Anda di halaman 1dari 7

Lab.

Teknologi Tepat Guna (TTG) [ ]




Teknik Sipil
Politeknik Negeri Ujung Pandang
59

3.4 Membuat Paving Blok
A. TUJUAN
Setelah melakukan kegiatan/praktikum ini diharapkan :
Mengetahui fungsi paving blok.
Menghitung / kalkulasi komposisi campuran yang akan digunakan
dalam membuat paving blok.
Menggunakan mesin pembuat paving blok.
Membuat paving blok dengan kualitas yang baik.

B. KESELAMATAN KERJA
Menggunakan peralatan sesuai dengan fungsinya
Mengoperasikan mesin pencetak paving blok dengan benar
Memerhatikan keselamatan kerja dan kekompakan dalam bekerja
Menggunakan waktu seefisien mungkin.
C. ALAT DAN BAHAN
BAHAN :
- Semen
- Abu Batu
- Pasir
- Air bersih
ALAT :
- Mesin pencetak paving blok (Pencetak paving blok segi enam).
- Mesin pencampuran adukan (Kering-SSD).
- Sendok Spesi
- Kotak spesi.
- Landasan / Papan pengalas (Jumlahnya sesuai dengan kebutuhan).
- Sekop.
Lab. Teknologi Tepat Guna (TTG) [ ]


Teknik Sipil
Politeknik Negeri Ujung Pandang
60

D. LANGKAH KERJA
1. Menyiapkan alat dan bahan yang akan digunakan
a) Mengayak pasir yang akan digunakan
b) Menyiapkan abu batu, semen, serta air.
c) Menyiapkan alat-alat yang akan digunakan
2. Mencampur bahan yang sudah disiapkan (semen, abu batu, dan pasir)
a) Bahan-bahan campuran dimasukkan ke dalam mesin mixer dengan
komposisi campuran 1 Pc : 2 AB : 4 Ps.
b) Menyalakan mesin mixer selama 5 menit untuk mencampur
campuran hingga homogen.






c) Memasukkan air sedikit demi sedikit selama proses pencampuran.
Sebaiknya menggunakan wadah gelas 250 ml sebagai takaran untuk
air.
3. Mencetak paving blok menggunakan mesin Multi Block SB302
a) Mengolesi terlebih dahulu cetakan dan papan pengalas dengan oli agar
permukaannya licin sebelum memasukkan campuran ke dalam
cetakan.






Lab. Teknologi Tepat Guna (TTG) [ ]


Teknik Sipil
Politeknik Negeri Ujung Pandang
61

b) Memasukkan dan memadatkan campuran yang telah homogen
kedalam cetakan paving yang berada pada mesin pencetak paving.







c) Menekan pedal vibrator pada mesin dengan perlahan selama 2 detik
agar cetakan terisi dengan penuh.
d) Melepas kunci tuas dengan cara menghentakkan tuas ke atas sehingga
cetakan atas turun ke bawah dan menekan cetakan bawah.
e) Menginjak pedal vibrator pada mesin guna untuk penggetar selama
8 detik atau sampai indikator kepadatan sampai pada tempatnya.






f) Menarik turun secara perlahan lahan tuas pada mesin pencetak
paving guna untuk mengangkat cetakan.
g) Kemudian mengangkat landasan yang berisikan paving yang telah
jadi.




Lab. Teknologi Tepat Guna (TTG) [ ]


Teknik Sipil
Politeknik Negeri Ujung Pandang
62

4. Mengeringkan paving blok yang telah dicetak
a) Mengeringkan batako/paving blok yang sudah jadi tanpa terkena sinar
matahari secara langsung selama 8 jam.








b) Memindahkan paving blok ke tempat terbuka setelah dikeringkan 8
jam.
c) Selama 2 hari setelah proses pencetakan, paving blok disiram dengan
air secukupnya.
d) Setelah proses penyiraman selesai paving blok dikeringkan sesuai
dengan umur rencana beton (7- 28 hari)

E. KALKULASI BAHAN
Komposisi campuran 1 PC : 2 AB : 4 PS
Jenis Paving blok yang dibuat 10 x 20 x 6 cm (berat 3 kg)
Material Komposisi Bahan campuran (kg) Kandungan bahan per biji (kg)
Semen 1 5 0,33
Abu Batu 2 10 0,67
Pasir 4 20 2,00
Total 35 3

1 kali mencampur total paving blok yang dihasilkan = 35/3 = 12,
Jadi tiap 1 kali mencampur dapat membuat 12 biji paving blok

Lab. Teknologi Tepat Guna (TTG) [ ]


Teknik Sipil
Politeknik Negeri Ujung Pandang
63

Gambar Kerja
Landasan / Papan pengalas











Bagan Mesin Multi Block SB 302



















Lab. Teknologi Tepat Guna (TTG) [ ]


Teknik Sipil
Politeknik Negeri Ujung Pandang
64

F. KESIMPULAN DAN SARAN
KESIMPULAN
Setelah melakukan praktikum kami dapat menyimpulkan bahwa :
Kami telah mengetahui prosedur pembuatan paving blok
Kami dapat menggunakan mesin pembuat paving blok
Kami telah mengetahui fungsi dan pengaplikasian paving blok

SARAN
Adapun saran yang perlu diperhatikan yaitu :
Sebaiknya papan pengalas diberi kaki agar lebih mudah ketika
mengangkat hasil cetakan
Sebaiknya permukaan mesin pencetak paving blok tidak terlalu basah
ketika diolesi oli karena akan mengakibatkan hasil cetakan pecah-pecah
pada permukaannya.
Sebaiknya mesin mixer yang digunakan masih dalam keadaan baik untuk
mencampur secara sempurna sehingga tidak perlu lagi dibantu dengan
manual.
Sebaiknya ada penelitian untuk mengetahui presentase kadar air yang tepat
untuk pembuatan paving blok yang berkualitas











Lab. Teknologi Tepat Guna (TTG) [ ]


Teknik Sipil
Politeknik Negeri Ujung Pandang
65

G. GAMBAR KERJA