Anda di halaman 1dari 21

DASAR - DASAR HUKUM KEWIRAUSAHAAN

BAB I
PENDAHULUAN
A. Latar Belakang
Pengembangan kewirausahaan yang dimasyarakat secara menyeluruh ke semua lapisan
termasuk ke semua instansi baik pemerintah maupun swasta telah berlangsung hingga sekarang,
tetapi kenyataannya menunjukkan perubahan yang berarti sejak krisis ekonomi melanda
Indonesia yang berdamapak pada bertambahnya Pemutusan Hubungan Kerja di berbagai
perusahaan di Indonesia.
Berdasarkan kenyataan tersebut, maka pengembangan kewirausahaan perlu ditanamkan
ke generasi muda, karena dengan pengembangan jiwa kewirausahaan ini mereka diharapkan
berperan sebagai :
1. Pendukung lajunya pembangunan bangsa baik secara isik maupun non isik.
!. Insan yang berpendidikan, diharapkan sebagai penggerak dan bertanggung jawab
terhadap kemajuan suatu pengetahuan, teknologi dan seni khususnya pengetahuan di
bidang kewirausahaan" kemandirian.
#. $uri tauladan sebagai praktisi di bidang kewirausahaan yang memiliki pendidikan tinggi,
karena selama ini masyarakat kita yang menjadi praktisi di bidang kewirausahaan pada
umumnya memiliki pendidikan rendah.
%. $ebagai lulusan perguruan tinggi diharapkan tidak sebagai insan pencari kerja, tetapi
menciptakan lapangan pekerjaan.
B. Istilah Kewirausahaan Kewiraswastaan !an Enter"reneurshi"
1. Pengertian Haraiah
Kewirausahaan dapat diartikan sebagai hal&hal yang bersangkutan dengan keberanian
sesorang untuk melaksanakan sesuatu kegiatan bisnis atau non bisnis 'cara bisnis(.
!. )enurut *. Pekerti '1+++(
Kewirausahaan adalah kemampuan yang dimiliki seseorang untuk mendirikan,
mengelola, mengembangkan dan melembagakan perusahaan yang dimilikinya sendiri.
Kewirausahaan adalah tanggapan terhadap peluang usaha yang terungkap dalam seperangkat
tindakan yang membuahkan hasil berupa organisasi yang melembaga, produkti dan ino,ati.
Kewirausahaan dengan kemampuan seseorang untuk menciptakan lapangan pekerjaan bagi diri
sendiri dan orang lain dengan berswadaya.
#. )enurut Hasil $imposium -asional kewirausahaan .&/ 0ebruari 1++1 di 2akarta
Kewirausahaan adalah kesatuan terpadu dari semangat, nilai&nilai dan prinsip&prinsip
serta sikap, kiat, seni dan tindakan nyata yang sangat perlu, tepat dan unggul dalam menangani
dan mengembangkan perusahaan atau kegiatan lain yang mengarah kepada pelayanan terbaik
kepada langganan dan pihak&pihak lain yang berkepentingan termasuk masyrakat, bangsa dan
negara.
Pengertian ini kemudian diakomodasi dan dimantapkan dalam Inpres -o.% 3ahun 1++1
dengan kalimat sebagai berikut :
Kewirausahaan adalah semangat, sikap, perilaku dan kemampuan seseorang dalam
menangani usaha dan atau kegiatan yang mengarah pada upaya mencari, menciptakan,
menerapkan cara kerja, teknologi dan produk baru dengan meningkatkan eisiensi dalam rangka
memberikan pelayanan yang lebih baik dan atau memperoleh keuntungan yang lebih besar.
%. Pengertian 4nterpreneur dan 4ntrepreneurship
)enurut 4d,ardson, entrepreneurship adalah sebuah kata yang digunakan untuk
menjelaskan perilaku&perilaku pemikiran strategis dan berani mengambil resiko yang akan
diberikan hasil peluang bagi indi,idu dan organisasi
5iri&ciri entrepreneur menurut 4d,ardson adalah :
a. )emiliki sikap " ketetapan hati 'internal locus of control(
b. Bersemangat tinggi 'high energy level(
c. )oti,asi berprestasi tinggi 'high need for achievement(
d. 6apat memahami perbedaan pendapat 'tolerance for ambiguity(
e. Percaya diri 'self confidence(
. Berorientasi tindakan 'Action oriented(
#. #iri-$iri Wirausahawan %ang Berhasil
1. )enurut $teinho dan Burgess:
a. )emiliki kemampuan mengidenikasi suatu pencapaian sasaran 'goal( dan memiliki kejelian
'vision( dalam bisnis.
b. Kemampuan untuk mengambil resiko keuangan dan waktu.
c. )emiliki kemampuan di bidang perencanaan, pengorganisasian, dan pelaksanaannya.
d. Bekerja keras dan melakukan segala sesuatu yang diperlukan untuk mau dan mampu
memcapai keberhasilan.
e. )ampu menjalin hubungan baik dengan pelanggaran, karyawan, pemasok, bankers dan lain&
lain.
