Anda di halaman 1dari 28

MEMPERBAIKI KERUSAKAN

PADA SISTEM KEPALA


SILINDER DAN BLOK
SILINDER

Untuk Sekolah Menengah Kejuruan

Bidang Keahlian : Teknik Mesin
Program Keahlian : Teknik Mekanik Otomotif
Berdasarkan Kurikulum SMK yang Disempurnakan
(Kurikulum SMK Edisi 1999)







Penyusun :
Moch. Wahyudi, S.Pd

Editor :
Sasongko Leksono A. P, ST


DIREKTORAT JENDERAL PENDIDIKAN DASAR DAN MENENGAH
PUSAT PENGEMBANGAN PENATARAN GURU TEKNOLOGI
VOCATIONAL EDUCATION DEVELOPMENT CENTER
JL. Teluk Mandar, Arjosari, Tromol Pos 5 Malang, 65102, Telp. (0341) 491239, Fax. (0341) 491342
Tekni k Mekani k Ot omot i f

Memperbaiki Kerusakan Pada Sistem Kepala Silinder dan Blok Silinder
i
KATA PENGANTAR


Modul ini diterbitkan untuk menjadi bahan ajar pada SMK Bidang Keahlian
Teknik Mesin, memenuhi tuntutan pelaksanaan Kurikulum SMK yang
disempurnakan (Kurikulum SMK edisi 1999).

Dalam pemakaian modul ini, tetap diharapkan berpegang kepada azas
keluwesan, azas kesesuaian dan azas keterlaksanaan sesuai dengan
karakteristik kurikulum SMK yang disempurnakan.

Direktorat Pendidikan Menengah Kejuruan menyampaikan terima kasih dan
penghargaan kepada semua pihak yang telah berperan serta dalam penulisan
naskah bahan ajar ini.



Jakarta, Agustus 2000
Direktur
Pendidikan Menengah Kejuruan




Dr. Ir. Gatot Hari Priowiryanto
NIP 130675814

Tekni k Mekani k Ot omot i f

Memperbaiki Kerusakan Pada Sistem Kepala Silinder dan Blok Silinder
ii
PROFIL KOMPETENSI TAMATAN
PROGRAM KEAHLIAN MEKANIK OTOMOTIF

H.
Memperbaiki
kerusakan motor
otomotif
H1.
Menggunakan
dan merawat
peralatan
perbaikan motor
otomotif
H2.
Memperbaiki
kerusakan pada
sistem
pelumasan
H3.
Memperbaiki
kerusakan pada
sistem
pendinginan

H4.
Memeriksa dan
memperbaiki blok
motor dan kepala
silinder
H5.
Memeriksa dan
memperbaiki
poros engkol dan
perlengkapannya
H6.
Memperbaiki
kerusakan
mekanisme katup
dan
perlengkapannya


H7.
Memperbaiki
kerusakan pada
sistem bahan
bakar bensin
konvensional
H8.
Memperbaiki
kerusakan pada
sistem bahan
bakar diesel
H9.
Memperbaiki
kerusakan pada
sistem pemasukan
bahan bakar dan
pembuangan gas
bekas


H10.
Membongkar,
memeriksa,
menyetel dan
merakit kembali
motor bensin
H11.
Membongkar,
memeriksa,
menyetel dan
merakit kembali
motor diesel



Tekni k Mekani k Ot omot i f

Memperbaiki Kerusakan Pada Sistem Kepala Silinder dan Blok Silinder
iii

DAFTAR ISI

JUDUL MODUL
Kata pengantar ............................................................................................ i
Struktur Profil Kompetensi Tamatan ............................................................ ii
Daftar Isi ...................................................................................................... iii
Pendahuluan ............................................................................................... iv
Tujuan Umum Pembelajaran ....................................................................... vi
Petunjuk Penggunaan Modul; ...................................................................... vi
Kegiatan Belajar 1, Kepala Silinder.............................................................. 1
Kegiatan Belajar 2, Melepas, memeriksa, dan memasang
Kembali kepala silinder dan kelengkapannya.............. 9
Kegiatan Belajar 3, Blok Silinder.................................................................. 16
Kegiatan Belajar 4, Pemeriksaan Blok Silinder ............................................ 23
Informasi Tambahan:
Pembongkaran kepala silinder pada motor jenis silinder basah............. 32
Penggantian sil/ring tabung silinder basah ............................................. 33
Lembar Informasi.................................................................................... 36
Lembar Evaluasi .......................................................................................... 38
Lembar Jawaban ......................................................................................... 40
Lembar Kunci Jawaban ............................................................................... 41
Umpan Balik................................................................................................. 42
Daftar Pustaka ............................................................................................. 43



