Anda di halaman 1dari 73

EKO.723.

Kewirausahaan (3 sks)
MK ini berupaya utk menumbuhkembangkan potensi
wirausaha yg ada ataupun mengembangkan
wawasan dari bakat yg sudah ada ataupun
menumbuhkan kemampuan pikir utk
berwirausaha.MK ini mencakup materi :

1.Permasalahan hidup manusia terutama yg berkaitan
dg pekerjaan dan pendapatan
2.peluang-peluang usaha yg ada
3.kiat-kiat utk memanfaatkan peluang tsb
4.sikap mental,keterampilan dan kemampuan analisis
apa yg
harus dimiliki seseorang
5.pengenalan mengenai program, institusi dan informasi
yg dpt
membantu dalam mengembangkan usaha sendiri.
Literatur
Tri Cahyono Bambang, Teori dan Praktek
kewiraswastaan, Penerbit
Liberty,Yogyakarta, 1993
Herawaty Silvia, Kewiraswastaan, Penerbit
IPWI,Jakarta, 1988.
Alma Buchary, Panduan Perkuliahan
Kewiraswastaan, CV Alfabeta, Bandung,1999.
Kiyosaki Robert, Rich Dad Poor Dad,Business School,
For People Who Like Helping People, Penerbit PT
Gramedia Pustaka Utama, Jakarta,2002
---------------------, Cash Flow QuaDran---------------
---------------
Suryana, Kewirausahaan, Pedoman Praktis,Kiat dan
Proses
Menuju Sukses,Penerbit Salemba Empat,
Jakarta,2003


WIRASWASTA DAN
WIRAUSAHA
DR.Suparman Sumahamijaya (1967):
Wiraswasta terdiri dari 3 kata:wira,swa dan sta
Wira: adalah manusia unggul,teladan berbudi luhur,berjiwa berani
pahlawan, pendekar kemajuan dan memiliki keagungan
watak
Swa: artinya sendiri (mis swa sembada,swa kelola)
Sta : artinya berdiri

Taufik Rashid,1981
Saudagar terdiri dari 2 suku kata, Sau berarti seribu dan
dagar artinya Akal. Jadi saudagar berarti seribu akal

Dari sudut etimologis maka wiraswasta berarti
keberanian,keutamaan serta keperkasaan dalam
memenuhi kebutuhan serta memecahkan permasalahan
hidup dg kekuatan yg ada pada diri sendiri


Inti dan Hakekat Kewiraushaan
Jiwa dan sikap kewirausahaan
(enterpreneurship) tidak hanya dimiliki
oleh usahawan, akan tetapi dapat dimiliki
oleh setiap orang yang berpikir kreatif dan
bertindak inovatif baik kalangan
usahawan maupun masyarakat umum
seperti petani,,karyawan,pegawai
pemerintah,mahasiswa, guru dan
pimpinan organisasi.

Kreativitas :adalah kemampuan untuk
mengembangkan ide-ide baru dan cara-
cara baru, dalam pemecahan masalah
dan menemukan peluang (thinking new
thing).
Inovasi : adalah kemampuan untuk
menerapkan kreativitas dalam rangka
pemecahan masalah dan menemukan
peluang ( doing new thing)

Kreativitas adalah kemampuan untuk
memikirkan sesuatu yang baru dan
berbeda
Inovasi merupakan kemampuan untuk
melakukan sesuatu yang baru dan
berbeda

Sesuatu yang baru dapat dalam bentuk
hasil seperti barang dan jasa. Juga bisa
dalam bentuk proses seperti ide, metode
dan cara.
Ide kreatif akan muncul apabila wirausaha
Look at old and think something new or
different

Sukses kewirausahaan akan tercapai
apabila berpikir dan melakukan sesuatu
yang baru atau sesuatu yang lama dengan
cara-cara baru (thing and doing new
things or old thing in new way)
Kewirausahaan
Kemampuan kreatif dan inovatif yang
dijadikan dasar,kiat dan sumber daya
untuk mencari peluang menuju sukses.
Inti dari kewirausahaan adalah
kemampuan untuk menciptakan sesuatu
yang baru dan berbeda (Create new and
different) melalui berpikir kreatif dan
bertindak inovatif untuk menciptakan
peluang.
JIWA DAN SIKAP
KEWIRAUSAHAAN
Proses kreatif dan inovatif hanya dilakukan oleh
orang-orang yg memiliki jiwa dan sikap
kewirausahaan,
yaitu orang yg percaya diri (yakin,optimis dan
penuh komitmen),
berinisiatif (energik dan percaya diri),
memiliki motif berprestasi (berorientasi hasil
dan berwawasan kedepan),
memiliki jiwa kepemimpinan (berani tampil
berbeda)
berani mengambil resiko dg penuh perhitungan
(karena itu suka akan tantangan)
Fungsi dan Peran Wirausaha
Secara umum wirausaha memiliki 2 peran:
1. Sebagai Penemu (inovator)
2. Sebagai Perencana ( Planner)
. Ad.1. Wirausaha menemukan dan menciptakan
produk baru,teknologi dan cara baru,ide-ide baru
dan berorganisasi usaha
Ad.2. Wirausaha berperan merancang usaha
baru,merencanakan strategi perusahaan baru,
merencanakan ide-ide dan peluang dalam
perusahaan dan menciptakan organisasi
perusahaan baru.
Bekal Pengetahuan dan Keterampilan
wirausaha
A. Bekal Pengetahuan yg harus dimiliki :
1. Usaha yg akan dimasuki/dirintis dan
lingkungan usaha yg ada.
2. Peran dan tanggung jawab
3. Manajemen dan organisasi bisnis
B. Bekal Keterampilan yg harus dimiliki :
1. Keterampilan konseptual dalam mengatur
strategi dan menghitung resiko
2. Kreatif dalam menciptakan nilai tambah
3. Memimpin dan mengelola
4. Berkomunikasi dan berinteraksi
5. Tehnik usaha yang akan dilakukan.
Merintis usaha baru
3 cara untuk memasuki suatu usaha bisnis:
1. Merintis usaha baru sejak dari awal
2. Membeli perusahaan yg telah ada
3. Kerjasama manajemen (franchising)

