen
dominan - dan P bersama, pial aam akan berbentuk !alnut. Jika gen dominan -
bersama dengan gen p homoAigot resesi", pial aam akan berbentuk ros. Jika gen
dominan P bersama dengan gen r homoAigot resesi", pial aam akan berbentuk
bi#i. Adapun #ika kedua gen dalam keadaan resesi", #engger akan berbentuk bilah.
d. Epistasis dominan & Penutupan suatu ekspresi dari suatu gen oleh gen dominan
ang bukan alelna. Misalna, gen A menutup ekspresi gen B dan b, dikatakan A
epistasis terhadap B dan b.
e. Epistasis resesi" & Penutupan suatu ekspresi dari suatu gen oleh gen resesi" ang
bukan alelna. Misalna, gen aa menutup ekspresi gen B dan b, dikatakan aa
epistasis terhadap B dan b.
0. Kemungkinan 1== R dari anak laki3laki mengalami buta !arna. Sedangkan anak
perempuan bersi"at sebagai carrier buta !arna.
6. E
1
J E
1
AaBb:c**EEE" J AaBb:c**EEE"
/enotipe E
(
.E = 91 AB:*EE
.: * E 1" = (8 AB:*E"
.B 1c * E .E = (8 ABc*EE
1" = < ABc*E"
.A .E = (8 Ab:*EE
.: * E 1" = < Ab:*E"
1b
1c * E .E = < Abc*EE
1" = . Abc*E"
.E = (8 aB:*EE
.: * E 1" = < aB:*E"
.B 1c * E .E = < aBc*EE
1" = . aBc*E"
1a .E = < ab:*EE
.: * E 1" = . ab:*E"
1b
1c * E .E = . abc*EE
1" = 1 abc*E"
Jadi rasio genotipe generasi E
(
ang didapatkan adalah
91 A3B3:3**E*E3 & (8 A3B3:3**EE"" & (8 A3B3cc**EEE3 & < A3B3cc**EE"" & (8 A3
bb:3**EEE3 & < A3bb:3**EE"" & < A3bbcc**EEE3 & . A3bbcc**EE"" & (8 aaB3:3
**EEE3 & < aaB3:3**EE"" & < aaB3cc**EEE3 & . aaB3cc**EE"" & < aabb:3**EEE3 &
. aabb:3**EE"" & . aabbcc**EEE3 & 1 aabbcc**EE"".
BAB 5 E'OLUSI
Kegiatan 5.1 +eo(i E%o#&i La"a(Ak !an /a(<in
1. Ada
(. Menurut Damarck nenek moang #erapah semuana berleher pendek.
Menurut *ar!in nenek moang #erapah berleher pendek dan keturunanna ada ang
berleher pan#ang dan ada ang berleher pendek.
.. Melalui proses peregangan untuk mencapai makanan 2daun3daun pada pohon ang
tinggi$.
0. Berdasarkan teori *ar!in, hana #erapah berleher pan#ang ang akan sur'i'e karena
#erapah berleher pan#ang mampu men#angkau daun3daun pada pohon ang tinggi.
6. 1eori e'olusi Damarck menatakan bah!a suatu organisme selalu berusaha untuk
memperbaiki diri dengan memperkuat dan mengembangkan bagian tubuhna. Bagian
tubuh ang digunakan akan tetap ada sedangkan bagian tubuh ang tidak digunakan
berangsur3angsur akan hilang. Perubahan pada organisme tersebut akan di!ariskan ke
keturunanna.
1eori e'olusi *ar!in menatakan bah!a organisme ang mampu beradaptasi
terhadap perubahan lingkungan akan tetap sur'i'e 2hidup$ sedangkan organisme ang
tidak dapat beradaptasi akan punah 2seleksi alam$.
Kegiatan 5.2
1eori e'olusi Damarck & Damarck menatakan bah!a keragaman dan perbedaan
makhluk hidup lebih disebabkan oleh perubahan ang menebabkan adana 'ariasi3
'ariasi ang nata di antara spesies. Perubahan tersebut ber#alan sepan#ang !aktu dan
organisme bere'olusi dalam suatu #alur dari penampilan ang kurang sempurna menu#u
ang lebih sempurna. Selain itu Damarck #uga mencetuskan ide 'se dan ,isuse aitu
struktur tubuh ang selalu digunakan akan berkembang sedangkan struktur ang tidak
digunakan akan hilang. Struktur ang dibutuhkan tersebut akan diturunkan dari orang tua
ke keturunanna.