!. )enurut Pitke *brahamso '1+/+( :
a. )emiliki dri,e yang kuat 'moti,asi untuk maju(.
b. )emiliki kekuatan mental yang baik 'I7, 47, analitis, kreati(
c. )emliki kemampuan menjalin hubungan antar manusia 'human relation ability(
d. )emiliki kemampuan berkomunikasi
e. )enguasai pengetahuan teknis
#. )enurut )c 5leland :
a. )enyukai pengambilan resiko yang moderat
b. Bertanggung jawab.
c. )engutamakan uang sebagai alat ukur keberhasilan.
d. )ampu mengantisipasi masa yang akan datang.
e. )emiliki organi8ational skill yang baik.
%. )enurut $uparman $umahamidjaja '1++#( :
a. $ikap mental positi 'disebut ada #9 macam(.
b. 6aya pikir kreati.
c. Ino,ati.
d. )oti,asi tinggi.
e. Kemampuan mengambil resiko dan bersaing.
D. &e'ri Kewirausahaan
*. Pekerti membedakan teori kewirausahaan dalam dua golongan besar, yaitu teori yang
mengutamakan peluang usaha 'yang umumnya dianut para ahli ekonomi( dan teori yang
mengutamakan tanggapan orang terhadap peluang tersebut 'yang umumnya dianut oleh para ahli
sosiologi dan psikologi(.
1. 3eori 4konomi
)enurut 5atilon, wirausahawan adalah orang yang mengambil resiko dengan jalan
membeli barang sekarang dan menjualnya kemudian dengan harga yang tidak pasti. 2adi
wirausahaan adalah penanggung resiko.
Bila kewirausahaan kita pahami menurut teori yang mengutamakan peluang usaha, maka
mengembangkan wirausaha bisa berwujud tindakan&tindakan sebagai berikut :
a. $ecara sengaja menciptakan peluang ekonomi.
b. )enyebarkan inormasi tentang peluang ekonomi.
c. )enawarkan insenti agar orang mau menanggung resiko, menjadi inno,ator dan membangun
organisasi.
!. 3eori $osiologi
3eori&teori sosiologi mengingatkan pada kita bahwa waris&waris sosial merupakan salah
satu penentu utama kewirausahaan. Karena itu kalau kita secara sengaja mengembangkan
wirausaha dalam suatu masyarakat yang tertentu niscaya kita harus menghiraukan ketimpangan&
ketimpangan sosial yang mempengaruhinya.
3eori&teori sosiologi menerangkan perbedaan antar kelompok sosial tetapi tidak
menjelaskan mengapa dalam suatu kelompok sosial ada orang yang menerangkan perbedaan
antar orang.
#. 3eori Psikologi
Pada dasarnya teori psikologi tentang kewirausahaan mencoba menjawab dua
pertanyaan :
a. *dakah karakteristik perorangan yang membedakan wirausaha dan orang yang bukan
wirausaha :
b. *dakah karaktiristik perorangan yang membedakan wirausaha yang berhasil dan yang kurang
berhasil.
)c5lelland 'perintis teori psikologi( mencoba mencari 'secara empiris( aktor&aktor
kepribadian yang tidak tergantung pada keadaan lingkungan, yang menentukan sukses tidaknya
seorang wirausaha.
Ketiga macam teori yang dibahas diatas menambah kemampuan kita untuk
mengembangkan wirausaha dan mengembangkan diri sebagai wirausaha.
%. 3eori Perilaku
)enurut ;esper, keberhasilan seseorang wirausaha tergantung dari :
a. Pilihan tempat kerjanya sebelum mulai sebagai wirausaha.
b. Pilihan bidang usahanya, kerjasama dengan orang lain.
c. 6an kepiawaian mengamalkan manajemen yang tepat.
