Anda di halaman 1dari 18

Konstruksi Sosial: Pembangunan sebuah Identitas

Diaspora masyarakat Madura di Malang


Laporan ini disusun berdasarkan hasil praktikum lapangan yang diadakan pada desa
Sumberjaya, Gondanglegi, dan Dermo, guna prasyarat dan mengikuti Ujian Akhir
semester Ganjil tahun Ajaran 2013201!
Dosen "embimbing#
$oikan S% Sos
&leh
'% $oddini (12)110*0+1100*,
KEMENNTRIAN PENDIDIKAN DAN KE!DA"AAN
!NI#ERSITAS RA$I%A"A
&AK!'TAS I'M! !DA"A
ANTR(P('()I !DA"A
*+,*
KATA PEN)ANTAR
"uji dan syukur penulis u-apkan kehadirat .uhan /ang 'aha 0sa karena
atas berkat dan rahmat1ya penulis dapat menyelesaikan Laporan 2asil "enelitian
ini, dengan judul# Konstruksi Sosial: Pembangunan sebuah Identitas masyarakat
diaspora masyarakat Madura di Malang. Dalam proses penelitian dan penulisan
Laporan ini tidak terlepas dari bantuan, dukungan dan doa dari berbagai pihak%
Dalam kesempatan ini penulis menyampaikan u-apan terima kasih yang tulus
kepada#
1% 3bunda ter-inta 4hoirun 1ihayah% 5%A%
2% Ayahanda Drs% 'ansur
3% 5apak $oikan S% Sos selaku dosen pembimbing penelitian
!% 3bu Siti 6urinani, '%A% selaku ketua prodi Antopologi 5ra7ijaya
)% $ekanrekan seperjuangan prodi Antropologi 5udaya angkatan 2012
"enulis menyadari bah7a dalam penulisan Laporan "enelitian ini masih sangat jauh
dari kesempurnaan, untuk itu saransaran yang membangun sangat diharapkan%
Semoga semua ini berman8aat bagi kita%
Malang- ,, %anuari *+,.
Penulis
A ,
PENDA/!'!AN
'atar elakang Masalah
9enomena persebaran suatu kelompok sosial manusia dari satu tempat ke tempat
lain sebenarnya bukanlah 8enomena yang baru% Sejak :aman dahulu, manusia sudah sering
berpindah dari satu daerah ke daerah lain% 5ahkan, ilmu7an antropologi dan arkeologi pun
sudah membuktikan bah7a gaya hidup sebagian besar nenek moyang kita adalah
nomaden% Seperti apa yang ditulis di buku ;'anusia Setengah Salmon< oleh $aditya Dika,
bah7a manusia juga akan mengalami hal sebagaimana salmon yang selalu berpindah
pindah untuk kelangsungan hidupnya% 1amun ada perbedaan diantara keduanya, jika ikan
Salmon melakukan hal tersebut atas kebutuhan reproduksi kelangsungan populasinya%
'anusia -enderung berdiaspora atau melakukann persebaran dia7ali atas dasar
pemenuhan kebutuhankebutuhan subsistennya, seperti, makanan, untuk mendapatkan
modalmodal kapital=uang dan lain sebagainya% 2al tersebut dikarenakan oleh si8at manusia
yang juga merupakan mahluk homo economicus yaitu, mahluk yang selalu ingin
memperbaiki dan meningkatkan kualitas dalam hidupnya% Artinya manusia sebagai makhluk
ekonomi bersikap rasional, segala perilaku dan kegiatannya selalu memperhitungkan
keuntungan yang diperoleh% Sebagai homo economicus, manusia dihadapkan pada
persoalan ekonomi, yang mun-ul karena jumlah alat pemuas kebutuhan yang terbatas
dibanding dengan kebutuhan manusia itu sendiri%
1amun lebih dari itu, proses diaspora pada realisasinya juga menyebabkan
mun-ulnya berbagai gejala sosial yang pelik% Seperti yang dikatakan oleh (Abdullah, 200>?
3ngold, 1@@), bah7a sekelompok manusia yang pindah dari satu lingkungan budaya ke
lingkungan budaya yang lain, akan mengalami proses sosialbudaya yang dapat
mempengaruhi mode adaptasi dan pembentukan identitasnya%
1
Diaspora, baik itu yang
si8atnya hanya migrasi sementara atau untuk dekade yang lama tersebut, akan
menghadapkan indiAidu kepada kerangka kultural, de8inisi, nilai dan normanorma yang baru
dalam kehidupannya, seperti gaya hidup, -ara berpakaian, bahasa, ideologi dan lain
sebagainya% 2al ini merupakan sebuah proses sosial yang penting menyangkut dua hal%
Pertama, mengambarkan dinamika kebudayaan yang sedang berjalan pada sebuah
kelompok sosial dengan melihat proses dominasi dan subordinasi budaya yang terjadi
se-ara dinamis dalam kelompok tersebut% Dan yang Kedua, mengambarkan resistensi
2
1
Baca: produksi dan reproduksi kebudayaan dalam ruang sosial baru. Irwan Abdullah. 2006. Konstruksi dan
Reproduksi Kebudayaan. (Yogyakara: !usaka !ela"ar# hlm: $1 s.d $2
2
Resistensi adalah sebuah %enomena yang meru"uk kepada siuasi sosial dimana pihak&pihak yang dirugikan
dalam srukur sosial masyaraka kemudian melakukan perlawanan erhadap pihak&pihak yang merugikannya.
didalam reprosuksi identitas sekelompok orang didalam konteks sosialbudaya tertentu%
Sebuah proses akti8 menegaskan keberadaan latarbelakang budaya yang berbeda memalui
adaptasi terhadap sebuah kebudayaan baru atau yang biasa disebut pula sebagai
reproduksi kebudayaan%
3
Serangkaian konsep tersebut penulis korelasikan dengan diaspora
yang terjadi pada etnis 'adura yang ada di 7ilayah Ba7a% .epatnya penelitian ini dilakukan
di 7ilayah 'alang dengan pengambilan sempel pada desa 5ulupitu dan Sumberjaya
ke-amatan Gondanglegi serta beberapa etnis 'adura lain yang berdomisili di 'alang%
&rang madura yang melakukan persebebaran ke suatu daerah tertentu, mau tidak
mau tentunya juga akan berhadapan dengan masyarakat lain dengan kebudayaannya yang
berbeda% Sebagaimana yang diungkapkan koentjaraningrat bah7a, keterkaitan persebaran
dapat menyebabkan pertemuanpertemuan antar kelompok manusia dan kebudayaan yang
berbeda, yang mengakibatkan indiAiduindiAidu dalam kelompok itu dihadapkan dengan
unsur kebudayaan yang lain%
!