1eori e'olusi *ar!in &
1. Seluruh makhluk hidup telah bere'olusi dari suatu nenek moang ang menebar
men#adi ber#uta3#uta spesies melalui proses perubahan ang bertahap sehingga timbul
'ariasi.
(. Peristi!a alami meneleksi organisme dengan suatu cara ang menghasilkan
indi'idu3indi'idu ang teradaptasi dengan lebih baik, cenderung untuk lolos hidup
dan bereproduksi, sementara ang tidak berhasil beradaptasi tidak akan berkontribusi
pada generasi selan#utna.
Kegiatan 5., +eo(i /a(<in
Bukti teori e'olusi *ar!in &
1. Bukti Eosil & Eosil ang terkandung dalam batuan sedimen oleh para ilmu!an
digunakan untuk menerangkan kehadiran spesies he!an dan tumbuhan pada suatu
!aktu tertentu.
(. Bukti 4omologi & Struktur homolog diterangkan melalui struktur tulang ang serupa
2menerupai$ ang memiliki asal3usul e'olusi, !alaupun mungkin digunakan untuk
keperluan ang berbeda.
.. Bukti Perbandingan Embriologi & Embriologi mempela#ari perkembangan bentuk
embrio. Berdasarkan studi perbandingan embrio 'ertebrata tampak menun#ukkan
adana keserupaan. Selan#utna ada pendapat bah!a se#alan dengan perkembangan
embrio, mulailah pembentukan alur ang berbeda dari masing3masing spesies.
Kegiatan 5.5 Mekani&"e E%o#&i
Penebab utama mutasi dalam spesies adalah rekombinasi genetika. Eaktor ang
mempengaruhi mutasi adalah radiasi cahaa matahari 2radiasi sinar3J dan ultra'iolet$
serta reaksi kimia!i 2seperti Aat radioakti" dan Aat mutagenik$.
Pengaruh mutasi terhadap gen &
1. Mutasi mengubah struktur *+A, tetapi tidak mengubah produk ang dihasilkan.
(. Mutasi mengubah rantai asam amino, tetapi tidak mengubah "ungsi produk ang
dihasilkan.
.. Mutasi mengubah rantai asam amino dan "ungsi produk, tetapi tidak begitu berbeda
dengan keadaan sebelum mutasi.
0. Mutasi menebabkan "ungsi sel rusak.
6. Mutasi ter#adi pada sel somatik, #adi tidak diturunkan.
7. Mutasi menebabkan kerugian atau menguntungkan.
Kegiatan 5.9 A&a U&# Ke)i!#0an
1ahapan 1 & Dabu kaca ang berbentuk leher angsa diisi air kaldu. Bentuk labu ang
demikian dimaksudkan untuk menghindari kontak langsung antara bagian
dalam labu ang berisi air kaldu dengan bagian luar 2udara$. Dabu ang
berisi air kaldu dipanaskan dengan tu#uan untuk mensterilkan air tersebut
dari mikroba.
1ahapan ( & Setelah labu didinginkan. *alam kegiatan tersebut #elas bah!a dalam air
kaldu dianggap tidak ada kehidupan.
1ahapan . & Deher labu kaca dipecahkan sehingga air kaldu bersentuhan dengan udara
luar secara langsung. Setelah didiamkan beberapa hari, air kaldu di dalam
labu men#adi basi atau busuk dan banak mengandung mikroba.
Kesimpulan & Organisme ang ada dalam air kaldu bukan berasal dari cairan kaldu steril
2benda tak hidup$, melainkan dari makhluk hidup atau mikroba ang ada
di udara.
E%a#a&i Bab 5
A.
1. * 7. : 11. B 17. A
(. E 8. E 1(. B 18. :
.. : 9. A 1.. A 19. B
0. A <. A 10. * 1<. E
6. 3 1=. B 16. * (=. :
B.