Tekni k Mekani k Ot omot i f

Memperbaiki Kerusakan Pada Sistem Kepala Silinder dan Blok Silinder
iv
PENDAHULUAN
Perkembangan dunia otomotif semakin hari semakin berkembang pesat,
seiring dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi yang dikuasai
oleh manusia, hal ini dikarenakan manusia semakin hari ingin lebih
meningkatkan kesejahteraan dan peradaban di atas dunia.
Untuk mendukung hal tersebut perlu dipersiapkan manusia-manusia
yang beriman dan bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, serta memiliki
sumber daya dan kemampuan yang memadai. Sehingga siap untuk
mensukseskan program tersebut.
Adapun untuk menyiapkan manusia-manusia yang memiliki kemampuan
dan sumber daya yang siap salah satunya diperlukan sistem pendidikan formal
yang cukup memadai, baik itu sarana maupun prasarananya (software dan
hardware).
Berkaitan dengan sistem pendidikan tersebut khususnya di bidang
perangkat lunak, kami memberanikan diri untuk menyusun sebuah modul yang
membahas masalah kepala silinder dan silinder blok. Kepala silinder dan
silinder blok merupakan dua komponen mesin yang sangat vital karena kepala
silinder merupakan komponen yang berfungsi menutup blok silinder dan
sebagai ruang bakar. Disamping itu kepala silinder sebagai dudukan dari
mekanisme katup, busi, injektor, poros kam, saluran gas masuk dan keluar,
saluran air pendingin dan pelumasan. Sedangkan silinder blok merupakan
komponen pokok dari sebuah motor. Adapun bentuk dan konstruksinya
tergantung pada beberapa faktor antara lain : jumlah silinder, susunan silinder,
susunan katup, jenis pendinginan, letak poros kam, tempat dudukan motor,
bahan serta cara pembuatannya. Disamping itu silinder blok merupakan tempat
torak bergerak dari titik mati atas (TMA) ke titik mati bawah (TMB) secara bolak-
balik.
Mengingat tugas dan beban yang ditanggung maka kepala silinder dan
silinder blok dituntut terbuat dari bahan yang tidak mudah berubah
Tekni k Mekani k Ot omot i f

Memperbaiki Kerusakan Pada Sistem Kepala Silinder dan Blok Silinder
v
konstruksinya atau mengalami keausan. Meskipun demikian perubahan bentuk
dan keausan masih tetap terjadi, untuk itulah setiap melakukan overhoul mesin
sangat perlu diadakan pemeriksaan menyeluruh terhadap semua komponen
mesin khususnya silinder head (kepala silinder) dan blok silinder.
Pada modul ini akan diuraikan bagaimana cara melakukan pemeriksaan
kerataan bidang kepala silinder dan blok silinder termasuk pergantian silinder
sesuai dengan spesifikasi yang ada.

Dengan modul ini diharapkan bisa menambah hasanah ilmu
pengetahuan bagi para pembaca, khususnya tentang masalah kepala silinder
dan silinder blok termasuk pemeriksaannya.
Tekni k Mekani k Ot omot i f

Memperbaiki Kerusakan Pada Sistem Kepala Silinder dan Blok Silinder
vi
TUJUAN UMUM PEMBELAJARAN

Setelah mempelajari modul ini peserta diharapkan dapat :
Memahami dan mengerti tentang kepala silinder dan blok silinder termasuk cara
pemeriksaannya.

PETUNJUK PENGGUNAAN MODUL

Modul ini dibuat khusus untuk siswa Sekolah Menengah Kejuruan (SMK)
program studi mesin otomotif, karena yang dibahas pada modul ini materi
kepala silinder dan blok silinder yang berhubungan dengan pelajaran mesin
otomotif.

