Anda di halaman 1dari 5

Batuan Beku

Batuan beku atau igneous rock adalah batuan yang terbentuk dari proses pembekuan magma di
bawah permukaan bumi atau hasil pembekuan lava di permukaan bumi. Menurut para ahli
seperti Turner dan Verhoogen (1960! ". " #roun (19$%! Takeda (19%0! magma dide&inisikan
sebagai 'airan silikat kental yang pi(ar terbentuk se'ara alamiah! bertemperatur tinggi antara
1.)00*+.)00
0
, dan bersi&at mobile (dapat bergerak serta terdapat pada kerak bumi bagian
bawah. -alam magma tersebut terdapat beberapa bahan yang larut! bersi&at volatile (air! ,.
+
!
'hlorine! &luorine! iron! sulphur! dan lain/lain yang merupakan penyebab mobilitas magma! dan
non/volatile (non/gas yang merupakan pembentuk mineral yang la0im di(umpai dalam batuan
beku.
1ada saat magma mengalami penurunan suhu akibat per(alanan ke permukaan bumi! maka
mineral/mineral akan terbentuk. 1eristiwa tersebut dikenal dengan peristiwa penghabluran.
Berdasarkan penghabluran mineral/mineral silikat (magma! oleh 23. Bowen disusun suatu seri
yang dikenal dengan Bowens Reaction Series.
-alam mengidenti&ikasi batuan beku! sangat perlu sekali mengetahui karakteristik batuan beku
yang meliputi si&at &isik dan komposisi mineral batuan beku. -alam membi'arakan masalah si&at
&isik batuan beku tidak akan lepas dari4
1. Tekstur
Tekstur dide&inisikan sebagai keadaan atau hubungan yang erat antar mineral/mineral
sebagai bagian dari batuan dan antara mineral/mineral dengan massa gelas yang
membentuk massa dasar dari batuan. Tekstur pada batuan beku umumnya ditentukan oleh
tiga hal yang penting! yaitu4
o 5ristalinitas
5ristalinitas adalah dera(at kristalisasi dari suatu batuan beku pada waktu
terbentuknya batuan tersebut. 5ristalinitas dalam &ungsinya digunakan untuk
menun(ukkan berapa banyak yang berbentuk kristal dan yang tidak berbentuk
kristal! selain itu (uga dapat men'erminkan ke'epatan pembekuan magma.
6pabila magma dalam pembekuannya berlangsung lambat maka kristalnya kasar.
7edangkan (ika pembekuannya berlangsung 'epat maka kristalnya akan halus!
akan tetapi (ika pendinginannya berlangsung dengan 'epat sekali maka kristalnya
berbentuk amorf.
-alam pembentukannnya dikenal tiga kelas dera(at kristalisasi! yaitu4
8olokristalin! yaitu batuan beku dimana semuanya tersusun oleh kristal.
Tekstur holokristalin adalah karakteristik batuan plutonik! yaitu
mikrokristalin yang telah membeku di dekat permukaan.
8ipokristalin! yaitu apabila sebagian batuan terdiri dari massa gelas dan
sebagian lagi terdiri dari massa kristal.
8olohialin! yaitu batuan beku yang semuanya tersusun dari massa gelas.
Tekstur holohialin banyak terbentuk sebagai lava (obsidian! dike dan sill!
atau sebagai &asies yang lebih ke'il dari tubuh batuan.
o #ranularitas
#ranularitas dide&inisikan sebagai besar butir (ukuran pada batuan beku. 1ada
umumnya dikenal dua kelompok tekstur ukuran butir! yaitu4
"anerik9&anerokristalin
Besar kristal/kristal dari golongan ini dapat dibedakan satu sama lain
se'ara megaskopis dengan mata biasa. 5ristal/kristal (enis &anerik ini
dapat dibedakan men(adi4
8alus (&ine! apabila ukuran diameter butir kurang dari 1 mm.
7edang (medium! apabila ukuran diameter butir antara 1 * ) mm.
5asar ('oarse! apabila ukuran diameter butir antara ) * :0 mm.