1. 1eori E'olusi &
a. 1eori Damarck & )de tentang use and disuse bah!a setiap organisme selalu berusaha
untuk memperbaiki dirina dengan memperkuat dan mengembangkan bagian
tubuhna. Bagian tubuh ini akan tetap ada, sebalikna dengan tidak ber"ungsina
suatu bagian atau organ tubuh maka organ tersebut akan berangsur3angsur hilang.
Kedua, Damarck menatakan mengenai ide tentang pe!arisan si"at pada keturunan
ang diperoleh dari indukna.
b. :harles -obert *ar!in & 1eori e'olusi ang menatakan bah!a seluruh makhluk
hidup telah bere'olusi dari suatu nenek moang ang menebar men#adi ber#uta3
#uta spesies melalui proses perubahan ang bertahap sehingga timbul 'ariasi.
Kedua, *ar!in mengeluarkan teori seleksi alam ang menatakan ke#adian alami
atau peristi!a alami meneleksi organisme dengan suatu cara ang menghasilkan
indi'idu3indi'idu ang teradaptasi dengan lebih baik cenderung lolos hidup dan
bereproduksi, sementara ang tidak berhasil beradaptasi tidak akan berkontribusi
pada generasi selan#utna.
c. August ;eismann & ;eismann menangkal teori Damarck dengan membuktikan
bah!a ekor mencit ang pendek sebagai akibat pemotongan tidak diturunkan pada
generasi selan#utna.
d. Al"red -ussel ;allace & Bersama *ar!in ikut mengembangkan teori e'olusi ang
secara ringkas menatakan bah!a #ika suatu spesies tidak dapat beradaptasi
2menesuaikan diri$ dengan lingkunganna, maka spesies tersebut akan punah.
(. Sarat3sarat ang diperlukan agar hukum 4ard3;einberg dapat berlaku &
a. ?kuran populasi besar.
b. Populasi terisolasi, artina tidak ter#adi migrasi indi'idu atau gamet3gamet ke
dalam atau keluar populasi.
c. Mutasi 2perubahan gen$ tidak mengubah populasi gen.
d. Perka!inan ter#adi secara acak.
e. Seluruh indi'idu memiliki keberhasilan reproduksi ang sama atau tidak ter#adi
seleksi alami.
.. Beberapa pengaruh mutasi gen pada makhluk hidup &
a. Mutasi mengubah struktur *+A, tetapi tidak mengubah produk ang dihasilkan.
b. Mutasi mengubah rantai asam amino, tetapi tidak mengubah "ungsi produk ang
dihasilkan.
c. Mutasi mengubah rantai asam amino dan "ungsi produk, tetapi tidak begitu berbeda
dengan keadaan sebelum mutasi.
d. Mutasi menebabkan "ungsi sel rusak.
e. Mutasi ter#adi pada sel somatik, #adi tidak diturunkan.
". Mutasi menebabkan kerugian atau menguntungkan.
0. Beberapa eksperimen ang dilakukan untuk meningkap rahasia asal3usul kehidupan &
a. Percobaan Erancesco -edi 2 17(7317<8$.
Pada percobaanna -edi menggunakan bahan tiga kerat daging dan tiga toples.
Stoples ) & diisi dengan sekerat daging, ditutup rapat3rapat.
Stoples )) & diisi dengan sekerat daging, dan dibiarkan tetap terbuka.
Stoples ))) & disi dengan sekerat daging, dibiarkan tetap terbuka.Selan#utna ketiga
stoples tersebut diletakkan pada tempat ang aman.
Setelah beberapa hari, keadaan daging dalam ketiga stoples tersebut diamati. *an
hasilna sebagai berikut&
Stoples ) & daging tidak busuk dan pada daging ini tidak ditemukan #entik @ lar'a atau
belatung lalat.
Stoples )) & daging tampak membusuk dan di dalamna ditemukan banak lar'a atau
belatung lalat.