Disini disajikan secara praktis, dimana materi teori disampaikan terlebih
dahulu selanjutnya diikuti oleh materi praktik dengan maksud agar mudah
dimengerti, dipahami dan dipraktikkan oleh siswa.
Pembahasan teori praktik ditulis berdasarkan kelompok komponen yang
dibicarakan serta berdasarkan kedudukan komponen pada rangkaian mesin
sesuai prosedur pembongkaran (overhoul) menurut spesifikasi (manual book).

Adapun cara penggunaan alat ukur dan metode perbaikan silinder, mesin
harus berdasarkan ketentuan dan aturan sesuai dengan petunjuk yang
dituliskan pada modul, agar didapatkan hasil yang maksimal dan juga alat
beserta bahannya terhindar dari kerusakan.
Akhirnya setelah mempelajari modul ini siswa diharapkan mampu
mengembangkan diri untuk menuju keprofesionalan di bidang otomotif.








Tekni k Mekani k Ot omot i f

Memperbaiki Kerusakan Pada Sistem Kepala Silinder dan Blok Silinder
1
Kegiatan Belajar 1
KEPALA SILINDER


1. Tujuan Khusus Pembelajaran
P e s e r t a b e l a j a r d a p a t
Menyebutkan kegunaan kepala silinder
Menyebutkan macam-macam sebab yang ditanggung kepala silinder
Menyebutkan macam-macam bahan kepala silinder
Menyebutkan macam-macam pendinginan kepala silinder
Menyebutkan bentuk-bentuk ruang bakar motor bensin
Menyebutkan bentuk-bentuk ruang bakar motor diesel
Membedakan bentuk ruang bakar motor bensin dan motor diesel.

Tekni k Mekani k Ot omot i f

Memperbaiki Kerusakan Pada Sistem Kepala Silinder dan Blok Silinder
2
2 Uraian Materi

Kepala Silinder

Kegunaan

Untuk menutup blok silinder dan sebagai ruang bakar
Sebagai dudukan dari katup-katup, busi, injektor, poros kam, saluran gas
masuk dan keluar, saluran air pendinginan dan pelumasan.




Bagian-bagiannya:

1. Pegas katup
2. Batang katup
3. Pengatur katup
4. Ruang pendingin (air)
5. Busi
6. Saluran masuk
7. Dudukan katup
8. Ruang bakar
9. Paking kepala silinder



Tekni k Mekani k Ot omot i f

Memperbaiki Kerusakan Pada Sistem Kepala Silinder dan Blok Silinder
3
Pembebanan

Kepala silinder mendapat pembebanan tekanan dan temperatur tinggi akibat
dari hasil pembakaran bahan bakar dalam silinder motor.


Bahan kepala silinder

Untuk menahan tekanan hasil pembakaran dan panas yang timbul, maka
kepala silinder harus : kuat, keras dan tahan panas.


Macam-macam bahan kepala silinder

1. Besi tuang
Mempunyai kekuatan tekan tinggi
Keras
Dapat meredam getaran dan suara
Pemuaian kecil

2. Campuran aluminium
Dapat memindahkan panas dengan baik
Maka : - Kecenderungan knocking berkurang
- Perbandingan komponen dapat ditinggikan
- Daya motor bisa lebih besar.

Pemuaian besar
Masalah : kerapatan paking kepala silinder berkurang

Dudukan dan penghantar katup harus dibuat dari logam yang keras,
untuk mengatasi keausan.

Ringan

Tekni k Mekani k Ot omot i f

Memperbaiki Kerusakan Pada Sistem Kepala Silinder dan Blok Silinder
4
Macam-macam pendingin kepala silinder

Kepala silinder harus didinginkan, karena kepala silinder langsung
bersinggungan dengan pembakaran motor.

1. Pendinginan udara



Sirip-sirip pendingin akan ,memperluas bidang permukaan
Suara keras akibat getaran sirip
Biasanya terdapat pada sepeda motor, ada juga pada mobil (VW).

Tekni k Mekani k Ot omot i f

Memperbaiki Kerusakan Pada Sistem Kepala Silinder dan Blok Silinder
5
2. Pendinginan air

Ke radiator
Saluran-saluran
Saluran-saluran
Dari pompa air



Melalui saluran-saluran, air dapat bersikulasi dari blok silinder motor ke
saluran pendingin pada kepala silinder, kemudian ke radiator.
Dapat meredam suara motor
Pendinginan merata.


