Anda di halaman 1dari 6

Nama

NPM
Kelas





Banyak hal yang kita peroleh jika kita mempelajari sejarah paling tidak bisa
memahami apa yang terjadi masa lalu serta bagaimana proses perkembangannya sehingga
perkembangan itu samapai saat ini. Kemudian kita juga memiliki dasar untuk memprediksi
apa yang akan muncul di masa depan jika situasi berjalan normal. Hal ini sejalan pula dengan
lingkup sosial ekonomi yang dari waktu ke waktu berkembang dan berubah secara cepat.
Dari tahun ke tahun bidang usaha (business) yang terjadi semakin kompleks saja.
ehubungan dengan
itu bidang
akuntansi telah
mengembangkan tata cara
dan konsep baru dalam
rangka memenuhi
kebutuhan informasi
keuangan (financial
information) yang
semakin meningkat
secara cepat.
Dalam kehidupan
sehari-hari tanpa kita sadari,
sesungguhnya kita telah
menggunakan jasa
akuntasnsi. Ketika seorang
pemilik warung mencatat
pembelian barang
dagangnya, mencatat siapa saja yang berhutang di warungnya,
memisahkan kotak antara uang yang masuk dari hasil penjualan
dengan kotak uang yang dialokasikan untuk belanja kebutuhan
barang dagangan dan kebutuhan operasional di warungnya.
Maka, pada dasarnya pemilik warung tadi telah menerapkan
teknik akuntansi. Penerapan pengetahuan di bidang akuntansi
tentu semakin luas dan semakin kompleks jika dihadapkan
pada bisnis dengan skala yang lebih besar.
Seperti ilmu-ilmu lainnya, ilmu
akuntansi juga berkembang sesuai
perkembangan teknologi dan peradaban
manusia. Selain itu,faktor kebutuhan juga
ikut serta dalam perkembangan akuntansi itu
sendiri. Akan tetapi , baik akuntansi maupun ilmu-ilmu
lain tidak berkembang dengan sendirinya tanpa adanya hal yang
cukup berarti yang dapat mendorong akuntansi tersebut
berkembang dan berkembang hingga sekarang.

s

Begitu pula sejarah perkembangan akuntansi memiliki banyak versi, memang begitulah yang
namanya sejarah.Setiap orang dapat menjelaskan ceritanya atau versinya.Maka dari itu
sejarah atau history diplesetkan orang menjadi history- cerita nya.Pada paper
ini akan mencoba membahas sejarah akuntansi baik dari sejarah
munculnya istilah akuntansi hingga sejarah perkembangan
akuntansi di Indonesia hingga sekarang.
Sejarah lahirnya Praktik
Akuntansi Pada hakikatnya para ahli
akan sepakat apabila dikatakan bahwa
fungsi akuntansi atau praktik pencatatan
akuntansi dalam arti pencatatan kejadian
yang berhubungan dengan bisnis sudah
dimulai lama, sejak adanya kejadian
transaksi bisnis, bahkan sejak adanya
kehidupan sosial ekonomi manusia. Hal ini
terbukti dari berbagai penemuan-
penemuan seperti dikemukakan Ernest
Stevelinck dalam artikelnya yang berjudul
Accounting in Ancient Times (The
Accounting Historians Journal Volume 12
No.1 (1985). Jika kita simak ke masa
lampau, ternyata orang-orang pada
beberapa tingkat peradaban
mengetengahkan dan menggunakan
berbagai coark sistem pencatatan untuk
menyimpan data seluruh kegiatang
usahanya.Misalnya saja pencatatan itu
dilakukan pada kayu, tanah liat ataupun
alat lainnnya yang dapat digunakan untuk
melakukan
pencatatan. Hitungan yang
digunakan dalam pencatatan itu
adalah satuan nilai tertentu yang berlaku
pada saat itu. Pada tahun 3200 SM telah
dikenal dua macam teknik akuntansi
secara simultan. Yang pertama, koin
dengan bentuk tertentu disimpan dan
ditandai kemudian dimasukkan ke dalam
amplop.Jenis lainnya, token disimpan
dalam bentuk yang lebih besar dengan
berbagai variasi yang lebih kompleks.
Pemisahan ini menggambarkan perbedaan
transaksi cash (Utang, Piutang, dan lain-
lain) dengan transaksi noncash (persediaa,
peralatan,tanah dan lain-lain) (Mattessich,
1987:79). Berdasrkan catatan yang ada ,
akuntansi yang paling tua ditemukan
sekitar 3600 SM di Babylonia, yaitu
penemuan berupa catatan pembayaran gaji
pada lempengan tanah liat. Banyak bukti-
bukti lain dari pencatatan dan sistem
kontrol akuntansi yang ditemukan di
daerah Mesir yaitu pada awal kerajaan
Mesir seorang manajer yang bernama My
mencatat transaksi hariannya dalam
calamosreed (sejenis kulit). Disni My yang
memiliki asisten telah bekerja secara
efisien dan dengan sistem yang dibuatnya
ia mampu mengamati kapalnya yang
mengangkut barang-barang dari tokonya
melalui sungai Nil. Di Inggris, sistem
pencatatan mulai diamnut pada abad ke-
11. Ketika itu sistem pencatatan dilakukan
atas peritah dari William the Conueror
yang dimaksudkan untuk mengetahi
sumber-sumber keuangan kerajaan
(kingdom). Pada masa lampau akuntansi
hanya digunakan untuk aspek yang
sifatnya terbatas pada operasi keuangan
khusus atau perusahaan milik neagara.
Jadi pada saat ini belum ada sistematika
akuntansi untuk seluruh transaksi ,yang
ada hanyalah tipe khusus atau bagian-
bagian dari transaksi. Akuntansi lengakap
untuk perusahaan kemudian baru timbul di
dunia usaha karena adanya dorongan
kebutuhan akan sistem pencatatan tertentu
dari kantor dagang Itali, Roma.