Berdasarkan hasil percobaan tersebut, Erancesco redi menimpulkan bah!a lar'a atau
belatung ang terdapat dalam daging busuk di stoples )) dan ))) bukan terbentuk dari
daging ang membusuk, tetapi berasal dari telur lalat ang ditinggal pada daging ini
ketika lalat tersebut hinggap di situ. 4al ini akan lebih #elas lagi, apabila melihat keadaan
pada stoples )), ang tertutup kain kasa. Pada kain kasa penutupna ditemukan lebih
banak belatung, tetapi pada dagingna ang membusuk belatung relati" sedikit.
b. Percobaan DaAAaro SpallanAani 2 18(<318<<$
SpallanAani menggunakan air kaldu atau air rebusan daging dan dua buah labu. Adapun
percoban ang dilakukan SpallanAani selengkapna adalah sebagai berikut &
Dabu ) & diisi air 8= cc air kaldu, kemudian dipanaskan 16
o
: selama beberapa menit
dan dibiarkan tetap terbuka.
Dabu )) & diisi 8= cc air kaldu, ditutup rapat3rapat dengan sumbat gabus. Pada daerah
pertemuan antara gabus dengan mulut labu diolesi para""in cair agar rapat
benar. Selan#utna, labu dipanaskan.kemudian didinginkan. Setelah dingin
keduana diletakkan pada tempat terbuka ang bebas dari gangguan he!an
dan orang selama lebih kurang satu minggu.
4asil percobaanna adalah sebagai berikut &
Dabu ) & air kaldu mengalami perubahan, aitu airna men#adi bertambah keruh dan
bauna men#adi tidak enak. Setelah diteliti ternata air kaldu pada labu ) ini
banak mengandung mikroba.
Dabu )) & air kaldu labu ini tidak mengalami perubahan, artina tetap #ernih seperti
semula, bauna #uga tetap serta tidak mengandung mikroba. 1etapi, apabila
labu ini dibiarkan terbuka lebih lama lagi, ternata #uga banak mengandung
mikroba, airna berubah men#adi lebih keruh serta bauna tidak enak
2busuk$.
Berdasarkan hasil percobaan tersebut, DaAAaro SpallanAani menimpulkan bah!a
mikroba ang ada di dalam kaldu tersebut bukan berasal dari air kaldu 2benda mati$,
tetapi berasal dari kehidupan di udara. Jadi, adana pembusukan karena telah ter#adi
kontaminasi mikroba dari udara ke dalam air kaldu tersebut.
c. Percobaan Douis Pasteur 219((319<6$
*alam percobaana, Pasteur menggunakan bahan air kaldu dengan alat labu. Dangkah3
langkah percobaan Pasteur selengkapna adalah sebagai berikut &
Dangkah ) & labu disi 8= cc air kaldu, kemudian ditutup rapat3rapat dengan gabus. :elah
antara gabus dengan mulut labu diolesi dengan para"in cair. Setelah itu pada
gabus tersebut dipasang pipa kaca berbentuk leher angsa. Dalu, labu
dipanaskan atau disterilkan.
Dangkah )) & selan#utna labu didinginkan dan diletakkan di tempat ang aman. Setelah
beberapa hari, keadaan air kaldu diamati. 1ernata air kaldu tersebut tetap
#ernih dan tidak mengandung mikroorganisme.
Dangkah )))& labu ang air kaldu di dalamna tetap #ernih dimiringkan sampai air kaldu di
dalamna mengalir kepermukaan pipa hingga bersentuhan dengan udara.
Setelah itu labu diletakkan kembali pada tempat ang aman selama beberapa
hari. Kemudian keadaan air kaldu diamati lagi. 1ernata air kaldu di dalam
labu men#adi busuk dan banak mengandung mikroorganisme. Melalui
pemanasan terhadap perangkat percobaanna, seluruh mikroorganisme ang
terdapat dalam air kaldu akan mati. *i samping itu, akibat lain dari
pemanasan adalah terbentukna uap air pada pipa kaca berbentuk leher
angsa. Apabila perangkat percobaan tersebut didinginkan, maka air pada
pipa akan mengembun dan menutup lubang pipa tepat pada bagian ang
berbentuk leher. 4al ini akan menebabkan terhambatna mikroorganisme
ang bergentaangan di udara untuk masuk ke dalam labu. )nilah ang
menebabkan tetap #ernihna air kaldu pada labu tadi.