Sebuah realitas mengenai strategi yang menyangkut
bagaimana Ckebudayaan asalD direpresentasikan dalam lingkungan yang baru, guna
membedakan mereka dengan kelompok lain% Semisal salah satunya adalah ke-enderungan
untuk mengasosiasikan diri dalam suatu 7adah organisasinya yang disebut dengan asosiasi
klen
)
% Dimana mereka men-iptakan suatu 7adah tempat melakukan aktiAitas yang
berhubungan dengan adat dan kegiatan sosial dalam arti usaha tolongmonolong di antara
sesama anggota klen di ba7ah pengaturan asosiasi%
Dalam penulisan laporan ini, penulis hendak memaparkan mengenai proses dinamis
yang dapat terjadi pada saat berlangsungnya interaksi yang terusmenerus antara si8atsi8at
general (sosial, pada saat proses reproduksi kebudayaan tersebut% 'engenai perubahan
ruang yang telah menyebabkan mun-ulnya beberapa strategi untuk mempertahankan
sebuah identitas kebudayaan tertentu% /aitu dengan -ara menggunakan normanorma dan
idiologi tradisional asalnya untuk mengembangkan gaya hidup (sub budaya, sendiri, guna
membedakan mereka dengan kelompok lain bahkan ketika dalam situasi yang kontemporer
sekalipun%
'
Reproduksi kebudayaan: proses penegasan idenias kebudayaan yang dilakukan oleh pendaang( yang
dalam hal ini menegaskan kebudayaan asalnya. )engan kaa lain reproduksi budaya merupakan penegasan
budaya asli ke empa inggal yang baru.
$
*oen"araningra. Pengantar Ilmu Antropologi I. (+ineka ,ipa- .akara( 1//0#. 0lm: 2$1
2
Klen/ clan : kelompok kekerabaan yang berdasarkan asas keurunan unilineal. 3uau kelompok kekerabaan
yang erdapa dalam masyaraka dengan menarik garis keurunan secara uni4ersal aau unilineal( yaiu melalui
garis sepihak dari pihak ibu (marilineal# aau garis ayah (parilineal#. 5iha 3oyono( Ariyono 6 Aminuddin 3iregar.
1/12. Kamus Antropologi. Akademika !ressindo- .akara. 0al 20$.
Rumusan Masalah Penelitian
5erdasarkan latar belakang tersebut, maka rumusan masalah penelitian ini adalah
mengenai# hal apa saja yang berhubungan dengan strategi budaya pada kasus diaspora
masyarakat 'adura di 'alang% 'enyangkut sebuah proses reproduksi kebudayaan,
pembentuk identitas indiAidu, CkekuasaanD dalam sebuah kelompok sosial, sehingga
mempengaruhi prilaku serta tatanan sosial dalam keseharian hidupnya%
Tu0uan Penelitian
.ujuan penelitian ini adalah untuk memenuhi tugas praktikum penelitian lapangan
pada matakuliah etnogra8i Ba7a dan 'adura% Serta selanjutnya, untuk mendeskripsikan
mengenai beberapa hal yang berhubungan dengan strategi budaya pada kasus diaspora
masyarakat 'adura di 'alang% 'enyangkut sebuah proses reproduksi kebudayaan,
pembentuk identitas indiAidu, CkekuasaanD dalam sebuah kelompok sosial, sehingga
mempengaruhi prilaku serta tatanan sosial dalam keseharian hidupnya%
A *
'ANDASAN TE(RI DAN MET(DE PENE'ITIAN
,1 'andasan Teori
3lmu antropologi menyediakan banyak teori yang telah dikemukakan oleh
beberapa ahli% "enulis memilih beberapa di antaranya yang mendasari penelitian
yang dilakukan guna mengkaji mengenai reproduksi kebudayaan masyarakat
'adura di 'alang, yaitu#
,1, Teori Kekuasaan Mi2hel &ou2ault dan Ideologi: 'ois Althusser
.eori "engetahuan4ekuasaan 9ou-ault mulanya berpusat pada sebuah -ara
dalam pemba-aan dinamika persoalan masyarakat modern% Dimana pada
masyarakat modern sering ditemukan terdapatnya kompleksitas kekuasaan%
Sebuah kelompok sosial tidak lagi hanya terkurung dalam sebuah CkuasaD budaya
tertentu% 'obilitas dan interaksi antar budaya dalam sebuah ruang= arena
tertentu, telah meyebabkan berma-amma-am representasi tentang dunia yang
berbedabeda% Disini 9ou-ault mempertimbangkan adanya keberagaman hasil
tindakan manusia%
9ou-ault mende8inisikan kekuasaan dengan menunjukkan -iri-irinya, bah7a
kekuasaan itu tersebar, tidak dapat dilokalisasi, merupakan tatanan disiplin dan
dihubungkan dengan jaringan, memberi struktur kegiatankegiatan, serta memiliki
si8at produkti8%
>
Dalam kerangka kultural yang demikian C4uasaD tidak lagi
dipahami sebagai sistem umum dominasi suatu kelompok sosial terhadap yang
lain, 'elainkan dipahami dengan banyak dan beragamaannya, hubungan
hubungan yang melekat pada bidang hubungan tersebut dan organisasinya%
+
Sebuah realitas yang bergerak melalui proses dialog, penerapan strategi tertentu
untuk menebarkan sebuah 7a-ana, hingga membentuk identitas dan disiplin
tertentu%
.ujuan penulis menggunakan teori ini yaitu untuk menjelaskan, relasi antara
diaspora masyarakat 'adura di 'alang dengan reproduksi kebudayaan yang
terjadi didalamnya% 5agaimana pengetahuan dan spirit orang 'adura tentang
norma dan nilainilai budaya asalnya untuk direpresentasikan kembali pada
6
0aryamoko( 7*ekuasaan melahirkan Anikekuasaan. 8enelan"angi 8ekanisme dan 9eknik *ekuasaan
Bersama :oucaul; dalam BASIS nomor 01&02( 9ahun ke&21( .anuari&:ebruari 2002.
