Anda di halaman 1dari 12

Jurusan Teknik Sipil dan Perencanaan Universitas Putra Indonesia YPTK Padang

ANALISA DAMPAK PARKIR TERHADAP PENGGUNA


BADAN JALAN
( Studi Kasus : Jl. Permindo Padang )
HEPPY PUTRA
*1
WIDIAWATI PURBA
*2
Jurusan Teknik Sipil
FAKULTAS TEKNIK SIPIL DAN PERENCANAAN
UPI YPTK PADANG
Email :Heppyputra@Hotmail.com
ABSTRAK
Akses jalan raya bagi masyarakat umum saat ini semakin sempit. Kendaraan roda empat dan roda
dua setiap tahun bertambah, sementara akses jalan tidak diperlebar. Sehingga dapat menimbulkan kemacetan
dan kurang kenyamanan bagi pengguna jalan. Sehingga dapat menimbulkan kemacetan dan kurang
kenyamanan bagi pengguna jalan. Jalan raya seharusnya diperuntukkan untuk kelancaran arus lalu lintas
kendaraan bermotor, namun yang terjadi saat ini malah sebaliknya. Pemanfaatan jalan raya untuk berbagai
macam aktifitas setidaknya dapat mengganggu arus lalu lintas. Misalnya, jalan raya dimanfaatkan untuk
tempat parkir, dan tempat berjualan sampai ke tepi jalan. Hal seperti ini dapat dilihat di Jl. Permindo Padang
banyak kita jumpai kegiatan parkir diruas jalan yang berpengaruh terhadap kinerja ruas jalan, untuk itu
pemerintah kota hendaknya menyediakan lahan parkir untuk kendaraan, sehingga tidak terjadi hal seperti
kemacetan dan mengganggu kenyamanan bagi pengguna jalan maka, dengan adanya lahan parkir yang
memadai akan sangat membantu melancarkan aktifitas kinerja ruas jalan.
Menurut penelitian yang dilakukan,maka dapat dilihat jumlah kendaraan yang parkir pada selang
waktu tertentu dan dapat juga dilihat dimana terjadi jam puncak kendaraan yang parkir pada ruas jalan di Jl.
Permindo padang, jumlah kendaraan yang parkir untuk pagi-siang yaitu sebanyak 141 kendaraan dan untuk
siang-sore sebanyak 153 kendaraan, penelitian dilakukan selama satu minggu, dan juga dilakukan survey
volume lalu lintas untuk mengetahui total kendaraan yang melewati ruas jalan di Jl. Permindo Padang, untuk
kendaraan pribadi roda empat sebanyak 45, kendaraan umum = 114, dan sepeda motor 221, total SMP = 380
kendaraan.
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat pengaruh satu kendaraan yang parkir di badan
jalan terhadap karakteristik dan volume lalu lintas pada jalan di Jl. Permindo Padang, sehingga berpengaruh
terhadap kinerja ruas jalan.
Kata kunci : Lalu lintas, kemacetan, dan kecepatan
ABSTRACT
Access roads to the general public at this time is getting narrower. Four wheeler and two-wheeler
increases every year, while the access road is not widened. So can lead to congestion and less comfort for
road users. So can lead to congestion and less comfort for road users. The highway should be reserved for
the smooth flow of motorized traffic, but what happens when the opposite. Utilization of the highway for at
least a wide range of activities can disrupt traffic flow. For example, the highway used for a parking spot,
and a place to sell up to the curb. Things like this can be seen in Jl. Permindo Padang we encounter diruas
street parking activities that affect the performance of roads, to the city government should provide ample
parking for vehicles, so there is no such thing as congestion and disturb the comfort for road users, with
adequate parking space will be very helpful activities staged road performance.
Jurusan Teknik Sipil dan Perencanaan Universitas Putra Indonesia YPTK Padang
According to the research conducted, it can be seen that the number of vehicles parked at specified
intervals and can also be seen where there is a peak hour vehicles parked on roads in Jl. Permindo field, the
number of vehicles parked for the morning-afternoon that as many as 141 vehicles and afternoon-evening
for as much as 153 vehicles, the study was conducted during one week, and also conducted a survey to
determine the volume of traffic passing through the total vehicles on the road Jl. Permindo Padang, for four-
wheeled vehicles as much as 45 private, public transportation = 114, and 221 motorcycles, the total SMP =
380 vehicles.
The results of this study indicate that there is the influence of the vehicle on-street parking on the
characteristics and volume of traffic on the road on Jl. Permindo Padang, so the effect on road performance.
