P. 1
12. Contoh Prota,Sem RPP IX - 2 SMP Mat Dusun Selatan

12. Contoh Prota,Sem RPP IX - 2 SMP Mat Dusun Selatan

|Views: 963|Likes:
Dipublikasikan oleh sdnsebelas

More info:

Published by: sdnsebelas on Nov 26, 2009
Hak Cipta:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

11/07/2012

pdf

text

original

PEMERINTAH KABUPATEN BARITO SELATAN

DINAS PENDIDIKAN PEMUDA DAN OLAHRAGA

SMP NEGERI 3 DUSUN SELATAN
Jl Komplek Pelajar Kalahien 73752

PROGRAM TAHUNAN
MATA PELAJARAN : SATUAN PENDIDIKAN : KELAS : TAHUN PELAJARAN :
SMT

MATEMATIKA SMP KALAHIEN IX 2008/2009
ALOKASI WAKTU (JP) 3 9 9 KETERANGAN

STANDAR KOMPETENSI/ KOMPETENSI DASAR 1. KESEBANGUNAN 1.1 Bangun – bangun datar yang sebangun dan kongruen 1.2 Segitiga-segitiga sebangun dan kongruen 1.3 Penggunaan konsep kesebangunansegitiga 2. TABUNG, KERUCUT DAN BOLA 2.1 Unsur-unsur Tabung, Kerucut dan Bola 2.2 Menghiting luas dan volume bangun ruang sisi lengkung 2.3 Masalah yang berkaitan dengan tabung, kerucut dan bola 3. STATISTIKA 3.1 Rata-rata, Median dan Modus 3.2 Penyajian data dalam bentuk table dan diagram batang, garis dan lingkaran. 4. PELUANG 4.1 Ruang sample dan titik sample suatu percobaan 4.2 Peluang suatu kejadian UTS/US SEKITAR PEMBAGIAN RAPORT

3 12 9

6 9

3 9 6 6

ULANGAN HARIAN CADANGAN JUMLAH 5. BILANGAN BERPANGKAT DAN BENTUK AKAR 5.1 Sifat-sifat bilangan berpangkat dan bentuk akar 5.2 Operasi bilangan berpangkat dan bentuk akar 5.3 Masalah yang berkaitan dengan bilangan berpangkat dan bentuk akar 6. BARISAN DAN DERET 6.1 Pola barisan bilangan sederhana 6.2 Menentukan suku ke – n barisan aritmetika dan barisan geometri 6.3 Deret aritmetika dan deret geometri 6.4 Masalah yang berkaitan dengan barisan dan deret

9 3 96

6 12 9

9 9 12 12

ULANGAN HARIAN CADANGAN JUMLAH

21 6 96

Mengetahui Kepala SMPN 3 Dusun Selatan

Kalahien, 2 Januari 2009 Guru Mata Pelajaran

JAN WELSON PURBA, S.Pd NIP. 131 565 162

ROHAYANI, S.Pd NIP. 132 223 384

B. ALOKASI WAKTU 1. BANYAKNYA MINGGU NO. 1. 2. 3. 4. BULAN JANUARI PEBRUARI MARET APRIL 2009 2009 2009 2009 BANYAKNYA MINGGU 4 4 4 5 17

JUMLAH 2. MINGGU TIDAK EFEKTIF NO. 1. 2. 3. 4. BULAN JANUARI PEBRUARI MARET APRIL 2009 2009 2009 2009

BANYAKNYA MINGGU

1 1

JUMLAH

3. BANYAKNYA MINGGU EFEKTIF ( 17 – 1) Pekan = 16 4. BANYAKNYA JAM PELAJARAN EFEKTIF 16 x 6 = 96

PROGRAM SEMESTER MATA PELAJARAN KELAS / SEMASTER TAHUN PELAJARAN : : : MATEMATIKA IX / 2 2008 / 2009

NO. 1

STANDAR KOMPETENSI / KOMPETENSI DASAR 2 BILANGAN 5. Bilangan Berpangkat dan Bentuk Akar 5.1 Sifat-sifat bilangan berpangkat dan bentuk akar ULANGAN HARIAN I 5.2 Operasi bilangan berpangkat dan bentuk akar ULANGAN HARIAN II 5.3 Masalah yang berkaitan dengan bilangan berpangkat dan bentuk akar ULANGAN HARIAN III 6. Barisan dan Deret 6.1 Pola barisan bilangan sederhana ULANGAN HARIAN IV 6.2 Menentukan Suku ke-n barisan aritmetika dan barisaan geometri

ALOKASI WAKTU (JP) 1 3

JANUARI 2 4 3 4

FEBRUARI 1 2 5 3 4 1

MARET 2 6 3 4 1 2

APRIL 3 7 4 5 1

MEI 2 8 U A 3 4 1 2

JUNI 3 9 4 5 10

6 12 9 3

6 3 3 6 3 3 6 3 3 A U

P N R

T E

A O S U K R S T I U E L K A U N U A

9 9

3

6 6 6 N

ULANGAN HARIAN II 6.3 Deret aritmetika dan deret geometri 6.4 Masalah yang berkaitan dengan barisan dan deret ULANGAN HARIAN III

3 12 12 3

3 3

6

3 3 6 6 3 U A

A S S P R A K S T U E S K U L A U N A S T E O R I U A S

CADANGAN UAN UAN SUSULAN UAS PRAKTEK UAS TEORI

6

6 N

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP)
SEKOLAH MATA PELAJARAN KELAS/SEMESTER Standar Kompetensi :
Memahami sifat-sifat bilangan berpangkat dan bentuk akar serta penggunaannya dalam pemecahan masalah sederhana. Kompetensi Dasar : 5.1 Mengidentifikasi sifat-sifat bilangan berpangkat dan bentuk akar

: SMPN 3 DUSUN SELATAN : MATEMATIKA : IX/2

Indikator Pencapaian Kompetensi : 1. Siswa dapat menjelaskan pengertian bilangan berpangkat bilangan bulat positif, negatif dan nol 2. Siswa dapat mengubah bilangan berpangkat bulat negatif menjadi pangkat positif. 3. Siswa dapat mengenal arti bilangan berpangkat pecahan dan bentuk akar. Alokasi Waktu : 9 x 40 (3 x Pertemuan) A. Tujuan Pembelajaran Setelah selesai mengikuti kegiatan pembelajaran diharapkan siswa dapat : 1. Menjelaskan pengertian bilangan bulat berpangkat positif, negatif dan nol. 2. Memberikan contoh dan menyelesaikan soal bilangan bulat berpangkat positif, negatif dan nol. 3. Mengubah bilangan berpangkat positif menjadi negatif dan sebaliknya. 4. Mengubah bentuk akar suatu bilangan bulat menjadi bilangan berpangkat pecahan dan sebaliknya. B. Materi Pembelajaran Bilangan Berpangkat dan Bentuk Akar Sifat-sifat Bilangan Berpangkat dan Bentuk Akar. 1. Pengertian bilangan berpangkat bulat positif, negatif dan nol Sifat-sifat perpangkatan adalah : a. am x an = am + n b. am : an = am – n m n c. (a ) = am x n d. a-n = 1/an 0 e. a = 1, dengan a ≠ 0 0 f. 0 = tak tentu

2. Mengubah pangkat positif Menjadi Pangkat Negatif dan Sebaliknya 1n = 1

a-n = 1/an an = 1/a-n

3. Pengertian Pangkat Pecahan dan Bentuk Akar Ab/c = c√ab

C. Pendekatan dan Metode Pembelajaran 1. Pendekatan pembelajaran Kooperatif Team Assited Intructios ( TAI ) 2. Metode Pembelajaran : diskusi kelompok, tanya jawab dan pemberian tugas D. Langkah – langkah Kegiatan Pembelajaran : Pertemuan Pertama : 1. Kegiatan Pendahuluan a. Guru menginformasikan tujuan belajar dan hasil belajar yang diharapkan akan dicapai oleh siswa. b. Guru menginformasikan model pembelajaran yang akan digunakan, yaitu model pembelajaran kooperatif. c. Dengan tanya jawab, guru mengecek kemampuan prasyarat siswa. Adapun kemampuan prasyarat yang seharusnya sudah dikuasai siswa adalah : Siswa dapat membedakan antara bilangan bulat dan bilangan pecahan, pada bilangan berpangkat siswa dapat membedakan bilangan pokok dan eksponen, serta siswa dapat melakukan operasi bilangan bulat dan bilangan pecahan. d. Guru mengatur pengelompokan siswa (tiap kelompok terdiri dari 4 – 5 orang yang mempunyai kemampuan heterogen). 2. Kegiatan Inti a. Siswa membentuk kelompok belajar dengan anggota tiap kelompok seperti yang telah diatur guru. b. Guru mendistribusikan Lembar Kerja Siswa ( LKS) c. Secara berkelompok, siswa diminta mengerjakan LKS yang mengarah kepada pencapaian indikator 1 : Guru memotivasi, memfasilitasi kerja siswa yang mengalami kesulitan dan mengamati kerja tiap kelompok dalam hal kerjasama ( hasil pengamatan dalam hal kerja sama tiap anggota kelompok dicatat dalam lembar pengamatan untuk bahan catatan guru). d. Siswa diminta untuk mempersentasikan dugaan dan hasil temuannya. Guru bertindak sebagai fasilitator persentasi dan membimbing siswa menuju jawaban yang benar. (Proses persentasi dan temuan tiap kelompok yang

tercermin dari jawaban-jawaban pada LKS diamati dan digunakan sebagai umpan balik ). e. Siswa dan guru membahas materi tentang pengertian bilangan bulat berpangkat positif, negatif dan nol : secara klasikal dan tanya jawab ( pembahasan mengacu pada hasil pekerjaan tiap kelompok siswa, diakhiri dengan adanya penegasan dari guru tentang materi tersebut). f. Secara individu siswa menyelesaikan soal-soal latihan dan soal-soal kuis tentang pengertian bilangan bulat berpangkat positif, negatif dan nol. ( hasil latihan dan kuis dikumpulkandan didokumentasikan sebagai nilai tugas individu aspek pemahaman konsep dan panalaran komunikasi). 3. Penutup a. Guru membimbing siswa membuat rangkuman b. Guru memberi PR c. Guru menginformasikan kegiatan pembelajaran berikutnya Pertemuan ke Dua : 1. Kegiatan Pendahuluan a. Guru mengkomunikasikan tujuan pembelajaran dan hasil be;ajar yang yang diharapkan yang akan dicapai siswa. b. Guru menginformasikan model pembelajaran yang akan digunakan, yaitu model pembelajaran kooperatif. c. Guru mengatur pengelompokan siswa sesuai dengan kelompok pada pertemuan ke – 1. 2. Kegiatan inti a. Siswa membentuk kelompok belajar sesuai dengan yang diinformasikan guru. b. Guru mendistribusikan Lembar Kerja Siswa (LKS) c. Secara berkelompok, siswa diminta mengerjakan LKS, guru memotifasi, memfasilitasi kerja siswa yang mengalami kesulitan dan mengamati kerja siswa tiap anggota dalam kelompok belajar. ( hasil pengamatan dalam hal kerja sama tiap anggota kelompok dicatat dalam lembar pengamatan untuk bahan catatan guru). d. Siswa diminta untuk mempresentasikan dugaan dan hasil temuannya. Guru bertindak sebagai fasilitator presentasi dan membimbing siswa menuju jawaban yang benar. (Proses presentasi dan temuan tiap kelompok yang tercermin dari jawaban-jawaban pada LKS diamati dan digunakan sebagai umpan balik). e. Siswa dan guru membahas materi tentang mengubah bilangan berpangkat bulat negatif menjadi pangkat positif. Secara klasikal dan tanya jawab (Pembahasan mengacu pada hasil pekerjaan tiap kelompok siswa, diakhiri dengan adanya penegasan dari guru tentang materi tersebut). f. Secara individu siswa menyelesaikan soal – soal latihan tentang mengubah bilangan berpangkat bulat negatif menjadi pangkat positif. (hasil latihan dikumpulkan dan didokumentasikan sebagai nilali tugas individu aspek penalaran komunikasi).