7angat kasar (very 'oarse! apabila ukuran diameter butir lebih dari :0
mm.
o 6&anitik
Besar kristal/kristal dari golongan ini tidak dapat dibedakan dengan mata biasa
sehingga diperlukan bantuan mikroskop. Batuan dengan tekstur a&anitik dapat
tersusun oleh kristal! gelas atau keduanya. -alam analisa mikroskopis dapat
dibedakan4
Mikrokristalin! apabila mineral/mineral pada batuan beku bisa diamati
dengan bantuan mikroskop dengan ukuran butiran sekitar 0!1 * 0!01 mm.
5riptokristalin! apabila mineral/mineral dalam batuan beku terlalu ke'il
untuk diamati meskipun dengan bantuan mikroskop. ;kuran butiran
berkisar antara 0!01 * 0!00+ mm.
6mor&9glassy9hyaline! apabila batuan beku tersusun oleh gelas.
o Bentuk 5ristal
Bentuk kristal adalah si&at dari suatu kristal dalam batuan! (adi bukan si&at batuan
se'ara keseluruhan. -itin(au dari pandangan dua dimensi dikenal tiga bentuk
kristal! yaitu4
<uhedral! apabila batas dari mineral adalah bentuk asli dari bidang kristal.
7ubhedral! apabila sebagian dari batas kristalnya sudah tidak terlihat lagi.
6nhedral! apabila mineral sudah tidak mempunyai bidang kristal asli.
-itin(au dari pandangan tiga dimensi! dikenal empat bentuk kristal! yaitu4
<=uidimensional! apabila bentuk kristal ketiga dimensinya sama pan(ang.
Tabular! apabila bentuk kristal dua dimensi lebih pan(ang dari satu
dimensi
yang lain.
1rismitik! apabila bentuk kristal satu dimensi lebih pan(ang dari dua
dimensi yang lain.
>rregular! apabila bentuk kristal tidak teratur.
o 8ubungan 6ntar 5ristal
8ubungan antar kristal atau disebut (uga relasi dide&inisikan sebagai hubungan
antara kristal9mineral yang satu dengan yang lain dalam suatu batuan. 7e'ara garis
besar! relasi dapat dibagi men(adi dua! yaitu4
<=uigranular! yaitu apabila se'ara relati& ukuran kristalnya yang
membentuk batuan berukuran sama besar. Berdasarkan keidealan kristal/
kristalnya! maka e=uigranular dibagi men(adi tiga! yaitu4
1anidiomor&ik granular! yaitu apabila sebagian besar mineral/mineralnya
terdiri dari mineral/mineral yang euhedral.
8ipidiomor&ik granular! yaitu apabila sebagian besar mineral/mineralnya
terdiri dari mineral/mineral yang subhedral.
6llotriomor&ik granular! yaitu apabila sebagian besar mineral/mineralnya
terdiri dari mineral/mineral yang anhedral.
>ne=uigranular! yaitu apabila ukuran butir kristalnya sebagai pembentuk
batuan tidak sama besar. Mineral yang besar disebut &enokris dan yang
lain disebut massa dasar atau matrik yang bisa berupa mineral atau gelas.
+. 7truktur
7truktur adalah kenampakan batuan se'ara makro yang meliputi kedudukan lapisan yang
(elas9umum dari lapisan batuan. 7truktur batuan beku sebagian besar hanya dapat dilihat
dilapangan sa(a! misalnya4
o 1illow lava atau lava bantal! yaitu struktur paling khas dari batuan vulkanik
bawah laut! membentuk struktur seperti bantal.
o ?oint struktur! merupakan struktur yang ditandai adanya kekar/kekar yang
tersusun se'ara teratur tegak lurus arah aliran.