Keyword : Traffic, Congestion, and speed
1. PENDAHULUAN
1.1 Latar Belakang
Kemacetan lalu lintas pada kota besar telah menjadi topik utama yang selalu menjadi masalah terutama
dinegara berkembang seperti Indonesia dan khususnya Dikota Padang yang sering terjadi kemacetan
terutama pada jalan Permindo Padang yang sering terjadi kemacetan terutama pada pagi, siang dan sore hari.
Kemacetan disebabkan karena terjadinya peningkatan kendaraan dan pengguna parkir yang menggunakan
ruas badan jalan, dan pertumbuhan penduduk yang sangat pesat di kota Padang. Serta kuranganya sistem
pengaturan oleh petugas berwenang dan tidak ada perancangan rambu-rambu jalan yang memadai. Jalan
Permindo di Kota Padang merupakan salah satu akses jalan yang termasuk ramai dilewati kendaraan, baik
kendaraan umum maupun kendaraan pribadi, karena jalan ini merupakan jalan yang padat kendaraan, karena
jalan ini berhubungan langsung dengan jalan Pasar Raya di Kota Padang. Banyaknya kendaraan yang
melewati jalan ini sehingga menyebabkan kemacetan terutama pada ruas jalan Permindo di Kota Padang.
Permasalahan Kemacetan ini pada umumnya disebabkan oleh keterbatasan fisik lahan perkotaan, Aspek
sosial ekonomi penduduk dan kultur budaya masyarakat, Aspek Aspek tersebut sangat menentukan
terhadap moral, disiplin dan prilaku manusia sebagai pengguna transportasi. Sebaiknya kita sebagai
pengguna jalan raya harus bisa memahami dan mengerti tentang peratuan yang berlaku dan norma norma
yang berlaku dijalan raya supaya dapat mengatasi kemacetan jalan Permindo di Kota Padang.
1.1 Maksud dan Tujuan penelitian
Maksud dari penulisan tugas akhir ini untuk mengetahui berapa kapasitas dan bagaimana tingkat
pelayanan serta sistim ruas jalan Pasar Permindo di Kota Padang. Penelitian ini bertujuan untuk :
1. Mengenditifikasi faktor faktor penyebab terjadinya kemacetan pada ruas jalan Pasar Permindo.
Untuk mengetahui volume kendaraan.
2. Untuk mengetahui lalu lintas harian rata rata ( LHR )
3. Untuk mengetahui kapasitas dan tingkat pelayanan pada ruas jalan Pasar Permindo di Kota Padang..
Jurusan Teknik Sipil dan Perencanaan Universitas Putra Indonesia YPTK Padang
Jalan Besar Delitua di sekitar kawasan pasar dan pertokoan Delitua. Hal ini disebabkan karena pengaruh
hambatan samping jalan.Hambatan samping sangat mempengaruhi kinerja ruas jalan. Salah bentuk
hambatan samping yang paling banyak dijumpai di daerah pasar dan pertokoan adalah kegiatan
perparkiran yang menggunakan badan jalan. Lebar jalan yang terpakai oleh kegiatan perparkiran
tentu mengurangi kemampuan jalan tersebut dalam menampung arus kendaraan yang lewat, atau
dengan kata lain terjadi penurunan kapasitas ruas jalan.Pengendalian parkir di tepi jalan merupakan hal
yang paling penting untuk mengendalikan lalu lintas agar kemacetan dapat diminimalisir.
1.2 BatasanMasalah
Berdasarkan survey lapangan pada ruas jalan Permindo, Kota Padang, maka penelitian penulisan
membatasi sebagai berikut :
1. Ruas jalan Permindo di Kota Padang. Penelitian dilakukan pada Pagi, Siang dan sore hari.
2. Evaluasi dilakukan pada kondisi existing jalan saat dilakukan pengambilan data.
3. Penanganan fasilitas parkir dengan melihat jumlah kendaraan yang ada sehingga didapatkan hasil yang
optimal dari penggunaan parkir yang masih menggunakan badan jalan
1.3 Bagan / Alur penulisan
1. Persiapan
Dalam mendapatkan data yang akurat / efektif Pengumpulan Data penulis harus mengadaka
persiapan seperti :
Membuat peta lokasi
Menetapkan waktu serta lama pelaksanaan survai
Membuat surat surat izin yang diperlukan
Membuat tabel untuk mencatat jumlah kendaraan
Menyiapkan tenaga pengamat yang diperlukan
Mempersiapkan alat alat yang dibutuhkan seperti kamera , meteran dan alat - alat tulis
2. Pengambilan Data
Pengumpulan data dilakukan selama 8 jam yaitu pada jam sibuk / jam masuk kantor dimulai
pada jam 07.00 WIB selama satu minggu, survai terdiri dari survai primer yang dilakukan terdiri
dari survey lalu lintas dan survai invertaris jalan. Adapun lokasi survai dilakukan di jalan
Permindo Kota Padang.