3. Penutup a. Guru membimbing siswa membuat rangkuman b. Guru memberi PR c. Guru menginformasikan kegiatan pembelajaran berikutnya Pertemuan ke Tiga : 1. Kegiatan Pendahuluan a. Guru mengkomunikasikan tujuan pembelajaran dan hasil belajar yang diharapkan akan dicapai siswa. b. Guru menginformasikan model pembelajaran yang akan digunakan, yaitu model pembelajaran kooperatif. c. Guru mengatur pengelompokan siswa sesuai dengan kelompok pada pertemuan ke - 1 dan ke – 2. 2. Kegiatan Inti a. Siswa membentuk kelompok belajar sesuai dengan yang diinformasikan guru. b. Guru mendistribusikan Lembar Kerja Siswa (LKS) c. Secara berkelompok, siswa diminta mengerjakan LKS, guru memotifasi, memfasilitasi kerja siswa yang mengalami kesulitan dan mengamati kerja siswa tiap anggota dalam kelompok belajar. ( hasil pengamatan dalam hal kerja sama tiap anggota kelompok dicatat dalam lembar pengamatan untuk bahan catatan guru). d. Siswa diminta untuk mempresentasikan dugaan dan hasil temuannya. Guru bertindak sebagai fasilitator presentasi dan membimbing siswa menuju jawaban yang benar. (Proses presentasi dan temuan tiap kelompok yang tercermin dari jawaban-jawaban pada LKS diamati dan digunakan sebagai umpan balik). e. Siswa dan guru membahas materi tentang mengenal arti bilangan berpangkat pacahan dan bentuk akar, secara klasikal dan tanya jawab. (Pembahasan mengacu pada hasil pekerjaan tiap kelompok siswa, diakhiri dengan adanya penegasan dari guru tentang materi tersebut). f. Secara individu siswa menyelesaikan soal-soal latihan dan kuis tentang mengenal arti bilangan berpangkat pecahan dan bentuk akar (hasil latihan dikumpulkan dan didokumentasikan sebagai nilai tugas individu aspek pemahaman konsep). 3. Kegiatan Penutup a. Guru membimbing siswa untuk membuat rangkuman. b. Guru memberikan PR. c. Guru menginformasikan kegiatan pembelajaran berikutnya Pertemuan ke Empat : 1. Siswa mengerjakan soal ulangan harian (hasil ulangan harian didokumentasikan sebagai nilai ulangan harian). 2. Siswa dan guru membahas soal-soal ulangan harian.

E. Sumber Belajar. 1. 2. 3. 4. 5. 6. 7. F. Buku matematika SMP kelas IX, penerbit ACARYA MEDIA UTAMA Buku matematika SMP kelas IX, penerbit GANECA EXACT Buku matematika SMP kelas IX, penerbit ARYA DUTA Lembar Kerja Siswa (LKS) Bahan Latihan . Bahan Pekerjaan Rumah Bahan Ulangan Harian

Penilaian 1. Penilaian hasil belajar siswa mencakup nilali proses Data nilali yang diperoleh pada pertemuan ke-1, ke–2, ke–3 dan ke–4 sebagai berikut : a. Nilai afektif (bahan catatan guru dengan aspek kerja samadari tugas kelompok pertemuan ke-1, ke-2, ke-3 dan ke-4, serta aaspek kegigihan menyelesaikan soal-soal latihan secara individu. b. Nilai aspek pemahaman konsep dan penalaran komunikasi dari tugas individu menyelesaikan soal-soal latihan pada pertemuan ke-1, ke-2, ke-3 dan ke-4. 2. Nilai akhir kompetensi dasar Nilai akhir kompetensi dasar (KD) = 50% Nilai Ulangan Harian + 50% Rata-rata nilai tugas. 4. Siswa yang nilai KDnya dibawah Standar Ketuntasan Belajar Minimal (SKBM) diberi fasilitas menempuh pembelajaran remidi dan dilakukan penilaian setelah pembelajaran remidi. Teknis pembelajaran dan penilaian setelah remedi disesuaikan kondisi pencapaian hasil belajar siswa sekelas. Hasil penilaian remidi diperhitungkan untuk menentukan nilai akhir KD.

Mengetahui Kepala SMPN-3 Dusun Selatan

Kalahien, Desember 2008 Guru Mata Pelajarn

JAN WELSON PURBA, S.Pd NIP. 131 565 162

ROHAYANI, S.Pd NIP. 132 223 384

LEMBAR KERJA SISWA (1) Topik Sekolah Kelas / Semester Anggota Kelompok : : : : Pengertian Bilangan Berpangkat Positif, Negatif, dan Nol SMP Kalahien 3 Dusun Selatan IX / 2 1. ……………………… 2. ……………………… 3. ……………………… 4. ……………………… 5. ……………………… Bulat

Tanggal Mengerjakan Tugas : Pada pelajaran sebelumnya , kita telah memahami bahwa : 23 = 2 x 2 x 2 x 2 x 2 → ada 5 kali perulangan angka 2 (-5)4 = (-5) x …. X …. X …. Ada 4 kali peulangan angka -5 * 23 x 22 = (2 x … x …) x (2 x …) = 2 x …x…x 2 x… = 2… = 2(3 + …) = 25 = (3 x … x … x … x … x … x …) : (3 x … x 3) = 3x…x…x…x…x…x… 3x…x…x… = 3x…x… = 3… = 3(7- …) = 33

Atau 23 x 22 * 37 : 34

Atau 37 : 34

Sekarang perhatikan dibawah ini, diskusikan dengan teman sekelompokmu. Lengkapilah bagian-bagian yang belum terisi 1.a. 42 = 4x4 44 4x4x4x4 42 = 42 – … = 4-2 Berarti : 4-2 = b. 33 37 = 1 42 = 1 3… = 1 42

3x3x3 …x…x…x…x…x…x…

= 1 = 3… Berdasarkan uraian di atas, setujukah kamu bahwa a-n = 1 2. 52 52 52 52 Berarti = = 50 = … x … … x … 52-2 1 = = … = … … 5…

33 = 33 – 7 37 Berarti 3…

= 3…

? an

Jadi kesimpulannya adalah a0 = … Bagaiumana jika a = 0 04 = 04-4 = 00 = 1 04 Ini berarti 04 = 1 dan 04 04 = 04 x 1 0 = 0 Jika 04 = 5 dan 04 04 = 04 x 5 0 = 0 Ternyata, benar juga. Hal ini menunjukkan bahwa nilai untuk 00 tidak tentu. Berdasarkan Uraian di atas maka kesimpulan yang dapat ditulis : a-n a0 00 = = = 1 an 1, dengan a ≠ 0 tak tentu Kalahien, Desember 2008 Guru Mata Pelajarn ROHAYANI, S.Pd NIP. 132 223 384

Mengetahui Kepala SMPN-3 Dusun Selatan JAN WELSON PURBA, S.Pd NIP. 131 565 162

LEMBAR KERJA SISWA (2)
Topik Sekolah Kelas / Semester Anggota Kelompok : : : : Pengertian Pangkat Pecahan dan Bentuk Akar SMP Kalahien 3 Dusun Selatan IX / 2 1. ……………………… 2. ……………………… 3. ……………………… 4. ……………………… 5. ………………………

Tanggal Mengerjakan Tugas : Kerjakan Tugas di bawah ini bersama teman sekelompokmu dengan mengikuti contoh pengerjaan di bawah ini ! 26/3 = 22 = 4 Ditulis dalam bentuk akar : √26 = √64 = 4

Jadi, 26/3 = √26 a. 36/2 = 3… = … Ditulis dalam bentuk akar : √36 = √ … = … c. 28/2 = 2… = … Ditulis dalam bentuk akar : √…… = √ … Jadi, 28/2 = … d. 81/3 = (23)1/3 = 23x1/3 = 2… = … Ditulis dalam bentuk akar :
3

= …

Jadi, 36/2 = √ … b. 92/4 = (32)2/4 = 32x2/4 = 3… = … Ditulis dalam bentuk akar :
4

√92 = √ … = …

√81 atau √8 = …

3

√8

3

Jadi, 92/4 = …

Jadi, 81/3 = …

Hasil-hasil dari pengerjaan soal diatas menunjukkan hubungan bilangan berpangkat pecahan dan bentuk akar , yaitu : a …/… = c√ ab Mengetahui Kepala SMPN-3 Dusun Selatan JAN WELSON PURBA, S.Pd NIP. 131 565 162 Kalahien, Desember 2008 Guru Mata Pelajarn ROHAYANI, S.Pd NIP. 132 223 384

LEMBAR LATIHAN (1) (Pertemuan Pertama) NAMA : ……………….. Kompetensi dasar Petunjuk : 1. Kerjakan soal-soal di bawah ini di buku tugasmu, kemudian bersamasama dikumpulkan dan hasilnya diperiksa bersama-sama. Tentukan nilai dari bilangan bulat berpangkat di bawah ini ! 1. (-3)5 2. 2-6 3. 80 4. (-2)-5 : KELAS : IX Mengidentifikasi Sifat-Sifat Bilangan Berpangkat dan Bentuk Akar

LEMBAR LATIHAN (2) (Pertemuan Kedua) NAMA : ……………….. Kompetensi dasar Petunjuk : Kerjakan soal-soal di bawah ini di buku tugasmu, kemudian bersamasama dikumpulkan dan hasilnya diperiksa bersama-sama. Ubahlah bilangan berpangkat negatif menjadi bilangan sebaliknya ! 1. 7-2 2. (-5)-3 3. 54 4. 2 9
3

KELAS : IX : Mengidentifikasi Sifat-Sifat Bilangan Berpangkat dan Bentuk Akar

berpangkat positif atau

LATIHAN (3) (Pertemuan Ketiga) NAMA : ……………….. Kompetensi dasar Petunjuk : 1. Kerjakan soal-soal di bawah ini di buku tugasmu, kemudian bersamasama dikumpulkan dan hasilnya diperiksa bersama-sama. 1. Ubahlah bilangan-bilanganberikut dari bentuk akar ke bentuk bilangan berpangkat pecahan atau sebaliknya ! a. 72/5 b.
3

KELAS : IX : Mengidentifikasi Sifat-Sifat Bilangan Berpangkat dan Bentuk Akar

√ 92

2. Tentukan hasil akar dari bilangan-bilangan berikut ini ! a.
3

√82

b. 272/3

Mengetahui Kepala SMPN-3 Dusun Selatan JAN WELSON PURBA, S.Pd NIP. 131 565 162

Kalahien, Desember 2008 Guru Mata Pelajarn ROHAYANI, S.Pd NIP. 132 223 384

SOAL – SOAL PEKERJAAN RUMAH ( 1 ) Petunjuk : Kerjakan pada buku prmu

1. Sederhanakan perkalian berikut : a. 93 x 94 2. Sederhanakan pembagian berikut : a. 125 : 123 b. (-7)8 : (-7)5 b. (-5)2 x (-5)3

SOAL - SOAL PEKERJAAN RUMAH ( 2 ) Petunjuk : Kerjakan pada buku prmu Ubahlah bilangan berpangkat negatif menjadi bilangan berpangkat positif atau sebaliknya! 1. 7-2 2. 1 –n 4 3. (-6)-3 4. (-5)-4

SOAL - SOAL PEKERJAAN RUMAH ( 3 ) Petunjuk : Kerjakan pada buku prmu 1. Ubahlah bilangan-bilangan berikut dari bentuk akar ke bentuk bilangan berpangkat pecahan atau sebaliknya a. 72/4 b.
4

√16

2. Tentukan hasil akar dari bilangan-bilangan berikut ini ! a.
3

√82

b. 272/3

ULANGAN HARIAN I (Pertama) NAMA : …………………….. Petunjuk : Kerjakan soal-soal berikut ini ! KELAS : ………………..