6. Mutasi berpengaruh terhadap terbentukna 'ariasi baru dalam makhluk hidup.
Penebab paling penting dari mutasi dalam spesies adalah rekombinasi genetika ang
diakibatkan oleh reproduksi seksual. Pada rekombinasi genetika, dalam gen dari dua
indi'idu dipisahkan dan mengalami rekombinasi men#adi satu kombinasi baru,
menghasilkan galur baru, dan #uga 'ariasi baru.
BAB 9 BIO+EKNOLOGI
Kegiatan 9.1 Mengena Bioteknoogi
1u#uan bioteknologi &
1. Memproduksi makanan, pertanian, obat3obatan, dan industri.
(. Melindungi alam sekitar dari serangan hama dan penakit tertentu, dan dari bahan
kimia ang mencemari tanah, sungai dan mata air.
.. Menghasilkan bibit unggul sehingga dapat menediakan bahan makanan bagi dunia.
Prinsip3prinsip ang dimiliki oleh suatu proses sehingga dimasukkan dalam kategori
proses bioteknologi &
1. Bioteknologi meman"aatkan makhluk hidup 2agen biologi$.
(. Bioteknologi menghasilkan produk baru atau modi"ikasi.
.. Bioteknologi melibatkan lebih dari satu disiplin ilmu.
1eknik rekaasa genetikaC menghilangkanC menambahkanC mengganti suatu gen dalam
suatu selC transgenikC mikroba dapat tumbuh dan bereproduksi sangat cepatC mikroba
dapat ditumbuhkan dalam medium ang relati'e murah atau diproduksi dari proses
industri lainC mikroba dapat diubah si"atna sesuai dengan kebutuhanC kultur mikrobaC
plasmid.
Kegiatan 9.2 *e(anan Bioteknoogi
+o. Bidang Produk ang *ihasilkan
1. Kesehatan Antibiotik, hormon, 'aksin, peralatan diagnostik
seperti antibodi monoklonal, dan P:-, sel induk 2stem
cell$.
(. Pertanian dan perkebunan Kultur #aringan, tanaman produk bioteknologi seperti
kapas tahan hama dan kedelai ang toleran terhadap
herbisida.
.. Pengelolaan limbah Dumpur akti".
Se#arah penemuan antibiotik&
Penemuan antibiotik ter#adi secara Stidak senga#aS ketika AleFander Elemming,
pada tahun 1<(9, lupa membersihkan sediaan bakteri pada ca!an petri dan
meninggalkanna di rak cuci sepan#ang akhir pekan. Pada hari Senin, ketika ca!an petri
tersebut akan dibersihkan, ia melihat sebagian kapang telah tumbuh di media dan bagian
di sekitar kapang SbersihS dari bakteri ang sebelumna memenuhi media. Karena tertarik
dengan kenataan ini, ia melakukan penelitian lebih lan#ut terhadap kapang tersebut,
ang ternata adalah #enicillium chrysogenum sn. #% notatum 2kapang ber!arna biru
muda ini mudah ditemukan pada roti ang dibiarkan lembab beberapa hari$. )a lalu
mendapat hasil positi" dalam pengu#ian pengaruh ekstrak kapang itu terhadap bakteri
koleksina. *ari ekstrak itu ia diakui menemukan antibiotik alami pertama& penicillin /.
Kegiatan 9.$ *enggoongan Antibiotik
+o. /olongan :ontoh
1. Antibiotik penghambat sintesis dinding sel bakteri. ampisilin, penisilin
(. Antibiotik penghambat transkripsi dan replikasi. ri"ampisin, aktinomisin *
.. Antibiotik penghambat sintesis protein. gentamisin, kanamisin
0. Antibiotik penghambat "ungsi membran sel. ionomisin, 'alinomisin
6. Antibiotik penghambat "ungsi sel lainna. oligomisin, tunikamisin
7. Antibiotik sebagai antimetabolit. aAaserin
Kegiatan 9., 'ak&in
%aksin adalah 'arian atau turunan dari patogen 2biasana bakteri atau 'irus$ ang telah
dilemahkan sehingga tidak berbahaa dan digunakan untuk mencegah penakit in"eksi.

