Anda di halaman 1dari 3

BAB V

KESIMPULAN DAN SARAN


5.1. Kesimpulan
5.1.1. Produksi obat tradisional (jamu) di indonesia harus memperhatikan
beberapa faktor. Faktor yang harus diperhatikan adalah kebenaran
bahan, ketepatan dosis, ketepatan waktu penggunaan, ketepatan cara
penggunaan, ketepatan telaah informasi, tanpa penyalahgunaan, dan
ketepatan pemilihan obat, serta syarat obat tradisional ,menurut hukum
yang berlaku dengan memperhatikan aspek etikomedikolegal.
5.1.!. "ndangundang nomor #$ tahun !%%& tentang 'esehatan yang
mengatur tentang obat tradisional sudah diatur dalam pasal 1, 5&, &(,
&&, 1%%, 1%1, 1%), 1%5, 1%$, 1%(, 1&$, 1&*, dan 1&(. "ndangundang
dan Peraturan Pemerintah yang membahas tentang bahan baku obat
tradisional, keamanan obat tradisional, pengawasan oleh pemerintah,
ketentuan mengolah dan menggunakan obat tradisional, dan hukuman
kepada siapa saja yang melanggar. +amun masih banyak produsen obat
tradisional yang melanggar undang , undang dan syariat islam.
5.1.#. -slam tidak memperbolehkan dan melarang adanya penggunaan
kortikosteroid pada jamu karena dalam penggunaannya mendatangkan
banyak mudarat daripada manfaatnya. .yariat -slam menegaskan bahwa
segala sesuatu yang lebih banyak mendatangkan mudarat, hukumnya
adalah dilarang atau makruh.
5&
5.2. Saran
5.!.1. /gar pemerintah khususnya 'ementerian 'esehatan lebih aktif untuk
mengawasi dan menghukum produsen jamu yang tidak mengikuti
undang , undang kesehatan.
5.!.!. "ntuk 0ajelis "lama -ndonesia agar membuat fatwa dan1atau aturan
yang sesuai dengan syari2at -slam tentang obat tradisional (jamu),
karena masih banyak produsen jamu yang menyimpang dari syari3at
islam. 4iharapkan aturan baru tersebut tetap memperhatikan kemajuan
ilmu pengetahuan dan teknologi sehingga dapat berjalan selaras
berdasarkan a5as manfaat bagi seluruh umat manusia khususnya dalam
hal kesehatan.
5&
5&