1. Tentukan nilai dari bilangan bulat berpangkat di bawah ini ! a. (-2)-5 b. 08 2. Ubahlah bilangan berpangkat negatif menjadi bilangan berpangkat positif atau sebaliknya ! a. 5/x7 c. 3x-5 b. (-6)3 d. -2/33 3. Ubahlah bilangan-bilangan berikut dari bentuk akar ke bentuk bilangan berpangkat pecahan atau sebaliknya a. 3√92 b. 181/3 4. Tentukan hasil akar dari bilangan-bilangan berikut ini ! a. 3√82 b. 1003/2

Mengetahui Kepala SMPN-3 Dusun Selatan JAN WELSON PURBA, S.Pd NIP. 131 565 162

Kalahien, Desember 2008 Guru Mata Pelajarn ROHAYANI, S.Pd NIP. 132 223 384

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP)
SEKOLAH MATA PELAJARAN KELAS/SEMESTER Standar Kompetensi :
Memahami sifat-sifat bilangan berpangkat dan bentuk akar serta penggunaannya dalam pemecahan masalah sederhana. Kompetensi Dasar : 5.2 Melakukan Operasi Aljabar yang melibatkan bilangan berpangkat bulat dan bentuk akar. :

: SMPN 3 DUSUN SELATAN : MATEMATIKA : IX/2

Indikator

Siswa dapat menyelesaikan operasi tambah, kurang, kali, bagi dan pangkat pada suatu bilangan berpangkat bulat dan bentuk akar. Alokasi waktu : 12 x 40 Menit A. Tujuan Pembelajaran. Setelah selesai mengikuti kegiatan pembelajaran diharapkan siswa dapat : Menentukan hasil operasi tambah, kurang, kali, bagi dan pangkat pada suatu bilangan berpangkat bulat dan bentuk akar.. B. Materi Pembelajaran Operasi Bilangan Berpangkat dan Bentuk Akar 1. Penjumlahan dan Pengurangan 2. Perkalian dan Pembagian Serta Perpangkatan Sifat-sifat pada bilangan berpangkat pecahan sama dengan bilangan berpangkat positif, jadi : an/k x am/l = an/k + m/l an/k - am/l = an/k - m/l ( an/k )
m/l

= anm/kl

3. Merasionalkan Bentuk Akar Kuadrat a. Merasionalkan penyebut pecahan berbentuk a

√b b. Merasionalkan penyebut pecahan berbentuk C. Pendekatan dan Metode Pembelajaran. 1. Pendekatan Pembelajaran Kooperatif Team Assisted Instructios (TAI) 2. Metode Pembelajaran Diskusi Kelompok, tanya jawab, pemberian tugas. D. Langkah – Langkah Kegiatan Pembelajaran. Pertemuan Pertama : 1. Kegiatan Pendahuluan a. Guru menginformasikan tujuan belajar dan hasil belajar yang diharapkan akan dicapai oleh siswa. b. Guru menginformasikan model pembelajaran yang akan digunakan, yaitu model pembelajaran kooperatif. c. Dengan tanya jawab, guru mengecek kemampuan prasyarat siswa. Adapun kemampuan prasyarat yang seharusnya sudah dikuasai siswa adalah : Siswa dapat melakukan operasi bilangan bulat. d. Guru mengatur pengelompokan siswa (tiap kelompok terdiri dari 4 – 5 orang yang mempunyai kemampuan heterogen). 2. Kegiatan Inti a. Siswa membentuk kelompok belajar dengan anggota tiap kelompok seperti yang telah diatur guru. b. Guru mendistribusikan Lembar Kerja Siswa ( LKS) c. Secara berkelompok, siswa diminta mengerjakan LKS yang mengarah kepada pencapaian indikator 1 : Guru memotivasi, memfasilitasi kerja siswa yang mengalami kesulitan dan mengamati kerja tiap kelompok dalam hal kerjasama ( hasil pengamatan dalam hal kerja sama tiap anggota kelompok dicatat dalam lembar pengamatan untuk bahan catatan guru). d. Siswa diminta untuk mempersentasikan dugaan dan hasil temuannya. Guru bertindak sebagai fasilitator persentasi dan membimbing siswa menuju jawaban yang benar. (Proses persentasi dan temuan tiap kelompok yang tercermin dari jawaban-jawaban pada LKS diamati dan digunakan sebagai umpan balik ). e. Siswa dan guru membahas materi tentang bentuk aljabar secara klasikal dan tanya jawab.(Pembahasan mengacu pada hasil pekerjaan tiap kelompok siswa, diakhiri dengan adanya penegasan dari guru tentang materi tersebut). f. Secara individu siswa menyelesaikan soal-soal latihan dan soal-soal kuis tentang menyelesaikan operasi tambah, kurang, kali, dan bagi (Hasil latihan dikumpulkan dan didokumentasikan sebagai nilai tugas individu). 3. Kegiatan Penutup n , n , n a + √b a - √b √a + b atau n √a – b

a. Guru membimbing siswa untuk membuat rangkuman. b. Guru memberikan PR. c. Guru menginformasikan kegiatan pembelajaran berikkutnya Pertemuan ke Dua : 1. Kegiatan Pendahuluan a. Guru mengkomunikasikan tujuan pembelajaran dan hasil be;ajar yang yang diharapkan yang akan dicapai siswa. b. Guru menginformasikan model pembelajaran yang akan digunakan, yaitu model pembelajaran kooperatif. c. Guru mengatur pengelompokan siswa sesuai dengan kelompok pada pertemuan ke – 1. 2. Kegiatan inti a. Siswa membentuk kelompok belajar sesuai dengan yang diinformasikan guru. b. Guru mendistribusikan Lembar Kerja Siswa (LKS) c. Secara berkelompok, siswa diminta mengerjakan LKS, guru memotifasi, memfasilitasi kerja siswa yang mengalami kesulitan dan mengamati kerja siswa tiap anggota dalam kelompok belajar. ( hasil pengamatan dalam hal kerja sama tiap anggota kelompok dicatat dalam lembar pengamatan untuk bahan catatan guru). d. Siswa diminta untuk mempresentasikan dugaan dan hasil temuannya. Guru bertindak sebagai fasilitator presentasi dan membimbing siswa menuju jawaban yang benar. (Proses presentasi dan temuan tiap kelompok yang tercermin dari jawaban-jawaban pada LKS diamati dan digunakan sebagai umpan balik). e. Siswa dan guru membahas materi tentang mengubah bilangan berpangkat bulat negatif menjadi pangkat positif. Secara klasikal dan tanya jawab (Pembahasan mengacu pada hasil pekerjaan tiap kelompok siswa, diakhiri dengan adanya penegasan dari guru tentang materi tersebut). f. Secara individu siswa menyelesaikan soal – soal latihan tentang merasionalkan bentuk akar kuadrat. (hasil latihan dikumpulkan dan didokumentasikan sebagai nilali tugas individu aspek penalaran komunikasi). 3. Kegiatan Penutup a. Guru membimbing siswa untuk membuat rangkuman. b. Guru memberikan PR. c. Guru menginformasikan kegiatan pembelajaran berikutnya

Pertemuan ke Tiga :

1. Siswa mengerjakan soal ulangan harian (hasil ulangan harian didokumentasikan sebagai nilai ulangan harian). 2. Siswa dan guru membahas soal-soal ulangan harian. E. Sumber Belajar. 1. 2. 3. 4. 5. 6. 7. G. Buku matematika SMP kelas IX, penerbit ACARYA MEDIA UTAMA Buku matematika SMP kelas IX, penerbit GANECA EXACT Buku matematika SMP kelas IX, penerbit ARYA DUTA Lembar Kerja Siswa (LKS) Bahan Latihan . Bahan Pekerjaan Rumah Bahan Ulangan Harian

Penilaian 1. Penilaian hasil belajar siswa mencakup nilali proses Data nilali yang diperoleh pada pertemuan ke-1, ke–2, ke–3 dan ke–4 sebagai berikut : a. Nilai afektif (bahan catatan guru dengan aspek kerja samadari tugas kelompok pertemuan ke-1, ke-2, ke-3 dan ke-4, serta aaspek kegigihan menyelesaikan soal-soal latihan secara individu. b. Nilai aspek pemahaman konsep dan penalaran komunikasi dari tugas individu menyelesaikan soal-soal latihan pada pertemuan ke-1, ke-2, ke-3 dan ke-4. 2. Nilai akhir kompetensi dasar Nilai akhir kompetensi dasar (KD) = 50% Nilai Ulangan Harian + 50% Rata-rata nilai tugas. 5. Siswa yang nilai KDnya dibawah Standar Ketuntasan Belajar Minimal (SKBM) diberi fasilitas menempuh pembelajaran remidi dan dilakukan penilaian setelah pembelajaran remidi. Teknis pembelajaran dan penilaian setelah remedi disesuaikan kondisi pencapaian hasil belajar siswa sekelas. Hasil penilaian remidi diperhitungkan untuk menentukan nilai akhir KD.

Mengetahui Kepala SMPN-3 Dusun Selatan JAN WELSON PURBA, S.Pd NIP. 131 565 162

Kalahien, Desember 2008 Guru Mata Pelajarn ROHAYANI, S.Pd NIP. 132 223 384

LATIHAN (I) Pertama NAMA : ……………….. Kompetensi dasar Petunjuk : Kerjakan soal-soal di bawah ini di buku tugasmu, kemudian bersama-sama dikumpulkan dan hasilnya diperiksa bersama-sama. 1. Tentukan hasil operasi bilangan berpangkat berikut ! a. (√3)6 c. 361/3 x 361/6 b. 451/2 d. 51/3 - 81/3 2. Hitunglah ! a. 7√5 - 3√5 b (√2 x √5) √6 c. √8 + √2 + √32 d. √64 : √4 : KELAS : IX Melakukan Operasi Aljabar yang elibatkan Bilangan Berpangkat Bulat dan Bentuk Akar

LATIHAN (II) Kedua NAMA : ……………….. Kompetensi dasar Petunjuk : Kerjakan soal-soal di bawah ini di buku tugasmu, kemudian bersama-sama dikumpulkan dan hasilnya diperiksa bersama-sama. 1. Hitunglah sekawan dari bentuk-bentuk akar berikut dan hitunglah hasil kali pasangan sekawan tersebut ! a. 5 + √2 b. 4 - √5 : KELAS : IX Melakukan Operasi Aljabar yang melibatkan Bilangan Berpangkat Bulat dan Bentuk Akar

2. Sederhanakan pecahan-pecahan berikut dengan merasionalkan penyebut ! a. 30 b. 1 √2 √5 + 2 SOAL - SOAL PEKERJAAN RUMAH (I) Pertama Petunjuk : Kerjakan pada buku prmu 1. Nyatakan dalam bentuk paling sederhana a. √6 + 4√6 - 3√6 c. 3√9 x 3√81 b. 2√3 - √27 + √48 d. √72 : √8 2. Hitunglah : a. 31/2 x 481/2 b. a-5b3 a2b4 SOAL - SOAL PEKERJAAN RUMAH (II) Kedua Petunjuk : Kerjakan pada buku prmu Sederhanakan pecahan-pecahan berikut dengan merasionalkan penyebut ! 1. 2. √6 √8 √6 - √13 √8 + √13

ULANGAN HARIAN II (Kedua) NAMA : …………………….. Petunjuk : Kerjakan soal-soal berikut ini ! KELAS : ………………..