ejarah Metode Pencatatan Double Entry Perkembangan akuntansi sejalan dengan
perkembangan organisasi dan kegiatan suatu usaha , karena kehadirannya memerlukan
pencatatan sehingga seluruh kegiatan akan tergambar didalamnya. Pada abad ke-15 seorang
ahli Matematika berkebangsaan Italia Luca Paciolo telah menyusun buku tentang akuntannsi dengan
judul tractatus de Cumputis at Scritorio buku ini berorentasi pada pembukuan berpasangan.
Pembukuan berpasangan (double entry bookeping) mencatat kedua aspek sedemikian rupa yang
membentuk suatu pemikiran yang berimbang.Praktek pencatatan akuntansi dalam arti pencatatan
kejadian yang berhubungan dengan binis sudah dimulai sejak adanya kejadian dalam double entry
bookeeping. Menurut pendapat Mattessich (dalam harahap, 1997) bahwa double entry sudah ada sejak
5000 tahun yang lalu. Sedangkan selama ini kita kenal bahwa penemu sistem tata buku ini maka dapat
dikemukakan sebagai berikut. Bouble entry accounting system telah disepakati para ahli mula-mula
diterbitkan oleh Luca Pacioli dalam bukunya yang berisi 36 bab yang terbit pada tahun 1949 di
florence, Italia dengan judul summa de Arithmatica, Geometica Proportioni et Proportionalita yang
berisi tetang perjalanan ilmu pasti.