Bentuk-bentuk ruang bakar

Perencanaan ruang bakar mempengaruhi:

Perbandingan kompresi
Efesiensi motor
Kecenderungan knocking
Daya motor

Tekni k Mekani k Ot omot i f

Memperbaiki Kerusakan Pada Sistem Kepala Silinder dan Blok Silinder
6
Ruang bakar motor bensin

1. Ruang bakar bentuk baji/ pasak



2. Ruang bakar bentuk bak


3. Ruang bakar bentuk atap


Tekni k Mekani k Ot omot i f

Memperbaiki Kerusakan Pada Sistem Kepala Silinder dan Blok Silinder
7
4. Ruang bakar bentuk atap dengan 4
katup

Ruang bakar motor diesel

5. Ruang bakar dalam torak
(DIRECT INJECTION)
Nozle


6. Ruang bakar kamar pusar
(INDIRECT INJECTION)
Nozle
Glow plug/
busi pemanas


Tekni k Mekani k Ot omot i f

Memperbaiki Kerusakan Pada Sistem Kepala Silinder dan Blok Silinder
8

PENILAIAN KONSTRUKSI TUNTUTAN TERHADAP BENTUK
RUANG BAKAR BAIK SEDANG KURANG
Luas permukaan sekecil mungkin,
untuk membatasi kerugian panas,
Atap 4 K
Atap 2 K

Kamar
Pusar
Bentuk ruang bakar, sehingga terjadi
olahan pada campuran gas selama
kompresi (pembentukan campuran
lebih baik).
Baji,
dalam
torak
kamar
pusar
Baji, bak
atap 2 K
Atap 4 K
Tempat kedudukan busi/ nosel
penyemprot sedekat mungkin pada
pusat, sehingga waktu bakar pendek.
Atap 4 K,
dalam
torak

Kamar
pusar
Pemasukan/ pembuangan gas melalui
katup harus lancar, luas penampang
katup harus besar.
Atap 2 K,
atap 4 K
Lain.

Tekni k Mekani k Ot omot i f

Memperbaiki Kerusakan Pada Sistem Kepala Silinder dan Blok Silinder
9
KEGIATAN BELAJAR 2
MELEPAS, MEMERIKSA DAN MERAKIT KEMBALI KEPALA
SILINDER DAN KELENGKAPANNYA

1. Tujuan Khusus Pembelajaran
Melepas dan memasang kepala silinder
Memeriksa pemukaan-permukaan berpaking
Memeriksa keretakan pada kepala silinder
Mengganti paking kepala silinder.
2. ALAT BAHAN WAKTU
Kotak alat
Set kunci sok
Kunci momen
Skrap
Pistol udara
Mistar lurus
Lampu
Bak air
Gembor
Sikat baja
Motor hidup atau
mobil
Set paking kepala
silinder
Solar/ bensin cuci
Kain lap
Latihan : 4 jam
3. Keselamatan kerja
Lepas dahulu terminal negatif baterai
Jangan menggosok pada blok silinder (partikel-partikel kertas gosok yang
masuk ke silinder menimbulkan keausan keras).
Perhatikan urutan dan momen pengerasan baut-baut kepala silinder.
Tekni k Mekani k Ot omot i f

Memperbaiki Kerusakan Pada Sistem Kepala Silinder dan Blok Silinder
10
Kepala Silinder

Langkah kerja

Pelepasan, hal-hal yang perlu diperhatikan :
Lepas terminal negatif baterai
Buang air pendingin dari radiator dan blok motor (gunakan kran-kran
pembuang)
Lepas slang radiator bagian atas, kabel busi dan kabel pengukur temperatur.
Perhatikan urutan melepas unit tuas penekan katup.









Lepas batang-batang penekan dan susun berurutan
Hati-hati waktu melepas baut saluran buang, jangan sampai patah. Beri
pelumas penetran dahulu.

Tekni k Mekani k Ot omot i f

Memperbaiki Kerusakan Pada Sistem Kepala Silinder dan Blok Silinder
11
Terdapat dua cara melepas saluran masuk dan buang

a) Sewaktu kepala silinder masih terpasang, kita melepas saluran masuk dan
buang. Kemudian kepala silinder akan dikeluarkan dan saluran masuk/
buang tinggal di ruangan motor.

b) Jika sekrup-sekrup saluran masuk/ buang tidak dapat dilepas pada kepala
silinder yang masih terpasang, kita melepas pipa knalpot pada saluran
buang, kemudian kepala silinder akan dikeluarkan bersama dengan saluran
masuk/ buang yang ,masih terpasang. Untuk ini, kabel dan selang pada
karburator harus dilepas dahulu.










