Anda di halaman 1dari 9

PENGOLAHAN LIMBAH CAIR LOGAM BERAT TEMBAGA (Cu) DENGAN

ADSORBSI MENGGUNAKAN MODIFIKASI ZEOLIT ALAM DENGAN POLIANILIN


(PANI)
A. RUMUSAN MASALAH
1. Apa yang dimaksud logam berat?
2. Mengapa perlu dilakukan pengolahan limbah logam berat Tembaga (Cu)?
3. Apa yang dimaksud zeolit dan aplikasinya?
. Apa yang dimaksud polianilin (!A"#)?
$. %agaimana proses pembuatan zeolit&!A"#?
'. Apakah yang dimaksud adsorbsi dan bagaimana proses adsorbsi terhadap logam berat?
(. %agaimana aplikasi adsorben zeolit&!A"# terhadap ion Cu(##)
B. PEMBAHASAN
1. )ogam %erat
)ogam berat termasuk golongan logam dengan kriteria yang sama dengan logam
lainnya. !erbedaannya terletak pada dampak yang dihasilkan bila logam berat ini masuk ke
dalam tubuh organism hidup. *arakteristik dari kelompok logam berat adalah sebagai
berikut+ memiliki spesi,ikasi gra,itasi yang sangat besar (lebih dari )+ mempunyai nomor
atom 22&23 dan -&$- serta unsure aktanida dan aktinida+ dan memiliki respon biokimia yang
khas (spesi,ik) pada organisme hidup.
.emua logam berat dapat dikatakan sebagai bahan bera/un yang akan mera/uni
makhluk hidup. .ebagai /ontoh logam berat 0g+ Cd+ !b+ Cr+ dan Cu+ dan lain sebagainya.
"amun demikian+ meskipun semua logam berat dapat mengakibatkan kera/unan terhadap
makhluk hidup+ sebagian dari logam&logam berat tersebut dibutuhkan oleh makhluk hidup.
*ebutuhan tersebut dalam 1umlah yang sangat ke/il. Tetapi apabila kebutuhan yang sangat
ke/il tersebut tidak dipenuhi dapat berakibat ,atal terhadap kelangsungan makhluk hidup.
*arena tingkat kebutuhan yang sangat dipentingkan maka logam&logam tersebut 1uga
dinamakan sebagai logam&logam essensial tubuh. %ila logam& logam essensial yang masuk
ke dalam tubuh dalam 1umlah yang berlebihan+ maka berubah ,ungsi men1adi ra/un.
2. Alasan perlu dilakukan pengolahan limbah logam berat Tembaga (Cu)
Meningkatnya akti2itas industry saat ini menimbulkan dilemma bagi masyarakat luas.
3isatu sisi+ pembangunan akan meningkatkan pendapat masyarakat+ disisi lain pembangunan
akan mnimbulkan masalah lingkungan seperti pen/emaran. 0al ini dapat berakibat pada
kesehatan manusia karena besarnya resiko terpapar logam berat maupun logam transisi yang
bersi,at toksik dalam dosis dan konsentrasi tertentu.
)ogam berat memasuki air alami dan men1adi bagian dari system suspensi air dan
sedimen melalui proses absorpsi+ presipitasi+ dan pertukaran ion. *andungan logam dalam
sungai berasal dari berbagai sumber+ seperti batuan dan tanah+ serta akti2itas manusia
termasuk pembuangan limbah /air baik yang telah diolah maupun belum diolah ke badan air
kemudian se/ara langsung dapat memapari air permukaan. .ebagian besar logam berat
memiliki toksisitas yang tinggi dan /enderung tidak dapat terdegradasi di alam. .alah satu
logam berat yang banyak men/emari lingkungan adalah tembaga (Cu). )imbah Cu dapat
menyebabkan kerusakan hati dan gin1al. .tandar baku mutu limbah yang ditetapkan
pemerintah berdasarkan *eputusan Menteri "egara )ingkungan 0idup *4!&
-25M4"*)05#51667 untuk air limbah 8olongan ### adalah9 :e 1- mg5)+ Cu 3 mg5)+ "i -+$
mg5)+ dan ammonia $ mg5).
*onsumsi Cu se/ara berlebihan dapat menyebabkan mual+ muntah+ diare+ dan ke1ang
intestinal. :ungsi hati dan gin1al dapat terganggu sehingga menimbulkan penyakit kunig dan
sirosis.