3. Pengolahan Data
Tujuan dari pengolahan adalah untuk mendapatkan berapa besar kapasitas dan tingkat
pelayanan ruas jalan ,sehingga ditemukan kendala kendala yang ada untuk kemudian dicari
alternatif alternatif pemecahan masalah yang ada dilapangan.
4. Pembahasan dan Analisa
Tujuannya adalah untuk menganalisa perhitungan volume kendaraan, kapasitas dan
perhitungan tingkat pelayanan serta pembahasan factor factor penyebab kemacetan dan tingkat
pelayanan.
5. Kesimpulan dan Saran
Supaya penulis bisa memberi kesimpulan dan saran agar nantik bisa menjadi pertimbangan
pihak berwenang serta bermanfaat bagi pembaca.
Jurusan Teknik Sipil dan Perencanaan Universitas Putra Indonesia YPTK Padang
Bagan penelitian dapat dilihat pada gambar 1.1
Gambar 1.1 Bagan alur penelitian
LANDASAN TEORI
Umum
Dalam bab ini dijelaskan tentang landasan atau teori sebagai aspek perparkiran. Ada 4 aspek yang
akan diuraikan dalam bab ini yaitu, defenisi parkir, jenis-jenis parkir, biaya parkir dan penilitian terdalulu
yang dilakukan di Indonesia yang membahas topik perparkiran.
Definisi Parkir
a. Menurut Pedoman Penyelenggaraan Fasilitas Parkir, Direktorat Jendral Perhubungan Darat (1996),
Parkir adalah suatu keadaan tidak bergerak dari suatu kendaraan yang tidak bersifat sementara. Sedangkan
berhenti adalah keadaan tidak bergerak dari suatu kendaran untuk sementara, dengan pengemudi tidak
meninggalkan kendaraannya.
b. Menurut Daniel W Mucharam, 2004. Parkir adalah bila kendaraan dihentikan disuatu tempat kemudian
pengemudi keluar dari kendaraan yang ditandai dengan terpijaknya kedua kaki pengemudi diatas tanah. Jadi,
jika pengemudi menghentikan kendaraan tepat pada tanda larangan parkir dan selama tidak keluar dari
kendaraannya, hal itu tidak melanggar, tetapi kita harus juga melihat kondisi jalan apakah cukup
memungkinkan dan tidak sampai mengganggu kelancaran lalu lintas.
Jenis-jenis Parkir
Parkir dibadan jalan (on street parking)
Menurut pedoman penyelenggaraan fasilitas parkir, Direktoral Jendral Perhubungan Darat (1996), yang
dimaksud dengan fasilitas parkir badan jalan adalah fasilitas parkir yang menggunakan badan jalan sebagai
ruang parkirnya.
Pendahuluan
Persiapan Pengambilan
Data
Pengambilan Data
Pengolahan Data
Pembahasan dan Analisa
Data
Kesimpulan dan Saran
Kesimpulan
Jurusan Teknik Sipil dan Perencanaan Universitas Putra Indonesia YPTK Padang
Parkir kendaraan dilokasi parkir (off street parkir)
Menurut pedoman penyelenggaraan fasilitas parkir. Direktorat Jendral Perhubungan darat (1969),
untuk mendesain suatu pelataran parkir, harus diperhatikan beberapa karekteria penting seperti rencana tata
guna tanah, keselamatan dan kelancaran lalu lintas, kelestarian lingkungan, kemudian bagi pengguna jasa,
tersedianya tata guna tanah serta letak jalan akses utama dan daerah yang dilayani secara umum pola parkir
yang dapat diterapkan dalam suatu pelataran parkir dibedakan menjadi pola parkir I (satu) sisi dan pola
parkir 2 (dua) sisi, dengan membentuk 30,45,60,90. Namun apabila tersedia ruang parkir yang cukup
luas,maka dapat diterapkan suatu pola parkir kendaraan.
Karakteristik Arus Lalu Lintas
Karakteristik dasar lalu lintas pada dasarnya ditunjukan oleh parameter arus lalu lintas (flow),
kecepatan (speed) dan kerapatan (density). Karkteristik ini dapat diamati dan dipelajari pada tujuan
mikroskopik makroskopik. Kedua tinjauan ini menggunakan parameter yang berbeda, parameter kedua
tinjauan tersebut dapat dilihat pada tabel II.1.
