Anda di halaman 1dari 5

Tangg

al
Implementasi Evaluasi
18
April
2014
DO : pasien saat berbicara wajah
tegang, tatapan mata tajam,
menjawab dengan agresif,
pembicaraan tidak fokus, pasien
diruangan berteriak-teriak, dan
sempat memukul teman.
DS: Pasien mengatakan jika kesal
pengen marah dan berteriak
- pasien mengatakan
dirumah sempat memukul
karena yang nagih hutang
tidak mau disemayani.
- Pasien mengatakan sejak
usaha bangkrut jadi mudah
marah dan tersinggung.
- Pasien mengatakan
diruangan memukul teman
karena jengkel.

Masalah :
Perilaku Kekerasan

TUK : 1.2.3
- mengucap salam
- memperkenalkan diri
- menanyakan nama dan panggilan
yang disukai
- menjelaskan tujuan
- memberi kesempatan pasien
bicara
S: pasien menjawab : nama aku M,
abg mau nanya tentang apa?
- Pasien mengatakan : saya
marah karena kepikiran
dagangan yang bangkrut dan
utang yang menumpuk.
- Pasien mengatakan saat marah
pikiran saya panas, bingung,
jengkel, saya ingin
berteriak/memukul yang ada
disekitar saya, dengan begitu
saya lega.
O: wajah pasien memerah,
pandangan mata tajam, nada
suara tinggi.
- pasien kooperatif menjawab
pertanyaan.
A: TUK 1,2,3 tercapai
- pasien mau menyebutkan
nama
- pasien mau diajak
berinteraksi/bertukar pikiran.
- Pasien menyebutkan penyebab
marahnya karena dagangan
bangkrut dan utang yang
menumpuk.
- Pasien menyebutkan tanda-
tanda marahnya.
P: - lanjut ke TUK 4,5,6
- pasien dapat mengidentifikasi
- menanyakan penyebab
jengkel/marah pasien.
- Menanyakan perasaan yang
dialami pasien saat jengkel.marah
marah yang sering dilakukan.
- Pasien dapat mengidentifikasi
akibat marah.
- Pasien dapat mengidentifikasi
cara konstruksi terhadap marah
19
April
2014
DO : pasien saat berbicara wajah
tegang, tatapan mata tajam,
menjawab dengan agresif,
pembicaraan tidak fokus, pasien
diruangan berteriak-teriak, dan
sempat memukul teman.
DS: Pasien mengatakan jika kesal
pengen marah dan berteriak
- pasien mengatakan
dirumah sempat memukul
karena yang nagih hutang
tidak mau disemayani.
- Pasien mengatakan sejak
usaha bangkrut jadi mudah
marah dan tersinggung.
- Pasien mengatakan
diruangan memukul teman
karena jengkel.

Masalah :
Perilaku Kekerasan

TUK : 4,5,6
- Menanyakan pasien cara marah
yang biasa dilakukan.
- Menanyakan pasien apa dengan
marah yagn dilakukan dapat
S: Pasien mengatakan Kalau saya
marah, pengennya berteriak dan
memukul apa yang ada disekitar
saya.
- pasien mengatakan dengan
marah yang saya lakukan saya
hanya merasa puas tapi tidak
menyelesaikan masalah
- pasien mengatakan kalau saya
habis marah (berteriak/mukul),
tenggorokan saya sakit, tangan
saya sakit, orang yang saya
pukul juga marah.
- Pasien mengatakan ingin tahu
cara marah sehat seperti apa.
- Pasien mengatakan jadi saya
harus belajar cara marah yang
seperti mbak yanti ajarkan.
A: TUK 4,5,6 tercapai
- pasien mau mengutarakan
marah yang biasa dilakukan
- pasien mengatakan akibat dari
marahnya.
- Pasien mengerti dan mau
belajar cara marah yang sehat.
- TUK 4,5,6 tercapai.
O: tidak ada gerakan motorik dari
menyelesaiakan masalah.
- Menanyakan apa akibat dari
kemarahannya.
- Menanyakan pasien apakah mau
cara yang sehat untuk mengatasi
marah.
- Mengajarkan pasien cara sehat
mengontrol marah :
1. saat ingin marah / ingin mukul
pasien bisa memukul bantal.
2. dengan melakukan kegiatan atau
mengutarakan marahnya dengan
teman/orang sekitar tanpa harus
berteriak atau memukul.
3. berdoa atau tarik nafas dalam
sambil mengucapkan
astaghfirullah.

