Anda di halaman 1dari 32

JARINGAN KOMPUTER

Network Layer
Pendahuluan
Fungsi utama dari layer network adalah
pengalamatan dan routing.
Routing merupakan fungsi yang berrtanggung
jawab membawa data melewati sekumpulan
jaringan dengan cara memilih jalur terbaik untuk
dilewati data
Pengalamatan pada layer network merupakan
pengalamatan secara logical
Pengalamatan Logik
Biasa disebut dengan IP Address (nomor
IP)
Nomor IP diperlukan oleh perangkat lunak
untuk mengidentifikasi komputer pada
jaringan
Namun nomor identitas yang sebenarnya
diatur oleh NIC (Network Interface Card)
atau kartu Jaringan yang juga mempunyai
nomor unik.

Pengalamatan di Komputer
Si Penerima
Jl. Raya Ramai No 19A
Surabaya 60117
Nama Pengirim
Alamat Pengirim
Kode Pos Pengirim
Prinsip pengalamatan sama dengan Pos
Kode pos akan membawa surat ke kantor pos
terdekat. Selanjutnya jalan dan nomor rumah
akan membawa surat ke rumah.
Pengalamatan Komputer
Seperti Pengalamatan Pos, kombinasi dari
Alamat Rumah dan Kode Pos
Pengalamatan Jaringan merupakan
kombinasi dari Pengalamatan Fisik (MAC
Address) dan Pengalamatan Logik (IP
Address)


Pengalamatan Komputer
Layer 2 (Ethernet) dan Layer 3 (IP) Addresses dibutuhkan:
Layer 2 / MAC address
Ada pada NIC
Tidak pernah berubah
Identitas nyata dari perangkat


Layer 3 / Protocol address
Di set dengan software (Sist. Operasi)
Bisa berubah jika kita berpindah tempat
Mana MAC Address Mana IP Address?
Ada beberapa terminologi dalam
pengalamatan berdasar IP dalam versi 4
(IPV4), yaitu:
Host Address
Network Address
Subnet Mask
Default Gateway Address
Broadcast Address
Host Addressing
Setiap host di dalam suatu network punya
alamat yang unique
Ada kemungkinan suatu host punya ID yang
sama dengan host lain tetapi berada di
network yang berbeda
Network adalah kompulan host yang saling
terhubung
Ada banyak jaringan. Setiap jaringan harus
diberi Alamat untuk membedakan antara
jaringan yang satu dengan jaringan yang lain,
jika jaringan-jaringan tersebut saling
berhubungan.
IP Addressing 9
Host Addressing
Di dalam Jaringan Global, suatu alamat
host terbagi menjadi 2 bagian:

ID Jaringan (Network Number))
ID Host (Host Number)

Alamat suatu host secara global ditulis
dengan cara : ID network terlebih
dahulu, diikuti dengan ID host
IP Addressing 10
Host Addressing
Tidak ada satu pun host yang terhubung secara global
mempunyai alamat sama
IP Addressing 11
1.12
1.2
1.7
1.1
2.12
2.10
2.7
2.11
3.3
3.7
3.1
Network 1.0
Network 2.0
Network 3.0
Host Addressing
Setiap host yang saling terhubung harus
memiliki alamat network yang sama
Untuk mengetahui apakah host-host yang
saling terhubung tersebut berada pada
network yang sama, dapat dilihat dari
alamat setiap host
Jika alamat-alamat host yang diberikan
memiliki ID network yang sama, berarti
host-host tersebut berada pada network
yang sama

ANATOMI IPv4
Alamat IPv4 merupakan pengalamatan
logik yang terdiri dari 32-bit biner yang
disebut pola bineri
Untuk pengguna jaringan, 32-bit bineri
sulit untuk diterjemahkan dan lebih sulit
lagi untuk diingat
Oleh karena itu dibuatlah pengalamatan
IPv4 manggunakan format dotted decimal
Dotted Decimal
Pola bineri mewakili pengalamatan IPv4 yang
digambarkan sebagai dotted decimal dengan
memisahkan setiap byte dari pola bineri yang
disebut dengan oktet
Disebut sebagai oktet dikarenakan setiap nomor
desimal mewakili 1 byte atau 8 bit
Sebagai contoh, alamat:
10101100000100000000010000010100
digambarkan ke dalam dotted decimal sebagai:
172.16.4.20
Perlu untuk diingat bahwa perangkat
menggunakan logik binari, format dotted decimal
digunakan agar pengguna mudah untuk
mengingat pengalamatan
Chapter 6.1.1.1
KONVERSI BINARI KE DESIMAL
KONVERSI BINARI KE DESIMAL
Chapter
6.1.3.1
KONVERSI DESIMAL KE BINERI
KONVERSI DESIMAL KE BINERI
Chapter
6.1.5.1
PEMBAGIAN NETWORK DAN HOST
Membaca bit biner terlalu sulit
Alamat IP suatu host dibaca 8 bit demi 8 bit
dan setiap 8 bit tersebut dikonversi ke
desimal
IP Addressing 19
1010 0011 1001 0000 1010 1010 0101 1000
163 . 170 . 144 . 88
Batas alamat yang bisa di dapat dari IPV4 adalah:
Awal Akhir
0.0.0.0 s/d 255.255.255.255
PEMBAGIAN NETWORK DAN HOST





Alamat IP merupakan gabungan dari ID
network dan ID host
Setiap alamat IP yang diberikan kepada
setiap host di dalam satu jaringan, terdapat
bagian alamat yang identik
Bagian identik inilah yang merupakan ID
network

