Anda di halaman 1dari 23

SEORANG ANAK 6 TAHUN

DENGAN SIRS DAN KARIES


DENTIN
STATUS PASIEN
Identitas Pasien
Nama : An. A
Usia : 6 tahun
Jenis Kelamin : Laki - laki
Alamat : Laweyan, Surakarta
Tanggal Pemeriksaan : 10 April2014
RM : 01249237
ANAMNESIS
Keluhan utama : Gigi kiri bawah belakang keropos
Riwayat penyakit sekarang:
Pasien merupakan pasien dari bagian penyakit
anak dirawat dengan Systemic Inflammatory
Response Syndrome dan karies dentin. Sejak
+ 6 bulan yang lalu pasien merasakan gigi
keropos pada bagian kiri bawah belakang dan
makin lama terasa nyeri saat mengunyah
makanan pada daerah tersebut. Nyeri
dirasakan menghilang beberapa saat setelah
berhenti makan

`1
Riwayat Penyakit
Dahulu
Riwayat sakit serupa :
disangkal
Riwayat HT :
disangkal
Riwayat DM :
disangkal
Riwayat alergi :
disangkal
Riwayat asma :
disangkal
Riwayat sakit jantung :
disangkal
Riwayat Penyakit
Keluarga
Riwayat sakit serupa :
disangkal
Riwayat HT :
disangkal
Riwayat DM :
disangkal
Riwayat alergi :
disangkal
Riwayat asma :
disangkal
Riwayat sakit jantung :
disangkal
PEMERIKSAAN FISIK
KU : tampak sakit sedang
Status gizi : kesan cukup
Kesadaran : compos mentis
Vital Sign :
Tekanan Darah 90/60 mmHg
Heart Rate 120 x/menit
Respirasi 20 x/ menit
Suhu 37.6 C
Kepala : mesocephal
Mata : CA (-/-), SI (-/-)
Telinga : Sekret (-/-)
Hidung : NCH (-) sekret (-/-)
Mulut :
Mukosa basah (+), sianosis (-), hiperemis (-),
faring hiperemis (+), Tonsil T1-T1
Sondasi : (+) kedalaman dentin permukaan
oklusal
Perkusi : (+)
Palpasi : (-)
Chlor ethil: (+)
Leher : KGB tidak membesar
ASSESMENT
xii karies
dentin
Systemic
Inflammatory
Response
Syndrome
TERAPI
Rawat bangsal infeksi anak
Diet nasi lunak 500 kkal/hari
IVFD D1/2S 15 tpm
Injeksi Chloramphenicol 500mg/6 jam
Paracetamol 3x250 mg
PLAN
Pro tumpatan gigi xii
TINJAUAN PUSTAKA

Karies Gigi
Demineralisasi jaringan keras gigi oleh asam
hasil produksi pencernaan bakteri terhadap
sisa makanan
Kerusakan jaringan mulai dari email dapat
meluas hingga ke arah pulpa

Etiologi
1. Komponen dari gigi dan air ludah
2. Komponen mikroorganisme dalam mulut
3. Komponen makanan
4. Komponen waktu

Patogenesis
Sisa makanan pada gigi dicerna oleh bakteri
asam laktat demineralisasi
berlangsung terus menerus meluas ke arah
pulpa

Klasifikasi
Berdasarkan lokasi :
Karies oklusal
Karies labial
Karies bukal
Karies palatal/lingual
Karies aproksimal
Karies kombinasi (Mengenai semua
permukaan)

Berdasarkan kedalaman :
Superfisial
Media
Profunda




Penegakan Diagnosis
Diagnosis dapat ditegakkan melalui gejala
klinis yang tampak jelas pada pasien

Standard optimal untuk pemeriksaan
kandidiasis adalah dengan melakukan
pemeriksaan preparat sitologi eksfoliatif, yang
sering kali menggunakan periodic acid Schiff
atau dengan pewarnaan papanicolau
Penatalaksanaan
1. Penambalan (filling)
2. Perawatan saluran akar
3. Ekstraksi gigi
Preventif
Menjaga kebersihan mulut (oral hygiene)
dengan baik dengan
Diet rendah karbohidrat
Fluoride.
Penggunaan pit and fissure sealant
DAFTAR PUSTAKA


Mansjoer, A., dkk. 2001. Karies Dentis dalam Kapita
Selekta. Jakarta: Media Aesculapius

Persatuan Dokter Gigi Indonesia. 1999. Standar
Pelayanan Medis Kedokteran Gigi Indonesia.
Jakarta: Pengurus Besar Persatuan Dokter Gigi
Indonesia.

Kidd, Edwina A.M. 1992. Dasar-Dasar Karies.
Jakarta : EGC.