)enurut 6rucker, ada tiga unsur perilaku untuk mendukung berhasilnya praktek
kewirausahaan :
a. Ino,asi 'bertujuan(
6asar pengetahuan kewirausahaan adalah ino,asi, artinya cara baru memanaatkan sumber daya
untuk menciptakan kekayaan.
b. )anajemen wirausaha
<rang yang mendirikan perusahaan harus tahu manajemen dan mengamalkan. )anajemen
kewirausahaan harus mengutamakan empat hal :
1( 0okus pada dasar
!( *ntisipasi kebutuhan keuangan
#( )enyampaikan dan menyusun tim manajemen puncak jauh sebelum diperlukan.
%( 6an penetuan peran si pendiri dalam hubungannya dengan orang lain.
c. 6an strategi wirausaha.
;irausahawan juga harus mampu mengatur startegi menempatkan diri dalam pasar. 6rucker
menyarankan empat macam strategi wirausaha :
1( Pemimpin yang dominan dalam pasar
!( Imitasi kreati
#( )onopoli dengan produk atau jasa yang sangat khusus
%( 6an menciptakan konsumen baru dengan menciptakan produk barang atau jasa.
3eori perilaku berbeda dari teori&teori yang dibicarakan sebelumnya karena
mengutamakan kemampuan yang bisa dipelajari dan dikuasai sendiri oleh orang yang mau
menjadi wirausaha.
Berpangkal pada teori perilaku, kita bisa berupaya mengembangkan wirausaha dengan
keyakinan bahwa kewirausahaan bisa dipelajari dan dikuasai. 3eori perilaku dibatasi oleh
warisan sosial dan keturunan. Kewirausahaan adalah pilihan kerja, pilihan karier. 2adi untuk
mengembangkan wirausaha kita bisa menciptakan peluang ekonomi dan peluang belajar
kewirausahaan secara sengaja dan terencana.
BAB II
SIKAP MEN&AL WIRAUSAHA
A. Wirausahawa !an Perek'n'(ian In!'nesia
Pemerintah berkewajiban memberikan pengarahan dan bimbingan terhadap
pertumbuhan ekonomi serta menciptakan iklim yang sehat bagi perkembangan dunia usaha.
$ebaliknya dunia usaha harus memberikan tanggapan terhadap pengarahan dan bimbingan serta
penciptaan iklim memegang peranan akti. $ebagaimana diketahui terdapat tiga unsur penting
dalam tata perekonomian Indonesia yaitu : $ektor negara, sektor swasta dan koperasi. Ketiga
sektor ekonomi ini perlu dikembangkan secara serasi dan mantap.
6engan demikian sektor swasta merupakan unsur penting dalam perekonomian
Indonesia, karena itu kewirausahaan" kewiraswastaan mempunyai peran dalam pembangunan
nasional dibidang perekonomian.
B. K'n!isi Wirausaha)Wiraswasta
=ambaran kondisi usaha kecil dalam garis besarnya dapat diutarakan sebagai berikut :
1. 3ingkat pendidikan umumnya rendah 'bersikap tradisional(.
!. Kelemahan tersebut pertama membawa dampak pada sikap menejemen dan organisasi usaha.
#. Biasanya mati hidupnya usaha tergantung diri seseorang.
%. Kelemahan inancial. Ini membawa akibat keterbatasan kemampuan gerak. Pemupukan modal
sulit karena terganggu pola konsumennya.
1. 3eknis. Karena kurangnya landasan pengetahuan ditambah lemahnya permodalan, maka
kemampuan teknis untuk memproduksi barang sulit ditingkatkan baik kwalitas maupun
kualitasnya.
9. >okasi usaha. 3erbesar diseluruh wilayah kota, kota kabupaten, kecamatan, desa. )aka
asilitas yang membantu kemudahan usaha tidak sama diperolehnya. Ini merupakan juga
hambatan&hambatan yang menentukan.
.. 6okumen usaha. Karena sikap usaha yang tradisional, pada umumnya kurang memperhatikan
dokumen&dokumen yang dapat memberikan keamanan" bantuan terhadap kemungkinan
pengembangan usaha.
Pro. koentjoroningrat dalam Kebudayaan, )etaliteit dan pembangunan menyatakan
kelemahan mental bangsa Indonesia yaitu :
1. $iat mentaliteit yang meremehkan waktu.
!. $iat mentaliteit yang suka menerobos.
#. $iat tidak percaya pada diri sendiri.
