Anda di halaman 1dari 6

BAB IV

HASIL DAN PEMBAHASAN



4.1 Karakteristik Responden
4.1.1 Gambaran Umum Responden
Penelitian ini dilakukan dengan mengambil data rekam medik penderita sindrom
koroner akut di RSUD Dr. H. Abdul Moeloek Bandar Lampung periode Januari
Desember 2012. Jumlah responden yang sesuai dalam kriteria pada penelitian ini
adalah 89 responden. Keseluruhan data rekam medik yang diambil merupakan
data dari ruang jantung karena data dari poli jantung tidak memenuhi kriteria
inklusi responden.
4.1.2 Karakteristik Fisik Rata-rata Jenis Kelamin Responden
Tabel 4.1
Distribusi Frekuensi Karakteristik Fisik Rata-rata Jenis Kelamin Responden di
RSUD Dr. H. Abdul Moeloek Bandar Lampung
Jenis Kelamin N Persentase
Laki-laki 60 orang 67,4 %
Perempuan 29 orang 32,6 %
Total 89 orang 100 %
Rata-rata

Berdasarkan tabel didapatkan bahwa karakteristik fisik rata-rata jenis kelamin
responden laki-laki sebanyak 60 (67,4%) orang, sedangkan perempuan sebanyak
29 (32,6%) orang. Dan rata-arata jenis kelamin responden, yaitu
4.1.3 Karakteristik Fisik Rata-rata Usia Responden
Tabel 4.2
Distribusi Frekuensi Karakteristik Fisik Rata-rata Usia Responden di RSUD Dr. H.
Abdul Moeloek Bandar Lampung.
Usia N Persentase
36 45 tahun 13 orang 14,6 %
46 55 tahun 41 orang 46,1 %
56 65 tahun 21 orang 23,6 %
> 65 tahun 14 orang 15,7 %
Total 89 orang 100 %
Rata-rata

Berdasarkan tabel didapatkan bahwa karakteristik fisik rata-rata usia responden
berdasarkan usia dewasa akhir 36-45 tahun sebanyak 13 (14,6%) orang, usia
lansia awal 46-55 tahun sebanyak 41 (46,1%) orang, usia lansia akhir 56-65 tahun
sebanyak 21 (23,6%) orang, dan usia manula >65 tahun sebanyak 14 (15,7%)
orang. Dan rata-rata usia responden, yaitu
4.2 Hasil penelitian
4.2.1 Analisi Univariat
Analisis univariat dilakukan terhadap variabel hasil penelitian. Pada umumnya
dalam analisa univariat ini hanya menghasilkan distribusi dan persentase dari
setiap variabel.
a. Hasil Pemeriksaan Elektrokardiografi Penderita Sindrom Koroner
Akut
Tabel 4.3
Distribusi Frekuensi Hasil Pemeriksaan Elektrokardiografi Penderita
Sindrom Koroner Akut di RSUD Dr. H. Abdul Moeloek Periode Januari
Desember 2012
Hasil Elektrokardiografi N Persentase
Depresi segmen ST atau
T-inverted
38 orang 42,7 %
Elevasi segmen ST 51 orang 57,3 %
Total 89 orang 100,0 %

Dari tabel didapatkan bahwa dari 89 responden yang menunjukkan hasil
EKG depresi segmen ST atau T-inverted sebanyak 38 orang dengan
persentase 42,7 % dan yang menunjukkan hasil EKG elevasi segmen ST
sebanyak 51 orang sebanyak 51 orang dengan persentase 57,3 %. Menurut
penjelasan tersebut dapat diketahui bahwa hasil EKG elevasi segmen ST
dengan persentase 57,3 % lebih besar daripada hasil EKG depresi segmen
ST atau T-inverted dengan persentase 42,7 %.

b. Hasil Pemeriksaan LDL Penderita Sindrom Koroner Akut di RSUD
Dr. H. Abdul Moeloek Periode Januari Desember 2012
Tabel 4.4
Distribusi Frekuensi Hasil Pemeriksaan LDL Penderita Sindrom Koroner
Akut di RSUD Dr. H. Abdul Moeloek Periode Januari Desember 2012
Hasil pemeriksaan LDL N Persentase
Normal 58 orang 65,2 %
Meningkat Sedang 20 orang 22,5 %
Meningkat Tinggi 11 orang 12,4 %
Total 89 orang 100,0 %

Dari tabel didapatkan bahwa dari 89 responden yang memiliki kadar LDL
normal sebanyak 58 orang dengan persentase 65,2 %, yang memiliki kadar
LDL meningkat sedang sebanyak 20 orang dengan persentase 22,5 %, dan
yang memiliki kadar LDL meningkat tinggi sebanyak 11 orang dengan
persentase 12,4 %. Dari hasil tersebut, dapat diketahui bahwa kadar LDL
yang paling banyak, yaitu kadar LDL normal dengan persentase 65,2 %,
kadar LDL kedua terbanyak, yaitu kadar LDL meningkat sedang dengan
persentase 22,5 %, sedangkan kadar LDL yang paling sedikit dengan
persentase 12,4 %, yaitu kadar LDL meningkat tinggi.

4.2.2 Analisis Bivariat
Hubungan antara hasil pemeriksaan elektrokardiografi dengan profil lipid
dapat disajikan melalui tabel berikut :



Tabel 4.5
Tabulasi Silang Responden Berdasarkan Hasil Pemeriksaan
Elektrokardiografi dan Profil Lipid

LDL
Elektrokardiografi (EKG)
P value Depresi segmen ST/
T-inverted
Elevasi segmen ST
N % %
Normal 27 31
0,976
Meningkat
sedang
8

12

Meningkat
tinggi
3

8

Jumlah 38 51

Berdasarkan tabel 4.5 dari 38 ( %) penderita dengan hasil pemeriksaan
EKG depresi segmen ST/ T-inverted terdapat 27 ( %) orang memiliki
kadar LDL normal, 8 ( %) orang memiliki kadar LDL meningkat sedang,
dan 3 ( %) orang memiliki kadar LDL meningkat tinggi. Dari 51 ( %)
penderita dengan hasil EKG elevasi segmen ST terdapat 31 ( %) orang
dengan kadar LDL normal, 12 ( %) orang dengan kadar LDL meningkat
sedang, dan 8 ( %) orang dengan kadar LDL meningkat tinggi.
Hasil uji Kolmogorov-Smirnov diperoleh p value = 0,976 (>=0,05),
berarti tidak terdapat hubungan antara hasil pemeriksaan
elektrokardiografi dengan profil lipid penderita sindrom koroner akut di
RSUD Dr. H. Abdul Moeloek periode Januari Desember 2012.

4.3 Pembahasan
Hubungan Hasil Pemeriksaan Elektrokardiografi dengan Profil Lipid
Berdasarkan hasil penelitian didapatkan bahwa sebagian besar hasil profil
lipid LDL dengan elevasi segmen ST ( %) dan hasil analisis statistik
diperoleh p value = 0,976, berarti tidak terdapat hubungan hasil
pemeriksaan EKG dengan profil lipid pada penderita sindrom koroner
akut.
Hal ini sesuai dengan yang dikemukakan oleh G. V. Lathadevi dan S.
Anusha, yang membandingkan korelasi profil lipid dan interval QT,
perubahan gelombang T sebagai faktor resiko penyakit kardiovaskular
yang melaporkan tidak terdapat korelasi yang signifikan antara profil lipid
dengan inversi gelombang T sebagai indikator keadaan kardiovaskular
yang bervariasi seperti iskemik, infark miokard akut, dan
ketidakseimbangan elektrolit.