Tabel 2.1 Karakteristik Dasar Arus Lalu Lintas
Karakteristik
Arus Lalu Lintas
Mikroskopik
(Individu)
Makroskopik
(Kelompok)
Arus
(Flow)
Waktu Tempuh
(Time Headway)
Tingkat Arus
(Flow Rate)
Kecepatan
(Speed)
Kecepatan Individual
(Individual speed)
Kecepatan Rata Rata
(Average Speed)
Kepadatan (Density) Jarak Tempuh (Distence
Headway)
Tingkat Kepadatan (Density
Rate)
Sumber : Wahyuni,R (2008)
Analisis mikroskopik dilakukan secara individu sedangkan analisis makroskopik dilakukan secara
kelompok. Dalam tinjauan pustaka penelitian dibahas mengenai analisis makroskopik. Karakteristik arus
secara makroskopik dapat dinyatakan dengan tingkat arus. Karakteristik kecepatan makroskopik dapat
dinyatakan sebagai kecepatan dari kelompok kendaraan yang melintasi suatu titik pengamatan selama waktu
pariode tertentu.Karakteristik kerapatan makroskopik dinyatakan sebagai jumlah kendaraan yang menempati
suatu segmen jalan
METODOLOGI PENELITIAN
3.1 Tahapan Penelitian
Secara umum penelitian ini dilakukan melalui beberapa tahapan kerja seperti terlihat dalam
bagan alir dibawah ini:
IDENTIFIKASI DAN PERUMUSAN
MASALAH
STUDI LITERATUR/ PUSTAKA
LETERATUR/PUSTAKA
PENGUMPULAN DATA
Jurusan Teknik Sipil dan Perencanaan Universitas Putra Indonesia YPTK Padang
Gambar 3.1 Bagan Alur Penelitian
3.2 Teknik Analisis dan Pembahasan
Pada tahapan ini dilakukan analisis terhadap hasil pengolahan data. Analisis yang dilakukan berupa
mengitung volume kendaraan yang parkir dan menentukan karakteristik kendaraan terhadap
pengguna badan jalan.
ANALISA DAN PEMBAHASAN
Pada bab ini menjelaskan tentang pengumpulan dan pengolahan data. Dalam pengumpulan data
terdiri dari pemilihan ruas dan lokasi sebagai objek penelitian, bagai mana keadaan parkir terhadap
pengguna badan jalan. Selanjut nya bagai mana karakteristik atau keadaan perkir di Jl. Permindo Padang.
Selanjutnya pengolahan data berisi tentang menentukan karakteristik dan volume parkir di Jl.
Permindo Padang.
4.I Pemilihan Ruas Yang Dijadikan Objek Penelitian
Pemilihan ruas yang dijadikan objek penelitian sangat berguna untuk menentukan lokasi penelitian
yang meliputi kondisi parkir di Jl. Permindo Padang.
Berdasarkan hal tersebut diatas, maka objek penelitian dilakukan di Jl. Permindo Padang, memiliki
karakteristik dan volume parkir yang padat karena adanya aktivitas pasar sebagai tarikan orang untuk
menggunakan lahan parkir pada badan jalan di Jl. Permindo. Sehingga berpengaruh pada kinerja ruas jalan
dan menimbulkan kemaceta pada ruas jalan tersebut.
4.2 Pengolahan Data
Pengolahan data yaitu berkaitan dengan hasil penelitian survai dilapangan sehingga data berupa
volume parkir dan karakteristik parkir.
4.3 Karakteristik Parkir
Berdasarkan penelitian hasil survey yang dilakukan dari pukul 08.00 18.00 dapat dilihat bagai
mana karakteristik parkir di Jl. Permindo, jenis kendaraan yang parkir adalah berupa kendaraan roda empat
dan sepeda motor.
Pengumpulan Data : Primer
- Volume. Kendaraan masuk / keluar
- LHR
- Volume. Kecepatan
PENGOLAHAN DATA
ANALISA DAN PEMBAHASAN
KESIMPULAN DAN SARAN
Jurusan Teknik Sipil dan Perencanaan Universitas Putra Indonesia YPTK Padang
Selanjutnya pada penelitian ini juga melihat bagai mana keadaan parkir yang terjadi di Jl. Permindo
Padang, sehingga dari pengamatan tersebut dapat ditentukan volume parkir dan bagai mana pengaruh parkir
pada pengguna badan jalan, serta apa pengaruh terhadap masyarakat dan pejalan kaki.
4.4 Volume Parkir
Volume parkir adalah jumlah kendaraan yang telah menggunakan ruang parkir pada selang waktu
tertentu dengan jumlah kendaraan yang masuk pada selang waktu tersebut. Secara lengkap hasil survey
dapat dilihat pada lampiran. Volume parkir pada daerah studi yang berdasarkan survey selama 10 jam
dilokasi Jl. Permindo padang.
