Anda di halaman 1dari 7

1

BAB I
PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang
Dengan melakukan pemodelan terhadap suatu sistem, dapat diujikan berbagai macam
kondisi pada sistem tersebut secara keseluruhan dapat dilihat tanpa perlu
membuatmodel fisisnya cukup dengan suatu perangkat komputer, sistem tersebut
dapat disimulasikan.

2.1 Batasan Masalah
1.Model
2.System
3.Pemodelan System

















2


BAB II
PEMBAHASAN

2.1 PEMODELAN SISTEM

Dalam proses perancangan suatu system memerlukan tahapan yang disebut
pemodelan. Pemodelan berasal dari kata model yang dalam istilah teknologi berarti
representasi suatu masalah yang dalam bentuk yang lebih sederhana sehingga lebih
jelas dan mudah dikerjakan . Sedangkan pemodelan adalah proses penerjemahan
keadaan fisik kedalam bahasa matematis.

2.2 MODEL
Pengertian model
Model adalah representasi atau formulasi dalam bahasa tertentu dari suatu sistem
nyata (realitas).
Tujuan model yaitu untuk mempelajari perilaku sistem yang sebenarnya.
Pemodelan adalah tahapan (langkah) dalam membuat model dari suatu sistem
nyata (realitas).
Model simulasi yang sering digunakan berbentuk model matematis.
Tujuan studi pemodelan adalah menentukan informasi (variabel dan parameter)
yang dianggap penting untuk dikumpulkan, sehingga tidak ada model yang unik.

Model berdasarkan jenisnya (umum)
a. Model Ikonik
Memberikan visualisasi atau peragaan dan permasalahan yang ditinjau dapat
berupa foto, maket, grafik dan pie chart.
b. Model Analog
Didasarkan pada keserupaan gejala yang ditunjukkan oleh masalah dan dimiliki
oleh model, misalnya menggunakan simulator.
c. Model Simbolik
3

Menyatakan secara kuantitatif permsamaan matematik yang memiliki masalah.
Model matematik merupakan bahasa yang eksak, memberikan hasil kuantitatif,
mempunyai aturan ( rumus, cara pengerjaan ) yang memungkinkan
pengembangan lebih lanjut.


Model berdasarkan tujuan
a. Model probabilistik
Biasanya mengkaji ulang data atau informasi terdahulu untuk
menduga peluang kejadian tersebut pada keadaan sekarang atau yang
akan datang dengan asumsi terdapat relevansi pada jalur waktu
b. Model deterministik
Model kuantitatif yang tidak mempertimbangkan peluang kejadian.
ex. PERT (Program Evaluation Review Technique)
c. Model deskriptif
Mempermudah penelaahan suatu permasalahan, dan model ini dapat
diselesaikan secara eksak serta mampu mengevaluasi hasilnya dari
berbagai pilihan data input .


2.3 SISTEM
Komponen-komponen yang saling berinteraksi antara satu dengan lainnya
untuk mencapai suatu tujuan
Syarat sistem :
a. Kesatuan (unity)
b. Hubungan fungsional
c. Ujuan yang berguna


2.4 PEMODELAN SISTEM

1. Pemodelan Berdasarkan Skenario (Scenario Based Modelling)
Merupakan pemodelan sistem yang dilakukan dari sudut pandang pengguna
Pemodelan ini menggunakan UML (Unified Modeling Language) yang
4

dijelaskan pada pertemuan lain.
2. Pemodelan Berorientasi Aliran (Flow-Oriented Modelling)
Pemodelan Berdasarkan AliranPemodelan ini mendefinisikan bagaimana
obyek obyek data ditransformasikan oleh fungsi proses. Biasanya dimodelkan
dengan Data Flow Diagram.
3. Pemodelan Berdasarkan Kelas (Class-Based Modelling)
Pemodelan ini mendefinisikan obyek, atribut dan relasi. Biasanya
menggunakan ERD (entity Relationship Diagram).
4. Pemodelan Perilaku (Behavioral Modelling)
Pemodelan ini lebih mengarah pada perilaku dari sistem atau produk.
Menggambarkan bagaimana sistem atau perangkat lunak akan merespon jika
ada event dari luar.

Langkah dalam membuat model
i dari sistem
event yang menyebabkan terjadinya urutan interaksi













Tujuan pemodelan system

customer

Real
world
Model
Test
Refine
5

pemakai dengan resiko dan biaya minimal

design
Pendekatan pemodelan system

data menjadi entitas yang beda Obyek data dimodelkan dalam atribut dan
relasinya.Proses transform dimodelkan bagaimana tranformasidata mengalir
dalam system.

berkolaborasi dengan kelas lain






















6


BAB III
PENUTUP

3.1 KESIMPULAN
a. Pemodelan berdasarkan aliran merupakan pendekatan pemodelan secara
structured analysis.
b. pemodelan berdasarkan skenario,kelas dan perilaku merupakan pendekatan
pemodelan secara object oriented analysis

























7


DAFTAR PUSTAKA

Anda mungkin juga menyukai