Anda di halaman 1dari 27

Mata - Kuliah

Konstruksi Bangunan
Bertingkat
Pertemuan6 : Rabu, 28 Mei 2014
Ir. Soetoyo
Penyelesaian : ( lanjutan)
Bebanmati tambahandi-inputkankeprogram :
Karenaberatsendiri plat, balokdankolomyang telahdi-definisikan
dalamMaterial Properties danFrame section secaraotomatismasukke-
dalamprogram, makayang belummasukadalah:
1. Finishing lantai = 50 kg/m
2
2. Plafond danM.E = 20 kg/m
2
A. BebanMati ( Dead Load ) tambahan:
3. Partisi / dinding = 100 kg/m
2
B. BebanHidup( Live Load ) :
1. Semualantai
Atapdanplat luivel
= 250 kg/m
2
2. = 100 kg/m
2
Bebanhidup( lantai, atapdanluivel ) untukperhitunganportal/frame
sesuai dengantabel 5 ( dislideberikut ini ) PedomanPerencanaanPem-
bebananuntukRumahdanGedung( PPPURG ) Tahun1987
Tabel 5 PPPURG 1987
Koefisienreduksi ini di-inputkankeprogramdengancarasbb. :
1. KlikOptions Preferences Live Load Reduction
2. Setelahkeluar Form Live Load Reduction Factor ( seperti pada
slide berikut ini ), pilihUser Defined by Stories Supported
danklik Defined.
KlikUser Defined
KlikDefined
SetelahdiklikDefined akankeluar tabel seperti gambar dibawah
Input-kanfaktor reduksi ketabel diatassampatlantai 6 ( atap)
Kemudianklik OK
Padapertemuanyg. laluplat baikuntuklantai maupunatapdidefinisi-
sebagai shell, artinyaplat selainmampumemikul bebangravitasi juga
mampumemikul bebanlateral.
Olehkarenaituplat lantai danatapdapatberfungsi sebagai diafragma,
lagi pula luasvoid ( lubang) padaplat 50 % luasplat.
Langkahberikutnyamemodelkanplat padaprogram sebagai diafragma
dengancarasebagai berikut :
Misalnyauntuklantai ke1 :
1. Klik View Set Plan View Story 1
2. KemudianpadaPlan View Story 1 Kliksemuaplat lantai
3. Setelahsemuaplat lantai padaStory 1 di-klik, langkahberikutnya
4. Klik Define Diaphragms.. Pilih D1
5. Klik Modify / Show Diaphragm pilihRigid ( kaku) klik Ok
6. Setelahdi klik OK, akantampakdiafragmapadalantai 1 seperti
padaslide berikut ini :
Pemodelkanplat lantai 1 ( Story 1 ) sebagai Diafragma
Dengancarayang sama, dimodelkanpula lantai 2, 3 . atap
sebagai Diafragma.
Kontrol simpanganbangunan
Untukmemperolehsimpanganprogram dijalankan( di Run ), dengan
cara:
a. Klik Analyse - Set Analysis Option
Pilih: Full 3D
Klik: OK
b. Klik Analyse - Run Analysis
c. Kemudiansatuandirubahduluke kgf - cm
d. Klik File Print Tables Analysis Output
Akankeluar form seperti padaslide berikut ini
e. PilihType of Analysis Results Hanya : Displacements
Displacements
f. Pilihbebanyang ditinjaudenganklik Select Load
Pilih Beban
Dalamcontohsoal ini gayagempayang ditinjauhanyakearah
sumbuY, jadi klik Gaya gempa Y Static load
g. Klik Print to file
Print to File
Setelahfile diberi nama SimpanganFY.txt klik OK
Langkahberikutnyabukafile Simpangan FY.txt
Simpanganyang kitatinjaudititik74 ( titik yang dekat dengantitik
tangkapgayagempaFy
Titik 74
Setelahfile dibuka, seperti sebagianterlihatpadaslide berikut ini
Pilih Simpangan Fy SimpangankearahSb. Y
Story 6
Titik74
Simpangan
BukaFile klik : File Display Input / Output Text File - kemudian
Kemudiansimpangantitik 74 di Story 6 ( atap) dipindahkeform
seperti padaslide berikut ini :
Dimana:
W
t
: berat konstruksi
F
t
: gayagempaFy
d
t
: simpangan
Percepatangravitasi diambil g = 9,81 m/det
2
= 981 cm/det
2
Waktugetar alami menurutRayleigh :
Hasil perhitunganempiris:
T
empiris
= 0,95 det T
Rayleigh
Penyimpangannya 49 %
Mestinyapenyimpangannyamaksimum20 %
( Pertemuanke5 )
Kombinasi Pembebanan:
Comb. 1 : 1,4 DL
Comb. 2 : 1,2 DL + 1,6 LL
Comb. 3 : 1,2 DL + LL + E
Y
Comb. 4 : 0,9 DL + E
Y
Dimana: DL = Dead Load yang terdiri dari :
Dead Static Load : Berat Sendiri material yang telah
didefinisikan, beratnyaotomatis
dihitungolehprogram.
Finishing Static Load
Plafond ME Static Load
Partisi Static Load
LL = Live Load
E
Y
= Earthquake Load arahsb. y
Dalamcontohsoal ini gempayang diperhitungkanhanya
arahsumbuY saja.