<
Ibid. 0lm: 11
ruang diaspora yang ia tempati, yang pada akhirnya juga men-iptakan CkuasaD di
lingkungannya tersebut% Seperti adanya blater (atau yang orang desa bulupitu
dan Sumberjaya sebut Creng embonganD, sebagai lembaga keamanan in8ormal,
Togukkan sebagai asosiasi klen, memi-u eksklusi8itas orang 'adura di 'alang%
2al ini adalah pembukaan sebuah kedok teknik tertentu dari kekeuasaan yang
mengelompokkan orang kedalam kategori dan mengkaitkannya dengan identitas%
2al ini nantinya, sedikit banyak tentu juga akan menyinggung terhadap
konsep pemikiranya Lois Althusser tentang ideologi% /aitu bah7a 3deologi
*
merupakan sebuah hal yang terkonsep, memiliki kekuatan untuk menunjukkan
kekuasaannya dengan -aranya sendiri terhadap berbagai perkembangan sosial,
dengan berbagai kekuatan determinismenya (overdetermining) ekonomi, politik,
cultural yang saling bekerja dan berkompetisi satu dengan yang lain hingga
membentuk sebuah 7a-ana lalu bermuara pada praktik sosial tertentu% 5ah7a,
3nteraksi antar manusia atau antara manusia dengan sebuah teks di kehidupan
seharihari merupakan aktiAitas ideologis dan power yang terjadi di masyarakat,
CmengikatD mereka ke dalam suatu tatanan sosial yang disebut socialorder%
dimana ideologi dalam sebuah masyarakat terus berreproduksi%
@
5ah7a tatanan
nilai dan norma yang di sebarkan oleh orang 'adura di 'alang, seperti
pengunaan bahasa daerah asalnya, pembentukan asosiasi= organisasi klen, dan
lain sebagainya juga merupakan serangkaian aktiAitas ideologis% Dengan
demikian artinya, 8okus ideologi bukan hanya pada sikap antar manusia,
melainkan tatanan sosial yang terusmenerus membentuk ideologi itu sendiri%
5agaimana pola internalisasi dalam keluarga 'adura yang ada di 'alang,
seperti proses ibu= ayah dalam mendidik anakanaknya menjadi 8aktor penting
untuk keberlangsungan produksi ideologi, dan berjalan terus demikian sampai
sang anak juga menjadi agen produksi ideologi tersebut%
*1 Metode dan Teknik Penelitian
Dalam penelitian ini penulis mengunakan 'etode 4ualitati8 dengan pendekatan
0tnogra8i, 0tnogra8i merupakan pekerjaan mendeskripsikan suatu kebudayaan 'enurut
Spradley metode ini ialah sebagai berikut# Tujuan utama aktifitas ini adalah untuk
memahami suatu pandangan hidup dari sudut pandang penduduk asli, sebagaimana
dikemukakan oleh Bronislaw Malinowski, bahwa tujuan etnografi adalah memahami
1
ideologi adalah represenasi=kumpulan ide aau gagasan dari hubungan ima"iner anara indi4idu dengan
kondisi eksisensi nyaanya.
/
8uchamad 3idik +oosandi. Ideologi dan identitas.(.akara: :akulas Ilmu Budaya. >ni4ersias Indonesia(
2010 #. 0lm: 26
sudut pandang penduduk asli, hubungann!a dengan kehidupan, untuk mendapatkan
pandangann!a mengenai dunian!a"# &leh karena itu, penelitian etnogra8i melibatkan
akti8itas belajar mengenai dunia orang lain dengan -ara belajar, melihat, mendengar,
berbi-ara, berpikir, dan bertindak dengan -ara yang berbeda% 0tnogra8i tidak hanya
mempelajari masyarakat, tetapi lebih dari itu% 0tnogra8i belajar dari masyarakat%
10
Artinya, penelitian ini juga merupakan penelitian yang bersi8at empiris (dapat diamati
dengan pan-aindera sesuai dengan kenyataan,, hanya saja pengamatan atas data
bukanlah berdasarkan ukuranukuran matematis yang terlebih dulu ditetapkan peneliti
dan harus dapat disepakati (direplikasi, oleh pengamatan lain% 'elainkan berdasarkan
ungkapan subjek penelitian, sebagaimana yang dikehendaki dan dimaknai oleh subjek
penelitian dengan -ara menggunakan konsep kealamiahan (ke-ermatan, kelengkapan,
atau orisinalitas, data dan apa yang sebenarnya terjadi di lapangan% Badi, adapun dari
situ untuk dapat menggambarkan permasalahn seputar reproduksi kebudayaan
masyarakat 'adura di 'alang se-ara lebih dalam% "enulis juga tidak lupa untuk
menggunakan baikbaik semua indra yang dimilikinya untuk menangkap responrespon
atau stimulusstimulus yang berkaitan dengan penelitian tersebut% 2al ini melalui
beberapa tahapan seperti pertama yaitu pengamatan terhadap sasaran (masyarakat
"andalungan di desa bulupitu dan Sumberjaya,% Lalu berlanjut 7a7an-ara yaitu
mengajukan beberapa pertanyaan terstruktur terhadap pihak sasaran% 'endengar
ja7aban dari pertanyaanpertanyaan tersebut serta mengamati segala ma-am respon
yang di tunjukkan oleh sasaran, seperti gerak gestur, mimik muka dan lain sebagainya%
"enulis memilih pendekatan tersebut bertujuan untuk menelaah sikap atau perilaku
dalam proses reproduksi kebudayaan masyarakat 'adura di 'alang yang -enderung
arti8isial, artinya sebagai sebagai kultur buatan atau hasil tiruan%
*1, Teknik Pengambilan dan Penentuan Data
"enelitian ini didasarkan pada dua kelompok sumber data, yaitu data sekunder