3. ;eolit dan Aplikasinya
;eolit merupakan merupakan padatan kristal mikroporous kristal alumino silikat dari
unsure golongan #A dan golongan ##A seperti natrium+ kalium+ magnesium+ dan kalsium.
;eolit dapat dituliskan dengan rumus empiris9 M
2
5n<.Al
2
<
3
.y.i<
2
.=0
2
< dimana y adalah 2
atau lebih besar+ n adalah 2alensi kation+ dan = melambangkan air yang terkandung
didalamya. *erangka ini mengandung saluran yang diisi oleh kation dan molekul air. *ation
akti, bergerak dan umumnya bertindak sebagai penukar ion.
;eolit alam adalah zeolit yang terbentuk melalui proses alam yaitu proses hidrotermal
pada batuan beku basa. ;eolit ini biasanya ditemukan di dalam /elah&/elah yang mengisi
batuan tersebut. >mumnya zeolit alam digunakan untuk pupuk+ pen1ernih air+ dan diakti,kan
sebagai katalis dan adsorben (4.M. >l,ah+ et. al.+ 2--').
;eolit sering digunakan sebagai penukar ion+ adsorbsi+ dan katalis. %erdasarkan
struktur zeolit+ semua atom Al dalam bentuk tetrahedral karena berkoordinasi dengan atom
oksigen. .i akan digantikan oleh Al sehingga zeolit /enderung bermuatan negati, dan akan
dinetralkan oleh kation alkali atau alkali tanah sebagai penyeimbang yang terikat kurang kuat
didalam rongga dan dapat bergerak bebas dalam rongga+ menyebabkan zeolit banyak dipakai
sebagai penukar ion.
;eolit 1uga digunakan sebagai adsorben (penyerap) dan penyaring molekul
(pemisahan). 3engan struktur yang berongga+ zeolit mampu menyerap dan menyaring
se1umlah besar molekul yang berukuran lebih ke/il atau sesuai dengan ukuran rongganya.
<leh karena itu+ si,at ini banyak diman,aatkan untuk pemisahan. ;eolit 1uga merupakan
katalisator yang baik karena memiliki pori&pori yang besar dengan permukaan yang
maksimum.
. !olianilin (!A"#)
!A"# adalah polimer kationik yang merupakan salah satu bahan polimer kondukti,
yang banyak dika1i dalam dua de/ade terakhir karena si,at ,isika dan kimianya yang khas
sehingga memiliki potensi aplikasi yang luas+ !A"# dapat disintesis dari monomer anilin.
%ahan polimer kondukti, ini sangat unik yaitu dapat mengalami perubahan si,at listrik dan
opti/ yang dapat balik (re2ersible) melalui reaksi redoks doping&dedopig atau protonasi ?
deprotonasi sehingga sangat potensial diman,aatkan pada berbagai aplikasi. .e1auh ini+ bahan
polianilin telah digunakan sebagai bahan yang men1an1ikan untuk banyak aplikasi termasuk
dalam pembuatan baterai+ sensor kimia+ dan perlindungan untuk korosi+ superkapasitor.
8ambar 1. .truktur !olianilin (!A"#)
$. !roses !embuatan ;eolit&!A"#
!olimerisasi aniline dilakukan dengan monomer garam aniline dan inisiator A!.
(Amonium !eroksodisul,at) menggunakan rasio A!.5Anilin sebesar 1+2$. Aniline yang
berupa garam dilarutkan dalam akuabides dengan konsentrasi tertentu. !olimerisasi anilin
berlangsung di permukaan zeolit. #lustrasi penambahan aniline ke dalam zeolit digambarkan
dengan zeolit yang berbentuk balok dan memiliki rongga.
8ambar 2. #lustrasi penambahan moomer aniline ke dalam zeolit
8ambar 3. #lustrsi pembentukan zeolit&!A"#
'. Adsorbsi dan !roses Adsorbsi Terhadap )ogam %erat
Adsorbsi merupakan proses pengikatan suatu molekul dari ,asa gas atau larutan
kedalam suatu larutan terkondensasi dari suatu permukaan padatan atau /airan. Molekul yang
terkondensasi disebut adsorbat+ sedangkan substrat (permukaan padatan atau /airan) disebut
adsorben.
