Anda di halaman 1dari 1

1. Menurut Prof.

Moeljatno ,Hukum Pidana merupakan bagian daripada keseluruhan hukum


yang berlaku di suatu negara yang mengadakan dasar-dasar dan aturan untuk salah satunya
Menentukan dengan cara bagaimana pengenaan pidana itu dapat dilaksanakan apabila ada
orang yang disangka telah melanggar larangan tersebut. Tuliskan penerapan pengertian
tersebut!

2. Hukum pidana memiliki tujuan. Salah satunya adalah deterrance. Jelaskan apa yang
dimaksud dengan dengan detterence beserta contoh kasusnya!

3. Dalam kasus pelanggaran HAM yang terjadi di masa lampau, dapat diterapkan asas
retroaktif, jelaskan mengapa dan berikan contoh kasusnya!

4. Peristiwa Bom Bali 2002 menimbulkan ratusan korban jiwa terutama wisatawan
mancanegara yang kebanyakan dari Australia. Dalam pengadilan peristiwa ini, sempat terjadi
perebutan yurisdiksi antara Indonesia dan Australia. Melalui teori Locus Delicti, jelaskan
mengapa perebutan tersebut dapat terjadi!

5. Berdasarkan UU no 39/1999 tentang HAM, pasal 18 ayat 2, Setiap orang tidak boleh
dtuntut untuk dihukum atau dijattuhi pidana kecuali berdasarkan suatu peraturan
perundang-undangan yang sudah ada sebelum tindak pidana itu dilakukan. Menurut anda
apa yang seharusnya dilakukan apabila terjadi kasus pelanggaran HAM yang hingga
sekarang belum terkodifikasi namun situasi menuntut agar planggaran tersebut
ditindaklanjuti!

6. Pada tanggal 9 September 2004 terjadi kasus terorisme yaknni ledakan bom di depan
Kedubes Australia, 5 orang tewas dan ratusan lainnya luka-luka. Ledakan juga menyebabkan
kerusakan di beberapa gedung di sekitarnya. Pelaku dalam peristiwa ini adalah Heri
Kurniawan yang diduga anggota Jamaah Islamiyah. Analisislah kasus tersebut berdasarkan
asas-asas berlakunya KUHP!

7. Jelaskan hukum sebagai institusi budaya dan peranannya bagi masyarakat Indonesia yang
pernah diterapkan sebelum hukum Barat masuk dan memengaruhi hukum di Indonesia!

8. Jelaskan perbedaan paling mendasar antara delik formil dan materiil serta jelaskan
penerapannya!

9. Tuliskan perbedaan mendasar tempus dan locus delicti serta jelaskan 3 teori dalam tempus
delicti!

10. Jelaskan mengapa dalam kasus seks di luar nikah dapat berujung pada pemidanaan atas
pasal pemerkosaan!