Kegiatan 9.5 K#t#( Ja(ingan
1. Pembuatan Media & Media merupakan "aktor penentu dalam perbanakan dengan
kultur #aringan. Komposisi ang digunakan bergantung pada #enis tanaman ang
diperbanak. Selan#utna media disimpan dalam tabung3tabung reaksi atau botol3
protein permukaan
lapisan protein gen 'irus
bakteri tidak berbahaa
bakteri tumbuh
plasmid bakteri
plasmid mengandung
lapisan protein gen 'irus
lapisan protein 'irus bakteri
berbiak dan menghasilkan
lapisan protein 'irus
'aksin
lapisan protein gen 'irus
lapisan protein 'irus
*+A
botol kaca. Sebelum digunakan media harus disterilkan dengan cara dipanaskan
dengan autokla".
(. )nisiasi & )nisiasi adalah pengambilan eksplan dari bagian tanaman ang akan
dikulturkan.
.. Sterilisasi & Sterilisasi dilakukan dengan menggunakan etanol ang disemprotkan
secara merata pada peralatan ang digunakan.
0. Multiplikasi & Multiplikasi adalah kegiatan memperbanak calon tanaman dengan
menanam eksplan di media. Multiplikasi dilakukan di aparat alir udara berlapis untuk
menghindari adana kontaminasi ang menebabkan gagalna pertumbuhan eksplan.
6. Pengakaran & Pengakaran adalah suatu "ase dalam kegiatan kultur #aringan ang
menun#ukkan adana pertumbuhan akar pada eksplan sebagai tanda bah!a proses
kultur #aringan ang dilakukan mulai ber#alan dengan baik. Pengamatan dilakukan
setiap hari untuk melihat pertumbuhan dan perkembangan akar serta untuk melihat
adana kontaminasi oleh bakteri ataupun #amur.
7. Aklimatisasi & Aklimatisasi adalah kegiatan memindahkan eksplan keluar dari
ruangan aseptik ke bedeng. Pemindahan dilakukan secara hati3hati dan bertahap, aitu
dengan memberikan sungkup.
Kegiatan 9.9 Conto) +ana"an +(an&genik
+o. :ontoh 1anaman Keunggulan
1. Kedelai Roundup
Ready
%arietas kedelai ang tahan terhadap herbisida. %arietas ini
mengandung gen ang memberikan ketahanan terhadap satu
atau dua herbisida berspektrum luas, ang ramah
lingkungan.
(. Kapas tahan hama Kapas ini menghasilkan suatu protein ang dapat
memberikan perlindungan sepan#ang musim tanam terhadap
ulat penggerek buah kapas.
.. Jagung tahan hama Jagung ini mampu menghasilkan protein insektisida ang
biasa dihasilkan oleh mikroba tanah ang terdapat di alam
2Bt$. Protein tersebut memberikan perlindungan tanaman
#agung sepan#ang musim dari hama penggerek #agung.
0. Beras $olden Rice 1anaman padi ini mengandung ( gen penting dalam
pembentukan pro'itamin A di dalam endosperm padi.
Sehingga beras ang dihasilkan mengandung 'itamin A.
6. 1omat Ela'r Sa'r 1omat ini merupakan hasil rekaasa genetik dengan tu#uan
agar tomat tidak cepat matang. Sehingga memperlama masa
simpan dan mengurangi kerugian petani tomat.
Kegiatan 9.; I"0ika&i Bioteknoogi
+o. *ampak Positi" Bioteknologi *ampak +egati" Bioteknologi
1. *i bidang kedokteran, teknologi 1eknologi sel induk menggunakan sumber sel
sel induk dapat diman"aatkan
untuk pengobatan berbagai
penakit ang belum ada
obatna.
induk dari embrio manusia, karena itu
menimbulkan kontro'ersi dan diangap
melanggar kaidah etika kedokteran karena
dipandang sebagai pembunuhan embrio.
(. Produk transgenik merupakan
bibit unggul ang dapat
memenuhi kebutuhan manusia
dengan lebih cepat, baik dan
e"isien.
Banak kalangan mengkha!atirkan
pengkonsumsian produk transgenik dari segi
keamanan. Apakah konsumsi produk
transgenik dalam #angka pan#ang dapat
menimbulkan alergi atau gangguan kesehatan.
.. Produk transgenik merupakan
bibit unggul ang akan
memperkaa keragaman haati.
