Anda di halaman 1dari 13

KONDILOMA AKUMINATA

Kondiloma akuminata
Definisi Infeksi menular seksual yang disebabkan oleh Human Papiloma Virus (HPV)
tipe 6 dan 11 dengan kelainan berupa fibroepitelioma pada kulit dan mukosa
Etiologi Human Papiloma Virus tipe 6 dan 11
assa inkubasi 1!" bulan (rata!rata #!$ bulan)
%ambaran klinis 1& Kondiloma akuminata sering mun'ul didaerah yang lembab( biasanya
pada penis()ul)a( dinding )agina dan dinding ser)iks dan dapat
menyebar sampai daerah perianal&
#& *erbau busuk &
$& kutil memberi gambaran merah muda( flat( gambaran bunga kol&
+& Pada pria dapat menyerang penis( uretra dan daerah rektal& Infeksi
dapat dorman atau tidak dapat dideteksi( karena sebagian lesi
tersembunyi didalam folikel rambut atau dalam lingkaran dalam
penis yang tidak disirkumsisi&
,& Pada -anita 'ondiloma akuminata menyerang daerah yang lembab
dari labia minora dan )agina& .ebagian besar lesi timbul tanpa
simtom& Pada sebagian kasus biasanyater/adi perdarah setelah 'oitus(
gatal atau )aginal dis'harge&
6& 0kuran tiap kutil biasanya 1!# mm( namun bila berkumpul sampai berdiameter
11( #'m dan bertangkai& Dan biasanya ada yang sangat ke'il sampai
tidak diperhatikan&2erkadang mun'ul lebih dari satu daerah&
3& Pada kasus yang /arang( perdarahan dan obstruksi saluran kemih /ika
)irus men'apai saluran uretra&
"& emiliki ri-ayat kehidupan seksual aktif dengan banyak pasangan&
6
4& ulai dengan papula miliar selan/utnya berbentuk ton/olan!ton/olan
(filiformis)( penderita kadang!kadang mengeluh nyeri&
P5& Penun/ang 2es asam asetat6
- *ubuhkan asam asetat ,7 dengan lidi kapas pada lesi yang
di'urigai& Dalam beberapa menit lesi akan berubah -arna men/adi
putih (acetowhite)& Perubahan -arna pada lesi di daerah perianal
perlu -aktu lebih lama (sekitar 1, menit)&
1
Kolposkopi
! erupakan tindakan yang rutn dilakukan di bagian kebidanan( namun
belum digunakan se'ara luas dibagian penyakit kulit& Pemeriksaan ini
terutama berguna untuk melihat lesi kondiloma akuminata subklinis(
dan kadang!kadang dilakukan bersama dengan tes asam asetat&
1
Histopatologi
! Epidermis 6 hyperkeratosis( parakeratosis( papilomatosis( edema
antar sel akantosis serta )akuolisasi
! Dermis 6 pelebaran pembuluh darah dan sebukan sel radang
kronik&
3
2erapi Kemoterapi
1& 2inktura podofilin& 117!1,7& .etelah melindungi kulit di sekitar lesi
dengan )aselin agar tidak ter/adi iritasi( oleskan tinktura podofilin
pada lesi dan biarkan selama 1!+ /am( kemudiana 'u'i& Pemberian
obat dilakukan seminggu dua kali sampai lesi hilang& Pada lesi yanga
hiperkeratotik( pemberian podofilin tidak member hasil yang
memuaskan& .etiap kali pemberian /angan melebihi 1(, '' karena
diabsorbsi dan bersifat toksik& 8bat ini tidak boleh diberikan pada
-anita hamil&
#& Podofilitoksin 1(,7 (podofiloks)& *ahan ini merupakan 9at aktif yang
terdapat di dalam podofilin& .etelah pemakaian podofiloks( dalam
beberapa aharia akan ter/adi destruksi pada /aringan kondiloma
akuminata& :eaksi iritasi pada pemakaian podofiloks lebih /arang
ter/adi dibandingkan dengan podofilin dan reaksi sistemik belum
pernah dilaporkan& 8bat ini dapat dioleskan sendiri oleh penderita
sebanyak dua kali sehari selama tiga hari berturut!turut&
$& ;sam trikloroasetat ,1!417& Pemberiannya adalah seminggu sekali
dan harus hati!hati karena dapat menimbulkan ulkus yang dalam&
Dapat diberikan kepada -anita hamil&
+& Krim ,!fluorourasil 1!,7& 8bat ini terutama untuk kondiloma
akuminata yang terletak di atas meatus uretra& Pemberiannya setiap