dan primer% Data sekunder dikumpulkan dari berbagai tempat dan meliputi karya
karya terpublikasi, buku, majalah, jurnal, serta dokumen histori yang terkait dengan
masalah yang di teliti% Data sekunder tersebut dibutuhkan untuk membangun
konstruksi a7ak penelitian dan selanjutnya dibutuhkan untuk mambangun
interpretasi agar memperoleh pemahaman yang komprehensi8 dan mendalam%
Sedang data primer yang dipergunakan dalam penelitian ini berupa in8ormasi
dari kalangan masyarakat etnis 'adura da "andalungan melalui 7a7an-ara
langsung, mendalam dan intensi8% "eneliti mengambil sempel dari in8orman yang
10
James P. Spradley. Metode Etnografi. !!". Edisi II. #$ogyakarta: %iara &a'ana. !!"( )lm: *
berumur 1* s%d !0 tahun, yang menga-u pada masyarakat "andalungan (orang
orang keturunan 'adura, yang ada di 'alang% 2al ini berkolerasi dengan tujuan
penelitian yaitu mendeskripsikan mengenai beberapa hal yang berhubungan dengan
strategi budaya pada kasus diaspora masyarakat 'adura di 'alang% 'enyangkut
sebuah proses reproduksi kebudayaan, pembentuk identitas indiAidu, CkekuasaanD
dalam sebuah kelompok sosial, sehingga mempengaruhi prilaku serta tatanan sosial
dalam keseharian hidupnya% Bumlah sempel pada mulanya ditentukan sebesar ! s%d
> orang in8orman dari desa Sumberjaya dan 5ulupitu, sebagai daerah di malang
yang mayoritas masyarakatnya adalah orangorang pandalungan% Dan 3 s%d ! orang
in8orman dari luar kedua daerah tersebut yaitu tepatnya di kelurahan dermo
ke-amatan Betis kota 'alang%
1amun kenyataan di lapangan hanya terdapat ! orang in8orman kun-i dari total
) orang in8orman yang dapat dijadikan data% 4arena adanya beberapa tipe in8orman
yang tidak dapat melengkapi 8okus kajian penelitian yaitu per7ujudan atau gambaran
praktikpraktik sosiokultural tentang tujuan penelitian% 'engingat data yang tersedia
dan in8ormasi yang minim, peneliti terpaksa menggunakan data yang tersedia%
A 3
PEMA/ASAN
Diaspora Masyarakat Madura di Malang: Rede4inisi Area kebudayaan
Se-ara sedarhana 4onsep ;D3AS"&$A< merupakan bentuk hubungan sosial yang
diproduksi dari perpindahan sebuah masyarakat% Sekalipun mereka pindah dari daerah asal
mereka, namun mereka tetap menjaga keaslian identitas mereka% Diaspora ditandai dengan
tindakan keluar sebuah masyarakat atau etnis tertentu dari lingkungan asalnya dan
beberapa hal yang melatarbelakanginya% 5eberapa peneliti mengemukakan bah7a diaspora
dengan istilah migrasi% 'igrasi adalah perpindahan penduduk dengan tujuan menetap dari
satu tempat ke tempat lain% "erpindahan tersebut dilatarbelakangi oleh enam 8aktor yaitu,
(1, makin berkurangnya sumbersumber alam di daerah asalnya, (2, menyempitnya lahan
pekerjaan akibat sistem politik, pendidikan, dan adatistiadat didaerah asalnya, (3, alasan
perka7inan, (!, ben-ana alam, (), adanya tekanantekanan=diskriminasi agama, politik, dan
suku didaerah asalnya, (>, ketidak -o-okan lagi terhadap budaya dan keper-ayaan di
tempal asalnya% "ersamaan antara migarasi dan diaspora adalah keduanya samasama
merupakan sebuah bentuk perpindahan dan perbedaanya adalah pada identitas% 'asarakat
yang berdiaspora adalah masyarakat yang tetap mempertahankan identitas asalnya,
sedang pada migrasi para migran lebih sering melepakan identitasnya dan -enderung tidak
adanya lagi rasa ketertarikan terhadap tanah airnya%
11
9aktor yang melarbelakangi diaspora orang 'adura di malang adalah pada nomor
satu, dua, dan tiga% Seperti yang dikatakan Eiyata dalam Subaharianto dkk, bah7a
masyarakat 'adura dipulau 'adura sudah sangat lama diasosiasikan dengan atribut
kemiskinan dan keterbelakangan% Atribut tersebut didapatkan karena kondisi alam madura
yang gersang dan tandus sehingga daya dukung lahan, khususnya sektor pertanian,
terhadap penduduk tidak memadai% 4etika musim kemarau tiba tidak ada lagi yang dapat
diperbuat atas tanah yang kering dan tandus itu, ke-uali tembakau%
12
.ekanan kehidupan
sosialekonomi yang berat memaksa orang madura pergi merantau ke daerah lain, dalam
rangka men-ari penghidupan yang lebih baik% Seperti yang dikemukakan oleh "ak 2ariri,
seorang yang berpro8esi sebagai "among desa
13
% 5ah7a alasan terpenting pertama ia
pindah ke desa 5ulupitu adalah lahan pekerjaan dan kepemilikan tanah di desa asalnya%
11
0uprey. 200$: '2 dalam 3habrina. 2012. SKRIPSI. )iaspora masyaraka 5ibanon (1160&1//0#. .akara:
:akulas Ilmu pengeahuan Budaya. >ni4ersias Indonesia. 0lm: 2
12
3ubahariano( ?iyaa( *usnadi dkk. 200$. %antangan Industrialisasi Madura: Menbentur Kultur+ Men,un,ung
-elu)ur. (8alang: Bayu 8edia#. 0lm $&2
1'
Pamong desa merupakan pengurus pemerinahan desa yang berugas sebagai pelaksana 9eknis 5apangan(
yang disesuaikan dengan kondisi kebuuhan masyaraka seempa dan dieapkan dengan !erauran )esa.
