Anda di halaman 1dari 17

ILMU KESEHATAN MASYRAKAT

HIV/AIDS dan TB
NAMA : Ahamad Piki
: Chitra Dwiatna
: Della Jenia
: Dei Ar!ani
: De"i!ani Kar#lin
: E"ilianti
: $itriant!
: Ina %&lmaini
: 'li"ina M#ri(anti Cardila
: Ri)a
: Sri A*&tin
: Ye! 'ktarianti
JURUSAN $ARMASI
P'LTEKKES KEMENKES RI PAN+KALPINAN+
,-./
HIV/AIDS & TB
A. HIV/AIDS
Maraknya pergaulan yang bebas dan tak terkendali menyebabkan berdampak
terhadap bebagai macam sector kehidupan, salah satunya adalah kesehatan. Saat ini,
sebagian masyrakat telah mengetahui mengenai HIV/AIDS namun sebagiannya lagi
menganggap sebagai penyakit kutukan. AIDS adalah kondisi kronis mengancam nyawa
yang disebabkan oleh irus HIV. HIV menyebabkan kemampuan tubuh anda menurun
dalam melawan in!eksi irus, bakteri dan "amur dengan merusak sistem imun. HIV "uga
menyebabkan anda lebih rentan mengalami kanker. Ac#uired immunode!iciency
syndrome $AIDS% adalah istilah tahap selan"utnya dari in!eksi HIV.
&asus AIDS pertama kali dilaporkan pada tahun '()* di +ali. Se"ak saat itu
penyebaran epidemic mulai ter"adi di Indonesia. ,umlah kumulati! kasus AIDS dari
'()* sampai "uni -.'/ sebanyak 0/.1** kasus. Data pada April 2,uni -.'/
menun"ukkan bahwa persentase !actor risiko AIDS tertinggi adalah hubungan seksual
yang tidak aman pada heteroseksual $*),03% diikuti penularan melalui "arum suntik
tidak steril pada penasun$'0,'3%, penularan dari ibu yang HIV positi! ke anak sebesar
0,'3 , dan 4S4 $-,53%. Saat ini perkembangan epidemic HIV di Indonesia termasuk
yang tercepat di Asia. ,umlah kumulati! HIV dari -..56,uni -.'/ sebanyak '.).1..
kasus $www.tbindonesia.or.id%.
+erdasarkan data yang diperoleh dari &ementrian &esehatan 7I tahun -.'/ 8roinsi
+angka 2 +elitung memiliki /5* kasus HIV dan -5) kasus AIDS.
4aporan perkembangan HIV6AIDS di Indonesia, 9riwulan IV 9ahun -.'/ sebagai
berikut:
A. Situasi Masalah HIV6AIDS 9riwulan IV $;ktober6Desember% 9ahun -.'/
'. HIV
a. Dari bulan ;ktober sampai dengan Desember -.'/ "umlah
in!eksi HIV baru yang dilaporkan sebanyak ).1-0 kasus.
b. 8ersentase in!eksi HIV tertinggi dilaporkan pada kelompok umur
-560( tahun $*.,03%, diikuti kelompok umur -.6-0 tahun
$'1,03%, dan kelompok umur <= 5. tahun $5,/3%.
c. 7asio HIV antara laki6laki dan perempuan adalah ':'.
d. 8ersentase !aktor risiko HIV tertinggi adalah hubungan seks
berisiko pada heteroseksual $5-,.3%, 4S4 $4elaki Seks 4elaki%
$'0,/3%, dan penggunaan "arum suntik tidak steril pada penasun
$1,13%.
-. AIDS
a. Dari bulan ;ktober sampai dengan Desember -.'/ "umlah AIDS
yang dilaporkan baru sebanyak -.)05 orang.
b. 8ersentase AIDS tertinggi pada kelompok umur /.6/( tahun
$-13%, diikuti kelompok umur -.6-( tahun $-5,/3% dan
kelompok umur 0.60( tahun $'',13%.
c. 7asio AIDS antara laki6laki dan perempuan adalah -:'.
d. 8ersentase !aktor risiko AIDS tertinggi adalah hubungan seks
berisiko pada heteroseksual $*)3%, penggunaan "arum suntik
tidak steril pada penasun $(,/3%, 4S4 $4elaki Seks 4elaki%
$0,/3% dan dari ibu positi! HIV ke anak $-,13%.