Untuk memulai usaha baru atau merintis usaha
baru modal utama yang harus ada adalah
adanya Ide, baik itu ide untuk menciptakan
sesuatu yg baru dan berbeda, lakukan
kelayakan usaha (analisis swot
Dalam merintis usaha baru beberapa hal
yang harus diperhatikan
1. Bidang dan jenis usaha yg akan dirintis
2. Bentuk usaha dan kepemilikan
3. Tempat usaha yg akan dipilih
4. Organisasi usaha yg akan digunakan
5. Jaminan usaha yg mungkin diperoleh
6. Lingkungan usaha yg berpengaruh
Utk mengelola ush tsb. harus
diawali:
1. Perencanaan usaha
2. Pengelolaan Keuangan
3. Aksi strategis usaha
4. Teknik pengembangan usaha.
Etika Berwirausaha
1. Kejujuran
2. Integritas
3. Menepati janji
4. Kesetiaan
5. Kewajaran
6. Suka membantu orang lain
7. Menghormati orang lain
8. Warga negara yg baik dan taat hukum
9. Mengejar keunggulan
10. Bertanggung jawab
Quis:
1. Jelaskan apa sebenarnya hakikat dari Kewirausahaan
apa persamaan dan perbedaannya dengan wirausaha

2. Jelaskan apa yang menjadi kunci sukses wirausaha
berdasarkan penjelasan di atas.
3. Apa yg dijadikan kompetensi ini dalam kewirausahaan
4. Pengetahuan,keterampilan dan kemampuan apa yg
harus dimiliki wirausaha agar mampu bersaing pada
persaingan global
5. Dengan cara apa peluang diciptakan oleh wirausaha
6. Apakah seseorang yg menciptakan brg dan js yg tidak
berbeda, tetapi dg cr yg lebih baik dapat dikatakan
wirausaha
BUKA USAHA NGGAK KAYA PERCUMA
5 KIAT PRAKTIS MENGELOLA PENGHASILAN SEBAGAI
PENGUSAHA:

1. KIAT 1, PISAHKAN KEUANGAN USAHA DENGAN
KEUANGAN PRIBADI
2. KENDALIKAN PEMASUKAN DAN PENGELUARAN ANDA
3. PROTEKSI,PROTEKSI, DAN PROTEKSI
4. MILIKI INVESTASI SELAIN USAHA
5. LAKUKAN ANALISIS KETIKA INGIN MEMBUKA USAHA
BARU.
KEWIRAUSAHAAN
WIRAUSAHA/WIRASWASTA/ENTERPRENEUR artinya orang
yang berani melakukan usaha secara mandiri dengan
mengerahkan segala potensi (tenaga dan pikiran) yang
dimiliki dan potensi SDA demi tercapainya tujuan yg
diinginkan.

Namun pada kenyataannya banyak pengusaha kecil yang
masih mengalami kegagalan,.hal ini disebabkan bukan
karena kemampuan teknis yg rendah atau terbatasnya
modal, tetapi sebenarnya akibat konsep dirinya (pola pikir
dan sikap mental) yang salah,dalam arti tidak sesuai dg
konsep diri (Pola pikir dan Sikap Mental) para pengusaha
yg telah sukses.
Dimana kebanyakan Pola Pikirnya adalah konsuntif
bukannya produktif, akibatnya pada saat menerima
bantuan atau memiliki sedikit keuntungan banyak yang
digunakan utk keperluan yang besifat konsuntif misalnya:
membeli Tape, TV,Kulkas,meubel bahkan ada yang
memperbaiki rumah dll, yg seharusnya utk insvestasi
(kebutuhan yg menunjang usahanya).
Sedangkan sikap mentalnya memang tidak memiliki
semangat juang untuk maju atau keinginan untuk besar
tidak ada (hidup secukupnya saja), akibatnya banyak
pengusaha kecil yang tidak meningkat keberadaannya
menjadi pengusaha menengah, apalagi pengusaha besar
walaupun dari sisi potensi sebenarnya sangat memadai.