S
Inoue (dalam Harahap
,1997) menyebutkan
Orang yang pertama
tama menulis (bukan
memerbitkan seperti
Pacioli) tentang double
entry bookeeping system
adalah Bonedetto
Contrugli pada 1458,36
tahun sebelum terbitnya
buku pacioli. Namu
buku Benedetto
Contrugli baru terbit
stelah buku Pacioli terbit.
Dengan demikian
penjelasan ini maka
pertentangan sebenarnya
tidak ada. jika kita kaji
sejarah terutama sejarah
Islam, sebenarnya pada
awal pertumbuhannya
sudah ada sistem
akuntansi. Akan tetapi,
sayangnya litelatur belum
menganalisis bagaimana
rupa eksistensi akuntansi
pada zaman itu ( 570
Masehi). Seperti yang
dikemukakan oleh Russel
(dalam Rosjidi 1999)
Sebenarnya orang Italia
dalam abad ke-14 baru
menerapkan sistem
pembukuan berpasangan
lengkap setelah terlebih
dahulu digunakan oleh
saudagar-saudagar
Moslem
(Moslem
Mercahnts).
Perkembangan Ilmu
Akuntansi Revolusi
industri di inggris pada
tahun 1776 juga
mnenimbulkan efek
positif terhadap
perkembangan akuntansi.
Pada tahun 1845 undang-
undang perusahaan yang
pertama di Inggris
dikeluarkan untuk
mengatur tentang
organisasi dan status
perusahaan. Dalam
undang-undang tersebut
daitur, tentang
kemungkinan perusahaan
meminjam uang,
mengeluarkan saham,
membayar hutang dan
dapat bertindak
sebagaimana halnya
perorangan. Keadaan-
keadaan inilah
yang yang
menimbulkan
perlu nya laporan
baik sebagai
informasi maupun
sebagai
pertanggungjawaban.
Dalam artikelnya The
GAO Review (Fall
1972,p 31) dengan judul
Growth of Accountability
Knowledge, Leo Herbert
(Dalam Harahap ,1997)
menjelaskan
perkembangan akuntansi
sebagai berikut.







Tahun 1775 : pada tahun ini mulai diperkenalkan pembukuan baik yang single maupun double entry
Tahun 1800 : masyarakat menjadikan neraca sebagai laporan yang utama digunakan dalam
perusahaan
Tahun 1825 : mulai dikenalkan pemeriksaan keuangan (Financial auditing)
Tahun 1850 : laporan laba/rugi menggantikan posisi neraca sebagai laporan yang diangap lebih
penting
Tahun 1900 : di USA mulai diperkenalkan sertifikasi profesi yang dilakukan melalui ujian yang
dilaksanakan secara nasional
Tahun 1925 : Bnayak perkembangan yang terjadi tahun ini, antara lain :
Mulai diperkenalkan teknik-teknik analisis biaya, akuntansi untuk perpajakan,akuntansi
pemerintahan, serta pengawasan dana pemerintah.
Laporan keuangan mulai diseragamkan
Norma pemeriksaan akuntan juga mulai dirumuskan; dan
Sistem akuntansi yang manual beralih ke sistem EDP dengan mulai diperkenalkannya punch card
record
Tahun 50-75 : Pada tahun ini banyak yang dapat dicatat dalm perkembangan akuntansi , yaitu
sebagai berikut :
Pada periode ini akuntansi sudah menggunakan computer untuk pengolahan data. Sudah dilakukan
Perumusan Prinsip Akuntansi (GAAP). Analisis Cost Revenue semakin dikenal.
Jasa-Jasa perpajakan seperti konsultan pajak dan perencanaan pajak sudah mulai ditawarkan profesi
akuntan.
Management accounting sebagi bidang akuntan yang khusus untuk kepentingan manajemen mulai
dikenal dan berkembang cepat.
Muncul jasa-jasa manajemen seperti system perencanaan dan pengawasan.
Pengawasan manajemen serta management auditing mulai diperkenalkan.
Tahun 1975 : mulai periode ini akuntansi semakin berkembang meliputi bidang-bidang lainnya,
perkembangan itu antara lain :
Timbulnya management science yang mencakup analisis proses manajemen dan usaha-usaha
menemukan dan menyempurnakan kekurangan-0kekurangannya;
Sistem informasi semakin caqnggih yang mencakup perkembangan model-model organisasi,
perencanaan organisasi,teori pengambilan keputusan dan analisis cost benefit;
Metode permintaan yang menggunakan computer dalam teori cybernetics;
Total system review yang merupakan metode pemeriksaan efektif mulai dikenal ; dan
Social accounting menjadi isu yang membahas pencatatan setiap transaksi perusahaan yang
mempengaruhi lingkungan masyarakat.