hari sampai lesi hilang& .ebaiknya tidak miksi selama dua /am setelah
pengobatan&
1
2indakan bedah
1& *edah s'alpel
#& *edah listrik
$& *edah beku (<
#
'air( <
#
8 'air)
+& *edah laser (=8
#
laser)&
1
Interferon
Pemberiannya dalam bentuk suntikan (intramus'ular atau intralesi) atau
bentuk krim( dan dapat diberikan bersama pengobatan yang lain& .e'ara
klinis terbukti bah-a interferon alfa!( beta! dan gama! bermanfaat dalam
pengobatan infeksi HPV& Dosis interferon alfa yang diberikan adalah +!6 kali
11 mega I0 intramus'ular( $ kali seminggu selama 6 minggu& Interferon beta
diberikan dengan dosis # kali 11 mega I0 intramus'ular selama 11 hari
berturut!turut&
1
Immunoterapi
Pada penderita dengan lesi yang luas dan resisten terhadap pengobatan dapat
diberikan pengobatan bersama immunomodulator& .alah satu obat yang saat
ini sering dipakai adalah Imi>uimod& Imi>uimod dalam bentuk krem(
dioleskan $5 seminggu( paling lama 16 minggu& Di'u'i setelah 6!" /am
pemakaian&
1
PE<D;H0?0;<
HPV (Human Papilloma Virus)& HPV adalah )irus penyebab kutil genetalis (kondiloma
akuminata) yang ditularkan melalui hubungan seksual&
,
2elah diakui bah-a ada hubungan antara
infeksi HPV tipe tertentu pada genital dengan ter/adinya karsinoma ser)iks&
1
Varian yang sangat
berbahaya adalah HPV tipe 16( 1"( +, dan ,6& Human papilloma virus (HPV) 16 dan 1"
merupakan penyebab utama pada 317 kasus kanker ser)iks di dunia& Per/alanan dari infeksi
HPV hingga men/adi kanker ser)iks memakan -aktu yang 'ukup lama( yaitu sekitar 11 hingga
#1 tahun& <amun proses penginfeksian ini seringkali tidak disadari oleh para penderita( karena
proses HPV kemudian men/adi prakanker sebagian besar berlangsung tanpa ge/ala&
,
Kondiloma ;kuminata adalah penyakit menular seksual yang disebabkan oleh )irus
Human Papilloma Virus (HPV) dengan kelainan berupa fibroepitelioma pada kulit dan mukosa&
.inonim penyakit ini disebut /engger ayam( kutil kelamin( dan genital -arts&
Kondiloma akuminata adalah kelainan kulit berbentuk )egetasi bertangkai dengan permukaan
ber/en/ot yang disebabkan oleh )irus& Kutil %enitalis (Kondiloma ;kuminata) merupakan kutil
di dalam atau di sekeliling )agina( penis atau dubur( yang ditularkan melalui hubungan seksual&
+
Kondiloma merupakan penyakit menular seksual dan berpengaruh buruk bagi kedua
pasangan& asa inkubasi dapat ter/adi sampai beberapa bulan tanpa tanda dan ge/ala penyakit&
*iasanya lebih banyak selama masa kehamilan dan ketika ter/adi pengeluaran 'airan yang
berlebihan dari )agina&
6
DE@I<I.I
Kondiloma akuminata adalah pertumbuhan /aringan yang bersifat /inak( superfisial( terutama di
daerah genital&
3
E2I8?8%I
Virus D<; yang tergolong family Papovaviridae( yaitu Human Papilloma Virus (HPV)&
#
Dengan menggunakan 'ara hibridisasi D<;( sampai saat ini telah dapat diisolasi lebih dari 111
tipe HPV( namun yang dapat menimbulkan Kondiloma ;kuminata sekitar #$ tipe& HPV belum
dapat dibiakan dalam kultur sel (in vitro) sehingga penelitian terhadap )irus tersebut sangat
terbatas&
1
*erdasarkan kemungkinan ter/adinya displasia epitel dan keganasan maka HPV dibagi
men/adi HPV yang mempunyai resiko rendah (low risk) dan HPV yang mempunyai resiko tinggi
(high risk)& HPV tipe 6 dan tipe 11 paling sering ditemukan pada Kondiloma ;kuminata yang
eksofitik dan pada displasi dera/at rendah (low risk)& .edangkan HPV tipe 16 dan 1" sering
ditemukan dalam displasia dera/at tinggi dan keganasan (high risk)&
1
EPIDEI8?8%I
0mur 6 hanya menyerang orang de-asa