Jadi yang harus dilakukan paling mendasar adalah
melakukan perubahan terhadap konsep diri kita
seperti konsep diri para pengusaha yang telah
terbukti sukses ( pilih yang terbaik dan cocok untuk diri
kita),agar tercetak jiwa wirausaha-wirausaha yang
tangguh,handal dan profesional sehinga lahir pioner-pioner
yang mampu mengangkat harkat dan martabat diri sendiri
untuk menjadi pengusaha Menengah bahkan Besar.
MENEMUKAN RAHASIA DAN KUNCI
SUKSES HIDUP
Benarkah bahwa setiap manusia mempunyai hak yang
sama dalam mencapai kesuksesan.
Tetapi justru pada kenyataannya mengapa banyak yang
gagal dan sedikit yang sukses.
Apabila kita merenung dan menghayati dalam kehidupan
ini sebenarnya untuk menemukan kesuksesan tidaklah
sulit, hal ini dikarenakan faktor ketidaktahuan dari diri kita
sendiri saja sehingga kita harus melakukan
benchmarking atau mencari standart/tolok/pembanding
dg oran-orang sukses dilingkungan kita. Apa yang
dilakukan oleh orang-orang sukses. ?
Jadi jika kita ingin sukses sebenarnya kuncinya sangat
sederhana yaitu: harus mau menyamakan dan mengikuti
konsep diri (pola pikir dan sikap mental) orang-orang yang
telah terbukti sukses.

Dalam mencapai kesuksesan seperti yang telah dilakukan
orang-orang sukses apabila dirumuskan terbagi menjadi 2
(dua) kelompok yaitu:


1. Kesuksesan berada pada diri kita
2. Kesuksesan berada diluar diri kita.
KESUKSESAN BERADA PADA DIRI KITA
Pengenalan Diri.
Setiap manusia pasti menginginkan suatu kesuksesan sebagai
tujuan hidupnya. Dalan rangka mencapai apa yang anda inginkan,
cobalah merenung.apa yang sudah anda persiapkan ? Dari
berbagai faktor sebagai bekal menuju kesuksesan, ternyata satu-
satunya faktor yang sering kterlupakan adalah sudahkah anda
mengenali diri anda sendiri, agar tahu apa yang harus kita
perbuat. Tanpa anda sadari ternyata di dalam diri anda terdapat
potensi tak terbatas (kaya potensi) sebagai kekuatan yang
sangat luar biasa dalam mencapai tujuan hidup anda.
Dimana semua potensi itu menunggu diri anda untuk
diperintahkan, namun demikian semuanya menjadi tanpa
berarti atau sia-sia belaka selama anda tidak pernah
memerintahkannya.

Untuk membuktikan bahwa manusia memiliki potensi tak
terbatas adalah banyak sekali di dunia ini, seseorang yang
sebenarnya memiliki kekurangan baik dari sisi
fisik,pendidikan, usia ataupun harta, tetapi masih mampu
mengukir sesuatu prestasi terbaiknya dan mencapai
kesuksesan.
KUNCI MEWUJUDKAN POTENSI
Kunci untuk mewujudkan Potensi tak terbatas manusia
adalah Pengalaman dan pengalaman terbaik hanya bisa
dicapai dg upaya maksimal.Dengan demikian yang dapat
disimpulkan adalah semakin miskin pengalaman berarti
semakin sulit mencapai sukses.
PENGALAMAN KEMAMPUAN
HASIL KERJA
MINIMUN
MINIMUN MINIMUM
MAKSIMAL
MAKSIMAL
MAKSIMAL
KERJA LUAR BIASA
ORANG-ORANG YANG SUKSES DIMANAPUN SELALU KERJA LUAR
BIASA.ADAPUN UNTUK MEREALISASIKAN (MEWUJUDKAN)
ADALAH:
1. Mencintai pekerjaan:

Bila kita sudah mencintaisesuatu maka apapun yang kita miliki seolah-olah
akan kita curahkan semuanya terhadap yang kita cintai. Demikian pula di dalan
bekerja maka nantinya kita juga akan mencurahkan semua tenaga dan pikiran
demi terwujudnya hasil kerja terbaik, tanpa menghiraukan tempat dan waktu
sehingga tidak ada lagi perasaan beban pekerjaan terhadap diri kita.

2. Efektifitas Waktu:

Kita semua sadar bahwa setiap manusia yang hidup di dunia ini memiliki jumlah
waktu yang sama yaitu 24 jam, tetapi mengapa hasilnya berbeda-beda ( ada
yang sukses dan gagal)kuncinya terletak pada pemanfaatannya
(efektifitasnya) yang berbeda-beda.
Bagi orang yang sukses apabila kita amati ternyata
penggunaan waktunya jauhhh lebih banyak, sehingga di
dalam bekerja seringkali sampai larut malam.