+. Situasi Masalah HIV6AIDS 9ahun '()* 6 Desember -.'/
Se"ak pertama kali ditemukan tahun '()* sampai dengan Desember -.'/, HIV6
AIDS tersebar di /1) $*-3% dari 0(* kabupaten/kota di seluruh proinsi di
Indonesia. 8roinsi pertama kali ditemukan adanya kasus HIV6AIDS adalah
8roinsi +ali, sedangkan yang terakhir melaporkan adalah 8roinsi Sulawesi
+arat pada tahun -.''.
'. HIV
a. Sampai dengan tahun -..5 "umlah kasus HIV yang dilaporkan
sebanyak )5(, tahun -..1 $*.'(5%, tahun -..* $1..0)%, tahun
-..) $'../1-%, tahun -..( $(.*(/%, tahun -.'. $-'.5('%, tahun
-.'' $-'../'%, tahun -.'- $-'.5''%. ,umlah kumulati! in!eksi
HIV yang dilaporkan sampai dengan Desember -.'/ sebanyak
'-*.0-*%.
b. ,umlah in!eksi HIV tertinggi yaitu di D&I ,akarta $-).*(.%,
diikuti ,awa 9imur $'1.-5/, 8apua $'0..)*%, ,awa +arat $'..'()%
dan +ali $)..5(%.
-. AIDS
a. Sampai dengan tahun -..5 "umlah kasus AIDS yang dilaporkan
sebanyak 5.../, tahun -..1 $/.5/'%, tahun -..* $0.01-%, tahun
-..) $0.((5%, tahun -..( $5.()1%, tahun -.'. $1.)1*% dan tahun
-.'' $*.-)1%, tahun -'.- $).1'.%, dan Desember -.'/ $5.1.)%.
,umlah kumulati! AIDS dari tahun '()* sampai dengan
Desember -.'/ sebanyak 5-./0) orang.
b. 8ersentase kumulati! kasus AIDS tertinggi pada kelompok umur
-.6-( tahun $/0,-3%, kemudian diikuti kelompok umur /.6/(
tahun $-(3%, 0.60( tahun $'.,)3%, '56'( $/,/3%, dan 5.65(
tahun $/,/3%.
c. 8ersentase AIDS pada laki6laki sebanyak 55,'3 dan perempuan
-(,*3. Sementara itu '5,-3 tidak melaporkan "enis kelamin.
d. ,umlah AIDS tertinggi adalah pada ibu rumah tangga $1.-/.%,
diikuti wiraswasta $5.)(-%, tenaga non6pro!esional/karyawan
$5.-)*%, petani/peternak/nelayan $-.-1'%, buruh kasar $-..0*%,
pen"a"a seks $-..-'%, pegawai negeri sipil $'.1.'%, dan anak
sekolah/mahasiswa $'.-1)%.
e. ,umlah AIDS terbanyak dilaporkan dari 8apua $'..''1%, ,awa
9imur $).*-5%, D&I ,akarta $*.0**%, ,awa +arat $0.'/'%, +ali
$/.()5%, ,awa 9engah $/.//(%, Sulawesi Selatan $'.*./%,
&alimantan +arat $'.1((%, Sumatera >tara $'./.'% dan +anten
$'..0-%.
!. ?aktor risiko penularan terbanyak melalui heteroseksual $1-.53%,
penasun $'1.'3%, diikuti penularan melalui perinatal $-,*3%, dan
homoseksual $-,03%.
g. Angka kematian $@?7% menurun dari /,*(3 pada tahun -.'-
men"adi ',1*3 pada bulan Desember tahun -.'/.
Virus HIV dapat menular melalui darah, air mani atau cairan agina yang masuk ke
dalam tubuh. 9etapi anda tidak akan terin!eksi dengan kontak !isik biasa, seperti
berpelukan, berciuman, berdansa atau ber"abat tangan dengan seseorang yang terin!eksi
HIV atau AIDS. ,adi "angan kucilkan mereka.