Lepas baut kepala silinder.
Perhatikan urutannya.







Tekni k Mekani k Ot omot i f

Memperbaiki Kerusakan Pada Sistem Kepala Silinder dan Blok Silinder
12
Pemeriksaan
Periksa permukaan kepala silinder dari keausan/ retak
Periksa keausan permukaan kepala silinder.








Kriteria : A maksimal 0,2 mm
B maksimal 0,05 mm
Periksa kelurusan saluran masuk dan buang pada kepala silinder



Kebengkokan maksimum 0,2 mm
Periksa keretakan kepala silinder disekitar dudukan katup buang, jika oli
tercampur dengan air pendingin (seperti susu).







Tekni k Mekani k Ot omot i f

Memperbaiki Kerusakan Pada Sistem Kepala Silinder dan Blok Silinder
13
Pembersihan

Bersihkan permukaan berpaking dengan sekrup dan sikat kawat
Perhatikan lubang-lubang ulir baut kepala silinder pada blok silinder, lubang-
lubang tersebut harus bersih. Tiup dengan angin
Cuci kepala silinder dan perlengkapannya dengan solar.
Periksa kelurusan permukaan saluran masuk dan buang ( lihat gambar di
bawah ini ).
Kebengkokan maksimum 0,2 mm





Periksa kelurusan permukaan blok silinder
Kriteria : B maksimal 0,1 mm
A maksimal 0,05 mm














Tekni k Mekani k Ot omot i f

Memperbaiki Kerusakan Pada Sistem Kepala Silinder dan Blok Silinder
14
Pemasangan kembali

Pasang paking-paking. Beri vet, jika permukaan paking tidak dilapisi bahan
sintesis. Perhatikan tanda TOP pada paking-paking. Kadang-kadang ada
ring kaset yang perlu dipasang pada lubang-lubang air pendingin
Beri pelumas pada baut-baut kepala silinder
Perhatikan urutan pengencangan baut silinder (momen pengencangan) lihat
buku (manual)
Pengencangan dilakukan 2 tahap .
Tahap I : 2/3 momen diijinkan













Perhatikan urutan pengencangan unit tuas penekan katup (momen
pengerasan lihat data/lembar informasi)
Pengencangan dilakukan 2 tahap
Tahap I : 2/3 momen yang diijinkan
Jangan terlalu keras !











Penyetelan katup harus setelah pengencangan baut kepala silinder
Jangan lupa pembuangan udara pada sistem pendinginan
Tekni k Mekani k Ot omot i f

Memperbaiki Kerusakan Pada Sistem Kepala Silinder dan Blok Silinder
15
Petunjuk

Kepala silinder yang bocor/ kepala silinder yang retak menunjukkan
pembebanan panas yang terlalu tinggi. Periksa radiator, termostat dan
pompa air. Kemungkinan lain, saat pengap[ian terlalu awal, atau campuran
terlalu kurus.

Biasanya baut-baut kepala silinder harus dikencangkan lagi setelah 1000-
3000 km. Setelah pekerjaan tersebut, celah katup berkurang dan harus
distel lagi.

Untuk momen pengencangan baut dan mur secara pasti lihat lembar
informasi pada halaman belakang

Tekni k Mekani k Ot omot i f

Memperbaiki Kerusakan Pada Sistem Kepala Silinder dan Blok Silinder
16
KEGIATAN BELAJAR 3

BLOK SILINDER


1 Tujuan Khusus Pembelajaran
P e s e r t a b e l a j a r d a p a t
Menyebutkan syarat- syarat blok silinder
Menyebutkan syarat-syarat silinder
Menyebutkan macam-macam susunan silinder
Menyebutkan macam-macam konstruksi blok silinder
Menyebutkan macam-macam konstruksi silinder
Membedakan tabung silinder basah dengan tabung silinder kering


Tekni k Mekani k Ot omot i f

Memperbaiki Kerusakan Pada Sistem Kepala Silinder dan Blok Silinder
17
BLOK SILINDER

Blok Silinder

Blok silinder dan ruang engkol merupakan bagian pokok motor. Bentuk dan
konstruksi blok silinder tergantung pada beberapa faktor, antara lain :
Jumlah silinder, susunan silinder, susunan katup, jenis pendinginan, letak poros
kam, tempat dudukan motor, bahan serta pembuatannya.