Sederhanakan pecahan-pecahan berikut dengan merasionalkan penyebut ! 1. 2. 3. 10 5√3 3 5 - √2 √3 + √2 √5 + √3

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP)
SEKOLAH MATA PELAJARAN KELAS/SEMESTER Standar Kompetensi :
Memahami sifat-sifat bilangan berpangkat dan bentuk akar serta penggunaannya dalam pemecahan masalah sederhana. Kompetensi Dasar : 5.3 Memecahkan masalah sederhana yang berkaitan dengan bilangan berpangkat dan bentuk akar. :

: SMPN 3 DUSUN SELATAN : MATEMATIKA : IX/2

Indikator

Siswa dapat menggunakan sifat-sifat dan operasi hitung pada bilangan berpangkat dan bentuk akar untuk memecahkan masalah. Alokasi waktu : 12 x 40 Menit A. Tujuan Pembelajaran. Siswa dapat menggunakan sifat-sifat dengan operasi hitung pada bilangan berpangkat dan akar untuk memecahkan masalah. B. Materi Pembelajaran. Masalah yang berkaitan dengan bilangan berpangkat dan bentuk akar. C. Metode Pembelajaran Metode pembelajaran yang digunakan metode diskusi, tanya jawab dan pemberian tugas. D. Langkah – Langkah Kegiatan Pertemuan Pertama : Pendahuluan : a. Guru mengkomunikasikan tujuan belajar dan hasil belajar yang diharapkan akan dicapai oleh siswa. b. Siswa diingatkan kembali tentang bilangan berpangkat, bentuk akar, sifat – sifat bilangan berpangkat dan bentuk akar. Kegiatan inti :

a. Dengan tanya jawab membahas beberapa contoh soal dengan cara menggunakan sifat – sifat dan operasi hitung pada bilangan dan bentuk akar. b. Secara berkelompok siswa mengerjakan soal – soal latihan LATIHAN NAMA : ……………….. Kompetensi dasar : KELAS : IX Memecahkan masalah sederhana yang berkaitan dengan bilangan berpangkat dan bentuk akar.

Petunjuk : Kerjakan soal-soal di bawah ini di buku tugasmu, kemudian bersama-sama dikumpulkan dan hasilnya diperiksa bersama-sama. 1. Tentukan luas persegi panjang yang panjangnya 1693/10 dan lebarnya 1691/5 2. Tentukan keliling segitiga siku-siku yang panjang sisi penyikunya 121/2 dan 81/2 3. Kegiatan Penutup a. Guru membimbing siswa untuk membuat rangkuman. b. Guru memberikan PR. SOAL - SOAL PEKERJAAN RUMAH Petunjuk : Kerjakan pada buku prmu 1. Enam lembar karton berukuran 40 cm x 20 cm ditumpuk rapi lalu dipotong menjadi 2 bagian yang sama. Kedua bagian itu ditumpuk lalu dipotong menjadi 2 bagian yang sama pula. Demikian seterusnya, hingga terjadi 5 kali pemotongan. Tentukanlah : a. banyak potongan karton yang dihasilkan b. luas tiap-tiap potongan karton Pertemuan ke Dua : 1. Siswa mengerjakan soal ulangan harian (hasil ulangan harian didokumentasikan sebagai nilai ulangan harian). 2. Siswa dan guru membahas soal-soal ulangan harian. ULANGAN HARIAN III (Ketiga) NAMA : …………………….. KELAS : ………………..

Petunjuk

:

Kerjakan soal-soal berikut ini !

1. Sepuluh helai pita yang panjangnya sama, yaitu 405 cm, dilipat menjadi 3 bagian sama panjang . Kemudian hasil lipatan itu dilipat menjadi 3 bagian yang sama pula. Lalu dilipat 3 bagian lagi dan dilipat 3 bagian sekali lagi. Jika lipatan pitq digunting hingga pita terputus, berapakah banyak potongan pita yang dihasilkan dan berapa cmkah panjang tiap-tiap pita. 2. Suatu jenis amoeba membelah diri menjadi dua bagian dengan sempurna setiap 2 jam. Jika pada pukul 07.00 terdeteksi bahwa dalam sebuah tabung penelitian terdapat 25 sel amuba, berapa banyak sel amoeba dalam tabung tersebut pada pukul 15.00 pada hari itu juga ?

LEMBAR KERJA SISWA (1) Topik Sekolah Kelas / Semester Anggota Kelompok : : : : Operasi Bilangan Berpangkat dan Bentuk Akar SMP Kalahien 3 Dusun Selatan IX / 2 1. ……………………… 2. ……………………… 3. ……………………… 4. ……………………… 5. ………………………

Tanggal Mengerjakan Tugas : Salin dan lengkapi tabel berikut untuk memahami hubungan sifat perpangkatan dengan sifat akar.
SIFAT PERPANGKATAN (a x b)n = an x bn JIKA N = ½, MAKA : (a x b)1/2 = a1/2 x b1/2 SIFAT AKAR √a x b = √a x √b Atau : √ab = √a x √b …………………

an= b

an bn

……………….

(an)m = an x m

a1/2 m = am/2

………………………..

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP)
SEKOLAH MATA PELAJARAN KELAS/SEMESTER Standar Kompetensi :
6. Memahami Barisan dan Deret Bilangan serta Penggunaannya dalam Pemecahan Masalah. Kompetensi Dasar : 6.1 Menentukan Pola Barisan Sederhana. :

: SMPN 3 DUSUN SELATAN : MATEMATIKA : IX/2

Indikator 1. 2. 3. 4.

Menyatakan masalah sehari-hari yang berkaitan dengan barisan bilangan. Mengenal unsur-unsur barisan dan deret Menentukan pola barisan bilangan menentukan rumus suku ke-n

Alokasi Waktu : 8 x 40 menit A. Tujuan Pembelajaran a. Siswa dapat menentukan pola barisan bilangan sederhana dari kehidupan seharihari. b. Siswa dapat menggunakan unsur-unsur barisan dan deret c. Siswa dapat menentukan pola barisan bilangan d. Siswa dapat menjelaskan pengertian barisan aritmetika dan barisan geometri. e. Siswa dapat menjelaskan rumus suku ke-n f. Siswa dapat menjelaskan pengertian deret aritmetika dan deret geometri naik atau turun. g. Siswa dapat menentukan rumus jumlah n suku pertama deret aritmetika dan deret geometri. h. Siswa dapat menggunakan sifat-sifat dan rumus deret aritmetika dan deret geometri untuk memecahkan masalah B. Materi Pembelajaran BARISAN DAN DERET a. Pola Barisan Bilangan Sederhana 1. Masalah sehari-hari yang berkaitan dengan barisan dan deret Pada setiap hari senin pagi, sekolah-sekolah tingkat SD, SMP maupun SMA selalu mengadakan upacara bendera.Siswa-siswa kelas VII, VIII dan IX secara teratur membentuk barisan tersendiri. Bagaimana cara mengatur barisan itu supaya rapi ? - Bagaimanakah cara mengurutkan barisan ? - Apakah ada aturan untuk mengurutkannya ? Barisan bilangan adalah suatu daftar terurut dari bilangan-bilangan yang ditulis secara mendatar dari kiri ke kanan menurut pola tertentu. Antara satu bilangan dan bilangan berikutnya dipisahkan oleh tanda koma (,) Jika suatu barisan bilangan dijumlahkan maka barisan bilangan itu disebut deret 2. Unsur-unsur barisan dan deret a. Suku b. Beda dan Rasio 3. Pola barisan bilangan Pada suatu barisan, bilangan-bilangan terurut secara teratur dengan pola tertentu. C. Pendekatan dan Metode Pembelajaran. 1. Pendekatan Pembelajaran Kooperatif Team Assisted Instructios (TAI) 2. Metode Pembelajaran Diskusi Kelompok, tanya jawab, pemberian tugas. D. Langkah – Langkah Kegiatan Pembelajaran.

Pertemuan Pertama : 1. Kegiatan Pendahuluan a. Guru menginformasikan tujuan belajar dan hasil belajar yang diharapkan akan dicapai oleh siswa. b. Guru menginformasikan model pembelajaran yang akan digunakan, yaitu model pembelajaran kooperatif. c. Dengan tanya jawab, guru mengecek kemampuan prasyarat siswa. Adapun kemampuan prasyarat yang seharusnya sudah dikuasai siswa adalah : Siswa diingatkan kembali tentang barisan bilangan d. Guru mengatur pengelompokan siswa (tiap kelompok terdiri dari 4 – 5 orang yang mempunyai kemampuan heterogen). 2. Kegiatan Inti a. Siswa membentuk kelompok belajar dengan anggota tiap kelompok seperti yang telah diatur guru. b. Guru mendistribusikan Lembar Kerja Siswa ( LKS) c. Secara berkelompok, siswa diminta mengerjakan LKS yang mengarah kepada pencapaian indikator : Guru memotivasi, memfasilitasi kerja siswa yang mengalami kesulitan dan mengamati kerja tiap kelompok dalam hal kerjasama ( hasil pengamatan dalam hal kerja sama tiap anggota kelompok dicatat dalam lembar pengamatan untuk bahan catatan guru). d. Siswa diminta untuk mempersentasikan dugaan dan hasil temuannya. Guru bertindak sebagai fasilitator persentasi dan membimbing siswa menuju jawaban yang benar. (Proses persentasi dan temuan tiap kelompok yang tercermin dari jawaban-jawaban pada LKS diamati dan digunakan sebagai umpan balik ). e. Siswa dan guru membahas materi tentang Masalah sehari-hari yang berkaitan dengan barisan dan deret. (Pembahasan mengacu pada hasil pekerjaan tiap kelompok siswa, diakhiri dengan adanya penegasan dari guru tentang materi tersebut). f. Secara individu siswa menyelesaikan soal-soal latihan dan soal-soal tentang masalah sehari-hari yang berkaitan dengan barisan dan deret dan unsur-unsur barisan dan deret. (Hasil latihan dikumpulkan dan didokumentasikan sebagai nilai tugas individu). 3. Kegiatan Penutup a. Guru membimbing siswa untuk membuat rangkuman. b. Guru memberikan PR. c. Guru menginformasikan kegiatan pembelajaran berikutnya Pertemuan ke Dua : 1. Kegiatan Pendahuluan a. Guru mengkomunikasikan tujuan pembelajaran dan hasil be;ajar yang yang diharapkan yang akan dicapai siswa.