wajah, kaki/ tangan pasien.
- pasien kooperatif menjawab
pertanyaan.
P: - Lanjut ke TUK 7-9
- Pasien dapat
mendemonstrasikan cara
mengontrol marah.
- Pasien dapat menggunakan
obat dengan benar.
21
April
2014
DO : pasien saat berbicara wajah
tegang, tatapan mata tajam,
menjawab dengan agresif,
pembicaraan tidak fokus, pasien
diruangan berteriak-teriak, dan
sempat memukul teman.
DS: Pasien mengatakan jika kesal
pengen marah dan berteriak
- pasien mengatakan
dirumah sempat memukul
karena yang nagih hutang
tidak mau disemayani.
- Pasien mengatakan sejak
usaha bangkrut jadi mudah
S: pasien mengatakan saya akan
memilih cara marah yang sehat
dengan memukul bantal.
- pasien mengatakan jadi obat
yang harus saya minum oren
dan putih,saya akan minum
obat rutin dan tepat waktu pagi
dan malam, saya ingin cepat
sembuh dan tidak marah-
marah lagi.
O: pasien mendemonstrasikan cara
marah dengan memukul bantal.
A: TUK 7-9 tercapai
- Pasien mau
marah dan tersinggung.
- Pasien mengatakan
diruangan memukul teman
karena jengkel.

Masalah :
Perilaku Kekerasan

TUK 7-9
- Menyuruh pasien memilih cara
yang sehat yang diajarkan untuk
mengontrol marah.
- Menyuruh pasien
mendemonstrasikan cara yang
dipilih untuk mengontrol marah.
- Menjelaskan manfaat minum obat
- Menjelaskan kapan waktu minum
obat.
- Menjelaskan dosis jenis obat yang
harus pasien minum sesuai
kebutuhan.


mendemonstrasikan salah satu
marah yang sehat yang telah
diajarkan
- Pasien mengerti manfaat , jenis
dan waktu kapan pasien harus
minum obat.
P: - Lanjut ke TUK 8
- Pasien dapat dukungan
keluarga untuk mengontrol
marah.
22
April
2014
DO : pasien saat berbicara wajah
tegang, tatapan mata tajam,
menjawab dengan agresif,
pembicaraan tidak fokus, pasien
diruangan berteriak-teriak, dan
sempat memukul teman.
DS : Pasien mengatakan jika kesal
pengen marah dan berteriak
- pasien mengatakan
S: pasien mengatakan dirumah
suka bersih-bersih, nyapu, nyuci
baju, kadang saya suka adzan di
masjid.
- pasien mengatakan dirumah
sakit kadang saya nyapu,
Bantu kakak perawat nyapu
dan merapikan tempat tidur.
O: pasien pagi-pagi membantu
dirumah sempat memukul
karena yang nagih hutang
tidak mau disemayani.
- Pasien mengatakan sejak
usaha bangkrut jadi mudah
marah dan tersinggung.
- Pasien mengatakan
diruangan memukul teman
karena jengkel.

Masalah :
Perilaku Kekerasan

TUK 1,2,3
- membina hubungan saling
percaya
- menanyakan kemampuan positif
yang dimiliki di rumah
- menanyakan kemampuan dan
mendiskusikan kemampuan
positif yang dapat digunakan di
Rumah Sakit.
perawat merapikan tempat tidur.
- pasien mencatat kegiatan yang
dilakukan di rumah
A: TUK 1,2,3 tercapai
- pasien mau mengungkapkan
kemampuan yang dapat
digunakan dirumah dan di
Rumah Sakit.
P: - lanjut TUK 4, 5, 6
- pasien dapat menetapkan dan
merencanakan kegiatan sesuai
jadwal.
- Pasien dapat melakukan
kegiatan sesuai kondisi sakit.
- Pasien dapat dukungan dari
keluarga
- Mendelegasikan TUK 4,5,6
pada perawat jaga