Anda di halaman 1dari 8

Kelompok 6

Fauzi KS
Nisa Mardiyah
Wynne Raphaela

1A- TKPB
Cardio Pulmonary Resuscitation (CPR) merupakan prosedur
darurat medis untuk korban penghentian jantung atau,
sirkulasi tertentu, penangkapan pernapasan
CPR dilakukan di rumah sakit, atau dalam masyarakat
dengan lay person atau oleh kegawatdaruratan profesional.
CPR tidak mungkin membuat jantung memulai memompa
darah, namun tujuan utamanya adalah menjaga aliran darah
yang membawa oksigen ke otak dan jantung, sehingga
menunda kematian jaringan dan memperbesar keberhasilan
untuk menyadarkan tanpa adanya kerusakan otak.
Defibrilasi dan Life Support biasanya diperlukan untuk
memulai kembali jantung untuk beroperasi.




Tiga faktor yang perlu dipertimbangkan
pada Cardio Pulmonary Resuscitation
(CPR):
a. Jalan Napas(Air way)
b. Pernapasan (Breathing)
c. Sirkulasi(Cir culation)


Indikasi melakukan CPR yaitu :
1. Henti napas (Apneu)
Ciri-ciri :
Terdapat sumbatan jalan napas
Frekuensi napas akan lebih cepat dari
pada keadaan normal
Terjadi kelelahan otot-otot napas
Menekan pusat napas pada Susunan
Saraf Pusat Henti Napas

2. Henti Jantung (Cardiac Arrest)
Dengan berhentinya napas, maka oksigen
akan tidak ada sama sekali di dalam tubuh
sehingga jantung tidak dapat berkontraksi
dan akibatnya henti jantung (cardiac
arrest).

1. Telentangkan anak Anda di atas permukaan yang keras dan rata. Tengadahkan kepala
anak. Dongakkan sedikit dagunya, sehingga mulutnya terbuka.

2. Tutupi mulutnya sepenuhnya dengan mulut Anda (untuk anak di bawah 1 tahun, tutupi
mulut dan hidungnya), lalu beri 2 bantuan napas. Pastikan dadanya naik dengan setiap
napas yang Anda berikan.

3. Lakukan penekanan dada sebanyak 30 kali pada setengah bagian bawah tulang dada anak
Anda dengan pangkal telapak tangan. (Untuk anak di bawah 1 tahun, gunakan 2 jari di
tengah tulang dada, tepat di bawah batas puting)

4. Berikan dua bantuan napas lagi, lalu secara cepat kembali lakukan penekanan dada.

5. Lanjutkan proses berikut, yakni 2 bantuan napas dan 30 penekanan dada selama 2 menit,
lalu hubungi dokter atau rumah sakit terdekat (jika belum ada yang melakukannya).

6. Tetap lakukan tindakan pertolongan sampai bantuan tiba atau anak Anda mulai bernapas
sendiri.

Indikasi penghentian CPR :
a. Korban bernafas spontan dan normal
kembali
b. Penolong merasa lelah
c. Henti nafas dan henti jantung
berlangsung selama 30 menit
d. Telah ada tenaga lain yang lebih ahli