b. Guru menginformasikan model pembelajaran yang akan digunakan, yaitu model pembelajaran kooperatif. c. Guru mengatur pengelompokan siswa sesuai dengan kelompok pada pertemuan ke – 1. 2. Kegiatan inti a. Siswa membentuk kelompok belajar sesuai dengan yang diinformasikan guru. b. Guru mendistribusikan Lembar Kerja Siswa (LKS) c. Secara berkelompok, siswa diminta mengerjakan LKS, guru memotifasi, memfasilitasi kerja siswa yang mengalami kesulitan dan mengamati kerja siswa tiap anggota dalam kelompok belajar. ( hasil pengamatan dalam hal kerja sama tiap anggota kelompok dicatat dalam lembar pengamatan untuk bahan catatan guru). d. Siswa diminta untuk mempresentasikan dugaan dan hasil temuannya. Guru bertindak sebagai fasilitator presentasi dan membimbing siswa menuju jawaban yang benar. (Proses presentasi dan temuan tiap kelompok yang tercermin dari jawaban-jawaban pada LKS diamati dan digunakan sebagai umpan balik). e. Siswa dan guru membahas materi tentang Unsur-unsur Barisan dan Deret. Secara klasikal dan tanya jawab (Pembahasan mengacu pada hasil pekerjaan tiap kelompok siswa, diakhiri dengan adanya penegasan dari guru tentang materi tersebut). f. Secara individu siswa menyelesaikan soal – soal latihan tentang mengubah bilangan berpangkat bulat negatif menjadi pangkat positif. (hasil latihan dikumpulkan dan didokumentasikan sebagai nilali tugas individu aspek penalaran komunikasi). 3. Penutup a. Guru membimbing siswa membuat rangkuman b. Guru memberi PR c. Guru menginformasikan kegiatan pembelajaran berikutnya

LATIHAN (I) Pertama NAMA : ……………….. Kompetensi dasar Petunjuk : Kerjakan soal-soal di bawah ini di buku tugasmu, kemudian bersama-sama dikumpulkan dan hasilnya diperiksa bersama-sama. 1. Ibu mempunyai satu stoples berisi 120 butir permen. Setiap hari ibu memberikan 6 butir permen kepada Tono dan mencatat jumlah sisa permen dalam stoples itu. a. Buatlah barisan jumlah sisa permen seperti catatan ibu! b. Setelah berapa harikah permen untuk Tono itu habis ? 2. Rumah kakek dengan rumah paman saya terletak di sisi jalan yang sama. Disepanjang jalan itu, rumah-rumah bernomor genap bersisian menghadap : KELAS : IX Menentukan pola barisan bilangan sederhana

rumah-rumah bernomor ganjil diseberang jalan. Nomor rumah kakek adalah 33, sedangkan rumah paman bernomor 47. a. Buatlah barisan nomor-nomor yang dilalui kakek jika kakek pergi kerumah paman ! b. Nomor berapakah rumah keempat yang dilalui kakek ?

LATIHAN (II) Kedua
NAMA : ……………….. Kompetensi dasar : KELAS : IX Menentukan pola barisan bilangan sederhana

Petunjuk : Kerjakanlah soal-soal berikut pada buku tugasmu ! 1. Tuliskan suku pertama dan beda dari barisan aritmetika berikut ! a. 5, 14, 23, 32, 41, … b. 63, 52, 41, 30, 19, … 2. Tuliskan suku pertama dan rasio dari barisan geometri berikut ! a. 6, 12, 24, 48, … b. 2, 6, 18, 54, …

LATIHAN (II) Kedua
NAMA : ……………….. Kompetensi dasar : KELAS : IX Menentukan pola barisan bilangan sederhana

Petunjuk : Kerjakanlah soal-soal berikut pada buku tugasmu ! 1. Tuliskan suku pertama dan beda dari barisan aritmetika berikut ! a. 5, 14, 23, 32, 41, … b. 63, 52, 41, 30, 19, … 2. Tuliskan suku pertama dan rasio dari barisan geometri berikut ! a. 6, 12, 24, 48, … b. 2, 6, 18, 54, …

LATIHAN (III) Ketiga NAMA : ……………….. Kompetensi dasar : KELAS : IX Menentukan pola barisan bilangan sederhana

Petunjuk : Kerjakanlah soal-soal berikut pada buku tugasmu ! 1. Carilah rumus suku ke-n untuk setiap barisan berikut ini ! a. 1, 3, 5, 7, 9, … b. 8, 13, 18, 23, 28, … 2. Tentukan suku ke-25 dari barisan-barisan di bawah ini ! a. 5, 6, 7, 8, 9, 10, … b. 100, 98, 96, 94, 92, 90, … SOAL – SOAL PEKERJAAN RUMAH ( 1 ) Petunjuk : Kerjakan pada buku prmu

1. Panitia perpisahan kelas IX SMPN 3 Dusun Selatan menyusun kursi untuk para undangan secara teratur. Baris pertama 20 kursi dan baris-baris kursi dibelakangnya selalu 4 kursi lebih banyak dari jumlah kursi pada baris didepannya. a. Jika diruang seminar itu ada 8 baris kursi, tulislah deret yang menyatakan jumlah seluruh kursi yang disiapkan panitia perpisahan untuk para undangan. b. Berapakah jumlah kursi untuk para undangan perpisahan tersebut ? SOAL – SOAL PEKERJAAN RUMAH ( 2 ) Petunjuk : Kerjakan pada buku prmu

1. Jika suku ke-2 dan suku ke-4 dari suatu barisan aritmetika adalah 8 dan 16, tentukanlah beda dan suku pertama barisan itu ! 2. Diketahui rasio dari suatu barisan geometri adalah ½. Jika suku ke-3 barisan itu adalah 12, tentukanlah U4, U2 dan U1 SOAL – SOAL PEKERJAAN RUMAH ( 2 )

Petunjuk x 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 1 1 2 … … … … … … … …

: 2 2 4 … … … … … … … …

Salin dan lengkapi tabel berikut, lalu jawablah pertanyaan-pertanyaan pada buku tugasmu 3 3 6 … … … … … … … … 4 4 8 … … … … … … … … 5 5 10 … … … … … … … … 6 6 12 … … … … … … … … 7 7 14 … … … … … … … … 8 8 16 … … … … … … … … 9 9 18 … … … … … … … … 10 10 20 … … … … … … … … → baris 1: Un = n → baris 2: Un = 2n

Tiap-tiap baris, kolom maupun diagonal pada tabel di atas membentuk suatu barisan. 1. Barisan bilangan apakah yang terdapat pada baris 2 2. Pada baris keberapakah terdapat barisan bilangan kelipatan 4 ? 3. a. Jika tiap-tiap suku pada barisan yang terdapat pada kolom 2 dikurangi 1, barisan bilangan apakah yang kamu peroleh ? b. Tuliskan barisan tersebut dan tentukan rumus suku ke-n 4. a. Tuliskan barisan yang terdapat pada kolom 5 ! b. Tentukan suku pertama dan beda dari barisan tersebut ! c. Tuliskan barisan yang didapat dengan menambahkan 2 pada setiap suku dari barisan yang terdapat di kolom 5 !

ULANGAN HARIAN IV
NAMA KLS/SMT Petunjuk : : …………………………… : ……………………………

Kerjakan soal-soal berikut ini pada lembar kertas yang telah disediakan.

1. Dalam permainan baris-berbaris, baris berikutnya berdiri dua anak lebih banyak dari pada sebelumnya, jika baris pertama ada dua anak, berapakah banyak anak pada baris ke-6 ? 2. Diketahui barisan : 5, 8, 11, 14, 17, 20, … a. Suku pertama adalah : ………………………… b. Bedanya adalah : ……………………………….. c. Suku ke-10 adalah : ………………………………… 3. Tentukan rumus suku ke-n dari 2, 4, 8, 16, … 4. Diketahui barisan 3, 6, 9, … a. Tentukan suku ke-4, ke-5, dan ke-6 b. Tentukan rumus suku ke-n

5. Jika diketahui suatu barisan aritmetika 3, 7, 11, 15, … Tentukan suku ke-50 dan suku ke 1001

LEMBAR KERJA SISWA (1) Topik Sekolah Kelas / Semester Anggota Kelompok : : : : Masalah Sehari-hari yang Berkaitan dengan Barisan dan Deret SMP Kalahien 3 Dusun Selatan IX / 2 1. ……………………… 2. ……………………… 3. ……………………… 4. ……………………… 5. ………………………

Tanggal Mengerjakan Tugas :

MINGGU SENIN SELASA RABU KAMIS JUMAT SABTU

1 2 3 4 5 6 7

8 9 10 11 12 13 14

15 16 17 18 19 20 21

22 23 24 25 26 27 28

29 30 31
1 2 3 4

Pada tanggal 3 maret, ibu saya pergi rumah sakit untuk berobat. Dokter menyarankan agar ibu saya berobat jalan secara teratur, setiap empat hari sekali. Ibu pun mematuhinya agar segera sembuh. Untuk memudahkan mengingat kapan harus pergi berobat, saya membantu ibu untuk melingkari tangal-tanggal pada kalender bulan maret. Tahukah kalian tanggal-tanggal berapa saja yang dilingkari, kalau kalian tahu lingkari tanggal di atas! Kalau sudah kalian lingkari, maka tanggalnya adalah 3, 7, 11, …, …, …, …, Bilangan- bilangan itu bertambah besar secara teratur. Nah bilangan yang terurut secara teratur itulah yang disebut barisan bilangan. Sekarang, kita perhatikan masalah yang lain ! Ambil kelereng yang ada didepan kalian sebanyak 80 butir kelereng. Berikan masingmasing kepada teman sekelompok kalian. Berikan dengan teman disebelah kamu setengahnya, kemudian berikan lagi setengahnya yang masih ada pada kamu pada teman

sekelompok kamu yang lainnya, dan seterusnya sampai semua teman kamu mendapat bagian dari kelereng kamu. Jadi jumlah kelereng yang diperoleh teman sekelompok kamu semuanya adalah …+…+…+… =… Perhatikan bilangan-bilangan yang terpisah oleh tanda “ + “ itu mengecil dengan teratur mengikuti pola (aturan) tertentu, yaitu bilangan berikutnya adalah setengah kali bilangan sebelumnya. Bentuk bilangan yang seperti ini disebut deret bilangan. Diskusikan dengan teman sekelompokmu, apakah barisan-barisan berikut merupakan barisan aritmetika, barisan geometri, atau barisan yang lain ! a. -3, -1, 1, 3, 5, 7, 9, … b. 1, 3, 9, 27, 81, 243, … c. 1 x 2, 2 x 3, 3 x 4, 4 x 5, …

LEMBAR KERJA SISWA (2)
Topik Sekolah Kelas / Semester Anggota Kelompok : : : : Unsur-Unsur Barisan dan Deret SMP Kalahien 3 Dusun Selatan IX / 2 1. ……………………… 2. ……………………… 3. ……………………… 4. ……………………… 5. ……………………… :

Tanggal Mengerjakan Tugas Perhatikan barisan bilangan di bawah ini. 1, 3, 5, 7, 9, 11

Setiap bilangan pada baris bilangan itu disebut suku Bilangan 1 disebut suku ke-1 (U1 = 1) Bilangan 3 disebut suku ke-2 (U… = 3) Bilangan 5 disebut suku ke- … (U… = …) Bilangan … disebut suku ke-… (U… = …) Bilangan ... disebut suku ke- … (U… = …) Bilangan … disebut suku ke-… (U… = …) Sehingga secara umum suatu barisan dapat dituliskan U1, U2, …, …, …,U6. Jika Barisan bilangan diatas dituliskan sampai tak terhingga 1, 3, 5, 7, 9, 11, … Maka : Sukunya ditulis suku ke-n yang dilambangkan dengan U… Sehingga secara umum suatu barisan dituliskan U1, U2, U3, …, Un-1, Un Jika setiap suku yang berurutan selisihnya sama, maka selisih itu disebut beda atau selisih, Barisan yang mempunyai beda dinamakan barisan aritmetika. Untuk suku pertama dilambangkan dengan huruf a dan beda dilambangkan dengan b. Sehingga, dapat ditentukan selisih antar suku-sukunya adalah … b = U2 – U1 = 3 - 1 b = U3 – U2 = 5 - …