Aenis kelamin 6 frekuensi yang sama pada pria dan -anita
*angsaBras 6 semua bangsa dapat diserang penyakit ini( banyak pada -anita hamil&
3
Penyebaranya 'osmopolitan( penularannya melalui kontak kulit langsung atau hubungan
badaniah( sehingga digolongkan /uga ke dalam P. (Penyakit enular .eksual)&
$
K?;.I@IK;.I
0ntuk kepentingan klinis maka Kondiloma ;kuminata dibagi dalam $ bentuk( yaitu 6
1& *entuk akuminata
2erutama di/umpai pada daerah lipatan dan lembab& 2erlihat )egetasi bertangkai dengan
permukaan yang ber/on/ot!/on/ot seperti /ari& *eberapa kutil dapat bersatu membentuk
lesi yang lebih besar sehingga tampak seperti kembang kol& ?esi yang besar ini sering
di/umpai pada -anita yang mengalami fluor albus dan pada -anita hamil( atau pada
keadaan imunitas terganggu&
#& *entuk papul
?esi bentuk papul biasanya didapati di daerah dengan keratinisasi sempurna( seperti
batang penis( )ul)a bagian lateral( daerah perianal dan perineum& Kelainan berupa papul
dengan permukaan yang halus dan li'in( multiple dan tersebar se'ara diskret&
$& *entuk datar (flat)
.e'ara klinis( lesi bentuk ini terlihat sebagai makula atau bahkan sama sekali tidak
tampak dengan mata telan/ang (infeksi subklinis)( dan baru terlihat setelah dilakukan tes
asam asetat& Dalam hal ini penggunaan kolposkopi sangat menolong&
#
.elain tiga bentuk klinis diatas( di/umpai pula bentuk klinis lain yang telah diketahui
berhubungan dengan keganasan pada genitalia( yaitu 6
1& Giant condyloma *us'hke!?o-enstein
*entuk ini diklasifikasikan sebagai karsinoma sel skuamosa dengan keganasan
dera/at rendah& Hubungan antara kondiloma akuminata dengan Giant condyloma
diketahui dengan ditemukannya HPV tipe 6 dan tipe 11& ?okasi lesi yang paling sering
adalah pada penis dan kadang!kadang )ul)a dan anus& Klinis tampak sebagai kondiloma
yang besar( bersifat in)asif lo'al dan tidak bermetastasis& .e'ara histologis Giant
condyloma tidak berbeda dengan kondiloma akuminata
#& Papulosis *o-enoid
.e'ara klinis berupa papul likenoid ber-arna 'oklat kemerahan dan dapat
berkonfluens men/adi plakat& ;da pula lesi yang berbentuk makula eritematosa dan lesi
yang mirip leukoplakia atau lesi subklinis& 0mumnya lesi multipel dan kadang kadang
berpigmentasi& *erbeda dengan kondiloma akuminata( permukaan lesi papulosis
*o-enoid biasanya halus atau hanya sedikit papilomatosa& %ambaran histopatologik
mirip penyakit *o-en dengan inti yang berkelompok( sel raksasa diskeratotik dan
sebagian mitoti' atipik& Dalam per/alanan penyakitnya( papulosis *o-enoid /arang
men/adi ganas dan 'enderung untuk regresi spontan&
1
asa inkubasi Kondiloma ;kuminata berlangsung antara 1 C " bulan (rata!rata #!$
bulan)( HPV masuk ke dalam tubuh melalui mikrolesi pada kulit( sehingga Kondiloma
;kuminata sering timbul di daerah yang mudah mengalami trauma pada saat hubungan seksual&
Pada pria tempat yang sering terkena adalah glans penis( sulkus koronarius( frenulum dan batang
penis( sedang pada -anita adalah fourchette posterior. Vestibulum&
1
@;K28: :E.IK8
1& ;kti)itas .eksual
Kondiloma akuminata atau infeksi HPV sering ter/adi pada orang yangmempunyai
akti)itas seksual yang aktif dan mempunyai pasangan seksual lebih dari 1orang
(multiple)&
#& Penggunaan Kontrasepsi
Penelitian pada 61$ mahasis-a yang menggunakan alat kontrasepsi oral
ternyatamenun/ukkan adanya hubungan ter/adinya infeksi HPV pada ser)ik&
<amunhubungan pasti antara alat kontrasepsi oral dengan angka ke/adian
ter/adinyakondiloma akuminata masih men/adi perdebatan di dunia&
