Anda di halaman 1dari 1

1.1.

Kepemimpinan Visioner
Kepemimpinan Visioner, adalah pola kepemimpinan yang ditujukan untuk memberi art
i pada kerja dan usaha yang dilakukan bersama-sama oleh para anggota perusahaan
dengan cara memberi arahan dan makna pada kerja dan usaha yang dilakukan berdasa
rkan visi yang jelas.[4] Dari penegertian ini terlihat bahwa pemimpin yang visio
ner harus mempunyai visi yang jelas kearah mana organisasi itu akan dibawa. Dari
sisi ini pemimpin Polri yang Visioner harus mampu membawa organisasinya kearah
Visi Polri yaitu Terwujudnya postur Polri yang profesional, bermoral dan modern s
ebagai pelindung, pelayan dan pengayom masyarakat yang terpercaya dalam melindun
gi masyarakat dan menegakkan hukum.[5]
Burt Nanus (1992), mengungkapkan ada empat peran yang harus dimainkan oleh pemi
mpin visioner dalam melaksanakan kepemimpinannya, yaitu:
1.Peran penentu arah (direction setter). Peran ini merupakan peran di mana seor
ang pemimpin menyajikan suatu visi, meyakinkan gambaran atau target untuk suatu
organisasi, guna diraih pada masa depan,
2.Agen perubahan (agent of change). Agen perubahan merupakan peran penting kedua
dari seorang pemimpin visioner. Dia harus mampu menjadi pelopor bagi organisasi
untuk melakukan perubahan.
3.Juru bicara (spokesperson). Pemimpin, sebagai juru bicara untuk visi, harus me
ngkomunikasikan suatu pesan yang mengikat semua orang agar melibatkan diri dan m
enyentuh visi organisasi.
4.Pelatih (coach). Pemimpin, sebagai pelatih, menjaga pekerja untuk memusatkan p
ada realisasi visi dengan pengarahan, memberi harapan, dan membangun kepercayaan
di antara pemain yang penting bagi organisasi dan visinya untuk masa depan. [6]