= 2 b = U4 – U3 = …-… = … b

= … = …-… = …-… = … ; dan seterusnya sampai suku ke-n

Sehingga berdasarkan barisan aritmetika: U1, U2, U3, U4. …, Un-1, Un U2 – U1 = U3 – … = … - … = … = Un - … = b Jadi beda dapat dituliskan rumusnya

b = Un - Un-1
Perhatikan barisan geometri berikut 2, 4, 8, 16, 32, … Berdasarkan barisan bilangan diatas, tiap sukunya diperoleh dari suku sebelumnya dengan mengalikan atau membagi dengan suatu bilangan tetap. Bilangan tetap itu yang disebut pembanding atau rasio yang dilambangkan dengan huruf r. Sehingga, dapat ditentukan rasionya yaitu : r r = 4 2 = U2 U1 = 2 = … r r = 8 4 = U3 U2 = … = …

= … = … … …

= … = … … ...

dan seterusnya sampai suku ke-n Sehingga berdasarkan barisan geometri: U1, U2, U3, U4, U5, …, Un-1, Un U2, U3, U4, U5, …, U1, U2, U3, U4, …, Jadi rumus rasionya adalah : Un = r Un-1,

r =

Un Un – 1

LEMBAR KERJA SISWA (3)
Topik Sekolah Kelas / Semester Anggota Kelompok : : : : Pola Barisan Bilangan SMP Kalahien 3 Dusun Selatan IX / 2 1. ……………………… 2. ……………………… 3. ……………………… 4. ……………………… 5. ………………………

Tanggal Mengerjakan Tugas : Petunjuk : 1. Setelah mengerjakan tugas ini kalian akan bisa menentukan rumus suku ke-n dari barisan bilangan. 2. Kerjakan tugas ini secara berkelompok. 3. Kerjakan tugas-tugas sesuai perintah atau petunjuk tiap nomor. 4. Hasil tugas dipersentasikan kemudian dikumpulkan, akan dinilai kualitas jawaban pada LKS 5. Setiap anggota kelompok dinilai dalam hal kemampuan bekerja sama di kelompok

1. Diketahui barisan bilangan berikut ini a. 16, 13, 10, 7, 4, 1, -2, -5, -8, … b. 4, 6. 10, 14, 18, … → Polanya : bilangan berikutnya berkurang tiga dari bilangan sebelumnya → Polanya : …………….................................... ……………………………………

Berdasarkan pola yang sudah kalian mengerti isilah titik-titik untuk menentukan rumus suku ke-n untuk menentukan bilangan genap ke-37 n 1 2 3 4 . . . → → → → → Un 2 4 6 … . . . Jika suku-suku tersebut diuraikan maka : 2 = 2x1 4 = 2x… …= 2x… …= 2x… . . .

Berdasarkan pola bilangan diatas, terlihat pametaan dari barisan bilangan asli ke barisan bilangan genap, maka dapat dirumuskan :

Un →

2xn

Jadi : Un = 2n
Berdasarkan rumus diatas maka kita dapat menentukan suku sembarang dari barisan bilangan genap, misalnya suku ke-37 Un = 2n U37 = 2(37) = … Jadi, bilangan genap ke-37 adalah 74 Sekarang berapakah bilangan genap ke-82 dengan rumus yang sudah kalian peroleh = … = 2( … ) = … Jadi, bilangan genap ke-82 adalah … 2. Diskusikan dengan teman sekelompokmu, bagaimana menentukan rumus suku ke-n dari masing-masing barisan bilangan berikut ! a. 4, 7, 10, 13, 16, … b. 11, 15, 19, 23, … Un U

3. Coba kalian tuliskan 5 bilangan yang dibentuk dengan rumus a. Un = n2 + 3 b. Un = 3n + 1

Pertemuan ke Tiga : 1. Kegiatan Pendahuluan a. Guru mengkomunikasikan tujuan pembelajaran dan hasil belajar yang diharapkan akan dicapai siswa. b. Guru menginformasikan model pembelajaran yang akan digunakan, yaitu model pembelajaran kooperatif. c. Guru mengatur pengelompokan siswa sesuai dengan kelompok pada pertemuan ke - 1 dan ke – 2. 2. Kegiatan Inti a. Siswa membentuk kelompok belajar sesuai dengan yang diinformasikan guru. b. Guru mendistribusikan Lembar Kerja Siswa (LKS) c. Secara berkelompok, siswa diminta mengerjakan LKS, guru memotifasi, memfasilitasi kerja siswa yang mengalami kesulitan dan mengamati kerja siswa tiap anggota dalam kelompok belajar. ( hasil pengamatan dalam hal kerja sama tiap anggota kelompok dicatat dalam lembar pengamatan untuk bahan catatan guru). d. Siswa diminta untuk mempresentasikan dugaan dan hasil temuannya. Guru bertindak sebagai fasilitator presentasi dan membimbing siswa menuju jawaban yang benar. (Proses presentasi dan temuan tiap kelompok yang tercermin dari jawaban-jawaban pada LKS diamati dan digunakan sebagai umpan balik). e. Siswa dan guru membahas materi tentang Pola Barisan Bilangan secara klasikal dan tanya jawab. (Pembahasan mengacu pada hasil pekerjaan tiap kelompok siswa, diakhiri dengan adanya penegasan dari guru tentang materi tersebut). f. Secara individu siswa menyelesaikan soal-soal latihan Pola Barisan Bilangan (hasil latihan dikumpulkan dan didokumentasikan sebagai nilai tugas individu aspek pemahaman konsep). 3. Kegiatan Penutup a. Guru membimbing siswa untuk membuat rangkuman. b. Guru memberikan PR. c. Guru menginformasikan kegiatan pembelajaran berikutnya Pertemuan ke Empat : 1. Siswa mengerjakan soal ulangan harian (hasil ulangan harian didokumentasikan sebagai nilai ulangan harian).

2. Siswa dan guru membahas soal-soal ulangan harian. E. Sumber Belajar. 1. 2. 3. 4. 5. 6. 7. 8. Buku matematika SMP kelas IX, penerbit ACARYA MEDIA UTAMA Buku matematika SMP kelas IX, penerbit GANECA EXACT Buku matematika SMP kelas IX, penerbit ARYA DUTA Buku matematika SMP kelas IX, penerbit ERLANGGA Lembar Kerja Siswa (LKS) Bahan Latihan . Bahan Pekerjaan Rumah Bahan Ulangan Harian

F. Penilaian 1. Penilaian hasil belajar siswa mencakup nilali proses Data nilali yang diperoleh pada pertemuan ke-1, ke–2, ke–3 dan ke–4 sebagai berikut : a. Nilai afektif (bahan catatan guru dengan aspek kerja samadari tugas kelompok pertemuan ke-1, ke-2, ke-3 dan ke-4, serta aaspek kegigihan menyelesaikan soal-soal latihan secara individu. b. Nilai aspek pemahaman konsep dan penalaran komunikasi dari tugas individu menyelesaikan soal-soal latihan pada pertemuan ke-1, ke-2, ke-3 dan ke-4. 2. Nilai akhir kompetensi dasar Nilai akhir kompetensi dasar (KD) = 50% Nilai Ulangan Harian + 50% Rata-rata nilai tugas. 6. Siswa yang nilai KDnya dibawah Standar Ketuntasan Belajar Minimal (SKBM) diberi fasilitas menempuh pembelajaran remidi dan dilakukan penilaian setelah pembelajaran remidi. Teknis pembelajaran dan penilaian setelah remedi disesuaikan kondisi pencapaian hasil belajar siswa sekelas. Hasil penilaian remidi diperhitungkan untuk menentukan nilai akhir KD.

Mengetahui Kepala SMPN-3 Dusun Selatan JAN WELSON PURBA, S.Pd NIP. 131 565 162

Kalahien, Desember 2008 Guru Mata Pelajarn ROHAYANI, S.Pd NIP. 132 223 384

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP)

SEKOLAH MATA PELAJARAN KELAS/SEMESTER Standar Kompetensi :

: SMPN 3 DUSUN SELATAN : MATEMATIKA : IX/2

6. Memahami Barisan dan Deret Bilangan serta Penggunaannya dalam Pemecahan Masalah. Kompetensi Dasar : 6.2 Menentukan Suku ke-n barisan aritmetika dan barisan geometri :

Indikator

1. Mengenal pengertian barisan aritmetika dan barisan geometri. 2. Menentukan rumus suku ke-n barisan aritmetika dan barisan geometri. Alokasi Waktu : 8 x 40 menit A. Tujuan Pembelajaran 1. 2. 3. 4. Siswa dapat mengenal pengertian barisan aritmetika. Siswa dapat mengenal pengertian barisan geometri. Siswa dapat menentukan suku ke-n barisan aritmetika Siswa dapat menentukan suku ke-n barisan geometri.

B. Materi Pembelajaran BARISAN DAN DERET b. Menentukan Suku ke-n Barisan Aritmetika dan Barisan Geometri 1. Pengertian Barisan Aritmetika dan Barisan Geometri 2. Rumus Suku ke-n Barisan Aritmetika dan Barisan Geometri C. Pendekatan dan Metode Pembelajaran. 1. Pendekatan Pembelajaran Kooperatif Team Assisted Instructios (TAI) 2. Metode Pembelajaran Diskusi Kelompok, tanya jawab, pemberian tugas. D. Langkah – Langkah Kegiatan Pembelajaran. Pertemuan Pertama : 1. Kegiatan Pendahuluan a. Guru mengkomunikasikan tujuan pembelajaran dan hasil be;ajar yang yang diharapkan yang akan dicapai siswa.

b. Guru menginformasikan model pembelajaran yang akan digunakan, yaitu model pembelajaran kooperatif. c. Guru mengatur pengelompokan siswa (tiap kelompok terdiri dari siswa yang kemampuannya heterogen) 2. Kegiatan inti a. Siswa membentuk kelompok belajar sesuai dengan yang diinformasikan guru. b. Guru mendistribusikan Lembar Kerja Siswa (LKS) c. Secara berkelompok, siswa diminta mengerjakan LKS, guru memotifasi, memfasilitasi kerja siswa yang mengalami kesulitan dan mengamati kerja siswa tiap anggota dalam kelompok belajar. ( hasil pengamatan dalam hal kerja sama tiap anggota kelompok dicatat dalam lembar pengamatan untuk bahan catatan guru). d. Siswa diminta untuk mempresentasikan dugaan dan hasil temuannya. Guru bertindak sebagai fasilitator presentasi dan membimbing siswa menuju jawaban yang benar. (Proses presentasi dan temuan tiap kelompok yang tercermin dari jawaban-jawaban pada LKS diamati dan digunakan sebagai umpan balik). e. Siswa dan guru membahas materi tentang Pengertian Barisan Aritmetika dan Menentukan Rumus suku ke-n Barisan Aritmetika secara klasikal dan tanya jawab (Pembahasan mengacu pada hasil pekerjaan tiap kelompok siswa, diakhiri dengan adanya penegasan dari guru tentang materi tersebut). f. Secara individu siswa menyelesaikan soal – soal latihan tentang rumus suku ke-n barisan aritmetika. (hasil latihan dikumpulkan dan didokumentasikan sebagai nilali tugas individu aspek penalaran komunikasi). 3. Penutup a. Guru membimbing siswa membuat rangkuman b. Guru memberi PR c. Guru menginformasikan kegiatan pembelajaran berikutnya Pertemuan ke Dua : 1. Kegiatan Pendahuluan a. Guru mengkomunikasikan tujuan pembelajaran dan hasil belajar yang diharapkan akan dicapai siswa. b. Guru menginformasikan model pembelajaran yang akan digunakan, yaitu model pembelajaran kooperatif. c. Guru mengatur pengelompokan siswa sesuai dengan kelompok pada pertemuan ke - 1