$& erokok
Hubungan antara merokok dengan ter/adinya kondiloma akuminata masih belum/elas&
<amun pada penelitian ditemukan adanya korelasi antara ter/adinya infeksiHPV pada
se)iks dengan penggunaan rokok tanpa filter ('igarette) dengan 'arapengukuran HPV D<;&
+& Kehamilan
Penyakit ini tidak mempengaruhi kesuburan( hanya pada masa
kehamilanpertumbuhannya makin 'epat( dan /ika pertumbuhannya terlalu besar
dapatmenghalangi lahirnya bayi dan dapat timbul perdarahan pas'a persalinan& .elain
itudapat /uga menimbulkan kondiloma akuminata atau papilomatosis laring (kutil
padasaluran nafas) pada bayi baru lahir& Keluhan keputihan yang di alami dapat ter/adi
akibat adanya kondiloma di )agina danser)iks( atau mungkin /uga keputihan oleh sebab lain
seperti /amur misalnya&
5. Imunitas
Kondiloma /uga sering ditemukan pada pasien yang immuno'ompromised (misal 6HIV)
%EA;?; D;< 2;<D;
1& Kondiloma akuminata sering mun'ul didaerah yang lembab( biasanya pada
penis()ul)a( dinding )agina dan dinding ser)iks dan dapat menyebar sampai daerah
perianal&
#& *erbau busuk &
$& kutil memberi gambaran merah muda( flat( gambaran bunga kol&
+& Pada pria dapat menyerang penis( uretra dan daerah rektal& Infeksi dapat dorman atau
tidak dapat dideteksi( karena sebagian lesi tersembunyi didalam folikel rambut atau
dalam lingkaran dalam penis yang tidak disirkumsisi&
,& Pada -anita 'ondiloma akuminata menyerang daerah yang lembab dari labia minora
dan )agina& .ebagian besar lesi timbul tanpa simtom& Pada sebagian kasus
biasanyater/adi perdarah setelah 'oitus( gatal atau )aginal dis'harge&
6& 0kuran tiap kutil biasanya 1!# mm( namun bila berkumpul sampai berdiameter 11( #'m dan
bertangkai& Dan biasanya ada yang sangat ke'il sampai tidak diperhatikan&2erkadang
mun'ul lebih dari satu daerah&
3& Pada kasus yang /arang( perdarahan dan obstruksi saluran kemih /ika )irus men'apai
saluran uretra&
"& emiliki ri-ayat kehidupan seksual aktif dengan banyak pasangan&
6
4& ulai dengan papula miliar selan/utnya berbentuk ton/olan!ton/olan (filiformis)(
penderita kadang!kadang mengeluh nyeri&
3
PEE:IK.;;<
Kulit
! ?okasi 6 )ul)a( labia mayora( labia minora( glans penis( preputium dan korpus
penis&
! Efloresensi 6 2umor dengan permukaan berben/ol!ben/ol menyerupai kembang kol(
ber-arna merah dan konsistensi lunak( dapat berbentuk hyperplasia( sesil
atau tak rata&
3
2es ;sam asetat
! *ubuhkan asam asetat ,7 dengan lidi kapas pada lesi yang di'urigai& Dalam beberapa
menit lesi akan berubah -arna men/adi putih (acetowhite)& Perubahan -arna pada lesi di
daerah perianal perlu -aktu lebih lama (sekitar 1, menit)&
1
Kolposkopi
! erupakan tindakan yang rutn dilakukan di bagian kebidanan( namun belum digunakan
se'ara luas dibagian penyakit kulit& Pemeriksaan ini terutama berguna untuk melihat lesi
kondiloma akuminata subklinis( dan kadang!kadang dilakukan bersama dengan tes asam
asetat&
1
Histopatologi
! Epidermis 6 hyperkeratosis( parakeratosis( papilomatosis( edema antar sel akantosis
serta
)akuolisasi
! Dermis 6 pelebaran pembuluh darah dan sebukan sel radang kronik&
3
DI;%<8.I. *;<DI<%
1& Kondiloma lata pada sifilis( biasanya dengan permukaan rata dan .2. positif& Ditemukan
spiroketa dengan mikroskop lapangan gelap&
3
#& Pearly penile papules( se'ara klinis tampak sebagai papul ber-arna sama seperti -arna
kulit atau putih kekuningan( berukuran 1!# mm(tersebar diskret( mengelilingi sulkus
koronarius dan member gambaran seperti coubblestone& Papul!papul ini merupakan