Sebagai contoh yang pernah dilakukan pengamatan di
Amerika ternyata bagi orang-orang yang prestasinya
sangat luar biasa, bekerja dalam 1 minggu mencapai 100
jam, sedangkan di Jepang kemacetan lalulintas terjadi
sekitar pukul.21.00, Untuk di Indonesia-pun orang-orang
yang gajinya besar pada kenyataannya juga bekerja
sampai larut malam berarti bagi orang-orang sukses
semuanya bekerja luar biasa..

(masih anda ragukan ?....?)
III. SERIUS DAN KONSENTRASI
Banyak orang beranggapan bahwa dengan meluangkan waktu
ditempat kerja melebihi jam kerja yang disediakan perusahaan
(diatas 8 jam per hari) sudah merasa kerja luar biasa, tetapi tidak
pernah melihat seberapa banya hasilnya (kuantitasnya) belum lagi
masalah kualitasnya. Sehingga walaupun kelihatannya orang itu
bekerja, tetapi karena pikirannya kemana-mana (tidak pernah
konsentrasi) maka banyak waktu terbuang sia-sia, dengan kata
lain aktif tetapi tidak produktif.
Jadi yang perlu dipertanyakan adakah sudahkah kita
memanfaatkan waktu demi waktu dengan sebaik baiknya !!

IV. TIDAK MENYIA-NYIAKAN PEKERJAAN
Biasanya orang-orang yang bekerja luar biasa tidak pernah menolak pekerjaan,
karena memahami bahwa dengan semakin banyak yang dikerjakan mka
semakin kaya pengalaman. Sebaliknya dengan semakin menjauhi dari
pekerjaan, tanpa disadari melakukakn proses pembodohan diri sendiri dimana
pada akhirnya merugikan diri sendiri karena pasti miskin
DISIPLIN
Disiplin artinya tidak melanggar terhadap ucapan dan ketentuan yang
telah ditetapkan.

Mengapa orang-orang yang sukses selalu memiliki disiplin yang tinggi

Karena orang yang memiliki disiplin yang tinggi didalam bekerja
merasa takut atau malu terhadap diri sendiri apabila tidak bisa
membuahkan prestasi. Sehinga pada saat bekerja walaupun tidak
ada yang mengawasi atau mengontrol tetap mampu memberikan
yang terbaik, jadi dimanapun berada serta dalam situasi dan kondisi
seperti apapun tetap berprestasi.

Sedangkan orang yang tidak disiplin memang tidak memiliki
keinginan untuk berprestasi, sehingga kehadirannya di tempat
bekerja walaupun datang ke kantor tepat waktu, target pekerjaan
tidak tercapai karena menunda pekerjaan, termasuk pula pengiriman
barang kepada pelanggan tidak teapt waktu juga tidak ada rasa
malu. Padahal tanpa disadari akan berpengaruh terhadap kulitas
maupun prestasi kerja yang akhirnya menghambat kesuksesannya
sendiri.

Sebagai contoh untuk melatih dalam membentuk diri kita
menjadi orang yang disiplin adalah pada saat berpuasa,
mengapa ?? . Karena orang yang sudah niat berpuasa
ternyata tidak berani melanggar makan atau minum
walaupun tidak ada orang yang melihat atau memarahi

Jadi supaya tingkat kedisiplinan kita tinggi maka diperlukan
komitmen(kesepakatan) dan pengendalian yang kuat
terhadap diri kita sendiri
KREATIF DAN INOVATIF
Ciri-ciri orang yang mempunyai kreatifitas yang tinggi
biasanya didalam bekerja selalu mempunyai banyak
alternatif/pilihan/cara dalam penyelesaian pekerjaan,
sedangkan orang yang inovatif cenderung melakukan
perubahan secara terus-menerus dengan ide-ide
cemerlang demi penyempurnaan pekerjaan.

Tingkat kreatifitas maupun inovasi seseorang sangat
tergantung (ditentukan) oleh pengalamannya, sehingga
orang yang miskin pengalaman maka kreatifitasnya dan
inovasinya rendah.

Sebagai contoh : bagi orang biasa apabila melihat limbah
(bekas) ban mobil sekedar sebagai sampah, tetapi bila
orang yang kreatif dan inovatif mampi dirubahnya menjadi
mebel yang memiliki nilai seni tinggi dan bahkan bisa
merupakan produk ekspor dengan nilai jual tinggi sehingga
bisa menghasilkan (mendatangkan) keuntungan yang
besar


Dengan demikian orang yan kretif dan inovatif
bisa meningkatkan nilai ekonomi suatu barang
karena bisa merubah dari barang yan kurang
berharga menjadi barang berharga

Kesimpulan: Karena orang-orang yang sukses
selalu memiliki daya kreatifitas dan inovasi yang
tinggi..Bagaimana dengan diri anda?
SIKAP MENTAL POSITIF
Berpikir positif artinya melihat sesuatu dari sisi
baiknya dan kita masih mampu melihat kabaikan
dari sisi kejelekan orang lain, sedangkan berpikir
negatif artinya melihat sesuatu hanya dari sisi
kejelekannya atau kelemahannya saja.