1ersebarna #enis3#enis tanaman dan ternak
hasil rekaasa genetik ang belum diketahui
secara meneluruh si"at dan pengaruhna
terhadap lingkungan menimbulkan keka!atiran
akan adana pencemaran keragaman haati.
0. Perusahaan penghasil benih bibit
unggul dapat menggunakan
keuntungan dari pen#ualan
benihna dalam rangka
mengembangkan 'arietas
tanaman baru ang lebih baik.
Menimbulkan ketergantungan petani lokal dan
nasional, khususna bagi negara3negara
berkembang, terhadap sumber benih unggul
hasil rekaasa genetika ang pada umumna
hak patenna dimiliki oleh negara3negara
ma#u.
6. Beberapa si"at tanaman
transgenik direkaasa agar tahan
terhadap hama dan herbisida
oleh karena itu lebih
memudahkan petani dalam
budidaana.
Si"at tanaman budidaa men#adi seragam
sehingga meningkatkan kerentanan terhadap
sistem pertanian.
E%a#a&i Bab 9
A.
1. E 7. B 11. E 17. B
(. A 8. A 1(. : 18. A
.. A 9. * 1.. * 19. 3
0. A <. E 10. B 1<. :
6. A 1=. A 16. B (=. *
B.
1. Man"aat produk bioteknologi bagi umat manusia &
a. Penerapan bioteknologi di bidang kesehatan telah menghasilkan produk3produk
penting seperti hormon, antibiotik, 'aksin, stem cell, P:- dan antibodi
monoklonal.
b. Penerapan bioteknologi di bidang pertanian dan perkebunan adalah adana teknik
kultur #aringan dan tanaman3tanaman hasil rekaasa genetik seperti kedelai ang
toleran terhadap herbisida, #agung tahan hama, dan kapas tahan hama.
c. Penerapan bioteknologi di bidang pengelolaan limbah adalah penggunaan lumpur
akti" dalam pengolahan limbah.
(. *ampak buruk produk bioteknologi bagi masarakat &
a. Berkurangna atau ter#adina erosi genetika di berbagai ka!asan sistem pertanian
atau di pusat3pusat keragaman haati pertanian.
b. Si"at tanaman budidaa men#adi seragam sehingga meningkatkan kerentanan
terhadap sistem pertanian. Selain itu, nilai3nilai tradisional men#adi hilang
sehingga peman"aatan keragaman haati lokal men#adi tersingkir.
c. Menimbulkan kebergantungan petani lokal maupun nasional, khususna bagi
negara3negara berkembang, terhadap sumber benih unggul hasil rekaasa genetik
ang pada umumna hak patenna dimiliki oleh negara3negara ma#u.
.. Bioteknologi kon'ensional merupakan proses3proses bioteknologi ang telah
dilakukan se#ak Aaman dahulu, seperti pembuatan roti dan minuman anggur serta
domestikasi tumbuhan dan he!an. Bioteknologi kon'ensional menggunakan sel
tumbuhan, he!an, dan mikroba secara langsung untuk memperoleh produk.
Bioteknologi modern merupakan proses3proses bioteknologi ang menggunakan
teknik rekaasa genetika untuk memodi"ikasi material genetika dengan suatu tu#uan
tertentu. -ekaasa genetika tersebut dilakukan dengan cara menghilangkan,
menambahkan, atau mengganti suatu gen dalam suatu sel.
0. Bioteknologi adalah ilmu ang mempela#ari peman"aatan makhluk hidup dan produk
dari makhluk hidup dalam proses produksi untuk menghasilkan barang dan #asa.
Prinsip3prinsip bioteknologi &
a. Bioteknologi meman"aatkan makhluk hidup 2agen biologi$.
b. Bioteknologi menghasilkan produk baru atau modi"ikasi.
c. Bioteknologi melibatkan lebih dari satu disiplin ilmu.
6. Peranan bioteknologi di bidang kesehatan dan kedokteran adalah dihasilkanna
produk3produk penting seperti antibiotik, 'aksin, hormon, peralatan diagnostik, dan
sel induk ang dapat meningkatkan daa tahan tubuh terhadap penakit dan
pengobatan berbagai penakit.