2. Kegiatan Inti

a. Siswa membentuk kelompok belajar sesuai dengan yang diinformasikan guru. b. Guru mendistribusikan Lembar Kerja Siswa (LKS) c. Secara berkelompok, siswa diminta mengerjakan LKS, guru memotifasi, memfasilitasi kerja siswa yang mengalami kesulitan dan mengamati kerja siswa tiap anggota dalam kelompok belajar. ( hasil pengamatan dalam hal kerja sama tiap anggota kelompok dicatat dalam lembar pengamatan untuk bahan catatan guru). d. Siswa diminta untuk mempresentasikan dugaan dan hasil temuannya. Guru bertindak sebagai fasilitator presentasi dan membimbing siswa menuju jawaban yang benar. (Proses presentasi dan temuan tiap kelompok yang tercermin dari jawaban-jawaban pada LKS diamati dan digunakan sebagai umpan balik). e. Siswa dan guru membahas materi tentang Rumus suku ke-n Barisan Geometri secara klasikal dan tanya jawab. (Pembahasan mengacu pada hasil pekerjaan tiap kelompok siswa, diakhiri dengan adanya penegasan dari guru tentang materi tersebut). f. Secara individu siswa menyelesaikan soal-soal latihan Rumus suku ke-n Barisan Geometri Bilangan (hasil latihan dikumpulkan dan didokumentasikan sebagai nilai tugas individu aspek pemahaman konsep). 3. Kegiatan Penutup a. Guru membimbing siswa untuk membuat rangkuman. b. Guru memberikan PR. c. Guru menginformasikan kegiatan pembelajaran berikutnya Pertemuan ke Tiga : 1. Siswa mengerjakan soal ulangan harian (hasil ulangan harian didokumentasikan sebagai nilai ulangan harian). 2. Siswa dan guru membahas soal-soal ulangan harian. E. Sumber Belajar. 1. 2. 3. 4. 5. 6. 7. 8. Buku matematika SMP kelas IX, penerbit ACARYA MEDIA UTAMA Buku matematika SMP kelas IX, penerbit GANECA EXACT Buku matematika SMP kelas IX, penerbit ARYA DUTA Buku matematika SMP kelas IX, penerbit ERLANGGA Lembar Kerja Siswa (LKS) Bahan Latihan . Bahan Pekerjaan Rumah Bahan Ulangan Harian

F. Penilaian 1. Penilaian hasil belajar siswa mencakup nilali proses Data nilali yang diperoleh pada pertemuan ke-1, ke–2, ke–3 dan ke–4 sebagai berikut : a. Nilai afektif (bahan catatan guru dengan aspek kerja samadari tugas kelompok pertemuan ke-1, ke-2, ke-3 dan ke-4, serta aaspek kegigihan menyelesaikan soal-soal latihan secara individu.

b. Nilai aspek pemahaman konsep dan penalaran komunikasi dari tugas individu menyelesaikan soal-soal latihan pada pertemuan ke-1, ke-2, ke-3 dan ke-4. 2. Nilai akhir kompetensi dasar Nilai akhir kompetensi dasar (KD) = 50% Nilai Ulangan Harian + 50% Rata-rata nilai tugas. 3. Siswa yang nilai KDnya dibawah Standar Ketuntasan Belajar Minimal (SKBM) diberi fasilitas menempuh pembelajaran remidi dan dilakukan penilaian setelah pembelajaran remidi. Teknis pembelajaran dan penilaian setelah remedi disesuaikan kondisi pencapaian hasil belajar siswa sekelas. Hasil penilaian remidi diperhitungkan untuk menentukan nilai akhir KD.

Mengetahui Kepala SMPN-3 Dusun Selatan JAN WELSON PURBA, S.Pd NIP. 131 565 162

Kalahien, Desember 2008 Guru Mata Pelajarn ROHAYANI, S.Pd NIP. 132 223 384

LEMBAR KERJA SISWA (1)

Topik Sekolah Kelas / Semester Anggota Kelompok

: : : :

Pengertian Barisan Aritmetika dan Rumus Suku ke-n Barisan Aritmetika SMP Kalahien 3 Dusun Selatan IX / 2 1. ……………………… 2. ……………………… 3. ……………………… 4. ……………………… 5. ………………………

Tanggal Mengerjakan Tugas : Petunjuk : 1. Setelah mengerjakan tugas ini kalian akan bisa mengenal pengertian barisan aritmetika dan menentukan rumus suku ke-n barisan aritmetika. 2. Kerjakan tugas ini secara berkelompok. 3. Kerjakan tugas-tugas sesuai perintah atau petunjuk tiap nomor. 4. Hasil tugas dipersentasikan kemudian dikumpulkan, akan dinilai kualitas jawaban pada LKS 5. Setiap anggota kelompok dinilai dalam hal kemampuan bekerja sama di kelompok Suatu barisan dikatakan barisan aritmetika jika setiap suku berurutan mempunyai beda yang sama. Contoh 1. 7, 11, 15, 19, 23, 27, … → suku pertama = 7, beda = 11 – 7 = 4 atau 15 – 11 = 4, atau 19 – 15 = 4, atau 23 – 19 = 4, dan seterusnya jadi bedanya = 4 2. 12, 10, 8, 6, 4, 2, … → suku pertama= . . ., beda = 10 – 12 = -2, atau … - … = … atau … - … = … atau … - … = …, dan seterusnya, jadi bedanya = … Jika Suku pertama U1 dimisalkan a, beda kita misalkan b dan suku ke-n kita misalkan Un. Berdasarkan contoh no 1, maka : U1 = 7, b = 4, Un = …(dan seterusnya) Contoh no 2, maka : U1 = …, b = … Un = … (dan seterusnya) Berdasarkan contoh nomor 1 maka : 11 – 7 = 15 – 11 = 19 - … = … = … - … = … - … = U… (dan seterusnya) – Un-1 U2 – U1 = U3 – U2 = U4 – U3 = . . . = Un – Un-1 = b → setiap suku mempunyai beda yang sama

Karena suku pertama U1 dinamakan a, maka : U2 – U1 = b U3 – U2 = b → → U2 = U1 + b = a + b U3 = U2 + b = (a + b) + b = a + 2b

U4 – … = … U5 ─ … = … . . . Un – Un-1 = b

→ →

U4 = … + … = (a + 2b) + … = a + … U5 = … + … = ( … + … ) + … = … + 4b . . . Un = Un-1 + … = … + (n – 1)b

Berdasarkan pola di atas : U1, U2, U3, U4, U5. . . Un ↓ ↓ ↓ ↓ ↓ ↓ a a+b a+2b …+… …+… a+… maka kalian akan memperoleh rumus suku ke-n dari barisan aritmetika, yaitu :

Un = a + (n – 1)b

LEMBAR KERJA SISWA (2)
Topik : Pengertian Barisan Geometri dan Rumus Suku ke-n Barisan Geometri

Sekolah Kelas / Semester Kelompok Anggota Kelompok

: : : :

SMP Kalahien 3 Dusun Selatan IX / 2 …………………. 1. ……………………… 2. ……………………… 3. ……………………… 4. ……………………… 5. ………………………

Tanggal Mengerjakan Tugas : Petunjuk : 1. Setelah mengerjakan tugas ini kalian akan bisa mengenal pengertian barisan aritmetika dan menentukan rumus suku ke-n barisan aritmetika. 2. Kerjakan tugas ini secara berkelompok. 3. Kerjakan tugas-tugas sesuai perintah atau petunjuk tiap nomor. 4. Hasil tugas dipersentasikan kemudian dikumpulkan, akan dinilai kualitas jawaban pada LKS 5. Setiap anggota kelompok dinilai dalam hal kemampuan bekerja sama di kelompok Dikatakan barisan geometri jika barisan bilangan yang tiap sukunya diperoleh dari suku sebelumnya dengan mengalikan atau membagi dengan suatu bilangan tetap. Contoh : 1. 2, 4, 8, 16, … 2. 2, -6, 18, -54 Jadi, berdasarkan contoh 1 U1 = 2, r = 2 Berdasarkan contoh 2 U1 = …, r = … Maka untuk barisan geometri berlaku : U1, U2, U3, U4, U5, U6, …, Un-1, Un Rasionya (r) adalah : U2 = U3 = … = … = …, Un = r U1 U2 … ... … Un – 1 → Suku pertama = 2, rasionya r = 4/2, 8/4, 16/8 = 2 → Suku pertama = 2, rasionya r = …/2, …/…, …/… = -3

Apabila U1 dinyatakan dengan a, maka : U2 = r U1 → U2 = U1 x r = a x r = ar → U2 = ar

U3 = r U2 … = r … … = r . . . Un = r

→ → →

U3 = … x r = (ar) x r = a x r x r = ar2 → U3 = ar2 U4 = … x … = (ar2) x r = a x r2 x r = ar3 → U4 = …. U5 = … x … = (ar)3 x r = a x r3 x r = ar4 → U5 = … . . .

Un = Un-1 x … = arn-1 → Un = …

Dari bentuk diatas kita peroleh suatu barisan geometri pada umumnya sebagai berikut : U1, ↓ a, U2, ↓ ar, U3, ↓ …, U4, ↓ …, U5, . . . Un ↓ ↓ ar4 ,. . . …

Dari yang telah dibuat diatas, dapat kita simpulkan rumus ke-n dari barisan geometri adalah ….

Un = arn-1

LATIHAN (I) Pertama

KELOMPOK : ……………….. Kompetensi dasar Materi : :

KELAS : IX

Menentukan Suku ke-n Barisan Aritmetika dan Barisan Geometri Menentukan Suku ke-n barisan Aritmetika

Petunjuk : Kerjakan soal-soal dibawah ini pada buku tugasmu ! 1. Carilah beda dan rumus suku ke-n dalam setiap barisan aritmetika berikut. a. 1, 6, 11, 16, . . . b. 3, 5, 7, 9, . . . 2. Carilah suku yang diminta dari setiap barisan aritmetika berikut a. Suku ke-10 dari barisan 1, 4, 7, 10, . . . b. Suku ke-15 dari barisan 14, 10, 6, 2, . . .

LATIHAN (2) Kedua NAMA : ……………….. Kompetensi dasar Materi : : KELAS : IX Menentukan Suku ke-n Barisan Aritmetika dan Barisan Geometri Menentukan Suku ke-n barisan Geometri

Petunjuk : Kerjakan soal-soal dibawah ini pada buku tugasmu ! 1. Carilah rasio dan rumus suku ke-n untuk setiap barisan geometri berikut. a. 7, 14, 28, 56, . . . b. 24, 12, 6, 3, . . . 2. Tentukan suku yang diminta pada setiap barisan geometri di bawah ini ! a. Suku ke-8 dari barisan 2, 6, 18, . . . b. Suku ke-10 dari barisan 5, 10, 20, 40, . . .