Gejala HIV dan AIDS bervariasi berdasarkan fase infeksinya :
'. In!eksi awal
&etika in!eksi HIV pertama, anda mungkin tidak akan mengalami tanda atau
ge"ala apapun. 9etapi dalam beberapa minggu anda dapat mengalami:
a% Demam
b% Sakit kepala
c% 7adang tenggorokan
d% 8embengkakan kelen"ar limpa
e% 7uam
-. In!eksi selan"utnya
Ae"ala tidak timbul dalam waktu ) sampai ( tahun, atau bahkan lebih. 9api
seiring dengan irus yang melipatgandakan diri dan merusak sistem imun,
sehingga akan mengalami in!eksi ringan atau ge"ala kronis seperti:
a% 8embengkakan node limpa 2 sering merupakan tanda awal in!eksi HIV
b% Diare
c% Hilang berat badan
d% Demam
e% +atuk atau napas yang pendek
/. In!eksi tahap akhir
Dalam waktu sekitar '. tahun atau lebih setelah in!eksi pertama, masalah yang
lebih serius dapat ter"adi dan diistilahkan dengan AIDS dan dapat ter"adi:
a% In!eksi yang ter"adi ketika sistem imun lemah, seperti pneumocystis carinii
pneumonia $8@8%
b% &adar @D0 lymphocyte -.. atau lebih rendah 2 normalnya adalah antara )..
sampai '.-..
Seiring dengan perkembangan AIDS, sistem imun penderita telah mengalami
kerusakan parah. In!eksi akan mudah ter"adi. 9anda dan ge"alanya adalah:
a% +erkeringat di malam hari
b% Menggigil atau demam lebih dari /) @elcius untuk beberapa minggu
c% +atuk kering dan napas pendek
d% Diare kronis
e% Boda putih pada lidah atau mulut
!% Sakit kepala
g% 8andangan kabur
h% Hilang berat badan
Selain itu, seseorang HIV/AIDS dapat mengalami tanda dan ge"ala pada tahap
lan"ut in!eksi irus HIV itu sendiri, seperti:
a% 7asa lelah yang tidak hilang dan tidak ter"elaskan
b% +erkeringat pada malam hari
c% Menggigil atau demam tinggi untuk beberapa minggu
d% 8embengkakan node limpa lebih dari tiga bulan
e% Diare kronis
!% Sakit kepala yang tidak hilang
8asien yang terin!eksi irus HIV, akan lebih rentan mengalami kanker,
khususnya kanker serik, lymphoma dan &aposiCs sarcoma.
Ae"ala HIV pada anak6anak
Anak6anak dengan HIV positi! dapat mengalami:
a% Sulit menambah berat badan
b% Sulit berkembang secara normal
c% Sulit ber"alan
d% 8enundaan perkembangan mental
e% Dapat mengalami in!eksi telinga, pneumonia dan tonsilis
Penyebab & Faktr !isik
'. 8enyebab
Bormalnya sel darah putih dan antibodi menyerang dan menghancurkan
organism easing yang masuk ke dalam tubuh. 7espon ini diatur oleh sel darah
putih bernama limposit @D0. 4imposit ini "uga merupakan target utama HIV.
Sekali masuk ke dalam tubuh, irus memasukkna material genetiknya ke dalam
limposit dan melipatgandakan diri.
&etika salinan irus baru keluar dari sel induk dan masuk ke dalam aliran
darah, irus akan menyerang sel lain. Sebagai e!eknya sel @D0 akan mati. Siklus
ini terus berulang. 8ada akhirnya menyebabkan kerusakan sistem imun yang
berarti tubuh tidak akan mempu melawan in!eksi bakteri dan irus lain.
-. ?aktor risiko
?aktor risiko terin!eksi AIDS antara lain:
a% 9idak memakai pelindung ketika melakukan hubungan seksual dengan lebih
dari satu pasangan
b% 9idak memakai pelindung ketika melakukan hubungan seksual dengan orang
dengan HIV positi!
c% Memiliki penyakit menular seksual lain seperti syphilis, herpes, chlamydia,
gonorrhea atau bacterial aginosis
d% +ergantian dalam memakai "arum suntik
e% Mendapatkan trans!usi darah yang terin!eksi irus HIV
!% Memiliki sedikit salinan gen @@4/4' yang membantu melawan in!eksi HIV
g% Ibu yang memiliki HIV
Pen"e#a$an
9idak ada aksin untuk mencegah in!eksi HIV dan tidak ada penyembuh untuk
AIDS. ,aga kesehatan dan lindungi diri anda dari !aktor6!aktor risiko adalah "alan
terbaik.