7edangkan struktur yang dapat dilihat pada 'ontoh/'ontoh batuan (hand spe'iment
sample! yaitu4
o Masi&! yaitu apabila tidak menun(ukkan adanya si&at aliran! (e(ak gas (tidak
menun(ukkan adanya lubang/lubang dan tidak menun(ukkan adanya &ragmen lain
yang tertanam dalam tubuh batuan beku.
o Vesikuler! yaitu struktur yang berlubang/lubang yang disebabkan oleh keluarnya
gas pada waktu pembekuan magma. 3ubang/lubang tersebut menun(ukkan arah
yang teratur.
o 7koria! yaitu struktur yang sama dengan struktur vesikuler tetapi lubang/
lubangnya besar dan menun(ukkan arah yang tidak teratur.
o 6migdaloidal! yaitu struktur dimana lubang/lubang gas telah terisi oleh mineral/
mineral sekunder! biasanya mineral silikat atau karbonat.
o @enolitis! yaitu struktur yang memperlihatkan adanya &ragmen9pe'ahan batuan
lain yang masuk dalam batuan yang mengintrusi.
1ada umumnya batuan beku tanpa struktur (masi&! sedangkan struktur/struktur yang ada
pada batuan beku dibentuk oleh kekar ((oint atau rekahan (&ra'ture dan pembekuan
magma! misalnya4 columnar joint (kekar tiang! dan sheeting joint (kekar berlembar.
:. 5omposisi Mineral
;ntuk menentukan komposisi mineral pada batuan beku! 'ukup dengan mempergunakan
indeks warna dari batuan kristal. 6tas dasar warna mineral sebagai penyusun batuan beku
dapat dikelompokkan men(adi dua! yaitu4
o Mineral &elsik! yaitu mineral yang berwarna terang! terutama terdiri dari mineral
kwarsa! &eldspar! &eldspatoid dan muskovit.
o Mineral ma&ik! yaitu mineral yang berwarna gelap! terutama biotit! piroksen!
amphibol dan olivin.
Batuan beku dapat diklasi&ikasikan berdasarkan 'ara ter(adinya! kandungan 7i.
+
! dan indeks
warna. -engan demikian dapat ditentukan nama batuan yang berbeda/beda meskipun dalam
(enis batuan yang sama! menurut dasar klasi&ikasinya.
5lasi&ikasi berdasarkan 'ara ter(adinya! menurut Aosenbus'h (1B%%/19%6 batuan beku dibagi
men(adi4
<&&usive ro'k! untuk batuan beku yang terbentuk di permukaan.
-ike ro'k! untuk batuan beku yang terbentuk dekat permukaan.
-eep seated ro'k! untuk batuan beku yang (auh di dalam bumi. .leh C.T. 8uang (196+!
(enis batuan ini disebut plutonik! sedang batuan e&&usive disebut batuan vulkanik.
5lasi&ikasi berdasarkan kandungan 7i.
+
(,.3. 8ugnes! 196+! yaitu4
Batuan beku asam! apabila kandungan 7i.
+
lebih dari 66D. ,ontohnya adalah riolit.
Batuan beku intermediate! apabila kandungan 7i.
+
antara )+D / 66D. ,ontohnya adalah
dasit.
Batuan beku basa! apabila kandungan 7i.
+
antara $)D / )+D. ,ontohnya adalah andesit.
Batuan beku ultra basa! apabila kandungan 7i.
+
kurang dari $)D. ,ontohnya adalah
basalt.
5lasi&ikasi berdasarkan indeks warna ( 7.?. 7hand! 19$:! yaitu4
3eu'o'taris ro'k! apabila mengandung kurang dari :0D mineral ma&ik.
Meso'o'tik ro'k! apabila mengandung :0D / 60D mineral ma&ik.
Melano'ra'tik ro'k! apabila mengandung lebih dari 60D mineral ma&ik.
7edangkan menurut 7.?. <llis (19$B (uga membagi batuan beku berdasarkan indeks warnanya
sebagai berikut4
8olo&elsi'! untuk batuan beku dengan indeks warna kurang dari 10D.
"elsi'! untuk batuan beku dengan indeks warna 10D sampai $0D.
Ma&elsi'! untuk batuan beku dengan indeks warna $0D sampai %0D.
Ma&ik! untuk batuan beku dengan indeks warna lebih dari %0D.