%. $iat tidak berdisiplin murni.
1. $iat mentaliteit yang suka mengorbankan tanggung jawab yang kokoh.
)enurut pernyataan $uparman $umahamija bahwa pembinaan dan pengembangan
kewirausahaan ada tiga pokok yang tidak dapat dipisahkan yaitu
1. $ikap mental wiraswasta 'wirausaha(.
!. Kewaspadaan mental wiraswasta 'wirausaha(.
#. Keahlian dan ketrampilan wiraswasta 'wirausaha(.
#. Sika" Mental !an Ke"ri*a!ian Wiraswasta a!alah M'!al Dasar Wirausaha
$ikap mental dan kepribadian merupakan unsur penting sebagai dasar dan titk tolak
mencapai hasil dalam perjuangan hidup. <rang tidak dapat memperbaiki dan mempertinggi
kepribadiannya. 6engan demikian orang akan terbatas dari rasa khawatir mengenai diri dan akan
menghadapi kehidupan beserta masalahnya secara realistis karena itu diusahakan :
1. )engembangkan persahabatan dengan siapapun.
!. Pergaulan yang bermanaat.
#. Perlu selalu dibina kepribadian yang menarik dan menyenangkan.
$iat yang menjadi landasan bagi suatu kepribadian unggul menawan perlu selalu
diperbaiki, lenyapkan aktor&aktor yang negati dan selalu dikembangkan aktor&aktor yang
positi sebagai dasarnya.
D. Men%ika"i ha(*atan
)ewujudkan suatu usaha berwirausaha menyatakan banyak menghadapi hambatan
mental kepribadian dan lain sebagainya.
<rang yang tekun pada umunya memahami dan memanaatkan arti wasiat nenek
moyang : teratur, teliti, tetap tidak bergerak dan tidak goyah, berani menghadapi resiko, tegas
dan jelas, selalu mengenai sasaran yang dituju dilengkapi dengan keimanan dan ketakwaan.
6emikian ini dapat terjadi karena :
1. 3ahu apa maunya 'mampu merumuskan tujuan(.
!. )enyadari perlunya rencana sistematis dan kemampuan kerja sama.
#. $ikap mental, dengan membiasakan diri bersikap mental positi, selalu bergairah melakukan
kegiatan berkaryanya.
%. )embiasakan membangun disiplin diri.
1. 3ahu mensyukuri, mensyukuri waktu, lingkungannya bersedia membawa orang lain untuk
maju.
9. Bersedia membayar kemajuan, yaitu ketersediaan berjerih payah.
.. Bersedia belajar dari pengalaman dan kepahitan.
/. )enguasai kemampuan menjual, memiliki kemampuan kepemimpinan dan entrepreneurship,
menghayati dan menyamalkan pancasila.
+. )embiasakan diri memberikan lebih daripada yang diterima.
1?. )emperhatikan kesehatan diri.
11. $elalu berusaha mempunyai kepribadian yang menarik dan menyenangkan.
E. Pr'ses Pe(*entukan M'!al
@ntuk memiliki modal memang memerlukan persiapan&persiapan. Persiapan itu ialah
tekad kemauan diri membentuk modal. *dapun prosesnya pertama&tama adalah tekad dan
kemauan untuk megembangkan diri melalui :
1. )elalui pendidikan
!. Belajar sendiri
#. Berlatih diri berwiraswasta.
%. )embentuk dan membiasakan mental watak maju, percaya diri sendiri.
1. )elalui kebiasaan bersedia dan rajin berupaya.
Kita menyadari pada diri kita mempunyai berbagai bentuk suber kekuatan sebagai :
1. Kekuatan pengetahuan
!. $ikap mental
#. Keakhilan
%. Ketrampilan
1. Pengalaman
9. Kemampuan hubungan perkenalan
Modal
$ebagaimana 6r. $uparman $umahamijaya mengupasnya, maka yang dimasukkan
dalam kategori adalah sebagai berikut :
1. Kemerdekaan
Karena kemerdekaan ini menyediakan kesempatan.
!. Kesempatan
Kesempatan tidak boleh dibiarkan berlaku tetapi perlu digarap, karena hal itu akan menjadi :
a. $umber penghasilan.
b. 6engan ditopang melalui membentuk modal.
