Anda di halaman 1dari 3

N

o
Nama Obat Indikasi Dosis Efek Samping Kontraindikasi Interaksi
1. Furosemide Digunakan
tunggal dan
kombinasi
dengan
antihipertensi
lain untuk
pengobatan
hipertensi,
gagal jantung
kongestif dan
hati atau
ginjal.
(Lacy et al.,
2011)
Dosis Dewasa
Oral:
20-80 mg/dosis awalnya meningkat
dengan penambahan 20-40
mg/dosis pada interval 6-8 jam.
Untuk terapi hipertensi diberikan
dalam 2 dosis terbagi.

IV, IM:
20-40 mg / dosis, dapat diulang
dalam 1-2 jam sesuai kebutuhan
dan meningkat sebesar 20 mg /
dosis. Dosis maksimum 1000 mg /
hari; interval pemberian dosis
biasa: 6-12 jam.

Dosis Geriatri
Oral, IV, IM:
Dosis awal 20 mg/hari,
ditingkatkan perlahan.

Dosis Bayi dan Anak
Oral:
0,5-2 mg / kg / dosis, meningkat
dengan penambahan sebesar 1 mg /
kg / dosis sampai efek tercapai.
Maksimal dosis 6 mg / kg / dosis
tidak lebih sering dari 6 jam.

IM, IV:
Kehilangan cairan /
elektrolit,
hiperuricemia,
nefrotoksik,
ototoksik, alergi /
hipersensitivitas
sulfa.
(Lacy et al., 2011)
Hipersensitif
terhadap
furosemide, semua
komponennya, atau
sulfonilurea; pasien
anuria; pasien
dengan koma hati
atau dalam keadaan
deplesi elektrolit
parah sampai
kondisinya
membaik.
(Lacy et al., 2011)
ACE inhibitor,
aliskiren, allopurinol,
amifostine,
aminoglikosida,
diazoxide,
kortikosteroid.
(Lacy et al., 2011)
1 mg / kg / dosis, pada interval 6-12
jam sampai respon yang
memuaskan tercapai. Maksimal
dosis hingga 6 mg / kg / dosis.
(Lacy et al., 2011)
2. Spironolactone Digunakan
dalam
pengobatan
jerawat,
hipertensi,
edema,
hipokalemia.
(Lacy et al.,
2011)
Dosis Geriatri
Oral: Awal: 25-50 mg/ hari dalam
1-2 dosis terbagi; meningkat
sebesar25-50 mg setiap 5 hari yang
diperlukan. Sesuaikan untuk
gangguan ginjal.

Dosis Pediatrik
pemberiannya dengan makanan
menyebabkan penyerapan
meningkat. Untuk mengurangi
keterlambatan efek dalam onset,
diberikan loading dosis 2 atau 3
kali dosis harian yang dapat
diberikan pada hari pertama terapi.

Edema, hipertensi
Oral: Anak-anak 1-17 tahun
Awal: 1mg/kg/hari dibagi setiap12-
24 jam (dosis maksimum:
3,3mg/kg/ hari, sampai 100mg/
hari)

Dosis Dewasa
Edema, hipokalemia:
25-200mg/ hari dalam 1-2 dosis
terbagi
Kehilangan
cairan/elektrolit,
ginekomastia,
tumorigenik.
(Lacy et al., 2011)
Anuria; insufisiensi
ginjal akut;
penurunan yang
signifikan dari
fungsi ekskresi
ginjal;
hiperkalemia;
kehamilan.
(Lacy et al., 2011)
ACE Inhibitor,
Amifostine,
Ammonium Klorida,
Angiotensin II,
Dioxide, Glikosida
jantung.
(Lacy et al., 2011)


Hipertensi:
25-50mg/ hari dalam 1-2 dosis
terbagi

Aldosteronisme primer:
Dosis 100-400 mg/ hari dalam 1-2
dibagi

Jerawat pada wanita:
25-200mgsekali sehari
(Lacy et al., 2011)