4.5 Pengamatan
Berdasarkan hasil survey dilapangan, volume parkir keluar masuk yang terjadi pada selang waktu 10
jam dari jam 08.00 18.00.
Lokasi : Jl. Permindo Padang
Jenis Kendaraan : Kendaraan Roda Empat, Sepeda Motor
Waktu : Jam 08:00 - 18:00
Surveyor : Heppy putra
Tabel 4.1 Volume Parkir Keluar Dan Masuk Selama
10 Jam Di Jl. Permindo
Periode
Lokasi : Jl. Permindo Padang
Roda Empat Sepeda Motor
Masuk Keluar Masuk Keluar
PAGI - SIANG ( 08.00 - 12.00 )
08.00 - 08.15
2 0 8 3
08.15 - 08.30 1 1 9 4
08.30 - 08.45 2 1 11 2
08.45 - 09.00 7 2 9 5
09.00 - 09.15 8 0 10 3
09.15 - 09.30 6 3 13 1
09.30 - 09.45 9 2 7 7
09.45 - 10.00 11 2 9 5
10.00 - 10.15 12 3 6 8
10.15 - 10.30 14 1 14 4
10.30 - 10.45 12 2 11 7
10.45 - 11.00 16 3 8 9
11.00 - 11.15 10 3 10 6
11.15 - 11.30 4 2 11 5
11.30 - 11.45 9 4 13 8
11.45 - 12.00 8 3 11 5
TOTAL 131 32 160 82
Jurusan Teknik Sipil dan Perencanaan Universitas Putra Indonesia YPTK Padang
Sambungan Tabel 4.1 Volume Parkir Keluar Dan Masuk Selama 10 Jam
Di Jl. Permindo
SIANG - SORE ( 12.00 - 18.00 )
12.00 - 12.15 6 3 14 7
12.15 - 12.30 7 4 13 5
12.30 - 12.45 5 2 8 8
12.45 - 13.00 5 2 11 3
13.00 - 13.15 4 2 15 5
13.15 - 13.30 8 7 8 14
13.30 - 13.45 6 6 6 10
13.45 - 14.00 6 8 14 11
14.00 - 14.15 3 6 8 16
14.15 - 14.30 7 7 12 7
14.30 - 14.45 4 3 11 6
14.45 - 15.00 3 8 8 9
15.00 - 15.15 11 2 15 12
15.15 - 15.30 6 6 8 8
15.30 - 15.45 5 1 12 17
15.45 - 16.00 6 5 4 11
16.00 - 16.15 2 6 12 8
16.15 - 16.30 9 9 8 5
16.30 - 16.45 11 5 12 15
16.45 - 17.00 8 3 14 8
17.00 - 17.15 8 5 11 9
17.15 - 17.30 9 2 16 11
17.30 - 17.45 4 5 8 9
17.45 - 18.00 6 9 9 10
TOTAL 149 116 257 224
Dari perhitungan diatas dapat dilihat volume parkir untuk keluar / masuk kendaraan pada pagi
siang, jam 08.00 08.15 kendaraan roda empat yang masuk sebanyak 2 dan sepeda motor yang masuk
8, kendaraan roda empat yang keluar 0 dan sepeda motor yang keluar 3, selanjutnya pada jam 08.15
08.30 kendaraan roda empat yang masuk sebanyak 1 dan sepeda motor yang masuk 9, kendaraan roda
empat yang keluar 1 dan sepeda motor yang keluar 4, pada jam 08.30 08.45 jumlah kendaraan parkir
roda empat yang masuk 2 dan sepeda motor yang masuk 11, untuk kendaraan roda empat yang keluar 1
dan sepeda motor yang keluar 2. selanjutnya pada jam 08.45 09.00 kendaraan roda empat yang masuk
sebanyak 7 dan sepeda motor yang masuk 9, kendaraan roda empat yang keluar 2 dan sepeda motor
yang keluar 5, pada jam 09.00 09.15 jumlah kendaraan parkir roda empat yang masuk 8 dan sepeda
motor yang masuk 10, untuk kendaraan roda empat yang keluar 0 dan sepeda motor yang keluar 3,
selanjutnya pada jam 09.15 09.30 kendaraan roda empat yang masuk sebanyak 6 dan sepeda motor
yang masuk 13, kendaraan roda empat yang keluar 3 dan sepeda motor yang keluar 1, pada jam 09.30
09.45 jumlah kendaraan parkir roda empat yang masuk 9 dan sepeda motor yang masuk 7, untuk
Jurusan Teknik Sipil dan Perencanaan Universitas Putra Indonesia YPTK Padang
kendaraan roda empat yang keluar 2 dan sepeda motor yang keluar 7, selanjutnya pada jam 09.45
10.00 kendaraan roda empat yang masuk sebanyak 11 dan sepeda motor yang masuk 9, kendaraan roda
empat yang keluar 2 dan sepeda motor yang keluar 5, pada jam 10.00 10.15 jumlah kendaraan parkir
roda empat yang masuk 12 dan sepeda motor yang masuk 6, untuk kendaraan roda empat yang keluar 3