#. 6iri sendiri
6i dalam diri sendiri ini terdapat instrument. Berpikir dengan sikap mental wiraswasta"wirausaha
untuk berwiraswasta. $ebagaimana diketahui sikap mental wiraswasta " wirausaha itu :
a. Penuh gagasan ide
b. Penuh inisiati dan prakarsa
c. Penuh daya cipta kreatiitas
d. Penuh sel moti,ation
e. 6apat berkerjasama
. 3ahu apa maunya hidup ini
g. 3ahu menghitung resiko
h. )ampu mencegah hambatan mental
i. $elalu meningkatkan ketrampilan dan salesmanship.
%. ;aktu
;aktu adalah modal, gunakanlah sebaik&baiknya untuk membangun masa depannya dengan
berkerja, belajar, menyelidiki sesuatu untuk kemudian diketahui, diterjuni dan diolah.
1. Belajar
Belajar adalah modalA belajar banyak caranya. 6apat dinyatakan :
a. Belajar sendiri.
b. )erantau, dengan merantau akan mengenal keprihatinan.
c. )encari pengalaman demi membangun masa depan.
d. $ekolah
Modal Bukanlah Uang
$ikap berikir itulah modal, modal yang dapat menggali uang. @ang adalah alat
pembantu perluasan kesempatan usaha, jadi bukan modal mendirikan usaha.
+. Kewas"a!aan Mental Wiraswasta) Wirausaha
@ntuk menangkap peluang dan kesempatan baik diperlukan kewaspadaan mental.
Kesempatan baik ini diperoleh dengan kerja keras dan tidak dapat ditangkap dengan mata tetapi
ditangkap dengan kewaspadaan mental.
*gar kewaspadaan mental menjadi tajam dan tinggi, perlu dilatih dan dikembangkan
kemampuan&kemampuan mental itu. Kemampuan mental ialah kemampuan memakai pikiran dan
perasaan wujudnya adalah :
1. Penyerapan
Kemampuan berpikir dan merasakan sesuatu secara mendalam, melihat pikiran secara batin
dengan penuh perhatian.
!. Penyimpanan
Kemampuan menyimpan dan menanam pikiran dan perasaan di dalam ingatan. Ini sewaktu&
waktu dapat dikeluarkan kembali.
#. Pemakaian pikiran
Kemampuan mengupas, membahas dan menilai sesuatu persoalan.
%. 6aya cipta
Kemampuan melihat di dalam pikiran supaya bisa tahu sebelum, dan selanjutnya kemampuan
melahirkan atau mewujudkan ide baru atau gagasan&gagasan kreatiitas.
,. Berker-asa(a !engan .rang Lain
6i dalam mengadakan usaha atau perusahaan pada umumnya usaha sendiri tidak dapat
mencapai ukuran besar. @ntuk pertengahan dan ukuran besar hanya dicapai dengan kerjasama.
2ika berkerjasama hubungan itu perlu diatur dengan baik&baik tentang hak dan
kewajiban dan tanggung jawab masing&masing.
*gar kerjasama menjadi kokoh kuat, memerlukan beberapa hal, antara lain :
1. 3oleransi
!. 6isiplin
#. $olidaritas
%. Kerukunan
1. 3ekad bersama untuk membangun dan mengembangkan usaha
9. 6sb.
$elama kepentingan bersama sebagai dasar adanya kerjasama masih hidup, maka akan
dapat berhasil menciptakan pekerjaan&pekerjaan besar. @nsur dapat menunjukkan dan dapat
BmerebutC pengakuan pihak lain, bahwa diri ini benar&benar dapat bekerja baik, akan sangat
berpengaruh pada baiknya kerjasama dan demi kemajuan. )aka pengakuan pada masing&masing
pihak harus saling diusahakan.
D D D D D
Hukum Perusahaan
HUKUM PERUSAHAAN
adalah semua peraturan hukum yang mengatur mengenai segala jenis usaha dan bentuk usaha.
Perusahaan adalah segala bentuk usaha yang menjalankan setiap jenis usaha yang bersiat tetap,
terus menerus, bekerja, berada dan didirikan di wilayah -egara Indonesia dengan tujuan untuk
memperoleh keuntungan atau laba.
5iri khas dari perusahaan adalah :
& Bekerja terus menerus
& Bersiat tetap
& 3erang&terangan
& )endapat keuntungan
& Pembukuan.
Badan @saha.
Perkumpulan : 6alam arti luas perkumpulan yang berbadan hukum dan tidak berbadan hukum.