;%%%saya pindah kesini 7aktu umur 1) tahun mas, saudara saya ada enam% Dan bapak saya
hanya seorang buruh tani tembakau, yang memilki sepetak tanah tidak dapat ditanami selain
tembakau% 5apak saya dan saya sebagai anak tertua 7aktu itu, memutuskan pindah disini
karena mendapat kabar dari tetangga yang lebih dulu tinggal disini (maksudnya desa
5ulupitu,% 4atanya disini masih banyak tanah seng kosong, yo enek pabrik tebu pisan
(banyak lahan tanah yang kosong, serta terdapat pabrik tebu<
;%%%tetap tinggal disana saya juga mau makan apa mas, ya yang penting saat itu nekat dan
berdoa saja% Eong saya Fuma punya ija:ah SD apalagi ayah saya<
(wawancara pada Pak $ariri, kamis %& 'anuari &%())
2al ini adalah suatu si8at alamiah manusia sebagai mahluk homo economicus yang selalu
ingin memperbaiki dan meningkatkan kualitas dalam hidupnya% &rang madura dengan
kondisi ekologis daerah asalnyanya seperti demikian akhirnya berusaha untuk mengadakan
serangkaian -ara agar kebutuhan penghidupannya ter-ukupi%
1amun melalui itu pula, bah7a internalisasi yang begitu kuat dalam sitem
kekerabatan orang madura, tentang norma dan nilainilai adiluhung kebudayaan asalnya
juga mendapatkan tantangan% "ertemuan antar etnis dalam sebuah ruang budaya juga pada
akhirnya akan memba7a mereka yang pendatang untuk adaptasi= penyesuain terhadap
nilainilai yang beredar pada ruang baru yang ia tinggali% 2al ini bera-uan pada konsep
bah7a kebudayaan bagi sebuah masyarakat juga merupakan frame of reference, pedoman
tingkah laku dalam berbagai praktik sosial% "ola interaksi dan adaptasi antar budaya sebagai
konsekuensi proses komunikasi antar etnis, tidak dapat dipungkiri, telah melahirkan sebuah
Aarian budaya baru bernuansa hibrid yang kemudian disebut "andalungan%
1!
2al tersebut
berlangsung pada kurun 7aktu yang -ukup lama melalui sebuah proses budaya dalam
masyarakat se-ara kontinyu%
"ada kasus perpindahan orang madura ke Ba7a ini terdapat sebuah keunikan%
&rang madura mengadakan serangkaian -ara agar kebudayaanya tetap dapat langgeng
dan terus menerus di pertahankan generasinya% 4eterangan dari seorang in8orman, pak
shaleh 7arga kelurahan dermo ke-amatan Dau misalnya% "ak shaleh adalah anak dari
orang 'adura asli Sumenep, 3a lahir dan di besarkan di kota Bember% "ada usia kisaran 1@
tahun, tepatnya pada tahun1@*+ ia memutuskan untuk merantau ke kota 'alang% .ujuannya
perantaunya pada saat itu adalah untuk men-ari pekerjaan% 1amun akibat tingkat
1$
Barker( ,hris. ,ulural 3udies( 9eori dan !rakik: er"emahan Indonesia oleh @urhadi. (Yogyakara: *reasi
?acana. 200$#. 0lm: 201
!ieerse dalam Barker men"elaskan bahwa hibridasi merupakan proses perpaduan yang menghasilkan piihan
organisasional bagi masyaraka. 3edangkan hibridasi kulural membedakan berbagai respons budaya yang
merenang dari asimilasi( benukAbenuk pemisahan( sampai dengan hibrida yang mendesabilkan dan
mengaburkan sekaAseka budaya sehingga er"adi persilangan sera munculnya Bkomunias erbayangC
meskipun idak selamanya seka masing&masing budaya erhapus.
pendidikannya yang rendah pekerjaan yang ia dapat hanya sebagai pemerah susu di dusun
Dermo% Dahulu sama sekali ia tidak memilki kenalan orang madura, ia hanya bisa
berbahasa 'adura% Suatu 7aktu ia bertemu dengan juragan baru= pengepul baru yang juga
mempunyai pekerjaan sampingan jual mobil bekas, bernama "ak Said 7arga tumpang%
A7alnya dia hanya merekamereka bah7a pak Said adalah orang 'adura% G%%%*o angger
nebak ae le bi!en, ketok e teko glagate kok wong medura pas tak ajak omong boso meduro
kok isa#( ya asal menebak saja 7aktu dulu itu nak, dari glagatnya seperti orang madura% Dan
7aktu saya ajak bi-ara bahasa 'adura dia bisa,G% "ak shaleh dan Said adalah samasama
orang madura minoritas yang bertempat tinggal di 'alang pada saat itu, maksudnya, dalam
keseharian hidupnya mereka sangat jarang berinteraksi dengan 7arga 'adura, tetangga
rumah mereka sama sekali tidak ada orang 'aduranya%
1amun pada akhirnya pertemuan tersebut menjadi a7al bagi mereka berdua untuk
mengembangkan interaksi dengan orang sesama etnisnya% "ak said yang meskipun
notabenya jarang bertemu dengan orang 'adura tapi dia juga mempunyai banyak kenalan
dengan sesama orang 'adura di 'alang% Sering mengajak pak said untuk kumpul bersam
dengan orangorang 'adura yang ada di 'alang% 5ahkan sampai membentuk sebuah
organisasi orang 'adura dengan kegiatan istighosah mingguan bergilir di tiaptiap rumah
anggota organisasinya% Dari situlah orangorang Ba7a yang bertetangga dengan pak shaleh
mulai mengenal bagaimana itu orang 'adura sesungguhnya, meliputui mengenai
keeksklusi8an orang madura% G%%%dulu pertamatama ketika aggotanya masih sedikit, hampir
setiap jumat malam rumah saya yang jadi tempat istigosah le, jadi yo sering rameG 7arga
sekitar kini mengenal pak shaleh sebagi seorang yang agamis% Akibat dari organisasi
tersebut, sekarang ia juga telah menjadi seorang berpro8esi jualbeli mobil yang tergolong
sukses%G%%%dulu 7aktu saya pertama disini orang sering menganggap bah7a orang madura