,ika anda HIV negati! maka tindakan yang terbaik adalah:
a% &etahui apa itu HIV dan bagaimana penularannya
b% &etahui status kesehatan pasangan seksual anda
c% Aunakan kondom setiap kali melakukan hubungan seksual
d% 8ertimbangan untuk melakukan penyunatan pada laki6laki
e% Aunakan "arum suntik steril
!% Daspada terhadap darah trans!usi
g% 8eriksakan kesehatan secara teratur
,ika anda positi! mengidap HIV maka anda harus melindungi orang di sekeliling
anda dengan:
a% 4akukan hubungan seksual yang aman dengan memakai kondom
b% +eritahukan pasangan anda bahwa anda mengidap HIV
c% ,ika pasangan anda hamil, beritahukan bahwa anda mengidap HIV dan lakukan
perawatan untuk men"aga kesehatannya dan bayinya
d% &atakan kepada orang lain yang anda rasa perlu untuk tahu bahwa anda
mengidap HIV
e% ,angan berbagi "arum suntik
!% ,angan donorkan darah dan organ anda
g% ,angan berbagi pisau cukur atau sikat gigi
h% ,ika anda hamil, ambil perawatan medis secepatnya
Munculnya epidemi HIV dan AIDS di dunia menambah permasalahan 9+, ko6
in!eksi denag Human Immunode!iciency Virus $HIV% akan meningkatkan risiko
ke"adian 9+ secara signi!ikan. 9uberculosis $9+% adalah penyebab kematian utama
pada ;rang dengan HIV/AIDS $;DHA% $www.tbindonesia.or.id%
Diperkirakan pada tahun -.'- sebanyak ',' "uta orang $'/3% dari seluruh "umlah yang
ter"angkit 9+ adalah HIV positi!. Sekitar *53 dari "umlah kasus ini terdapat di wilayah
A!rika $Alobal 7eport,-.'/%.
&o6in!eksi 9+6HIV
8asien ko6in!eksi 9+6HIV adalah pasien 9+ dengan HIV positi! dan ;DHA
dengan 9+.
8ada orang dengan sistem imunitas yang menurun misalnya ;DHA, in!eksi 9+
laten mudah berkembang men"adi 9+ akti!. Sekitar 1.3 ;DHA yang terin!eksi
kuman 9+ $laten% akan men"adi 9+ akti!.
Surei prealensi HIV di antara pasien 9+ baru di beberapa proinsi menun"ukkan
hasil dari -3 di ,ogyakarta $-..1% dan .,)3 di ,awa 9imur, /,) 3 di +ali dan '0 3 di
8apua $ -..)%. Di Indonesia 9+ merupakan tantangan bagi pengendalian AIDS karena
merupakan in!eksi penyerta yang sering ter"adi pada ;DHA $/',)3%. DH;
memperkirakan "umlah pasien 9+ dengan status HIV positi! di Indonesia pada tahun
-.'/ sebesar *,5 3, ter"adi peningkatan dibandingkan dengan tahun -.'- yang hanya
/,/ 3 $Alobal 7eport DH; -.'/%.
B. TB%
8enyakit 9+@ dapat menyerang siapa sa"a $tua, muda, laki6laki, perempuan, miskin,
atau kaya% dan dimana sa"a. Setiap tahunnya, Indonesia bertambah dengan seperempat
"uta kasus baru 9+@ dan sekitar '0..... kematian ter"adi setiap tahunnya disebabkan
oleh 9+@. +ahkan, Indonesia adalah negara ketiga terbesar dengan masalah 9+@ di
dunia.
Surei prealensi 9+@ yang dilakukan di enam propinsi pada tahun '()/6'((/
menun"ukkan bahwa prealensi 9+@ di Indonesia berkisar antara .,- 2 .,153.
Sedangkan menurut laporan 8enanggulangan 9+@ Alobal yang dikeluarkan oleh DH;
pada tahun -..0, angka insidensi 9+@ pada tahun -..- mencapai 555.... kasus $-51
kasus/'...... penduduk%, dan 013 diantaranya diperkirakan merupakan kasus baru.
9uberculosis masih merupakan masalah kesehatan utama di dunia. 8ada tahun -.'-
diperkirakan ),1 "uta orang ter"angkit 9+ dan ',/ "uta orang meninggal karena 9+,
termasuk /-. ribu kematian diantara orang dengan HIV positi! $DH;,-.'/%.