SOAL – SOAL PEKERJAAN RUMAH ( 1 ) Petunjuk : Kerjakan pada buku prmu

1. Diketahui : a = 15 dan b = 7, berapakah U4 dan U9 2. Dari suatu barisan aritmetika diketahui suku ke-9 sama dengan 35 dan suku ke-13 sama dengan 45, carilah a, b dan U25

SOAL – SOAL PEKERJAAN RUMAH ( 2 ) Petunjuk : Kerjakan pada buku prmu

1. Carilah suku ke-8 pada barisan geometri 3, 6, 12, … 2. Suku pertama suatu barisan geometri sama dengan 6, sedangkan suku ke-3 sama dengan 24, carilah : a. rasio b. suku ke-10

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP)
SEKOLAH MATA PELAJARAN KELAS/SEMESTER Standar Kompetensi :
6. Memahami Barisan dan Deret Bilangan serta Penggunaannya dalam Pemecahan Masalah. Kompetensi Dasar : 6.3 Deret Aritmetika dan Deret Geometri :

: SMPN 3 DUSUN SELATAN : MATEMATIKA : IX/2

Indikator

1. Mengenal pengertian deret aritmetika dan deret geometri naik atau turun. 2. Menentukan rumus jumlah n suku pertama deret aritmetika dan deret geometri. Alokasi Waktu : 8 x 40 menit A. Tujuan Pembelajaran 1. 2. 3. 4. Siswa dapat mengenal pengertian deret aritmetika naik atau turun Siswa dapat mengenal pengertian deret geometri naik atau turun Siswa dapat menentukan rumus jumlah n suku pertama deret aritmetika Siswa dapat menentukan rumus jumlah n suku pertama deret geometri

B. Materi Pembelajaran BARISAN DAN DERET c. Deret Aritmetika dan Deret Geometri 1. Pengertian Deret Aritmetika dan Deret Geometri Naik dan Turun a. Deret Aritmetika Naik dan Deret Aritmetika Turun b. Deret Geometri Naik dan Deret Geometri Turun 2. Rumus Jumlah n Suku Pertama Deret Aritmetika dan Deret Geometri a. Rumus Jumlah n Suku Pertama Deret Aritmetika b. Rumus Jumlah n Suku Pertama Deret Geometri. C. Pendekatan dan Metode Pembelajaran. 1. Pendekatan Pembelajaran Kooperatif Team Assisted Instructios (TAI) 2. Metode Pembelajaran Diskusi Kelompok, tanya jawab, pemberian tugas. D. Langkah – Langkah Kegiatan Pembelajaran. Pertemuan Pertama : 1. Kegiatan Pendahuluan a. Guru menginformasikan tujuan belajar dan hasil belajar yang diharapkan akan dicapai oleh siswa. b. Guru menginformasikan model pembelajaran yang akan digunakan, yaitu model pembelajaran kooperatif. c. Dengan tanya jawab, guru mengecek kemampuan prasyarat siswa.

Adapun kemampuan prasyarat yang seharusnya sudah dikuasai siswa adalah : Siswa diingatkan kembali tentang pola barisan aritmetika dan pola barisan geometri. d. Guru mengatur pengelompokan siswa (tiap kelompok terdiri dari 4 – 5 orang yang mempunyai kemampuan heterogen). 2. Kegiatan Inti a. Siswa membentuk kelompok belajar dengan anggota tiap kelompok seperti yang telah diatur guru. b. Guru mendistribusikan Lembar Kerja Siswa ( LKS) c. Secara berkelompok, siswa diminta mengerjakan LKS yang mengarah kepada pencapaian indikator : Guru memotivasi, memfasilitasi kerja siswa yang mengalami kesulitan dan mengamati kerja tiap kelompok dalam hal kerjasama ( hasil pengamatan dalam hal kerja sama tiap anggota kelompok dicatat dalam lembar pengamatan untuk bahan catatan guru). d. Siswa diminta untuk mempersentasikan dugaan dan hasil temuannya. Guru bertindak sebagai fasilitator persentasi dan membimbing siswa menuju jawaban yang benar. (Proses persentasi dan temuan tiap kelompok yang tercermin dari jawaban-jawaban pada LKS diamati dan digunakan sebagai umpan balik ). e. Siswa dan guru membahas materi tentang Pengertian tentang Deret Aritmetika dan Rumus Jumlah n Suku Pertama Deret Aritmetikasecara klasikal dan tanya jawab. (Pembahasan mengacu pada hasil pekerjaan tiap kelompok siswa, diakhiri dengan adanya penegasan dari guru tentang materi tersebut). f. Secara individu siswa menyelesaikan soal-soal latihan tentang Pengertian Deret Aritmetika dan Rumus Jumlah n Suku Pertama Deret Aritmetika. (Hasil latihan dikumpulkan dan didokumentasikan sebagai nilai tugas individu). 3. Kegiatan Penutup a. Guru membimbing siswa untuk membuat rangkuman. b. Guru memberikan PR. c. Guru menginformasikan kegiatan pembelajaran berikutnya Pertemuan ke Dua : 1. Kegiatan Pendahuluan a. Guru mengkomunikasikan tujuan pembelajaran dan hasil be;ajar yang yang diharapkan yang akan dicapai siswa. b. Guru menginformasikan model pembelajaran yang akan digunakan, yaitu model pembelajaran kooperatif. c. Guru mengatur pengelompokan siswa sesuai dengan kelompok pada pertemuan ke – 1. 2. Kegiatan inti a. Siswa membentuk kelompok belajar sesuai dengan yang diinformasikan guru. b. Guru mendistribusikan Lembar Kerja Siswa (LKS) c. Secara berkelompok, siswa diminta mengerjakan LKS, guru memotifasi, memfasilitasi kerja siswa yang mengalami kesulitan dan mengamati kerja siswa tiap anggota dalam kelompok belajar. ( hasil pengamatan dalam hal kerja sama tiap anggota kelompok dicatat dalam lembar pengamatan untuk bahan catatan guru). d. Siswa diminta untuk mempresentasikan dugaan dan hasil temuannya. Guru bertindak sebagai fasilitator presentasi dan membimbing siswa

menuju jawaban yang benar. (Proses presentasi dan temuan tiap kelompok yang tercermin dari jawaban-jawaban pada LKS diamati dan digunakan sebagai umpan balik). e. Siswa dan guru membahas materi tentang Pengertian Deret Geometri Naik dan Turun, dan Rumus Jumlah n Suku Pertama Deret Geometri secara klasikal dan tanya jawab (Pembahasan mengacu pada hasil pekerjaan tiap kelompok siswa, diakhiri dengan adanya penegasan dari guru tentang materi tersebut). f. Secara individu siswa menyelesaikan soal – soal latihan tentang Pengertian Deret Geometri Naik dan Turun, dan Rumus Jumlah n Suku Pertama Deret Geometri. (hasil latihan dikumpulkan dan didokumentasikan sebagai nilali tugas individu aspek penalaran komunikasi). 3. Penutup a. Guru membimbing siswa membuat rangkuman b. Guru memberi PR c. Guru menginformasikan kegiatan pembelajaran berikutnya Pertemuan ke Tiga : 1. Siswa mengerjakan soal ulangan harian (hasil ulangan harian didokumentasikan sebagai nilai ulangan harian). 2. Siswa dan guru membahas soal-soal ulangan harian. E. Sumber Belajar. 1. 2. 3. 4. 5. 6. 7. 8. Buku matematika SMP kelas IX, penerbit ACARYA MEDIA UTAMA Buku matematika SMP kelas IX, penerbit GANECA EXACT Buku matematika SMP kelas IX, penerbit ARYA DUTA Buku matematika SMP kelas IX, penerbit ERLANGGA Lembar Kerja Siswa (LKS) Bahan Latihan . Bahan Pekerjaan Rumah Bahan Ulangan Harian

F. Penilaian 1. Penilaian hasil belajar siswa mencakup nilali proses Data nilali yang diperoleh pada pertemuan ke-1, ke–2, dan ke–3 sebagai berikut : a. Nilai afektif (bahan catatan guru dengan aspek kerja samadari tugas kelompok pertemuan ke-1, ke-2, ke-3 dan ke-4, serta aaspek kegigihan menyelesaikan soal-soal latihan secara individu. b. Nilai aspek pemahaman konsep dan penalaran komunikasi dari tugas individu menyelesaikan soal-soal latihan pada pertemuan ke-1, ke-2, ke-3 dan ke-4. 2. Nilai akhir kompetensi dasar Nilai akhir kompetensi dasar (KD) = 50% Nilai Ulangan Harian + 50% Rata-rata nilai tugas. 3. Siswa yang nilai KDnya dibawah Standar Ketuntasan Belajar Minimal (SKBM) diberi fasilitas menempuh pembelajaran remidi dan dilakukan penilaian setelah pembelajaran remidi. Teknis pembelajaran dan penilaian setelah remedi disesuaikan kondisi pencapaian hasil belajar siswa sekelas. Hasil penilaian remidi diperhitungkan untuk menentukan nilai akhir KD.

Mengetahui Kepala SMPN-3 Dusun Selatan

Kalahien, Desember 2008 Guru Mata Pelajarn

JAN WELSON PURBA, S.Pd NIP. 131 565 162

ROHAYANI, S.Pd NIP. 132 223 384

ULANGAN HARIAN I
NAMA KLS/SMT : …………………………… : ……………………………

NAM

KLS

1. Skala pada suatu peta 1 : 1.500.000. Jika jarak antara kota P dan kota B pada peta tersebut 15 cm, berapakah jarak sebenarnya kedua kota itu ? 2. Pada sebuah foto, lebar rumah 20 cm dan tinggi pintunya 4 cm. Jika tinggi pintu sebenarnya 3 m, berapakah lebar rumah sebenarnya. 3. Ibu membeli buah jeruk sebanyak 3 kg dengan harga Rp 15.000.00. Tentukan harga buah jeruk tersebut jika ibu hanya membeli ½ kg.

1. Skal dan kedu

2. Pada ting

4. Pak Ali memperkirakan dapat menyelesaikan pembangunan gedung perkantoran dalam waktu 11 bulan dengan 96 pegawai. Jika Pak Ali ingin menyelesaikan pekerjaan tersebut dalam waktu 8 bulan, berapakah jumlah pegawai yang diperlukan ?

3. Ibu m Ten

&&&&&&& SELAMAT BEKERJA &&&&&&&

4. Pak perk ingi bera

ULANGAN HARIAN I
NAMA KLS/SMT : …………………………… : ……………………………

1. Skala pada suatu peta 1 : 1.500.000. Jika jarak antara kota P dan kota B pada peta tersebut 15 cm, berapakah jarak sebenarnya kedua kota itu ? 2. Pada sebuah foto, lebar rumah 20 cm dan tinggi pintunya 4 cm. Jika tinggi pintu sebenarnya 3 m, berapakah lebar rumah sebenarnya. 3. Ibu membeli buah jeruk sebanyak 3 kg dengan harga Rp 15.000.00. Tentukan harga buah jeruk tersebut jika ibu hanya membeli ½ kg.

4. Pak Ali memperkirakan dapat menyelesaikan pembangunan gedung perkantoran dalam waktu 11 bulan dengan 96 pegawai. Jika Pak Ali ingin menyelesaikan pekerjaan tersebut dalam waktu 8 bulan, berapakah jumlah pegawai yang diperlukan ?

&&&&&&& SELAMAT BEKERJA &&&&&&&

You're Reading a Free Preview

Mengunduh
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->