Anda di halaman 1dari 3

3.4 Unit Pemasaran PTPN XII Kebun Teh Wonosari.

A. Diskripsi Permasalahan Unit Pemasaran PTPN XII Kebun Teh Wonosari


Menurut Kottler (1997), pemasaran mempunyai konsep yang tidak hanya
sekedar bicara menjual, beriklan, berpromosi, berproduksi namun lebih
menghargai sebuah kepuasan seorang konsumen dalam mengkonsumsi produk
atau jasa.
Kepuasan pelanggan merupakan fungsi dari pandangan terhadap kinerja
produk dan harapan pembeli. Banyak perusahaan yang bertujuan TCS total
customer satisfaction. Sehingga para manajer pemasaran mempunyai tanggung
jawab yang terpusat pada kualitas, yaitu mereka harus berpartisipasi dalam
merumuskan strategi dan kebijakan yang dirancang untuk membantu
perusahaan agar unggul dalam persaingan melalui keistimewaan kualitas total
termasuk kualitas pemasaran dan kualitas produksi.
Kebun teh Wonosari pada dasarnya memproduksi teh sebagai komoditi
utamanya. Teh tersebut diberi label Teh Rolas. Kata Rolas berarti dua belas
yang menunjukkan bahwa teh tersebut diproduksi oleh PTPN XII. Jenis teh
yang dihasikan ada dua macam, yaitu teh hijau dan teh hitam. Teh hijau dari
jenis tanaman teh Camelia sinensis berasal dari Cina. Sedangkan teh hitam dari
jenis tanaman teh Camelia asamca berasal dari India.
Sedangkan produk sampingan yang juga dihasilkan berupa kayu-kayuan yang
meliputi sengon, mahoni, jati unggul, jati lokal, kapuk, mindi, akasia dan jarak.
Produk sampingan ini selain digunakan sebagai tanaman naungan juga
digunakan untuk bahan bakar produksi dan sisanya dijual.
Negara Tujuan Ekspor Teh PTP Nusantara XII (Persero)
Produk teh yang dihasilkan oleh PTPN XII tidak hanya dipasarkan di negara
Indonesia saja, tetapi juga sudah mulai dipasarkan di beberapa benua di
antaranya Benua Asia, Benua Eropa, Benua Amerika, Benua Afrika, dan
Benua Australia. Pemasaran produk teh di Benua Asia tersebar di beberapa
negara antara lain Malaysia, Pakistan, Iran, India, Korea, Singapura, Iran,
Jepang, Srilanka dan Taiwan. Di Benua Eropa tersebar di beberapa negara
antara lain Belanda, Jerman, Prancis, Polandia, Swiss, Belgia, Inggris, Rusia
dan Italia. Sedangkan di Benua Australia, pemasaran produk teh dapat
ditemukan di negara Amerika dan Canadaa. Negara Mesir dan Uni Emirat
Arab merupakan negara pemasaran produk teh di Benua Afrika. Di Benua
Australia, kita hanya bisa mendapatkan produk teh PTPN XII di negara
Australia.
Dilihat dari segi pemasaran masalah utama dari produk teh wonosari ini
adalah adanya fluktuasi harga teh di dunia. Fluktuasi ini mempengaruhi ke
berbagai daerah mana saja yang akan menjadi target pasar teh wonosari agar
tetep mendapatkan keuntungan.
Permasalahan utamanya terletak pada perbedaan kualitas dari teh itu
sendiri. Setiap usaha agribisnis selalu ditentukan oleh adanya iklim yang ada
termasuk teh itu sendiri. Disaat cuaca sedang basah maka penanganan
terhadap daun teh harus lebih berhati-hati dibandingkan ketika cuaca kering,
hal ini berimbas pada kualitas dari teh Kebun Wonosari ini. Untuk
mempertahankan kualitasnya tetap baik maka perlu dilakukkan manipulasi
cuaca saat pngolahan, hal ini akan menambah beban biaya produksi. Pada
kenyataannya semua perkebunan teh mengalami kerugian jika hanya
menggantungkan pada pemasaran produk teh.
B. Solusi dari Permasalahan
Agrowisata menjadi salah satu alternative bagi perusahan untuk
menutupi kerugiannya. Objek wisata agro Wonosari merupakan salah satu
bentuk diversifikasi lahan perkebunan sebagai kawasan wisata wonosari yang
memiliki prospek ke depan yang bagus dan dapat menambah pendapatan UUS
Wonosari selain dari produksi teh.
Wisata agro Wonosari mengembangkan berbagai fasilitas yang meliputi
rekreasi, penginapan, olahraga serta wisata edukatif. Selain itu juga ada kolam
renang, bar pool, dan tea corner.
Untuk mewujudkan Wonosari sebagai daerah tujuan wisata dan
pemenuhan kebutuhan rekreasi, wisata agro telah mengembangkan berbagai
fasilitas yang meliputi rekreasi, penginapan, olahraga serta wisata edukatif
yang meliputi.kolam renang, wisma, pusat jajanan serba ada (Pujasera), taman
rekreasi dan lain-lain.
Berikut ini adalah fasilitas rekreasi dan olahraga yang ditawarkan di
Kolam renang merupakan salah satu daya tarik potensial untuk menambah
minat wisatawan mengunjungi OWA Wonosari. Lokasi kolam renang
menghadap ke arah timur, bernuansakan panorama kebun teh diantara Gunung
Arjuno dengan pegunungan Bromo, Tengger, Semeru pada ketinggian 950 m
dpl. Tersedia kolam renang dengan air yang hangat agar pengunjung tidak
merasa dingin bila berenang .Selain kolam renang, wisata edukasi kini banyak
diminati oleh pengunjung khususnya pelajar, didukung pula dengan suasana
yang tenang dan sejuk ini juga cocok bagi para mahasiswa yang ingin belajar.
Oleh karena itu, wisata agro memberikan servis melalui pemberian paket
kunjungan berupa Plantation Tour (tour kebun) dan Factory Tour (tour pabrik).
Juga tersedia ruang pertemuan (meeting room) yang dapat dipergunakan untuk
rapat atau pertemuan keluarga, dengan harga sewa corporate rate dan publish
rate.
Pada saat ini jumlah kamar yang tersedia 64 buah, seringkali penuh pada
akhir pekan atau hari libur umum dan keagamaan. Pada hari kerja (week days)
jumlah pengunjung tidak seramai akhir pekan (week end), sehingga sangat
cocok bagi para wiraswasta atau siapa saja yang menghendaki suasana tenang
untuk menggali inspirasi dan kreativitas.


Kotler, Philip. 1997. Manajemen Pemasaran Analisis Perencanaan, Implementasi
dan Kontrol : edisi Indonesia. Penerbit Prenhallindo, Jakarta.