Penyebab Penyakit TB%
8enyakit 9+@ adalah suatu penyakit in!eksi yang disebabkan oleh bakteri
Mikobakterium tuberkulosa. +akteri ini berbentuk batang dan bersi!at tahan asam
sehingga dikenal "uga sebagai +atang 9ahan Asam $+9A%. +akteri ini pertama kali
ditemukan oleh 7obert &och pada tanggal -0 Maret '))-, sehingga untuk mengenang
"asanya bakteri tersebut diberi nama baksil &och. +ahkan, penyakit 9+@ pada paru6
paru kadang disebut sebagai &och 8ulmonum $&8%.
+akteri Mikobakterium tuberkulosa
Pen&laran Penyakit TB%
8enyakit 9+@ biasanya menular melalui udara yang tercemar dengan bakteri
Mikobakterium tuberkulosa yang dilepaskan pada saat penderita 9+@ batuk, dan pada
anak6anak sumber in!eksi umumnya berasal dari penderita 9+@ dewasa. +akteri ini bila
sering masuk dan terkumpul di dalam paru6paru akan berkembang biak men"adi banyak
$terutama pada orang dengan daya tahan tubuh yang rendah%, dan dapat menyebar
melalui pembuluh darah atau kelen"ar getah bening. ;leh sebab itulah in!eksi 9+@
dapat mengin!eksi hampir seluruh organ tubuh seperti: paru6paru, otak, gin"al, saluran
pencernaan, tulang, kelen"ar getah bening, dan lain6lain, meskipun demikian organ
tubuh yang paling sering terkena yaitu paru6paru.
Saat Mikobakterium tuberkulosa berhasil mengin!eksi paru6paru, maka dengan
segera akan tumbuh koloni bakteri yang berbentuk globular $bulat%. +iasanya melalui
serangkaian reaksi imunologis bakteri 9+@ ini akan berusaha dihambat melalui
pembentukan dinding di sekeliling bakteri itu oleh sel6sel paru. Mekanisme
pembentukan dinding itu membuat "aringan di sekitarnya men"adi "aringan parut dan
bakteri 9+@ akan men"adi dormant $istirahat%. +entuk6bentuk dormant inilah yang
sebenarnya terlihat sebagai tuberkel pada pemeriksaan !oto rontgen.
8ada sebagian orang dengan sistem imun yang baik, bentuk ini akan tetap dormant
sepan"ang hidupnya. Sedangkan pada orang6orang dengan sistem kekebalan tubuh yang
kurang, bakteri ini akan mengalami perkembangbiakan sehingga tuberkel bertambah
banyak. 9uberkel yang banyak ini membentuk sebuah ruang di dalam paru6paru. 7uang
inilah yang nantinya men"adi sumber produksi sputum $dahak%. Seseorang yang telah
memproduksi sputum dapat diperkirakan sedang mengalami pertumbuhan tuberkel
berlebih dan positi! terin!eksi 9+@.
Meningkatnya penularan in!eksi yang telah dilaporkan saat ini, banyak
dihubungkan dengan beberapa keadaan, antara lain memburuknya kondisi sosial
ekonomi, belum optimalnya !asilitas pelayanan kesehatan masyarakat, meningkatnya
"umlah penduduk yang tidak mempunyai tempat tinggal dan adanya epidemi dari in!eksi
HIV. Disamping itu daya tahan tubuh yang lemah/menurun, irulensi dan "umlah
kuman merupakan !aktor yang memegang peranan penting dalam ter"adinya in!eksi
9+@.
Gejala Penyakit TB%
Ae"ala penyakit 9+@ dapat dibagi men"adi ge"ala umum dan ge"ala khusus yang
timbul sesuai dengan organ yang terlibat. Aambaran secara klinis tidak terlalu khas
terutama pada kasus baru, sehingga cukup sulit untuk menegakkan diagnosa secara
klinik.
'. Ae"ala sistemik/umum
a% Demam tidak terlalu tinggi yang berlangsung lama, biasanya dirasakan
malam hari disertai keringat malam. &adang6kadang serangan demam seperti
in!luenEa dan bersi!at hilang timbul.
b% 8enurunan na!su makan dan berat badan.
c% +atuk6batuk selama lebih dari / minggu $dapat disertai dengan darah%.
d% 8erasaan tidak enak $malaise%, lemah.