Kekeliruan yang paling sering terjadi dan amat
disayangkan adalah ada pendapat bahwa
keberhasilan seseorang hanya bisa diperoleh
dengan bantuan orang-orang jenius, keajaiban
atau hal-hal yang tidak ada pada diri ita sendiri.
Padahal kita semua mampu meraih kesuksesan
dengan apa yang kita miliki sendiri
Keberhasilan kita sesungguhnya ditentukan oleh sikap kita
sendiri (keberhasilan anda sangat ditentukan oleh sikap
anda sendiri)

Dengan kita berpikir negatif maka dampak yan akan
terjadi pada diri kita adalah:

1.Menimbulka kebimbangan saat hendak membuat suatu
keputusan pening

2 Membuat kita bertindak secara membai buta

3. Membuat putus asa

4. Mempersempit batas kemampuan kita

5.Membuat kita sulit menikmati hidup
Tetapi dengan berpikir positif maka dampak yang akan terjadi
pada diri kita adalah :

1. Menumbuhkan rasa percaya diri.

2. Membuat optimis bahwa pekerjaan akan berhasil

3. Membuat inisiatif dan kreatifitas tinggi

4. Menjadikan diri kita tekun

Dengan berpikir positif memang belum tentu membuat kita
sukses, tetapi minimalnya akan memperbaiki kehidupan kita
sehari-hari

Akan tetapi sebaliknya jika kita bersikap negatif sudah pasti tidak
akan berhasil, dan :belum pernah ada seseorang yang berpikir
negatif mampi mencapai kesuksesan
PERCAYA DIRI
Untuk menumbuhkan rasa percaya diri maka yang harus kita
tanamkan kedalam jiwa kita adalah : optimis dan yakin

Apabila kita meyakini terhadap sesuatu maka segala tindakan kita
akan tergerak/terdorong terhadap keyakinan kita. Misalnya kita
akan mengikuti pertandingan bulu tangkis, sebelum betanding
ada persaan ragu untuk menang maka sebenarnya setengah
pertandingan kita sudah kalah oleh diri sendiri yang akibatnya
gagal. Sehingga pada saat bertanding karena kita kehilangan
kepercayaan maka permainan sangat jelek sehingga tidak bisa
bermain optimal dan akibatnya kalah.

Tetapi kalau kita yakin menang maka dorongan/semangat/usaha
bertanding kita tinggi sehingga bisa bermain optimal dan
kemungkinan besar menang (berhasil)

Demikian oula ditempat kerja, ketika kita menerima tugas dari
atasan kemudian kita ragu menyelesaikan maka biasanya juga
tidak mampu diselesaikan denga baik

Jadi kalau kita yakin bahwa dalam hidup ini kita
akan sukses maka kemungkinan besar akan
sukses, tetapi bila sebaliknya kita sudah tidak
yakin untuk sukses maka akan hancur kehidupan
kita

Anda akan bisa..kalau
anda yakin bisa
Anda akan gagalkalau
anda ragu

Jadi karena setiap orang memiliki kesempatan
dan hak yang sama untuk sukses,
maka..silahkan menentukan pilihan
antara.yakin
suksesatau..ragu

KESUKSESAN BERADA DILUAR DIRI KITA
MERAIH KESEMPATAN
Dalam mencapai suatu keberhasilan/kesuksesan walaupun
kita sudah melakukan kiat-kiat sukses tetapi kalau tidak
ada kesempatan maka kesuksean tidak akan pernah kita
raih. Sehingga kita harus dapat menemukan bagaimana
cara meraih kesempatan

Kesempatan itu tidak akan pernah datang sendiri, sehingga
kita sendirilah yang harus aktif mencari kesempatan

Karena sukses itu artinya bisa memperoleh apa yang kita
inginkan, sedangkan kita sukses kalau ada kesempatan
maka dalam meraih kesempatan yang harus dilakukan :

1. Menetapkan apa yang kita inginkan, agar semua
aktifitas langkanya menuju tujuan yang telah
ditetapkan.

2. Berpikir positif, agar setiap kita berhadapan dengan
masalah bisa melihat sisi kebaikannya. Sehingga kita
berani melangkah

Contoh: profesi saya sebagai wartawan, ketika dalam
perjalanan menuju kantor ada informasi bahwa di
sekitar dekat kantor ada kerusuhanapabila
profesi saya bukan wartawan maka kersuhan justru
merupakan peluang bagi saya dan saya segera
menuju ke tempat kejadian

Ada pepatah mengatakan bahwa kesempatan emas
datangnya hanya sekali dalam hidup dan sebenarnya
kesempatan itu menari-nari di sekitar kita, berarti
janganlah menyia-nyiakan kesempatan yang ada
pada diri kita.
MENJALIN HUBUNGAN DENGAN ORANG LAIN
Walaupun kita sudah memahami bahwa kunci keberhasilan berada pada diri
kita tetapi datangnya sering melalui oran lain. Untuk itu kita mutlak harus
mampu menjali hubungan denganorang lain sebaik mungkin, sehingga dalam
rangka tersebut yang harus diperhatikan:

