Anda di halaman 1dari 1

III.

KESIMPULAN

Hipospadia adalah kelainan kongenital dimana MUE terletak di ventral penis dan
lebih ke proximal dari tempat normalnya (ujung gland penis). Hipospadia merupakan
kelainan bawaan yang terjadi pada 3 diantara 1.000 bayi baru lahir. Kebanyakan lubang
uretra terletak di dekat ujung penis, yaitu pada glans penis. Bentuk hipospadia yang
terjadi jika lubang uretra terdapat di tengah batang penis atau pada pangkal penis, dan
kadang pada skrotum (kantung zakar) atau di bawah skrotum. Kelainan ini seringkali
berhubungan dengan chordae, yaitu suatu jaringan fibrosa yang kencang, yang
menyebabkan penis melengkung ke bawah pada saat ereksi.
Diagnosis bisa juga ditegakkan berdasarkan pemeriksaan fisik. Jika hipospadia
terdapat di pangkal penis, mungkin perlu dilakukan pemeriksaan radiologis untuk
memeriksa kelainan bawaan lainnya. Pemeriksaan penunjang yang dapat dilakukan
pada kelainan ini adalah urethtroscopy, cystoscopy, excretory urography
Rangkaian pembedahan diupayakan telah selesai dilakukan sebelum anak mulai
sekolah. Pada saat ini, diupayakan dilakukan sebelum anak berumur 18 bulan. Jika
tidak diobati, mungkin akan terjadi kesulitan dalam pelatihan buang air pada anak dan
pada saat dewasa nanti, mungkin akan terjadi gangguan dalam melakukan hubungan
seksual. Penatalaksanaan hipospadia berupa bedah rekonstruksi, antara lain:
orthoplasty, urethroplasty, meatoplasty, glanuloplasty, rekonstruksi kulit penis serta
skrotum bila diperlukan.