6engan ciri&ciri sebagai berikut :
& *danya kepentingan terhadap sesuatu.
& *danya kehendak.
& *danya tujuan.
& *danya kerjasama untuk mencapai tujuan.
6alam arti sempit misalnya perkumpulan ad,okat seIndonesia 'asosiasinya( tidak mendapat
keuntungan.
@nsur&unsur usaha yang dikatakan sebagai badan hukum :
E o *danya harta kekayaan yang dipisahkan
E o )empunyai tujuan tertentu
E o )empunyai kepentingan sendiri
E o *danya organisasi yang teratur
E o Proses pendiriannya mendapatkan pengesahan dari )enteri Kehakiman
Perusahaan 6agang ' P6 (
E o *turan perusahaan dagang Keputusan dari )enperindag -o. !#")PF"K4P"1++/ tentang
>embaga&lembaga @saha Perdagangan.
E o Pasal 1 ayat '#( tentang lembaga&lembaga usaha perdagangan, lembaga perdagangan
adalah suatu instansi atau badan yang dapat membentuk perseorangan atau badan usaha.
E o $urat i8in bisa didirikan asal mendapatkan i8in dari pemerintahan setempat.
Badan @saha )ilik -egara ' B@)- (
@@ -omor 1+ 3ahun 1+9+ tentang bentuk&bentuk B@)-
1. P4F2*- 'Perusahaan jawatan(
& Pabrik ser,is.
& )erupakan bagian dari departemen
& )empunyai hubungan hukum publik.
& Pimpinannya disebut Kepala.
& )emperoleh asilitas dari -egara.
& $tatus pegawainya adalah Pegawai -egeri $ipil.
1. P4F@) 'Perusahaan umum(
& )akna usahanya disamping pabrik ser,is juga mendapatkan keuntungan.
& $uatu berbadan hukum.
& Bergerak dalam bidang yang penting.
& )empunyai nama dan kekayaan sendiri.
& 6apat dituntut dan menuntut.
& 6ipimpin oleh Direksi.
& $tatus kepegawaiannya dalam status kepegawaian -egara.
1. P4F$4F< 'Perusahaan perseorangan(
Gaitu perusahaan dalam bentuk perseroan terbatas yang saham&sahamnya untuk sebagian atau
seluruhnya 'minimal 11 H( dimiliki oleh -egara.
& )encari keuntungan.
& $tatusnya badan hukum
& Hubungan dalam usaha adalah berdasarkan hukum perdata.
& )odal dipisahkan dari kekayaan -egara
& 6ipimpin oleh seorang Direksi.
& Peran negara adalah tonggak saham.
& Pegawainya perusahaan.
& <rgannya terdiri dari RUP !Rapat Umum Pemegang aham"# Direksi dan Komisaris.
$umber Hukum Perusahaan
$umber hukum perusahaan adalah setiap pihak yang menciptakan kaidah&kaidah mengenai
hukum perusahaan, antara lain :
E o Badan >egislati ' @@ (
E o Pihak&pihak yang mengadakan perjanjian untuk membuat kontrak
E o Hakim yang memutus perkara yang menciptakan yurisprudensi.
E o )asyarakat sendiri yang biasa menciptakan kopensi 'dalam bidang usaha(
Pasal 1#1+ K@H Perdata : yang menyatakan bahwa semua perjanjian baik bernama maupun
tidak bernama tunduk pada ketentuan umum yang termuat dalam Bab ini. 'Bab I(
Bab I : 3entang perikatan pada umumnya.
Bab II : 3entang perikatan yang timbul dari perjanjian.
Pasal I K@H6 : bahwa setiap undang&undang hukum perdata berlaku juga Bab perjanjian yang
diatur dalam setiap undang&undang ini.
Peraturan perundang&undangan lainnya yang dibentuk oleh pemerintah :
& @@ B@)-
& @@ Kekayaan Intelektual
& Pengangkutan di darat, air dan udara.
& Ketentuan mengenai perasuransian.
& Perkoperasian
& Pasar modal
& Perseroan 3erbatas, dsb.
Kontrak Perusahaan.
1. Kontrak perusahaan merupakan sumber pertama kewajiban serta hak serta tanggung jawab
para pihak.
!. *sas kebiasaan berkontrak yaitu pasal 1##/ ayat '1( $emua perjanjian yang dibuat secara sah
berlaku sebagai undang&undang bagi mereka yang membuatnya.