-. Ae"ala khusus
a% 9ergantung dari organ tubuh mana yang terkena, bila ter"adi sumbatan
sebagian bronkus $saluran yang menu"u ke paru6paru% akibat penekanan
kelen"ar getah bening yang membesar, akan menimbulkan suara FmengiF,
suara na!as melemah yang disertai sesak.
b% &alau ada cairan dirongga pleura $pembungkus paru6paru%, dapat disertai
dengan keluhan sakit dada.
c% +ila mengenai tulang, maka akan ter"adi ge"ala seperti in!eksi tulang yang
pada suatu saat dapat membentuk saluran dan bermuara pada kulit di atasnya,
pada muara ini akan keluar cairan nanah.
d% 8ada anak6anak dapat mengenai otak $lapisan pembungkus otak% dan disebut
sebagai meningitis $radang selaput otak%, ge"alanya adalah demam tinggi,
adanya penurunan kesadaran dan ke"ang6ke"ang.
8ada pasien anak yang tidak menimbulkan ge"ala, 9+@ dapat terdeteksi kalau
diketahui adanya kontak dengan pasien 9+@ dewasa. &ira6kira /.65.3 anak yang
kontak dengan penderita 9+@ paru dewasa memberikan hasil uji tuberkulin positi!.
8ada anak usia / bulan sampai 5 tahun yang tinggal serumah dengan penderita 9+@
paru dewasa dengan +9A positi!, dilaporkan /.3 terin!eksi berdasarkan pemeriksaan
serologi/darah.
A. Pene#akan Dia#nsis
Apabila dicurigai seseorang tertular penyakit 9+@, maka beberapa hal yang
perlu dilakukan untuk menegakkan diagnosis adalah:
a% Anamnesa baik terhadap pasien maupun keluarganya.
b% 8emeriksaan !isik.
c% 8emeriksaan laboratorium $darah, dahak, cairan otak%.
d% 8emeriksaan patologi anatomi $8A%.
e% 7ontgen dada $thoraG photo%.
!% >"i tuberkulin.
&asus 9+
Seperti yang kita ketahui bahwa bakteri merupakan bakteri dengan penyebaran
yang sangat cepat, karena penyebarannya dipengaruhi oleh udara. 8enyebaran 9+ untuk
8angkalpinang terdapat di wilayah 8angkal +alam. +erdasarkan data yang diperoleh
dari Dinas &esehatan &ota 8angkalpinang pasien 9+ tinggi terdapat di 8uskesmas
8angkal +alam. 8engambilan sampel ini kami lakukan bersama kakak tingkat yang "uga
melakukan penelitian tentang 9+.
&ami menduga hal ini disebakan karena wilayah tersebut merupakan wilayah
industri dan lalu lintas kendaraan 2 kendaran besar. +erdasarkan data6data yang
diperoleh dari 8uskesmas setempat, kami memperoleh dua orang pasien 9+ yaitu laki6
laki dan perempuan.
'. By. D
By. D merupakan seorang I79 umur /' tahun. +eliau menderita 9+ pada tahun
-.'- dan sekarang telah sembuh. +erdasarkan hasil wawancara dan kuisioner
diketahui bahwa By. D awalnya tidak mengetahui dirinya ter"angkit 9+. +eliau
hanya merasakan demam, suhu badan yang turun naik, dan batuk6batuk yang tak
kun"ung sembuh. &eluarga pasien menyarankan untuk datang ke 8uskesmas
setempat, setelah mengalami pemeriksaan ternyata positi! 9+. Menurut pasien,
keluarga tidak ada yang mengalami 9+. &emungkinan bakteri 9+ menyebar
lewat udara, karena lingkungan sekitar tempat tinggal banyak pasien 9+. By. D
men"alani pengobatan dari 8uskesmas. 8ada pengobatan selama - bulan batuk6
batuk telah hilang dan pada bulan ketiga telah dinyatakan bebas 9+.
Selama men"alani pengobatan, By. D mendapat dukungan penuh dari keluarga
dan keluarga selalu mengingatkan "adwal minum obat. Selain itu, By. D selalu
minum susu dan makanan yang sehat dan bergiEi lainnya untuk meningkatkan
sistem imun serta menghindari makanan yang berminyak.