8ambar . !roses adsorbsi
%erdasarkan interaksi antara adsorben dan adsorbat+ adsorbsi dapat dibedakan
men1adi dua 1enis+ yakni adsorbi ,isika dan adsorbsi kimia. Adsorbi ,isika pada umumnya
bersi,at re2ersible sehingga substansi yang telah teradsorb relati2e mudah dilepaskan kembali
dengan /ara menurunkan konsentrasi zat terlarut. Akibat lemahnya interaksi yang terbentuk+
proses desorpsi dimungkinkan ter1adi pada temperatur yang sama. Adsorbsi kimia
melibatkan ikatan kimia yang dapat berupa ikatan ko2alen dan elektrostatik sehingga
substansi yang telah teradsorbsi se/ara kimia sulit dilepaskan kembali dan /enderung bersi,at
irre2ersible (4.". *hasanah+ 2--6).
;eolit&!A"# yang terbentuk selan1utnya diaplikasikan sebagai adsorben selan1utnya
diaplikasikan sebagai adsorben ion logam berat. 3alam kerangka zeolit+ oksigen yang
berlebih pada molekul alumina memberikan muatan negati,. Muatan negati, pada permukaan
zeolit ini memungkinkan untuk ter1adinya interaksi elektrostatik dengan ion bermuatan
positi, (kation) seperti polikation sehingga zeolit dapat dimodi,ikasi dengan polianilin
(!A"#)
8ambar $. !roses adsorpsi logam berat pada adsorben zeolit&!A"#
(. Aplikasi Adsorben ;eolit&!A"# Terhadap #on Cu(##)
Adsorpsi larutan ion Cu (##) diu1i dengan menggunakan adsorben zeolit dan zeolit&
!A"#. !engukuran 1umlah kandungan ion Cu(##) yang teradsorbsi dilakukan dengan AA.
dengan mengukur ,iltrat yang tidak terserap adsorben. 3ari hasil penelitian yang dilakukan
oleh 3inda 8atri (2-12) diperoleh hasil sebagai berikut9
8ambar '. 0asil adsorbsi logam Cu
3ari hasil tersebut+ kemampuan adsorbsi zeolit&!A"# terhadap ion Cu 1auh lebih
besar dari pada zeolit tanpa modi,ikasi.
C. *4.#M!>)A"
1. Tingkat kebutuhan yang sangat dipentingkan maka logam&logam berat 1uga
dinamakan sebagai logam&logam essensial tubuh. %ila logam& logam essensial yang
masuk ke dalam tubuh dalam 1umlah yang berlebihan+ maka berubah ,ungsi men1adi
ra/un.
2. *onsumsi Cu se/ara berlebihan dapat menyebabkan mual+ muntah+ diare+ dan ke1ang
intestinal. :ungsi hati dan gin1al dapat terganggu sehingga menimbulkan penyakit
kunig dan sirosis.
3. ;eolit sering digunakan sebagai penukar ion+ adsorbsi+ dan katalis.
. !A"# dapat disintesis dari monomer anilin. %ahan polimer kondukti, ini sangat unik
yaitu dapat mengalami perubahan si,at listrik dan opti/ yang dapat balik (re2ersible)
melalui reaksi redoks doping&dedopig atau protonasi ?deprotonasi sehingga sangat
potensial diman,aatkan pada berbagai aplikasi.
$. Adsorben zeolit&!A"# dapat diman,aatkan untuk pengolahan logam berat Cu dengan
/ara adsorbsi.
3. 3A:TA@ !>.TA*A
4.M. >l,ah+ et. al.+ 2--'+ <ptimasi pembuatan katalis zeolit A dari ta=as+ "a<0 dan =ater
glass dengan response sur,a/e methodology+ Bulletin Of Chemical Reaction
Engineering And Catalysis, 1, 26-32
4.". *hasanah+ 2--6+ Adsorbsi )ogam %erat. <seana+ AAA#B+ 1&(
8atri+ 3inda+ 2-12+ Modi,ikasi zeolit alam dengan polianilin (!A"#) sebagai adsorben ion
logam berat+ Sri!si "#$%A &ni'ersitas $ndonesia
*aramah+ 4.:+ .ya,rizal+ Adinda "...+ 2-1-+ !engolahan limbah /ampuran logam :e+ Cu+
"i+ dan ammonia menggunakan metode ,lotasi&,iltrasi dengan zeolit alam lampung
sebagai bahan pengikat+ %rosiding Seminar (asional )eni *imia +*e,uangan-
%engem.angan )enologi *imia untu %engolahan Sum.er /aya Alam $ndonesia,
0ogyaarta

Anda mungkin juga menyukai