1. Targetkan dala waktu tertentu berapa banyak orang yang harus sudah ada
kenal dengan baik dan tentukan siapa saja yang harus anda kenal serta
perhtikan caranya

2. Bersikaplah yang baik, hormati dan hargai orang lain terlebih dahulu

3. Jangan mementingkan diri sendiri, berikan mereka perhatian dan jadilah
pendengar yang baik serta jaga perasaan orang lain

4. Kenali kebutuhan orang lain dan bersiaplah memberkan pelayanan

5. Peliharalah hubungan dengan orang lain sebaik mungkin

Setelah kita menjalin relasi maka mulai diprioritaskan mana saja yang
termasuk orang-orang besar dan berkaitan dengan usaha kita. Karena yang
perlu kita hayati bahwa Kualitas relasi kita sangat menentukan tingkat
kesuksesan kita
KEPERCAYAAN
Dalam kenyataan hidup untuk mencari orang pandai memang sangat banyak,
tetapi mencari orang yang bisa dipercaya ternyata agak sulit mencariorang yan
pandai dan bisa dipercaya lebih sulit lagi

Mengapa demikian??.........memang salah satu modal mencapai kesuksesan adalah
kepandaia, namun apabila tidak bisa dipercaya maka kepandaian menjadi kurang
berari

Contoh: seorang atasan meminta hasil pekerjaan kepada anak buahnya yang telah
menyanggupi menyelesaikan dengan baik dan atasaan percaya akan selesai tepat
waktunya karena anak buahnya pandai, tetapi yang terjadi justru sebaliknya si anak
buah belum bisa menyerahkan hasil pekerjaan dengan mengutarakan berbagai
alasannya.

Belum lagi yang terkait dengan masalah uang apabila tidak bisa dipercaya akan lebih
berbahaya. Jadi kepercayaanyang dimaksud disini menyangkut aspek yang luas
dakan arti bukan sekeda masalah hasil pekerjaan dan uang, tetapi termasuk ucapan
diri kita

Dengan demikian apabila kita ingin sukses maka harus bisa dipercaya oleh orang
lain. Karena apabila orang lain sudah percaya dengan kita maka segalanya akan
diberikan kepada kita (dalam batas-batas tertentu), sehingga kepercayaan
merupakan modal yang sangat mahal dalam kehidupan ini
JOHARI WINDOW
Dalam rangka meningkatkan dan mengembangkan diri sendiri seorang
wirausahawan maka kita perlu mengenali siapa diri kita sebenarnya dan
mengetahui bagaimana orang lain menilai diri kita.

Untuk itu kita perlu dituntut untuk memiliki kemampuan :
1. Melakukan penilaian terhadap beberapa kekuatan dan kelemahan diri
sendiri
2. Melakukan pendekatan terhadap orang lain

Kepribadian seseorang terbentuk sebagai hasil interaksi antara bakat
dibawa dan pengalaman selama hidupnya

Untuk bisa mengenal orang lain kita perlu menyelami lebih mendalam
tentang orang lain dan sebaliknya untuk bisa mengenal diri sendiri kita
perlu mempelajari reaksi orang lain terhadap apa yang kita lakukan

Menurut pendapat 2 orang pakar yang bernama Joseph Luft dan Harry
Ingham bahwa diri kita dalam hubungannya dengan orang lain dapat
digambarkan sebagai jendelan yang terdiri atas 4 bidan (daerah)

Daerah (I)
Merupakan daerah saya tahu tentang diri saya dan orang lain tahu
tentang diri saya sehingga disebut daerah terbuka . Dimana
mencerminkan kepribadian seseorang yang mau memberi
ataupun menerima saran dan kritik dari orang lain

Daerah (II)
Merupakan daerah saya tidak tagu tentang diri saya dan orang
lain tahu tentang diri saya, sehingga disebut daerah gelap.
Dimana mencerminkan kepribadian seseorang yang hanya mau
mengkritik tetapi tidak mau (sulit) menerima krtitik dari orang
lain, sehingga tergolong orang yang keras kepala
I
SAYA TAHU SAYA TIDAK TAHU
ORANG
LAIN TAHU
ORANG
LAINTIDAK
TAHU
II
III IV
Daerah (III)
Merupakan daerah saya tahu dan orang lain tidak
tahu tentang diri saya, sehingga disebut daerah
tersembunyi. Dimana mencerminkan kepribadian
seseorang yang mau meminta saran/informasi
dari orang lain tetapi tidak mau memberi
saran/informasi, sehingga termasuk orang yang
pelit

Daerah (IV)
Merupakan daerah saya tidak tahu dan orang lain
juga tidak tahu tentang diri saya, sehingga
disebu daerah misteri. Dimana mencerminkan
kepribadian seseorang yang tidak mau mencari
maupub memberi saran / informasi kepada orang
lain, sehingga termasuk orang yang tertutup
BAGAIMANA MENJADI ENTREPRENEUR ??


You are choice the right job
Kerja keras dan mengejar prestasi TIDAK CUKUP untuk
mencapai hidup berkualitas pada usia pensiun nanti.