Blok silinder harus memenuhi persyaratan
Kaku, pembebanan tekan tidak boleh mengakibatkan perubahan elatisitas
pada bentuknya
Ringan dan kuat
Konstruksi blok dan silinder harus memperoleh pendinginan yang merata
Pemuaian panas harus sesuai dengan bagian-bagian yang terpasang pada
blok tersebut (misal poros engkol, kepala silinder).
Silinder harus memenuhi persyaratan
Sifat luncur yang baik pada permukaan lurusnya dan tahan aus
Kuat terhadap tekanan tinggi
Tidak boleh mengalami perubahan bentuk akibat waktu pemakaian yang
lama
Konstruksi silinder harus memperoleh pendinginan yang merata
Mudah dioverhoul atau diganti.
Tekni k Mekani k Ot omot i f

Memperbaiki Kerusakan Pada Sistem Kepala Silinder dan Blok Silinder
18
Jenis Konstruksi

Berdasarkan susunan silinder :

Sebaris














Konstruksi sederhana, baik untuk
motor 2 s.d 6 silinder
Bentuk V















Konstruksi pendek, kompak dan
kaku
Baik untuk motor 6 s.d 12 silinder
Sifat getaran paling buruk oleh
karena itu jarang digunakan untuk
motor 2 atau 4 silinder.
Boxer (tidur)











Konstruksi rendah tapi lebar
Baik untuk 2 s.d 12 silinder
Sifat getaran paling baik.
Tekni k Mekani k Ot omot i f

Memperbaiki Kerusakan Pada Sistem Kepala Silinder dan Blok Silinder
19
Konstruksi Blok Silinder

Blok silinder utuh






















Pendinginan air
Konstruksi sederhana
Overhoul silinder perlu pengerjaan
khusus (mengebor, menghorning,
memasang torak oversial)
Blok silinder terbagi





















Pendinginan udara dan air
Silinder dan torak yang aus dapat
diganti tanpa peralatan khusus.
Perlu ketelitian khusus saat
perbaikan/overhoul (pada blok
silinder terbagi sistem pendinginan
air).

Tekni k Mekani k Ot omot i f

Memperbaiki Kerusakan Pada Sistem Kepala Silinder dan Blok Silinder
20
Konstruksi Silinder

Lubang bor sebagai silinder
(blok tunggal)
























Konstruksi kuat dan sederhana
Bahan sama untuk blok silinder
Paling umum pada motor mobil
Tabung silinder kering



















Bahan harus mempunyai sifat
luncur yang baik dan tahan aus
optimal
Blok silinder bisa dibuat dari logam
ringan
Tabung silinder yang aus bisa
diganti tetapi perbaikan tersebut
memerlukan alat khusus.
Sering digunakan pada mesin
sepeda motor diesel kecil


Boring/Liner jadi
Blok silinder
Silinder liner
Tekni k Mekani k Ot omot i f

Memperbaiki Kerusakan Pada Sistem Kepala Silinder dan Blok Silinder
21
Tabung Silinder Basah

Bahan tabung harus mempunyai sifat khusus yang baik dan tahan aus yang
optimal
Blok silinder bisa dibuat dari logam ringan
Pendingin merata karena tabung silinder bersinggungan langsung dengan
air pendingin
Tabung silinder dapat diganti dengan cepat dan mudah, tetapi harus
diperhatikan pemasangannya (tinggi pemukaan serta kerataan permukaan
tabung silinder).

Tabung silinder basah Tabung silinder basah
Jenis berdiri Jenis menggantung



















Masalah pemuaian panas yang
berbeda antara tabung dan blok
Tekanan pengepresan paking
berubah ada kebocoran masuk
ruang bakar

Masalah pemuaian panas yang
berbeda antara tabung dan blok
Tekanan pengepresan paking
kepala silinder tetap
Posisi ring karet bergeser ada
kebocoran air pendinginan melalui
lubang pelepas atau masuk ruang
engkol.

Saluran air
O-Ring

( karet )