Setelahkombinasi pembebanandidefinisikankitaklik Define - Load
Combination akantampakseperti gambar dibawahini.
Kita check Comb 3 akantampak
SudahOK
Kemudianklik Design Concrete Frame Design Select Design
Combo .. akanmuncul gambar seperti dibawah.
Kombinasi bebanuntukdesign
Kemudianklik OK
Langkahberikutnyaklik Analyze Run Analysis
Kemudianklik Design Concrete Frame Design Start Design /
Untukpengecekanpenulangan, satuandirubahke kgf - cm
Check of Structure ..
Kemudianakanmuncul gambar seperti di slide berikut ini :
Dan ternyatauntukkolomK1 maupunK2 danbeberatabalokber-
warnamerahyang berarti Kurangkuat
J adi perluredesign untukbalokdankolom-kolomtersebut
DUAL SYSTEM : ( Sistemganda)
Dual system ( sistemganda) adalahsalahsatusistemstruktur yang
bebangravitasinyasepenuhnyaolehspace frame ( rangka), sedang-
kanbebanlateralnya( akibat beban angin dan gempa ) dipikul ber-
samaolehSpace Frame danShear Wall ( Dindinggeser / Dinding
Struktur )
SNI 03 1726 2002
Pasal 5.2.3. Space Frame sekurang-kurangnyamemikul 25 % dari
total bebanlateral dansisanyadipikul olehShear Wall
CONTOH SOAL
SuatubangunanRumahSakit terdiri dari 5 lantai dengandual system
dengandenahseperti padaslide berikut ini.
Lokasi bangunandidaerahWilayah Gempa3 danberdiri diatastanah
lunak.
Mutubeton K300 danpenulanganutamaf
y
= 390 MPasedangkan
untukbeugel danplat denganf
y
= 240 MPa
Dimensi kolom: K
1
: 300 x 600 K
2
: 300 x 500
K
3
: 250 x 250
Dimensi balok: B
1
: 300 x 600 B
2
: 250 x 500
B
3
: 150 x 500
Tebal pelat lantai : T
lantai
= 130 mm
Tebal pelat atap : T
atap
= 100 mm
Tebal Shear Wall :
T
sw
= 250 mm
DindingdenganHebel :
Berat 700 kg/m
3
Tebal dinding120 mm
Beban bebanplat :
Finishing lantai 60 kg/m
2
Plafond 20 kg/m
2
M.E 25 kg/m
2
Beban Hidup( Live Load ) : Lantai 250 kg/m
2
Atap 100 kg/m
2
SOAL : RencanakanpenulangankolomLantai Dasar Lantai 1
RencanakanpenulanganShear Wall
Penyelesaian :
Pemodelanstruktur denganETABS ver 9.6.0 :
Untukpemodelantidakakandijelaskanlagi disini karenapadaperte-
muan-pertemuansebelumnyatelahdijelaskan.
Disini hanyaakandijelaskancarapemodelanSHEAR WALL
UntukpemodelanShear Wall dilakukanurutansebagai berikut :
1. Definisikanshear wall seperti padamendefinisikanplat
a. Klik Define Wall / Slab / Deck Section
b. PilihWall Modify / Show Section
Isikan: SectionName : SW
Thickness: Membrane : 25 Unit kgf / cm
Bending : 25
c. KarenaSW didesaindapatmemikul bebanlateral & gravitasi,
makapilihtype : Shell
d. KarenaSW didesaindari atapsampai pondasi, jadi dipondasi SW
tsb. dijadikantumpuanmakadipilihoption : Thick Plate
Setelahstep 1 diatasdilakukanakantampak:
Kemudianklik Set Modifiers
Isikannilai kekakuanlentur / bending untuk
shearwall : 0,35
Kemudianbari klik OK
2. LangkahberikutnyapenggambaranShear Wall, caranyasama
denganmenggambar plat lantai. setelahdigambar akantampat:
3. Agar SW dapatlebihberdeformasi lateral ( tidakkaku) danuntuk
menghindari teganganygsignifikanmaupunkonsentrasi tegangan
makaperludilakukanmeshing padaShear Wall.
a. KlikpadabidangShear Wall, kemudianklik Edit Mesh Area
b. Pilih Mesh Quads / Triangles into
Dalamsoal ini kitapilihmesh 4 x 4, kemudianakantampak:
4. LangkahberikutnyaadalahpemodelanSW sebagai Pier
Hal ini diperlukanagar menggabunganarea areapadatiap-tiapSW
dalamsatulantai menjadi satukesatuansehinggamenjadi struktur
yangmenerimabebanAksial danLentur ( seperti kolom)
a. Kita pilihview tampakatas, kemudiandipilihblokarea SW
Klik View Set Plan View Pilihatap
Blok area SW
b. Klik Assign Shell / Area Pier Label PilikP1 OK
Kemudianpadashear wall akantampak:
Pemodelanstruktur selengkapnyadenganETABS ver 9.06
Setelahpemodelanlengkap, dandi RUN tidakadawarning, dapatdi-
dilanjutkandenganinput beban, caranyasamadenganyg. sudah-sudah