adalah orang yang didentik dengan kekerasan, kaku, angkoh, atau mudah terseinggung
mas, tapi alhmdulillah pelan tapi pasti dari bebrapa kegiatan yang kami lakukan% "andangan
masyarakat yang seperti demikian berubah terhadap kami% 5ahkan di salah satu pengajian
di desa ini (maksudnya adalah kelurahan Dermo,% Saya pernah mengatakan, Hjika perkataan
orang 'adura itu kasar itu adalah unkapan yang benar dari hatinya, dan jika pujian dari
orang madura yang mungkin anda lihat terlalu berlebihan, itu juga dari hatinyaH%
Dari sini dapat dilihat bah7a sebuah arena budaya juga tidak melulu dide8inisikan
sebagai mana dahulu, yang mengedepankan bentuk 8isik seperti geogra8is, pakaian atau
yang lainnya% 'elainkan, juga dapat dilihat dari tatanan sosial dalam sebuah ruang tertentu
yang membentuk etnis tersebut% "erubahan yang terjadi se-ara meluas dalam masyarakat
bukan saja menjelaskan bagaimana interaksi masyarakat dengan berbagai 8aktor yang
menentukan penataan sosial se-ara meluas% 'eminjam istilah Abdullah, bah7a perubahan
komunitas harus dilihat dalam konteks perubahan globalyang terjadi dan memilki pengaruh
dalam penataan sosial hingga ketingkat yang paling ke-il% .empattempat pun mengalami
perubahan karakter akibat interaksi dengan berbagai nilai yang berlainan dari berbagai
kelompok masyarakat%
Konstruksi Sosial: Pembangunan sebuah Identitas
Sebagai mahluk sosial manusia selalu hidup berdampingan dan saling
membutuhkan satu sama lain% 1amun dari keadaan itulah manusia juga mendapati berbagai
batasan atas tindakprilaku dalam keseharian hidupnya% 2al ini diperoleh dari gagasan dan
kesepakatan bersama antar indiAidu dalam sebuah kelompok tertentu, guna kepentingan
kontrol sosial mereka dalam berkehidupan di lingkungannya masingmasing% 2al ini
memang -ukup releAan ketika di terapkan dalam sebuah ruang budaya yang disitu di
tempati oleh satu etnis tertentu% .api lalu bagaimana dengan kasus diaspora orang madura
di Ba7aI dimana dalam satu ruang budaya, mereka dipaksa untuk hidup berdampingan
dengan satu atau beberapa etnis lain% Arena budaya baru yang mereka tempati, disadari
atau tidak memeberi kerangka kultural baru bagi mereka, memberikan de8iniside8inisi dan
ukuranukuran nilai bagi kehidupan kelompok pendatang tersebut%
1)
Dalam pembahasan sebelumnya sudah dijelaskan, mengenai mengapa penulis lebih
-enderung mengunakan istilah diaspora ketimbang migrasi% 5ah7a pada diaspora,
masyarakat yang melakukan perpindahan -enderung akan memepertahankan kebudayaan
asalnya, berkesebalikan dengan istilah migrasi% lalu kemudian akan berkorelasi dengan
kontrusi sosial% 4ontruksi sosial memiliki arti yang luas dalam ilmu sosial% 2al ini biasanya
dihubungkan pada pengaruh sosial dalam pengalaman hidup indiAidu% Se-ara sederhana
4ontruksi sosial adalah sebuah pernyataan keyakinan (a claim, dan juga sebuah sudut
pandang (a viewpoint, bah7a kandungan dari kesadaran, dan -ara berhubungan dengan
orang lain itu diajarkan oleh kebudayaan dan masyarakat%
1>
"emahaman indiAidu tentang
dunia, pengetahuan dan diri indiAidu terbentuk dalam kondisi sosial historis yang konkrit%
"engetahuan dan realitas konkrit dihubungkan oleh apa yang disebut 9ou-ault sebagai
discourse atau diskursus, yakni sejumlah gagasan dan argumen yang langsung berkaitan
dengan teknikteknik kontrol demi kekuasaan (power,% .anpa memandang dari mana
kekuasaan tersebut berasal, tetapi kekuasaanlah yang mende8inisikan pengetahuan,
melakukan penilaian apa yang baik dan yang buruk, yang boleh dan tidak boleh, mengatur
perilaku, mendisiplinkan dan mengontrol segala sesuatu, dan bahkan menghukumnya%
Dari pemahaman tersebut penulis hendak memaparkan mengenai beberapa strategi
12
5iha: Irwan Abdullah. 2006. Konstruksi dan Reproduksi Kebudayaan. (Yogyakara: !usaka !ela"ar# hlm: $1&
$'
16
,harles +. @gangi. *D@39+>*3I 3D3IA5 )A5A8 +EA5I9A3 3D3IA5 dalam "urnal A3E F Golume < @omor
2( 8ei 2011: 1 & $
yang dilaksanakan pada diaspora orang 'adura yang akhirnya menjadikan mereka mampu
mereproduksi kebudayaan asal mereka pada ruang baru yang ia tempati% 'eminjam istilah
james s-ott, bah7a bentukbentuk reproduksi tersebut justru melahirkan 7ilayah7ilayah
simbolik baru yang memilki kekuatan isolasi yang sangat kuat terhadap lingkungan sekitar%
.erdapat beberapa strategi yang diterapkan oleh orang 'adura pada proses
diaspora tersebut% Pertama adalah melalui bahasa, dialeg bahasa 'adura pada desa
5ulupitu dan Sumberjaya% Dalam keseharian hidup mereka, tidak ada kejelasan yang pasti
tentang bahasa apa yang sebanarnya pertama diinternalisasikan oleh para orang tua
kepada anakanaknya% 'ereka hanya sedemikian rupa berjalan, mengajari anakanak
mereka untuk paham terhadap dua Aarian bahasa yaitu, bahasa 'adura dan Ba7a% semisal
pada dialog ini #
Ujaran seorang pandhalungan ####jek de+i!eh, mon de+ei!eh gak oleh le#(tidak, begitu itu
tidak baik nak,%<
###sete!ah kan bulan maulud, mon maskeh belajar !e
belajar, tapeh agemah jok sampek kelopaen# (ini kan bulan
maulid, belajar ya belajar% .api agama juga jangan