)arian anatomi normal dari kelen/ar sebasea( sehingga tidak memerlukan pengobatan&
1
$& oluskum kontangiosum( biasanya bentuk rata( dapat dikeluarkan badan!badan
moluskum&
3
PE<;2;?;K.;<;;<
Karena )irus infeksi HPV sangat bersifat subklinis dan laten( maka tidak terdapatterapi
spesifik terhadap )irus ini( maka pera-atan diarahkan pada pembersihan kutil D kutil yang
tampak dan bukan pemusnahan )irus& Pemeriksaan adalah lesi yang mun'ulsebelum kanker
ser)iks adalah sangant penting bagi pasien -anit yang memiliki lesiklinis atau ri-ayat kontak&
Perhatian pada pribadi harus ditekankan karena kelembabanmendukung pertumbuhan kutil&
6
Kemoterapi
,& 2inktura podofilin& 117!1,7& .etelah melindungi kulit di sekitar lesi dengan )aselin agar
tidak ter/adi iritasi( oleskan tinktura podofilin pada lesi dan biarkan selama 1!+ /am(
kemudiana 'u'i& Pemberian obat dilakukan seminggu dua kali sampai lesi hilang& Pada
lesi yanga hiperkeratotik( pemberian podofilin tidak member hasil yang memuaskan&
.etiap kali pemberian /angan melebihi 1(, '' karena diabsorbsi dan bersifat toksik& 8bat
ini tidak boleh diberikan pada -anita hamil&
6& Podofilitoksin 1(,7 (podofiloks)& *ahan ini merupakan 9at aktif yang terdapat di dalam
podofilin& .etelah pemakaian podofiloks( dalam beberapa aharia akan ter/adi destruksi
pada /aringan kondiloma akuminata& :eaksi iritasi pada pemakaian podofiloks lebih
/arang ter/adi dibandingkan dengan podofilin dan reaksi sistemik belum pernah
dilaporkan& 8bat ini dapat dioleskan sendiri oleh penderita sebanyak dua kali sehari
selama tiga hari berturut!turut&
3& ;sam trikloroasetat ,1!417& Pemberiannya adalah seminggu sekali dan harus hati!hati
karena dapat menimbulkan ulkus yang dalam& Dapat diberikan kepada -anita hamil&
"& Krim ,!fluorourasil 1!,7& 8bat ini terutama untuk kondiloma akuminata yang terletak di
atas meatus uretra& Pemberiannya setiap hari sampai lesi hilang& .ebaiknya tidak miksi
selama dua /am setelah pengobatan&
1
2indakan bedah
,& *edah s'alpel
6& *edah listrik
3& *edah beku (<
#
'air( <
#
8 'air)
"& *edah laser (=8
#
laser)&
1
Interferon
Pemberiannya dalam bentuk suntikan (intramus'ular atau intralesi) atau bentuk krim( dan dapat
diberikan bersama pengobatan yang lain& .e'ara klinis terbukti bah-a interferon alfa!( beta! dan
gama! bermanfaat dalam pengobatan infeksi HPV& Dosis interferon alfa yang diberikan adalah +!
6 kali 11 mega I0 intramus'ular( $ kali seminggu selama 6 minggu& Interferon beta diberikan
dengan dosis # kali 11 mega I0 intramus'ular selama 11 hari berturut!turut&
1
Immunoterapi
Pada penderita dengan lesi yang luas dan resisten terhadap pengobatan dapat diberikan
pengobatan bersama immunomodulator& .alah satu obat yang saat ini sering dipakai adalah
Imi>uimod& Imi>uimod dalam bentuk krem( dioleskan $5 seminggu( paling lama 16 minggu&
Di'u'i setelah 6!" /am pemakaian&
1
D;@2;: P0.2;K;
1& Daili( ./aiful @ahmi( et al& #114& Infeksi Menular Seksual& Edisi keempat& @akultas
Kedokteran 0ni)ersitas Indonesia& Aakarta
#& Dr& Eidodo Audar-anto( http6BB'hildrenhi)aids&-ordpress&'omB#114B1"B11Bkondiloma!
akuminata!penyakit!menular!seksualB
$& Harahap( ar-ali( Prof& Dr& #111& Ilmu Penyakit Kulit& Hipokrates& Aakarta
4. http6BBstikesmbbaksos&blogspot&'omB#111B1+Bkondiloma!akuminata&html
,& http6BB---&membuatblog&-eb&idB#111B1+Bkanker!leher!rahim!ser)iks&html
6. http6BB---&s'ribd&'omBdo'B,1#1"6"1BK8<DI?8;!;K0I<;2;!makalahF
3& .iregar( :& .& Prof& Dr& .p&KK(K)& #11,& Saripati Penyakit ulit& Edisi #& E%=& Aakarta