NETWORK ID HOST
ID
PEMBAGIAN KELAS IP

IP Addressing 21
8 bit 8 bit 8 bit 8 bit
Batas Alamat
Class A 0000 0000 0000 0000 0000 0000 0000 0000
0.0.0.0 s/d
0111 1111 1111 1111 1111 1111 1111 1111
127.255.255.255
Network Host Host Host
Class B 1000 0000 0000 0000 0000 0000 0000 0000 128.0.0.0 s/d
1011 1111 1111 1111 1111 1111 1111 1111
191.255.255.255
Network Network Host Host
Class C 1100 0000 0000 0000 0000 0000 0000 0000
192.0.0.0 s/d
1101 1111 1111 1111 1111 1111 1111 1111
223.255.255.255
Network Network Network Host
PEMBAGIAN KELAS IP
Macam Alamat IP
Dalam mensetting alamat IP, ada 3 macam alamat
yang perlu diketahui:
1. Alamat jaringan
2. Alamat broadcast
3. Alamat host
Kelas A 10.xxx.xxx.xxx
Alamat jaringan = 10.0.0.0 (alamat paling awal)
Alamat broadcast = 10.255.255.255 (alamat paling
akhir)
Alamat host = 10.0.0.1 s/d 10.255.255.254

IP Addressing 22
PEMBAGIAN KELAS IP
Macam Alamat IP, Contoh
Kelas B 160.100.xxx.xxx
Alamat jaringan = 160.100.0.0 (alamat paling awal)
Alamat broadcast = 160.100.255.255 (alamat paling
akhir)
Alamat host = 160.100.0.1 s/d 160.100.255.254

Kelas C 192.168.100.xxx
Alamat jaringan = 192.168.100.0 (alamat paling awal)
Alamat broadcast = 192.168.100.255 (alamat paling
akhir)
Alamat host = 192.168.100.1 s/d 192.168.100.254

IP Addressing 23
PEMBAGIAN KELAS IP

Contoh alamat IP suatu PC:
202.46.249.33
Host dari jaringan kelas C
SubNet mask = 255.255.255.0
Network ID = 202.46.249.xxx
Alamat Network = 202.46.249.0
Alamat Broadcast pada network tersebut
(multicast) = 202.46.249.255
ID Host (Host Number, HN) = 33

IP Addressing 24
PEMBAGIAN KELAS IP

Contoh alamat IP suatu PC:
130.46.100.33
Host dari jaringan kelas B
SubNet mask = 255.255.0.0
Network ID = 130.46.xxx.xxx
Alamat Network = 130.46.0.0
Alamat Broadcast pada network tersebut
(multicast) = 130.46.255.255
ID Host (Host Number, HN) = 100.33

IP Addressing 25
PEMBAGIAN KELAS IP

Contoh alamat IP suatu PC:
120.30.25.33
Host dari jaringan kelas A
SubNet mask = 255.0.0.0
Network ID = 120.xxx.xxx.xxx
Alamat Network = 120.0.0.0
Alamat Broadcast pada network tersebut
(multicast) = 120.255.255.255
ID Host (Host Number, HN) = 30.25.33

IP Addressing 26
Subnetmask
Setting yang digunakan untuk menentukan
berapa jumlah alamat yang dapat saling
terhubung dalam satu jaringan. Contoh:
Subnetmask 255.0.0.0 untuk jaringan kelas A
memiliki alamat sebanyak 16.777.216

255.0.0.0 11111111.00000000.00000000.00000000

Jumlah angka ( 0 ) sebanyak 24, maka jumlah
alamat yang di dapat dalam satu jaringan
adalah 2 = 16.777.216
IP Addressing 27
Subnetmask (Cont.)
Subnetmask 255.255.0.0 untuk
jaringan kelas B memiliki alamat
sebanyak 65.536

255.255.0.0
11111111.11111111.00000000.00000000

Jumlah angka ( 0 ) sebanyak 16, maka
jumlah alamat yang di dapat dalam
satu jaringan adalah 2 = 65.536
IP Addressing 28
Subnetmask (Cont.)
Subnetmask 255.255.255.0 untuk
jaringan kelas C memiliki alamat
sebanyak 256

255.255.255.0
11111111.11111111.11111111.00000000

Jumlah angka ( 0 ) sebanyak 8, maka
jumlah alamat yang di dapat dalam
satu jaringan adalah 2 = 256
IP Addressing 29
MERUBAH KELAS IP
Kelas suatu alamat IP secara umum sudah
ditentukan berdasarkan range nomor IP
Subnet mask suatu kelas secara umum
juga sudah ditentukan berdasarkan kelas
IP
Namun, pada kenyataannya subnet mask
lah yang menentukan pada kelas mana
alamat IP ini berada
Contoh:
MERUBAH KELAS IP
IP = 192.168.10.23
Subnet mask = 255.255.255.0
Kelas C
Network = 192.168.10.0
Broadcast = 192.168.10.255
ID Host / Host Number = 23
Perubahan:
IP = 192.168.10.23
Subnet mask = 255.255.0.0
Kelas B
Network = 192.168.0.0
Broadcast = 192.168.255.255
ID Host / Host Number = 10.23

KESIMPULAN
Komputer dapat terkoneksi dengan
komputer yang lain jika alamat IP yang
diberikan memiliki alamat Network yang
sama
Bagian untuk ID Network tergantung dari
kelas IP
Secara umum Subnet Mask sudah di
tentukan untuk setiap kelas IP
Namun, Subnet Mask yang menentukan
kelas IP