dan sepeda motor yang keluar 8, selanjutnya pada jam 10.15 10.30 kendaraan roda empat yang masuk
sebanyak 14 dan sepeda motor yang masuk 14, kendaraan roda empat yang keluar 1 dan sepeda motor
yang keluar 4, pada jam 10.30 10.45 jumlah kendaraan parkir roda empat yang masuk 12 dan sepeda
motor yang masuk 11, untuk kendaraan roda empat yang keluar 2 dan sepeda motor yang keluar 7,
selanjutnya pada jam 10.45 11.00 kendaraan roda empat yang masuk sebanyak 16 dan sepeda motor
yang masuk 8, kendaraan roda empat yang keluar 3 dan sepeda motor yang keluar 9, pada jam 11.00
11.15 jumlah kendaraan parkir roda empat yang masuk 10 dan sepeda motor yang masuk 10, untuk
kendaraan roda empat yang keluar 3 dan sepeda motor yang keluar 6, selanjutnya pada jam 11.15
11.30 kendaraan roda empat yang masuk sebanyak 4 dan sepeda motor yang masuk 11, kendaraan roda
empat yang keluar 2 dan sepeda motor yang keluar 5, pada jam 11.30 11.45 jumlah kendaraan parkir
roda empat yang masuk 9 dan sepeda motor yang masuk 13, untuk kendaraan roda empat yang keluar 4
dan sepeda motor yang keluar 8, selanjutnya pada jam 11.45 12.00 kendaraan roda empat yang masuk
sebanyak 8 dan sepeda motor yang masuk 11, kendaraan roda empat yang keluar 3 dan sepeda motor
yang keluar 5, jadi semua kendaraan roda empat yang masuk jumlah total nya = 131, sepeda motor yang
masuk jumlah total nya = 160. Dan kendaraan roda empat yang keluar jumlah total nya = 32, sepeda
motor yang keluar jumlah total nya = 82.
Selanjutnya dapat dilihat juga volume parkir untuk keluar / masuk kendaraan pada siang sore,
jam 12.00 12.15 kendaraan roda empat yang masuk sebanyak 6 dan sepeda motor yang masuk 14,
kendaraan roda empat yang keluar 3 dan sepeda motor yang keluar 7, selanjutnya pada jam 12.15
12.30 kendaraan roda empat yang masuk sebanyak 7 dan sepeda motor yang masuk 13, kendaraan roda
empat yang keluar 4 dan sepeda motor yang keluar 5, pada jam 12.30 12.45 jumlah kendaraan parkir
roda empat yang masuk 5 dan sepeda motor yang masuk 8, untuk kendaraan roda empat yang keluar 2
dan sepeda motor yang keluar 8. selanjutnya pada jam 12.45 13.00 kendaraan roda empat yang masuk
sebanyak 5 dan sepeda motor yang masuk 11, kendaraan roda empat yang keluar 2 dan sepeda motor
yang keluar 3, pada jam 13.00 13.15 jumlah kendaraan parkir roda empat yang masuk 4 dan sepeda
motor yang masuk 15, untuk kendaraan roda empat yang keluar 2 dan sepeda motor yang keluar 5,
selanjutnya pada jam 13.15 13.30 kendaraan roda empat yang masuk sebanyak 8 dan sepeda motor
yang masuk 8, kendaraan roda empat yang keluar 7 dan sepeda motor yang keluar 14, pada jam 13.30
13.45 jumlah kendaraan parkir roda empat yang masuk 6 dan sepeda motor yang masuk 6, untuk
kendaraan roda empat yang keluar 6 dan sepeda motor yang keluar 10, selanjutnya pada jam 13.45
14.00 kendaraan roda empat yang masuk sebanyak 6 dan sepeda motor yang masuk 14, kendaraan roda
empat yang keluar 8 dan sepeda motor yang keluar 11, pada jam 14.00 14.15 jumlah kendaraan parkir
roda empat yang masuk 3 dan sepeda motor yang masuk 8, untuk kendaraan roda empat yang keluar 6
dan sepeda motor yang keluar 16, selanjutnya pada jam 14.15 14.30 kendaraan roda empat yang
masuk sebanyak 7 dan sepeda motor yang masuk 12, kendaraan roda empat yang keluar 7 dan sepeda