dilupakan,%<
1+
Ujaran seorang 'adura asli #"###ela jek de+i!eh, mon de+i!eh tak lebur cong"
###sati!a kan bulen maulid, mon maskeh ajer !e ajer, tapeh
agemah jugen tek olle ekalopaen"
Dari kedua dialog tersebut, ditemukan terdapatnya perbedaan antara ujaran dari seorang
madura pandalungan dan madura yang asli% &rang pandalungan tersebut -enderung masih
memba7a unsur bahasa Ba7a dalam dialeknya% 3stri dari pak 2ariri juga memberikan
pengumpamaan bah7a hal tersebut merupakan bentuk pembelajaran mereka terhadap
bahasa 'adura kepada anaknya% Dan lebih jauh dari pada itu, sistem pembelajaran dua
bahasa seperti demikian ternyata juga ia akui dapatkan sejak ia masih seusia anaknya%
Selanjutnya lain dari pada itu, seorang in8orman, "ak Abdul Ghoni "among desa
Sumberjaya juga memberikan isyarat pengumpamaan% Sebagai gambaran tentang begitu
kuatnya internalisasi dari keluarga, mengenai pengenalan norma dan nilai kebudayaan
asalnya 'adura% Dengan mengatakan# ;%%%kalau orang Ba7a itu berpikir bah7a bekal yang
terbaik bagi anaknya itu ada dua yaitu agama dan pendidikan= ilmu pengetahuan% &rang
'adura berbeda bekal yang terpenting untuk anak adalah Agama, pendidikan hanya
pendukung ketika orang itu mampu baik dri tenaga pikiran maupun ekonomi% 5apak dan
mabah dulu 7aktu saya ke-il, mana pernah memarahi saya ketika saya tidak berangkat
kesekolah% /ang ada saya di samblekki iku le ambek sapu lek gak budal ngaji ( saya di
1<
)idapakan keika wawancara pada !ak hariri. 3aa iu isri pak hariri sedang memarahi anaknya yang masih
berusia kisaran 6 ahun( yang sedang bermain di selokan depan rumah. 3era keika ia bercanda dengan saya
enang maulid nabi. @b: perlu dikeahui bahwa isri pak hariri "uga merupakan anak dari 8igran madura( api dia
lahir di desa bulupiu kabupaen 8alang. *amis 02 "anuari 201$
pukuli itu nak dengan gagang sapu ketika tidak berangkat mengaji,% Dan ketika sore begini
ini saya di kon ngelalar,ngapalno olehi ngaji seng dino wingi (saya disuruh belajar tentang
hasil yang sudah di peroleh ketika mengaji kemaren harinya,<% 2ubungan pembentukan
identitas orang 'adura yang ada di 'alang begitu kuat melalui keluarga% 5agaimana
mereka mereprensentasikan kembali kebudayaan asalanya, yang kuat bernuansa islami di
daerah perantauan mereka%
Seperti apa yang dikatakan oleh Althusser, bah7a 8okus ideologi bukan hanya pada
sikap antar manusia, melainkan tatanan sosial yang terusmenerus membentuk ideologi itu
sendiri% dalam -ontoh ini adalah organisasi sosial CkeluargaD% 4etika dia sukses
menginternalisasikan ideologi tersebut kepada anakanaknya, berarti kemungkinan besar
ideologi tersebut juga akan sukses langgeng di kemudian harinya% 1amun jika seorang
menemui kegagalan dalam menjunjung nilainilai kebudayaan asalnya tersebut, maka dapat
di-urigai bah7a keluarganya dahulu juga telah gagal merepresentasikan hal tersebut
kepadanya%
Kedua, asosiasi klen
1*
yang dimaksud disini adalah ke-enderungan suatu etnis
tertentu untuk mengasosiasikan diri dalam suatu 7adah organisasi% Dimana mereka
men-iptakan suatu 7adah tempat melakukan aktiAitas yang berhubungan dengan adat dan
kegiatan sosial dalam arti usaha tolongmonolong di antara sesama anggota klen di ba7ah
pengaturan asosiasi% "enulis menemukan konsepkonsep sema-am demikian di desa
Sumberjaya yaitu melalui bentuk organisasi yang bernama togukkan#
(-
Seorang in8orman
bernama "ak 2ariri yang kemudian dikuatkan oleh $ahman mengemukakan bah7a, didesa
juga terdapat organisasi yang bernama togukkan% 'eskipun tidak diketahui peraturanya
se-ara pasti% 1amun di organisasi tersebut diketahui bah7a semua anggotanya rata
merupakan .reng embongan+ atau blater jika orang madura sebut%
20
Lebih dari itu, setiap ada
pergelakan a-ara togukkan akan sering dibarengi oleh karnaAal kasenian 'adura% Atau jika
tidak demikian sebelum a-ara togukkan tersebut di mulai, akan ada adu pantun dari pihak
yang mengadakan a-ara kepada para anggotanya% "antun tersebut berisi gu!onan yang
11
Klen/ clan : kelompok kekerabaan yang berdasarkan asas keurunan unilineal. 3uau kelompok kekerabaan
yang erdapa dalam masyaraka dengan menarik garis keurunan secara uni4ersal aau unilineal( yaiu melalui
garis sepihak dari pihak ibu (marilineal# aau garis ayah (parilineal#. 5iha 3oyono( Ariyono 6 Aminuddin 3iregar.
1/12. Kamus Antropologi. Akademika !ressindo- .akara. 0al 20$.
1/
Togukkan adalah semacam acara Bu.u)an "ika orang "awa menyebu. Yaiu( rombongan beberapa orang
yang daang unuk menyumbangkan sebagian hara bendanya kepada saodara( eman aau eangganya yang
sedang mengadakan ha"aan aau pesa( enah iu seperi sunaan( perkawinan maupun lamaran. @amun
%ogukkan sediki berbeda( ia memilki sisem yang hampir sama dengan arisan (ungkap pak 0ariri#. Drang yang
erda%ar dalam %ogukkan meiliki kewa"iban unuk berganian menyumbang. Drang&orang yang masuk pada
da%ar anggoa %ogukkan ersebu "uga idak bisa sembarangan. Ada beberapa prosedur yang harus ia lalui
seperi pengisian alama lengkap( sura per"an"ian dan lain sebagainya.