Jabatan tidak diwariskan
Gaji/salary berhenti ketika pensiun
Uang pensiuun tidak memadai
Banyak biaya tak terduga di masa pensiun
Tidak mungkin mencapai dana abadi
Tidak mungkin meminta anak untuk membiayai


MENGAPA SAYA BERBISNIS ??
Bisnis

IT CAN IFLUENCES YOUR MIND SETTING
Mengapa Anda Bisnis





Biar Dapat Uang Yang Banyak
Biar punya prestise
kalau kaya kan puass
Siapa Wirausaha?
CIRI-CIRI SEORANG WIRAUSAHA

1. PERCAYA DIRI YANG KUAT
1 OPTIMIS
2. TIDAK TERGANTUNG
3. TEGUH PENDIRIAN
BERORIENTASI PADA TUGAS DAN HASIL

HAUS AKAN PRESTASI
MENCARI KEUNTUNGAN
TEKUN DAN TABAH
TEKAD YANG KERAS
MOTIVASI DAN ENERGIK
3. BERANI MENGAMBIL RESIKO
-Mampu mengambil resiko
-Suka pada tantangan
4. MEMILIKI JIWA PEMIMPIN

-Mampu memimpin
-Mampu berinteraksi dengan orang lain
-Mau menerima kritik

5.ORISINALITAS

-Inovatif
-Kreatif, Fleksibel
-Mengetahui banyak hal baru

6.ORIENTASI MASA DEPAN
-Pandangan kedepan
_ Perspektif
FAKTOR KEBERHASILAN
IDE

KEMAUAN DAN KEMAMPUAN

PENGETAHUAN

TEKAD YANG KUAT DAN KERJA KERAS

LOYALITAS DAN TANGGUNG JAWAB

KESEMPATAN DAN PELUANG
FAKTOR KEGAGALAN WIRAUSAHA
Tidak memiliki perencanaan tertulis
Tidak berorientasi masa depan
Kemampuan tidak relevan
Tidak ada pembukuan rapi
Tidak ada analisis pasar
Kurang spesialisasi atau diversifikasi perencanaan
Jarang mengadakan pembaharuan
Tidak ada pengkaderan
Cepat puas
Tidak sungguh-sungguh
Tidak memahami hukum dan peraturan
PROSES KEWIRAUSAHAAN
Setelah mempelajari bab ini sdr. Diharapkan
mampu:

Memahami faktor-faktor pemicu kewirausahaan
Menjelaskan proses berkembangnya
kewirausahaan
Menjelaskan ciri-ciri proses pertumbuhan
kewiraush
Memahami langkah-langkah menuju
keberhasilan wirausahaan
Menjelaskan faktor-faktor pendorong dan
penghambat kewirausahaan
3.1 Faktor-faktor Pemicu Kewirausahaan
David C.McClelland, Kewirausahaan ditentukan oleh motif:
1.Achivement
2.Optimism
3.Value Attitudes
4.Entrepreneurial Status

Ibnoe Soedjono and Roopke,
Proses kewirausahan atau tindakan kewirausahaanmerupakan
fungsi dari:
1. Property Right (PR)
2.Competency (C )
3.Incentive (I) and
4.External Environment (E )
Model Proses Kewirausahaan
Menurut Carol Noore (Bygrave,1996:3)
Proses kewirausahaan diawali dg adanya inovasi.
Inovasi dipengaruhi faktor internal dan ekternal seperti:
1. Pendidikan
2.Sosiologi
3.Organisasi
4.Kebudayaan
5.Lingkungan

Secara Internal, inovai dipengaruhi oleh faktor yg berasal
dari individu seperti locus of control,toleransi,nilai-
nilai,pendidikan dan pengalaman
Faktor yg berasal dari lingkungan mempengaruhi al: model
peran,aktivitas dan peluang.Oleh karena itu Inovasi
berkembang menjadi kewirausahaan melalui proses yg
dipengaruhi 1.Lingkungan 2. Organisasi dan 3.Keluarga.
Gbr.Model Proses
Kewirausahaan
Pribadi
-Pencapaian
locus of con
trol.
-Toleransi
-Pengambil
Resiko
-Nilai nilai pri
badi
-Pendidikan
-Pengalaman


Pribadi:
Pengambil resiko
-Ketidak puasan
-Pendidikan
-U s i a
-Komitmen




Sosiologi:
-Jaringan Kelompok
-Orang Tua
-Keluarga
-Model







Pribadi:
-Wirausahawan
-Pemimpin
-manajer
-komitmen
-Visi




Organisasi
-Kelompok
-Strategi
-Struktur
-Budaya
-Produk

Inovasi
Kejadian Pemicu
Implementasi
Pertumbuhan
Lingkungan
-Peluang
-Model Peranan
-Aktivitas



Lingkungan:
-Kompetisi
-Sumberdaya
-Inkubator
-Kebijakan
pemerintah
Lingkungan:
-Pesaing
-Pelanggan
-Pemasok
-Investor
-Bankir