motor yang keluar 7, pada jam 14.30 14.45 jumlah kendaraan parkir roda empat yang masuk 4 dan
sepeda motor yang masuk 11, untuk kendaraan roda empat yang keluar 3 dan sepeda motor yang keluar
6, selanjutnya pada jam 14.45 15.00 kendaraan roda empat yang masuk sebanyak 3 dan sepeda motor
yang masuk 8, kendaraan roda empat yang keluar 8 dan sepeda motor yang keluar 9, pada jam 15.00
15.15 jumlah kendaraan parkir roda empat yang masuk 11 dan sepeda motor yang masuk 15, untuk
kendaraan roda empat yang keluar 2 dan sepeda motor yang keluar 12, selanjutnya pada jam 15.15
15.30 kendaraan roda empat yang masuk sebanyak 6 dan sepeda motor yang masuk 8, kendaraan roda
Jurusan Teknik Sipil dan Perencanaan Universitas Putra Indonesia YPTK Padang
empat yang keluar 6 dan sepeda motor yang keluar 8, pada jam 15.30 15.45 jumlah kendaraan parkir
roda empat yang masuk 5 dan sepeda motor yang masuk 12, untuk kendaraan roda empat yang keluar 1
dan sepeda motor yang keluar 17, selanjutnya pada jam 15.45 16.00 kendaraan roda empat yang
masuk sebanyak 6 dan sepeda motor yang masuk 4, kendaraan roda empat yang keluar 5 dan sepeda
motor yang keluar 11, pada jam 16.00 16.15 jumlah kendaraan parkir roda empat yang masuk 2 dan
sepeda motor yang masuk 12, untuk kendaraan roda empat yang keluar 6 dan sepeda motor yang keluar
8, selanjutnya pada jam 16.15 16.30 kendaraan roda empat yang masuk sebanyak 9 dan sepeda motor
yang masuk 8, kendaraan roda empat yang keluar 9 dan sepeda motor yang keluar 5, pada jam 16.30
16.45 jumlah kendaraan parkir roda empat yang masuk 11 dan sepeda motor yang masuk 12, untuk
kendaraan roda empat yang keluar 5 dan sepeda motor yang keluar 15, selanjutnya pada jam 16.45
17.00 kendaraan roda empat yang masuk sebanyak 8 dan sepeda motor yang masuk 14, kendaraan roda
empat yang keluar 3 dan sepeda motor yang keluar 8, pada jam 17.00 17.15 jumlah kendaraan parkir
roda empat yang masuk 8 dan sepeda motor yang masuk 11, untuk kendaraan roda empat yang keluar 5
dan sepeda motor yang keluar 9, selanjutnya pada jam 17.15 17.30 kendaraan roda empat yang masuk
sebanyak 9 dan sepeda motor yang masuk 16, kendaraan roda empat yang keluar 2 dan sepeda motor
yang keluar 11, pada jam 17.30 17.45 jumlah kendaraan parkir roda empat yang masuk 4 dan sepeda
motor yang masuk 8, untuk kendaraan roda empat yang keluar 5 dan sepeda motor yang keluar 9,
selanjutnya pada jam 17.45 18.00 kendaraan roda empat yang masuk sebanyak 9 dan sepeda motor
yang masuk 9, kendaraan roda empat yang keluar 9 dan sepeda motor yang keluar 10, jadi semua
kendaraan roda empat yang masuk jumlah total nya = 131, sepeda motor yang masuk jumlah total nya =
160. Dan kendaraan roda empat yang keluar jumlah total nya = 32, sepeda motor yang keluar jumlah
total nya = 82.
Grafik 4.1 Volume Keluar Dan Masuk Parkir Pagi Siang Selama 10 Jam
Jurusan Teknik Sipil dan Perencanaan Universitas Putra Indonesia YPTK Padang
Grafik 4.2 Volume Keluar Dan Masuk Parkir Siang Sore Selama 10 Jam
Kapasitas dan Tingkat Layanan
Ruas jalan Permindo Padang berhubungan langsung dengan jalan Pasar Raya Kota Padang. Karena
jalan ini salah satu akses jalan yang termasuk ramai dilewati kendaraan, baik kendaraan umum maupun
kendaraan pribadi. Lebar jalan di Jl. Permindo ini adalah 12 m.