20
)alam prespeki% orang .awa blater adalah orang yang memilki si%a erbuka( luwes( dan ekspresi%( dalam
pergaulan sosial. orang blater adalah orang yang mudah bergauldengan siapapun dan dalam lingkungan sosial
apa pun dan idak ada kaiannya dengan kecenderunganindakan sosialnyayang kriminal. Blater dalam
pengerian orang madura agaknya sinonim dari pengerian ,agoan dalam masyaraka .awa. (?iyaa dalam
3ubahariano. 200$# hlm: 2<
disampaikan dengan menggunakan bahasa 'adura% Dan pada malam harinya akan di isi
oleh kontes musik dangdut% Dalam kontes tersebut biasanya para anggota organisasi akan
naik keatas panggung untuk memeberikan saweran atau penghargaan kepada penyanyi%
Sebagai simbol bah7a ia telah mampu dalam bidang ekonomi atau berke-ukupan% Dari sini
dapat dapat dilihat bah7a togukkan juga merupakan strategi kebudayaan dari orang
pandalungan untuk merepresentasikan 7ujud kebudayaan aslinya%
Selanjutnya kita akan -oba melihat mengenai bagaimana mekanisme konsep
kekuasaan 8au-olt pada sebuah masyarakat yang berlaku di diaspora orang 'adura di
malang dari sebutan reng embungan atau blater tersebut% 'isalnya melalui pemaparan "ak
$ahman kepala desa 5ulupitu yang juga kemudian dikuatkan oleh "ak 2aris kepala desa
Sumberjaya, tentang 8enomena ssosial yang terjadi saat pemilihan kepala desa 5ulupitu
bulan noAember kemaren% 4edua orang tersebut samasama mengemukakan bah7a,
G%%%pada saat terakhir menjelang pemilihan% Semua Ganggang masuk $. desa bulupitu di
tutup oleh wong/wong embongan% 5ahkan pak $ahman mengumpamakan bah7a setiap
lorong masuk desa ini di tutup dan di jaga ketat oleh orangorang tersebut% .ujuan mereka
untuk menghindari adanya kegiatatnkegiatan politik praktis pada saat minggu tenang
tersebut% Setiap 7arga yang tidak berkepentingan jelas tidak diperbolehkan berkunjung=
masuk ke daerah yang bukan $. tempat tinggalnya% Dan siapa pun yang menolak atau
melanggar hal tersebut akan ditindak tegas oleh 7ong/wong embungan tersebut% Dalam
kasus ini, meskipun penulis juga sempat menemui ke-urigaan bah7a ini merupakan
kepntingankepentingan politis ulah dari politisi elit desa tersebut% 1amun sedikit banyak hal
tersebut telah memberikan gambaran mengenai disiplin dan keketraturan sosial yang di
bentuk melalui simbolsimbol kebudayaan% 0eng embungan atau blater yang diartikan oleh
orang madura sebagai jagoan, orang yang lu7es, banyak pengalaman, dan sema-am
lembaga keamanan in8ormal dan orang yang patut untuk di segani% "ada akhirnya juga
menjadi simbol kebudayaan yang mampu me7a-anakan ideologi= penetahuan, yang itu
sama artinya dengan memilki kekuasaan% 'ampu memberi tindakantindakan represi8 pada
angota kelompoknya% Anggota kelompok masyarakat tersebut bahkan sampai tidak
menyadari bah7a itu juga merupakan kekerasan simbolik% Sebuah alat pranata sosial yang
tanpa di dasari mengatur kehidupan sosialnya%
A .
PEN!T!P
Kesimpulan
"ergeseran konsep etnisitas dan batas kebudayaan se-ara struktural, sejalan
dengan globalisasi yang meluas dan intensi8% "ada akhirnya juga mengantarkan masyarakat
'adura pada tantangan untuk membuat serangkaian strategi agar tetap mempertahankan
normadan nilainilai kebudayaan asalnya% "roses reproduksi ideologi yang berjalan pada
masyarakat multietnis demikian, tidak hanya 8okus pada sikap antar indiAidu% 'elainkan,
juga le7at tatanan sosial yang terusmenerus membentuk ideologi itu sendiri% .atanan sosial
tersebut jugalah yang telah melahirkan kekuasaan untuk megendalikan indiAidu dalam
masyarakat% 4uatnya pengetahuan dan spirit orangorang 'adura yang ada di Ba7a
khususnya 'alang menjadikanya terus dapat melanggengkan ideologi kebudayaan asalnya
di tempat yang baru% 1amun spirit itu sendiri, bukanlah hal yang begitu saja mun-ul,
melainkan ia adalah bentuk dari lingkaran siklus pe7arisan simbolsimbol budaya%
DA&TAR P!STAKA
3r7an Abdullah% 200>% Konstruksi dan 0eproduksi Kebuda!aan# /ogyakarta# "ustaka "elajar
4oentjaraningrat% 1@@0% Pengantar 1lmu 2ntropologi 1# $ineka Fipta? Bakarta
Soyono, Ariyono J Aminuddin Siregar% 1@*)% Kamus 2ntropologi# Akademika "ressindo?
Bakarta%
2aryatmoko, ;4ekuasaan melahirkan Antikekuasaan% 'enelanjangi 'ekanisme dan .eknik
4ekuasaan 5ersama 9ou-ault< dalam B2313 nomor 0102, .ahun ke)1, Banuari9ebruari
2002%
'u-hamad Sidik $oostandi% 2010% 1deologi dan identitas% Bakarta# 9akultas 3lmu 5udaya%
UniAersitas 3ndonesia
Bames "% Spardley% 200+# Metode 4tnografi# 4disi 11# /ogyakarta# .iara Ea-ana%
Shabrina% 2012% 3K01P31# Diaspora masyarakat Libanon (1*>01@@0,% Bakarta# 9akultas
3lmu pengetahuan 5udaya% UniAersitas 3ndonesia
Subaharianto, Eiyata, 4usnadi dkk% 200!% Tantangan 1ndustrialisasi Madura5 Menbentur
Kultur, Menjunjung 6eluhur# 'alang# 5ayu 'edia
5arker, Fhris% Fultural Studies, 200!% Teori dan Praktik# terjemahan 3ndonesia oleh 1urhadi%
/ogyakarta# 4reasi Ea-ana
Fharles $% 1gangi% 4&1S.$U4S3 S&S3AL DALA' $0AL3.AS S&S3AL dalam jurnal AS0 K
Lolume + 1omor 2, 'ei 2011# 1 !