>ntuk mencegah penyebaran 9+, keluarga memberikan peralatan makan
tersendiri dan selesai makan peralatan makan di bilas dengan air panas.
-. 9n. A
9n. A merupakan seorang kuli angkut berumur -( tahun. Diduga 9n. A
terserang 9+ dikarenakan tempat ker"anya yang berada di daerah berdebu dan
semakin diperparah karena 9n. A perokok. 9B. A mengidap 9+ pada tahun
-.'/ dan saat ini telah sembuh. 9n A men"alani pengobatan awalnya di 7S>D,
kemudian di ru"uk ke 8uskesmas. Selama berobat di 7S>D biaya obat yang
dikeluarkan lebih dari seratus ribu rupiah, tetapi di 8uskesmas gratis. 9n. A
men"alani pengobatan selama 1 bulan serta mendapat perhatian penuh dan
dukungan dari keluarga. 9n. A tak pernah lupa minum obat, selalu ter"adwal
seperti yang disarankan petugas kesehatan. Selama men"alani pengobatan 9n. A
sempat panik, karena air seninya berwarna merah namun 9n. A tidak
menghentikan pengobatan. 4alu ibu 9n. A menanyakan hal tersebut ke pihak
puskesmas, dan pihak 8uskesmas mengatakan bahwa hal itu merupakan e!ek
samping obat. 9n A awalnya seorang perokok akti!, namun karena mengidap 9+
9n. A berhenti merokok. Hal ini meindikasikan bahwa 9n. A memiliki
keinginan yang tinggi untuk sembuh. 9B A men"alani pengobatan selama 1
bulan. Setelah 1 bulan 9n A mengalami mual6mual setelah minum obat. Hal ini
dikarenakan 9n.A telah sembuh dan saat di tes laboratorium bersih dari 9+.
+erdasarkan kasus6kasus tersebut dapat diketahui kepatuhan pasien minum obat,
dukungan keluarga dan keinginan dari pasien untuk sembuh merupakan !actor terbesar
yang mempengaruhi kesembuhan pasien.
Da!tar 8ustaka
Agatha. 7espirasi: 9uberkulosis 8aru. Doctor Dannabe, -.'.. Aailable !rom
>74:http://www.agathariyadi.wordpress.com/-.'./.'/'//tuberkulosis6paru/ (.
Alsaga!! Hood, Mukty Abdul. +ab - In!eksi: 9uberkulosis 8aru. Dasar6dasar Ilmu
8enyakit 8aru.Surabaya: Airlangga >niersity 8ress, -..). hal.*/6'.().
Amin, Hulki!li dan Asril +ahar. 9uberkulosis 8aru dalam +uku A"ar Ilmu 8enyakit
Dalam Idisikelima ,ilid III. ,akarta : 8usat 8enerbitan Ilmu 8enyakit Dalam
?akultas &edokteran >niersitasIndonesia, -..(J h. --/.6--0*-.
Da e y, 8 a t r i c k . - . . 1 . In!eksi HIV dan AIDS.At A Alance Medicine, ,akarta :
Irlangga
Departemen &esehatan 7I. 8edoman Basional 8enanggulangan 9uberkulosis Idisi
- @etakan 8ertama. Depkes 7I. ,akarta: -..*.
D " o e r b a n , H u b a i r i . HIV6AIDS di Indonesia. Dalam : +uku A"ar Ilmu 8enyakit
Dalam ,ilidIII. Sudoyo AD, Setiyohadi +, Alwi I, dkk $editor%. ,akarta. 8usat
8enerbit Ilmu 8enyakitDalam ?& >IJ -..*: Hal ')-56(
dr. H. Iddy Mudihardi, Msc. Mikrobiologi &edokteran. ,akarta : Salemba Medika J
-..5. h.05/605).'..
&elompok Studi &husus AIDS ?&>I. In: Kunihastuti I, D"auEi S,
D"oerbanH, editors. In!eksi oportunistik pada AIDS.,akarta: +alai 8enerbit
?&>I -..5.
& e n n e d y , 7 o n . - . . ) . HIV AIDS . D i a k s e s
d a r i : http://www.medical6library.net/ hiLaids.htmlpada tanggal 1 ,>BI
-.'0
www. tbindonesia.or.id