Kapasitas
Co = 1650 (tabel C 1 : 1) satu arah
FC w = 1,08 (tabel C 2 : 1) lebar jalan 12 m
FC s = 1,00 (tabel C 3 : 1) penyesuaian arah lalu lintas
FC sf = 0,78 (tabel C 4 : 1) hambatan samping
FC cs = 0,94 (tabel C 5 : 1) jumlah penduduk (0,5 10 juta)
Maka :
Kapasitas ( C ) = 1650 x 1,08 x 1,00 x 0,78 x 0,94
= 1306,5624 smp/jam
= 1307
KESIMPULAN DAN SARAN
Kesimpulan
Sesuai dengan tujuan penelitian yang telah diungkapkan pada bab terdahulu, pengumpulan serta
pengolahan data pada akhirnya dapat ditarik kesimpulan sebagai hasil penelitian on street parking ruas jalan
di Jl. Permindo Padang sebagai berikut :
1. Dari analisis bab sebelumnya dapat dilihat bahwa keberadaan on street parking merupakan masalah
lalu lintas yang harus dipecahkan karena secara siknifikan menurunkan kapasitas jalan yang ada
dengan demikian menimbulkan kepadatan lalu lintas dan menurunkan tingkat kecepatan jalan dan
menimbulkan kemacetan.
Jurusan Teknik Sipil dan Perencanaan Universitas Putra Indonesia YPTK Padang
2. Kondisi lalu lintas di Jl. Permindo Padang dapat ditentukan dengan melaksanakan survey selama 1
minggu.
3. Dari analisis data yang didapat selama 1 minggu di lapangan, penulis mendapatkan hasil sebagai
berikut :
a. volume parkir masuk kendaraan roda empat paling padat terjadi pada hari rabu.
- Titik tertinggi pukul 10.45 11.00, dengan jumlah 16 kendaraan.
b. volume parkir masuk kendaraan sepeda motor paling padat terjadi pada hari minggu
- Titik tertinggi pukul 14.00 14.15, dengan jumlah 22 kendaraan.
4. Pada ruas jalan di Jl. Permindo padang bahwa keberadaan on street parking sangat berpengaruh
besar terhadap kinerja ruas jalan.
5. Kondisi lalu lintas jam puncak dapat ditentukan melalui survey lapangan dan dapat juga dilihat pada
tabel yaitu lalu lintas jam puncak terjadi pada pukul 17.45 18.00 yaitu denga total smp 380
kendaraan.
6. Kondisi ruas jalan di Jl. Permindo padang juga dipengaruhi oleh beberapa factor yaitu seperti
terjadinya aktifitas pasar raya padang.
7. Jumlah kapasitas kendaraan pada ruas Jl. Permindo Padang, dengan lebar jalan 12 m yang
berdasarkan penelitian secara langsung di lapangan adalah 1307 smp/jam.
Saran
Berdasarkan kesimpulan diatas, maka ada beberapa saran yang dapat diberikan berdasarkan
penelitian ini antara lain :
1. Untuk penelitian yang lebih lanjut dapat ditambahkan hambatan lain selain parkir seperti dengan
perhitungan pedagang kaki lima (PKL) yang mengakibatkan kemacetan lalu lintas dan
berpengaruh terhadap kinerja ruas jalan.
2. Untuk lebih baiknya survey dilakukan selama hari kerja dan hari libur sehingga fluktuasi lalu
lintas dan parkir dapat mewakili kondisi karakteristik jalan yang ada. Bahkan bila perlu
dilakukan pada bulan yang berbeda sehingga dapat didapatkan hasil yang signifikan.
3. Dari hasil survey yang didapat terdapat data data yang tidak dapat digunakan dalam analisis
ini seperti akumulasi parkir dan durasi parkir.
4. Penelitian lebih lanjut sebaiknya dilakukan pada kondisi jalan dengan tersedia lahan on street
dan off street.
DAFTAR PUSTAKA
Direktorat Jenderal Bina Marga, 1997. Indonesian Highway Capacity Manual.
Dirjen perhubungan darat (1998), Pedoman Perencanaan dan Pengoperasian Fasilitas Parkir.
Depertemen Perhubungan Republik Indonesia..
Hendra, Gunawan, M., Purnawan, (2003). Hubungan Kecepatan, Volume, dan Kepadatan Lalu Lintas
Dikota Madya Padang, Dimensi Teknik Sipil
Indra, Simponi, 2011. Pengaruh Parkir Pada Badan Jalan Terhadap Kinerja Ruas Jalan , Universitas
Putra Indonesia, Padang, Sumatra Barat.
MKJI (1997), Manual Kapasitas Jalan Indonesia (MKJI), Direktorat Jendral Bina Marga Depertemen
Pekerjaan Umum, Jakarta
Tamin, O.Z, et al. (1999), Pengaruh Parkir Dibadan Jalan (On Street Parking) Terhadap Kinerja Ruas
Jalan : Studi Kasus di DKI-Jakatra, Jurnal Transportasi No. 1 Tahun I, Forum Studi Transportasi
Antar Perguruan Tinggi
.