#. 6alam kontrak perusahaan sering melibatkan pihak ketiga dalam hal penyerahan barang
'perusahaan ekspedisi(, pergudangan, asuransi.
%. 6alam Gurisprudensi kewajiban dan hak yang telah ditetapkan oleh hakim di pandang dengan
dasar yang adil untuk menyelesaikan sengketa dan hak para pihak
)isalnya yurisprudensi $
& 2ual beli
& Putusan perkara merk -omor "#%1"PK P63"1+/9
& $rnopi dan $tok -omor 1!.!"1+/%
Kebiasaan
)erupakan sumber hukum yang dapat diikuti oleh para pengusaha.
Kriteria kebiasaan yang di pakai sebagai sumber hukum bagi pengusaha :
& Perbuatan yang bersiat keperdataan
& )engenai kewajiban dan hak yang seharusnya di penuhi.
& 3idak bertentangan dengan @@ dan kepatutan
& 6iterima oleh para pihak secara sukarela karena dianggap hal yang lebih dan patut.
& )enuju akibat hukum yang dikehendaki oleh para pihak.
Perjanjian Baku yaitu dimana salah satu pihak telah menuangkan perjanjian tersebut didalam
ormat ormulir.
PP -omor !. 3ahun 1+./ pasal '#(
Pengambilalihan adalah perbuatan hukum atau badan hukum atau orang perorangan untuk
mengambil alih baik seluruh atau sebagian besar saham perseroan yang dapat mengakibatkan
beralihnya pengendalian terhadap perseroan tersebut.
*kuisisi I Pengambilalihan 'take over"
& @@ -omor 1 3ahun 1++1 : P3
& @@ -omor . 3ahun 1++! : Perbankan
& PP -omor !. 3ahun 1+./ pasal '#(
@@ -omor 1 3ahun 1++1 tentang Perseroan 3erbatas 'pasal 1?#&1?1(
;ewenang untuk mengakuisisi adalah FFP$
2eni&jenis *kuisisi :
6itinjau dari segi kekuasaan perseroan
E *kuisisi Internal yaitu akuisisi terhadap perseoan dalam kelompok atau group sendiri.
E *kuisisi 4ksternal yaitu akuisisi terhadap perseroan luar atau group sendiri atau terhadap
perseroan dari kelompok lain.
6itinjau dari segi keberadaan perseoan
E *kuisisi pinansial yaitu akusisi terhadap beberapa perseroan tertentu dengan tujuan untuk
memperoleh keuntungan pinansial memperbaiki kondisi perseroan&perseroan terakuisisi.
E *kusisi strategis yaitu akuisisi engan tujuan untuk menciptakan sinergi berdasarkan
pertimbangan angka panjang.
& *kuisisi Hori8ontal yaitu akuisisi perseroan yang memiliki produk dan jasa yang sejenis
atau pesaing yang memiliki daerah kekuasaan yang sama dengan tujuan untuk memperluas pasar.
& *kuisisi Jertical yaitu akuisisi terhadap beberapa perseroan yang memiliki produk atau
ketentuan sejenis dengan tujuan untuk mengurangi mata rantai dari hulu sampai ke hilir.
& *kuisisi Komkomerasi yaitu akuisisi bebrapa perseroan yang tidak mempunyai kaitan
bisnis secara langsung dengan bisnis perseroan pengakuisisi dengan tujuan membentuk
komlomerasi yag lebih besar.
Keuntungan *kuisisi
& Kelangsungan hidup perseroan terjamin karena makin kuat.
& Pengaruh persaingan dapat dikurangi
& Kedudukan atau keuangan erseroan bertambah kuat
& *rus barang ke pasaran terjamin.
& Perseroan yang rugi menjadi stabiii kerugiannya.
& Kualitas atau mutu barang dapat di tingkatkan.
Kerugian *kuisisi
E Pemegang saham royalitas makin terdesak oleh pemegang saham mayoritas
E $ecara diam&diam akuisisi cenderung menuju pada pusat penguasaan ekonomi pada pusat
penguasan tertentu dalam bentuk monopoli.
E Pemasukan pendapatan -egara disektor pajak akan berkurang karena datar laba rugi
menunjukan angka rendah bagi bayar pajaknya.
E Perseroan mengakuisisi dapat menguasai pasar dengan bebas sehingga menjadi pemegang
monopoli dan dalam hal ini sulit di awali karena belum ada undang undang anti monopoli.