Ciri-ciri Penting Tahap dan
Pertumbuhan Kewirausahaan
Hasil penelitian terhadap 115 Usaha kecil unggulan di
Kab.Bandung disimpulkan bahwa umumnya proses pertumbuhan
kewirausahaan memiliki 3 ciri penting,yaitu:

1.Tahap imitasi dan duplikasi (imitating and duplicatin)
2. Tahap Duplikasi dan Pengembangan
(Duplicating and developing)
3. Tahap menciptakan sendiri barang dan jasa baru yg
berbeda
(creating new and different)
IDE DAN PELUANG DALAM KEWIRAUSAHAAN
1.TIMBULNYA IDE DAN PELUANG
2.MENGIDENTIFIKASI SUMBER-SUMBER PELUANG POTENSIAL
KEWIRAUSAHAAN
3.MEMAHAMI TENTANG PENTINGNYA BEKAL PENGETAHUAN DAN
KEMAMPUAN DALAM MENCAPAI KEBERHASILANKEWIRAUSAHAAN

Timbulnya ide karena adanya kebutuhan pasar.
Wirausaha harus bisa mengidentifikasi dan mengevaluasi
semua resiko yg mungkin terjadi melalui:

1.Pengurangan kemungkinan resiko melalui strategi
proaktif.
2. Penyebaran resiko pada aspek yg paling mungkin
3. Pengelolaan resiko yg mendatangkan nilai atau manfaat.

Ada 3 resiko yg dapat dieveluasi:
Resiko pasar/pesaing.
Resiko finansial
Resiko teknik.

BAGAIMANA IDE BISA MENJADI PELUANG ? Ada beberapa
cara al:


1.Digerakkan secara internal melalui
perubahan cara-cara/metode yg lebih baik.
2. Dihasilkan dalam bentuk produk dan jasa baru.
3. Dihasilkan dalam bentuk modifikasi bagaimana
pekerjaan dilakukan.
Sumber-sumber Potensi
Peluang
1.Menciptakan produk baru dan
berbeda.
2.Mengamati pintu peluang
Kemampuan untuk memperoleh peluang sangat
tergantung pada kemampuan menganalisis pasar yg
meliputi aspek:

a. Kemampuan utk menganalisis demografi pasar
b. Kemampuan utk menganalisis sifat serta tingkah laku
pesaing.
c. Kemampuan utk menganalisis keunggulan bersaing pesaing
dan kefakuman pesaing yg dianggab dapat menciptakan
peluang.


MERINTIS USAHA BARU DAN
PENGEMBANGANNYA (hal.69)
6.1. Cara memasuki Dunia Usaha:
1.Starting
2.Buying
3.Franching
ad.1.Tiga bentuk usaha baru:
a.Sole proprietorship
b.Partnership
c.Corporation
ad.2. Membeli perusahaan orang lain
(buying),diorganisir orang lain (good will) atau
usaha yang sudah ada.
ad.3.Kerjasama manajemen (franchising)

6.1.1. Merintis Usaha Baru (ha.70)
Pendekatan inside-out atau idea generation yaitu
pendekatan berdasarkan gagasan sebagai kunci yang
menentukan keberhasilan usaha, berdasarkan
pengamatan kedalam diri sendiri karena memiliki
keterampilan,kemampuan,pengalaman yg akan
menentukan jenis usaha yg akan dirintis.

Pendekatan out-side in atau opportunity
recognition, yaitu pendekatan yang menekankan
basis ide merespons kebutuhan pasar sebagai kunci
keberhasilan, berdasarkan berita-berita dari berbagai
informasi (pengamatan lingkungan)dari luar dan
ditransfer menjadi peluang-peluang ekonomi

Keunggulan dari pendatang baru dipasar
adalah dapat mengidentifikasi
kebutuhan pelanggan dan kemampuang
bersaing.(menurut Lambing)
Berdasarkan pendekatan In-side out
Untuk memulai usaha,seorang calon
wirausaha harus memiliki kompetisi
usaha yg diperlukan al (hal 70):
1. Kemampuan teknik
2.Kemampuan pemasaran
3. Kemampuan financial
4. Kemampuan hubungan
Gbr.6.1. Bagan Proses Bisnis

Anda
ide
Uang + Fasilitas
Kredit Orang

Barang
J a s a
P a s a r
U a n g
P r o f i t
Merintis Usaha Baru, yang harus
diperhatikan al:
1. Bidang dan jenis usaha yang dimasuki
2. Bentuk usaha dan kepemilikan
3. Tempat usaha yang dipilih
4. Organisasi usaha yang akan digunakan
5. Jaminan usaha yang mungkin diperoleh
6. Lingkungan usaha yang akan
berpengaruh
Bidang dan jenis Usaha yg
Dimasuki:
1. Usaha Pertanian (Agriculture)
2. Usaha Pertambangan (Mining)
3. Usaha Pabrikasi (Manufacturing)
4. Usaha Konstruksi (Construction)
5. Usaha Perdagangan (Trade)
6. Usaha Jasa Keuangan (Financial Service)
7. Usaha Jasa Perorangan (Personal Service)
8. Jasa-jasa Umum (Publik Service)
9. Jasa Wisata (Tourism