*kuisisi Bank
6iatur dalam PP -omor !/ tahun 1+++ dan Perbankan @@ -omor 1? tahun 1++/
6alam pasal 1 angka % : akuisisi pangambil alihan kepemilikan suatu bank yang mengakibatkan
beralihnya pengendalian terhadap bank.
$yarat *kuisisi Bank
)endapat i8in dari Bank Indonesia 'penting( karena Bank Indonesia sebagai pusat yang
bertanggung jawab terhadap bank&bank yang ada di Indonesia.
3ujuan *kuisisi Bank
& 6apat mendorong kinerja bank dan system kinerja nasional
& 3idak menimbulkan permusuhan kekuatan ekonomi pada suku cadang atau dalam bentuk
monopoli yang merugikan masyarakat.
& 3idak merugikan nasabah bank
Akuisisi
*kuisisi adalah tindakan pengambil alihan saham perusahaan secara sebagian atau secara
keseluruhan guna menyelamatkan perusahaan dari kebangkrutan.
2adi bisa dikatakan,akuisisi bisa merupakan suatu langkah spekulasi dari suatu perusahaan dalam
menyelamatkan perusahaanya dari suatu kebangkrutan,mengapa akuisisi bisa dikatakan sebagai
suatu langkah spekulasi,karena tak jarang suatu perusahaan yang bangkrut dan memilih akuisisi
sebagai penyelamatan akhirnya peran serta perusahaan setelah akuisisi menjadi kian menipis
karena kebijakan pengakuisisi menjadi kebijakan yang paling dominan.
Merger
*kuisisi sebagai suatu pilihan dalam penyelamatan perusahaan tidak selalu merupakan hal yang
absurd karena akusisi itu sendiri memiliki kekurangan tersendiri,katakanlah suatu perusahaan
selamat dari kebangkrutan karena memilih akusisisi akan tetapi di sisi lain pesan serta
perusahaan yang di akuisisi malah terpojok dengan kebijakan sang akuisitor.
Pada merger cenderung bagaimana manajemen kedua perusahaan dapat menstabilkan setiap
kebijakan karena dalam hal ini terjadi suatu penggabungan dua persuahaan menajadi satu
perusahaan karena berbagai actor salah satunya,salah satu perusahaan mengalami kemunduran
usaha.
Pada dasarnya merger adalah suatu keputusan untuk mengkombinasikan atau menggabungkan
dua atau lebih perusahaan menjadi satu perusahaan baru. 6alam konteks bisnis, merger adalah
suatu transaksi yang menggabungkan beberapa unit ekonomi menjadi satu unit ekonomi yang
baru. Proses merger umumnya memakan waktu yang cukup lama, karena masing&masing pihak
perlu melakukan negosiasi, baik terhadap aspek&aspek permodalan maupun aspek manajemen,
sumber daya manusia serta aspek hukum dari perusahaan yang baru tersebut. <leh karena itu,
penggabungan usaha tersebut dilakukan secara drastis yang dikenal dengan akuisisi atau
pengambilalihan suatu perusahaan oleh perusahaan lain.
6ilihat dari motinya, perusahaan&perusahaan melakukan merger sebenarnya didasarkan atas
pertimbangan ekonomis dan dalam rangka memenangkan persaingan dalam bisnis yang semakin
kompetiti. 5ost sa,ing dapat dicapai karena dua atau lebih perusahaan yang memiliki kekuatan
berbeda melakukan penggabungan, sehingga mereka dapat meningkatkan nilai perusahaan secara
bersama&sama.)erger juga dimaksudkan untuk menghindarkan perusahaan dari bangkrut,
dimana kondisi salah satu atau kedua perusahaan yang ingin bergabung sedang dalam ancaman
bangkrut. Penyebabnya bisa karena missmanagement atau karena aktor&aktor lain seperti
kehilangan pasar, keusangan teknologi dan"atau kalah bersaing dengan perusahaan&perusahaan
lainnya. )elalui merger, kedua perusahaan tersebut akan bersama menciptakan strategi baru
untuk menghindari risiko bangkrut.
*lasan dan 3ujuan penggabungan dan peleburan.
& )emperbesar jumlah modal
& )enyamakan jalur distribusi
& )emperbesar sinergi perusahaan
& )engurangi persaingan
3ujuan :
& Kepentingan perseroan
& Harus memperhatikan kepentingan masyarakat dan persaingan sehat dalam melakukan usaha
& )emperhatikan kepentingan kreditur